Tag: kabupaten semarang

  • Audisi Online Emeron Hijab Hunt, Ada Bakat Cipta Lagu Sendiri hingga Ukulele

    Jakarta

    20 peserta akan tampil secara acak dengan pengundian nomor urut menggunakan fish ball. Para peserta akan unjuk bakat selama lima menit di depan juri.

    Kamu bisa menyaksikan live streamingnya di www.hijabhunt.com dan www.wolipop.com, siang ini pukul 13.00 WIB. 20 peserta audisi hari ini (14/8/2024) menunjukkan bakatnya di depan juri aktris @intan_nuraini23, penyanyi berbakat sekaligus alumni Hijab Hunt 2017 @ayuenstar dan Redaktur Pelaksana Wolipop @enymuhidin.

    Redaktur Pelaksana Wolipop Eny Muhidin mengungkapkan peserta audisi online memiliki beragam bakat dari berbagai provinsi yang berada di Indonesia.


    “Bakatnya beragam dari berbagai kota dan mengirim videonya bagus,” kata Eny Muhidin.

    Intan Nuraini membuka audisi dengan menyanyikan lagu Tanah Air, membuat seluruh peserta juga ikut bernyanyi bersama. Kemudian Ayu juga memberikan pantun yang membuat suasana audisi semakin mencair.

    “Funfactnya kak Intan ini kan kreatif banget ya, kalau aku singkat saja ini audisi bukan sembarang audisi, ini audisi emeron hijab hunt. Muslimahnya bukan sembarang muslimah,” jelas Ayuestar.

    Elwina Wilianto sebagai pemenang juara ketiga Emeron Hijab Hunt 2023 memandu audisi Emeron Hijab Hunt 2024. Peserta mulai unjuk bakat satu persatu, seperti apa bakatnya?

    1. Salsabil Muti Alifah Yusuf

    Penampilan  Salsabil Muti Alifah Yusuf yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024.Penampilan Salsabil Muti Alifah Yusuf yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024. Foto: Dok. Hijab Hunt.

    Salsabil Muti Alifah Yusuf membuka audisi online Emeron Hijab Hunt 2924. Ia mengatakan bakatnya suka menulis. Ia menampilkan bakatnya dalam menyiarkan program radio sambil bernyanyi. Muti membawakan lagu ciptaannya sendiri.

    “Awal mulanya menulis puiasi dan beberapa kali ikut lomba. Aku ingin mengkombinasi bakat aku bernyanyi laguku sendiri,” ucap Muti.

    Ayuenstar memberikan komentarnya karena kamera sinyalnya terputus-putus, sehingga ia tidak bisa melihat ekspresi Muti yang sedang bernyanyi dan unjuk bakatnya.

    Intan juga memuji suara Muti yang mempunyai paket lengkap dan vibrasi yang baik. Begitu juga Eny Muhidin yang menuturkan ingin melihat kembali aksi Muti. Eny menutu

    2. Sri Wulan Estriyani

    Penampilan Sri Wulan Estriyani yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024.Penampilan Sri Wulan Estriyani yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024. Foto: Dok. Hijab Hunt.

    Peserta kedua yang tampil bernama Sri Wulan Estriyani. Ia juga aktif sebagai kreator konten TikTok. Wulan menampilkan suara merdunya.

    Wulan menyanyikan lagu Gala Bunga Matahari milik Sal Priyadi. Intan Nuraini mengucapkan ketika sedang audisi sebaiknya Wulan memakai kostum yang lebih ekstra.

    “Ini kan audisi kamu bisa memakai aksesori juga. Aku suka banget cara nyanyinya dan lagu ini kan emosional, aku mau dengar kamu bernyanyi lagu yang lebih ekspresif ya boleh ya,” ucap Intan.

    Wulan kemudian menyanyikan lagi Nidji berjudul Hapus Aku. “Menurut aku cara bernyanyi sudah bagus. Mungkin next kamu nyanyinya jangan duduk dan lebih ekspresif lagi. Agak kurang di situnya, tapi untuk nyanyinya sudah oke,” tambahnya.

    Wulan mengungkapkan sengaja memakai baju serba hitam dan putih karena agar mendukung penampilannya membawakan lagu Bunga Matahari. Eny Muhidin melanjutkan kontak mata tidak banyak ke kamera.

    “Padahal ada di saat-saat tertentu kamu melihat kamera tapi sayang banget kamu kurang ada kontak mata, malah menghadap ke samping. Tapi suara kamu sudah bagus,” tambahnya.

    Ayu menambahkan agar Wulan lebih effort jika mengikuti audisi online karena berbeda dengan audisi offline. Ia juga memuji suara merdu Wulan.

    3. Mia Dewi Lestari

    Penampilan Mia Dewi Lestari yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024.Penampilan Mia Dewi Lestari yang mengikuti audisi onlineEmeron Hijab Hunt 2024. Foto: Dok. Hijab Hunt.

    Penampilan selanjutnya ada Mia Dewi Lestari yang berusia 27 tahun yang unjuk bakat bermain ukulele. Ia juga menampilkan bakat nge-rap sambil dance.

    “Kalau bernyanyi sambil ukulele, makanya aku juga sambil nge-rap. Aku kan suka rap dan mencoba tampilkan. Biar tidak bosan,” kata Mia.

    Eny mengatakan sebaiknya Mia memilih lagu yang sesuai dengan agar bisa menampilkan bakat nge-rap. Begitu juga komentar Ayuenstar yang mempunyai bakat nge-rap mempunyai suara yang unik.

    “Mungkin buat Mia kalau mau menunjukkan bakat lebih persiapan lagi karena bakatnya sudah luar biasa, diasah lagi talentnya sukses,” lanjut Ayuenstar.

    4. Maudy Salma Andria

    Maudy Salma Andria sebelumnya mengikuti audisi di Jabodetabek. Ia mengungkapkan rasa syukur karena bisa mengikuti kembali audisi. Ia juga menunjukkan bakatnya dalam melukis pasir.

    Maudy melukis tentang kesedihan ketika ditinggal kekasih hati. “Aku sudah mempersiapkan materi yang baru dan menuangkan isi hati saya. Ini saya persembahkan untuk Emeron Hijab Hunt,” jelas Maudy.

    Eny Muhidin menjelaskan aksi Maudy sempat terhalang karena aksen baju Maudy yang menjuntai sehingga menutupi pasir yang ia lukis. Intan memuji penampilan Maudy yang cerah serba pink.

    “Bakat seperti Maudy jarang ada di Indonesia. Kemarin aksinya bagus banget, kamu pintar memilih tema dan lagu yang sedang naik. Gambarnya juga aku bisa lihat dan menikmati alurnya. Kurangnya koneksinya itu terputus-putus jadi kurang maksimal semoga kamu sukses terus ke depannya,” tambah Maudy.

    5. Indah Putri Widyastuti

    Ada Indah Putri Widyastuti dari Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ia juga sebelumnya pernah ikut audisi di Solo dengan menampilkan bakatnya mendalang tapi belum masuk menjadi finalis.

    Kali ini, Indah Putri Widyastuti unjuk bakat menari dengan memakai properti kipas dan selendang. Indah mengatakan tema tentang kematian.

    Intan Nuraini mengucapkan Indah Putri merupakan salah satu peserta jagoannya di Solo.”Sayang banget kamu gak makeup karena tidak melihat langsung karena pencahayaan kurang. Mungkin nextnya lebih bold lagi warna lipsticknya, eye shadow dan makeup untuk menunjang. Kamu kenapa tidak dalang seperti kemarin? Kita menghargai usaha kamu aku juga menunggu kamu tidak sinden,” ungkap Intan yang memuji kemampuan Indah dalam sinden dan mendalang.

    Penasaran dengan aksi peserta lainnya? Simak artikel Wolipop selanjutnya!

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 5 Tempat Wisata Pegunungan yang Bisa Ditempuh dengan Motor



    Semarang

    Traveler bisa kok menikmati keindahan ketinggian tanpa harus capek mendaki. Beberapa gunung ini bisa dituju dengan sepeda motor lho.

    detikTravel telah merangkum, Sabtu (12/7/2025) wisata pegunungan yang bisa ditempuh dengan sepeda motor. Apa saja? Berikut ulasannya:

    1. Gunung Telomoyo

    Gunung Telomoyo, Magelang, Minggu (4/9/2022).Gunung Telomoyo, Magelang Foto: Eko Susanto/detikJateng

    Gunung Telomoyo terletak di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang. Gunung ini kerap dijadikan sebagai destinasi Sunday morning riding (Sunmori) oleh para pesepeda motor. Di atas puncaknya, kita bisa menyaksikan pemandangan lautan awan.


    Selain itu, kita juga bisa menyaksikan gagahnya gunung-gunung lain.

    Harga tiket masuk untuk menuju puncak Gunung Telomoyo via Ardat Dalangan adalah Rp15.000 per orang. Selain itu, pengelola juga menyediakan persewaan sepeda motor dengan harga per unitnya sebesar Rp 70.000 hingga Rp 100.000 (khusus sunrise).

    Jika ingin merasakan sensasi yang berbeda ketika berkendara menuju puncak Gunung Telomoyo, detikers juga bisa memilih untuk menyewa Jeep. Harga sewa per unitnya adalah Rp400.000 yang bisa membawa lima orang penumpang.

    2. Dieng Plateau

    Traveler bisa menikmati suasana pegunungan di Dieng dan menjangkaunya dengan sepeda motor. Diantaranya yaitu Bukit Sikunir, Telaga Warna dan Telaga Pengilon, Kawah Sikidang, Candi Arjuna Compelx dan Dieng Plateau Theater.

    Namun perlu diperhatikan juga cuaca dan kabut yang menghalangi visibilitas di tengah jalan yang curam, menanjak dan licin.

    3. Gunung Ungaran

    Gunung Ungaran memiliki ketinggian 2.050 meter di atas permukaan laut. Ketinggian ini cocok bagi pendaki pemula yang mulai menggeluti hobi mendaki.

    Tak hanya wisata alam, daya tarik Gunung Ungaran juga terdapat situs bersejarah yakni Candi Gedong Songo yang merupakan peninggalan Kerajaan Medang abad ke-9. Selain itu, sederet puncak Gunung Ungaran begitu mengesankan. Gunung ini memiliki tiga puncak yakni Botak, Gendol, dan Ungaran. Puncak Ungaran merupakan puncak tertinggi di gunung tersebut.

    Untuk mencapai puncak, pendaki bisa melalui jalur Medini serta Promasan atau Gedongsongo. Bila ingin cepat sampai ke puncak, kamu bisa motoran ke Basecamp Promasan dari Pasar Boja, Kendal.

    4. Kawah Putih Ciwidey

    Kawah Putih berada di Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat bisa juga dijangkau dengan sepeda motor kok. Kamu harus membayar tiket masuk dan restribusi motor.

    5. Puncak, Bogor

    Kawasan Puncak, Bogor sering menjadi destinasi liburan singkat warga Jabodetabek, salah satunya karena kemudahan bepergian ke sana. Puncak bisa dinikmati dengan sepeda motor.

    Banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan dari ketinggian dengan suasana yang sejuk. Serta jalannya yang berkelok dan menanjak menjadi tantangan tersendiri bagi pemotor.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Unik! Wisata Kali Odo Gedangan, Sungai yang Mengalir saat Kemarau



    Semarang

    Kali Odo merupakan salah satu destinasi wisata air yang menawarkan pengalaman unik dan menyegarkan, yang ada di Semarang. Sungai ini mengalirkan air jernih langsung dari mata air alami, memberikan nuansa alami yang khas dan menenangkan.

    Letaknya di Desa Gedangan, Kabupaten Semarang, Kali Odo dikenal bukan hanya sebagai tempat wisata. Tetapi juga sebagai bagian penting dari ekosistem dan kehidupan masyarakat setempat.

    Keunikan Aliran Air Kali Odo

    Mengutip informasi dari situs resmi Desa Gedangan, aliran air di Kali Odo berasal dari sumber mata air bawah tanah. Menariknya, aliran sungai tersebut justru muncul di musim kemarau, sementara saat musim hujan airnya menghilang.


    Fenomena itu menjadikan Kali Odo berbeda dari kebanyakan sungai lainnya. Air dari mata air ini tidak hanya dimanfaatkan untuk wisata, tetapi juga menjadi sumber air bersih yang sangat vital bagi warga.

    Selain digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, air Kali Odo juga mengairi lahan pertanian dan sawah di beberapa desa, termasuk Gedangan, Sraten, dan Rowosari. Totalnya, lebih dari 50 hektare lahan pertanian bergantung pada aliran air ini.

    Nilai Sejarah dan Budaya yang Melekat

    Desa Gedangan sendiri merupakan desa wisata yang memiliki dua jenis lahan pertanian, yaitu area perkebunan dan sawah. Di wilayah barat desa, terdapat beberapa sumber mata air lain yang diduga memiliki nilai sejarah tinggi.

    Hal itu dibuktikan dengan adanya susunan batu bata kuno yang ditemukan di sekitar sumber tersebut, meski hingga kini belum dilakukan penggalian lebih lanjut untuk menelusuri peninggalan tersebut.

    Selain kekayaan alam dan sejarahnya, Kali Odo juga menyimpan nilai budaya yang tinggi. Salah satu tradisi masyarakat yang masih lestari hingga kini adalah ritual sadranan. Dalam tradisi ini, warga berkumpul di sekitar sungai untuk melakukan kegiatan keceh atau mandi bersama di aliran air.

    Acara tersebut disertai dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan air yang menghidupi mereka. Setiap kali musim kemarau tiba dan air dari mata air mulai mengalir, masyarakat mengadakan selamatan dengan menyajikan puluhan nasi tumpeng.

    Tradisi ini menjadi simbol penghormatan terhadap alam dan bentuk kebersamaan warga dalam menjaga warisan leluhur.

    Lokasi

    Kali Odo ini lokasinya berada di Desa Gedangan, Kecamata Tuntang, Kabupaten Semarang.

    Harga Tiket Masuk

    Untuk tiket masuknya, traveler dikenakan biaya Rp 5 ribu per orang. Dan jika ingin menyewa pelampung dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 5 ribu.

    Jam Operasional

    Wisata Kali Odo ini dibuka setiap hari mulai dari jam 07.00 sampai 18.00 WIB

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com