Tag: kopi

  • Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak


    Jakarta

    Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi ada beberapa tips ngopi agar tidak memicu lonjakan tekanan darah tinggi. Begini caranya.

    Kafein dalam kopi dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah secara singkat, tapi tidak melonjak secara dramatis. Hal ini bahkan terjadi meskipun kamu tidak memiliki riwayat tekanan darah tinggi sekalipun.

    Dilansir dari Health Harvard dan beberapa sumber (06/04), belum jelas apa yang menyebabkan lonjakan tekanan darah ini. Respon tekanan darah terhadap kafein berbeda-beda pada setiap orang.


    Beberapa peneliti percaya bahwa kafein dapat memblokir hormon yang membantu menjaga arteri melebar. Di samping itu, kafein juga menyebabkan kelenjar adrenal dalam tubuh melepaskan lebih banyak adrenalin, hal ini berefek pada tekanan darah yang otomatis akan meningkat.

    Beberapa orang yang secara teratur minum minuman berkafein memiliki tekanan darah rata-rata lebih tinggi daripada mereka yang tidak minum sama sekali. Orang lain yang secara teratur minum minuman berkafein memiliki toleransi lebih tinggi terhadap kafein. Akibatnya, kafein tidak memiliki efek jangka panjang pada tekanan darah mereka.

    Berikut beberapa tips ngopi sehat agar tidak memicu darah tinggi:

    1. Takaran Kopi Tidak Boleh Sembarangan

    Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak MelonjakBegini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak Foto: Site News

    Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), mengatakan 400 miligram kafein sehari masih terbilang aman dikonsumsi. Namun bagi orang yang memiliki kekhawatiran akan lonjakan tekanan darah, maka bisa membatasinya dengan konsumsi setengahnya atau sekitar 200 miligram per hari.

    Takaran kafein 200 miligram kira-kira sama dengan jumlah dua cangkir kopi ukuran 237 mililiter.

    Namun jika kamu memiliki riwayat tekanan darah tinggi, maka hindari kopi sebelum melakukan aktivitas fisik seperti olahraga atau melakukan pekerjaan berat.

    2. Kopi dan Penderita Hipertensi

    Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak MelonjakBegini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak Foto: Site News

    Orang tanpa riwayat hipertensi pun berpotensi mengalami kenaikan tekanan darah saat mengasup kafein, terlebih lagi bagi penderita hipertensi. Konsumsi kafein yang berlebihan pada pengidap hipertensi dikhawatirkan akan memperburuk tekanan darah.

    Namun bukan berarti para penderita hipertensi sama sekali tidak boleh minum kopi. Batasi asupan kopi harian agar tekanan darah tetap bisa terkontrol. Imbangi juga dengan pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi.

    3. Konsumsi Kopi Decaf

    Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak MelonjakBegini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak Melonjak Foto: Site News

    Bagi penderita hipertensi yang benar-benar ingin minum kopi, ada alternatif lain selain mengurangi porsi asupan kopi. Caranya dengan memilih jenis kopi decaf atau kopi rendah kafein.

    Kadar kafein yang lebih rendah pada kopi decaf terbilang lebih aman dan tidak membuat lonjakan tekanan darah secara cepat. Jika masih ragu, coba konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi kopi.

    Jika kopi dikonsumsi secara bijak, ada segudang manfaat kesehatan yang bisa dirasakan tubuh. Kopi membuat otak bekerja lebih optimal, menyehatkan jantung, mencegah berbagai penyakit kardiovaskular serta membantu membuat tubuh lebih berstamina.

    4. Perhatikan Tekanan Darah Usai Ngopi

    Untuk melihat apakah kafein meningkatkan tekanan darah dalam tubuh, coba lakukan pemeriksaan tekanan darah sebelum minum secangkir kopi. Kemudian tunggu sekitar 30 sampai 120 menit setelah minum kopi, lalu ukur kembali tekanan darah.

    Jika tekanan darah meningkat 5-10 poin lebih tinggi maka kemungkinan tubuh kami memiliki sensitivitas pada kafein. Kurangi porsi konsumsi kopi harian.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat Ngopi


    Jakarta

    Minum kopi setelah bangun pagi ternyata tak disarankan. Ada beberapa aturan dan rekomendasi waktu terbaik minum kopi.

    Aroma kopi yang hadir saat pagi hari memang membangkitkan semangat, tapi bukan berarti kamu bisa menikmati kopi langsung usai bangun tidur. Cara seperti ini justru akan membahayakan kesehatan.

    Dilansir dari berbagai sumber (21/04), para penggemar kopi sebaiknya sedikit bersabar ketika ingin menyeruput segelas kopi hangat di pagi hari. Hindari mengonsumsi secangkir kopi langsung ketika kamu bangun tidur.


    Kylene Bogden seorang ahli kesehatan untuk Love Wellness, mengatakan, bagi orang yang tak punya masalah kesehatan saat minum kopi tak ada salahnya minum kopi ketika perut kosong.

    “Jika kopi membantumu lebih waspada dan fokus tanpa gangguan energi, ini biasanya pertanda baik. Jika kamu merasa cemas, gelisah, kelaparan, depresi, mual, atau sebagainya, maka tandanya kamu perlu mengatur waktu konsumsi kopi yang tepat.”

    Untuk mendapatkan manfaat ekstrak dari kopi, bukan hanya jenis dan cara penyeduhan kopi saja yang penting, tetapi juga waktu konsumsinya.

    Kenali tubuh sebelum memutuskan untuk langsung minum kopi setelah bangun tidur. Berikut beberapa panduan waktu minum kopi yang tepat:

    1. Ngemil Sambil Ngopi

    5 Kopitiam Ini Punya Paket Sarapan Klasik Kopi O hingga Kaya ToastKopi dan snack. Foto: Site News

    Hindari mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong. Atau usahakan untuk minum kopi sambil menyantap camilan. Dengan demikian perut mendapatkan asupan makanan lain selain kopi yang mengandung kafein.

    Selain itu, hindari minum kopi saat sore hari. Efek samping kafein bisa membuat kamu sulit tidur.

    “Kopi membutuhkan waktu yang panjang untuk dicerna. Bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, saya sarankan tidak minum kopi setelah tengah hari,” Ungkap ahli gizi, Lauren Slayton.

    2. Minum Kopi Usai Begadang

    Bangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat NgopiBangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat Ngopi Foto: Ilustrasi iStock

    Ketika harus begadang semalaman karena mengerjakan tugas atau pekerjaan penting, tubuh akan kehilangan energi. Cara terbaik untuk mendongkrak energi adalah dengan minum secangkir kopi.

    Dalam sebuah studi yang dilakukan Oktober 2016, para peneliti menilai jumlah kafein yang dibutuhkan orang yang kurang tidur untuk merasa seperti mereka tidur nyenyak. Dengan minum secangkir kopi, kamu bisa merasakan energi yang normal seperti orang yang baru saja tidur pulas.

    3. Sebelum Aktivitas Fisik

    Sebagian besar orang akan minum kopi sebelum melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Beberapa orang juga merasakan lonjakan energi ketika minum kopi sebelum berolahraga.

    “Efek kopi akan terasa langsung setelah meminumnya. Jadi, jika Anda ingin meningkatkan energi saat olahraga atau memiliki pekerjaan berat yang harus dilakukan, saya sarankan untuk minum kopi 30 menit sebelumnya,” kata Slayton.

    Menurut penelitian pada Desember 2016 di Neuroscience & Biobehavioral, minum kopi sebelum berolahraga dapat membantu mendorong energi, membuat lebih fokus dan mengurangi efek rasa sakit.

    4. Satu Jam Usai Bangun Tidur

    Bangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat NgopiBangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat Ngopi Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi mengandung kafein dan stimulan yang dapat meningkatkan kadar kortisol. Kortisol adalah hormon dalam tubuh yang berperan untuk membantu mengatur metabolisme, sistem kekebalan tubuh, dan mengontrol gula darah.

    Tingkat kortisol dalam tubuh secara alami melonjak dan mencapai puncaknya sekitar 30 hingga 45 menit setelah bangun tidur. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada Juni 2016, kortisol merangsang metabolisme dan efeknya membuat tubuh merasa lebih berenergi.

    Untuk menghindari lonjakan kortisol yang besar, minumlah secangkir kopi sekitar satu jam setelah bangun tidur.

    5. Porsi Kopi yang Direkomendasikan

    Bangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat NgopiBangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat Ngopi Foto: Ilustrasi iStock

    Food & Drug Administration (FDA) AS merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 400 miligram kafein per hari, atau sekitar 4 atau 5 cangkir kopi. Tentu setiap orang memiliki batas toleransi yang berbeda.

    Untuk orang yang memiliki intoleransi atau sensitivitas kafein, mungkin bisa mengurangi porsi kopi yang diminum dalam sehari.

    “Kami menyarankan orang-orang untuk meminum maksimal 2 cangkir kopi dan kemudian minum teh hijau atau matcha,” kata Slayton.

    Terlalu banyak kopi dapat menyebabkan efek negatif seperti kecemasan, insomnia, kortisol tinggi dan kegelisahan,” pungkas Bogden.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok Dikonsumsi


    Jakarta

    Racikan kopi yang sehat dan enak ternyata juga bisa bantu proses penurunan berat badan asal dikonsumsi sesuai anjuran. Seperti 5 racikan kopi ini!

    Penggemar kopi yang sedang menjalani program diet bisa tetap ngopi enak. Ada beragam racikan kopi yang bantu turunkan berat badan. Ada kopi cokelat hingga kopi lemon.

    Kopi kerap diandalkan sebagai minuman yang membantu membuat fokus dan mendongkrak stamina, tapi di samping itu kopi ternyata juga ampuh dijadikan minuman diet. Beberapa racikan kopi terbukti baik dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.


    Dilansir dari Times of India dan beberapa sumber (23/04), kopi bisa dicampur dengan berbagai bahan mulai dari lemon, dark chocolate hingga kayu manis. Bukan hanya rasanya saja yang lebih nikmat tapi juga lebih ampuh menurunkan berat badan.

    Berikut beberapa racikan kopi yang bisa membantu menurunkan berat badan:

    1. Bullet Coffee

    'Bulletproof Coffee' Kaya Nutrisi dan Bisa Turunkan BB, Apa Benar?‘Bulletproof Coffee’ Kaya Nutrisi dan Bisa Turunkan BB, Apa Benar? Foto: Ilustrasi iStock

    Bullet coffee atau sering juga disebut kopi mentega juga ampuh menjadi minuman yang bisa diandalkan untuk menurunkan berat badan. Kopi ini tidak terlalu populer tetapi bisa dicoba sebagai trik diet untuk penurunan berat badan yang enak.

    Campuran kopi ini terdiri dari kopi, minyak dan mentega. Sekilas akan terbayang aneh karena kopi dicampur lemak tetapi saat dicoba rasanya pasti bikin ketagihan.

    Bullet Coffee meningkatkan sistem metabolisme, memberi efek rasa kenyang, meningkatkan fokus dan meningkatkan penurunan berat badan. Untuk membuat bullet coffee, kamu hanya perlu menyiapkan 1 cangkir kopi panas, 1 sendok makan mentega, ghee, minyak kelapa, tambahkan sejumput garam laut, aduk rata dan kopi siap dinikmati.

    2. Cokelat Hitam

    Sedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok DikonsumsiSedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok Dikonsumsi Foto: Ilustrasi iStock

    Cokelat hitam (dark chocolate) mengandung antioksidan dan MUFA (asam lemak tak jenuh tunggal), yang bekerja sangat baik bila dikombinasikan dengan minuman kopi yang mengandung kafein. Campuran kopi dan cokelat hitam juga membantu meningkatkan metabolisme, memberi efek rasa kenyang serta membantu menurunkan berat badan.

    Kopi dan cokelat hitam juga membantu memperbaiki suasana hati. Campuran ini juga membantu menekan nafsu makan dan mengurangi tingkat Ghrelin, hormon yang merangsang rasa lapar. Di samping itu, kopi dan cokelat adalah paduan nikmat yang bisa jadi minuman pagi hari.

    3. Kopi Hitam

    Sedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok DikonsumsiSedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok Dikonsumsi Foto: Ilustrasi iStock

    Secangkir kopi hitam juga sudah cukup untuk meningkatkan sistem metabolisme yang dampaknya pada penurunan berat badan. Selain kafein, asam klorogenat dalam kopi juga membantu mempercepat proses pembakaran lemak.

    Seduh kopi dengan air hangat lalu nikmati segera, kopi ini termasuk kopi paling sederhana karena tidak memerlukan tambahan apapun. Tapi untuk rasa dan aroma yang khas, kamu bisa menambahkan sedikit bubuk pala. Kopi ini juga akan membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan dan meningkatkan metabolisme.

    4. Kopi Lemon

    Sedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok DikonsumsiSedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok Dikonsumsi Foto: Ilustrasi iStock

    Menambahkan sedikit perasan jus lemon ke dalam kopi dapat membantu menjaga berat badan dan bahkan membantu menurunkannya. Campuran kafein, asam sitrat, dan vitamin C dalam kopi lemon membantu meningkatkan metabolisme dan mengaktifkan hormon pembakar lemak.

    Ketika hormon pembakar lemak bekerja maksimal maka efeknya adalah lemak membandel akan luntur dari dalam tubuh. Untuk membuat kopi ini, cukup tambahkan jus lemon ke dalam 1 cangkir kopi bersama dengan sejumput kayu manis.

    Kopi lemon ini juga membantu membuang racun dari tubuh dan membantu mempercepat laju metabolisme. Terakhir, adanya kandungan vitamin C dalam lemon juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    5. Kopi Kayumanis

    Sedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok DikonsumsiSedang Diet Turunkan BB? Ini 5 Racikan Kopi yang Cocok Dikonsumsi Foto: Ilustrasi iStock

    Menambahkan sejumput kayu manis bubuk ke dalam secangkir kopi hitam dapat membantu menurunkan berat badan. Paduan kafein dalam kopi dan antioksidan dalam kayu manis dapat membantu meningkatkan proses penurunan berat badan dengan meningkatkan tingkat metabolisme dalam tubuh.

    Untuk membuat minuman sederhana ini, cukup seduh kopi hitam, tambahkan satu sendok teh kayu manis bubuk. Untuk membuat rasanya lebih nikmat, kamu juga bisa menambahkan madu.

    Kopi ini juga cocok diberi tambahan sirop gula aren. Selain lebih berkhasiat meningkatkan metabolisme, kopi kayu manis juga punya aroma yang harum. Kopi ini cocok dinikmati pagi ataupun sore hari.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ahli Ungkap 5 Bahan Terbaik dan Terburuk untuk Campuran Kopi


    Jakarta

    Penggemar kopi kerap menambahkan bahan lain, misalnya susu hingga gula. Namun, jangan sembarangan karena ada bahan yang baik dan buruk untuk dicampur dalam kopi.

    Kopi tidak hanya dinikmati begitu saja karena bisa juga dikreasikan dengan bahan lain. Beberapa penggemar kopi pun suka menambahkan bahan-bahan ke dalam racikan kopinya.

    Salah satu bahan tambahan paling sederhana, seperti gula dan susu. Campuran bahan ini bisa menyeimbangkan rasa pahit asam pada kopi.


    Selain kedua bahan populer ini, ada beberapa bahan lain yang bisa ditambahkan juga. Namun, kamu perlu memerhatikan bahan tambahan yang dimasukkan ke kopi.

    Sebab, tidak semua bahan baik untuk racikan kopi. Terdapat beberapa bahan yang memperburuk racikan kopi tersebut

    Melansir eatingwell.com (30/07), berikut 5 bahan terbaik dan terburuk yang bisa dicampur dengan kopi menurut Ashley Reaver, RD, ahli gizi di Oakland, California.

    Bahan Terbaik :

    1. 1/4 cangkir susu murni atau susu oat

    Racikan Kopi Campur Susu Kedelai Bikin Wajah Awet MudaSusu sebenarnya boleh saja ditambah ke dalam kopi dan tetap memberi manfaat, asalkan takarannya pas. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Susu murni menjadi pilihan utama sebagai campuran dalam kopi. Menurut Rachel Fine, RD, sedikit tambahan susu murni membuat ia bisa menikmati kopi yang enak serta bermanfaat.

    Campuran kopi dengan susu murni ini bisa memberikan manfaat secara fisik, mental, dan emosional. Ia tidak masalah dengan penambahan susu murni karena kandungan vitamin D yang larut dalam lemak.

    Menurutnya, lemak tersebut membantu memuaskan perasaan diri sendiri. Ketika perasaan sudah puas, seseorang cenderung mengembangkan pengalaman dan perhatian terhadap makanan dan minuman sehat lainnya. Bahkan, mereka menjadi berpikir untuk berhenti minum kopi.

    Selain susu murni, Reaver juga menyarankan untuk menambah susu oat. Susu oat bisa memberikan kebaikan secara keseluruhan, tanpa harus mementingkan lemak jenuhnya.

    Penambahan susu murni atau susu saat direkomendasikan, tetapi ingat untuk tidak mencampurnya terlalu banyak. Sebaiknya 1/4 cangkir saja.

    2. 1 sendok teh gula

    Hati-hati! Ini 5 Efek Samping Tambahkan Gula dan Pemanis ke Dalam KopiGula juga boleh saja ditambahkan, asal tidak berlebihan. Foto: Getty Images/gilaxia

    Beberapa orang yang tidak suka rasa pahit kopi akan menambah gula ke dalamnya. Penambahan gula ini bisa menyeimbangkan rasa kopi.

    Ahli gizi, Mary Poppins pun memperbolehkan penambahan gula, asalkan dalam jumlah sedang.

    “Ada kesalahpahaman tentang gula dalam budaya kita,” ujar Fine.

    Menurutnya, penambahan gula tidak masalah untuk meningkatkan rasa. Namun, hanya perlu sedikit karena sedikit saja sudah memberi cukup manfaat.

    3. 1 sendok teh cokelat bubuk

    bubuk coklat penambah energiCoklat bubuk yang kaya akan antioksidan juga boleh ditambahkan ke dalam racikan kopimu. Foto: Legal Lean

    Cokelat menjadi paduan populer untuk kopi. Menurut Reaver, cokelat juga kaya akan antioksidan dan mampu menurunkan tingkat stress.

    Penambahan bubuk cokelat juga dapat meningkatkan kesehatan otak dan aliran darah. Kakao juga kaya akan flavonoid dan zat anti-inflamasi yang mampu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke.

    Untuk memaksimalkan manfaat kesehatan ini, disarankan untuk menambahkan bubuk cokelat yang 100% terdiri dari kakao tanpa pemanis.

    Bahan terburuk yang sebaiknya tidak dicampur ke dalam kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    Bahan terburuk :

    4. Pemanis buatan

    Kopi yang pahit dan asam memang bisa diimbangi dengan penambahan pemanis. Selain gula, beberapa orang atau kedai kopi juga suka menambahkan pemanis buatan.

    Sayangnya, pemanis buatan bukanlah bahan yang baik untuk dicampur dalam kopi. Bahan ini hanya akan memberi kalori kosong.

    Menurut penelitian yang dilakukan Harvard Health, seseorang yang mengonsumsi pemanis buatan secara teratur, bisa menyebabkan keinginan konsumsi lebih banyak makanan dengan nilai gizi lebih rendah dan kalori lebih tinggi.

    Lebih baik hindari penambahan pemanis buatan dan beralih ke pemanis alami, seperti madu sampai kayu manis.

    5. Krimer

    Minum Kopi Pakai Tambahan Krimer, Apakah Aman Bagi Kesehatan?Meskipun menambah aroma, tetapi krimer bukanlah pilihan yang tepat untuk dimasukkan ke dalam kopi.

    Selain pemanis buatan, krimer juga bukanlah bahan terbaik untuk dicampur pada kopi. Krimer memang mampu menciptakan rasa dan sensasi berbeda dengan aroma lebih enak.

    Namun, setiap krimer mengandung 5 gram gula yang jika ditambahkan beberapa sendok ke dalamnya bisa membahayakan kesehatan. Konsumsinya bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat yang dikaitkan dengan gangguan pencernaan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral di TikTok Tren Minum Kopi Pisang, Benarkah Menyehatkan?


    Jakarta

    Racikan kopi pisang sempat tren di media sosial. Caranya dengan menambahkan potongan pisang ke dalam kopi, lalu menghaluskannya bersama. Apakah racikan ini menyehatkan?

    Banyak racikan kopi yang baru-baru ini muncul. Tidak hanya menambahkan bahan-bahan umum, seperti krim gula, atau pemanis, tetapi banyak juga pencinta kopi yang menambahkan buah-buahan ke dalamnya.

    Salah satu buah yang disebut enak dicampur dengan kopi adalah pisang. Racikan kopi campur pisang itu juga sempat viral di media sosial.


    Selain enak, banyak kreator konten mengklaim kopi pisang ini menawarkan manfaat kesehatan. Lantas, apakah benar?

    Berikut faktanya:

    1. Apa itu kopi pisang?

    KopiKopi pisang merupakan kopi yang dicampur dengan tambahan buah pisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Melansir bhg.com, tren kopi campur pisang ini dimulai dari unggahan TikToker Ellie Gervais. Ellie mencoba membuat ulang minuman tersebut setelah melihatnya di menu salah satu kafe.

    Dalam video tersebut, ia menunjukkan dua bahan yang diperlukan, berupa pisang beku dan cold brew. Untuk membuatnya pun hanya perlu mencampurkan pisang dan minuman kopi itu.

    Keduanya tinggal dihaluskan bersamaan, sampai menjadi minuman semacam smoothie.

    Namun, menurut Ellie, kamu perlu mengupas terlebih dahulu kulit pisang sebelum membekukannya. Sebab, akan lebih sulit mengupas kulitnya dalam keadaan beku.

    2. Apakah kopi pisang menyehatkan?

    KopiKopi dan pisang merupakan dua makanan bernutrisi. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Kopi dan pisang merupakan dua bahan makanan yang terkenal bernutrisi. Namun, bagaimana jika kedua bahan itu dicampur?

    Pisang merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik. Manfaat konsumsinya yaitu membantu mengatur kadar gula darah, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan mendukung kesehatan jantung.

    Ditambah buah pisang secara alami memiliki rasa manis. Sehingga, ketika dicampur dengan kopi, kamu tidak perlu menambah pemanis lainnya.

    Sedangkan kopi kaya antioksidan dan sumber kafein baik. Minum kopi dapat membantu meningkatkan energi dan kejernihan mental.

    Dengan kandungan nutrisi masing-masing, mencampurkan kedua bahan tersebut ke dalam satu minuman bukanlah masalah. Justru memberi asupan nutrisi menyehatkan seperti yang disebutkan sebelumnya.

    Tips bikin kopi pisang agar enak dan menyehatkan, bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tips bikin kopi pisang

    KopiTerdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuat kopi pisangmu enak dan sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Kopi pisang bisa dibuat dengan bahan-bahan sederhana. Seperti yang dibagikan oleh TikToker Ellie Gervais, kamu hanya perlu kopi dan pisang.

    Namun, Ellie sempat membagikan beberapa tips untuk membuat racikan kopi ini lebih enak dan sehat.

    Di konten lanjutan, ia menganggap lebih senang menggunakan kopi panas yang didiamkan di freezer beberapa jam, daripada menggunakan es kopi atau cold brew.

    Sebab, es kopi menurutnya punya rasa sangat kuat dan akan menimpa rasa pisang ketika keduanya dicampur.

    Ia juga menyarankan untuk menggunakan dua buah pisang yang sudah matang. Semakin matang semakin baik karena patinya sudah terurai menjadi gula.

    Sebab, pisang yang kurang matang tidak akan mengimbangi kepahitan kopi. Sehingga, perlu menambah pemanis lainnya.

    Untuk meningkatkan cita rasa es kopi pisang, Ellie menyarankan penambahan selai kacang. Selain itu, bisa juga menambah bubuk protein, chia seed, atau sedikit cokelat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Pilihan Kopi Tersehat, dari Jenis Biji hingga Cara Seduhnya


    Jakarta

    Kopi memang bisa memberikan manfaat sehat, asalkan konsumsinya diperhatikan. Di antara banyak jenis kopi, mana kopi yang paling sehat?

    Bagi sebagian orang, kopi telah menjadi minuman sehari-hari. Penyuka kopi biasanya ingin mendapatkan efek dan manfaat sehatnya. Mulai dari membantu seseorang lebih terjaga, meningkatkan konsentrasi, hingga mengurangi risiko penyakit berbahaya.

    Namun, tidak semua efek dan manfaat itu bisa didapat dari kopi yang sering kamu minum. Sebab racikan kopi setiap orang berbeda.


    Jika tidak terlalu suka kopi pahit, biasanya mereka menambahkan susu dan pemanis. Sayangnya ini bukanlah racikan terbaik karena gula tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan.

    Jika ingin mendapat manfaat baik, kamu bisa membuat racikan kopi yang dianggap ‘tersehat.’ Lantas, bagaimana racikan kopi itu? Merangkum zoe.com, berikut penjelasannya.

    1. Apa itu kopi yang sehat?

    Begini Tips Minum Kopi agar Tekanan Darah Tak MelonjakKopi tersehat sebenarnya adalah racikan kopi sesuai kebutuhan. Foto: Site News

    Kopi paling sehat sebenarnya berbeda-beda, tergantung dari tujuan dari racikannya. Apakah kopi itu diracik untuk orang yang sensitif terhadap kafein, untuk tujuan kesehatan lain, atau untuk mengatasi masalah kecemasan dan gangguan tidur.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mencatat, minum 400 miligram kafein sehari aman untuk orang dewasa yang sehat. 400 miligram setara dengan 4-5 cangkir kopi.

    Namun, setiap orang memproses kafein secara berbeda. Meskipun 400 mg tidak membuat sebagian orang gelisah, tetapi dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan pada orang lain.

    Selain kandungan kafein, bahan tambahan yang dimasukkan ke dalam kop juga bisa memengaruhi kesehatannya. Menambahkan banyak gula ke dalam kopi, baik satu sendok, akan membuatnya kurang menyehatkan.

    2. Perhatikan tingkat pemanggangan biji kopi

    Kopi Tanpa Biji Kopi Diprediksi Bakal Jadi Tren di Masa DepanBiji kopi juga memengaruhi apakah kopi tersebut baik atau tidak. Foto: Getty Images/Chattrawit phonsan

    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat racikan kopi sehat. Pertama dari jenis biji kopi yang dipakai.

    Biji yang dipanggang ringan memiliki lebih banyak keasaman dan rasa lebih lembut. Biji kopi yang dipanggang lebih gelap punya rasa pahit. Sedangkan, biji kopi yang dipanggang sedang berada diantara keduanya.

    Biji kopi yang dipanggang ringan juga punya konsentrasi senyawa asam klorogenat lebih tinggi. Polifenol ini dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan dan menurunkan risiko diabetes tipe-2 dan penyakit jantung.

    Racikan kopi ‘tersehat’ lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Lihat tipe biji kopi

    Petani Pagar Alam menunjukkan biji kopi kualitas super.Kamu juga bisa melihat apakah biji kopi yang dipakai Arabika atau Robusta. Foto: Rio Roma Dhoni

    Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika dan robusta. Biji arabika memiliki profil rasa yang lebih manis dan kompleks. Sedangkan robusta memiliki profil rasa yang lebih kuat, lebih pahit, dan biasanya mengandung lebih banyak kafein.

    Menurut penelitian yang disebut Zoe.com, setelah kedua biji kopi ini dikeringkan, biji Arabia mengandung 0,9 hingga 1,5% kafein. Sedangkan robusta mengandung 1m2 hingga 2,4% kafein.

    Melihat kandungan tersebut, kamu bisa menyesuaikan mana yang sekiranya lebih cocok dengan kondisi kesehatan dan perut masing-masing.

    4. Diminum tanpa atau dengan susu

    Ini Bedanya Es Kopi dan Es Latte, Dua Menu Populer di Coffee ShopTambahan susu juga membuat kopi bisa jadi kurang menyehatkan. Foto: Getty Images/iStockphoto/kcube

    Susu juga memengaruhi profil kesehatan kopi. Seberapa banyak susu yang ditambahkan, akan memengaruhinya.

    Susu dapat memberi kopi tekstur yang le,but dan sedikit rasa manis. Sedikit susu juga akan menambahkan sedikit lemak. Misalnya, latte yang sebagian besar terdiri dari susu sebagai sumber lemak jenuhnya.

    Jika kamu khawatir dengan lemak dari susu hewani itu, bisa mengubahnya ke jenis susu nabati. Susu, seperti kedelai atau almond juga dapat meningkatan tekstur kopi tanpa menambah asupan lemak jenuhnya.

    Namun, sebenarnya menambahkan sedikit susu tidak secara signifikan mengubah seberapa sehat kopimu. Masih aman asalkan konsumsinya dalam batas wajar.

    5. Teknik penyeduhan dan takaran

    Terdapat berbagai cara penyeduhan kopi, termasuk espresso, filter, French press, dan Aeropress. Setiap metode memberikan rasa dan kekuatan yang berbeda.

    Sebuah penelitian yang disebut Zoe membandingkan efek berbagai teknik penyeduhan di kedai kopi terhadap kandungan antioksidan kopi.

    Antioksidan dapat membantu memperbaiki dan mencegah kerusakan sel dan materi genetik.

    Dari keempat teknik penyeduhan yang disebutkan sebelumnya, pera peneliti melihat jika penyeduhan menggunakan French Press atau mesin espresso memiliki kadar antioksidan paling rendah. Sedangkan, penyeduhan Aeropress memiliki kadar antioksidan tertinggi.

    Namun, penulis dalam penelitian itu menyimpulkan, tingkat antioksidan secara keseluruhan sebenarnya masih sangat tinggi.

    Porsi kopi yang diminum juga mempengaruhi jumlah kafein yang diperoleh tubuh. Ukuran porsi lebih kecil umumnya mengandung lebih sedikit kafein dan rasanya lebih lembut.

    Jika kamu sensitif terhadap kafein dan mencoba menguranginya, kopi dalam porsi kecil mungkin lebih sehat.

    Kopi paling sehat sebenarnya tergantung dari racikannya, termasuk jenis biji yang dipakai, cara penyeduhannya, dan takarannya. Namun, pilihan paling sehat yaitu menikmati kopi hitam tanpa pemanis atau tambahan bahan apapun dalam batas wajar.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Campur Kopi dan Kayu Manis, Rasakan Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Kopi bisa ditambahkan racikan rempah, seperti kayu manis untuk tambahan manfaat yang menyehatkan. Selain itu, kayu manis bisa berperan sebagai pemanis alami.

    Kopi hitam biasa dinikmati polos atau ditambahkan gula. Namun, ada juga racikan kopi yang dicampurkan kayu manis sebagai pemanis alami. Rempah beraroma harum ini juga memberikan sejumlah manfaat baik bagi kesehatan.

    Dilansir dari Drink Trade (31/3), kayu manis cocok ketika dicampurkan ke dalam kopi. Karena, kayu manis mengandung senyawa ‘cinnamaldehyde’ yang memberikan rasa dan aroma pedas yang kuat.


    Selain rasanya yang enak, kayu manis juga memberikan sejumlah manfaat sehat. Salah satunya adalah manfaat dalam meningkatkan metabolisme tubuh.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.manfaat konsumsi kayu manis pada tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto/yulka3ice

    Kayu manis diketahui berserat tinggi yang membutuhkan lebih banyak usaha untuk diproses oleh tubuh. Karenanya, kayu manis dapat memberikan sedikit dorongan ekstra pada metabolisme. Rempah harum satu ini juga telah terbukti memperbaiki sindrom metabolik.

    Kayu manis juga diketahui kaya akan zat antioksidan. Para ilmuwan menemukan bahwa porsi harian 1,5 gram – 4 gram kayu manis setiap hari dapat mengurangi protein C-reaktif (CRP), yaitu protein yang disintesis oleh hati sebagai respon terhadap peradangan. Mengurangi CRP ini dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung.

    Merujuk hal tersebut dengan penelitian terbaru yang menunjukkan konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner sebesar 10-15 persen. Maka kombinasi kopi dan kayu manis terbukti baik.

    Campuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkanCampuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkan Foto: Getty Images

    Alih-alih membelinya di kafe, kopi campur kayu manis ini juga bisa dibuat sendiri di rumah. Dengan begitu, kamu bisa menghemat pengeluaran untuk membeli kopi.

    Racikannya juga mudah dibuat. Kamu bisa membuat Spiced Mocha yang rasanya pekat. Caranya dengan menambahkan bubuk cokelat dan bubuk kayu manis dalam racikan kopi hitam. Kalau ingin rasanya lebih lembut, kamu bisa menambahkan sedikit susu full cream.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Daun Kelor Bisa Mengusir Jin, Biji Kelor Justru Enak Dibikin Kopi


    Jakarta

    Daun kelor kerap dianggap mistis, tetapi biji kelor enak jadi campuran kopi. Manfaatnya bisa membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan energi.

    Daun kelor atau merunggai merupakan jenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Ukuran daunnya kecil-kecil dan bersusun majemuk dalam satu tangkai.

    Di Indonesia, tanaman yang enak jadi sayur ini tak pernah terlepas dari kesan mistis. Pasalnya daun ini dipercaya bisa mengusir jin dan mengobati gangguan ilmu hitam.


    Namun, jauh dari itu, daun kelor kaya akan manfaat. Selain bisa diolah jadi sayur juga enak diolah menjadi kopi. Yang dimanfaatkan untuk membuat kopi ini adalah biji kelor.

    Dikutip dari Jujublends (19/03/23) berikut faktanya!

    1. Cara membuat kopi biji kelor

    Kopi kelorKopi kelor Foto: iStock

    Untuk membuat kopi daun kelor, pertama kamu harus mengeringkan biji kelor. Kemudian, roasting biji kelor dengan cara disangrai. Lalu, biji kelor dapat digiling.

    Kemudian kamu dapat menyeduh biji kelor yang sudah halus tersebut seperti kamu menyeduh kopi pada umumnya. Masukkan bubuk kelor tersebut dan seduh menggunakan air panas.

    Setelah itu, saring ampas kopi kelor tersebut. Kopi kelor ini dapat disajikan hangat-hangat atau dingin dengan menambahkan es batu.

    2. Karakteristik Kopi Kelor

    Bagi penikmat kopi yang ingin mencari pengalaman baru bisa mencicipi kopi kelor. Kopi kelor memiliki profil rasa yang berbeda dengan kopi biasanya.

    Rasa pedas dan bersahaja dari kelor organik akan melengkapi keseluruhan isi dan kedalaman rasa kopi. Rasa kopi ini juga akan memberikan keseimbangan yang baik di mulut.

    Kopi ini bisa jadi untuk pilihan kopi bebas kafein. Biji kelor tidak mengandung kafein seperti yang ditemukan pada kopi biasa. Ini baik bagi kamu yang sensitif terhadap kafein.

    3. Manfaat kopi kelor

    Kopi kelorKopi kelor Foto: iStock

    Meski tidak mengandung kafein, tetapi kopi ini juga dikemas dengan nutrisi penting. Kopi kelor juga mengandung antioksidan yang berperan melawan stres oksidatif.

    Kandungan vitamin A, C, dan K dari kelor ini bagus untuk mendukung kesehatan kognitif. Hal ini dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental, fokus, konsentrasi, dan kecerdasan.

    Serat yang terkandung juga tinggi, sehingga baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Ini bagus karena membantu menurunkan berat badan dan mengatasi masalah perut.

    4. Waktu minum terbaik

    Minum kopi kelor di pagi hari adalah waktu terbaik. Ini akan memberi energi sehingga lebih bersemangat melakukan rangkaian kegiatan.

    Kopi kelor juga bagus dikonsumsi sebelum melakukan aktivitas fisik. Minum kopi kelor sebelum olahraga berpotensi meningkatkan performa dan stamina.

    Jika ingin merasakan relaksasi, kamu bisa minum kopi kelor di malam hari. Di waktu ini, nutrisi pada kelor akan membantu melepas lelah dan meningkatkan kesehatan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pro dan Kontra Kopi Instan, Jenis Kopi Populer Karena Praktis


    Jakarta

    Kopi instan dalam bentuk sachet banyak digemari karena lebih praktis dan murah. Namun, meskipun populer ada beberapa pro dan kontra soal kopi ini.

    Penikmat kopi mungkin merasa rumit jika perlu menyeduh dan meracik kopi sendiri. Terlebih, tidak banyak waktu dan keterbatasan peralatan untuk melakukan hal tersebut.

    Karena alasan ini, akhirnya banyak orang lebih memilih untuk menikmati kopi instan. Kopi instan hanya perlu diseduh dengan air panas lalu dinikmati, tanpa repot-repot meraciknya dengan gula atau tambahan bahan lain.


    Bentuknya yang praktis, mudah larut dan harganya lebih terjangkau ini membuat para penikmat kopi beralih ke kopi instan.

    Namun, konsumsi kopi instan kerap menimbulkan perdebatan. Banyak pro dan kontra terkait jenis kopi ini yang mungkin akan membuatmu orang berpikir dua kali sebelum mengonsumsinya.

    Merangkum espresso-works.com, berikut pro dan kontra kopi instan yang perlu kamu ketahui!

    1. Apa itu kopi instan?

    kopi instanBegini tampilan dalam kopi instan yang sering jadi pilihan karena dianggap lebih praktis. Foto: Getty Images/AsherDB

    Sebelum mengetahui pro dan kontranya, ketahui dulu jenis kopi satu ini. Kopi instan adalah kopi dalam bentuk bulir yang biasa dikemas dalam kemasan sachet.

    Kopi instan bisa diseduh dalam beberapa menit saja. Hanya perlu menambah air panas, mengaduknya agar tidak ada gumpalan, dan bisa langsung dinikmati.

    Sayangnya, kopi instan terbuat dari kopi yang diproses dengan metode direhidrasi. Pengolahan dengan suhu tinggi yang membuat bubuk kopi menjadi sangat halus, bahkan mudah larut dalam air.

    Kopi instan pun mengandung kafein yang sebenarnya lebih sedikit dari bubuk kopi yang digiling segar. Dalam 226 gram kopi segar mengandung 145 mg kafein. Sedangkan dalam takaran yang sama, kopi instan hanya mengandung sekitar 63 mg kafein.

    Profil rasa kopi instan sebenarnya bervariasi. Kopi instan mayoritas terbuat dari biji kopi robusta yang kandungan gula dan lemaknya lebih sedikit daripada biji kopi Arabika yang baru digiling.

    Saat kopi diseduh, kamu mendapatkan hasil akhir kopi yang kurang beraroma dan cenderung rasa kopinya pahit, bukan asam. Namun, secara keseluruhan, rasanya cenderung manis. Sebab, kopi instan biasanya sudah dicampur dengan gula atau krimer.

    2. Kelebihan minum kopi instan

    kopi instanTerdapat beberapa kelebihan mengonumsi kopi instan. Foto: Getty Images/AsherDB

    Dari sisi positif, kopi instan ternyata tetap menjadi sumber antioksidan yang baik. Kopi sendiri sudah kaya akan polifenol. Dari semua makanan dan minuman lain yang dikonsumsi, kopi akan menyumbang 47% dari seluruh polifenol.

    Artinya, kopi instan sekalipun tetap menawarkan polifenol yang berperan terhadap aktivitas antioksidan.

    Meskipun jumlahnya lebih sedikit, kopi instan tetap mengandung kafein. Kafein dikaitkan dengan manfaat yang dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Bahkan, berpotensi mencegah penyakit, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    Selain itu, konsumsi kopi instan juga disebut dapat meningkatkan metabolisme, sehingga membantu dalam membakar lemak.

    Menurut penelitian yang disebut Espresso Work, minum kopi dalam jumlah sedang dapat merangsang bagian tertentu di tubuh yang memiliki banyak jaringan adiposa di dalamnya. Tubuh pun dapat memetabolisme makronutrien dengan lebih cepat.

    Kontra kopi instan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kontra minum kopi instan

    kopi instanNamun, kopi instan juga punya kekurangan atau banyak kontranya karena sejumlah hal. Foto: Getty Images/AsherDB

    Kopi instan tentu memiliki sisi negatifnya. Kopi instan diketahui memiliki jumlah akrilamida jauh lebih tinggi. Akrilamida merupakan senyawa hasil cemaran yang dapat terbentuk selama proses penyaringan kopi.

    Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) telah menghubungkan akrilamida dengan penyebab kanker dan menyatakan jika itu bersifat karsinogenik.

    Penelitian yang disebut Espresso Work juga menunjukkan, kadar akrilamida dalam kopi instan lebih banyak dua kali lipat dari kopi biasa. Oleh karena itu, sebelum memilih kopi instan, sebaiknya pertimbangkan risikonya.

    Selain itu, kafein lebih sedikit dalam kopi instan dikaitkan mampu mengurangi manfaatnya. Manfaat seperti metabolisme hingga meningkatkan fungsi otak mungkin mungkin tidak diterima secara optimal.

    Untuk mendapatkan manfaat dari kafein tersebut, kamu perlu dosis yang lebih besar. Sayangnya, hal ini bukanlah ide yang tepat, mengingat kadar akrilamida yang didapat akan lebih tinggi.

    Kopi instan juga banyak yang sudah ditambah gula atau pemanis tambahan. Jika dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak hanya akan menimbulkan risiko penyakit tekanan darah tinggi, kerusakan otot, hingga diabetes.

    4. Saran terbaik mengonsumsi kopi

    Setelah melihat pro dan kontra ini, dapat disimpulkan jika kopi biasa lebih baik daripada kopi instan. Mulai dari segi kesehatan maupun intensitas rasa.

    Kopi instan memang lebih mudah disiapkan dan harganya lebih terjangkau, tetapi tidak memungkinkan kamu mengatur takaran untuk seberapa banyak kopi atau bahan lain yang diinginkan.

    Sedangkan, dengan menyeduh kopi biasa, kamu memiliki kendali penuh atas bagaimana rasa kopi diekstraksi di setiap langkah proses persiapan.

    Kamu bisa memilih jenis biji kopi yang diinginkan, menggilingnya sendiri, bahkan menyeduh dengan berbagai macam metode. Mulai dari pakai mesin espresso, french press, dan lain sebagainya.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari


    Jakarta

    Ngopi di pagi hari memang bikin melek dan semangat. Tapi ternyata ada beberapa penyebab mengapa orang sering sakit perut usai ngopi.

    Selain rasa dan aromanya yang nikmat, kopi juga menjadi pilihan minuman favorit karena khasiatnya. Kandungan kafein dalam kopi terbukti ampuh membuat otak bekerja lebih maksimal dan fokus, mencegah kanker, menurunkan berat badan hingga menurunkan resiko diabetes.

    Apalagi kopi juga bisa dikreasikan menjadi berbagai olahan dengan aneka campuran seperti susu, karamel ataupun cokelat. Sayangnya tidak semua bisa nyaman menikmati kopi.


    Ada orang yang suka kopi tetapi kadang tersiksa karena merasa sakit perut usai meneguk kopi? Mungkin kopi yang kamu konsumsi terlalu kuat atau kondisi perut sedang dalam keadaan tak sehat.

    Dilansir dari berbagai sumber (20/03), ada beberapa alasan mengapa kopi bisa mengganggu kesehatan perut terutama lambung. Orang yang memiliki masalah lambung memang disarankan untuk mengonsumsi kopi dalam porsi terbatas atau pilih kopi khusus yang tidak terlalu kuat.

    Berikut penyebab masalah kesehatan lambung usai minum kopi:

    1. Minum Kopi saat Perut Kosong

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein menyebabkan banyak kemungkinan, salah satunya memberi efek gelisah dan cemas. Kafein dari satu cangkir kopi dapat bertahan di sistem pencernaan selama berjam-jam. Rata-rata orang masih memiliki kandungan kafein kopi setelah 5-6 jam konsumsi kopi.

    Ketika kamu menyadari memiliki perut yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya jangan mengonsumsi kopi saat perut dalam keadaan kosong. Usahakan makan camilan sebelum minum kopi, terutama saat pagi hari.

    Jika memaksa memasukkan kafein dalam keadaan perut kosong, sama artinya seperti memancing gangguan lambung. Dengan perut yang sudah terisi makanan, efek kafein menjadi tidak terlalu keras.

    2. Kandungan Kafein yang Tinggi

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein pada kopi dipercaya dapat membangkitkan energi seseorang. Namun, ada sebagian orang yang justru sensitif terhadap kafein, sehingga menyebabkan sakit perut setiap kali minum kopi. Dilansir dari Java Presse, kafein bisa membuat perut memproduksi lebih banyak asam dari biasanya.

    Jadi, walaupun kopi itu tidak terlalu asam, tetapi karena kafein di dalamnya dapat meningkatkan produksi asam yang membuat tidak nyaman. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk memilih kopi tanpa kandungan kafein (decaf). Selain itu, perhatikan juga berapa kali kamu minum kopi dalam sehari.

    Pastikan agar tidak terlalu banyak. Satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari sudah cukup. Cara lain untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengonsumsi pisang setelah minum kopi. Pisang memiliki sifat basa yang dapat menghilangkan efek asam yang dihasilkan kafein.

    3. Konsumsi Kopi Terlalu Banyak

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Banyak yang bertanya, apakah kopi menyebabkan sakit maag? Jawabannya adalah tidak, kopi tidak menyebabkan sakit maag secara langsung, tetapi minum kopi dalam jumlah banyak akan memperburuk kondisi orang yang memiliki masalah maag.

    Batasi konsumsi kopi jika memang mengalami sakit perut usai menikmati secangkir kopi atau alternatifnya adalah pilih kopi decaf alias kopi non kafein. Bisa juga memilih kopi cold brew yang lebih ramah di lambung.

    4. Kadar Keasaman Kopi

    Salah satu penyebab utama sakit perut setelah minum kopi adalah keasaman. Kopi secara alami memiliki pH sekitar 5, dan semakin rendah pH kopi maka semakin asam sifatnya.

    Sebagai perbandingan, air mineral memiliki pH 7 dan pH lemon sekitar 2,5. Sementara pH kopi tidak melulu di angka 5 namun ini angka rata-rata. Salah satu hal yang mempengaruhi pH kopi adalah proses roasting atau pemanggangan kopi.

    Ketika kopi diminum, itu membuat lambung secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung dan sebenarnya mengeluarkan lebih banyak asam lambung. Hal inilah yang menyebabkan rasa mulas, gangguan pencernaan, refluks asam, dan sakit perut umum.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com