Tag: kinerja ac

  • Cek 7 Komponen Ini sebelum Pergi Liburan Pakai Mobil Pribadi



    Jakarta

    Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) segera tiba. Masyarakat menantikan dan siap menikmati momen ini dengan berwisata atau pulang ke kampung halaman menggunakan mobil pribadi bersama keluarga. Jangan lupa mengecek 7 komponen sebelum berpergian menggunakan mobil pribadi.

    Selama perjalanan liburan, biasanya ditemukan kondisi jalanan macet sebab jumlah pemudik yang melonjak, aturan ruas buka-tutup jalan, kendala mogok, hingga berbagai kondisi lainnya.

    Kondisi-kondisi tersebut tentunya dapat mempengaruhi performa kendaraan, seperti suhu mobil lebih cepat panas, bahan bakar yang tidak efisien, hingga berbagai kondisi yang tidak diinginkan lainnya.


    Supaya kondisi mobil tetap optimal, berikut beberapa tips dari Daihatsu terkait perawatan mobil agar momen perjalanan liburan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan:

    1. Periksa komponen lampu dan wiper. Jika karet wiper tidak berfungsi dengan baik, segera lakukan penggantian dengan yang baru agar dapat menyapu air dengan baik dan menjaga visibilitas ketika berkendara dalam kondisi hujan.

    2. Periksa aki dan sistem kelistrikan mobil. Aki mobil adalah sumber daya utama kelistrikan pada mobil yang dapat menjaga kinerja lampu, audio, dan mesin agar berjalan optimal. Sebaliknya, aki yang jarang dirawat atau bahkan tidak pernah dicek dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kinerja kurang maksimal atau mogok pada saat kendaraan akan digunakan.

    3. Ganti oli mobil. Sebagai pelumas penting komponen dalam mesin, periksa dan ganti oli mesin bila diperlukan sebelum bepergian, mulai dari oli mesin, oli gardan, oli rem, oli power steering, dan lain-lain. Pastikan pilih oli terbaik sesuai dengan spesifikasi mesin.

    4. Ganti air radiator. Sebagai peredam panas mesin mobil akibat kinerja mesin yang tinggi, Anda disarankan menggunakan air radiator khusus agar kinerja pendingin mesin lebih optimal dan mampu mencegah karat pada sela mesin.

    5. Cek kondisi ban dan kaki-kaki. Periksa tekanan udara dan ketebalan tapak ban. Ban yang aus atau tekanan udara yang tak sesuai dapat mempengaruhi stabilitas kendaraan dan berdampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar. Cek juga bagian kaki-kaki kendaraan, dan lakukan spooring dan balancing bila perlu untuk menyeimbangkan kembali sudut-sudut roda supaya dapat berputar dengan seimbang.

    6. Periksa komponen rem dan pastikan dalam keadaan baik, mulai kualitas minyak (oli) rem, kondisi kampas rem, dan piston rem. Perhatikan juga apakah ada suara aneh atau getaran saat pengereman, karena hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah.

    7. Filter pendingin dan AC. Mobil dengan suhu yang dingin dan sejuk memberikan kenyamanan tersendiri selama perjalanan. Lakukan pengecekan filter pendingin pada AC, termasuk pembersihan kondensor dan evaporator agar kinerja AC tetap optimal.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Merawat Mobil setelah Digunakan Liburan, Cek 10 Komponen Ini



    Jakarta

    Memasuki awal tahun, kita kembali pada rutinitas harian setelah melewati periode liburan. Banyak dari masyarakat yang menggunakan satu mobil yang sama baik digunakan untuk berlibur maupun dalam beraktivitas sehari-hari. Memasuki rutinitas harian, tentunya mobil pribadi membutuhkan perhatian khusus agar performanya tetap optimal.

    Terlebih, sebagian pemilik kendaraan sering kali terlewat dalam mengecek kendaraannya. Dijelaskan Daihatsu dalam keterangan resminya, ini tips pengecekan mobil supaya tetap aman dan nyaman selama digunakan dalam menemani aktivitas harian.

    1. Bersihkan mobil secara menyeluruh, termasuk bagian kolong dan mesin untuk menghindari penumpukan kotoran atau bahkan lumpur yang dapat menyebabkan korosi atau kerusakan.


    2. Pastikan interior kendaraan mulai dari kabin hingga bagasi bersih dari sisa makanan dan minuman agar terhindar dari aroma tidak sedap dan serta masuknya serangga ke dalam kabin.

    3. Periksa ketinggian air radiator coolant di tangki cadangan. Bila kurang, tambahkan dengan air radiator coolant resmi Daihatsu agar dapat mencegah mesin dari overheat.

    4. Periksa ketinggian oli mesin di antara batas minimum dan maksimum yang dapat terlihat pada stik cek oli, karena kekurangan oli dapat menyebabkan kerusakan mesin.

    5. Pastikan air di tangki wiper juga dalam kondisi terisi penuh yang dapat dilihat dari tangki air wiper. Fungsi wiper sangat penting dalam menjaga visibilitas pengendara.

    6. Cek minyak power steering pada tangki penampungan. Gunakan minyak power steering sesuai spesifikasi yang direkomendasikan. Sebelum mematikan mesin, pastikan roda depan tetap dalam keadaan lurus agar kinerja power steering tetap baik.

    7. Pastikan ketinggian minyak rem berada pada batas maksimum dan gunakan minyak rem yang telah direkomendasikan. Bila kurang sampai batas minimum dan lampu indikator rem menyala, segera hubungi bengkel resmi terdekat.

    8. Khusus pengguna aki basah, isilah air aki secara berkala agar tetap berfungsi secara optimal. Pastikan ketinggian cairan aki seluruh sel berada antara Lower Level dan Upper Level.

    9. Lakukan pengecekan filter pendingin pada AC, termasuk pembersihan kondensor dan evaporator agar kinerja AC tetap optimal.

    10. Pastikan komponen rem dalam keadaan baik, mulai dari kualitas minyak (oli) rem, kondisi kampas rem, dan piston rem.

    Selain tips di atas, pelanggan juga dapat memastikan kendaraannya agar selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis rutin atau perawatan khusus di bengkel resmi terdekat.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kapan Waktu Ideal buat Bersihkan AC? Ini Anjurannya

    Kapan Waktu Ideal buat Bersihkan AC? Ini Anjurannya


    Jakarta

    AC membuat udara di dalam ruangan menjadi dingin dan segar. Namun, untuk mempertahankan kondisi itu, AC perlu dibersihkan secara berkala.

    Filter AC semakin lama digunakan akan kotor dan berdebu. Jika dibiarkan, kotoran tersebut dapat mengganggu kinerja AC. Alhasil, AC bermasalah dan enggak dingin.

    Meski AC mesti rutin dibersihkan, bukan berarti harus panggil tukang servis setiap bulan ya. Temukan waktu ideal untuk membersihkan AC berikut ini.


    Waktu Ideal buat Bersihkan AC

    Dikutip dari Melbourne Heating & Cooling, pemilik rumah dianjurkan untuk membersihkan AC setiap 3-4 bulan sekali. Hal ini membantu meningkatkan aliran udara serta memastikan AC berfungsi secara efisien.

    Pembersihan secara berkala tak hanya membuat udara dingin, tetapi juga menjaga kualitas udara di rumah. Jika AC kotor, udara yang keluar bisa bercampur dengan debu, kotoran, dan bakteri sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    Selain membersihkan AC, pemilik perlu mengecek kondisi mesin secara menyeluruh dengan bantuan teknisi profesional. Lakukan pengecekan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Langkah ini penting untuk memastikan adanya kerusakan pada komponen AC atau tidak.

    Pertanda AC Harus Dibersihkan

    Kenali tanda-tanda AC sudah saatnya dibersihkan berikut ini.

    1. AC Tidak Dingin

    Kalau AC mulai terasa kurang dingin, bisa saja itu pertanda perlu membersihkan filternya. Sebab, filter AC yang kotor dan tersumbat membuat aliran udara menjadi tidak lancar.

    2. Bau Tak Sedap

    Udara yang keluar dari AC seharusnya terasa sejuk dan tidak berbau. Jika penghuni mencium bau apak, kemungkinan AC kotor dan dipenuhi bakteri dan jamur.

    3. Tagihan Listrik Meningkat

    Perhatikan juga kalau belakangan tagihan listrik meningkat drastis, bisa jadi itu karena AC kotor. AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan udara kalau filternya kotor sehingga energi yang dipakai pun semakin besar.

    Itulah informasi seputar AC kotor yang perlu dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com