Tag: efek kopi

  • Ini Pilihan Kopi Tersehat, dari Jenis Biji hingga Cara Seduhnya


    Jakarta

    Kopi memang bisa memberikan manfaat sehat, asalkan konsumsinya diperhatikan. Di antara banyak jenis kopi, mana kopi yang paling sehat?

    Bagi sebagian orang, kopi telah menjadi minuman sehari-hari. Penyuka kopi biasanya ingin mendapatkan efek dan manfaat sehatnya. Mulai dari membantu seseorang lebih terjaga, meningkatkan konsentrasi, hingga mengurangi risiko penyakit berbahaya.

    Namun, tidak semua efek dan manfaat itu bisa didapat dari kopi yang sering kamu minum. Sebab racikan kopi setiap orang berbeda.


    Jika tidak terlalu suka kopi pahit, biasanya mereka menambahkan susu dan pemanis. Sayangnya ini bukanlah racikan terbaik karena gula tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan.

    Jika ingin mendapat manfaat baik, kamu bisa membuat racikan kopi yang dianggap ‘tersehat.’ Lantas, bagaimana racikan kopi itu? Merangkum zoe.com, berikut penjelasannya.

    1. Apa itu kopi yang sehat?

    Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak MelonjakKopi tersehat sebenarnya adalah racikan kopi sesuai kebutuhan. Foto: Site News

    Kopi paling sehat sebenarnya berbeda-beda, tergantung dari tujuan dari racikannya. Apakah kopi itu diracik untuk orang yang sensitif terhadap kafein, untuk tujuan kesehatan lain, atau untuk mengatasi masalah kecemasan dan gangguan tidur.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mencatat, minum 400 miligram kafein sehari aman untuk orang dewasa yang sehat. 400 miligram setara dengan 4-5 cangkir kopi.

    Namun, setiap orang memproses kafein secara berbeda. Meskipun 400 mg tidak membuat sebagian orang gelisah, tetapi dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan pada orang lain.

    Selain kandungan kafein, bahan tambahan yang dimasukkan ke dalam kop juga bisa memengaruhi kesehatannya. Menambahkan banyak gula ke dalam kopi, baik satu sendok, akan membuatnya kurang menyehatkan.

    2. Perhatikan tingkat pemanggangan biji kopi

    Kopi Tanpa Biji Kopi Diprediksi Bakal Jadi Tren di Masa DepanBiji kopi juga memengaruhi apakah kopi tersebut baik atau tidak. Foto: Getty Images/Chattrawit phonsan

    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat racikan kopi sehat. Pertama dari jenis biji kopi yang dipakai.

    Biji yang dipanggang ringan memiliki lebih banyak keasaman dan rasa lebih lembut. Biji kopi yang dipanggang lebih gelap punya rasa pahit. Sedangkan, biji kopi yang dipanggang sedang berada diantara keduanya.

    Biji kopi yang dipanggang ringan juga punya konsentrasi senyawa asam klorogenat lebih tinggi. Polifenol ini dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan dan menurunkan risiko diabetes tipe-2 dan penyakit jantung.

    Racikan kopi ‘tersehat’ lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Lihat tipe biji kopi

    Petani Pagar Alam menunjukkan biji kopi kualitas super.Kamu juga bisa melihat apakah biji kopi yang dipakai Arabika atau Robusta. Foto: Rio Roma Dhoni

    Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika dan robusta. Biji arabika memiliki profil rasa yang lebih manis dan kompleks. Sedangkan robusta memiliki profil rasa yang lebih kuat, lebih pahit, dan biasanya mengandung lebih banyak kafein.

    Menurut penelitian yang disebut Zoe.com, setelah kedua biji kopi ini dikeringkan, biji Arabia mengandung 0,9 hingga 1,5% kafein. Sedangkan robusta mengandung 1m2 hingga 2,4% kafein.

    Melihat kandungan tersebut, kamu bisa menyesuaikan mana yang sekiranya lebih cocok dengan kondisi kesehatan dan perut masing-masing.

    4. Diminum tanpa atau dengan susu

    Ini Bedanya Es Kopi dan Es Latte, Dua Menu Populer di Coffee ShopTambahan susu juga membuat kopi bisa jadi kurang menyehatkan. Foto: Getty Images/iStockphoto/kcube

    Susu juga memengaruhi profil kesehatan kopi. Seberapa banyak susu yang ditambahkan, akan memengaruhinya.

    Susu dapat memberi kopi tekstur yang le,but dan sedikit rasa manis. Sedikit susu juga akan menambahkan sedikit lemak. Misalnya, latte yang sebagian besar terdiri dari susu sebagai sumber lemak jenuhnya.

    Jika kamu khawatir dengan lemak dari susu hewani itu, bisa mengubahnya ke jenis susu nabati. Susu, seperti kedelai atau almond juga dapat meningkatan tekstur kopi tanpa menambah asupan lemak jenuhnya.

    Namun, sebenarnya menambahkan sedikit susu tidak secara signifikan mengubah seberapa sehat kopimu. Masih aman asalkan konsumsinya dalam batas wajar.

    5. Teknik penyeduhan dan takaran

    Terdapat berbagai cara penyeduhan kopi, termasuk espresso, filter, French press, dan Aeropress. Setiap metode memberikan rasa dan kekuatan yang berbeda.

    Sebuah penelitian yang disebut Zoe membandingkan efek berbagai teknik penyeduhan di kedai kopi terhadap kandungan antioksidan kopi.

    Antioksidan dapat membantu memperbaiki dan mencegah kerusakan sel dan materi genetik.

    Dari keempat teknik penyeduhan yang disebutkan sebelumnya, pera peneliti melihat jika penyeduhan menggunakan French Press atau mesin espresso memiliki kadar antioksidan paling rendah. Sedangkan, penyeduhan Aeropress memiliki kadar antioksidan tertinggi.

    Namun, penulis dalam penelitian itu menyimpulkan, tingkat antioksidan secara keseluruhan sebenarnya masih sangat tinggi.

    Porsi kopi yang diminum juga mempengaruhi jumlah kafein yang diperoleh tubuh. Ukuran porsi lebih kecil umumnya mengandung lebih sedikit kafein dan rasanya lebih lembut.

    Jika kamu sensitif terhadap kafein dan mencoba menguranginya, kopi dalam porsi kecil mungkin lebih sehat.

    Kopi paling sehat sebenarnya tergantung dari racikannya, termasuk jenis biji yang dipakai, cara penyeduhannya, dan takarannya. Namun, pilihan paling sehat yaitu menikmati kopi hitam tanpa pemanis atau tambahan bahan apapun dalam batas wajar.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari


    Jakarta

    Ngopi di pagi hari memang bikin melek dan semangat. Tapi ternyata ada beberapa penyebab mengapa orang sering sakit perut usai ngopi.

    Selain rasa dan aromanya yang nikmat, kopi juga menjadi pilihan minuman favorit karena khasiatnya. Kandungan kafein dalam kopi terbukti ampuh membuat otak bekerja lebih maksimal dan fokus, mencegah kanker, menurunkan berat badan hingga menurunkan resiko diabetes.

    Apalagi kopi juga bisa dikreasikan menjadi berbagai olahan dengan aneka campuran seperti susu, karamel ataupun cokelat. Sayangnya tidak semua bisa nyaman menikmati kopi.


    Ada orang yang suka kopi tetapi kadang tersiksa karena merasa sakit perut usai meneguk kopi? Mungkin kopi yang kamu konsumsi terlalu kuat atau kondisi perut sedang dalam keadaan tak sehat.

    Dilansir dari berbagai sumber (20/03), ada beberapa alasan mengapa kopi bisa mengganggu kesehatan perut terutama lambung. Orang yang memiliki masalah lambung memang disarankan untuk mengonsumsi kopi dalam porsi terbatas atau pilih kopi khusus yang tidak terlalu kuat.

    Berikut penyebab masalah kesehatan lambung usai minum kopi:

    1. Minum Kopi saat Perut Kosong

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein menyebabkan banyak kemungkinan, salah satunya memberi efek gelisah dan cemas. Kafein dari satu cangkir kopi dapat bertahan di sistem pencernaan selama berjam-jam. Rata-rata orang masih memiliki kandungan kafein kopi setelah 5-6 jam konsumsi kopi.

    Ketika kamu menyadari memiliki perut yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya jangan mengonsumsi kopi saat perut dalam keadaan kosong. Usahakan makan camilan sebelum minum kopi, terutama saat pagi hari.

    Jika memaksa memasukkan kafein dalam keadaan perut kosong, sama artinya seperti memancing gangguan lambung. Dengan perut yang sudah terisi makanan, efek kafein menjadi tidak terlalu keras.

    2. Kandungan Kafein yang Tinggi

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein pada kopi dipercaya dapat membangkitkan energi seseorang. Namun, ada sebagian orang yang justru sensitif terhadap kafein, sehingga menyebabkan sakit perut setiap kali minum kopi. Dilansir dari Java Presse, kafein bisa membuat perut memproduksi lebih banyak asam dari biasanya.

    Jadi, walaupun kopi itu tidak terlalu asam, tetapi karena kafein di dalamnya dapat meningkatkan produksi asam yang membuat tidak nyaman. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk memilih kopi tanpa kandungan kafein (decaf). Selain itu, perhatikan juga berapa kali kamu minum kopi dalam sehari.

    Pastikan agar tidak terlalu banyak. Satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari sudah cukup. Cara lain untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengonsumsi pisang setelah minum kopi. Pisang memiliki sifat basa yang dapat menghilangkan efek asam yang dihasilkan kafein.

    3. Konsumsi Kopi Terlalu Banyak

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Banyak yang bertanya, apakah kopi menyebabkan sakit maag? Jawabannya adalah tidak, kopi tidak menyebabkan sakit maag secara langsung, tetapi minum kopi dalam jumlah banyak akan memperburuk kondisi orang yang memiliki masalah maag.

    Batasi konsumsi kopi jika memang mengalami sakit perut usai menikmati secangkir kopi atau alternatifnya adalah pilih kopi decaf alias kopi non kafein. Bisa juga memilih kopi cold brew yang lebih ramah di lambung.

    4. Kadar Keasaman Kopi

    Salah satu penyebab utama sakit perut setelah minum kopi adalah keasaman. Kopi secara alami memiliki pH sekitar 5, dan semakin rendah pH kopi maka semakin asam sifatnya.

    Sebagai perbandingan, air mineral memiliki pH 7 dan pH lemon sekitar 2,5. Sementara pH kopi tidak melulu di angka 5 namun ini angka rata-rata. Salah satu hal yang mempengaruhi pH kopi adalah proses roasting atau pemanggangan kopi.

    Ketika kopi diminum, itu membuat lambung secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung dan sebenarnya mengeluarkan lebih banyak asam lambung. Hal inilah yang menyebabkan rasa mulas, gangguan pencernaan, refluks asam, dan sakit perut umum.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Efek Minum Kopi Setiap Hari, Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh


    Jakarta

    Banyak orang minum kopi setiap hari tanpa tahu efek jangka panjangnya untuk kesehatan. Mereka hanya merasakan ‘tendangan’ energi, tapi belum menyadari efeknya untuk kesehatan jantung hingga otak.

    Kopi merupakan sumber kafein yang jadi andalan banyak orang di dunia. Bahkan hanya dengan menghirup aromanya saja sudah bikin mereka semangat.

    Minum kopi dalam batasan wajar juga membawa banyak manfaat sehat. Dikutip dari EatingWell (2/7/2025), ahli gizi Elizabeth Shaw menjelaskan berdasarkan penelitian, konsumsi 3-4 cangkir kopi setiap hari pada orang sehat, tidak menyebabkan risiko kesehatan dan malah mungkin memberikan manfaat.


    Berikut 7 efek minum kopi setiap hari untuk kesehatan:

    1. Energi meningkat

    Biji kopi mengandung kafein, stimulan alami yang dapat membantu kamu merasa lebih berenergi. Secara spesifik, senyawa ini menstimulasi sistem saraf pusat sehingga membantu kamu menjadi lebih bersemangat.

    2. Buang air besar lebih lancar

    Efek minum kopi juga bagus untuk kelancaran sistem pencernaan. Konsumsi kopi telah terbukti merangsang motilitas kolon atau pergerakan yang terjadi di saluran pencernaan.

    Sekitar 1/3 populasi dunia diperkirakan merasakan efek ini. Mereka bakal merasa ingin buang air besar sesaat setelah minum kopi. Rasa mulas yang muncul sering kali tak terhindarkan.

    3. Suasana hati membaik

    Banyak pencinta kopi setuju bahwa secangkir kopi yang nikmat adalah kunci kebahagiaan. Hal ini bukan tanpa alasan karena kafein meningkatkan produksi dopamin yang merupakan hormon bahagia.

    Dalam penelitian juga terbukti bahwa minum kopi dapat menghasilkan suasana hati (mood) yang positif. Tingkat depresi, kecemasan, dan stres pun dapat berkurang.

    4. Risiko Alzheimer dan demensia berkurang

    Kopi tidak hanya memberikan asupan kafein yang tinggi. Kopi juga mengandung sejumlah senyawa polifenol bioaktif yang dapat mendukung aspek-aspek tertentu dari kesehatan, termasuk otak.

    Konsumsi kopi dapat berkorelasi dengan penurunan risiko terkena beberapa kondisi neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan demensia.

    5. Penyakit jantung dapat dicegah

    Kebiasaan minum kopi setiap hari ternyata berefek positif untuk kesehatan jantung (kardiovaskular). Penelitian telah menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang per hari (sekitar 2-4 cangkir) secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

    Namun hati-hati, karena minum kopi berlebihan justru berefek sebaliknya. Jadi pastikan memperhatikan batas aman konsumsi kopi harian.

    6. Kualitas tidur mungkin terganggu

    Konsumsi kopi setiap hari juga bisa menimbulkan efek samping jika takaran dan caranya tidak tepat. Menurut Mayo Clinic, kelebihan stimulan atau lebih dari 4 cangkir kafein sehari bisa memicu insomnia, kegelisahan, kegugupan, dan jantung berdebar-debar. “Tidur pasti terganggu akibat asupan kafein, bahkan ketika dikonsumsi di pagi hari,” ungkap ahli gizi Kylene Bogden.

    Alasan pertama yaitu berkaitan dengan genetika, Ini menentukan kemampuan seseorang untuk memetabolisme kafein secara efektif.

    Faktor kedua adalah usia. Kemampuan seseorang untuk mendetoksifikasi seiring bertambahnya usia menjadi kurang efisien. Hal ini berperan dalam pengaruh kafein terhadap tidur.

    7. Mungkin ketergantungan kafein

    Kafein mungkin menimbulkan ketergantungan, seperti nikotin dan alkohol. Jadi, semakin banyak dikonsumsi, maka semakin banyak pula yang bisa ditoleransi oleh tubuh. Semakin banyak pula yang kamu butuhkan untuk mencapai efek yang diinginkan.

    “Salah satu alasan mengapa kafein begitu menarik adalah karena bagaimana dia membuat kita merasa produktif, energik, waspada, dan termotivasi,” ujar Pendiri dan CEO NY Nutrition Group dan penulis The Core 3 Healthy Eating Plan, Lisa Moskovitz.

    Ia menambahkan, jika kamu tidak nyaman bergantung pada kafein, kamu bisa mengurangi ketergantungannya. Caranya dengan mengurangi konsumsi kopi secara perlahan.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Ini 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum Kopi

    Ini 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum Kopi


    Jakarta

    Kopi dikenal sebagai minuman untuk menambah energi dan segudang kelebihan lainnya. Ternyata jika berhenti minum kopi, ada sejumlah manfaat sehat yang didapat.

    Sudah bukan rahasia lagi kalau kopi memiliki banyak manfaat positif bagi tubuh. Bahkan, rutin kebiasaan minum kopi kerap dikaitkan dengan penurunan risiko terkena berbagai macam penyakit.

    Manfaat kopi berasal dari zat-zat yang terkandung di dalamnya. Salah satu yang paling utama adalah kafein. Dalam jumlah wajar, kafein dapat membantu menambah energi, meningkatkan konsentrasi, memperbaiki suasana hati, menurunkan tingkat stres dan kecemasan, hingga menstimulasi fungsi otak.


    Kopi juga mengandung nutrisi penting lain, seperti kalium, magnesium, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Namun, jika berhenti minum kopi ada sejumlah manfaat sehat yang didapat.

    Dilansir dari Real Simple (12/09), menurut beberapa ahli kesehatan ada beberapa manfaat kesehatan potensial yang bisa didapatkan jika berhenti minum kopi. Berikut penjelasannya:

    1. Memperbaiki Kualitas Tidur

    Ini 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum KopiIni 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum Kopi Foto: Ilustrasi Getty Images/PeopleImages

    Kandungan kafein di dalam kopi dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang. Studi menunjukkan bahwa asupan kopi setiap hari dapat mengubah siklus tidur, menyebabkan tidur gelisah dan kantuk di siang hari.

    Hal ini terutama terjadi jika seseorang mengonsumsi kafein kurang dari enam jam sebelum tidur. Karena kafein pada kopi bisa menghambat reseptor adenosis, dan adenosis ini lah yang berfungsi meningkatkan kualitas tidur.

    “Kaafein itu memblokir reseptor ednosis, dan adenosis ini berfungsi membuat tidur lebih baik. Sehingga dengan berhenti minum kopi bisa membuat kualitas tidur meningkat,” jelas Edwina Clark, RD selaku ahli gizi dari San Francisco, Amerika.

    2. Mengurangi Rasa Cemas

    Ini 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum KopiIni 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum Kopi Foto: Ilustrasi Getty Images/PeopleImages

    Tak bisa dipungkiri lagi bahwa meminum kopi dapat memberikan energi di pagi hari sebelum aktivitas. Akan tetapi, energi tersebut juga dapat merangsang hormon yang menyebabkan peningkatan kecemasan, kegugupan, jantung berdebar-debar, bahkan serangan panik.

    “Kecemasan dapat disertai dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari kesehatan jantung yang buruk, tekanan darah tinggi, hingga siklus tidur yang tidak teratur. Dengan menghindari kafein dalam kopi, kita juga dapat menghindari, atau setidaknya mengurangi, tingkat kecemasan kita,” ungkap Edwina.

    Mereka yang rentan terhadap stres dan kecemasan saat konsumsi kafein bisa membuat gejalanya jauh lebih buruk.

    3. Melancarkan Sistem Pencernaan

    Jika selama mengonsumsi kopi membuat saluran pencernaan jadi banyak masalah hingga tak lancar, beberapa ahli kesehatan menyarankan untuk berhenti minum kopi agar sistem pencernaan kembali ke normal.

    Hal ini dikarenakan kandungan kafein pada kopi bisa membuat iritasi lapisan lambung dan meningkatkan produksi asam. Efek ini bisa dialami oleh orang-orang yang rentang dengan masalah lambung atau perut.

    4. Melindungi Kesehatan Gigi

    Ini 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum KopiIni 5 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Berhenti Minum Kopi Foto: Ilustrasi Getty Images/PeopleImages

    Kopi dan teh dapat menodai gigi. Dilansir dari Healthline, ada alasan mengapa kopi bisa membuat gigi menjadi kuning. Karena kopi mengandung senyawa tannins, yang merupakan polifenol yang terurai dalam air.

    Tannins juga bisa ditemukan di minuman lain seperti wine dan teh. Tannins ini bisa menyebabkan munculnya komponen warna yang membekas di gigi. Ketika komponen warna ini tertinggal di gigi, tentunya perlahan akan muncul warna kuning pada gigi.

    Bahkan hanya butuh secangkir kopi sehari untuk membuat gigi menjadi kuning. Sehingga dengan berhenti minum kopi bisa menghindari gigi menjadi berwarna kuning karena konsumsi kopi.

    5. Menjaga Gairah Seksual

    Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dalam dosis rendah kafein pada kopi dapat menguntungkan dan bermanfaat untuk kesehatan. Sementara efek sebaliknya akan terjadi bila seseorang meminumnya dalam dosis yang berlebihan.

    Memang ketika diminum dalam dosis sedang, kafein juga dapat mengobati disfungsi ereksi sementara pada pria. Namun bila dikonsumsi dalam jumlah besar, kafein dapat berdampak negatif terhadap kehidupan seksual. Kebanyakan kafein akan membanjiri otak dan tubuh dengan hormon stress, yang akan mempengaruhi kinerja dan menurunkan dorongan seksual.

    Kafein tingkat tinggi juga dapat menyebabkan iritabilitas, depresi dan kegelisahan, yang semuanya merupakan faktor yang dapat menurunkan libido seksual. Hal ini bisa membuat libido atau gairah seksual pria menurun.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 5 Efek Minum Kopi Sore Hari yang Bisa Pengaruhi Kualitas Tidur


    Jakarta

    Kopi merupakan minuman yang umum dikonsumsi setiap hari. Sebagian orang suka minum kopi pada sore hari. Beberapa efek minum kopi bisa dirasakan tubuh.

    Kopi merupakan minuman yang umum dikonsumsi setiap hari. Punya rasa pahit nutty, namun banyak yang menggemarinya karena kandungan kafein pada kopi dapat berperan dalam meningkatkan energi.

    Biasanya kopi rutin dikonsumsi pagi hari, tapi tak jarang yang mengonsumsinya sore hari. Meskipun bisa meningkatkan energi yang menambah semangat, kemungkinan besar memberikan efek buruk.


    Dilansir dari Live Strong (20/1), efek buruk minum kopi ini bisa memengaruhi tidur seseorang:

    1. Timbulkan Rasa Gelisah

    Ahli diet, May Zhu mengungkapkan kalau kopi dapat meningkatkan energi, karena kandungan kafeinnya. “Kopi mengandung kafein yang merupakan stimulan untuk membuat tubuh merasa lebih terjaga dan waspada,” katanya.

    Namun, sejumlah kafein yang dikonsumsi sore hari justru bisa membuat gelisah. Selain gelisah, bisa memberikan efek gugup dan jantung berdebar kencang ini bisa menjadi tanda kalau minum terlalu banyak kopi.

    2. Pengaruhi Waktu Tidur

    Ilustrasi Susah TidurIlustrasi Susah Tidur Foto: iStockphoto/Getty Images/torwai

    Umumnya waktu tidur yang normal adalah 8 jam per hari. Namun, waktu tidur seseorang bisa menjadi pendek karena efek minum kopi di sore hari.

    Zhu mengungkapkan, “Karena kafein menstimulasi sistem saraf pusat yang membuat waspada dan terjaga. Jika mengonsumsinnya menjelang waktu tidur dapat mengganggu waktu tidur nyenyak yang kita perlukan untuk merasa segar ketika bangun.”

    Studi pada Februari 2017 dalam Sleep Medicine Reviews menemukan bahwa kafein tidak hanya membuat orang terjaga, tapi juga mengurangi jumlah dan kualitas tidur seseorang.

    Soalnya, jika minum kopi sore hari menjadi kebiasaan, hal itu bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Kurang tidur kerap dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena diabetes, depresi, dan masalah jantung.

    3. Lebih Sering Kencing Malam Hari

    Saat tidur malam hari, kita kerap bangun karena ingin kencing. Hal ini kemungkinan besar penyebabnya karena secangkir kopi yang dikonsumsi sore hari.

    Zhu menyebutkan kalau kafein dapat memberikan efek diuretik ringan yang berarti membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Ini termasuk gangguan tidur yang dapat mengganggu kinerja kognitif di siang hari.

    4. Berkeringat Malam Hari

    Efek dari minum kopi sore hari, salah satunya juga berpengaruh pada jumlah keringat. Keringat yang keluar malam hari saat tidur ini dikarenakan asupan kafeinnya.

    Keringat juga dapat dikaitkan dengan faktor kecemasan dan menopause. Sebuah studi pada Februari 2015, menemukan hubungan antara asupan kafein dan peningkatan keringat malam pada orang menopause.

    5. Lapar Malam Hari

    Rasa lapar malam hari juga kerap memengaruhi kualitas tidur seseorang. Zhu menjelaskan, “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat memiliki efek menekan nafsu makan, terutama bila dikonsumsi 30 menit hingga 4 jam sebelum makan.”

    Hal ini juga dapat mempengaruhi rasa lapar di malam hari ketika tidur. Oleh karenanya, jangan terbiasa mengonsumsi kopi saat sore hari.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Minum Air Putih Sebelum Ngopi Bisa Cegah Dehidrasi dan Sakit Kepala


    Jakarta

    Sebelum menikmati secangkir kopi di pagi hari sebaiknya minum dulu air putih. Hal ini bisa mencegah dehidrasi, sakit kepala sampai linglung dampak dari minum kopi.

    Minum air putih sebelum minum kopi penting untuk dilakukan. Karena banyak manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh dan melindungi dari efek samping kopi.

    Walau cukup sehat dan banyak manfaatnya, kopi harus tetap diminum sesuai anjuran dan tidak boleh berlebihan. Karena kopi ini mengandung kafein yang bisa memberikan efek samping pada tubuh jika dikonsumsi terlalu sering.


    Untuk mencegahnya memang ada beberapa cara. Seperti mengurangi asupan kopi, menghindari minum kopi dalam perut kosong, dan yang terakhir adalah minum air putih sebelum ngopi.

    1. Mengurangi Rasa Haus di Pagi Hari

    Hidrasi Tubuh Tak Hanya dengan Air Mineral, Bisa dengan 2 Minuman IniIlustrasi air putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/YSedova

    Sebagian orang meminum banyak kopi di pagi hari karena mereka merasa haus. Kopi sendiri justru akan memicu rasa haus. Untuk mengurangi rasa haus, biasakan meminum air putih di pagi hari untuk menghindari konsumsi kopi yang berlebih.

    Jika Anda tidak terbiasa meminum air putih di pagi hari, Anda bisa memulainya secara perlahan. Bisa konsumsi satu gelas air putih, lalu jika sudah terbiasa bisa menambah takaran gelas.

    Untuk takaran air putih, setidaknya laki-laki membutuhkan sekitar 2 liter air putih per hari. Sementara untuk wanita sekitar 1,6 liter untuk asupan cairan harian.

    2. Air Putih Melindungi Tubuh

    Ilustrasi minum air putihIlustrasi minum air putih Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Di pagi hari, tubuh sering kekurangan cairan. Kalau langsung minum kopi, pastinya bisa meningkatkan risiko sakit perut atau masalah pencernaan lainnya. Karena perut memproduksi asam hydrochloric yang bisa diperparah dengan konsumsi kopi dalam perut kosong.

    Untuk itu pastikan minum air putih sebelum ngopi. Selain untuk mencegah kekurangan mineral, bisa mencegah masalah sistem pencernaan dan masih banyak lagi.

    Air putih berguna juga untuk melindungi gigi dari noda kopi. Karena kopi mengandung tannin, sejenis senyawa kimia yang biasanya meninggalkan noda di gigi. Dengan minum air putih 15 menit sebelum ngopi, bisa mengurangi noda ini.

    3. Mencegah Dehidrasi dan Efek Samping Lainnya

    Minum kopi sebabkan kepala pusingMinum kopi sebabkan kepala pusing Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dehidrasi merupakan masalah kesehatan yang serius, dan sering dikaitkan dengan gejala tubuh seperti merasa lelah, sakit kepala, pusing, linglung, susah fokus, sampai kesulitan bergerak. Karena fungsi otak ini akan berkurang sebanyak 1-2% ketika tubuh dehidrasi.

    Sebelum minum kopi, sebaiknya minum air putih dulu agar tubuh tetap terhidrasi. Sebagaimana yang diketahui sebelumnya, kafein pada kopi memiliki sifat diuretik yang membuat orang mudah buang air kencing.

    Saat tidur tubuh berpuasa dari cairan selama berjam-jam, dengan minum air putih di pagi hari, bisa mencegah efek samping dari kebiasaan ngopi ini.

    Minimal minum air putih sebanyak 500 ml atau setara dengan dua gelas air putih, sebelum minum kopi. Atau minum cairan apapun di pagi hari.

    4. Mendorong Metabolisme Tubuh

    Sedang Kurangi Ngopi? Ini 5 Cara Hindari Ngantuk Tanpa KopiMinum kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Secara umum, air putih memang bagus untuk kesehatan serta metabolisme tubuh. Ketika seseorang minum kopi, kandungan kortisol di tubuh tentu akan meningkat, sehingga membuat orang lebih melek dan tidak gampang ngantuk.

    Tapi efek samping kortisol ini bisa memicu stress hingga kecemasan. Ditambah tingkat kortisol paling tinggi di pagi hari, untuk mengurangi efeknya, dan mendorong metabolisme tubuh. Sebaiknya minum beberapa gelas air putih di pagi hari.

    Terutama 30 menit pertama setelah bangun tidur. Selain membuat tubuh lebih sehat, minum air putih juga bisa membuat otak lebih fokus dan berenergi karena otak manusia terdiri dari 75% air.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson