Tag: kaget

  • Ramadan Core 2025, Viral Wanita Pakai Mukena Mekar Bikin Warganet Ngakak

    Sukabumi

    Wanita ini memperlihatkan model mukena yang tak biasa. Mukena yang dipakainya bisa menjadi mekar bak bunga. Unggahan tentang mukena tersebut langsung viral membuat warganet ngakak.

    Lewat akun TikTok @taurus___28, ia menunjukkan mukena bahan brokat warna pink dengan detail bergelombang pada bagian kepala. Uniknya, ketika diusap ke belakang gelombang di mukena tersebut langsung mekar seperti bunga.

    Detik-detik menuju mekar. Diluar ekspedisi. Sekali usap malah mekar jadi gala bunga matahari pink 🌞🀌🏻 #ramadhan2025πŸ•Œβ˜ͺ️ #mukenacore #fypγ‚·γ‚š #ramadhancore,” tuis keterangan video @taurus___28.


    Video yang berdurasi 11 detik itu viral sudah ditonton lebih dari 20,3 juta kali di TikTok. Rata-rata warganet juga ikut ngakak melihat mukena bisa mekar bak bunga.

    Ini sih saingannya mukenah barongsai yg sama hitsnya ka πŸ˜‚πŸ˜‚,” ucap pengguna akun TikTok @Umma Asyikh.

    😭😭 capeee astagaaaaaa ngeliat ramadhan core terus 😭🀣 ada ajaaa gebrakannyaaaaa,” ngakak akun @it’smine.

    Mau tanya serius.. kak beli mukena dlm keadaan sadar dan tdk dlm paksaan siapapun kan🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣,” timpal akun @@SheikaKinanti.

    Konfirmasi Wolipop

    Wanita ini mengunggah dirinya yang memakai mukena mekar bikin ngakak, mendadak viral di media sosial.Wanita ini mengunggah dirinya yang memakai mukena mekar bikin ngakak, mendadak viral di media sosial. Foto: Dok. TikTok @taurus___28.

    Wolipop sudah mewawancarai Rini Anggraeni yang mengunggah dirinya mengenakan mukena mekar viral. Wanita yang tinggal di Sukabumi, Jawa Barat ini mengatakan membeli mukena tersebut melalui E-commerce.

    “Hanya bentuk kekecewaan tapi ya sudah mau gimana lagi risiko belanja online. Sebenernya itu mukena aku beli dua tahun yang lalu. Cuma memang nggak pernah dipakai karena bentuknya yang agak aneh mekar merekah,” kata Rini kepada Wolipop.

    Wanita yang berusia 29 tahun ini berharap mukena yang ia pesan sesuai dengan ekspetasi. Rini mengaku iseng merekam video saat mengenakan mukena tersebut.

    “Awalnya seneng dong mukena yg aku anggap bakalan sesuai dengan fotonya itu akhirnya datang diantar kurir, setelah unboxing agak sedikit melamun, sedikit kecewa tapi ya mau gimana lagi di terima aja. Tapi ada hikmahnya juga kan gara gara si mukena mekar ini jadi bisa viral,” ucap Rini.

    Rini menjelaskan mukena tersebut ia beli seharga Rp 377 Ribu. Saat dia beli, terdapat pilihan warna hitam, lavender, broken white dan sage.

    “Sebenernya sih nggak percaya diri, ngerasa aneh aja. Kaget banget tapi Alhamdulilah bisa bikin orang-orang pada ketawa. Harus dipake sih sayang juga kan terlanjur dibeli,” pungkasnya.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Biar Tidak Kaget Buka Gas Motor Listrik, Begini Tipsnya



    Jakarta

    Akselerasi instan biasanya terasa ketika membuka gas motor listrik. Biar tidak kaget bagi yang belum terbiasa dengan performa motor listrik. Simak tipsnya, yuk!

    Deni Surahman, Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips saat pertama kali membawa motor listrik. Dia menyarankan supaya memencet tuas rem belakang terlebih dahulu.

    “Putar gas sambil melepas tuas rem secara perlahan,” kata pria yang disapa Densu ini di Ancol, Jakarta Utara.


    “Supaya jaga-jaga tidak kaget dengan tarikan awal motor listrik,” tambah dia.

    Di atas kertas, motor listrik menawarkan torsi yang lebih superior dari motor bensin. Jadi tips ini bisa saja berguna buat yang baru beradaptasi dengan motor listrik.

    “Secara keluaran tenaga, motor listrik umumnya memiliki torsi instan. Jadi motor seperti tersentak di awal, sebaiknya ketika buka tuas akselerator secara perlahan itu juga berbarengan dengan menarik tuas rem belakang, kemudian secara gradual dilepas,” ungkap dia.

    “Awalnya pasti ribet, cuma kalau sudah terbiasa kan pasti akan mudah juga penggunaannya. Transisi pengoperasian motor mesin bakar ke listrik mirip-mirip dari motor kopling ke matik, ya,” tambah Densu.

    Apalagi motor listrik juga tidak memiliki suara seperti motor bensin. Pengendara harus lebih waspada.

    “Motor listrik itu kan dibanding yang mesin bakar pasti ada dua hal perbedaan yakni getaran dan suara. Ditambah lagi sekarang ini belum semua orang aware kehadiran motor EV (saat melintas), seperti tiba-tiba muncul atau semacamnya,” kata Densu.

    “Kalau sudah begitu, artinya kita sebagai pengendara harus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan prediksi bahaya ketika dikendarai. Butuh adaptasi,” jelasnya lagi.

    (riar/lua)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Tanda-tanda WhatsApp Diblokir, Jangan Kaget


    Jakarta

    Fitur blokir pada WhatsApp digunakan untuk memutus akses chat, telepon, hingga status pada kontak. Jika Anda merasa komunikasi tiba-tiba terputus, ini saatnya mengetahui ciri-ciri apakah nomor Anda diblokir atau tidak.

    Cara mengetahui WhatsApp diblokir, tidak langsung terlihat, karena aplikasi komunikasi ini tetap memberi privasi kepada pengguna. Lebih lanjut, berikut tanda-tanda kontak Anda diblokir:

    1. Checklist Satu

    Tanda pertama Anda diblokir adalah kontak yang dituju hanya centang satu. Umumnya, pesan yang terkirim akan ditandai dengan centang dua. Bahkan, jika pengguna tersebut mengaktifkan fitur ‘read’ centang dua tersebut akan berwarna biru. Namun, tanda berikut bisa saja kontak tersebut sedang tidak mendapat sinyal.


    2. Tidak Ada Foto Profil

    Tanda berikut sangat ambigu, karena pengguna bisa saja memang tidak menggunakan foto profile. Selain itu, kemungkinan lain adalah pengguna tersebut tidak membagikan foto profile kepada kontaknya.

    3. Last Seen

    Last Seen adalah fitur yang berguna untuk melihat apakah seseorang sedang aktif di WhatsApp atau tidak. Jika tidak bisa melihatnya, kemungkinan Anda diblokir oleh orang tersebut. Namun, bisa jadi ia memang tidak mengaktifkannya.

    4. Tidak Bisa Ditelepon

    Jika tidak bisa menghubungi seseorang, mungkin orang tersebut telah memblokir Anda. Hal ini dapat dilihat dari status saat menelepon, yaitu ‘memanggil’ bukan ‘berdering’. Namun, tanda berikut mungkin juga terjadi saat pengguna tidak terhubung ke internet.

    5. Status WA Tidak Terlihat

    Status WA memiliki berbagai fitur, salah satunya adalah dapat memilih siapa saja kontak yang dapat melihat status tersebut. Namun, jika tidak dapat melihatnya, tidak menutup kemungkinan kalau Anda telah diblokir.

    6. Tidak Bisa Diundang ke Grup

    Tanda terakhir adalah Anda tidak bisa mengundang salah satu kontak ke dalam grup.

    Beberapa tanda di atas mungkin terasa ambigu. Namun, jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut, Anda bisa menghubungi orang tersebut melalui aplikasi lain untuk memastikan. Semoga bermanfaat!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fyk/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • Hati-hati di Tanjakan Cisarakan



    Sukabumi

    Traveler harap hati-hati jika melintas di tanjakan Cisarakan, Sukabumi. Bukan soal mistis, tapi ada banyak monyet-monyet yang bikin kaget.

    Suara rem yang ditarik mendadak memecah keheningan siang. Ban berdecit, helm pengendara motor di depan kami sedikit terhuyung. Di depan motor, ada seekor monyet duduk tepat di garis putih tengah jalan.

    Ekornya melingkar di aspal, matanya menatap tajam kendaraan yang mendekat tatapan yang entah menantang atau sekadar penasaran. Dari pagar besi di sisi kiri jalan, beberapa ekor monyet lain mengamati.


    Ada monyet ekor panjang yang menguap, ada yang sibuk memeriksa bulu kawannya, ada juga yang tampak siap melompat ke badan jalan kapan saja.

    Seperti itulah kira-kira situasi di Tanjakan Cisarakan yang berada di desa Buniwangi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hutan tropis di kiri dan tebing batu berlumut di kanan menjadi latar alami yang kontras dengan aspal hitam yang panas tersorot matahari.

    Dari pantauan di lokasi, kawanan monyet tersebut tidak terburu-buru. Mereka menyeberang jalan dengan santai. Bahkan kadang berhenti di tengah tanjakan atau turunan, seolah paham bahwa manusia akan mengalah.

    Ada yang duduk diam sambil memegang potongan ranting, ada yang mengais sisa makanan dari plastik yang terbuang di pinggir jalan.

    “Kalau sore lebih ramai lagi, suka tiba-tiba nyebrang. Makanya kalau lewat sini, gas jangan terlalu dalam,” kata I Supendi, seorang pengendara motor yang kami temui.

    Ia mengaku sudah hafal kebiasaan kawanan ini, sehingga selalu menurunkan kecepatan saat melintas.

    “Kalau yang saya takutin monyet ini tiba-tiba melompat. Kadang suka takut juga ya karena kondisi jalan raya langsung berdekatan dengan kawanan hewan liar itu. Namun sejauh ini hal itu belum terjadi,” ujarnya.

    Warga menyebut perilaku berani monyet Cisarakan makin sering terjadi. Sebagian percaya, kebiasaan pengendara dan wisatawan memberi makan membuat mereka betah di jalur lalu lintas.

    Serupa dengan kawasan Gunung Tangkil, di mana monyet liar sering terlihat di tepian hutan hingga bergelantungan di kabel listrik, di Cisarakan kawanan ini juga seolah menguasai jalur, menjadikan jalanan aspal seperti panggung harian untuk bertemu manusia.

    Jalur yang Berbahaya

    Jalan ini sendiri bukan sembarang jalan, tanjakan dan turunan curamnya adalah penghubung Cikidang – Palabuhanratu, kerap dilalui mobil wisata, truk barang, dan motor yang melaju kencang.

    Kombinasi kelokan tajam dan satwa liar yang menyeberang tiba-tiba adalah resep berbahaya jika pengendara tidak waspada.

    Dari balik kaca mobil, pemandangan ini memang mengundang rasa kagum seperti potongan film dokumenter yang diambil di hutan liar. Namun bedanya, ini adalah ruang yang dibagi antara mesin dan alam. Dan di sini, batas antara keduanya tipis sekali.

    Peringatan untuk pengendara, kurangi kecepatan, jaga jarak, dan jangan memberi makan monyet di lokasi ini. Selain demi keselamatan di jalan, langkah itu juga penting untuk menjaga perilaku alami mereka di habitatnya.

    Warga setempat berharap pemerintah atau pihak terkait memasang papan peringatan khusus di titik-titik rawan kemunculan monyet.

    Dengan begitu, pengendara dari luar daerah akan siap mengantisipasi sejak awal, bukan kaget lalu mengerem mendadak di tengah tanjakan atau turunan.

    “Kalau ada papan peringatan, kan pengendara dari luar daerah juga bisa siap-siap. Jangan sampai ngerem mendadak karena kaget,” tutur seorang warga.

    Dengan sedikit kewaspadaan dan tanda peringatan yang jelas, pertemuan antara manusia dan satwa liar di jalur ini bisa tetap aman tanpa harus mengorbankan keselamatan ataupun merusak kebiasaan alami para monyet penghuni hutan Cisarakan.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Xavi Dukung Rivalnya, Laporta Tidak Kaget


    Jakarta

    Hector Font, yang akan maju dalam pemilihan presiden Barcelona tahun depan, terindikasi dapat dukungan dari Xavi Hernandez. Joan Laporta, presiden Barca saat ini, sontak dimintai tanggapannya.

    Proses pemilihan presiden Barcelona dijadwalkan untuk berlangsung di antara bulan Maret dan Mei tahun 2026. Tapi nuansanya sudah mulai terasa.

    Pada awal pekan ini Font secara resmi mengumumkan kampanye barunya, yang digalang sebagai salah satu langkah menuju kontestasi. Kehadiran Xavi pada momen tersebut lantas mencuri perhatian.


    Xavi bukan cuma dikenal sebagai salah satu legenda Barcelona, tapi juga sosok yang pernah ditunjuk Laporta untuk melatih Blaugrana. Xavi menjadi pelatih Barca periode November 2021-Mei 2024.

    Joan Laporta kini diprediksi bakal menjadi calon kuat dalam pemilihan presiden Barca. Victor Font digadang-gadang menjadi salah satu kuda hitam, apalagi dengan dukungan Xavi terhadapnya.

    Situasi itu kemudian menjadi salah satu hal yang ditanyakan kepada Laporta dalam wawancaranya dengan El Mon a RAC1. Laporta mengaku tidak terkejut.

    “Aku tidak kaget melihat Xavi bersama Victor Font,” ujar Laporta.

    “Menurutku, ia bebas melakukan apa saja yang diinginkannya. Aku tidak kaget karena sebelum ini dirinya juga sudah punya relasi dengan Victor Font,” sebutnya.

    Pada proses pemilihan presiden Barca tahun 2021, Font mengajukan proyeknya dengan Xavi sebagai sosok sentral pendorong model keolahragaan di klub Catalan tersebut.

    Namun, pada saat itu Xavi terkesan menjaga jarak karena mengetahui dirinya merupakan salah satu kandidat untuk menggantikan Ronald Koeman sebagai pelatih. Laporta kemudian memang menunjuk Xavi, tapi Laporta pula yang lantas menggantikannya dengan Hansi Flick — yang saat ini masih melatih Los Cules.

    (krs/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Bola Api Misterius Juga Terlihat di Brebes, Pemancing Kaget Sungai Jadi Terang

    Bola Api Misterius Juga Terlihat di Brebes, Pemancing Kaget Sungai Jadi Terang



    Brebes

    Fenomena bola api misterius ternyata juga terlihat di atas langit Brebes. Para pemancing sampai kaget gara-gara melihat sungai menjadi terang benderang.

    Fenomena alam yang diduga meteor jatuh tak hanya dilihat warga Cirebon, tetapi banyak dilihat juga oleh warga Brebes, Jawa Tengah.

    Kesaksian warga menyebut, jatuhnya benda langit ini disusul suara dentuman mirip guntur. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/10) petang.


    Seberkas cahaya terang melintas di langit Brebes pukul 18.35 WIB. Tidak lama kemudian terdengar suara dentuman mirip guntur layaknya mau hujan. Dentuman itu bahkan membuat kaca jendela ikut bergetar.

    Sejumlah warga lainnya juga mengaku menyaksikan fenomena alam yang sama. Fiman (32) warga Brebes mengaku melihat dengan jelas cahaya terang di langit pada jam tersebut.

    “Lagi duduk pinggir Kali Pemali, kaget ada ndaru merah sampai sungai terlihat terang. Cahaya itu seperti sangat dekat dengan bumi,” ungkap Fiman saat dihubungi, Senin (6/10/2025) pagi.

    Firman mengaku baru tahu kalau cahaya itu adalah meteor jatuh setelah membuka medsos. Bahkan infonya, kata dia meteor itu terjatuh di Cirebon.

    “Tak kira ndaru kok merah, ternyata meteor jatuh. Saya baru ngeh setelah baca-baca di medsos,” kata dia.

    Pemancing Kaget, Sungai Jadi Terang Benderang

    Seorang pemancing bernama Dodi (29) bersama rekannya menyaksikan fenomena alam itu di pinggiran Sungai Pemali. Saat duduk menunggu umpan disambar ikan, tiba-tiba dia melihat langit terang.

    Dia melihat ada bola melintas di atas sungai memancarkan cahaya terang. Awalnya dia mengira bola api akan jatuh tidak jauh dari tempat memancing.

    Kata Dodi, pancaran cahayanya sampai menerangi permukaan sungai Pemali. Jaraknya lumayan dekat seperti akan jatuh di dekat lokasi dia memancing.

    “Sempet kaget, lagi mancing sungai tampak terang karena ada cahaya di atas. Tapi tidak lama hilang. Beberapa detik kemudian suara guntur muncul,” aku Dodi saat dihubungi, Senin (6/10/2025).

    Usai melihat kejadian itu, Dodi dan teman-temannya berkemas dan pulang. Dia mengira akan turun hujan karena ada suara seperi guntur cukup kencang.

    “Dikira mau hujan ada suara guntur. Biasa kalau ada gluduk tidak lama hujan, jadi pulang,” pungkasnya.

    Menurut peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, penampakan bola api tersebut merupakan meteor yang berukuran cukup besar.

    “Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas memasuki wilayah Kuningan-Kabupaten Cirebon dari arah barat daya sekitar pukul 18.35-18.39 (WIB),” kata Thomas dalam unggahan di akun Instagramnya, Senin (6/10/2025).

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Fakta-fakta Macan Tutul Masuk ke Hotel Bandung: Asal Usul hingga Evakuasi

    Fakta-fakta Macan Tutul Masuk ke Hotel Bandung: Asal Usul hingga Evakuasi



    Bandung

    Kabar seekor macan tutul yang nyasar dan masuk ke dalam sebuah hotel di Bandung bikin warga gempar. Berikut fakta-fakta menarik insiden tersebut:

    Seekor macan tutul dilaporkan masuk ke dalam hotel di Kota Bandung. Peristiwa ini terjadi di Hotel Anugerah yang berada di Jalan Padasaluyu, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Senin (6/10/2025).

    Tentu saja peristiwa itu bikin heboh masyarakat setempat. Warga pun bertanya-tanya, dari mana asal macan tutul itu dan bagaimana cara mengevakuasi hewan buas itu.


    Berikut fakta-fakta insiden macan tutul masuk hotel di Bandung:

    1. Macan Tutul Duduk di Depan Pintu Kamar

    Dalam video yang beredar di media sosial, hewan yang tubuhnya berwarna gelap dengan totol-totol itu sedang duduk di depan pintu kayu kamar hotel. Macan itu terlihat dalam kondisi yang lemas.

    Namun di akhir video berdurasi 6 detik, macan tampak menyeringai. Taringnya tajam seperti hendak menyerang.

    Beberapa orang terlihat mendekat dan mengabadikan macan itu dengan ponselnya. Belakangan diketahui, macan tutul itu berada di hotel Anugerah yang terletak di Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

    2. Penjaga Hotel Kaget Bukan Main

    Sekitar pukul setengah tujuh, Nasimah, penjaga hotel, berjalan seperti biasa memeriksa area belakang bangunan. Tak disangka, langkahnya terhenti oleh pemandangan tak biasa, seekor macan tutul tiba-tiba muncul dari arah belakang hotel.

    “Kejadian tadi jam setengah 7 pagi, macannya dari bawah, naik ke atas,” kata Nasimah.

    Nasimah sempat terpaku. Tubuh satwa itu besar, langkahnya tenang namun sigap. Ia mengira sekilas hanya seekor kucing besar, sebelum akhirnya sadar itu adalah predator liar yang sesungguhnya.

    “Kaget, dia lagi jalan, kaya kucing gitu, enggak melawan (menerkam),” ujarnya.

    Tanpa membuat suara keras, macan tutul itu terus melangkah menaiki tangga hotel, menyusuri lorong menuju lantai dua. Napas Nasimah tercekat ketika melihat hewan itu berhenti di depan salah satu kamar.

    “Langsung masuk ke kamar, ini hotel, tapi sudah kosong,” ucapnya.

    3. Akhirnya Petugas Evakuasi Datang

    Proses evakuasi berlangsung cepat, namun petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk mengangkat dan menurunkan kandang besi karena jalur menuju lokasi cukup sempit.

    Setelah berhasil diamankan, satwa liar dilindungi itu akan menjalani observasi di Lembang Park and Zoo, sebelum kemudian direhabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Sukabumi.

    4. Asal-usul Macan Tutul

    Meski demikian, pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat belum dapat memastikan apakah macan tutul tersebut merupakan satwa yang sebelumnya dilaporkan kabur dari Lembang Park and Zoo.

    “Belum, kita nggak sampai ke situ dulu ya. Karena dilihat dari lokasi dan rentang waktu itu terlalu jauh ya,” kata Humas BBKSDA Jabar, Ery Mildranaya kepada wartawan.

    Ery menegaskan, identitas satwa itu masih perlu diteliti lebih lanjut.

    “Jadi kita belum bisa pastikan apakah itu macan tutul yang sama atau sejenis, kita belum bisa pastikan,” ujarnya.

    5. Macan Tutul Dibawa ke Lembang

    Ery menjelaskan, setelah berhasil diamankan, macan tutul tersebut akan dibawa lebih dulu ke Lembang Park and Zoo untuk menjalani observasi.

    “Jadi untuk tindakan selanjutnya kami akan lakukan observasi terlebih dahulu karena bagaimanapun ini satwa liar, dia pun akan mengalami stres sama seperti kita ya,” ungkapnya.

    “Jadi akan diobservasi terlebih dahulu, setelah diobservasi direncanakan sesuai arahan pimpinan,” tambahnya.

    6. Direhabilitasi di Sukabumi

    Observasi dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis satwa dalam keadaan stabil. Setelah tahap itu selesai, macan tutul akan dipindahkan ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) di Sukabumi untuk menjalani proses rehabilitasi.

    “Kita akan lakukan rehabilitasi sementara di Cikananga,” ujarnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Warga Baleendah Kaget, Pekarangan Rumahnya Ditumbuhi Bunga Bangkai

    Warga Baleendah Kaget, Pekarangan Rumahnya Ditumbuhi Bunga Bangkai



    Bandung

    Warga Baleendah di Bandung terkaget-kaget melihat pekarangan rumahnya ditumbuhi bunga Bangkai. Warga yang penasaran pun ikut berkerumun ke rumah itu.

    Bunga bangkai atau suweg tumbuh di pekarangan rumah warga Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

    Tumbuhnya tanaman berbau menyengat tersebut membuat geger warga sekitar. Pantauan di lokasi, tanaman itu tumbuh dan mekar di antara permukiman rumah warga.


    Tanaman itu tumbuh dengan diameter 15 sentimeter dan tingginya 20 sentimeter. Beberapa warga sekitar kerap datang untuk melihat dan mengabadikan bunga itu melalui kamera ponselnya. Rumah warga itu pun berubah jadi ‘wisata dadakan’.

    “Jadi awal ketahuan pas mekarnya itu kira-kira 2 hari yang laluan. Sekitar, Sabtu 11 Oktober 2025 lalu,” ujar Aneng Yunengsi (52) saat ditemui, Senin (13/10/2025).

    Peristiwa tersebut bermula saat warga sekitar melakukan kerja bakti bersih-bersih. Setelah itu, warga kemudian mencium bau yang tidak sedap dan langsung menemukan tanaman tersebut.

    “Iya kebetulan kemarin (Sabtu) kan lagi beres-beres, terus aja nengok ke sini ada semacam bau bunga bangkai, yang mau mekar gitu. Tapi waktu itu masih kucup. Nah ditunggu beberapa hari alhamdulillah sekarang udah mekar,” katanya.

    Tanaman tersebut mengeluarkan bau tidak sedap selama beberapa hari. Bahkan kata Aneng, para warga langsung mendekat untuk melihat tanaman tersebut dan sempat menjadi tontonan warga.

    “Soalnya baunya itu lebih bau lebih menyengat dari bangkai tikus, kemarin itu sangat bau akhirnya tetangga pada penuh ke sini pada lihatin, pada bilang bau-bau, tapi semuanya itu pada pada lihatin,” jelasnya.

    “Sudah dibilang bau, tapi tetap pada mau lihat soalnya kan jarang-jarang itu ada di sini ada bunga bangkai gitu,” tambahnya.

    Aneng mengungkapkan, tanaman serupa pernah tumbuh di lokasi yang sama. Kemudian tanaman tersebut langsung layu dengan sendirinya.

    “Iya, waktu itu sekitar setahun ke belakang mungkin. Pernah kejadian ada juga tumbuh di sana. Sekarang tumbuh lagi di sana. Di tempat yang sama, itu tumbuh lagi. Kalau dari bentuk besaran sekarang. Kalau yang dulu itu agak-agak kecil. Baunya juga ini lebih bau lagi. Iya, lebih bau dari waktu itu,” bebernya.

    Dia menambahkan tidak ada tanaman serupa yang tumbuh di wilayah tersebut. Makanya bunga bangkai saat ini tumbuh di lokasi yang sama kala satu tahun yang silam.

    “Satu sampai tiga hari pas mekar aja kecium baunya. Terus hari-hari selanjutnya sudah enggak begitu bau. Udah ya baunya biasa-biasa aja gitu, kaya sekarang aja ini sudah agak hilang baunya,” pungkasnya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    Lihat juga Video ‘2 Bunga Bangkai Mekar di Batam, Sempat Jadi Tontonan Warga’:

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bikin Kaget! Viral Mobil Listrik ‘Terbang’ Masuk ke Hotel di Klaten

    Bikin Kaget! Viral Mobil Listrik ‘Terbang’ Masuk ke Hotel di Klaten



    Klaten

    Satu unit mobil listrik tiba-tiba ‘terbang’ dan menerjang masuk ke sebuah hotel di Klaten, Jawa Tengah. Insiden ini pun bikin kaget para tamu hotel!

    Mobil listrik yang dikemudikan seorang pria itu tiba-tiba nyelonong masuk ke ruang lounge sebuah hotel di Jalan Pemuda, Klaten setelah menabrak dinding kaca.

    “Kebetulan tadi acaranya kita makan siang, terus pada antre di sini, tiba-tiba mobil dari depan itu kayak terbang aja, langsung wuss sampai ke situ (jalan samping lounge) terus ngepul asap,” kata Rizki Amalia, seorang pegawai Pemkab Klaten di lokasi, Rabu (22/10/2025) siang.


    Rizki mengaku dirinya ada acara di hotel tersebut dan mobil nyelonong saat peserta antre makan siang. Begitu melihat mobil masuk menabrak kaca, dirinya dan peserta lain lari. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB tadi.

    “Kita semuanya panik terus kita pada lari keluar semua. Dengar kaca pecah ya udah kita keluar sampai asap bener-bener nggak ada dulu, agak reda, terus kita baru masuk lagi,” terang Rizki.

    Rizki menyebut dirinya baru posisi duduk di kursi setelah mengambil makan siomay. Tiba-tiba saja, mobil listrik itu masuk ke dalam ruangan.

    “Baru ambil siomay, di sini duduk, baru kecil yang kita sendok, tiba-tiba mobil masuk kayak terbang. Tadi tiga (penumpangnya), pengemudi cowok. Korban tidak ada, kayaknya cuma ini rusak (kaca depan),” imbuhnya.

    Warga Klaten lainnya, Andi, menjelaskan saat kejadian dirinya di samping lokasi. Kemungkinan, mobil listrik itu hendak parkir.

    “Sepertinya mobil mau keluar dari parkiran. Mungkin karena matic atau karena kaget,” ungkapnya.

    Akibat kejadian tersebut, kaca depan lounge hotel pecah. Mobil tersebut masuk melewati jalan masuk lounge yang berupa lantai trap berundak yang di sampingnya ada lantai miring.

    Penyebab Mobil Listrik Nyelonong Masuk ke Hotel

    Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim membenarkan ada laporan kejadian tersebut. Mobil listrik itu semula dari lokasi parkir.

    “Kronologinya mobil jalan dari parkiran, nihil korban. Ini baru mediasi (musyawarah mobil dan hotel),” jelas Alif saat diminta konfirmasi detikJateng.

    Mobil listrik nyelonong masuk ke hotel di jalan Pemuda, Klaten membuat buyar tamu. Mobil berpelat nomor F tersebut diduga mengalami kerusakan bagian elektrik.

    “Tadi dari pengakuan sopir, diduga karena eror elektrik. Itu pengakuan sopir juga belum terbiasa,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Klaten Ipda Asep Rustanto, Rabu (22/10/2025) siang.

    Dijelaskan Asep, akibat error tersebut sopir tidak bisa menguasai kendaraan. Mobil dari lokasi parkir masuk dengan kerusakan pada kaca depan hotel.

    “Yang rusak kaca depan hotel dan pembatas dengan resto, hanya material, tidak ada korban luka,” terang Asep.

    Pegawai hotel Tjokro, Agung Romadoni, menjelaskan mobil listrik yang nyelonong masuk itu juga kemungkinan karena driver belum terbiasa. Mobil menabrak pintu lobi dan area resto hotel.

    “Jadi nabrak pintu lobi sampai masuk area resto. Ya bisa lihat sendiri kerusakan kaca area lobi dan resto pembatasnya sampai terdorong,” ungkap Agung kepada awak media.

    “Drivernya sendiri belum terbiasa dengan mobil listrik dan terlalu dalam menginjak gas. Kebetulan tadi sedang lunch, makan siang di area resto,” lanjut Agung.

    Kejadian tersebut, lanjut Agung, tidak menyebabkan korban jiwa atau luka. Rombongan mobil itu sendiri dari luar datang untuk bertemu di hotel.

    “Kalau yang saya perhatikan mereka (mobil) ini dari luar bertemu di sini. Menginap atau tidak masih kita cari tahu tapi posisi mobil itu memang di luar,” imbuhnya.

    ———

    Artikel ini telah naik di detikJateng, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kesaksian Warga Lihat Mobil Listrik ‘Terbang’ Masuk ke Hotel

    Kesaksian Warga Lihat Mobil Listrik ‘Terbang’ Masuk ke Hotel



    Jakarta

    Mobil listrik MG ZS EV nyelonong masuk ke ruang lounge hotel di Jalan Pemuda, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (22/10/2025). Mobil yang dikemudikan seorang wanita itu hendak keluar dari parkiran.

    Menurut keterangan saksi mata, Rizki Amalia, mobil tersebut tiba-tiba muncul dari depan. Posisinya dia sedang antre mengambil makanan di dalam lounge hotel. Tiba-tiba saja mobil menabrak kaca hotel.


    “Kebetulan tadi acaranya kita makan siang, terus pada antre disini, tiba-tiba mobil dari depan itu kayak terbang aja, langsung wuss sampai ke situ (jalan samping lounge) terus ngepul asap,” kata Rizki Amalia, seorang pegawai Pemkab Klaten kepada awak media di lokasi, Rabu (22/10/2025) siang.

    Rizki, dirinya ada acara di hotel tersebut dan mobil nyelonong saat peserta antre makan siang. Begitu melihat mobil masuk menabrak kaca, dirinya dan peserta lain lari.

    Saat kejadian, sambung Rizki, dirinya baru posisi duduk di kursi setelah mengambil makan siomay. Tiba-tiba mobil itu masuk ruangan.

    “Baru ambil siomay, di sini duduk, baru kecil yang kita sendok, tiba – tiba mobil masuk kayak terbang. Tadi tiga (penumpangnya), pengemudi cowok. Korban tidak ada, kayaknya cuma ini rusak (kaca depan),” imbuhnya.

    Warga lain, Andi, menjelaskan saat kejadian dirinya di samping lokasi. Kemungkinan mobil hendak parkir.

    “Sepertinya mobil mau keluar dari parkiran. Mungkin karena matic atau karena kaget,” ungkapnya.

    Akibat kejadian tersebut kaca depan lounge pecah. Mobil tersebut masuk melewati jalan masuk lounge yang berupa lantai miring (plorotan).

    Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim membenarkan ada laporan kejadian tersebut. Mobil semula dari lokasi parkir.

    “Kronologinya mobil jalan dari parkiran, nihil korban. Ini baru mediasi (musyawarah mobil dan hotel),” jelas Alif saat diminta konfirmasi detikJateng.

    Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengemudi mobil listrik itu spesial. Teknologinya canggih sehingga pengemudi harus bisa beradaptasi.

    “Mungkin secara operasional sama, tapi secara teknik berbeda. Contoh, injak pedal gas harus smooth, injak pedal rem ada rasa delay, di tanjakan atau turunan atau tikungan harus cover brake dan mengaktifkan fitur hill assist atau regeneratif brake. Masih banyak lagi, terutama mobil listrik itu diciptakan untuk lebih ramah lingkungan,” ujar Sony.

    (riar/din)



    Sumber : oto.detik.com