Tag: efek minum kopi

  • Ahli Ungkap 5 Bahan Terbaik dan Terburuk untuk Campuran Kopi


    Jakarta

    Penggemar kopi kerap menambahkan bahan lain, misalnya susu hingga gula. Namun, jangan sembarangan karena ada bahan yang baik dan buruk untuk dicampur dalam kopi.

    Kopi tidak hanya dinikmati begitu saja karena bisa juga dikreasikan dengan bahan lain. Beberapa penggemar kopi pun suka menambahkan bahan-bahan ke dalam racikan kopinya.

    Salah satu bahan tambahan paling sederhana, seperti gula dan susu. Campuran bahan ini bisa menyeimbangkan rasa pahit asam pada kopi.


    Selain kedua bahan populer ini, ada beberapa bahan lain yang bisa ditambahkan juga. Namun, kamu perlu memerhatikan bahan tambahan yang dimasukkan ke kopi.

    Sebab, tidak semua bahan baik untuk racikan kopi. Terdapat beberapa bahan yang memperburuk racikan kopi tersebut

    Melansir eatingwell.com (30/07), berikut 5 bahan terbaik dan terburuk yang bisa dicampur dengan kopi menurut Ashley Reaver, RD, ahli gizi di Oakland, California.

    Bahan Terbaik :

    1. 1/4 cangkir susu murni atau susu oat

    Racikan Kopi Campur Susu Kedelai Bikin Wajah Awet MudaSusu sebenarnya boleh saja ditambah ke dalam kopi dan tetap memberi manfaat, asalkan takarannya pas. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Susu murni menjadi pilihan utama sebagai campuran dalam kopi. Menurut Rachel Fine, RD, sedikit tambahan susu murni membuat ia bisa menikmati kopi yang enak serta bermanfaat.

    Campuran kopi dengan susu murni ini bisa memberikan manfaat secara fisik, mental, dan emosional. Ia tidak masalah dengan penambahan susu murni karena kandungan vitamin D yang larut dalam lemak.

    Menurutnya, lemak tersebut membantu memuaskan perasaan diri sendiri. Ketika perasaan sudah puas, seseorang cenderung mengembangkan pengalaman dan perhatian terhadap makanan dan minuman sehat lainnya. Bahkan, mereka menjadi berpikir untuk berhenti minum kopi.

    Selain susu murni, Reaver juga menyarankan untuk menambah susu oat. Susu oat bisa memberikan kebaikan secara keseluruhan, tanpa harus mementingkan lemak jenuhnya.

    Penambahan susu murni atau susu saat direkomendasikan, tetapi ingat untuk tidak mencampurnya terlalu banyak. Sebaiknya 1/4 cangkir saja.

    2. 1 sendok teh gula

    Hati-hati! Ini 5 Efek Samping Tambahkan Gula dan Pemanis ke Dalam KopiGula juga boleh saja ditambahkan, asal tidak berlebihan. Foto: Getty Images/gilaxia

    Beberapa orang yang tidak suka rasa pahit kopi akan menambah gula ke dalamnya. Penambahan gula ini bisa menyeimbangkan rasa kopi.

    Ahli gizi, Mary Poppins pun memperbolehkan penambahan gula, asalkan dalam jumlah sedang.

    “Ada kesalahpahaman tentang gula dalam budaya kita,” ujar Fine.

    Menurutnya, penambahan gula tidak masalah untuk meningkatkan rasa. Namun, hanya perlu sedikit karena sedikit saja sudah memberi cukup manfaat.

    3. 1 sendok teh cokelat bubuk

    bubuk coklat penambah energiCoklat bubuk yang kaya akan antioksidan juga boleh ditambahkan ke dalam racikan kopimu. Foto: Legal Lean

    Cokelat menjadi paduan populer untuk kopi. Menurut Reaver, cokelat juga kaya akan antioksidan dan mampu menurunkan tingkat stress.

    Penambahan bubuk cokelat juga dapat meningkatkan kesehatan otak dan aliran darah. Kakao juga kaya akan flavonoid dan zat anti-inflamasi yang mampu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke.

    Untuk memaksimalkan manfaat kesehatan ini, disarankan untuk menambahkan bubuk cokelat yang 100% terdiri dari kakao tanpa pemanis.

    Bahan terburuk yang sebaiknya tidak dicampur ke dalam kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    Bahan terburuk :

    4. Pemanis buatan

    Kopi yang pahit dan asam memang bisa diimbangi dengan penambahan pemanis. Selain gula, beberapa orang atau kedai kopi juga suka menambahkan pemanis buatan.

    Sayangnya, pemanis buatan bukanlah bahan yang baik untuk dicampur dalam kopi. Bahan ini hanya akan memberi kalori kosong.

    Menurut penelitian yang dilakukan Harvard Health, seseorang yang mengonsumsi pemanis buatan secara teratur, bisa menyebabkan keinginan konsumsi lebih banyak makanan dengan nilai gizi lebih rendah dan kalori lebih tinggi.

    Lebih baik hindari penambahan pemanis buatan dan beralih ke pemanis alami, seperti madu sampai kayu manis.

    5. Krimer

    Minum Kopi Pakai Tambahan Krimer, Apakah Aman Bagi Kesehatan?Meskipun menambah aroma, tetapi krimer bukanlah pilihan yang tepat untuk dimasukkan ke dalam kopi.

    Selain pemanis buatan, krimer juga bukanlah bahan terbaik untuk dicampur pada kopi. Krimer memang mampu menciptakan rasa dan sensasi berbeda dengan aroma lebih enak.

    Namun, setiap krimer mengandung 5 gram gula yang jika ditambahkan beberapa sendok ke dalamnya bisa membahayakan kesehatan. Konsumsinya bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat yang dikaitkan dengan gangguan pencernaan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Pilihan Kopi Tersehat, dari Jenis Biji hingga Cara Seduhnya


    Jakarta

    Kopi memang bisa memberikan manfaat sehat, asalkan konsumsinya diperhatikan. Di antara banyak jenis kopi, mana kopi yang paling sehat?

    Bagi sebagian orang, kopi telah menjadi minuman sehari-hari. Penyuka kopi biasanya ingin mendapatkan efek dan manfaat sehatnya. Mulai dari membantu seseorang lebih terjaga, meningkatkan konsentrasi, hingga mengurangi risiko penyakit berbahaya.

    Namun, tidak semua efek dan manfaat itu bisa didapat dari kopi yang sering kamu minum. Sebab racikan kopi setiap orang berbeda.


    Jika tidak terlalu suka kopi pahit, biasanya mereka menambahkan susu dan pemanis. Sayangnya ini bukanlah racikan terbaik karena gula tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan.

    Jika ingin mendapat manfaat baik, kamu bisa membuat racikan kopi yang dianggap ‘tersehat.’ Lantas, bagaimana racikan kopi itu? Merangkum zoe.com, berikut penjelasannya.

    1. Apa itu kopi yang sehat?

    Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak MelonjakKopi tersehat sebenarnya adalah racikan kopi sesuai kebutuhan. Foto: Site News

    Kopi paling sehat sebenarnya berbeda-beda, tergantung dari tujuan dari racikannya. Apakah kopi itu diracik untuk orang yang sensitif terhadap kafein, untuk tujuan kesehatan lain, atau untuk mengatasi masalah kecemasan dan gangguan tidur.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mencatat, minum 400 miligram kafein sehari aman untuk orang dewasa yang sehat. 400 miligram setara dengan 4-5 cangkir kopi.

    Namun, setiap orang memproses kafein secara berbeda. Meskipun 400 mg tidak membuat sebagian orang gelisah, tetapi dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan pada orang lain.

    Selain kandungan kafein, bahan tambahan yang dimasukkan ke dalam kop juga bisa memengaruhi kesehatannya. Menambahkan banyak gula ke dalam kopi, baik satu sendok, akan membuatnya kurang menyehatkan.

    2. Perhatikan tingkat pemanggangan biji kopi

    Kopi Tanpa Biji Kopi Diprediksi Bakal Jadi Tren di Masa DepanBiji kopi juga memengaruhi apakah kopi tersebut baik atau tidak. Foto: Getty Images/Chattrawit phonsan

    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat racikan kopi sehat. Pertama dari jenis biji kopi yang dipakai.

    Biji yang dipanggang ringan memiliki lebih banyak keasaman dan rasa lebih lembut. Biji kopi yang dipanggang lebih gelap punya rasa pahit. Sedangkan, biji kopi yang dipanggang sedang berada diantara keduanya.

    Biji kopi yang dipanggang ringan juga punya konsentrasi senyawa asam klorogenat lebih tinggi. Polifenol ini dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan dan menurunkan risiko diabetes tipe-2 dan penyakit jantung.

    Racikan kopi ‘tersehat’ lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Lihat tipe biji kopi

    Petani Pagar Alam menunjukkan biji kopi kualitas super.Kamu juga bisa melihat apakah biji kopi yang dipakai Arabika atau Robusta. Foto: Rio Roma Dhoni

    Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika dan robusta. Biji arabika memiliki profil rasa yang lebih manis dan kompleks. Sedangkan robusta memiliki profil rasa yang lebih kuat, lebih pahit, dan biasanya mengandung lebih banyak kafein.

    Menurut penelitian yang disebut Zoe.com, setelah kedua biji kopi ini dikeringkan, biji Arabia mengandung 0,9 hingga 1,5% kafein. Sedangkan robusta mengandung 1m2 hingga 2,4% kafein.

    Melihat kandungan tersebut, kamu bisa menyesuaikan mana yang sekiranya lebih cocok dengan kondisi kesehatan dan perut masing-masing.

    4. Diminum tanpa atau dengan susu

    Ini Bedanya Es Kopi dan Es Latte, Dua Menu Populer di Coffee ShopTambahan susu juga membuat kopi bisa jadi kurang menyehatkan. Foto: Getty Images/iStockphoto/kcube

    Susu juga memengaruhi profil kesehatan kopi. Seberapa banyak susu yang ditambahkan, akan memengaruhinya.

    Susu dapat memberi kopi tekstur yang le,but dan sedikit rasa manis. Sedikit susu juga akan menambahkan sedikit lemak. Misalnya, latte yang sebagian besar terdiri dari susu sebagai sumber lemak jenuhnya.

    Jika kamu khawatir dengan lemak dari susu hewani itu, bisa mengubahnya ke jenis susu nabati. Susu, seperti kedelai atau almond juga dapat meningkatan tekstur kopi tanpa menambah asupan lemak jenuhnya.

    Namun, sebenarnya menambahkan sedikit susu tidak secara signifikan mengubah seberapa sehat kopimu. Masih aman asalkan konsumsinya dalam batas wajar.

    5. Teknik penyeduhan dan takaran

    Terdapat berbagai cara penyeduhan kopi, termasuk espresso, filter, French press, dan Aeropress. Setiap metode memberikan rasa dan kekuatan yang berbeda.

    Sebuah penelitian yang disebut Zoe membandingkan efek berbagai teknik penyeduhan di kedai kopi terhadap kandungan antioksidan kopi.

    Antioksidan dapat membantu memperbaiki dan mencegah kerusakan sel dan materi genetik.

    Dari keempat teknik penyeduhan yang disebutkan sebelumnya, pera peneliti melihat jika penyeduhan menggunakan French Press atau mesin espresso memiliki kadar antioksidan paling rendah. Sedangkan, penyeduhan Aeropress memiliki kadar antioksidan tertinggi.

    Namun, penulis dalam penelitian itu menyimpulkan, tingkat antioksidan secara keseluruhan sebenarnya masih sangat tinggi.

    Porsi kopi yang diminum juga mempengaruhi jumlah kafein yang diperoleh tubuh. Ukuran porsi lebih kecil umumnya mengandung lebih sedikit kafein dan rasanya lebih lembut.

    Jika kamu sensitif terhadap kafein dan mencoba menguranginya, kopi dalam porsi kecil mungkin lebih sehat.

    Kopi paling sehat sebenarnya tergantung dari racikannya, termasuk jenis biji yang dipakai, cara penyeduhannya, dan takarannya. Namun, pilihan paling sehat yaitu menikmati kopi hitam tanpa pemanis atau tambahan bahan apapun dalam batas wajar.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Pagi Hari Menyehatkan Mata? Ini Faktanya


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari mungkin bisa membangkitkan semangat dan memberikan energi tambahan. Namun, apakah efeknya juga bagus untuk kesehatan mata?

    Kopi sering dijadikan pendamping menu sarapan. Banyak orang suka minum kopi di pagi hari karena efek kafeinnya yang dapat mendorong energi dan membuat otak lebih konsentrasi.

    Namun, apakah kopi yang diminum pagi hari juga ikut memberi manfaat baik untuk mata? Selama beberapa tahun terakhir, banyak berita terkait efek kafein pada kesehatan mata.


    Kabar baiknya, menurut dokter mata Massaro Giodano, mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang tampaknya tidak meningkatkan risiko penyakit mata bagi kebanyakan orang.

    Menurutnya, risiko muncul tergantung pada berbagai faktor. Termasuk, seberapa banyak kafein yang diminum. Memiliki masalah mata atau sering mengalami masalah mata sebelumnya juga bisa berpengaruh.

    Secara umum, Massaro-Giodano dan para ahli mengatakan, saran mereka terhadap konsumsi kafein sama dengan saran untuk aspek kesehatan lainnya yaitu dengan mengonsumsi kopi atau minuman kafein dalam jumlah sedang.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait bagaimana kafein mempengaruhi kondisi mata, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari aarp.org (31/01/23).

    1. Kafein justru bisa membantu kondisi mata kering

    close up of woman show her red sick eye with fingerMinum kopi diketahui mampu mengatasi masalah mata kering. Foto: iStock

    Mata kering merupakan salah satu masalah mata yang sering muncul. Ditandai dengan gatal-gatal dan iritasi. Sedangkan, kafein sendiri dipercaya bersifat diuretik ringan. Artinya, kafein bisa memaksa lebih banyak air keluar dari tubuh.

    Studi tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal Cornea terhadap 85.000 peserta menemukan, konsumsi kafein tidak meningkatkan risiko mata kering atau memperburuknya.

    Faktanya, penelitian terbaru yang diungkap dokter mata di Weill Cornell Medicine di New York, Christopher Starr mengungkap, kafein sebenarnya justru memperbaiki kondisi tersebut dengan menstimulasi kelenjar yang memproduksi air mata.

    Dua penelitian terkontrol plasebo lainnya juga menunjukkan peserta yang diberi kafein menghasilkan lebih banyak air mata.

    2. Kafein bisa meningkatkan risiko glaukoma

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiNamun, hati-hati, minum kopi juga bisa menyebabkan peningkatan glaukoma. Terlebih kepada mereka yang punya riwayat dalam keluarga. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Meskipun kafein diketahui mampu meningkatkan tekanan mata sementara, tetapi penelitian terbaru menunjukkan, kebanyakan orang mengonsumsi kafein tidak mengalami peningkatan risiko glaukoma, penyakit kebutaan karena terlalu banyak tekanan.

    Namun, sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan jurnal Ophthalmology mengungkap, kafein memang meningkatkan risiko bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita glaukoma. Kecenderungan genetik terhadap penyakit tersebut lah yang bisa memicu.

    Khawaja, ahli bedah mata di Rumah Sakit Mata Moorfields, London mengungkap, “Jika Anda memiliki risiko genetik yang tinggi, membatasi konsumsi kafein mungkin dapat membantu melindungi Anda.”

    Efek kopi terhadap mata lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Makan Taoge Bantu Tingkatkan Kesuburan Pria”:

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Kafein memperburuk kedutan di kelopak mata

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein pada kopi juga bisa menjadi alasan mengapa kelopak mata sering kedutan. Foto: Ilustrasi iStock

    Kamu mungkin pernah mengalami kedutan mata di bagian kelopak. Kondisi yang disebut myokymia ini juga bisa berlangsung berjam-jam atau berhari-hari.

    Hal ini pun menjadi pertanda jika kamu perlu mengurangi kafein. Sebab, menurut Starr, kafein lah yang menjadi penyebab umum myokymia. Terutama jika seseorang lelah atau sedang stress.

    Oleh karena itu, disarankan menghindari konsumsi kafein. Jika belum bisa menghindari sepenuhnya, setidaknya konsumsi dengan batasan. Gunakan rekomendasi FDA (Food and Drug Administration) untuk minum maksimal 400 mg kafein per hari.

    4. Kafein dapat mengatasi katarak

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanSecangkir kopi juga mampu membantu mencegah masalah katarak. Foto: Ilustrasi iStock

    Secangkir kopi di pagi hari tidak hanya menghilangkan rasa pening. Namun, juga dikenal dapat membantu mencegah katarak.

    Penelitian dalam Clinical Ophthalmology tahun 2016 menemukan, mereka yang minum lebih banyak kopi secara signifikan lebih kecil kemungkinannya terkena kebutaan katarak, dibandingkan mereka yang minum lebih sedikit kopi.

    5. Kafein memperlambat perkembangan penyakit retina

    Kopi juga mengandung antioksidan kuat yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan retina, disebabkan karena penuaan atau penyakit tertentu.

    Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2022 di Frontiers in Pharmacology menemukan, kafein berpotensi menekan respons peradangan yang menyebabkan kerusakan retina akibat degenerasi makula terkait usia.

    Sifat anti-inflamasi yang sama diyakini menjadi alasan mengapa kopi terbukti mampu mengurangi risiko penyakit lain, termasuk Parkinson.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Benarkah Teh Bunga Kopi Lebih Sehat dari Kopi Biasa? Ini Faktanya


    Jakarta

    Muncul variasi minuman lain yang berasal dari tanaman kopi bernama teh bunga kopi. Minuman dari tanaman kopi ini dikenal bermanfaat dan menggugah selera. Apa benar?

    Beberapa bagian dari tanaman kopi bisa dimanfaatkan sebagai minuman. Tidak hanya biji kopi, tetapi bunga dari tanaman ini juga bisa diolah jadi minuman.

    Bagian bunga dari tanaman kopi bisa dibuat menjadi minuman teh enak. Namanya Coffee flower tea atau teh bunga kopi. Di luar negeri, minuman ini sudah mulai diperkenalkan.


    Namun, perkembangannya memang tidak secepat cascara atau minuman dari berbagai bagian pohon kopi lainnya. Pasalnya, bahan utama dari minuman ini juga masih cukup terbatas karena proses panennya singkat.

    Teh bunga kopi juga disebut dapat menggugah selera dan menawarkan manfaat yang disebut lebih baik daripada kopi biasa. Apakah benar?

    Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari wellandgood.com (30/11/2023).

    1. Apa itu teh bunga kopi?

    bunga kopiBunga kopi rupanya bisa dimanfaatkan sebagai minuman yang tidak kalah enak. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut buku yang ditulis Jordan Michelman dan Zachary Carlsen, dengan judul ‘But First Coffee’, bunga kopi dideskripsikan sebagai bunga aromatik dengan aroma mirip melati dan honeysuckle. Bunga ini tumbuh di pohon kopi dan bisa diolah menjadi minuman teh yang enak.

    Michelman dan Carlsen mengungkap, bunga kopi mirip seperti cascara. Air bunga kopi menggunakan bagian tanaman kopi yang biasa dibuang, Bunga kopi juga telah dikenal selama berabad-abad di komunitas petani kopi.

    Teh bunga kopi pun dikenal bisa menjadi pilihan lebih baik daripada kopi. Cara meraciknya juga mudah, hanya perlu merebusnya di air mendidih, seperti membuat teh herbal lain.

    2. Manfaat minum teh bunga kopi

    bunga kopiTeh bunga kopi diketahui memiliki manfaat yang lebih baik daripada kopi biasa. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut Lauren Manaker, MS, RDN, LD, CLEC, CPT, seorang ahli gizi terdaftar, minum teh bunga kopi memiliki beberapa manfaat

    Teh bunga kopi disebut kaya antioksidan, seperti flavonoid, yang mampu membantu memerangi stres oksidatif dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

    Minuman dari tanaman kopi ini juga dapat memberikan efek menenangkan, mampu mengurangi kecemasan, dan meningkatkan relaksasi. Sifat antibakterinya juga mampu membantu kesehatan mulut.

    Terlepas dari manfaat itu, Manaker mengingatkan untuk selalu mengonsumsi minuman ini dalam jumlah sedang. Jangan lupa berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan untuk mendapat saran pribadi.

    Perbedaan teh bunga kopi hingga kopi biasa bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh bunga kopi vs kopi biasa

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMeskipun dari tanaman sama, tetapi teh bunga kopi dan kopi biasa memiliki perbedaan signifikan dari segi rasa hingga manfaat kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Teh bunga kopi dan kopi biasa mungkin terdengar seperti minuman yang serupa. Namun, keduanya sangat berbeda.

    Manaker mengungkap, teh bunga kopi dan kopi tradisional memang berasal dari tanaman yang sama. Namun, keduanya berbeda secara signifikan dalam hal kandungan kafein, rasa, dan manfaat kesehatan.

    Teh bunga kopi merupakan minuman herbal yang tidak akan memicu kegelisahan akibat kafein. Teh ini hanya mengandung sedikit, bahkan tidak mengandung kafein sama sekali.

    Oleh karena itu, teh bunga kopi menjadi pilihan sangat baik bagi mereka yang memang ingin mengurangi minum kafein atau menghindari minuman kafein.

    Di sisi lain, minuman kopi biasa tentu mengandung kafein dalam jumlah cukup banyak. Memang tergantung dari jenis biji kopi dan cara penyeduhan, tetapi di dalam 237 ml kopi, rata-rata mengandung sekitar 95-200 miligram kafein.

    Dari segi rasa, teh bunga kopi juga lebih lembut dibandingkan minum kopi.

    “Profil rasa keduanya juga berbeda. Teh bunga kopi terkenal karena rasanya ringan dan seperti ada rasa bunga. Berbeda dengan rasa kopi yang kuat dan utuh,” ujar Manaker.

    Manfaat kesehatan keduanya juga berbeda. Teh mungkin memiliki beberapa manfaat yang lebih menarik, terutama untuk teh dari bunga kopi ini.

    Dari segi kesehatan, teh dan kopi sebenarnya sama-sama mengandung antioksidan. Namun, teh bunga kopi disebut menawarkan manfaat lebih luas, seperti meningkatkan regulasi gula darah dan memiliki sifat antibakteri.

    Meskipun begitu, Manaker mengingatkan klaim ini masih perlu diteliti lebih banyak.

    4. Orang yang cocok minum teh bunga kopi

    Sebelum tergiur dengan keistimewaan teh bunga kopi, kamu perlu memperhatikan apakah minuman ini cocok atau tidak dikonsumsi.

    Menurut Manaker, orang yang alergi terhadap tanaman kopi berpotensi bereaksi terhadap teh bunga kopi. Ditambah lagi, mereka yang sensitif terhadap tanaman dalam famili Rubiaceae, harus menghindarinya karena risiko reaktivitas silang.

    Orang hamil dan menyusi juga harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan profesional sebelum minum teh ini. Mereka yang dalam kondisi kesehatan kronis atau mengonsumsi obat apa pun juga perlu berkonsultasi terlebih dahulu.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Berapa Lama Efek Kafein Kopi Bertahan Dalam Tubuh?


    Jakarta

    Beberapa orang yang ingin terjaga memilih minum kopi karena efek kafeinnya. Namun, seberapa lama efek tersebut bekerja dalam tubuh?

    Kopi memang dikenal bisa membuat seorang berenergi atau terjaga. Ini karena kandungan kafein yang ada dalam biji kopi.

    Mengutip Medical Daily (15/01/16), kafein merupakan zat psikoaktif yang memiliki kesamaan reseptor dengan bahan kimia dalam otak yaitu adenosin. Saat minum kopi, adenosin menempel pada reseptor otak.


    Otak kesulitan mengikat adenosin untuk istirahat, akhirnya orang menjadi terjaga atau setidaknya mencegah mereka tidur nyenyak. Oleh karena itu, sebaiknya tidak minum kopi sebelum tidur.

    Jika minum kopi sebelum tidur, kamu bisa saja tidur tetapi tidak bisa maksimal. Sedangkan menurut Dr. Rashad Ramkissoon,orang perlu memiliki kualitas tidur yang baik.

    Karena efek kafein dalam tubuh bisa bertahan lama, sehingga perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk minum kopi.

    Untuk mengetahui seberapa lama efek kafein, berikut ini penjelasan yang dikutip dari houstonmethosidt.org (07/07/23).

    1. Bagaimana cara kerja kafein?

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein di dalam kopi menjadi penyebab seseorang bisa terjaga ketika meminumnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah dikonsumsi, kafein sangat cepat diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

    Di sinilah kafein menimbulkan efek paling klasik, membantu tubuh tetap terjaga.

    Dr. Ramkissoon mengungkap, kafein bekerja memblokir reseptor pemicu tidur di otak yang disebut adenosin. Ini terjadi karena secara struktural, kafein terlihat mirip dengan adenosin, molekul yang biasanya berkaitan dengan reseptor ini.

    Adenosin memainkan banyak peran, termasuk membantu mengatur siklus tidur dan bangun.

    Kadarnya di otak berubah-ubah. Cukup rendah saat seseorang bangun, dan perlahan meningkat sepanjang hari.

    Setelah beberapa jam terjaga, kadar adenosin meningkat hingga memulai proses yang membuat kamu menjadi ngantuk.

    Namun, jika reseptor diblokir kafein, jalur hilir yang mendorong tidur tidak diaktifkan. Membuat kamu terjaga lebih lama.

    2. Berapa lama efek kafein bertahan?

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanEfek kafein di tubuh pun bisa bertahan 2 sampai 6 jam setelah terakhir kali kamu meminumnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein tidak selamanya bertahan di dalam tubuh. Namun, menurut Dr, Ramkissoon, penting memahami berapa lama waktu tidurmu.

    Menurut FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat, waktu yang diperlukan untuk mengurangi jumlah awal zat kafein hingga setengahnya adalah antara empat hingga enam jam.

    Artinya, sampai enam jam setelah minum minuman berkafein, setengah dari kafein yang dikonsumsi masih ada di tubuh. Itu juga masih mempengaruhi kamu agar terjaga.

    Jika sudah masuk waktu tidur, kafein di dalam tubuh ini mampu menghalangi untuk tidur atau tertidur.

    Inilah sebabnya sangat tidak dianjurkan minum kopi sebelum tidur. Kualitas tidur yang kurang dari waktu ke waktu dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

    Menurut Dr. Ramkissoon, tidur yang kurang bisa mengarah pada obesitas. Karena itu, perlu mengambil langkah tepat untuk memastikan kamu mendapat kualitas tidur terbaik.

    Batasan waktu terakhir minum kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Batasan waktu terakhir minum kopi

    5 Tips Kurangi Rasa Gelisah dan Cemas Efek Minum KopiSebaiknya jangan minum kopi sebelum tidur. Paling tidak terakhir jam 2 atau 3 sore. Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah mengetahui efek dari kafein, lalu berapa batasan waktu maksimal minum kopi.

    Hal ini sebenarnya tidak bisa ditetapkan sama untuk semua orang. Dr, Ramkissoon mengungkap, toleransi kafein pada setiap orang bervariasi. Beberapa lebih sensitif, tetapi ada juga yang kurang.

    Tidak semua orang juga punya jadwal kerja dan tidur yang sama.

    Namun, sebagai aturan praktis, ia merekomendasikan mereka yang kerja dari jam 9 sampai jam 5 dan jam tidurnya standar, sebaiknya berhenti minum kopi pada jam 2 atau 3 sore.

    Tidak ada aturan universal mengenai waktu paling ideal terakhir mengonsumsi kafein.

    Lamanya waktu minuman kafein bertahan di sistem tubuh juga bervariasi.

    Tergantung pada kandungan kafein di dalam minuman, seberapa banyak kafein yang sudah ada di sistem tubuh, hingga seberapa efektif tubuh dalam mencerna kafein.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kesalahan Minum Kopi yang Berefek Buruk bagi Kesehatan


    Jakarta

    Minum kopi bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan kalau dilakukan dengan cara yang salah. Seperti terlalu banyak kafein hingga menggunakan biji kopi yang salah.

    Kopi bisa menyehatkan tubuh kalau dikonsumsi dengan cara yang tepat. Karena, kandungan zat antioksidannya dapat meningkatkan imunitas tubuh juga energi sepanjang hari.

    Namun, kopi juga bisa menyebabkan masalah kesehatan. Hal ini dapat terjadi jika dikonsumsi dengan cara yang salah.


    Dilansir dari Health Shots (17/10/2023), Vidhi Chawla, seorang ahli diet menyebutkan beberapa kesalahan minum kopi. Di antaranya berlebihan mengonsumsi kopi dengan banyak kafein, tidak minum air putih setelah ngopi, hingga menggunakan biji kopi yang salah.

    Berikut kesalahan dalam minum kopi yang buruk bagi kesehatan:

    1. Terlalu Banyak

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein sebenarnya bertanggung jawab atas manfaat kopi. Namun, jika terlalu banyak juga dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan.

    Konsumsi kafein berlebihan meningkatkan risiko sulit tidur, hipertensi, dan masalah jantung. Jadi, batasi konsumsi kafein harian. Menurut Mayo Clinic, batas maksimumnya 3-4 cangkir kopi per hari.

    2. Kurang Minum Air Putih

    Setelah minum kopi sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air putih yang cukup. Karena, tubuh mungkin memproduksi lebih banyak urin akibat kopi yang dapat menyebabkan dehidrasi.

    Air putih ini bisa membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Karena, tubuh yang dehidrasi bisa menyebabkan beragam masalah, seperti kelelahan, sakit kepala, hingga gangguan fungsi kognitif.

    3. Pilih Biji Kopi yang Salah

    Kualitas dan rasa kopi bisa ditentukan dari pemilihan biji kopi yang tepat. Kalau ingin racikan yang enak, pilih biji yang fisiknya sempurna dan cek tanggal roasting.

    Jika menggunakan biji kopi yang tanggal roasting-nya sudah terlalu lama, ternyata tak baik bagi kesehatan. Karena, biji kopi lama ini mungkin basi yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan. Jadi, lebih baik pilih biji kopi baru disangrai, giling dan seduh.

    4. Pakai Gula Tambahan

    Apa Benar Gula dan Krimer Pengaruhi Kafein Kopi? Ini Penjelasannya!kopi dan gula Foto: Getty Images

    Kopi yang baik dikonsumsi sebaiknya jenis kopi hitam tanpa gula. Kalau menambahkan gula ke dalam racikan kopi, bisa meningkatkan jumlah kalorinya.

    Pada akhirnya dapat mengakibatkan penumpukan lemak yang lebih banyak. Kemudian dapat berkembang menjadi penyakit hati berlemak, yang merupakan penyebab diabetes, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

    5. Minum Kopi Sebelum Tidur

    Kopi diketahui baik untuk menambah energi pada tubuh. Tak jarang banyak orang mengonsumsinya saat harus begadang semalaman.

    Namun, minum kopi sebelum tidur bukanlah ide yang baik. Karena, kopi dapat menyebabkan kualitas tidur terganggu. Selain itu, juga bisa menyebabkan sakit kepala, kecemasan, hingga perubahan suasana hati.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • Suka Sakit Kepala Usai Minum Kopi? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Beberapa orang pernah alami sakit kepala sehabis minum kopi. Kondisi ini merupakan salah satu efek konsumsi kafein. Untuk mengatasinya, coba lakukan cara ini!

    Kopi lekat dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan, sejumlah orang telah memasukkan kopi ke dalam rutinitas hariannya. Jika belum mengonsumsi minuman kafein itu dalam sehari, bisa-bisa kepalanya justru sakit.

    Namun, sakit kepala tidak hanya muncul ketika seseorang belum mengonsumsi kafein. Efek ini juga bisa muncul setelah mengonsumsi kafein.


    Menurut Mayo Clinic, pada dasarnya, sakit kepala terjadi ketika ada peningkatan aliran darah ke otak. Peningkatan aliran darah itu memberi tekanan pada darah sehingga menyebabkan rasa sakit.

    Mungkin kopi memang bisa mengatasi rasa sakit kepala tersebut. Karena pada dasarnya, kafein secara alami mempersempit pembuluh darah untuk waktu yang singkat. Memungkinkan meringankan sebagian aliran dan tekanan darah di kepala.

    Terlepas dari hal itu, adapun efek buruk dari kafein yang justru membuat sakit kepala. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi kafein.

    Menurut Dr. Crystal, pada dasarnya tubuh menjadi terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah tertentu. Jika berhenti mengonsumsinya, aliran darah mengalir kembali ke otak dan dapat menyebabkan tekanan dan rasa sakit menakutkan, lapor cosmplitan.com (19/11/2022).

    Ilustrasi sakit kepalaSetelah minum kopi, beberapa orang mungkin pernah mengalami pusing atau sakit kepala. Foto: Shutterstock

    Jika mengalami masalah sakit kepala atau pusing setelah minum kopi, kamu bisa mengatasinya dengan minum banyak air putih. Dehidrasi yang disebabkan oleh minuman berkafein dapat memperburuk sakit kepala.

    Obat lain yang disarankan yaitu dengan meminum secangkir teh peppermint. Teh peppermint terbukti mengurangi sakit kepala karena tegang, ujar ahli gizi, Chrissy Williams.

    Selain itu, jangan melewatkan waktu makan. Meskipun efek berdebar dan pusing di kepala membuat sedikit mual, tetapi seseorang tetap perlu makan dengan benar. Sebab, jika dibiarkan, efek itu bisa membuat dehidrasi dan sakit kepala menjadi semakin parah. Ketidakseimbangan gula darah juga membuat sakit kepala semakin parah.

    Lantas, apakah aman minum kopi jika sedang sakit kepala atau migrain? Chrissy William, MS, RD, LDN, seorang ahli menyarankan untuk secara perlahan mengurangi asupan kafein dari waktu ke waktu. Itu dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan asupan kafein yang semakin berkurang.

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariJika memang terjadi efek seperti ini, kamu bisa mengatasinya dengan minum air putih yang banyak dan tentu mengurangi asupan kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Seseorang yang terbiasa mengonsumsi kafein perlu mengurangi asupannya sampai 200 miliram saja sehari, atau bahkan kurang dari jumlah itu. Mengurangi kafein dari waktu ke waktu dapat mengurangi ketergantungan seseorang secara keseluruhan terhadap kafein. Terutama, jika kamu sering mengalami migrain, jelas Dr. Crystal.

    Dengan begitu, tubuh lebih terbiasa dan secara efektif kafein bisa memberikan manfaat lebih baik.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Segini Jumlah Kopi yang Perlu Diminum untuk Bikin Otak Fokus


    Jakarta

    Kopi dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat seseorang lebih fokus. Agar manfaatnya maksimal, kamu perlu mengikuti takaran minum kopi yang tepat. Segini jumlahnya.

    Kopi digemari bukan hanya karena rasanya enak, melainkan juga karena manfaatnya. Salah satu manfaat minum kopi yaitu dapat meningkatkan fungsi otak, sekaligus membuat seseorang lebih fokus.

    Namun, hal ini hanya bisa dirasakan jika kopi diminum dalam jumlah yang tepat. Minum kopi dalam batasan wajar dapat memberikan manfaat, sekaligus mengurangi semua risiko penyakit.


    Jika ingin mendapatkan manfaat kopi untuk meningkatkan fungsi otak, kamu perlu memperhatikan takarannya. Jangan sampai berlebihan.

    Untuk mengetahui manfaat kopi bagi fungsi otak sekaligus takarannya, simak penjelasan berikut ini yang dirangkum dari beberapa sumber.

    1. Hubungan antara kopi dan otak

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariTerdapat keterkaitan antara minum kopi dengan fungsi otak. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. Kafein pada kopi dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dalam beberapa cara.

    Melansir healthline.com (25/08/2021), efeknya diyakini berasal dari cara kafein berinteraksi dengan reseptor adenosin. Adenosin adalah neurotransmitter di otak yang dapat mendorong seseorang untuk tidur. Adenosin biasanya menumpuk pada siang hari, dan akhirnya membuat seseorang mengantuk saat sudah jam tidur.

    Namun, karena adenosin dan kafein punya struktur molekul serupa, ketika kafein hadir di otak, ia akan bersaing dengan adenosin untuk berikatan dengan reseptor yang sama.

    Kafein tidak memperlambat kerja neuron seperti halnya adenosin. Ia justru mencegah adenosin memperlambat aktivitas saraf.

    Kafein juga menyebabkan peningkatan entropi otak. Entropi ini yang penting untuk fungsi otak. Peningkatan entropi menunjukkan kemampuan seseorang untuk memproses lebih tinggi. Kafein dapat meningkatkan fungsi otak dalam beberapa aspek, termasuk suasana hati, reaksi, kewaspadaan, dan perhatian.

    2. Seberapa banyak kopi bisa diminum?

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Kopi sebaiknya diminum 3 sampai 4 cangkir agar memberi manfaat efektif untuk meningkatkan fungsi otak. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Agar efek kafein dapat maksimal, kamu perlu minum kopi dalam takaran pas.

    Sebuah studi yang dibagikan mindbodygreen.com (18/11), mengatamati otak manusia berusia antara 45 dan 74 tahun. Studi tersebut membandingkan empat kelompok orang yang mengaku rutin minum kopi. Mulai dari yang suka minum kopi kurang dari satu cangkir per hari, 1-2 cangkir per hari, 3-4 cangkir per hari, hingga 5-6 cangkir per hari.

    Studi itu menemukan, mereka yang terbiasa minum kopi tiga sampai empat cangkir per hari, memiliki struktur otak paling kuat. Hal ini ditandai dari beberapa faktor termasuk ketebalan kortikal.

    Namun, penelitian ini masih belum sempurna. Para penulis mencatat, penelitian ini dilakukan pada kelompok yang relatif kecil dan homogen. Penelitian ini juga menunjukkan mereka yang minum lebih banyak kopi cenderung lebih sehat dan berpendidikan tinggi.

    Penelitian lain yang diunggah BMJ Publishing Group Limited juga menyebut takaran yang baik untuk mendatangkan efek ini kurang lebih 200 sampai 400 mg kopi per hari.

    Kesimpulan terkait takaran kopi untuk meningkatkan fungsi otak bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kesimpulan

    Penelitian menunjukkan minum kopi dalam batas 3-4 cangkir per hari mampu memperbaiki struktur otak. Namun, jenis kopi dan waktu minum kopinya juga perlu diperhatikan.

    Pastikan mengurangi konsumsi kafein pada pagi hari karena bisa berdampak negatif pada kesehatan otak. Kamu juga perlu berhenti meminumnya jika sudah merasa gelisah, cemas, atau jantung berdebar dengan kencang.

    Kopi juga bukan satu-satunya hal yang bisa meningkatkan fungsi otak. Banyak cara lain yang bisa dilakukan sehari-hari untuk mendukung kesehatan otak. Misalnya dengan cukup tidur, tetap aktif, dan mempelajari hal-hal baru.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Sembelit? Konsumsi 5 Minuman Ini Bisa Lancarkan BAB


    Jakarta

    Sembelit disebabkan karena adanya gangguan pada kesehatan pencernaan. Agar buang air besar (BAB) lancar setiap harinya, bisa mengonsumsi beberapa minuman ini.

    Kesehatan usus yang terganggu bisa menyebabkan pencernaan menjadi tak lancar. Akibatnya perut menjadi sembelit dan menimbulkan rasa tak nyaman.

    Pencernaan bisa lancar kalau rutin mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Dilansir dari Eat This (2/3), ada juga minuman yang dapat dikonsumsi rutin untuk melancarkan pencernaan, seperti air putih, teh jahe, hingga air lemon.


    Berikut 5 minuman yang melancarkan BAB:

    1. Air Putih

    Air putih memang minuman yang paling sehat di antara lainnya. Setiap orang juga dianjurkan mengonsumsi air putih minimal 2 liter per hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

    Melanie Marcus, seorang ahli diet mengungkapkan betapa pentingnya asupan air putih setiap hari. “Orang dewasa harus menargetkan setengah dari berat badannya dalam ons, atau sekitar 1,5-2 liter air putih sehari,” katanya.

    “Air mineral selanjutnya dapat menyediakan magnesium dan sulfat, yang dikenal karena efek pencaharnya,” tambahnya.

    2. Wedang Jahe

    wedang jahewedang jahe Foto: Instagram @laila_umi

    Jahe biasanya digunakan sebagai rempah untuk masakan. Rimpang beraroma tajam yang memiliki sensasi hangat ini juga kerap digunakan sebagai obat tradisional.

    Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi berbagai gejala kondisi pencernaan, seperti refluks asam, kembung, dan dispepsia. Rhyan Geiger, selaku ahli diet juga menjelaskan kalau jahe sangat baik untuk membantu memperlancar pencernaan tubuh.

    Saat perut sedang sembelit, kamu bisa menggunakan jahe untuk racikan wedang jahe. Caranya cukup rebus potongan rimpang jahe di dalam air secukupnya selama 15 menit. Kemudian saring dan nikmati hangat dengan sedikit madu.

    3. Air Lemon

    Tak hanya air putih biasa, tapi kamu bisa menambahkan jus lemon ke dalamnya kalau ingin BAB lancar setiap hari. Manfaat air lemon ini diungkapkan oleh ahli diet Caroline Thomason.

    Diketahui kalau jus lemon mengandung vitamin C yang disebut sebagai asam sitrat. Menurut penelitian, kandungan ini dapat bertindak sebagai pancahar alami bagi sebagian orang tanpa menyebabkan diare.

    “Saat jus lemon dikonsumsi akan menarik air ke saluran pencernaan. Ini dapat merangsang pengosongan usus,” ujar Thomason.

    4. Kopi

    Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak Kulitkopi Foto: Getty Images/iStockphoto/Lifehdfilm

    Kopi dikenal sebagai minuman yang mengandung kafein dan dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, minum kopi juga dapat memicu kerja sistem pencernaan yang dapat melancarkan secara alami.

    Kim Kulp, selaku ahli diet juga menjelaskan bahwa bukan hanya kopi berkafein saja yang dapat melancarkan BAB, tapi juga kopi tanpa kafein.

    “Bahkan, kopi tanpa kafein dapat merangsang refleks gastrokolik. Yaitu saat perut memberitahu usus besar untuk memberi ruang bagi apa yang masuk dengan berkontraksi untuk buang air besar (BAB),” jelas Kulp.

    5. Jus Buah

    Manfaat sehat dari mengonsumsi jus buah segar sangat beragam, termasuk melancarkan pencernaan atau buang air besar (BAB). Hal ini dikarenakan jus buah memiliki kandungan serat yang cukup tinggi dan beragam nutrisi lainnya.

    Ahli diet bernama Ashley Kitchens menjelaskan kalau jus seperti pir dan apel dapat meredakan masalah sembelit. Ia mengungkapkan kalau jus apel memiliki rasio fruktosa terhadap glukosa, juga memiliki kandungan sorbitol yang cukup tinggi untuk membantu dalam meredakan sembelit dengan lembut.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Hobi Minum Kopi Usai Makan Siang? Begini Kata Ahli


    Jakarta

    Beberapa orang suka minum kopi sehabis makan siang. Biasanya untuk menyegarkan kembali tenggorokan hingga membantu meningkatkan semangat siang hari. Namun, apakah aman?

    Penikmat kopi mungkin tidak hanya sekali menikmati minuman kafein ini. Beberapa memang suka meminumnya di pagi hari, tetapi tidak sedikit juga yang suka meminumnya setelah makan siang.

    Setelah perut kenyang usai makan siang, biasanya timbul rasa kantuk. Untuk menyegarkan kembali tenggorokan dan membangkitkan energi, beberapa orang memilih minum kopi.


    Meskipun dapat memberi efek dorongan energi, tetapi apakah minum kopi habis makan siang aman? Seorang dokter memberi penjelasan terkait hal tersebut.

    1. Kata ahli soal minum kopi habis makan siang

    Hobi Minum Kopi Usai Makan Siang? Begini Kata AhliAhli ini ungkap beberapa makanan yang perlu dihindari supaya terhindar dari penyakit. Foto: TikTok @doctoranddancer

    Dr. Poonam Desai melalui akun TikToknya @doctoranddancer berbagi langkah-langkah untuk mencegah penyakit.

    Dalam klip TikTok, ia mengungkap, “Saya seorang dokter dan berikut adalah lima hal yang tidak saya lakukan, atau tidak lagi saya lakukan, demi kesehatan saya.”

    Menurut penjelasannya, ia tidak minum alkohol karena tidak ada jumlah alkohol yang aman bagi kesehatan.

    Tindakan kedua yang tidak dia lakukan yaitu membeli Tupperware. Menurutnya, wadah makanan plastik, terutama saat dipanaskan, dapat melepaskan zat pengganggu endokrin. Bahan kimia pengganggu endokrin (EDC) ini dapat meniru, memblokir, atau mengganggu hormon tubuh.

    Ia juga menghindari penerbangan rutin di malam hari karena dapat mengganggu kesehatan.

    Terakhir, Dr. Desai mengklaim bahwa ia menghindari mengonsumsi kafein setelah pukul 12 siang. Menurutnya, kafein memiliki waktu lima hingga enam jam dan masih dapat bertahan dalam sistem tubuh menjelang waktu tidur. Sehingga, minum kopi setelah pukul 12 siang dapat mencegah seseorang tidur atau setidaknya membuat tidur kurang lelap.

    Penelitian yang diterbitkan dalam Journal Science Translational Medicine juga mengungkap jika minum double espresso tiga jam sebelum tidur akan memutar balik jam tubuh hampir satu jam.

    2. Alasan lain tidak minum kopi siang hari

    Penelitian Terbaru Sebut Minum Kopi Bisa Melindungi Kesehatan JantungMinum kopi habis makan disebut-sebut dapat menghambat penyerapan nutrisi. Foto: Ilustrasi iStock

    Indian Council of Medical Research (ICMR) memperingatkan untuk tidak mengonsumsi minuman kafein, seperti teh dan kopi dengan jarak satu jam sebelum atau sesudah makan. Alasannya karena kafein yang berlebihan dapat merangsang sistem saraf dan mengakibatkan ketergantungan fisiologis, lapor healhshots.com (27/05/2024).

    Teh, kopi, atau minuman berkafein lainnya juga mengandung tanin, senyawa yang dapat mengikat zat besi ke lambung. Sehingga, menghindari minum minuman ini sebelum dan sesudah makan mampu memberi kesempatan tubuh menyerap zat besi lebih baik.

    Anjuran minum kopi yang baik bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Menyeimbangkan konsumsi kopi

    Kopi hitamNamun, menurut Dr. Chris Zavos, seseorang tetap bisa minum kopi habis makan asalkan dalam jumlah sedang. Foto: iStock

    Meskipun beberapa ahli meminta untuk menghindari minum kopi usai makan siang, tetapi menurut Dr. Chris Zavos, anggapan tersebut sebenarnya tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Bagi kebanyakan orang, konsumsi kopi dalam jumlah sedang setelah makan aman dan tidak akan berdampak signifikan pada penyerapan atau pencernaan nutrisi, lapor peptiko.gr (26/09/2023).

    Namun, penting bagi setiap individu untuk memperhatikan tingkat toleransi dan menjaga pola makan seimbang untuk memastikan kesehatan secara keseluruhan.

    Jika memang ragu, bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis yang dapat memberikan panduan personal tepat.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold