Tag: javier clemente

  • Peringatan Keras buat Lamine Yamal: Jaga Perilaku


    Jakarta

    Mantan pelatih kawakan Spanyol Javier Clemente memperingatkan Lamine Yamal. Bintang muda Barcelona itu mesti jaga perilaku khususnya di luar lapangan hijau.

    Lamine Yamal bisa dibilang sebagai pesepakbola muda paling menonjol saat ini. Winger Spanyol itu jadi salah satu tulang punggung Barca saat memenangi treble domestik di musim lalu. Sebanyak 18 gol dan 25 assist jadi bukti penampilan impresif Yamal.


    Akan tetapi, sejak awal musim ini tingkah Lamine Yamal terus menyedot sorotan. Dimulai dari gelaran pesta ulang tahun yang dianggap terlalu berlebihan, sampai kisah asmaranya dengan perempuan yang jauh lebih tua.

    Clemente mengakui kehebatan pemain berdarah Maroko-Guinea Ekuator itu. Clemente mengingatkan Lamine Yamal agar teratur di dalam kehidupan pribadinya.

    “Jika dia tidak berperilaku baik, dia tidak akan bertahan lama di permainan ini,” sebut Clemente kepada Cadena SER.

    “Sebagai seorang pemain, dia itu memang sangat bagus, tapi masalahnya adalah jika dia tidak berperilaku dengan tepat di semua hal yang menyangkut kehidupan pribadinya, dia tidak akan sukses. Itu sudah jelas.”

    Lamine Yamal kembali memperlihatkan performa menjanjikan di awal musim ini. Sudah enam gol dan enam assist yang dibukukan pemain berusia 18 tahun itu untuk Barcelona dalam 11 penampilannya di seluruh kompetisi.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Vinicius Dikecam Eks Pelatih Spanyol gegara Ngambek ke Alonso


    Madrid

    Mantan pelatih Timnas Spanyol, Javier Clemente, tidak suka dengan sikap Vinicius Junior kepada Xabi Alonso. Menurutnya winger Real Madrid itu bertingkah buruk.

    Aksi ngambek Vinicius di laga El Clasico masih jadi pembahasan hangat. Dia saat itu tak terima lantaran ditarik keluar Xabi Alonso di tengah pertandingan.

    Vinicius sudah meminta maaf atas aksi emosionalnya itu. Namun, pemain asal Brasil ini enggan menyebutkan nama Xabi Alonso dalam permintaan maafnya.


    Sikap Vinicius itu dituding memecah ruang ganti Real Madrid. Dia dan beberapa pemain Los Blancos asal Brasil kabarnya tidak senang dengan kepemimpinan Alonso.

    Kelakuan emosional Vinicius kepada Alonso dikecam keras Javier Clemente. Mantan pelatih Timnas Spanyol periode 1992-1998 ini menuding Vinicius tidak tahu tata krama.

    “Itu sangat amat buruk. Itu menunjukkan kurangnya budaya sepakbola. Anak itu berasal dari negara lain dan merupakan seorang bintang. Mungkin mereka punya kebiasaan itu di sana, tapi tidak di sini. Itu mengejutkan semua orang,” kata Clemente, dilansir dari Mundo Deportivo.

    “Tak seorang pun pernah melakukan itu padaku. Satu-satunya masalah yang pernah kuhadapi dengan seorang pemain adalah dengan Manolo Sarabia, tapi bukan karena aku menggantinya, melainkan karena aku tidak memainkannya,” pria berusia 75 tahun ini menambahkan.

    “Lalu dia akan membuat keributan, dengan seorang teman jurnalisnya yang terus-menerus mengatakan bahwa dia harus bermain. Sampai aku muak dan di ruang ganti, aku menyuruhnya menjelaskan kepada rekan setimnya mengapa dia harus bermain dan bukan yang lain.”

    “Pelatih yang menentukan susunan pemain, dan orang yang membuat kesalahan dengan memainkan satu pemain atau yang lain adalah pelatihnya,” tegasnya.

    (bay/aff)



    Sumber : sport.detik.com