Tag: kisah haru

  • Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!


    Jakarta

    Seorang penjual kue membagikan pengalaman jualannya yang sempat tidak laku-laku. Namun, suatu saat ia dapat keajaiban karena tiba-tiba kuenya ludes diborong!

    Pasang surut sebuah bisnis, termasuk bisnis kuliner merupakan hal yang sangat lumrah. Ada masa ketika penjual makanan itu berada di atas, mendapat banyak kunjungan. Namun, ada juga kalanya di bawah.

    Banyak faktor yang dapat memengaruhi naik turunnya kondisi suatu usaha, mulai dari persaingan bisnis yang semakin ketat, masalah lokasi, waktu buka, menu yang ditawarkan, fasilitas, sampai pelayanan.


    Oleh karena itu, pemilik usaha kuliner perlu lebih semangat dan giat memperbaiki usahanya.

    Namun, sambil berusaha sekalipun, tidak sedikit penjual sebenarnya tetap merasa sedih ketika jualannya tidak laku. Seperti curhatan yang dibagikan oleh penjual kue ini.

    Melalui unggahan di laman Facebook, seorang penjual di bazar Ramadan Malaysia menceritakan kondisi usahanya itu. Di bazar Ramadan, ia berjualan aneka kue, lapor mstar.com.my (29/03).

    Pada suatu hari, ia membuka gerai bazarnya seperti biasa. Namun, kondisi cuaca saat itu kurang bagus karena mendung dan awannya juga hitam.

    Melihat cuaca seperti ini, penjual anonim itu berpikir, kemungkinan ini bukan hari untuk meraih rezeki. Penjual ini pasrah jika memang jualannya tidak laku.

    “Saat saya sedang sibuk menyiapkan gerai, saya lihat langit sudah mulai gelap. Padahal saya baru mau mulai jualan.” ujarnya.

    “Saya pasrahkan saja, mungkin rezeki saya bukan hari ini,” ujarmya.

    Benar saja, menurut ceritanya, jualan kue pada saat itu memang tidak laku. Penjual anonim ini hampir putus asa. Bahkan, sudah berniat pulang ke rumah lebih awal.

    Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!Dari yang tidak laku, tiba-tiba penjual ini mendapat seorang pelanggan yang langsung memborongnya. Foto: mstar.com.my

    Namun, ketika ia sudah putus asa seperti itu, tiba-tiba datang sesorang yang murah hati. Pelanggan itu ingin memborong semua jualannya ini untuk dibagikan ke orang lain saat buka puasa.

    Mendapat pelanggan yang tiba-tiba ingin borong semua jualannnya, penjual ini tentu terkejut.

    “Tiba-tiba datang seorang hamba Allah, dia borong semua jualan kue saya untuk diberikan sebagai kudapan berbuka puasa,” jelas penjual ini.

    Semua jualannya pun ludes karena diborong pelanggan ini. Penjual kue itu bersyukur karena ada hal baik datang tanpa disangka-sangka. Menurutnya, ini adalah sebuah keajaiban yang dikaruniai Allah SWT,

    Penjual ini pun menjadi berpikir, apa hal yang membuatnya mendapat rahmat seperti itu. Setelah ditelusuri kembali, penjual itu menyadari satu amalan harian yang mungkin menyebabkan dirinya dirahmati.

    Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!Ia pun merasa jika rezekinya itu datang karena amalan yang ia lakukan sebelumnya. Foto: mstar.com.my

    “Baru saya ingat, tadi waktu Ashar saya ada bershalawat 10 kali. Saya mulai mengamali hal ini juga setelah liat video ustaz di TikTok,” pugkas penjual kue.

    Menurutnya, sang ustaz menyarankan untuk mengamalkan hal ini 10 kali ketika sholat subuh dan 10 kali setelah sholat Ashar. Insya Allah hal ini bisa mendatangkan rezeki dari tempat yang tidak terduga.

    Penjual ini sengaja membagikan pengalamannya agar banyak yang bisa ikut beramal seperti itu, sekaligus tidak mudah putus asa ketika jualannya tidak laku.

    Ungahannya pun mendapat komentar beragam dari netizen. Sebagian besar ikut bersyukur dengan rezeki yang diterima penjual ini.

    Seperti netizen ini yang berkomentar, “Alhamdullilah rezeki, terima kasih atas informasinya.”

    Netizen lain memperingati penjual ini untuk tetap berniat kuat dalam jualan. Sebab, menurutnya rezeki yang datang tidak dari satu amalan Shalawat saja.

    “Hati-hati betulkan niat juga. Rezeki datang dari Allah dan Shalawat itu hanya satu amalan,” ujar netizen ini.

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kisah Haru Istri yang Suaminya Meninggal di Madinah



    Jakarta

    Niat Sumi’ah menunaikan ibadah haji beserta suaminya pupus setelah sang suami dipanggil Allah SWT. Ini ceritanya.

    Suami Sumi’ah bernama Masrikan Rejo Nasikun, meninggal dunia 31 Mei 2023, dari kloter 4 asal Karanganyar, Kabupaten Demak. Yang bersangkutan meninggal dunia di RSAS Madinah.


    Jemaah berusia 72 tahun dan termasuk kategori lansia itu meninggal dunia pada Rabu (31/5/2023) pukul 18.30 WAS (Waktu Arab Saudi). Penyebabnya karena serangan jantung.

    “Suami di pesawat biasa saja. Sebelumnya memang pernah sakit tapi kalau dikeroki terus enak. Yang dikeluhkan itu sakit di ulu hati. Sebelumnya sudah pernah diperiksakan dan dinyatakan sehat ketika berangkat. Normal terus sampai mendarat bahkan sampai masuk ke hotel,” tutur Sumi’ah saat ditemui tim Media Center Haji di Makkah, (5/6/2023).

    Suami Sumi’ah meninggal waktu jalan ke masjid kira-kira menjelang perpindahan ke Makkah. “Saya juga diajak untuk jalan-jalan tapi saya tidak mau. Setelah pulang jalan-jalan suami membawa kurma. Saya bilang kok belinya sekarang pak kita lo mau ke Makkah.”

    “Nah, terus suaminya itu sakit. Ketika diperiksa sama dokter dia terus terpejam terus dibawa ke rumah sakit. Saya sempat mau ikut ke rumah sakit tapi nggak dibolehkan,” ungkap perempuan paruh baya ini.

    “Saya tidak tahu kapan bapak (suami) meninggal. Saya tahunya itu ketika dokter dan perawat datang ke kamar terus di kamar itu cuma diem saja. Terus akhirnya dia bisa mengerti Kalau suaminya sudah meninggal,” ceritanya.

    Kini Sumi’ah yang beribadah dengan kursi roda sedang menata hati. Empat koper milik dia dan almarhum suaminya yang dibawa dari Solo dia tekadkan dibawa pulang kembali nantinya.

    “Kadang-kadang kalau teringat suami perasaannya bagaimana gitu. Masih baru jadi ya nangis. Kalau keluarga sering menelpon menguatkan tanya kabar,” tutupnya.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com