Tag: haris

  • Ini Aksi Peserta Audisi Emeron Hijab Hunt Jabodetabek 2024 Yang Bikin Beda

    Jakarta

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 sedang berlangsung di Parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024). Ada yang bernyanyi campur sari hingga tarian daerah dari Papua. Penasaran seperti apa?

    Wolipop melihat semangat dan antusias dari peserta yang mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Jabodetabek. Ada yang membawa properti pendukung dan sudah mengenakan busana sesuai dengan bakat masing-masing.

    Seperti Puri Ayu Lestari (32 tahun) yang tinggal di Jakarta Selatan akan unjuk gigi bakat medle tari nusantara, mulai dari tari Papua.


    Suasana audisi tahap pertama Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024).Foto Puri yang unjuk gigi menari tradisional Papua di audisi tahap pertama Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024). Foto: Gresnia/Wolipop

    “Harapannya dengan tarian Papua ini sebenarnya ingin menampilkan bakat dan menginspirasi generasi muda karena usianya banyak yang ikut. Dan hijabers muda bisa melestarikan budaya Indonesia karena kan berhijab juga bisa menari dan menginspirasi,” ucap Puri.

    Peserta audisi Emeron Hijab Hunt 2024 yang unik dan bisa memberikan inspirasi, seperti Mutiara Adi Winasti (18 tahun) yang memakai buaanaetnik kebaya Jawa.

    “Soalnya tanggal 24 Juli 2024 kemarin adalah Hari Kebaya Nasional, jadi aku pakai kebaya. aaku kepengen bernyanyi campur sari dan melestasikan lagu-lagu Jawa agar orang Kota bisa melihat kita itu bisa juga melestarikannya juga,” ungkap Muti.

    Dwike Nuraini (27) akan bernyanyi saat audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek.Foto Dwike Nuraini (27) akan bernyanyi saat audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Muti menyanyikan lagu Seu Kuto ciptaan Didi Kempot, ia menuturkan lagu ini selalu dikenang dan Didi Kempot merupakan seorang legend. “Harapannya dari akh sendiri ingin maju, yang terbaik semoga menang dan melestarikan budaya Indonesia,” pungkasnya.
    Selain campur sari, Muti juga mempunyai bakat Taekwondo, public speaking dan menguasai bahasa Arab, Indonesia dan Inggris.

    Ada juga peserta yang menampilkan suara indahnya yaitu Dwike Nuraini (27 tahun). Ia mengungkapan ingin mendapat umrah dari Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Kepengennya sih melihat Emeron Hijab Hunt ini menjadi peluang aku untuk bisa lebih produktif dan mengembangkan bakat yang aku punya. Goalsnya menang terutama kepengen umrah itu kan menarik banget sih. Rasanya kepengen tampil depan juri pastinya deg-degan tapi haris optimis dan percaya diri,” tutur Dwike.

    Ibu satu orang anak ini menjelaskan tak sabar ingin menunjukkan bakatnya di depan juri dan kembali aktif.

    “Persiapannya pastinya cari lagunya yang sesuai dari penampilan dan mental aku pastinya. Mentalnya hal pertama itu meninggalkan anak dulu di rumah dan sudah lama vakum jadi harus persiapan banget,” ujarnya.

    Registrasi audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Registrasi audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Selain itu ada Yanti Permata Sari (27 tahun) akan penampilkan bakat sebagai pembawa acara dan menampilkan keahlian lainnya.

    Wanita yang akrab disapa Yanti ini mengatakan sudah banyak latihan, berdoa dan sering berbicara di depan cermin.”Aku latihan depan cermin, mengatur artikulasi dengan baik dan berdoa,” tuturnya.

    Ada juga Aisyah (18 tahun) yang akan bernyanyi di depan juri.”Rasanya deg-degan banget banyak persiapan dari kemarin. Persiapannya mulai dari latih pernafasan dan bernyanyi sendiri,” pungkasnya.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Kemensos dan PT Pos Indonesia Sinkronisasi Data Penerima BLTS

    Kemensos dan PT Pos Indonesia Sinkronisasi Data Penerima BLTS


    Jakarta

    Kementerian Sosial (Kemensos) dan PT Pos Indonesia melakukan sinkronisasi data penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) atau BLT tambahan sebesar Rp 300 ribu per bulan untuk Oktober, November, dan Desember 2025.

    Bantuan ini ditargetkan bakal menyasar 35.046.783 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk Desil 1 hingga 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

    “Hari ini saya beserta Dirut PT Pos Indonesia melakukan sinkronisasi dan koordinasi data berkaitan dengan BLTS, Bantuan Langsung Tunai Sementara untuk bulan Oktober, November, dan Desember,” kata Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025).

    Adapun BLTS merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk Program Perlindungan Sosial Tahun 2025 melalui Kemensos yang diberikan satu kali untuk periode tiga bulan sekaligus, yaitu Oktober, November, dan Desember. Tujuannya, sebagai stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Jika dihitung dengan rata-rata empat anggota per keluarga (ayah-ibu dan 2 anak), maka bantuan ini diperkirakan menyentuh 140 juta jiwa. Gus Ipul mengungkapkan berdasarkan hasil pemutakhiran data yang dilakukan BPS, jumlah keluarga Desil 1-4 yang akan menerima BLTS sebanyak 35.046.783 KPM. Ia menyebut, dari total tersebut, terdapat 18.902.394 KPM yang belum memliki rekening bansos reguler.

    “Jadi dari 18 juta lebih itu, setelah kita melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan, ternyata ditemukan ada 11 juta lebih atau tepatnya 11.362.037 KPM ini teridentifikasi memiliki rekening yang sekarang sedang kita konfirmasi ke bank Himbara. Nah, yang belum memiliki rekening itu adalah 7.540.357 Keluarga Penerima Manfaat,” ungkap Gus Ipul.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bagi KPM yang belum memiliki rekening, maka BLTS akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Sedangkan KPM yang sudah memiliki rekening, bantuannya disalurkan lewat himpunan bank milik negara (Himbara).

    Gus Ipul mengatakan setelah Kemensos menerima data dari BPS, pihaknya berkoordinasi dengan para pendamping di daerah untuk melakukan validasi dan verifikasi terhadap data yang penerima bantuan. Hal ini bertujuan agar bantuan yang didistribusikan tepat sasaran.

    “Sejak 2 hari lalu, daerah ini terus melakukan verifikasi ke lapangan, sudah ada 180 ribu (KPM) lebih per hari ini, dari data-data yang kita kirim itu yang dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menerima bansos,” ujarnya.

    Kemensos juga menargetkan proses verifikasi data akan rampung dalam waktu dekat ini. Sehingga BLTS bisa segera disalurkan ke masyarakat.

    “Ya harus selesai bulan ini atau bulan depan, kan ini (BLTS) untuk Oktober, November, Desember,” katanya.

    Sementara itu, Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris menyebut hingga kini pihaknya terus melakukan konsolidasi dengan Kemensos untuk memastikan akurasi data penerima BLTS. Seiring dengan hal tersebut, ia menjelaskan PT Pos juga menyiapkan sumber daya manusia, teknologi dan aplikasi untuk mendukung penyaluran BLTS.

    “Kami Pos Indonesia siap untuk menyalurkan ini (BLTS) dan terus melakukan persiapan sambil secara paralel kita menunggu data final yang tadi masih dalam proses konfirmasi untuk khususnya yang diindikasi punya rekening,” jelas Haris.

    Lihat juga Video ‘Istana Sebut Dana BLT Tambahan Rp 30 Triliun dari Hasil Efisiensi’:

    (akd/ega)



    Sumber : news.detik.com