Tag: kopi sehat

  • Kopi Lebih Sehat Ditambah Rempah dan Dibuat dengan Cara Begini


    Jakarta

    Minum secangkir kopi tak dapat dipisahkan dari keseharian banyak orang. Agar kopi lebih sehat, kamu dapat meracik kopi dengan beberapa cara, seperti menambahkan rempah berkhasiat.

    Kopi merupakan minuman berkafein yang lekat dengan keseharian banyak orang. Mereka umumnya memulai atau mengakhiri hari dengan minum secangkir kopi.

    Racikannya tentu saja berbeda-beda, tapi kalau mau yang sehat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Racikan kopi ini juga membuat nutrisinya lebih lengkap dan rasanya lebih unik.


    Misalnya menambahkan beberapa rempah yang memang terkenal meningkatkan cita rasa kopi. Rempah itu antara lain kayu manis, pala, ekstrak vanilla, hingga kapulaga.

    Tiap jenis rempah itu membuat kopi punya manfaat sehat spesifik. Pada kayu manis, misalnya, dapat melawan berbagai jenis inflamasi dalam tubuh karena sifatnya kaya antioksidan.

    A wooden bowl with cinnamon, nutmeg, cardamom, pink peppercorns and cloves on a rustic wooden table.Menambahkan kapulaga juga membuat kopi lebih berkhasiat. Foto: iStock

    Lalu pada kapulaga, aroma dan rasa floralnya yang ringan dan manis juga bersifat sebagai antiinflamasi. Kapulaga cocok ditambahkan ke kopi panas maupun es kopi dalam bentuk bubuk maupun utuh.

    Racikan kopi berkhasiat juga salah satunya dapat ditujukan untuk menurunkan berat badan. Kopi ini bersifat rendah kalori dan membantu usaha diet.

    Untuk meraciknya, hindari penggunaan banyak gula dan krimer. Menambahkan keduanya sama artinya dengan menambahkan nilai kalori dari secangkir kopi.

    Sebagai gantinya, gunakan gula yang rendah kalori atau susu rendah lemak seperti almond sebagai pengganti krimer. Racikan kopi pun akan tetap nikmat.

    Lalu tambahkan sedikit madu dan bubuk kayu manis. Dua bahan itu bersifat mengurangi rasa lapar dan menambah jumlah antioksidan ke dalam kopi.

    Bagi yang mau menambah stamina dengan minum kopi, bisa menambahkan beberapa bahan. Salah satunya merica. Rempah yang mengandung capsaicin ini membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar yang efeknya bisa dirasakan pada stamina dan energi tubuh.

    5 Fakta Racikan Kopi Arab yang Kaya Rempah dan MenyehatkanKopi Arab yang diracik dengan berbagai rempah juga menyehatkan. Foto: Istimewa

    Cara lainnya dengan meracik kopi Arab atau dikenal dengan sebutan kopi gahwa. Kopi Arab diracik menggunakan kopi hitam yang dicampur dengan air rebusan aneka rempah seperti kapulaga, jahe, serai, cengkeh dan kayu manis.

    Campuran kopi dengan aneka rempah ini menghasilkan kopi yang harum. Selain punya sensasi unik, kopi ini juga dikenal dengan berbagai manfaat seperti meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan darah, dan menambah stamina.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 3 Cara Membuat Racikan Kopi Agar Lebih Efektif Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Kopi banyak dikonsumsi pelaku diet, karena manfaatnya yang bisa menurunkan berat badan. Beberapa trik meracik agar kopi lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    Minuman sehat yang mengandung banyak manfaat sehat adalah kopi. Banyak jenis racikan kopi yang umum dikonsumsi setiap hari, dari kopi hitam atau kopi dengan tambahan susu dan krimer.

    Dilansir dari Times of India (25/7), kopi bisa dengan berbagai cara. Terutama dengan tambahan bahan yang memicu penurunan berat badan dan rendah kalori.


    Berikut ini trik meracik kopi agar lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    1. Kopi hitam

    Kopi hitam diketahui bebas dari kalori, jadi sangat aman dikonsumsi saat menjalani diet penurunan berat badan. Racikan kopi ini juga kaya zat antioksidan untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

    Bisa berupa espresso, picollo atau kopi tubruk dengan biji favorit dan diseduh serta dinikmati tanpa tambahan bahan apapun. Selain menambah energi juga mempercepat penurunan berat badan.

    2. Hindari gula dan krimer

    Mitos konsumsi gulagula Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

    Bagaimana Jika tak suka kopi yang pahit? Kamu tetap bisa menambahkan pemanis, tapi hindari penggunaan gula pasir. Alternatifnya bisa menggunakan stevia atau pemanis alami lainnya dalam jumlah kecil.

    Kalau ingin merasakan manfaat berat badan yang turun drastis, hindari kopi yang creamy rasanya. Karena, tambahan krimer atau whipped cream ini akan menambahkan sejumlah kalori pada secangkir kopi.

    Kalau ingin tekstur creamy, kamu bisa menggunakan susu rendah lemak. Bisa juga menggantinya dengan susu nabati, seperti susu almond atau susu oat.

    3. Tambahkan kayu manis

    Tambahan rempah juga bisa membuat racikan kopi terasa nikmat. Bubuk kayu manis ternyata cocok ditambahkan ke dalam racikan kopi untuk menurunkan berat badan.

    Bubuk kayu manis bisa menambahkan aroma harum yang menggugah selera. Selain itu, bubuk kayu manis ini juga dapat memberikan sejumlah manfaat sehat, seperti mengontrol kadar gula darah dan mengurangi rasa lapar.

    Kalau ingin membuat racikan kopi rempah dari bubuk kayu manis, kamu juga bisa menambahkan sedikit madu. Madu juga sumber zat antioksidan sekaligus bisa digunakan untuk pengganti gula pasir.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari


    Jakarta

    Selain bisa membuat tubuh terasa lebih segar dan tidak mengantuk, kopi memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh saat dikonsumsi pagi hari. Begini kata ahli.

    Daya tarik kopi terletak pada aroma dan cita rasanya yang menggiurkan. Selain itu, kopi juga memiliki kandungan kafein yang bisa membuat pencintanya ketagihan untuk meminumnya.

    Tak heran setiap harinya ada jutaan orang di berbagai negara yang minum kopi di pagi hari. Selama beberapa tahun terakhir banyak bermunculan penelitian tentang efek minum kopi. Ada yang mengulas tentang manfaat minum kopi hingga mengenai dampak dan efek sampingnya.


    Meski konsumsi kopi sering menimbulkan pro dan kontra, ada beberapa manfaat kopi yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Seperti membantu menjaga berat badan, meningkatkan metabolisme tubuh, sampai meningkatkan suasana hati.

    Dilansir dari berbagai sumber berikut lima manfaat kesehatan dari kebisaan ngopi pagi hari:

    1. Menambah Kecerdasan

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Mengonsumsi kopi bisa membuat seseorang lebih berenergi. Hal itu karena kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi segera meresap ke dalam aliran darah hingga ke otak.

    Kandungan kafein juga membuat beberapa fungsi otak bertambah, seperti memori, kewaspadaan, hingga mental secara umum. Studi pada tahun 2020 mengungkap bahwa orang yang diberi pil kafein 200 mg (setara dengan secangkir kopi) mengalami peningkatan kemampuan dalam memecahkan masalah.

    Peneliti menemukan meningkatnya fokus, akurasi, dan durasi seseorang memecahkan masalah usai minum kopi. Namun tak ditemukan kaitan dengan berpikir kreatif. Studi yang sama pada tahun 2018 mengungkap kalau mencium aroma kopi saja bisa membantu kemampuan matematika seseorang.

    2. Mencegah Depresi

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Depresi bisa menurunkan kualitas hidup seseorang. Studi Harvard tahun 2011 mengungkap manfaat minum kopi di pagi hari bagi wanita yang minum 4 cangkir atau lebih per hari yakni menurunkan risiko 20% terkena depresi.

    Selain itu, penelitian juga menunjukkan pada 208 ribu partisipan yang mengonsumsi 4 cangkir kopi atau lebih per hari memiliki kemungkinan 53% lebih kecil untuk bunuh diri.

    Tak ketinggalan konsumsi kopi disebut dapat meningkatkan suasana hati atau mood. Karena kafein yang terkandung dalam kopi memiliki korelasi langsung pada otak.

    3. Membakar Lemak

    Makanan yang bisa membantu membakar lemakMinuman yang bisa membantu membakar lemak Foto: Getty Images

    Kafein diketahui merupakan zat alami pembakar lemak. Dalam studi terungkap kalau kafein meningkatkan pembakaran lemak pada orang obesitas sebesar 10% dan orang kurus 29%. Dalam penelitian lain, kafein diketahui meningkatkan laju metabolisme 3 sampai 11%.

    Kafein di dalam kopi juga akan menekan nafsu makan sehingga keinginan untuk makan akan lebih sedikit. Jika memang ingin menurunkan berat badan, tambahkanlah kopi hitam sebagai menu minuman harian.

    Namun ingat, kopi yang dikonsumsi tersebut tidak boleh ditambah dengan pemanis yang berbahaya seperti gula, sirup, ataupun krimer karena itu justru akan memicu penyakit berbahaya. Disarankan bagi yang mau diet atau menurunkan berat badan untuk mengkonsumsi kopi hitam saja.

    4. Jaga Kesehatan Jantung

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi di pagi hari juga sering dikaitkan dengan kemampuannya untuk melindungi jantung serta menurunkan tekanan darah.

    Sebuah studi yang dilaporkan oleh situs NIH.gov menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi memiliki tekanan darah lebih rendah daripada mereka yang tidak minum kafein.

    Tinjauan studi klinis juga menemukan bahwa kopi dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit arteri koroner.

    Para ahli percaya bahwa dengan minum kopi, kafein di dalamnya dapat bekerja menurunkan volume dalam darah. Kondisi ini tentu bisa membantu melindungi organ jantung dari kerusakan.

    5. Membersihkan Perut

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Tak hanya kopi hitam saja, hampir setiap jenis kopi mengandung sifat diuretik. Kondisi ini membuat banyak orang sering buang air kecil setelah minum kopi.

    Namun jika meminum kopi hitam tanpa campuran gula atau susu, kandungan diuretik di dalamnya bisa mengeluarkan racun hingga bakteri dari tubuh. Tentunya bakteri dan racun ini keluar bersama urine.

    Selain tubuh lebih sehat, perut juga jadi lebih bersih. Jadi punya banyak ruang kosong untuk mencerna makanan sehat seperti sayuran hingga buah.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • 5 Cara Bikin Kopi Lebih Sehat, Tetap Pakai Susu dan Gula

    5 Cara Bikin Kopi Lebih Sehat, Tetap Pakai Susu dan Gula


    Jakarta

    Racikan kopi yang sehat tak perlu selalu mengorbankan susu atau gula. Tapi bisa dengan memilih biji kopi sampai menambahkan rempah tertentu.

    Kopi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas banyak orang. Selain dikenal karena kandungan kafeinnya, kopi juga kaya akan antioksidan dan senyawa lain yang dapat membantu mengurangi peradangan serta melindungi tubuh dari penyakit kronis menurut studi dari Universitas Johns Hopkins.

    Penelitian lain juga menunjukkan bahwa peminum kopi rutin berisiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, demensia, Parkinson, bahkan kanker. Kopi juga dapat menunjang kesehatan mental, membantu pengelolaan berat badan, memperbaiki fungsi paru, dan mendukung kesehatan usus.


    Konsumsi kopi dalam jumlah wajar memang memiliki banyak manfaat kesehatan, mulai dari jantung hingga otak. Tapi ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat secangkir kopi menjadi lebih sehat, tanpa perlu menghindari susu atau gula.

    Dilansir dari NYPost (28/07/2025), berikut 5 cara sederhana untuk meningkatkan kualitas kopi:

    1. Pilih Biji Kopi Berkualitas

    Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copyspace for your textIlustrasi Biji Kopi Berkualitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/karandaev

    Kualitas kopi sangat bergantung pada cara penanaman dan pengolahan biji kopinya. Untuk pilihan yang lebih sehat, carilah biji kopi yang memiliki label organik. Kopi dengan label organik menandakan biji tersebut ditanam tanpa pestisida, herbisida, atau pupuk sintetis yang dapat membahayakan kesehatan.

    Biji kopi yang ditanam di dataran tinggi, seperti dari Ethiopia, Kolombia, atau Kenya cenderung mengandung lebih banyak polifenol, senyawa tumbuhan dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi.

    Perlu diingat, proses pemanggangan akan mengurangi kandungan polifenol. Oleh karena itu, pilihlah biji dengan tingkat sangrai light roast (ringan) hingga medium roast (sedang). Periksa juga tanggal sangrai pada kemasan dan usahakan membeli biji yang dipanggang kurang dari dua minggu sebelumnya.

    2. Gunakan Kertas Saring Kopi

    Cara menyeduh kopi juga mempengaruhi manfaat kesehatannya. Studi menunjukkan bahwa menggunakan kertas saring saat menyeduh kopi lebih baik, terutama bagi lansia yang masih minum kopi.

    Kopi tanpa penyaring diketahui mengandung diterpena, senyawa yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Harvard Health melaporkan bahwa kopi tanpa saring memiliki kandungan diterpena 30 kali lebih banyak dibanding kopi yang disaring.

    Bagi pengguna mesin kopi perlu mempertimbangkan kembali kebiasaannya. Karena cup kopi bisa beresiko melepaskan mikroplastik ke dalam kopi dan penelitian awal menunjukkan partikel ini berpotensi membahayakan kesehatan.

    3. Tambahkan Kunyit di Kopi

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah kopi selesai diseduh, agar lebih sehat bisa menambahkan sejumput kunyit. Rempah berwarna kuning keemasan ini mengandung kurkumin, senyawa antiinflamasi yang kuat.

    Kunyit diyakini dapat membantu meredakan nyeri, mendukung kesehatan jantung, membantu mengontrol berat badan, meningkatkan suasana hati serta memperbaiki pencernaan.

    Agar kurkumin lebih mudah diserap tubuh tambahkan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, atau susu ke dalam racikan kopi.

    4. Tambahkan Kayu Manis

    Campuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkanCampuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkan Foto: Getty Images

    Jika bubuk kunyit dirasa terlalu aneh jika dicampur ke kopi, ada alternatif lainnya yang bisa membuat kopi menjadi lebih sehat. Salah satunya dengan menambahkan kayu manis yang bisa menjadi alternatif sehat dan tak kalah bermanfaat dari kunyit.

    Rempah ini telah digunakan secara tradisional selama ribuan tahun karena kandungan antioksidan dan senyawa aktifnya. Kayu manis terbukti dapat membantu melawan peradangan, melindungi kesehatan jantung, menurunkan gula darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

    Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu mencegah kanker serta melawan infeksi bakteri dan jamur. Kayu manis tak hanya menambah khasiat, tetapi pengaruh aroma dan rasanya yang khas bikin kopi jadi lebih enak.

    5. Kopi Bulletproof Bisa Jadi Pilihan

    Bulletproof Coffee, cocok untuk dikonsumsi pelaku diet keto.Bulletproof Coffee, cocok untuk dikonsumsi pelaku diet keto. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Bulletproof coffee dikenal sebagai racikan kopi campur mentega yang menyehatkan tubuh. Selain itu ada juga klaim kopi ini bisa membantu menurunkan berat badan.Bulletproof coffee pertama kali ditemukan oleh pengusaha bernama Dave Asprey.

    Minuman ini merupakan modifikasi kopi berkafein yang dicampur mentega. Kopi yang digunakan berasal dari biji kopi hitam yang sudah hilang kandungan mikotoksinnya. Mikotoksin biasanya terbentuk saat proses fermentasi.

    Penggemar bulletproof coffee mengklaim bahwa minuman ini dapat membuat tubuh terasa kenyang lebih lama, membantu mengendalikan berat badan, serta meningkatkan fungsi otak.

    Cukup sederhana jika ingin membuat Bulletproof Coffee. Hanya diperlukan bahan-bahan seperti kopi, mentega, dan minyak kelapa jenis Medium-chain triglycerides (MCT). Mentega yang digunakan untuk pembuatan kopi ini adalah mentega tawar. Blender selama 20 hingga 30 detik hingga teksturnya lembut, atau gunakan milk frother jika ingin lebih praktis.

    Bulletproofcoffee juga bisa dibuat sekadar dengan racikan kopi hitam dengan gula pasir dan ketika masih panas ditambahkan mentega di atasnya. Tidak seperti minuman berkafein biasa, kopi ini dipercaya mampu memberikan energi yang stabil sepanjang hari tanpa rasa lemas setelahnya.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com