Tag: google assistant

  • Judul Lagu Bisa Dicari dengan Suara di Google, Begini Caranya

    Jakarta

    Ketika sedang mendengarkan lagu yang diputar di tempat umum, terkadang kita ingin mengetahui judul lagu yang sedang diputar. Jika tidak tahu liriknya, bagaimana cara mencari judul lagu?

    Ternyata, mencari judul lagu bisa dilakukan dengan suara, lho. Hal ini tentu sangat bermanfaat jika detikers ingin mencari tahu judul lagu yang sedang diputar di radio atau di tempat umum.

    Selain itu, mencari judul lagu melalui suara juga sangat membantu jika lagu tersebut tidak mempunyai lirik, alias musik instrumental saja.


    Bagaimana cara mencari judul lagu dengan suara? Simak caranya di artikel berikut.

    Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara

    Menurut situs Google Assistant Help, mencari judul lagu dengan suara bisa dilakukan dengan Google Assistant yang tersedia di semua perangkat Android. Berikut langkah mencari judul lagu dengan suara menggunakan Google Assistant.

    • Ucapkan “Hey Google” jika perangkat diatur dalam bahasa Inggris. Atau, jika perangkat diatur dalam bahasa Indonesia, ucapkan “Oke Google”.
    • Tanyakan “What song is this?” atau “Lagu apa ini?”
    • Dekatkan perangkat ke sumber lagu. Bisa juga menyanyikan lagu atau menyenandungkan melodinya.
    • Google Assistant akan mengidentifikasi lagu yang sesuai.

    Jika tidak ingin menggunakan Google Assistant, ada juga cara lain yaitu menggunakan aplikasi Google. Aplikasi ini merupakan aplikasi bawaan di perangkat Android.

    • Buka aplikasi Google.
    • Di kotak penelusuran, ketuk ikon mikrofon.
    • Tekan Search a song atau Telusuri lagu.
    • Putar atau nyanyikan lagu, atau senandungkan melodinya.
    • Google akan mengidentifikasi lagu yang sesuai.

    Dengan teknologi Google ini, detikers tidak perlu repot lagi mencari judul sebuah lagu, bahkan jika tidak mengetahui liriknya, atau jika lagunya tidak memiliki lirik sekalipun. Semoga membantu, detikers!

    (fds/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Perbedaan Smart TV dan Android TV, Kenali Sebelum Beli


    Jakarta

    Sebelum menentukan pilihan saat ingin membeli TV baru. Pahami perbedaan antara Android TV dan Smart TV agar tidak salah beli. Memahami perbedaan antara keduanya memang membingungkan, karena Smart TV dan Android TV memiliki banyak kesamaan.

    Android TV merupakan salah satu jenis Smart TV. Namun, terdapat sejumlah perbedaan yang membuat keduanya unik dan mungkin lebih sesuai untuk kebutuhan tertentu. Lantas, apa bedanya dong? Simak penjelasan Smart TV dan Android TV di bawah ini.

    Apa Itu Smart TV?

    Smart TV adalah televisi yang terhubung ke internet dan memiliki berbagai aplikasi yang memungkinkan pengguna mengakses layanan seperti Netflix, YouTube, dan media sosial. Dengan sistem operasi bawaan yang mirip dengan perangkat smartphone atau komputer, Smart TV memungkinkan Anda untuk menonton film, bermain game, dan menikmati hiburan secara online.


    Apa Itu Android TV?

    Android TV juga merupakan jenis Smart TV, yang dilengkapi dengan sistem operasi Android dari Google. Dengan akses ke Google Play Store, Android TV menawarkan lebih banyak aplikasi dan fitur tambahan, termasuk Google Assistant dan Chromecast, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan mirroring dari perangkat lain.

    Berikut ini adalah tujuh perbedaan utama antara Android TV dan Smart TV yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membeli:

    1. Sistem Operasi

    Sistem operasi adalah perbedaan utama antara Android TV dan Smart TV. Smart TV biasanya menggunakan sistem operasi eksklusif dari masing-masing produsen, seperti WebOS pada LG atau Tizen pada Samsung. Sementara itu, Android TV menggunakan sistem operasi Android yang dikelola oleh Google dan memberikan pengalaman yang lebih serupa dengan smartphone Android.

    2. Ketersediaan Aplikasi

    Android TV unggul dalam hal ketersediaan aplikasi berkat dukungan Google Play Store, dengan lebih dari 6.000 aplikasi mulai dari Netflix hingga Prime Video. Sebaliknya, Smart TV hanya mendukung aplikasi bawaan dari pabrik, sehingga lebih terbatas dalam akses aplikasi tambahan, dan proses pembaruan aplikasi pada Smart TV cenderung lambat.

    3. Update Sistem dan Aplikasi

    Android TV menawarkan pembaruan firmware dan aplikasi secara berkala, membuatnya tetap relevan dalam jangka waktu lama. Ketika terhubung ke internet, Android TV akan menerima update otomatis. Sebaliknya, Smart TV umumnya tidak sering mendapatkan update, dan sistem operasinya bisa menjadi usang dalam beberapa tahun.

    4. Asisten Suara

    Android TV memiliki Google Assistant bawaan yang memudahkan navigasi dengan perintah suara, mulai dari mencari konten hingga mengubah saluran. Meski beberapa Smart TV juga memiliki fitur suara, namun umumnya tidak seakurat atau selengkap Google Assistant pada Android TV.

    5. Kemampuan Mirroring

    Android TV dilengkapi dengan Chromecast yang memudahkan pengguna untuk memproyeksikan layar smartphone ke TV dengan kualitas gambar yang baik. Smart TV juga mendukung mirroring, namun prosesnya bisa lebih rumit dan hasilnya mungkin tidak seoptimal Chromecast.

    6. Navigasi Antarmuka

    Antarmuka Smart TV cenderung lebih sederhana dan mudah digunakan, membuat pengalaman menavigasi antar aplikasi menjadi lebih cepat. Di sisi lain, Android TV memiliki antarmuka yang lebih kompleks dan mungkin butuh waktu untuk terbiasa, terutama bagi yang tidak akrab dengan perangkat Android.

    7. Kinerja Jangka Panjang

    Smart TV cenderung memiliki kinerja yang lebih stabil dan cepat karena antarmuka yang sederhana serta optimasi antara perangkat keras dan perangkat lunak. Android TV, seiring waktu, mungkin mengalami sedikit penurunan kinerja, terutama jika banyak aplikasi terpasang.

    Dengan mempertimbangkan perbedaan-perbedaan di atas, Anda bisa menentukan pilihan sesuai kebutuhan.

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (ask/ask)



    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Cara Screenshot dengan HP Samsung, Bisa dengan Perintah Suara

    Jakarta

    Screenshot adalah fitur yang penting dalam sebuah smartphone, salah satunya Samsung. Fitur ini memungkinkan pengguna menangkap tampilan layar dengan mudah.

    Screenshot bermanfaat untuk menyimpan informasi penting, berbagi percakapan, dan juga mendokumentasikan sesuatu. Samsung menyediakan fitur screenshot dengan cara yang beragam. Berikut informasinya.

    Cara Screenshot Samsung

    Cara screenshot Samsung bisa dengan menekan tombol power dan volume bawah, sentuhan tangan, hingga menggunakan S Pen. Mengutip laman resmi Samsung, berikut beberapa caranya:


    1. Cara Screenshot Samsung dengan Kombinasi Tombol

    Cara pertama yaitu dengan menekan tombol power dan volume bagian bawah. Dengan satu klik bersamaan, kamu sudah berhasil melakukan screenshot layar.

    • Tekan tombol power dan volume bagian bawah secara bersamaan
    • Lampu kilat layar menunjukan screenshot berhasil.

    Para perangkat dengan tombol Home yang bisa ditekan, maka cara screenshot bisa dilakukan dengan menekan tombol power dan home secara bersamaan.

    2. Cara Screenshot Samsung dengan Usapan Layar

    Cara kedua yaitu dengan mengusap layar dengan sentuhan tangan. Pastikan kamu sudah mengaktifkan fitur ‘Palm Swipe to Capture’ di pengaturan. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka Setting
    • Klik ‘Advanced features’
    • Klik ‘Motions and gestures’
    • Geser ‘Palm swipe to capture’ ke arah on.

    Untuk screenshot layar, cukup usap layar dengan telapak tangan. Bisa dari kanan ke kiri atau dari kiri ke kanan.

    3. Cara Screenshot Samsung dengan Perintah Suara

    Cara screenshot bisa juga dilakukan dengan perintah suara. Gunakan Bixby Voice atau Google Assistant untuk menangkap layar tanpa menggunakan tangan.

    Cukup katakan “Hai Bixby (atau Google), tolong ambil screenshot.” atau pengguna juga bisa mengatakan Hai Bixby (atau Google) tolong ambil screenshot dan share di Twitter.” Kalimat perintah ini dapat diucapkan jika pengguna mau mempublikasikan hasil screenshot di internet.

    4. Cara Screenshot Samsung dengan S Pen

    Untuk pengguna perangkat yang kompatibel dengan S pen, screenshot dapat dilakukan melalui Screen Write. Caranya yaitu:

    • Siapkan S Pen dan pilih layar yang akan discreenshot
    • Klik ikon Air Command Menu kemudian pilih Screen Write.
    • Secara otomatis, gadget melakukan screenshot pada page yang dipilih
    • Apabila pengguna ingin menulis atau menggambar di hasil screenshot, gunakan Control.
    • Klik ikon Save untuk menyimpan hasil screenshot.

    5. Cara Screenshot Samsung dengan Panel Task Edge

    Cara selanjutnya adalah screenshot dengan panel Task Edge. Berikut langkah-langkahnya:

    • Bukalah panel Edge di sisi kanan layar. Geser ke kiri
    • Klik ikon Settings di bagian bawah lalu geser dan pilih panel Tasks
    • Klik Edit di bagian bawah panel. Pintasan pilihan akan muncul di sisi kanan
    • Geser dan klik Take Screenshot di sisi kiri untuk menambah pintasan
    • Navigasikan ke layar yang ingin discreenshot
    • Geser panel Edge ke kiri, geser lagi untuk membuka panel Task
    • Klik Take Screenshot.

    Cara Melihat dan Berbagi Screenshot

    Hasil screenshot akan tersimpan di Galeri. Untuk mengaksesnya, lakukan langkah berikut:

    1. Buka Galeri
    2. Klik Album
    3. Pilih folder Screenshot
    4. Pilih foto screenshot yang ingin dibuka
    5. Jika ingin membagikannya, klik Share di bagian bawah dan pilih metode berbagi.

    (elk/fds)



    Sumber : inet.detik.com