Tag: experience

  • Peserta Audisi Emeron Hijab Hunt Pamer Aksi Muay Thai hingga Fashion Show

    Bandung

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 masih berlangsung di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung (20/7/2024). Hijabers Bandung saling memberikan aksi terbaiknya seperti muaythai, bilingual dan fashion show.

    Ialah Salma Nur Alya Zahra (21 tahun) yang berani tampil beda dengan melakukan aksi Muay Thai. Salma sendiri bekerja sebagai host live di E-commerce, freelance katalog hijab dan fashion show.

    “Yang aku tampilin hari ini shadow boxing atau basic muaythai. Karena pertama dulu dari kelas 6 SD Taekwondo suka yang berbau tantangan. Tahun kemarin belajar untuk latihan untuk Muay Thai. Selain itu untuk basic bela diri sebagai wanita,” jelas Salma.


    Salma menceritakan persiapannya untuk mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    Peserta Emeron Hijab Hunt 2024Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    “Persiapan lebih ke latihan biasa karena sudah biasa setiap di camp. Motivasinya beda dari yang lain dan masih jarang memperkenalkan basic Muay Thai,” ungkapnya.

    Salma mengungkapkan tujuan utamanya ingin mengejar umrah dan mencoba kemampuannya di bidang olahraga Muay Thai.

    “Semoga bisa lolos itu yang menjadi tujuan utama dan orang-orang lebih kenal dengan Muay Thai. Biasanya Muay Thai kan ditekuni oleh kaum pria. Tidak hanya pria yang bisa, wanita berhijab juga bisa,” kata Salma.

    Selain Salma, ada juga Jihan Novita Putri Ali (22 tahun) yang memamerkan keahliannya menguasai bahasa Inggris dan Jepang dengan lancar.

    Peserta Emeron Hijab Hunt 2024Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    “Aku public speaking menggunakan bahasa Inggris, Jepang dan Indonesia. Aku itu karena kegiatan sehari-hari menerapkan itu dan mengisi acara non formal,” jelas Jihan.

    Ia juga menegaskan motivasi ikuti Emeron Hijab Hunt 2024 bahwa wanita berhijab bisa mewujudkan impian dan cita-citanya.

    “Motivasi aku karena kepengen nunjukkin ke semua orang bahwa hijab itu bukan penghalang untuk berkarya. Terlebih lagi aku senang explore banyak hal dari berbagai kegiatan itu sering aku coba. Experience apa yang bisa aku dapatkan positif dan negatifnya lalu dijadikan evaluasi bahwa wanita bisa mencoba banyak hal,” ucap mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia, Bandung itu.

    Jihan juga menyampaikan harapannya agar bisa lolos ke 20 besar dan bisa memenangkan hadiah Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Harapan aku bisa menginspirasi wanita di luar sana bahwa hijab bukan penghalang cita-cita di masa depan. Tentunya aku ingin lolos ke 20 besar dan grand final punya motivasi tinggi sehingga kita jadi pembeda dan jadi pemenangnya,” tambah Jihan.

    Kemudian ada penampilan dari Rifa Nursofia Zulfiani (24 tahun) yang menampilkan fashion show di depan juri pada audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    Peserta Emeron Hijab Hunt 2024Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    “Aku menampilkan presenter dan fashion show. Aku menang suka dengan public speaking dan modeling. Aku ingin mengkorelasikan akai aku ini dalam satu penampilan,” ujar Rifa.

    Selain sebagai freelance model, Rifa saat ini sedang bekerja di pegawai swasta dan pelatih cat walk. “Motivasi aku pertama ingin menambah relasi, pengalaman dan mengasah bakat yang aku punya. Dan membuktikan muslimah selagi bisa menginspirasi muslimah lainnya,” pungkas Rifa.

    Para peserta audisi Bandung menunggu hasil pengumuman juri untuk lolos ke dalam tahap 20 besar dan masuk ke penjurian tahap kedua pada (21/7/2024) besok.

    Audisi Emeron Hijab Hunt semakin meriah dengan Noraebang bersama @hybefamilybandung_ yang membuat para peserta terhibur dan bernyanyi bersama.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umrah dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Dari Alam Hingga Urban, Lengkap!



    Jakarta

    Bandung memang juara dalam memanjakan wisatawan. Wisatanya lengkap, mulai dari alam hingga urban.

    Kota Kembang menawarkan suasana tenang dengan udara sejuk untuk rileksasi dari kehidupan sehari-hari. Menjernihkan pikiran atau sekadar jalan-jalan, Bandung punya deretan destinasinya.

    detiktravel merangkum daftar wisata Bandung yang bisa menjadi pilihan saat liburan panjang atau weekend getaway.


    Wisata Alam Bandung

    1. Ranca Upas

    Liburan di Kampung Cai Ranca Upas di kawasan Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sambil memberi makan rusa.Liburan di Kampung Cai Ranca Upas di kawasan Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sambil memberi makan rusa. (Rifat Alhamidi/detikJabar)

    Tersembunyi di kaki Gunung Patuha, Bandung, Ranca Upas menawarkan pengalaman liburan alam. Terletak di Jl. Raya Ciwidey – Patengan No.KM. 11, Patengan, Kec. Rancabali, Bandung, Jawa Barat, kawasan wisata alam ini memanjakan mata dengan pemandangan hijau yang luas, udara sejuk khas pegunungan, dan beragam aktivitas menarik. Dengan jam operasional selama 24 jam, kamu bebas menikmati keindahan Ranca Upas kapan saja.

    Ranca Upas juga menawarkan berbagai fasilitas pendukung seperti area camping, kolam renang air panas, dan wahana outbound. Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi petualangan, kamu bisa mencoba kegiatan seperti flying fox atau paintball.

    Di malam hari, kamu bisa menikmati keindahan langit malam yang penuh bintang sambil menghangatkan diri di sekitar api unggun. Ranca Upas adalah destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi saat berada di Bandung.

    2. Kawah Putih

    Objek wisata Kawah Putih CiwideyObjek wisata Kawah Putih Ciwidey (Yuga Hassani/detikJabar)

    Terbentuk dari letusan Gunung Patuha, Kawah Putih kini menjadi destinasi favorit saat liburan di Bandung. Kawah Putih Ciwidey berlokasi di Jalan Raya Ciwidey Patengan Km 11 Lebakmuncang Ciwidey, Sugihmukti, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

    Di sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan hamparan kawah putih yang sejuk dan kental dengan suasana pedesaan Priangan. Saat fajar, pengunjung akan disuguhkan lanskap matahari terbit yang menawan. Adapun saat malam, gugusan galaksi bima sakti akan terlihat dengan jelas.

    3. Dago Dreampark

    Rumah Joglo di Dago Dream ParkRumah Joglo di Dago Dream Park (Wisma Putra/detikTravel)

    Terletak di Jl. Dago Giri Km. 2.2 Mekarwangi, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Dago Dreampark menawarkan pengalaman liburan yang seru dan menyenangkan. Dengan jam operasional mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB, taman rekreasi ini menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.

    Berada di kawasan Lembang dengan udara yang sejuk, Dago Dreampark menyuguhkan pemandangan alam yang asri dan menyegarkan. Pepohonan pinus yang menjulang tinggi serta udara pegunungan yang sejuk menjadi latar belakang yang sempurna untuk beraktivitas.

    Taman rekreasi ini menawarkan berbagai wahana menarik, mulai dari petualangan menantang seperti Monster Trail dan Monster ATV, hingga aktivitas santai seperti naik perahu kayu dan menikmati keindahan alam sekitar.

    4. Tangkuban Perahu

    Tangkuban PerahuTangkuban Perahu (Ria Rahmawati/d’travelers)

    Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu ikon tempat wisata alam di Bandung. Gunung berapi aktif ini menawarkan pemandangan kawah-kawah besar yang memukau, seperti Kawah Ratu dan Kawah Domas. Terletak di Lembang, Bandung Utara, sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat kota, kamu bisa mencapai puncak dengan kendaraan.

    Kamu bisa menikmati pemandangan kawah yang berasap, membeli suvenir belerang, atau bahkan mencoba menuruni Kawah Domas untuk melihat aktivitas panas bumi dari dekat. Udara di sini sangat sejuk, jadi siapkan jaket tebal.

    5. Orchid Forest Cikole

    Orchid Forest Cikole LembangOrchid Forest Cikole Lembang (Rafida Fauzia)

    Traveler yang suka anggrek wajib datang ke sini. Orchid Forest Cikole adalah hutan pinus yang disulap menjadi taman anggrek terbesar di Indonesia. Berlokasi di Cikole, Lembang, tempat ini menyajikan ribuan koleksi anggrek dari berbagai belahan dunia yang tertata indah di antara pepohonan pinus.

    Kamu bisa berjalan kaki di jembatan gantung yang iconic (Wood Bridge), bermain di area outbound, atau sekadar bersantai menikmati suasana hutan yang tenang dan sejuk. Pencahayaan di malam hari juga menciptakan ambience yang magis.

    6. Tebing Keraton

    Wisatawan berfoto saat mengunjungi lokasi wisata alam Tebing Keraton, Ciburial, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/6/2025). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD) tercatat 22,52 juta perjalanan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Jawa Barat sepanjang April 2025 atau meningkat 49,80 persen dibandingkan Maret 2025 dengan tujuan utama perjalanan yaitu Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya. ANTARA FOTO/Raisan Al FarisiWisatawan berfoto saat mengunjungi lokasi wisata alam Tebing Keraton, Ciburial, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, (Raisan Al Farisi/Antara)

    Tebing Keraton adalah salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan sunrise atau sunset dengan latar belakang hutan pinus dan pegunungan. Destinasi ini adalah bagian dari Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda dengan ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

    Di sini, pengunjung bisa jalan kaki atau bersepeda menikmati pemandangan sekitar tebing dan matahari tenggelam (sunset). Tebing Keraton juga menjadi spot melihat elang yang sedang singgah, sebelum berpindah tempat.

    7. Situ Patenggang

    Situ PatenggangSitu Patenggang (Bekti Yustiarti/d’Traveler)

    Situ Patenggang adalah danau alami yang indah di Ciwidey, dikelilingi oleh perkebunan teh yang hijau dan perbukitan. Daya tarik utamanya adalah Pulau Asmara atau Pulau Batu Cinta di tengah danau, yang konon menyimpan legenda cinta. Kamu bisa naik perahu mengelilingi danau, menikmati kesegaran udara, atau bersantai di pinggir danau.

    Di sekitar Situ Patenggang juga terdapat Glamping Lakeside Rancabali dengan restoran Pinisi yang ikonik, menawarkan view danau dari atas kapal pinisi yang unik.

    Wisata Urban Bandung

    1. Trans Studio Bandung

    Kemeriahan ulang tahun ke-11 Trans Studio Bandung.Trans Studio Bandung. (Anindyadevi Aurellia)

    Trans Studio Bandung menyediakan petualangan dalam ruangan dengan berbagai wahana. Ada racing coaster roller coaster indoor tercepat di dunia atau giant swing sebuah ayunan raksasa indoor pertama di Indonesia. Sebelum berkunjung jangan lupa cek medsos untuk berbagai program diskon.

    2. Gedung Sate

    Gedung Sate adalah salah satu landmark kota Bandung yang paling ikonik. Gedung ini dibangun pada tahun 1920 dan memiliki arsitektur yang unik, dengan perpaduan gaya Eropa dan Asia. Wisatawan dapat mengunjungi gedung ini dan menikmati pemandangan kota Bandung dari atas.

    3. Museum Geologi

    Museum Geologi Bandung adalah salah satu museum yang paling populer di Bandung. Museum ini memiliki koleksi yang luas, termasuk fosil-fosil, mineral-mineral, dan batuan-batuan. Wisatawan dapat menikmati berbagai jenis eksibisi dan melakukan aktivitas seperti belajar dan berfoto.

    4. Jalan Braga

    Jalan Braga adalah salah satu kawasan wisata urban di Bandung yang paling populer. Kawasan ini memiliki suasana yang unik, dengan bangunan-bangunan tua yang memiliki arsitektur kolonial. Wisatawan dapat menikmati berbagai jenis makanan dan minuman, serta berbelanja souvenir.

    5. The Great Asia Africa

    Spot wisata ini menyediakan landmark terkenal dari berbagai negara misal Jepang, Korea Selatan, dan Amerika. Pengunjung juga bisa menyewa pakaian dan berfoto di spot favoritnya. Selain itu, pengunjung bisa menikmati sky ride untuk melihat pemandangan The Great Asia Africa dan sekitarnya dari ketinggian.

    6. Pandora Experience Bandung

    Destinasi wisata ini menyuguhkan escape room, yang artinya pengunjung wajib memecahkan teka-teki agar bisa keluar dari ruangan. Mulai dari pintu masuk hingga keluar, pengunjung ditantang menguraikan kode dan petunjuk yang tersedia. Tiap petualangan di Pandora Experience dibuat sesuai tema cerita.

    7. Wahoo Waterworld

    Wahoo Waterworld cocok buat detikers yang suka olahraga air di luar ruangan, bersama teman dan keluarga. Di destinasi ini tersedia seluncur air Abyss yang punya corong raksasa dan Boomerang dengan peluncuran yang nyaris tegak lurus. Jangan lupa cek medsos dan situsnya untuk cek harga tiket terbaru sebelum berkunjung.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rekomendasi Tempat Nongkrong & Aktivitas Seru di Bali



    Jakarta

    Tak akan pernah habis kegiatan seru saat berlibur ke Bali. Banyak sekali kegiatan menarik dan kafe yang bisa kamu datangi di Bali, terutama di kawasan Ubud.

    detikcom telah merangkum nih, Rabu (23/7/2025) ragam kegiatan menarik hingga tempat nongkrong seru yang bisa kamu kunjungi saat bertandang ke Ubud, Bali.

    Rekomendasi tempat nongkrong

    1. Huma Cafe


    Huma Cafe merupakan sebuah kafe yang berkonsep menyatu dengan alam yang berada di Jalan Cinta, Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Dengan konsep earthy living experience, traveler akan merasakan bagaimana rasa menikmati makanan dan minuman dengan view sawah.

    Tak hanya cocok untuk ngopi santai, di sini traveler dapat melakukan berbagai aktivitas. Contohnya work from cafe. Di setiap meja traveler akan menemukan stop kontak yang mendukung bagi traveler yang ingin work from cafe ditemani dengan pemandangan sawah.

    kafe ini juga instagramable lho, jadi cocok nih buat kamu yang suka hunting foto untuk konten sosial media. Menu andalan sekaligus menu terlaris dari Huma Cafe diantaranya Chicken Teriyaki, Tempura Fried rice, dan grilled chicken mushroom. Untuk minuman, di sini andalannya adalah mango frozen, strawberry frozen, dan mint frozen.

    2. Jinny’s Garden

    Sesuai namanya, kafe yang berada di Jalan Goutama ini menawarkan suasana taman yang dipenuhi pepohonan yang membuat nyaman untuk berlama-lama. Ragam menu menarik yang bisa kamu icip di sini, termasuk hidangan Italia dan Mediterania seperti panini segar, pizza panggang kayu, dan pasta. Nikmati juga kopi dan aneka minuman lainnya yang tak kalah menyegarkan.

    3. Lazy Cats Cafe

    Khas dengan dekorasi vintagenya, kamu yang ke Ubud harus coba datang ke Lazy Cats Cafe. Di sini terkenal dengan hidangan vegetariannya seperti burger yang dibuat dari bahan-bahan segar lokal. Juga tak lengkap rasanya bila tak mencicipi smoothie yang menyegarkan atau secangkir kopi sembari mengobrol bersama teman.

    4. WYAH Art & Creative Space

    Kafe unik ini berada di Jl RSI Markandya II, Keliki, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Bila dilihat dari luar, kafe ini seperti sarang lebah yang menggantung di antara pepohonan. Bangunannya berwarna coklat kayu cocok dan menyatu dengan hijaunya perpohonan.

    Menu makanan dan minuman yang ditawarkan juga beragam dengan tampilan yang menggiurkan lho. Kami bisa menikmati beragam smoothie, salad, kopi, teh, olahan ayam, nasi, cake dan lainnya.

    Mengenai harga makanan dan minuman di banderol mulai dari Rp 25 ribu.

    5. Pukako Bisma

    Pukako Panini & Coffee memiliki empat cabang, salah satunya di Jalan Bisma. Nama Pukako merupakan singkatan dari tiga nama orang yaitu Putu, Kadek, dan Komang.

    Pukako di Jalan Bisma ini akan memanjakan traveler dengan desain interior yang estetik. Konsep bangunan yang mengusung industrial modern, dilengkapi dengan dekorasi yang tak jauh dari unsur seni.

    Bangunan Pukako di Jalan Bisma ini terbilang mungil, jadi traveler harus jeli untuk melihatnya. Masuk ke dalam bangunan, traveler akan disambut dengan beberapa ornamen dan dekorasi yang terlihat estetik. Lukisan yang tergantung indah di tembok serta rak buku yang ditata rapi.

    Sesuai dengan taglinenya, menu andalan di sini adalah panini & coffee. Menu panini terfavorit di Pukako Bisma adalah ubud panini. Dari segi kopi, Pukako memiliki beberapa menu andalan yaitu Aceh Gayo, Kintamani, dan Bajawa.

    Kegiatan seru di Ubud

    1. Campuhan Ridge Walk

    Campuhan Ridge Walk berlokasi di Desa Kelusa, Payangan, Jalan Raya Campuhan, Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Anda akan menempuh perjalanan sejauh 21,6 kilometer atau sekitar 56 menit jika ditempuh dari Jalan Prof Ida Bagus Mantra.

    Para wisatawan bisa menikmati keindahan alam di sana dengan cara yang berbeda. Antara lain, jogging sembari menikmati suasana sejuk dan panorama perbukitan hijau di sepanjang trek. Selain jogging, Anda juga dapat bersepeda di Campuhan Ridge Walk. Biasanya, para pengunjung bersepeda di sore hari sambil menunggu matahari terbenam.

    2. Ubud Monkey Forest

    pasti traveler sering melihat bule-bule membagikan selfie dengan monyet saat di Bali, bukan? Nah salah satu lokasinya berada di Ubud Monkey Forest.

    Di sini kamu tak hanya bertemu monyet saja, namun juga bisa menjelajahi iga pura kuno yang penting secara spiritual dan bersejarah di dalam Monkey Forest, yaitu Pura Dalem Agung, Pura Beji, dan Pura Prajapati.

    Nikmati juga ketenangan di sana untuk kamu yang ingin menikmati segarnya suasana hutan.

    3. Belanja di Pasar Seni Ubud

    Pasar Seni Ubud berada di Jalan Raya Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Di pagi hari, pasar ini digunakan sebagai pasar sembako, sedangkan sore hari digunakan untuk menjual suvenir.

    Di sini traveler bisa melihat banyak pilihan cendera mata khas Bali lho. Serta saat menjelajahi pasar, kamu bisa menemukan banyak kafe, toko-toko perhiasan, toko baju hingga toko oleh-oleh khas Bali.

    4. Yoga di The Yoga Barn atau Radiantly Alive

    Kamu yang suka olahraga yoga, bisa nih datang ke dua studio yoga populer di Ubud, Bali, yang sering direkomendasikan oleh para wisatawan dan penggemar yoga. Keduanya menawarkan berbagai kelas yoga dengan berbagai gaya dan tingkatan, serta fasilitas yang nyaman untuk pengalaman yoga yang menyenangkan

    5. Desa Nyuh Kuning Ubud

    Ubud memiliki desa tradisional bernama Desa Nyuh Kuning. Desa Nyuh Kuning masih memegang konsep Tri Hita Karana, yakni menjaga keselarasan dan keharmonisan hubungan manusia dengan alam, manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan.

    Di sini traveler bisa bersepeda sambil menikmati suasana desa yang masih alami, dengan kondisi jalanan bersih, hingga terlihat seperti lukisan. Tak ada biaya masuk ke desa, namun kamu dikenai parkir.

    Di beberapa sudut desa telah disiapkan pertunjukan tradisional yang berbayar hanya Rp 10 ribu. Nikmati juga kuliner lokalnya ya.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com