Tag: jus

  • 8 Jus Buah dan Sayur yang Ampuh Bakar Lemak, Cocok untuk Diet

    Jakarta

    Banyak masyarakat yang mulai sadar akan kesehatan, salah satunya dengan menjaga berat badan tetap ideal. Nah, ada sejumlah jus buah dan sayuran yang disebut dapat membakar lemak tubuh, sehingga cocok untuk yang sedang diet.

    Menurunkan berat badan mungkin terasa sulit bagi sebagian orang. Setelah rutin berolahraga, ternyata berat badan tak kunjung menurun dan masih di angka yang sama.

    Agar berat badan turun, cobalah mengkonsumsi jus buah dan sayur yang dapat menghancurkan lemak. Apa saja buah dan sayuran tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Jus Buah dan Sayur yang Dapat Membakar Lemak

    Tentu, menurunkan berat badan tak hanya sekadar mengkonsumsi buah dan sayur, tapi juga diimbangi dengan menjaga pola makan serta rutin berolahraga. Perpaduan tersebut dapat menurunkan berat badan sekaligus menyehatkan tubuh.

    Mengutip NDTV Food, berikut daftar jus buah dan sayuran yang dapat membakar lemak tubuh.

    1. Jus Wortel

    Daftar yang pertama adalah jus wortel. Soalnya, wortel memiliki jumlah kalori yang rendah namun mengandung banyak serat. Bahkan, segelas jus wortel dapat memberikan efek rasa kenyang lebih lama.

    Selain itu, wortel mengandung retinol, beta-karoten, likopen, dan antioksidan yang dapat meningkatkan metabolisme. Wortel juga kaya akan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

    Untuk membuat jus wortel yang enak, caranya adalah dengan menghaluskannya ke dalam blender. Agar lebih nikmat dan segar, tambahkan perasan jeruk atau lemon.

    2. Jus Delima

    Jus delima memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh, salah satunya membantu menurunkan berat badan. Buah delima mengandung antioksidan, polifenol, dan asam linolenat yang membantu membakar lemak serta meningkatkan metabolisme. Oh ya, buah yang satu ini juga dapat menekan nafsu makan.

    3. Jus Semangka

    Selain dimakan langsung, semangka juga bisa diolah dengan cara dijus. Semangka kaya akan asam amino arginin yang dapat membantu pembakaran lemak di dalam tubuh. Karena banyak mengandung air, semangka dapat membuat tubuh tetap terhidrasi.

    4. Jus Sayuran Hijau

    Sejumlah sayuran hijau seperti seledri, bayam, hingga kubis dipercaya dapat membakar lemak berlebih. Sebab, sayuran hijau tersebut mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan serat tinggi yang cocok dikonsumsi saat diet.

    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah dan sayuran dapat membantu menurunkan berat badan serta mengurangi risiko penambahan lemak di tubuh.

    5. Jus Jeruk

    Buah yang satu ini bisa jadi pilihan alternatif untuk mengurangi lemak di perut. Soalnya, jeruk mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Kandungan serat pada jeruk juga sangat tinggi, sehingga baik dalam menghancurkan lemak berlebih.

    6. Jus Timun

    Selain semangka, timun juga mengandung banyak air dan memiliki serat tinggi. Mengkonsumsi timun secara rutin dapat membantu melancarkan pencernaan hingga menurunkan berat badan.

    Kebanyakan masyarakat Indonesia mengkonsumsi timun dengan cara dimakan langsung. Namun, timun juga bisa diolah dengan cara dijus. Agar lebih segar, tambahkan perasan air lemon.

    7. Jus Nanas

    Nanas dipercaya dapat mengatasi lemak berlebih di perut. Hal ini karena nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu metabolisme protein serta membakar lemak. Selain itu, nanas juga mengandung enzim lipase yang dapat menekan nafsu makan.

    8. Jus Bit

    Mengkonsumsi buah bit secara rutin diyakini dapat membantu menurunkan berat badan. Bit sendiri bersifat rendah kalori, kaya antioksidan, mineral, dan serat yang dapat membakar lemak berlebih di perut.

    Buah bit dapat membantu memperlambat pengosongan perut dan membuatmu merasa kenyang lebih lama. Selain itu, bit mengandung senyawa nitrat yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan daya tahan otot.

    Demikian daftar delapan buah yang dapat membantu membakar lemak berlebih di perut. Jadi, ingin membuat jus yang mana nih?

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Mana yang Lebih Sehat, Jus Buah Segar atau Air Kelapa?

    Jakarta

    Jus buah dan air kelapa merupakan pilihan minuman sehat yang baik untuk tubuh. Selain kaya akan nutrisi, kedua minuman tersebut juga turut membantu tubuh agar tetap terhidrasi.

    Mengkonsumsi minuman sehat memang tengah menjadi tren di masyarakat. Banyak orang yang mulai sadar akan kesehatan tubuhnya, sehingga mulai mengurangi minuman seperti kopi, soda, maupun teh kemasan dan beralih ke jus buah segar atau air kelapa.

    Namun, di antara jus buah segar dan air kelapa, manakah yang lebih sehat untuk tubuh? Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Jus Buah Segar atau Air Kelapa?

    Sebenarnya, baik jus buah ataupun air kelapa sama-sama memberikan manfaat untuk kesehatan. Tapi, jika ditanya mana yang lebih sehat di antara keduanya, semua itu bergantung pada situasi dan kondisi tubuh seseorang.

    Dilansir situs Times of India, berikut penjelasannya.

    1. Kandungan Nutrisi

    Jika membandingkan dari segi kandungan nutrisi, air kelapa mengandung elektrolit, mineral dan vitamin. Selain itu terdapat juga gula di dalam air kelapa, namun jumlahnya lebih sedikit dari jus buah.

    Air kelapa mengandung kalium tinggi, sehingga cocok diminum untuk orang yang sering olahraga. Sebab, air kelapa dapat menjaga keseimbangan cairan elektrolit tubuh.

    Sedangkan jus buah memiliki kandungan vitamin yang beragam, tergantung buah yang dikonsumsi. Pada umumnya, jus buah mengandung vitamin A, B, C, dan E. Jus buah juga kaya antioksidan dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan.

    2. Kandungan Kalori

    Untuk jumlah kalorinya, air kelapa jauh lebih rendah dibandingkan jus buah. Jumlah kalori pada air kelapa sekitar 60% lebih sedikit.

    Sebagai contoh, dalam 100 gram jus apel terdapat 46 kalori. Sementara itu, air kelapa dengan jumlah yang sama kalorinya hanya sekitar 18,4 kalori saja.

    Apabila sedang menjalani program diet, disarankan untuk rutin mengkonsumsi air kelapa dibandingkan jus buah. Meski begitu, bukan berarti dilarang mengkonsumsi jus buah ya, hanya saja pilih buah yang segar dan jangan terlalu banyak menggunakan gula.

    3. Kandungan Gula

    Tak hanya kalori, air kelapa juga tergolong lebih rendah gula daripada jus buah. Soalnya, jus buah yang dibuat dari potongan buah manis dan segar memang secara alami sudah mengandung gula di dalamnya.

    Maka dari itu, usahakan jangan terlalu banyak mencampur gula ke dalam jus buah, apalagi menggunakan susu kental manis. Sebab, dikhawatirkan khasiat jus buah segar jadi berkurang.

    4. Kandungan Serat

    Dari segi kandungan serat, jus buah memiliki lebih banyak serat dibandingkan air kelapa. Artinya buah-buahan baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, terlebih bagi kamu yang kesulitan buang air besar (BAB).

    Mengkonsumsi jus buah segar juga bermanfaat bagi orang yang sedang diet, karena dapat memberikan efek rasa kenyang lebih lama, sehingga nggak mudah lapar.

    Waktu yang Tepat Minum Jus Buah dan Air Kelapa

    Baik jus buah segar ataupun air kelapa memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Air kelapa dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit serta rendah gula dan kalori, sedangkan jus buah mengandung banyak vitamin dan kaya akan antioksidan.

    Lalu, apakah harus rutin mengkonsumsi air kelapa dan jus buah setiap hari? Jawabannya tidak juga. Air kelapa bisa jadi pilihan terbaik saat dehidrasi, merasa mual, mengalami gangguan pencernaan, hingga orang yang ingin menurunkan berat badan.

    Sementara itu, jus buah baik dikonsumsi ketika kamu kekurangan vitamin, sedang lemas, ingin menyehatkan kulit, dan memberikan energi tambahan bagi tubuh.

    Namun, perlu diingatkan kembali untuk mengkonsumsi jus buah segar daripada jus buah kemasan. Selain sudah dicampur dengan bahan pengawet, jus buah kemasan mengandung kadar gula tinggi dan rendah nutrisi, sehingga tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi terus menerus.

    Itu dia penjelasan mengenai masing-masing manfaat dari jus buah segar dan air kelapa. So, keduanya tetap sehat dan baik untuk tubuh, kok!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Bahan Dasar Jus Detox yang Menyehatkan Tubuh, Boleh Dicoba!


    Jakarta

    Jus detox mempunyai manfaat bagi tubuh. Jus buah atau sayuran mengandung banyak vitamin dan mineral lengkap, seperti serat, zat besi hingga protein dan juga kalsium

    Mengonsumsi jus detox dapat menjaga kesehatan tubuh seperti menghaluskan kulit dan menyehatkan lambung. Apa saja bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat jus detox?

    Bahan Dasar Jus Detox

    Jus detox dapat dibuat dari sayuran hijau ataupun buah-buahan. Mengutip buku 40 Variasi Minuman Sari Buah dan Sayuran Berkhasiat Detox Juice oleh Greiche Dian, S.Tp, berikut beberapa buah dan sayur yang bisa menjadi bahan dalam pembuatan jus detox.


    Sayuran Hijau

    Salah satu bahan utama yang biasanya digunakan dalam pembuatan jus detox adalah sayuran hijau. Umumnya, sayuran yang digunakan yaitu bayam, brokoli, kale hingga bokchoy.

    1. Bayam

    Bayam merupakan sayuran yang sering digunakan untuk pembuatan jus detox. Sayuran ini mempunyai rasa manis, masam dan gurih.

    Kandungan fitonutrien dalam bayam berfungsi sebagai antiradang adan juga antikanker. Selain itu, bayam juga mengandung lebih dari 200% vitamin K yang bermanfaat untuk kesehatan tulang dan menurunkan tekanan darah.

    2. Bokchoy

    Bokchoy mengandung antioksidan, serat dan betakaroten dari vitamin A yang terbukti mampu melawan kanker prostat, payudara, usus serta menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Cara terbaik mengonsumsi bokchoy adalah secara mentah.

    Hal ini dilakukan untuk mempertahankan enzim glucosinolates, yaitu enzim yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah kanker. Sehingga, bokchoy sangat cocok menjadi bahan untuk jus detox.

    3. Selada Romaine

    Selada romaine mengandung antioksidan, kaya serat, riboflavin, vitamin A, B6 dan vitamin C. Tak hanya itu, selada juga mengandung kalsium, magnesium, mangan, fosfor dan kalium.

    Mengonsumsinya bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi dan mencegah kanker. Kamu bisa menggunakan selada biasa sebagai penggantinya.

    4. Brokoli

    Brokoli merupakan sayuran yang mengandung nutrisi tinggi seperti vitamin, A, C, dan K, serat, kalium, magnesium serta kalsium. Brokoli juga kaya dengan antioksidan dan juga mengandung komponen fitokimia glucosinolates, yaitu senyawa yang merupakan antikanker.

    Buah-buahan

    Pisang, mangga, nanas, hingga pir dan peach merupakan buah-buahan yang biasanya digunakan dalam pembuatan jus detox. Seperti sayuran, buah-buahan juga mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Berikut beberapa buah-buahan yang bisa digunakan untuk pembuatan jus detox.

    1. Buah Beri

    Buah beri seperti stroberi, bluberi dan kanberi merupakan buah kaya antioksidan yang mampu melawan tanda-tanda penuaan dan gejala penyakit jantung. Selain antioksidan, buah beri juga mengandung vitamin A, vitamin C, magnesium, potasium dan kaya akan serat. Stroberi dan bluberi mengandung antioksidan sehingga mampu mengurangi kolesterol dalam pembuluh darah.

    2. Buah Berdaging

    Salah satu buah yang memiliki banyak daging adalah pisang. Buah ini merupakan sumber potassium, serat dan vitamin C.

    3. Buah Berbiji

    Buah-buahan berbiji di antaranya adalah peach, plum, mangga, ceri, dan nektarin. Buah-buahan ini kaya dengan antioksidan, vitamin A, C dan juga potassium

    4. Citrus

    Buah-buahan citrus di antaranya adalah lemon, jeruk, dan juga jeruk nipis. Buah-buahan ini merupakan sumber vitamin C yang tinggi, kaya potassium dan asam folat.

    Perlu diketahui, diet dengan mengkonsumsi jus detox memang diklaim mampu mengeluarkan racun dalam tubuh. Namun seperti dijelaskan dokter spesialis gizi klinik dr Diana Suganda MKes, SpGK, pemenuhan nutrisi tidak seimbang hanya dengan minum jus.

    Karena itu selain minum jus detox, jangan lupa tetap konsumsi makanan dan minuman lain yang kaya nutrisi. Tentu saja diiringi olahraga dan gaya hidup sehat lainnya untuk menurunkan berat badan.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Jus yang Bagus untuk Kulit Agar Tetap Sehat dan Berseri


    Jakarta

    Menjaga kesehatan kulit tak hanya dengan menggunakan produk kecantikan saja, namun juga perlu mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, salah satunya dengan meminum jus. Sebab, beberapa jus diyakini dapat menjaga kulit tetap sehat.

    Jus memang dikenal sebagai minuman yang menyehatkan. Namun, ada baiknya konsumsi jus secara alami tanpa menggunakan pemanis buatan. Apabila ingin menambah rasa manis, cukup tuangkan gula sedikit saja.

    Dengan begitu, detikers dapat merasakan manfaat jus bagi tubuh, salah satunya terhadap kulit. Penasaran apa saja jus yang bagus untuk kulit agar tetap sehat dan berseri? Simak selengkapnya di bawah ini.


    Jus yang Bagus untuk Kulit

    Selain menggunakan buah, ada beberapa jenis sayuran yang bisa dibuat jus. Selain itu, kamu bisa mengkombinasikan antara buah dan sayur untuk mendapatkan manfaat yang baik bagi tubuh.

    Dilansir laman NDTV, berikut sejumlah jus yang bagus untuk kulit:

    1. Jus Bit, Apel, dan Timun

    Kombinasi buah bit, apel, dan timun yang dijus ternyata bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit. Sebab, bit kaya akan folat dan vitamin A sehingga dapat mencegah keriput dan memperlambat penuaan kulit.

    Kombinasi bit, apel, dan timun juga dapat menghidrasi kulit agar tetap mulus. Kandungan likopen pada buah bit juga dapat mencegah kulit kendur.

    2. Jus Wortel dan Jahe

    Selain menyehatkan mata, jus wortel juga mengandung vitamin A dan mineral yang menyehatkan kulit. Untuk memberikan manfaat lebih terhadap kulit, dianjurkan mencampur jus wortel dengan sedikit jahe.

    Sebab, jahe mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan. Kombinasi jus wortel dan jahe diyakini dapat membantu kulit agar tetap halus.

    3. Jus Tomat

    Ternyata, kandungan vitamin C di dalam tomat dapat menjaga kesehatan kulit, lho. Selain itu, kandungan antioksidan di dalam tomat juga punya peran penting dalam pembentukan kolagen.

    Rutin mengkonsumsi jus tomat juga diyakini dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Perlu diketahui bahwa sinar UV dapat memicu terbentuknya kanker kulit, elastisitas kulit berkurang, hingga muncul kerutan di kulit.

    4. Jus Apel dan Nanas

    Bagi detikers yang punya masalah jerawat di wajah, cobalah mengkonsumsi jus apel dan nanas. Soalnya, nanas mengandung bromelain yang dapat membantu purifikasi kulit.

    Sementara itu, apel yang mengandung senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dapat membantu kulit agar tetap terhidrasi.

    5. Jus Jeruk dan Brokoli

    Membuat jus dengan mencampur jeruk dan brokoli mungkin terdengar aneh, namun siapa sangka kalau khasiatnya begitu luar biasa. Perlu diketahui bahwa jeruk kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan tekstur kulit sekaligus mencerahkan kulit.

    Sedangkan brokoli merupakan sayuran hijau yang kaya antioksidan dan vitamin, sehingga dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Untuk khasiat yang lebih maksimal, detikers bisa menambahkan sedikit selada air (watercress) yang mengandung beta karoten untuk mencegah keriput.

    6. Jus Mangga, Melon, dan Wortel

    Kombinasi antara ketiga buah ini diyakini dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh, terutama pada kulit. Mangga yang mengandung senyawa antioksidan tinggi dapat mengurangi pigmentasi dan meratakan warna kulit.

    Lalu, buah melon bermanfaat untuk membantu regenerasi kulit. Sedangkan wortel yang kaya akan vitamin A dapat membantu mencegah keriput dan garis-garis halus di kulit.

    7. Jus Pepaya

    Buah yang satu ini tak hanya mampu melancarkan BAB, namun juga turut menjaga kulit tetap sehat. Kandungan beta-karoten pada pepaya dipercaya mampu melindungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UV.

    8. Jus Bayam

    Bayam tak hanya dikonsumsi dengan cara direbus, tapi juga bisa dibuat jus yang segar dan sehat. Perlu diketahui bahwa bayam kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk menjaga kulit tetap sehat.

    Sayuran hijau ini juga mengandung asam lemak omega-3 dan senyawa anti-inflamasi, yang mana dapat menjaga kulit tetap berseri.

    Itu dia rekomendasi delapan jus buah dan sayur yang baik untuk kulit. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Jus Sebaiknya Tak Diminum Saat Perut Kosong, Ini 5 Alasannya


    Jakarta

    Jus dianggap minuman menyehatkan karena penuh nutrisi. Namun, jus juga tidak disarankan diminum saat perut kosong. Ternyata alasannya karena ini!

    Pada pagi hari, kamu mungkin ingin menikmati makanan dan minuman yang menyegarkan dan membuat tubuh lebih berenergi. Pilihannya selain kopi dan teh yaitu jus.

    Jus segar memang sangat menyegarkan dan penuh dengan nutrisi. Namun, ada hal yang sebaiknya diperhatikan ketika kamu mulai rutin minum jus.


    Jus sebaiknya tidak dinikmati pagi hari saat keadaan perut masih kosong. Sebab, konsumsi jus dalam keadaan ini hanya akan membahayakan kesehatan.

    Lantas, apa saja alasan mengapa jus tidak boleh diminum saat perut kosong? Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari Times of India (01/05).

    1. Picu kenaikan gula darah

    Minum Jus JerukMinum Jus ternyata bisa memicu kenaikan gula darah. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

    Sebagian besar jenis buah mengandung serat tinggi yang membantu mengendalikan kadar gula darah. Serat itu membantu pelepasan gula perlahan ke dalam aliran darah.

    Namun, ketika buah diolah menjadi jus, nutrisinya perlahan berkurang, termasuk kandungan seratnya.

    Ketika jus buah kekurangan serat, itu akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang cepat.

    Jus buah juga mengandung gula dalam jumlah tinggi. Hal ini memperburuk risiko peningkatan kadar gula darah.

    2. Bikin cepat lapar

    Ini 5 Ilmiah Alasan Mengapa Orang Sering Lapar di Malam HariMinum jus juga justru membuat perut lebih cepat lapar. Foto: Getty Images/Kontrec

    Minum jus buah sebagai minuman sarapan mungkin dianggap akan membuat perut kenyang lebih lama.

    Namun, kandungan gula tinggi dalam jus buah dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba, diikuti penurunan yang cepat pula. Kondisi ini menyebabkan perasaan lelah dan energi rendah.

    Akibatnya, rasa lapar menyerang dengan cepat karena tubuh mendambakan kalori lebih untuk mendapat energi.

    Alasan lain mengapa jus tidak baik diminum saat perut kosong ada di halaman selanjutnya!

    3. Berpotensi merusak gigi

    Mirip dengan kopi dan teh, minum jus buah juga bisa memicu kerusakan pada gigi. Pasalnya, keasaman buah-buahan yang jadi bahan dasar jus ini dapat mengikis enamel.

    Enamel adalah lapisan luar pelindung gigi. Ketika jus jeruk mengikis enamel, enamel pun akan semakin tipis dan bisa menyebabkan gigi berlubang dan gigi menjadi sensitif.

    4. Masalah pencernaan

    healthy Asian woman drinking mix of green vegetables and fruit juice for detox and dietMinum jus yang kurang serat ternyata juga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

    Buah dan sayuran tentu mengandung serat dalam jumlah besar.

    Serat yang memainkan peran penting dalam pencernaan dengan memfasilitasi pergerakan makanan melalui usus. Serat juga bisa mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    Namun, jus buah yang kehilangan serat tidak bisa membantu atasi masalah pencernaan.

    Dapat disimpulkan, minum jus buah dalam keadaan perut kosong mampu menimbulkan banyak risiko kesehatan.

    Lantas, bagaimana cara mengonsumsi agar lebih efektif?

    5. Cara minum jus buah yang lebih efektif

    Minum jus buah akan lebih baik jika dikonsumsi berbarengan dengan makanan.

    Jika dibarengi dengan makanan, kadar gula darah akan terkontrol, dan rasa lapar akan berkurang. Minum jus buah dengan makanan juga mampu meningkatkan penyerapan nutrisi.

    Jus buah jika dipasangkan dengan makanan juga bisa meningkatkan kenikmatan makanan secara keseluruhan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Jus Semangka, Lancarkan Pencernaan hingga Turunkan BB

    5 Manfaat Jus Semangka, Lancarkan Pencernaan hingga Turunkan BB


    Jakarta

    Jus semangka tidak hanya menghidrasi tubuh, tetapi juga punya manfaat lain. Mulai dari melancarkan pencernaan hingga membantu menurunkan berat badan.

    Jus semangka adalah minuman menyegarkan, berbahan dasar daging buah semangka. Minuman ini mampu menghidrasi tubuh dan kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.

    Jus semangka juga menjadi minuman yang cocok dikonsumsi dalam keadaan cuaca panas. Sebab, jus dari buah semangka ini mengandung banyak air serta nutrisi yang dapat menghidrasi tubuh.


    Tidak hanya itu, jus semangka juga memiliki manfaat lain. Minum jus semangka, terlebih jika dipadukan dengan bahan-bahan sehat lainnya bisa membantu melancarkan pencernaan hingga membantu turunkan berat badan.

    Melansir healthshots.com (04/08/24), berikut 5 manfaat lain dari minum jus semangka:

    1. Menghidrasi tubuh

    Ilustrasi jus semangkaMinum jus semangka bisa membantu hidrasi tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/Manu_Bahuguna

    Semangka pada dasarnya adalah buah manis yang sebagian besarnya mengandung air. Sekitar 100 gram jus semangka mengandung 91,45 gram air, lapor USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat).

    Kandungan air tersebut yang membantu tubuh terhidrasi ketika kamu meminumnya. Tubuh yang terhidrasi memungkinkan seluruh organ berfungsi normal.

    Namun, perlu diingat jika jus semangka tetap tidak bisa dijadikan pengganti air putih. Meskipun kaya akan air, tetapi jus semangka tidak bisa memenuhi kebutuhan cairan harian. Sebab, jus ini masih mengandung kalori yang jika dikonsumsi berlebihan, bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

    2. Melawan stress oksidatif

    Ilustrasi jus stroberi semangkaMinuman ini juga bisa melawan stress oksidatif. Foto: Getty Images/Foxys_forest_manufacture

    Ahli gizi Neelima Bisht mengungkap, kandungan likopen dan beta karoten tinggi dapat membantu mengatasi stress oksidatif.

    Stress oksidatif dapat menyebabkan pembentukan plak di arteri, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk penyakit arteri koroner hingga serangan jantung.

    Kandungan kalium di dalam jus semangka ini bisa membantu mencegah pengerasan arteri, yang pada gilirannya mendukung kesehatan jantung.

    Manfaat lain minum jus semangka bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Lancarkan pencernaan

    Kandungan air dan serat tinggi dalam semangka dapat membantu kesehatan pencernaan. Air dan serat ini berperan penting dalam menjaga pergerakan usus agar tetap teratur dan membantu memecah makanan. Sehingga, tubuh bisa menyerap semua nutrisi yang masuk lewat makanan.

    Oleh karena itu, jus semangka pun menjadi obat tepat untuk membantu meredakan sembelit atau mencegahnya.

    Seratnya juga dapat membantu meningkatkan berat dan ukuran kotoran, serta melunakan agar kotoran lebih mudah keluar.

    4. Bikin berat badan turun

    Jus semangka.Jus semangka juga bisa membantu turunkan berat badan. Foto: Getty Images/galitskaya

    Jus semangka juga bisa menurunkan berat badan. Dalam 100 gram jus semangka, mengandung sekitar 30 kalori. Karena relatif rendah kalori, jus semangka pun cocok untuk orang yang sedang memerhatikan asupan kalori harian.

    Jus semangka juga mengandung asam amino citrulline, yang dapat meningkatkan metabolisme.

    Selain itu, kandungan air yang tinggi dalam semangka dapat memberi sensasi kenyang lebih lama, bahkan sampai 90 menit setelah mengonsumsi makanan. Sehingga, asupan kalori harian bisa lebih terkontrol.

    5. Mengendalikan kadar gula darah

    Meski indeks glikemiknya tinggi, beban glikemik semangka tergolong rendah.

    Melansir alodokter.com, beban glikemik menunjukkan seberapa besar karbohidrat dalam satu porsi makanan mampu meningkatkan gula darah. Berati, jus semangka tidak menyebabkan peningkatan gula darah signifikan karena beban glikemiknya rendah.

    Perlu diingat, hasil seperti ini bisa dicapai jika jus semangka dikonsumsi tidak berlebihan. Cukup minum 1 gelas per hari.

    Jika dikonsumsi berlebihan, jus semangka tidak hanya meningkatkan kadar gula, tetapi juga bisa menyebabkan perut kembung, bergas, sampai diare.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lebih Sehat Minum Teh atau Jus di Pagi Hari? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Selain kopi atau susu, beberapa orang lebih suka minum teh atau jus di pagi hari. Namun, di antara pilihan tersebut, mana yang sebenarnya lebih menyehatkan?

    Terdapat beragam minuman yang bisa dinikmati pagi hari saat sarapan. Tidak hanya kopi atau susu, sebagian juga menyukai minum teh atau jus segar di pagi hari.

    Menghidrasi tubuh di pagi hari sangat penting usai tubuh tidak mendapat asupan cairan selama sekitar tujuh hingga delapan jam. Namun, pilihan minuman di pagi hari perlu diperhatikan.


    Apakah minum teh atau jus buah segar di pagi hari merupakan pilihan yang baik? Berikut faktanya seperti dilansir dari Healthshots.com (28/03/2024).

    1. Manfaat minum teh pagi hari

    alasan rutin minum tehMinum teh di pagi hari sebenarnya diperbolehkan karena teh menawarkan manfaat baik untuk kesehatan. Foto: iStock

    Menurut ahli Ekta Singhwal, baik teh atau jus sebenarnya bagus diminum pagi hari, tetapi itu tergantung pada preferensi individu dan tujuan kesehatan.

    Teh, terutama teh hijau atau hitam, menyediakan antioksidan dan sedikit tambahan kafein yang membantu kewaspadaan dan metabolisme. Antioksidan itu juga membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

    Teh hijau khususnya, dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Dalam jurnal Phytomedicine yang diterbitkan tahun 2017 menemukan manfaat teh hijau untuk fungsi otak dan suasana hati.

    2. Manfaat minum jus di pagi hari

    Minum Jus JerukJus juga menyehatkan karena kandungan nutrisi di dalamnya. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

    Jus buah segar atau jus buah murni mengandung vitamin dan mineral penting. Minum jus juga dapat meningkatkan hidrasi dan mendukung fungsi kekebalan tubuh.

    Terdapat beberapa jenis jus yang dapat diminum dan menawarkan manfaat baik. Misalnya jus jeruk yang kaya akan vitamin C dan antioksidan. Minum jus jeruk dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan kulit. Jus jeruk juga dapat mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol tinggi.

    Minum jus apel juga baik karena kandungan vitamin C dan kalium di dalamnya dapat membantu pencernaan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Jika ingin meningkatkan kesehatan mata, kamu bisa mengonsumsi jus wortel yang kaya akan beta-karoten dan vitamin A. Sedangkan jika ingin menurunkan tekanan darah, bisa minum jus bit yang dipenuhi dengan nitrat.

    Efek samping minum teh hingga jus bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Efek samping minum teh

    Waktu minum teh berdasarkan jenisnyaNamun, ada efek samping yang perlu diperhatikan jika minum teh. Foto: Getty Images/krblokhin

    Meskipun bermanfaat bagi kesehatan, tetapi perlu diperhatikan juga efek samping dari minum teh maupun jus.

    Beberapa orang mungkin mengalami sakit perut atau asam lambung saat minum teh dalam keadaan perut kosong. Oleh karena itu, jenis teh yang dipilih juga perlu diperhatikan.

    Lebih baik memilih jenis teh yang kandungan kafeinnya tidak begitu tinggi. Asupan kafein berlebihan pada teh dapat menyebabkan kegelisahan, insomnia, atau peningkatan detak jantung pada orang sensitif

    Hindari juga minum teh susu di pagi hari karena kandungan laktosa yang tinggi dapat memengaruhi usus dan menyebabkan perut bergas.

    4. Efek samping minum jus

    Jus buah segar juga dapat dikonsumsi saat perut kosong, tetapi penting untuk memperhatikan kandungan gulanya dan potensi dampaknya terhadap kadar gula darah.

    Konsumsi jus buah berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah karena kandungan gula yang ada di dalam buah itu sendiri maupun gula tambahan di dalamnya. Untuk itu, jus buah perlu dikonsumsi secukupnya saja.

    Bisa juga dengan memadukannya bersama sumber protein atau serat lain seperti kacang-kacangan atau roti gandum utuh. Makanan ini dapat mengurangi potensi lonjakan gula darah dan memberikan asupan di awal hari yang lebih seimbang.

    Teh atau jus keduanya sama-sama bermanfaat dan boleh saja dikonsumsi di pagi hari. Asalkan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing individu maupun tujuannya. Perlu diingat juga untuk minum teh atau jus secukupnya, jangan berlebihan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com