Tag: kabupaten bandung

  • Kisah Inspiratif Alumni Hijab Hunt, Eksis Jadi Model hingga Duta Kesehatan

    Bekasi

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 berjalan meriah di Parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024). Para peserta sudah tak sabar untuk menunjukkan bakatnya di depan para juri.

    Di tengah jalannya audisi, para alumni ikut hadir memberikan dukungan dan semangat untuk peserta audisi Emeron Hijab hunt 2024.

    Bagaimana kabar para alumni Hijab Hunt, Siti Hajar Riska, Fazah F Shalihah, Mutiara Putri Alla dan Tamara Saidina?


    1. Siti Hajar Riska (@sitihajarriskaa)

    Alumni Emeron Hijab Hunt tampil dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024).lumni Emeron Hijab Hunt tampil dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho

    Siti Hajar Riska dari alumni Hijab Hunt 2016, ia menunjukkan bakat menari, K-pop dan tradisional.

    “Waktu Hijab Hunt aku baru pertama kali berhijab, aku kira jika sudah berhijab tidak bisa tampil ke panggung. Alhamdulillah semakin luas pertemanan, jobnya juga dan masih di kasih kesempatan naik ke atas panggung. Hijab itu bukan tantangan untuk muslimah untuk tetap berkarya,” kata Riska.

    Ibu dari tiga orang anak ini menuturkan semenjak mengikuti Hijab Hunt, ia mendapatkan pengalaman dan kesempatan baru. Riska yang kini konsisten di Instagram sebagai kreator konten yang menghibur pengikutnya dengan berbagai konten yang menarik.

    Ia juga kerap mengunggah keahliannya dalam menari yang bisa memberikan inspirasi. Yuk langsung follow @sitihajarriskaa.

    2. Fazah F Shalihah (@fazahfs)

    Alumni Emeron Hijab Hunt tampil dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Aksi Fazah F Shalihah, alumni Emeron Hijab Hunt 2023 tampil dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Fazah F Shalihah, alumni Emeron Hijab Hunt 2023 mempunyai bakat bernyanyi. Ia juga menjelaskan pengalaman selama mengikuti Emeron Hijab Hunt 2023.

    “Waktu itu kan setelah pandemi dan setelah ada. Jadi waktu karantina itu momen yang paling ditunggu ternyata di karantina itu seru banget. Bisa satu lantai dengan finalis lainnya dari berbagai kota. Malahan yang bikin kangen itu masa karantina susah dan senangnya bersama,” lanjutnya.

    Karier Fazah semakin cemerlang usai terpilih sebagai Duta Kesehatan Persahabatan Jawa Barat 2023. Fazah juga sebelumnya pernah menjadi finalis Mojang Jajaka Kabupaten Bandung 2015. Saat ini dia konsisten membuat konten yang memperlihatkan kemampuannya di bidang tarik suara.

    Fazah mengungkapkan setelah ikut Emeron Hijab Hunt 2023, ia kerap menjadi narasumber di berbagai radio dan kesempatan.

    3. Mutiara Putri Alla (@mutiaraalla)

    Alumni Emeron Hijab Hunt tampil dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Penampilan Mutiara Putri Alla, alumni Hijab Hunt 2016 dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Selanjutnya ada Mutiara Putri Alla, alumni Hijab Hunt 2016 ia mengatakan pada saat itu menampilkan bakat bernyanyi yang memukau juri hingga bisa masuk ke tahap grand final. Wanita cantik dan berbakat ini mengaku mendapatkan bekal yang bermanfaat usai ikut audisi Hijab Hunt.

    “Pengalaman waktu audisi Hijab Hunt itu pembuka jalan dari situ aku berani belajar di atas panggung, explore, public speaking, dan makeup. Aku bisa makeup karena ikut Hijab Hunt, mau memang dan kalah jangan pantang menyerah. Acara ini bisa membuka jalan untuk sukses,” jelas wanita yang disapa Alla ini.

    Alla menjelaskan pada saat masa karantina tidak bisa membawa handphone sehingga tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga. Ketika keluar dari Hijab Hunt bisa lebih luas pengalaman dan wawasannya.

    “Saat masa karantina pertama kali aku jauh dari keluarga. Dan ketika keluar dari Hijab Hunt keluarga aku pada bangga Alhamdulillah,” lanjutnya.

    Ibu dua orang ini mengatakan saat ini kerap tampil di berbagai acara sebagai model dan menginspirasi pengikutnya di Instagram lewat foto OOTD.

    4. Tamara Saidina (@tamarasayidina)

    Alumni Emeron Hijab Hunt tampil dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Alumni Emeron Hijab Hunt 2017, Tamara Saidina tampil dalam serangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Ada juga Tamara Saidina sebagai alumni Hijab Hunt 2017 dan berhasil meraih runner up 2.

    “Waktu itu masa karantina banyak banget ilmu yang aku dapat. Belajar catwalk juga dan membaca Al-Qur’an bersama juga. Ajang ini sangat luar biasa yang punya bakat sayang banget dipendam. Aku juga bisa umrah pertama kali dari Hijab Hunt,” ujarnya.

    Tamara merasa berkesan karena bisa bertemu dengan berbagai teman baru dari berbagai kota. Ia menceritakan pengalaman yang tak terlupakan saat masa karantina.

    “Aku dulu pernah pingsan karena waktu kita itu padat banget pas lagi bulan puasa dan sesi foto. Waktu itu syuting bersama Deddy Corbuzier pas makeup aku malah tidur. Beres dari acara itu aku langsung tumbang. Ketika menghadapi jam yang padat aku jadi terbiasa dan mengatur waktu lebih baik lagi,” terangnya.

    Hijabers berbakat ini juga sukses mengeluarkan single perdana yang bisa menginspirasi muslimah lainnya. Go Tamara!

    5. Elwina Wilianto (@ceritaibun___)

    Peserta menampilkan bakatnya di depan juri saat mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Elwina Wilianto (kanan) pemenang ketiga Emeron Hijab Hunt 2023 yang memandu audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Elwina Wilianto merupakan pemenang ketiga Emeron Hijab Hunt 2023. Ia aktif di media sosial sebagai akun @ceritaibun__. Ia juga mengucapkan momen yang tak terlupakan saat mengikuti Emeron Hijab Hunt 2023.

    “Tapi ya yang paling membekas bagi aku adalah masa karantina. Rasanya deg-degan itu. Kalau kita tiga hari dan bisa umrah Alhamdulillah,” pungkasnya.

    Elwina memandu acara audisi Emeron Hijab Hunt 2024 dengan luwes dan ciamik bersama Echo Santoso. Sehingga membuat peserta audisi semakin semangat.

    Mau bersinar seperti mereka? Yuk langsung ikutan Emeron Hijab Hunt selanjutnya di kota Solo dan audisi online!

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Prestasi 3 Finalis Emeron Hijab Hunt 2024 di Bandung, Siap Menuju Grand Final

    Jakarta

    Emeron Hijab Hunt 2024 sukses mengadakan audisi offline, online dan mengumumkan peraih Golden Ticket by KipasKipas. Kini saatnya 14 finalis Emeron Hijab Hunt 2024 yang terpilih akan tampil di malam grand final.

    Pemenang pertama, kedua dan ketiga Emeron Hijab Hunt 2024 akan membawa pulang hadiah umrah secara gratis dan uang puluhan juta rupiah. Ada juga finalis yang akan mendapatkan juara favorit yang terpilih melalui hasil voting.

    Nah, kamu bisa mendukung finalis favorit kamu melalui KLIK DI SINI untuk memberikan vote! Kamu juga bisa mengenal lebih dekat finalis Emeron Hijab Hunt 2024.


    Kali ini, Wolipop merangkum tiga finalis Emeron Hijab Hunt 2024 Bandung yang memiliki prestasi yang membanggakan. Siapa saja?

    Finalis Emeron Hijab Hunt 2024 asal Bandung:

    1. Desi Rachmi Fitria (@desi.rachmi)

    Nama Lengkap : Desi Rachmi Fitria.
    Bakat : Monolog.
    Tanggal Lahir : 19 Desember 2000
    Kegiatan : Fashion model dan event organizer.

    Prestasi :

    1. Puteri Hijabfluencer berbakat Jawa Barat 2023.
    2. Mojang Kamemeut (Mojang jajaka Kabupaten Bandung 2019).
    3. Delegates Xchange Hamada Singapore & Malaysia 2017.
    4. 2nd Winner Story Telling Universitas Bale Bandung.

    “Saya menfokuskan diri di bidang fashion model untuk foto katalog seperti yang ditampilkan dalam video bakat, namun yang akan saya tampilkan saat audisi merupakan bakat on stage saya monolog atau theatre yang berdurasi kurang lebih 5 menit,” jelas Desi. Ia juga aktif di TikTok @claiiirdelune.

    2. Salma Naila

    Nama Lengkap : Salma Naila.
    Bakat : Dance: Modern / Chinese / Kpop. (Ada unsur martial arts).
    Tanggal Lahir : 22 Juni 2004
    Kegiatan : Kreator konten.

    Prestasi :

    1. Strawberry Dance Competition: Winner of favorite by judges at Istana Bandung Plaza.
    2. 3rd winner of Korean Dance Cover Competition Online (Judges by Korean).
    3. 1st winner of Soli Dance Cover Celebretion.

    Pelajar dan kreator konten asal Bandung, berbakat dalam modern dance dengan sentuhan martial arts. Salma telah meraih berbagai penghargaan dance, termasuk juara favorit di Strawberry Dance Competition dan 3rd winner of Korean Dance Cover Competition Online.

    3. Shafira Fitri Baraja

    Nama Lengkap : Shafira Fitri Baraja.
    Bakat : Menari dengan genre tari modern mix dengan tradisional.
    Tanggal Lahir : 19 Januari 1999
    Kegiatan : Ibu Rumah Tangga, Model dan Mahasiswi.

    Prestasi :

    1. 1st DBL Dance Competition 2016.
    2. Puteri Muslimah Berbakat 2019.
    3. 1st Next Face MUFFEST 2020.
    4. 1st Dream Inspiring Woman 2022.

    Ibu rumah tangga, model, dan mahasiswi asal Bandung ini menjadi finalis Emeron Hijab Hunt 2024 dengan bakat modern dance dan tradisional. Kombinasi tari modern dan tradisionalnya membuatnya menjadi finalis Hijab Hunt 2024 audisi Bandung.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Tips Motoran di Musim Hujan dari Anak-anak Vespa



    Bandung

    Di musim hujan ini, salah satu hal yang harus diwaspadai adalah titik-titik jalan rawan genangan. Jangan sampai motor kesayangan detikers jadi korban!

    Sudah jadi rahasia umum kalau motor jenis apa pun dilarang keras menerjang genangan apalagi terendam banjir. Tapi kalau sudah terjadi, apa boleh buat?

    Pengalaman apes seperti ini mungkin sudah kerap didengar para anak motor. Salah satunya Naufal Shidqi, anggota komunitas Modern Vespa Indonesia (MoVe) chapter Bandung.


    Punya rumah di daerah Margacinta, perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bandung, ia kerap dihadang banjir di tengah jalan akibat hujan deras. Tapi beruntung, Naufal belum pernah mengalami mesin rusak. Cuma, ia dapat banyak cerita pengalaman rekan-rekannya yang motor bahkan mobil hasil modifikasi mahalnya terendam banjir.

    “Rumah saya itu kan di daerah banjir, Margacinta. Kalau nerobos banjir pernah, tapi kalau di situ masih aman, nggak sampai masuk ruang bakar. Tapi kan tetap ada bagian yang sensitif, ke oli juga,” ceritanya dalam acara d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’, sebuah program kolaborasi antara detikOto, MoVe Bandung, dan iQOS.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Pada sesi talkshow yang mereka namai ‘Gerebek Modifikasi’ atau ‘Germo’ pada Minggu (24/11/2024) itu, ia mengungkapkan belum ada problem serius selama beberapa tahun menggunakan Vespa.

    “Vespa itu aman, penanganan pertama kalau habis lewat genangan atau hujan ya semprot aja pakai air bersih. Terus motornya dicuci supaya yang sisa-sisa rendaman itu nggak mengendap. Jangan lupa langsung ganti oli gardan, karena rata-rata kalau habis kayak gitu pasti kotor,” lanjut Naufal.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Selain itu, tips lain juga diberikan oleh Wakil Ketua MoVe Bandung, Rahadian Dendy Pratama. Khusus di musim hujan yang deras ini, ia menitipkan pesan buat para pencinta motor terutama Vespa supaya jangan malas nyuci motor! Biasanya, ‘penyakit’ gugur niat membersihkan motor jadi berdampak buruk buat kesehatan Vespa kesayangan.

    “Rajin cuci motor untuk menghindari karat, korosi karena air di musim hujan. Baiknya dicuci langsung atau minimal dibilas air bersih. Frekuensi cuci motornya memang akan jadi lebih sering, tapi ya semua tinggal niatnya. Kadang udah sampai rumah terus suka malas,” kata Dendy.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Lalu, apa yang harus dilakukan saat melihat genangan di depan mata? Dendy mengatakan cara terbaik ya harus menghindari jalan tersebut. Kalaupun sudah terlanjur terendam, maka mesin tidak boleh dinyalakan.

    Peraturan ini cukup strict untuk diikuti, sebab Dendy menceritakan sekilas kisah rekannya yang pernah dilanda kesedihan karena motornya terendam banjir. Akibatnya, langsung menyebabkan motor turun mesin dan harus reparasi sampai jutaan rupiah.

    “Genangan harusnya dihindari. Kalaupun terlanjur ya jangan dinyalain mesinnya, karena takut airnya masuk. Karena kan CVT bisa kotor, banyak air, dalamnya berkarat itu mengurangi umur spare part. Terus ruang bakar bisa kemasukan air dari knalpot, jadi ke mana-mana (rusaknya),” tutur dia.

    Nah, buat detikers yang penasaran, kalau motor matic bergengsi sekelas Vespa itu perawatan sehari-hari serumit apa sih? Ia mengatakan sebetulnya perawatan Vespa tak beda jauh dengan motor pada umumnya. Kuncinya cuma rajin servis.

    “Paling cuma service rutin 2 bulan sekali ganti oli. Wajib ganti oli meski motor itu nggak dipakai agak lama, tetap harus. Sirkulasi oli harus tetep diganti biar fresh mesinnya. Oli bisa pakai apa aja, tapi kriterianya biasanya kalau untuk Vespa 10W-40 dan 5W-40,” ucap Dendy.

    (aau/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Wisata Alam di Jawa Barat yang Bisa Didatangi Pulang Pergi dari Jakarta


    Jakarta

    Jawa Barat terkenal dengan keanekaragaman alam yang pastinya sangat indah dan jangan sampai dilewatkan. Dataran tinggi Jawa Barat juga punya hawa sejuk dan adem yang menenangkan, sehingga cocok untuk liburan sendiri atau bareng keluarga.

    Dari sekin banyak destinasi pilihan wisata alam di Jawa Barat, beberapa spot ternyata tidak jauh dari Jakarta atau Jabodetabek secara umum. Artinya, detikers tidak perlu menyediakan waktu sehari semalam untuk liburan.

    Wisata Alam Jadar yang Bisa Dikunjungi Tanpa Nginep

    Buat detiker, berikut beberapa rekomendasi wisata alam Jabar yang bisa menjadi tujuan liburan pulang pergi dari Jakarta dikutip dari arsip berita detiktravel.


    1. Kawasan Kawah Putih

    Objek wisata Kawah Putih CiwideyObjek wisata Kawah Putih Ciwidey Foto: Yuga Hassani/detikJabar

    Sesuai namanya, kawasan Kawah Putih di kaki Gunung Patuha ini menyediakan view kawah vulkanik dengan air berwarna hijau biru dikelilingi pemandangan eksotis.

    Alamat

    • Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

    Rute dan waktu tempuh

    • 184,8 km dengan waktu tempuh 3 jam 28 menit lewat tol Cipularang dalam kondisi lancar.

    Wisata

    • Danau Kawah Putih
    • Bukit Sunan Ibu
    • Dermaga Ponton
    • Skywalk Cantigi.

    2. Tangkuban Perahu

    Tangkuban PerahuTangkuban Perahu Foto: (Dessy Amirudin/d’Traveler)

    Kawasan taman wisata alam ini menyediakan pemandangan khas kawah gunung api yang terbentuk ratusan tahun lalu. Dari danau kawah tercium bau belerang, yang mungkin sangat tajam bila belum pernah ke Tangkuban Perahu sebelumnya. Kawasan ini juga dikelilingi hutan pinus yang sangat eksotis.

    Alamat

    • Jl. Tangkuban Parahu Nomor 282, Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat

    Rute dan waktu tempuh

    • 125-130 km dengan waktu tempuh 2-3 jam dalam kondisi lancar

    Wisata

    • Kawah Ratu, Upas, Baru, Domas
    • Kebun Teh Ciater
    • Pemandian Air Panas Ciater
    • Hutan Pinus Pal 16 Cikole.

    3. Curug Cilember

    Turis Arab di Curug Cilember BogorCurug Cilember Bogor Foto: (bonauli/detikcom)

    Spot wisata ini punya 7 air terjun yang dilengkapi sarana dan fasilitas untuk wisatawan. Pengunjung dipastikan bisa menikmati pemandangan menakjubkan sambil liburan bersama keluarga dengan, aman, nyaman, dan menyenangkan. Tempat wisata ini dikelola pihak Perhutani bersama masyarakat setempat.

    Alamat

    • Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

    Rute dan waktu tempuh

    • 72 km dengan waktu tempuh 1 jam 44 menit lewat Tol Jagorawi
    • 77,6 km dengan waktu tempuh 1 jam 46 menit lewat Tol Cinere-Jagorawi dan Tol Jagorawi

    Wisata

    • Air terjun
    • Taman kupu-kupu
    • Sarana kemah dan penginapan
    • Trekking.

    4. Kebun Raya Bogor

    Kebun Raya Cibinong di Bogor menyajikan pesona alam yang memukau. Ayo jelajahi danau cantik dangan suasana yang menenangkan, Kamis (21/11/2024).Kebun Raya Bogor Foto: Hilalia Kani Juliana

    Tujuan wisata ini bisa dikatakan sangat ikonik dan langsung terpikir kali pertama saat bicara tentang Bogor. Di sini tak hanya menyediakan hawa sejuk, keanekaragaman flora dan fauna, serta aneka wahana tapi juga wisata sejarah karena Kebun Raya Bogor sudah ada sejak zaman Belanda.

    Alamat

    • Jl. Ir H Juanda Nomor 13, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

    Rute dan waktu tempuh

    • 56,8 km dengan waktu tempuh 1 jam lewat Tol Jagorawi
    • 62,4 km dengan waktu tempuh 1 jam 6 menit lewat Tol Cinere-Jagorawi dan Tol Jagorawi

    Wisata

    • Museum zoologi
    • Monumen Lady Rafles
    • Taman Nephentes
    • Griya Anggrek.

    5. Taman Safari Indonesia (TSI)

    Serunya berfoto bareng berbagai jenis burung di Taman Safari BogorTaman Safari Bogor Foto: Dok Taman Safari Indonesia

    Destinasi wisata ini bisa dikatakan jadi incaran banyak keluarga Indonesia saat musim liburan. Pengunjung bisa berkeliling kompleks wisata dengan mobil pribadi atau transportasi yang disediakan pengelola. Pengunjung wajib taat aturan saat berkeliling TSI, misal ikut rute dan tutup jendela.

    Alamat

    • Jl. Kapten Harun Kabir Nomor 724, Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor

    Rute dan waktu tempuh

    • 77 km dengan waktu tempuh 1-2 jam lewat tol Jagorawi dalam kondisi lancar

    Wisata

    • Istana Panda Indonesia
    • Edukasi satwa
    • Exhibit satwa
    • Wahana Permainan.

    Waktu tempuh bisa berubah setiap saat bergantung kondisi lalu lintas saat itu. Karena itu, pengunjung bisa mencari rute terbaik untuk menghindari macet. Pengunjung juga bisa menyusun itineary terbaik sehingga bisa liburan dengan aman dan nyaman.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 6 Kampung Wisata yang Lebih Asri dari Ciwidey, Tapi Belum Terlalu Ramai



    Jakarta

    Wisata sekitar Bandung selalu jadi favorit karena suasananya yang asri dan adem. Selain Ciwidey, ini 6 desa wisata adem lainnya.

    Liburan ke desa yang asri dan adem seakan menghapus semua penat akibat rutinitas di kota. Bandung dan sekitarnya memang punya banyak kampung wisata yang bisa dijelajahi.

    Jangan cuma ke Ciwidey, detikTravel kasih kamu 6 pilihan desa wisata lain yang bisa kamu kunjungi di musim libur sekolah ini.


    6 Kampung Wisata Lebih Asri dari Ciwidey

    1. Desa Wisata Gambung

    Perkebunan Teh Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.,Perkebunan Teh Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung., Foto: Yuga Hassani/ detikJabar

    Desa Gambung merupakan salah satu desa wisata yang berlokasi di Jalan Gambung No 02, Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Kawasan ini basanya lebih dikenal dengan nama Ciwidey Gambung, karena lokasnya hanya 8,8 km dari Ciwidey.

    Hamparan hijau yang luas terbentang di desa Gambung. Desa wisata ini menyediakan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan yang berkaitan dengan pertanian dan peternakan. Mulai dari memetik stroberi, melihat berbagai hewan seperti Rusa, hingga berkemah dengan pemandangan sungai yang masih jernih.

    Ada berbagai fasilitas yang disediakan baik saung untuk acara gathering, kamar mandi umum, mushola, dan area parkir yang luas.

    2. Desa Seni Jelekong

    Bagi para pecinta seni rupa rasanya wajib untuk mengunjungi desa yang satu ini. Desa Jelekong yang terletak di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung ini menyediakan berbagai pertunjukan seni. Para pecinta seni pasti akan sangat senang berkunjung ke sini.

    Memasuki gapura pertama di desa Jelekong, pengunjung disuguhkan dengan tempat pertunjukkan wayang golek yang cukup besar. Selain itu, berjejer juga rumah perajin wayang golek, kesenian asal Sunda yang sudah mendunia.

    Jalan lebih jauh, pengunjung akan memasuki area desa lukis. Semua rumah pada area tersebut berjajar menjajakan lukisannya. Liburan sambil belajar melukis, bisa banget!

    3. Desa Wisata CIburial

    Desa Ciburial diberi anugerah bentang alam yang indah. Lokasinya berada di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Desa ini terletak di paling utara Kabupaten Bandung.

    Terdapat wisata alam di desa Ciburial yang cocok untuk berolahraga. Ada jalur tracking yang bisa dilalui dengan nyaman. Dari puncaknya, kamu bisa melihat pemandangan kota Bandung yang indah. Satu spot wisata yang paling hits adalah Tebing Keraton. Di tebing ini kamu bisa menikmati keindahan alam perbukitan yang diselimuti oleh hutan yang lebat.

    Di desa Ciburial juga sering kali mengadakan pertunjukkan seni budaya seperti angklung, degung, calung, gamelan, tari jaipong, wayang golek, tari ketuk tilu, dan pencak selak.

    4. Desa Laksana

    Desa ini terletak di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekitar 9 km dari Gunung Guntur. Kampung ini memiliki kawasan wisata alam kawah Kamojang yang indah. Pengunjung dapat menikmati keindahan kawah Kamojang di desa ini.

    Produk unggulan yang dimiliki desa ini adalah pertanian dan perkebunannya. Selain kawah, agrowisata di desa Laksana dapat menjadi edukasi. Kamu bisa ikut berkebun dan melihat bentang perkebunan di sini. Selain itu, kamu juga bisa menikmati berbagai kuliner tradisional khas Bandung!

    5. Desa Rawabogo

    Desa wisata Rawabogo di Kecamatan Ciwidey terkenal akan sebagai kampung kreatif yang menampilkan berbagai pertunjukkan kesenian budaya Sunda dan wisata kuliner tradisional.

    Salah satu daya tarik dari desa ini adalah tradisi sawelas sasih yang dilaksanakan setiap tahunnya.Sawelas sasih artinya bulan sebelas. Pada tradisi ini menampilkan musik, nyanyian, dan tarian sebagai rasa syukur kepada Tuhan.

    6. Desa Wisata Lamajang

    Desa wisata Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung memiliki wisata arum jeram yang menyenangkan. Kamu bisa menikmati air sungai yang jernih dan segar di sini.

    Desa Lamajang ini juga terkenal akan desa adatnya, yaitu Kampung Cikondang yang masih kental akan kepercayaan mistis. Ada banyak peninggalan dari leluhur seperti rumah adat kasepuhan, dan kerajinan tangan. Di desa ini juga terdapat hutan terlarang yang konon katanya tidak terdeteksi oleh satelit. Namun tidak sembarang orang dapat masuk ke hutan terlarang ini.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Warga Baleendah Kaget, Pekarangan Rumahnya Ditumbuhi Bunga Bangkai

    Warga Baleendah Kaget, Pekarangan Rumahnya Ditumbuhi Bunga Bangkai



    Bandung

    Warga Baleendah di Bandung terkaget-kaget melihat pekarangan rumahnya ditumbuhi bunga Bangkai. Warga yang penasaran pun ikut berkerumun ke rumah itu.

    Bunga bangkai atau suweg tumbuh di pekarangan rumah warga Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

    Tumbuhnya tanaman berbau menyengat tersebut membuat geger warga sekitar. Pantauan di lokasi, tanaman itu tumbuh dan mekar di antara permukiman rumah warga.


    Tanaman itu tumbuh dengan diameter 15 sentimeter dan tingginya 20 sentimeter. Beberapa warga sekitar kerap datang untuk melihat dan mengabadikan bunga itu melalui kamera ponselnya. Rumah warga itu pun berubah jadi ‘wisata dadakan’.

    “Jadi awal ketahuan pas mekarnya itu kira-kira 2 hari yang laluan. Sekitar, Sabtu 11 Oktober 2025 lalu,” ujar Aneng Yunengsi (52) saat ditemui, Senin (13/10/2025).

    Peristiwa tersebut bermula saat warga sekitar melakukan kerja bakti bersih-bersih. Setelah itu, warga kemudian mencium bau yang tidak sedap dan langsung menemukan tanaman tersebut.

    “Iya kebetulan kemarin (Sabtu) kan lagi beres-beres, terus aja nengok ke sini ada semacam bau bunga bangkai, yang mau mekar gitu. Tapi waktu itu masih kucup. Nah ditunggu beberapa hari alhamdulillah sekarang udah mekar,” katanya.

    Tanaman tersebut mengeluarkan bau tidak sedap selama beberapa hari. Bahkan kata Aneng, para warga langsung mendekat untuk melihat tanaman tersebut dan sempat menjadi tontonan warga.

    “Soalnya baunya itu lebih bau lebih menyengat dari bangkai tikus, kemarin itu sangat bau akhirnya tetangga pada penuh ke sini pada lihatin, pada bilang bau-bau, tapi semuanya itu pada pada lihatin,” jelasnya.

    “Sudah dibilang bau, tapi tetap pada mau lihat soalnya kan jarang-jarang itu ada di sini ada bunga bangkai gitu,” tambahnya.

    Aneng mengungkapkan, tanaman serupa pernah tumbuh di lokasi yang sama. Kemudian tanaman tersebut langsung layu dengan sendirinya.

    “Iya, waktu itu sekitar setahun ke belakang mungkin. Pernah kejadian ada juga tumbuh di sana. Sekarang tumbuh lagi di sana. Di tempat yang sama, itu tumbuh lagi. Kalau dari bentuk besaran sekarang. Kalau yang dulu itu agak-agak kecil. Baunya juga ini lebih bau lagi. Iya, lebih bau dari waktu itu,” bebernya.

    Dia menambahkan tidak ada tanaman serupa yang tumbuh di wilayah tersebut. Makanya bunga bangkai saat ini tumbuh di lokasi yang sama kala satu tahun yang silam.

    “Satu sampai tiga hari pas mekar aja kecium baunya. Terus hari-hari selanjutnya sudah enggak begitu bau. Udah ya baunya biasa-biasa aja gitu, kaya sekarang aja ini sudah agak hilang baunya,” pungkasnya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    Lihat juga Video ‘2 Bunga Bangkai Mekar di Batam, Sempat Jadi Tontonan Warga’:

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Lokasi Lembah Tengkorak, Tempat Ayah dan Anak Hilang Saat Trekking Bareng

    Lokasi Lembah Tengkorak, Tempat Ayah dan Anak Hilang Saat Trekking Bareng


    Jakarta

    Lembah Tengkorak kembali jadi lokasi orang hilang pada Kamis (16/10/2025), setelah trekking ke wilayah tersebut pada Rabu (15/10/2025). Kali ini terjadi pada Deden Yudi (42) serta Zaizafan Dhiya (19), pasangan ayah dan anak yang liburan di wilayah hutan tersebut.

    Menurut penjaga basecamp, keduanya berencana turun dan sampai di basecamp pada Kamis (16/10/2025). Penanggung jawab basecamp akhirnya menghubungi Tim SAR Gabungan untuk mengawali proses evakuasi. Keduanya akhirnya ditemukan dengan selamat pada Jumat (17/10/2025) dan dilarikan ke Puskesmas untuk penanganan secepatnya.


    Sebelum pasangan Deden Yudi (42) serta Zaizafan Dhiya (19), Lembah Tengkorak menjadi lokasi hilangnya 8 siswa SMK Negeri 1 Cisarua pada Senin 13 Februari 2023. Para pelajar tersebut berangkat ke Lembah Tengkorak bersama alumni. Mereka ditemukan dengan selamat di tengah hutan.

    Di Mana Lokasi Lembah Tengkorak?

    Dikutip dari laporan detikJabar, Lembah Tengkorak adalah wilayah dengan danau alami di tengah hutan yang diapit dua gunung. Dengan visual ini, Lembah Tengkoran seperti Sungai Amazon yang membelah hutan hujan tropis alami di Brazil meski danau Lembah Tengkorak jelas lebih kecil.

    Lembah Tengkorak sebetulnya masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Sumedang, tepatnya Kecamatan Tanjungsari. Namun wilayah ini berbatasan langsung dengan Palintang, Kabupaten Bandung serta Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

    Menurut Asep Wahono yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Desa Suntenjaya, Lembah Tengkorak seperti wilayah tak bertuan. Kawasan ini naik daun sebagai lokasi trekking dan offroad, sehingga jalannya banyak rusak. Kendato begitu masih banyak yang datang untuk jalan-jalan atau berkemah.

    Terkait nama wilayah yang terkesan angker, Asep mengatakan tidak ada sejarah atau area tertentu yang menjurus pada tengkorak. Belakangan, makin banyak wisatawan yang penasaran dengan rute menantang menuju Lembah Tengkorak. Apalagi para wisatawan juga memburu pesona Lembah Tengkorak.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com