Tag: isikan

  • 8 Barang yang Harus Dibawa Saat Mudik Naik Motor, Catat!


    Jakarta

    Motor menjadi transportasi mudik pilihan banyak orang. Dibandingkan angkutan umum seperti kereta, bus, dan pesawat, mudik menggunakan motor dirasa lebih hemat.

    Selain memperhatikan kondisi motor sebelum mudik, sejumlah perlengkapan dan barang juga perlu dipersiapkan dan dibawa saat berkendara agar perjalanan jauh aman dan nyaman.

    Barang yang Harus Dibawa Saat Mudik Naik Motor

    Sejumlah barang tidak boleh terlupakan untuk dibawa selama perjalanan mudik menggunakan sepeda motor. Mengutip pemberitaan detikcom, berikut daftar barangnya:


    1. Surat-surat Berkendara Aktif

    Pastikan membawa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan SIM (Surat Tanda Mengemudi) C yang masih berlaku. Surat-surat ini membuktikan legalitas administratif kendaraan dan bukti pengendara telah memenuhi syarat mengemudikan sepeda motor.

    Jika tidak membawa surat-surat lengkap dan surat tidak aktif, bisa-bisa menyulitkan pengendara nantinya. Karena kita tidak tahu kelak kondisi di jalan seperti apa, entah akan ada razia tilang atau mungkin kecelakaan maut.

    2. Helm SNI

    Karena berkendara jauh, pemudik harus menggunakan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditandai ada logo SNI di produknya. Pastikan sistem penguncian tali pengikat helmnya berfungsi dan kaca helm bersih jernih sehingga tidak mengganggu pandangan.

    Disarankan menggunakan helm full face dengan perlindungan seluruh wajah, kepala, hingga dagu dan leher. Helm jenis ini dianggap paling aman dan kokoh serta cocok untuk berkendara perjalanan jauh.

    3. Jaket dan Sepatu

    Perlengkapan dasar yang harus dipakai pemudik yaitu jaket, celana panjang, dan sepatu. Kenakan jaket cukup tebal untuk melindungi tubuh dari angin. Begitu juga dengan celana panjang.

    Pengendara sebaiknya menggunakan sepatu agar kaki tidak licin saat berada di atas footstep sepeda motor atau ketika kaki menopang motor berhenti di atas aspal. Penggunaan sepatu juga mengurangi risiko cedera serius pada kaki saat terjadi kecelakaan.

    4. Sarung Tangan dan Masker

    Sarung tangan, kaos kaki, dan masker termasuk perlengkapan wajib pengendara motor. Perlengkapan ini berguna melindungi dari sinar matahari terik yang menyengat kulit selama perjalanan. Di sisi lain juga berfungsi sebagai pelindung anggota tubuh dari cedera serius.

    Masker juga berguna untuk melindungi dari paparan polusi udara dan debu yang mungkin terhirup ke dalam pernapasan.

    5. Jas Hujan

    Cuaca sangat tidak bisa ditebak, terkadang panas dan kadang hujan. Maka dari itu, pastikan membawa jas hujan untuk mengantisipasi hujan turun.

    Jika tidak membawa jas hujan, pengendara mungkin akan berhenti dan menunggu hujan reda sebelum melanjutkan perjalanan. Jika memilih menerobos hujan tanpa jas pelindung, pengendara justru bisa jadi sakit nantinya.

    6. Toolkit

    Toolkit motor juga harus dibawa, apalagi selama perjalanan mudik yang jauh. Toolkit yang dibawa antara lain obeng, kunci busi, tang, dan kunci pas ring nomor 10 mm, 12 mm, 17 mm, dan 19 mm. Pelumas serbaguna juga patut dipertimbangkan untuk dibawa saat mudik.

    Aneka toolkit berguna saat sepeda motor mengalami masalah dan jauh dari bengkel sehingga pengendara dapat memperbaiki sendiri masalah yang dialami. Misalnya, jika rantai motor kendur atau putus bisa gunakan tang untuk menyambungkan rantai yang putus dan kunci pas nomor 10 mm, 12 mm, 17 mm, dan 19 mm untuk menyetel kerenggangan rantai.

    Kunci busi sangat bermanfaat ketika motor mengalami masalah seperti mendadak brebet atau mogok. Apabila mengalami hal ini, busi menjadi komponen pertama yang perlu dicek kondisinya.

    Pelumas serbaguna dapat dipakai saat motor mengalami masalah kelistrikan. Misalnya, tombol sein yang tiba-tiba macet atau keras, klakson tidak berbunyi, tombol starter elektrik bermasalah, hingga membuka baut motor yang keras.

    7. Kotak P3K

    Penting juga membawa kotak P3K selama mudik naik motor. Fungsinya untuk memberikan pertolongan awal saat mengalami cedera atau kondisi medis tertentu.

    Di dalam kotak P3K biasanya terdiri dari perban, plester, kasa dan gunting medis, dan alkohol pembersih luka. Bisa juga isikan kotak ini dengan obat-obatan atau salep yang diperlukan maupun balsem atau minyak pengobatan.

    8. Uang Tunai

    Disarankan membawa uang tunai secukupnya saat perjalanan mudik. Hindari hanya mengandalkan uang di akun ATM karena bisa menyulitkan nantinya. Sebab tidak semua tempat yang dilewati menyediakan fasilitas ATM.

    Di sisi lain, tidak semua tempat yang disinggahi selama perjalanan bisa menggunakan pembayaran online seperti QRIS. Jadi penting menyiapkan uang tunai.

    Penting dicatat, ada baiknya tidak membawa barang melebihi kapasitas karena dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara. Berlebihan membawa barang berisiko membuat rusak mesin, ban, rantai dan shockbreaker sepeda motor.

    (azn/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Cek Umur Kartu Telkomsel, Punyamu Sudah Berapa Tahun?

    Jakarta

    Ramai-ramai netizen pamer umur kartu Telkomsel mereka setelah kabar Simpati dihidupkan kembali. Tak sedikit yang pamer penggunaan kartu Telkomsel milik mereka sudah menyentuh angka belasan hingga puluhan tahun.

    “ini ngeceknya bagaimana?” tulis salah satu netizen di X.

    Kalau kamu ingin cek berapa lama penggunaan kartu Telkomsel atau umur kartu Telkomsel milikmu, gampang kok. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Dirangkum dari situs resmi Telkomsel, ada tiga cara untuk mengecek umur kartu Telkomsel.


    1. Cek Umur Kartu Telkomsel dengan Kode Dial UMB

    Cara pertama yang dapat kamu lakukan yaitu dengan mengecek umur kartu Telkomsel melalui UMB (USSD Menu Browser). UMB sendiri merupakan layanan yang disediakan operator telekomunikasi, contohnya Telkomsel. Langkah-langkah yang harus kamu lakukan untuk cek umur kartu Telkomsel kamu dengan dial UMB yaitu:

    • Buka menu untuk menelepon yaitu Panggilan atau ‘Call’.
    • Ketik dial UMB *999#.
    • Tekan tombol untuk menelepon berwarna hijau.
    • Pilih ‘Lainnya’ lalu lanjut ke ‘Cek Umur Kartu’.
    • Saat kamu menemukannya, klik opsi ‘Cek Umur Kartu’ tersebut
    • Setelahnya, kamu akan menerima notifikasi yang berisi usia kartumu dalam satuan hari. Contohnya, umur kartumu berusia 1234 hari.

    2. Cek Umur Kartu Telkomsel dengan Menghubungi Veronika di tsel.me/chatva

    Untuk menghubungi Veronika, ikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Buka tsel.me/chatva.
    • Ketik kata kunci ‘Cek umur kartu’.
    • Kirim kata kunci tersebut ke Veronika
    • Kamu akan mendapatkan instruksi untuk memberikan nomor Telkomsel kamu
    • Tulis nomor HP kamu di kolom pesan, lalu kirim
    • Veronika akan mengirimkan kode melalui SMS ke nomor kamu yang berlaku selama 3 menit. Ketik kode tersebut di kolom pesan sebelum waktu berlakunya habis
    • Setelah mengirimkan kode tersebut ke Veronika, kamu akan mendapatkan informasi tentang umur kartu kamu dalam jumlah tahun, bulan, dan hari.

    3. Cek Umur Kartu Telkomsel dengan aplikasi MyTelkomsel

    Untuk cek umur kartu Telkomsel menggunakan aplikasi MyTelkomsel, caranya seperti ini:

    • Buka aplikasi MyTelkomsel di HP kamu
    • Login ke aplikasi dengan nomor Telkomsel kamu
    • Pada beranda, klik menu ‘Help Center’ di pojok kanan atas
    • Pilih ‘Tanya Veronika’ untuk mendapatkan bantuan lewat live chat
    • Ketik ‘cek umur kartu’ lalu kirim.
    • Isikan nomor HP kamu, kirim lagi
    • Tunggu hingga informasi umur kartu kamu keluar.

    Jadi, itulah ketiga cara untuk mengetahui umur kartu Telkomsel kamu secara mudah dan cepat. Nah, punya kamu kira-kira sudah berapa lama nih umur kartunya?

    (ask/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • 3 Cara Unreg Kartu XL Mudah Tanpa Harus ke Gerai

    Jakarta

    Ada sejumlah alasan kita menonaktifkan atau unreg kartu SIM. Misalnya kita ingin mengganti dengan nomor baru. Sebaiknya kartu lama yang tidak terpakai dinonaktifkan saja agar lebih aman.

    Terlebih saat ini pemerintah membatasi seseorang untuk memiliki tiga nomor seluler dari satu provider yang sama. Kamu harus menonaktifkan salah satu nomor terlebih dahulu untuk bisa melakukan registrasi untuk kartu baru.

    Atau ketika salah memasukkan data NIK saat registrasi, kamu bisa menonaktifkan nomor itu terlebih dahulu. Kemudian kamu bisa mengulang registrasi dengan memasukkan NIK yang benar.


    Jika kamu pengguna nomor XL, simak artikel ini untuk mengetahui 3 cara unreg kartu XL dengan mudah tanpa harus ke gerai XL Center.

    Cara Unreg Kartu XL

    Cara unreg kartu XL bisa dilakukan lewat SMS, telepon, maupun call center. Berikut ini langkah-langkahnya:

    Unreg Lewat SMS

    Dikutip dari situs resmi XL, cara unreg kartu XL bisa dilakukan menggunakan SMS. Kamu cukup menuliskan format yang tepat dan mengirimkannya. Langkahnya sebagai berikut:

    1. Buka menu pesan atau message di smartphone
    2. Di kolom teks, ketik UNREG#Nomor HP#, misalnya UNREG#0878123123111#
    3. Pada kolom nomor tujuan, isikan 4444.
    4. Klik tombol kirim
    5. Tunggu SMS masuk dari XL untuk mengetahui apakah proses tersebut berhasil atau tidak.

    Cara unreg kartu XL lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan menu dial up atau telepon. Langkahnya adalah sebagai berikut:

    1. Buka menu panggilan yang bersimbol telepon di smartphone
    2. Masukkan kode *123*4444# lalu tekan tombol YES atau OK atau CALL
    3. Akan muncul opsi menu, pilih opsi untuk menonaktifkan kartu XL.
    4. Tunggu pesan masuk dari XL untuk mengetahui apakah proses tersebut berhasil atau tidak.

    Unreg Lewat Call Center XL atau Medsos

    Cara ketiga ini bisa dicoba jika dua cara di atas gagal. Hubungi call XL dengan menelepon nomor 817. Sampaikan kepada customer service untuk menonaktifkan kartu.

    Dijelaskan dalam situs resmi XL, pelanggan prabayar maupun pascabayar bisa menonaktifkan kartu XL. Customer service XL akan melakukan verifikasi data terlebih dahulu sebelum melanjutkan permintaan kamu.

    Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

    1. Silakan telepon ke nomor 817.
    2. Saat customer service mengangkat telepon, sampaikan keinginan kamu untuk menonaktifkan kartu XL dengan alasan yang jelas.
    3. Petugas akan melakukan verifikasi data terlebih dahulu untuk memastikan nomor tersebut adalah milikmu.
    4. Jika dinyatakan valid, kartu XL kamu akan dinonaktifkan.

    Selain menelepon call center, cara ini bisa dilakukan lewat media sosial XL, yakni dengan cara berikut:

    • Twitter: mention akun @myXLCare dan ajukan pertanyaan atau keluhan detikers atau sampaikan lewat Direct Messages.
    • Facebook: ajukan permintaan kamu lewat akun FB myXLCare.
    • Email: kirim permintaan kamu ke alamat email customerservice@xl.co.id, dan jika perlu sertakan gambar yang bisa dilampirkan.

    Jika semua cara di atas tidak berhasil dilakukan, silakan datang ke kantor XL center terdekat dan sampaikan kepada customer service untuk menonaktifkan kartu XL kamu. Bawalah KTP, Kartu Keluarga (KK), dan SIM card yang ingin dinonaktifkan.

    Demikian tadi 3 cara unreg kartu XL dengan mudah tanpa harus datang ke kantor XL Center. Semoga bermanfaat.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com