Tag: kecanggihan

  • Mudahnya Bikin Stiker WA yang Bergerak Sendiri, Ini Caranya

    Jakarta

    Untuk membuat pengalaman chat penggunanya lebih asyik, WhatsApp punya fitur menarik yang memungkinkan mereka mengirim animasi dalam bentuk gambar. Stiker, begitu kurang lebih penyebutannya.

    Biasanya, penggunaan stiker WhatsApp untuk mengekspresikan emosi dari para pengguna. Misalnya, saat sedang marah, maka stiker dengan gambar orang, hewan, atau karakter kartun lain yang bisa merepresentasikan perasaan itulah yang akan dikirim. Berlaku juga dengan ekspresi lain seperti senang, tertawa, teriak, atau marah-marah.

    Hal ini bisa menjadi penegasan terkait perasaan yang sedang dirasakan. Makanya banyak orang sering menyelipkan stiker dengan visual yang unik, ketika akan mengirim pesan ke kerabatnya.


    Nah satu hal yang patut disoroti dan kemungkinan luput dari orang-orang ialah ternyata bisa lho kirim stiker WhatsApp bergerak. Jadi mirip seperti GIF yang ada di aplikasi chat kepunyaan Meta tersebut.

    Bedanya ada di ketersediaan dan produksinya. Jadi dalam konteks ini, pengguna bisa membuatnya sendiri dan menyimpannya sebagai stok, untuk nantinya digunakan pada saat yang tepat.

    Cara Bikin Stiker WA Bergerak

    Lantas bagaimana sih cara bikin stiker WhatsApp bergerak? Berikut penjelasannya singkatnya dengan memberdayakan kecanggihan aplikasi bernama Sticker.ly.

    1. Unduh aplikasi Stikcer.ly, bisa melalui Google Play Store atau App Store.
    2. Tunggu proses download selesai, yang mana ukuran file sekitar 84,4 MB.
    3. Setelah itu bisa langsung masuk ke aplikasinya.
    4. Klik tombol Get Started.
    5. Lanjut tekan tombol Continue.
    6. Apabila ditawarkan untuk berlangganan, cukup tekan tombol silang di pojok kiri atas.
    7. Setelah itu masuk dengan akun gmail.
    8. Lalu jika ingin menerima pemberitahuan dari aplikasi dapat memilih Enable Notifications, tapi kalau tidak mau pilih Not Now.
    9. Kemudian pilih ikon + di halaman utama.
    10. Pilih Animated untuk membuat stiker WA bergerak.
    11. Tentukan video yang ingin kalian jadikan stiker WA bergerak.
    12. Tambahkan teks atau emoji bila memang diperlukan, agar mempercantik tampilannya.
    13. Klik tombol Save kalau dirasa sudah sesuai.
    14. Klik kembali tombol Save.
    15. Tunggu proses menyimpan selesai.
    16. Selanjutnya cukup tekan tombol Add to WhatsApp.
    17. Terakhir konfirmasi dengan tekan tombol Add.

    (hps/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • 2 Jam Saja! Kamu Bisa Ubah Tulisan Kreatif dengan Bantuan AI Jadi Sumber Cuan

    2 Jam Saja! Kamu Bisa Ubah Tulisan Kreatif dengan Bantuan AI Jadi Sumber Cuan



    Jakarta

    Di era digital sekarang, peluang untuk mendapatkan penghasilan dari dunia menulis semakin terbuka lebar. Banyak penulis lepas (freelance writer) yang sukses mengubah hobi menulis menjadi sumber cuan tetap, berkat kemampuan mereka memanfaatkan teknologi.

    Salah satu yang paling membantu saat ini adalah kolaborasi dengan Artificial Intelligence (AI), yang bisa mempercepat proses menulis tanpa mengurangi sentuhan personal dari setiap karya.

    Buat kamu yang ingin menulis bukan sekadar untuk menuangkan ide, tapi juga untuk menghasilkan, kelas “2 Jam Maksimalkan Cuan dengan AI for Creative Writing” dari detikcourse ini bisa jadi langkah awal yang tepat.


    Melalui pendekatan praktis dan etis, kamu akan belajar cara menggunakan AI bukan sebagai pengganti, tapi sebagai partner kreatif yang membantu kamu menulis lebih efisien dan strategis.

    Kelas ini akan dibagi ke dalam tiga sesi interaktif, masing-masing dirancang agar kamu bisa langsung praktik dan melihat hasilnya.

    Pada Sesi 1:

    Etika Kolaborasi dengan AI & Teknik Dasar Menulis (Selasa, 21 Oktober 2025 pukul 19.00-21.00 WIB), kamu akan diajak memahami peran AI dalam dunia kreatif. Bukan sekadar alat bantu, AI bisa menjadi rekan menulis yang membantu kamu berpikir lebih luas.

    Masuk ke Sesi 2:

    Dari Prompt Jadi Konten Seni Prompt Engineering (Selasa, 28 Oktober 2025 pukul 19.00-21.00 WIB), kamu akan belajar bagaimana membuat AI benar-benar “paham” apa yang kamu mau. Mulai dari anatomi prompt yang efektif, teknik iterasi untuk menyempurnakan hasil, hingga cara menggunakan AI untuk riset, membuat outline, dan menyusun draf awal.

    Terakhir, di Sesi 3:

    Praktik Menulis, Editing & Strategi Cari Cuan (Selasa, 4 November 2025 pukul 19.00-21.00 WIB), kamu akan fokus pada penyuntingan tulisan hasil kolaborasi dengan AI. Sesi ini juga akan membekali kamu dengan strategi membangun portofolio dan menemukan peluang penghasilan lewat berbagai platform.

    Melalui tiga sesi ini, kamu bukan hanya belajar menulis, tapi juga membangun jalan menuju karier sebagai penulis profesional. Dengan kolaborasi yang tepat antara kreativitas manusia dan kecanggihan AI, kamu bisa menulis lebih cepat, lebih tajam, dan tentu saja, lebih cuan.

    Segera daftar kelasnya di detikevent, dan mulai langkahmu sebagai penulis yang lebih produktif dan menghasilkan cuan!

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pemerintah Siap Buka Langit RI untuk Drone Komersial Akhir 2026

    Pemerintah Siap Buka Langit RI untuk Drone Komersial Akhir 2026


    Jakarta

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan pesawat tanpa awak atau drone komersial (Advanced Air Mobility/AAM) dapat beroperasi di Indonesia pada akhir 2026. Saat ini, dua produsen lokal disebut telah siap memproduksi drone tersebut.

    Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Sokhib Al Rohman, menjelaskan pihaknya tengah menyiapkan regulasi dan infrastruktur pendukung untuk menghadapi era baru transportasi udara ini.

    “Kami sudah on track dalam menyusun dan menyambut teknologi ini. Menteri Perhubungan juga sangat concern agar AAM dapat segera diterapkan. Harapannya, pada Desember 2026 sudah ada satu yang beroperasi secara komersial,” ujar Sokhib di Jakarta, Kamis (23/10/2025).


    AAM merupakan sistem drone yang mampu mengangkut penumpang maupun logistik. Hingga saat ini, Kemenhub telah mencatat sekitar 5.000 drone kecil yang terdaftar secara digital dan menerbitkan lebih dari 11.000 sertifikat pilot jarak jauh.

    Meski regulasi untuk drone berkapasitas besar masih dalam tahap penyusunan, Sokhib menyebut Indonesia siap menghadapi perkembangan teknologi ini.

    “Bahkan secara global, belum ada negara yang memiliki regulasi matang untuk industri ini. Namun Indonesia sudah menyiapkan aspek teknis mulai dari sertifikasi pilot, registrasi, desain pesawat, hingga pengaturan ruang udara,” jelasnya.

    Sokhib menambahkan, regulasi tersebut juga merujuk pada pedoman ICAO Annex 6 Part 4 yang baru diterbitkan pada 2024, terkait sistem pesawat tanpa awak jarak jauh (Remote Pilot Aircraft System).

    Tonton juga video “Kecanggihan Drone Kargo Listrik DF-L100, Nggak Perlu Pilot dan Berbasis AI” di sini:

    (rea/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Kemenhub Buka Peluang Drone Bisa Angkut MBG

    Kemenhub Buka Peluang Drone Bisa Angkut MBG


    Jakarta

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan drone besar tanpa awak dapat digunakan untuk sembako bahkan untuk keperluan program makan bergizi gratis. Hal ini menyusul rencana drone besar dioperasikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Sokhib Al Rohman mengatakan teknologi drone ini tidak akan dioperasikan di wilayah penduduk, seperti Jakarta. Namun, akan dioperasikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang sulit dijangkau transportasi umum.

    “Contoh misalnya wilayah Papua, untuk mengangkut sembako, untuk mengangkut peralatan-peralatan berat, untuk pembangunan infrastruktur di atas-atas gunung sana. Untuk daerah-daerah yang di pedalaman atau bahkan untuk mengangkut MBG, daerah-daerah yang pulau-pulau terpencil. Itu kita bisa lakukan,” ujarnya, di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).


    Selain mempercepat logistik, Sokhib menilai penggunaan drone di daerah 3T dapat membantu mengumpulkan data penting untuk menyusun regulasi penerbangan tanpa awak di Tanah Air.

    Ia menerangkan pengoperasian drone ini akan diatur secara ketat. Setiap rute penerbangan akan ditentukan secara jelas, mulai dari titik keberangkatan, tujuan hingga pengaturan ruang udara dan navigasinya.

    “Bandara mana yang akan dijadikan, bandara tujuannya mana. Maka kita bisa atur, ruang udaranya seperti apa, controller-nya untuk air navigation-nya seperti apa, terus kemudian jalur penerbangannya seperti apa. Kita susun di situ,” imbuhnya.

    Sebelumnya, Kemenhub berencana pesawat tanpa awak atau drone komersial (Advanced Air Mobility/AAM) dapat beroperasi di Indonesia pada akhir 2026. Saat ini, Kemenhub tengah menyiapkan regulasi dan infrastruktur pendukung untuk menghadapi era baru transportasi udara ini.

    “Kami sudah on track dalam menyusun dan menyambut teknologi ini. Menteri Perhubungan juga sangat concern agar AAM dapat segera diterapkan. Harapannya, pada Desember 2026 sudah ada satu yang beroperasi secara komersial,” ujar Sokhib.

    Tonton juga video “Kecanggihan Drone Kargo Listrik DF-L100, Nggak Perlu Pilot dan Berbasis AI” di sini:

    (rea/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Mitsubishi Destinator Sabet Gelar Desain Terbaik di Jepang

    Mitsubishi Destinator Sabet Gelar Desain Terbaik di Jepang



    Jakarta

    Mitsubishi menjadi salah satu perusahaan yang menyabet gelar Good Design Award, penghargaan desain bergengsi di Jepang yang diselenggarakan Japan Institute of Design Promotion (JDP).

    Tak tanggung-tanggung, tiga produk andalan Mitsubishi sukses membawa pulang penghargaan sekaligus!

    1. Delica Mini: Mobil kei-car super jangkung ini terpilih masuk Good Design Best 100, yang merupakan daftar 100 desain terbaik.
    2. Destinator: SUV menengah terbaru ini memenangkan Good Design Award 2025.
    3. Seri Delica: Seri legendaris ini dianugerahi Good Design Long Life Design Award 2025 karena ketahanannya selama lebih dari setengah abad.


    Delica Mini

    Kei-car bertubuh jangkung khas Jepang, sukses masuk ke daftar Good Design Best 100-kumpulan desain terbaik tahun ini. Meski mungil, mobil ini tampil gagah dengan bodi kotak yang kini lebih berotot.

    Delica MiniDelica Mini Foto: Dok. Mitsubishi

    Ciri khasnya ada pada lampu bulat besar berpadu dengan grill horizontal, menciptakan kesan ramah namun tangguh. Interiornya juga modern dan unik, karena menyematkan maskot “Deli Maru” di sistem antarmuka.

    Juri menilai Delica Mini berhasil mempertahankan DNA petualangan Delica dalam format kei-car yang cocok untuk aktivitas harian maupun outdoor.

    Destinator

    Model SUV terbaru Mitsubishi, Destinator, yang debut globalnya dilakukan di Indonesia, juga ikut menyabet Good Design Award 2025. Desainnya dipuji karena mampu memadukan kesan kokoh dan elegan tanpa tampil berlebihan.

    Fascia depan tampil minimalis dengan gaya pencahayaan T-Shape yang futuristik. Sementara garis bodi tegas menciptakan aura “Gravitas & Dynamism”-berwibawa tapi tetap lincah. Kabinnya dirancang lapang dan tenang, cocok untuk keluarga.

    Harga resmi Mitsubishi Destinator akhirnya diumumkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Rabu (23/7/2025). SUV keluarga premium itu dilepas dengan banderol harga mulai dari Rp 385 juta.Destinator Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

    Menurut juri, desain Destinator mencapai harmoni antara volume, presisi, dan kecanggihan. Mitsubishi sendiri menyebut konsepnya sebagai “Confidence Booster for Energetic Families.”

    Delica

    Tak ketinggalan, Delica Series menerima Good Design Long Life Design Award 2025, penghargaan khusus untuk produk yang bertahan dan terus relevan selama puluhan tahun.

    DelicaDelica Foto: Dok. Mitsubishi

    Pertama hadir pada 1968, Delica sukses berevolusi dari mobil komersial menjadi kendaraan keluarga yang digemari. Generasi kelimanya, Delica D:5, kini dikenal sebagai MPV bergaya SUV yang menggabungkan kenyamanan minivan, mesin diesel bertenaga, dan sistem 4WD.

    “Kemampuan Delica beradaptasi dan menjadi bagian gaya hidup masyarakat patut dipuji,” tulis dewan juri.

    (riar/din)



    Sumber : oto.detik.com