Tag: kuliner ramadan

  • Hobi Buka Puasa Pakai Tempe Goreng? Hati-hati Segini Kalorinya


    Jakarta

    Tempe goreng masuk daftar gorengan favorit untuk menu buka puasa (takjil). Bagi pencinta tempe goreng, pastikan mengonsumsinya dengan bijak karena kalori tempe goreng bisa sampai segini.

    Gorengan seolah tak dapat dipisahkan dari menu buka puasa orang Indonesia. Mereka merasa kurang lengkap jika tidak membatalkan puasa dengan mengonsumsi panganan yang gurih renyah ini.

    Gorengan terdiri dari beberapa jenis, termasuk tempe goreng yang paling disukai. Biasanya tempe diiris tipis lalu dibalut tepung berbumbu sebelum digoreng hingga kering dan renyah.


    dr. Dion Haryadi melalui unggahan Instagram dionharyadi (21/3/2023) mengupas tuntas soal kalori dan nilai gizi tempe goreng yang kerap jadi menu takjil orang Indonesia.

    Resep Tempe Goreng Tepung BerbumbuTempe goreng tepung punya kalori tinggi karena pemakaian tepung. Foto: iStock

    Ia mengutip sebuah resep tempe goreng tepung dan memperkirakan nilai kalorinya. Begini hasilnya:

    Tempe (100 gram) = 192 kalori
    Tepung terigu (50 gram) = 182 kalori
    Tepung beras (25 gram) = 86 kalori
    Air (100 ml) = 0 kalori
    Garam (2 gram) = 0 kalori
    Merica bubuk (1 gram) = 6 kalori
    Minyak goreng (30 gram) = 270 kalori

    Total kalori: 736 kalori

    dr. Dion menyoroti kalori tempe goreng semakin besar jika diolah bersama tepung. Sebab jika hanya makan tempe goreng saja, kalorinya bisa hemat 260-an kalori yang berasal dari penggunaan tepung terigu dan tepung beras.

    “Bahkan bisa lebih banyak penurunan (kalorinya) karena tanpa tepung, penyerapan minyaknya saat digoreng itu juga kemungkinan bisa berkurang,” tuturnya.

    Untuk membuat tempe goreng lebih rendah kalori, dr. Dion punya tips selain menghindari penggunaan tepung. “Kamu juga bisa goreng pakai air fryer, jadi lebih hemat lagi kalorinya,” sambung dr. Dion.

    Fried Tempeh or Tempe is a traditional Malay dish snack popular in Malaysian, Indonesian, and SingaporeKalori tempe bisa dipangkas jika hanya digoreng begitu saja, tanpa tepung. Foto: Getty Images/Suriani

    Lalu setelah tempe digoreng dan mau dinikmati, sebaiknya dilap dulu minyaknya pakai tisu agar penyerapan minyaknya lagi-lagi dapat dikurangi.

    Dalam unggahan ini pula, dr. Dion kembali mengingatkan kalau tempe yang digoreng tidak akan berkurang jumlah proteinnya. Ia berujar, “Jadi kamu tetap akan mendapatkan manfaat dari protein.”

    Ia pernah menjelaskan bahwa proses menggoreng tempetidak akan merusak nilai proteinnya. Ia mengatakan memasak protein memang akan merusak ikatannya. “Tapi bukan berarti proteinnya jadi nggak guna. Justru protein itu akan terdenaturasi, dipecah ikatan proteinnya supaya lebih mudah untuk diserap sama tubuh,” ujar dr. Dion.

    dr. Dion pun tidak melarang konsumsi tempe goreng saat buka puasa. Yang terpenting makan secukupnya dan belajar menikmati secara bertanggung jawab.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!


    Jakarta

    Seorang penjual kue membagikan pengalaman jualannya yang sempat tidak laku-laku. Namun, suatu saat ia dapat keajaiban karena tiba-tiba kuenya ludes diborong!

    Pasang surut sebuah bisnis, termasuk bisnis kuliner merupakan hal yang sangat lumrah. Ada masa ketika penjual makanan itu berada di atas, mendapat banyak kunjungan. Namun, ada juga kalanya di bawah.

    Banyak faktor yang dapat memengaruhi naik turunnya kondisi suatu usaha, mulai dari persaingan bisnis yang semakin ketat, masalah lokasi, waktu buka, menu yang ditawarkan, fasilitas, sampai pelayanan.


    Oleh karena itu, pemilik usaha kuliner perlu lebih semangat dan giat memperbaiki usahanya.

    Namun, sambil berusaha sekalipun, tidak sedikit penjual sebenarnya tetap merasa sedih ketika jualannya tidak laku. Seperti curhatan yang dibagikan oleh penjual kue ini.

    Melalui unggahan di laman Facebook, seorang penjual di bazar Ramadan Malaysia menceritakan kondisi usahanya itu. Di bazar Ramadan, ia berjualan aneka kue, lapor mstar.com.my (29/03).

    Pada suatu hari, ia membuka gerai bazarnya seperti biasa. Namun, kondisi cuaca saat itu kurang bagus karena mendung dan awannya juga hitam.

    Melihat cuaca seperti ini, penjual anonim itu berpikir, kemungkinan ini bukan hari untuk meraih rezeki. Penjual ini pasrah jika memang jualannya tidak laku.

    “Saat saya sedang sibuk menyiapkan gerai, saya lihat langit sudah mulai gelap. Padahal saya baru mau mulai jualan.” ujarnya.

    “Saya pasrahkan saja, mungkin rezeki saya bukan hari ini,” ujarmya.

    Benar saja, menurut ceritanya, jualan kue pada saat itu memang tidak laku. Penjual anonim ini hampir putus asa. Bahkan, sudah berniat pulang ke rumah lebih awal.

    Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!Dari yang tidak laku, tiba-tiba penjual ini mendapat seorang pelanggan yang langsung memborongnya. Foto: mstar.com.my

    Namun, ketika ia sudah putus asa seperti itu, tiba-tiba datang sesorang yang murah hati. Pelanggan itu ingin memborong semua jualannya ini untuk dibagikan ke orang lain saat buka puasa.

    Mendapat pelanggan yang tiba-tiba ingin borong semua jualannnya, penjual ini tentu terkejut.

    “Tiba-tiba datang seorang hamba Allah, dia borong semua jualan kue saya untuk diberikan sebagai kudapan berbuka puasa,” jelas penjual ini.

    Semua jualannya pun ludes karena diborong pelanggan ini. Penjual kue itu bersyukur karena ada hal baik datang tanpa disangka-sangka. Menurutnya, ini adalah sebuah keajaiban yang dikaruniai Allah SWT,

    Penjual ini pun menjadi berpikir, apa hal yang membuatnya mendapat rahmat seperti itu. Setelah ditelusuri kembali, penjual itu menyadari satu amalan harian yang mungkin menyebabkan dirinya dirahmati.

    Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!Ia pun merasa jika rezekinya itu datang karena amalan yang ia lakukan sebelumnya. Foto: mstar.com.my

    “Baru saya ingat, tadi waktu Ashar saya ada bershalawat 10 kali. Saya mulai mengamali hal ini juga setelah liat video ustaz di TikTok,” pugkas penjual kue.

    Menurutnya, sang ustaz menyarankan untuk mengamalkan hal ini 10 kali ketika sholat subuh dan 10 kali setelah sholat Ashar. Insya Allah hal ini bisa mendatangkan rezeki dari tempat yang tidak terduga.

    Penjual ini sengaja membagikan pengalamannya agar banyak yang bisa ikut beramal seperti itu, sekaligus tidak mudah putus asa ketika jualannya tidak laku.

    Ungahannya pun mendapat komentar beragam dari netizen. Sebagian besar ikut bersyukur dengan rezeki yang diterima penjual ini.

    Seperti netizen ini yang berkomentar, “Alhamdullilah rezeki, terima kasih atas informasinya.”

    Netizen lain memperingati penjual ini untuk tetap berniat kuat dalam jualan. Sebab, menurutnya rezeki yang datang tidak dari satu amalan Shalawat saja.

    “Hati-hati betulkan niat juga. Rezeki datang dari Allah dan Shalawat itu hanya satu amalan,” ujar netizen ini.

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ahli Gizi Ungkap Makanan Manis yang Lebih Dianjurkan untuk Buka Puasa


    Jakarta

    Makanan manis banyak dicari orang ketika berbuka puasa. Namun pilih jenisnya dengan bijak agar makanan manis yang disantap tergolong sehat. Begini penjelasan ahli gizi.

    Makanan manis tidak dilarang untuk dijadikan menu buka puasa, tapi konsumsinya perlu bijak dan hati-hati agar tidak merugikan kesehatan. Beberapa makanan manis disebut ahli gizi lebih baik dikonsumsi.

    Ahli gizi Ika Setyani mengatakan, konsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka dapat menggantikan energi yang hilang saat berpuasa seharian.


    “Sehabis puasa panjang, makanan atau minuman manis memang direkomendasikan karena gula bisa cepat menggantikan energi yang hilang saat puasa,” ujar Ika pada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (18/3).

    ilustrasi gulaHindari makanan manis yang dibuat dengan banyak gula tambahan. Foto: thinkstock

    Gula sendiri, lanjut Ika, merupakan karbohidrat sederhana yang mudah diubah menjadi energi.

    Meski demikian, Ika juga mewanti-wanti agar tetap berhati-hati saat mengonsumsi makanan dan minuman manis. Ika mengimbau untuk memperhatikan sumber dan jumlah gula yang digunakan.

    “Yang dilarang, makanan atau minuman yang menggunakan gula [tambahan] terlalu banyak,” ujar Ika.

    Ika mengutip rekomendasi Kementerian Kesehatan yang menetapkan batasan asupan gula harian sebesar 50 gram atau 4 sdm. Angka ini termasuk gula yang terkandung di dalam makanan dan minuman.

    Hal ini tentu berbeda dengan gula alami yang seperti fruktosa yang terkandung di dalam bahan makanan. Gula alami, sebut Ika, biasanya tidak terlalu manis jika dibandingkan dengan gula tambahan.

    Resep Salad Buah Saus YogurtLebih baik pilih buah yang merupakan sumber gula alami. Foto: istock

    “Lihat dari kesehatan, gula alami memang jauh lebih baik jika dibandingkan [dengan] gula tambahan. Tapi, gula tambahan jika dikonsumsi secara bijak tetap diperbolehkan,” ujar Ika.

    Baik gula tambahan maupun gula alami memiliki efek yang sama dalam mengembalikan energi dengan cepat.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Makanan Manis Seperti Apa yang ‘Dilarang’ buat Buka Puasa?”

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur karena Bikin Lemas


    Jakarta

    Tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat sahur. Beberapa makanan justru bisa membuat tubuh menjadi lemas. Oleh karena itu, penting menghindari 5 makanan ini saat sahur.

    Umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa disunnahkan untuk sahur. Dengan mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman, sebagai bekal untuk puasa seharian.

    Namun, pilihan menu sahurnya tidak boleh sembarangan. Karena sahur ditujukkan untuk menguatkan fisik saat puasa, sehingga disarankan menghindari makanan-makanan yang justru membuat tubuh lemas.


    Mengonsumsi makanan memang bisa menambah energi dan asupan nutrisi, tetapi ada juga makanan yang justru memberikan efek sebaliknya.

    Oleh karena itu, ketika sahur, umat muslim disarankan menghindari 5 makanan yang bikin lemas ini. Merangkum beberapa sumber, berikut daftarnya!

    1. Karbohidrat olahan

    Ada Pastry hingga Kopi Berlapis Emas di Kafe Milik Salt BaeKarbohidrat olahan, seperti pastry dan kue sebaiknya tidak dimakan saat sahur. Foto: Instagram/kapicciiiinoo

    Meskipun karbohidrat dibutuhkan tubuh untuk menambah energi, tetapi kamu tidak dianjurkan mengonsumsi karbohidrat olahan. Karbohidrat olahan contohnya pastry, kue, donat, atau sereal.

    Makanan-makanan ini hanya memberi rasa kenyang dan kepuasan sesaat karena nutrisi sebenarnya rendah.

    Melansir eatthis.com (27/10/23), makanan, seperti pastry atau croissant kenyataannya dibuat dari karbohidrat sederhana yang sebagian besar terbuat dari tepung putih.

    Mengonsumsi karbohidrat ini bisa meningkatkan lonjakan gula darah yang tajam, tetapi kemudian gula darah mengalami penurunan. Hal inilah yang membuat seseorang lebih cepat lapar.

    Jika ingin tetap mengonsumsi karbohidrat seperti roti atau kue, pilihlah yang terbuat dari gandum utuh atau karbohidrat kompleks. Sebab, makanan itu bisa memberi energi berkelanjutan.

    Kombinasikan juga dengan protein, seperti telur agar perut lebih kenyang dan nutrisi yang didapat optimal.

    2. Makanan gurih

    Ilustrasi keripik tempeMakanan gurih, seperti keripik atau yang mengandung banyak msg juga perlu dihindari. Foto: Getty Images/Edy Gunawan

    Makanan gurih memang nikmat, tetapi asupannya perlu diperhatikan. Ketika sahur, kamu sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu gurih, misalnya keripik gurih atau makanan lain yang mengandung banyak msg atau kecap asin.

    Sebab, makanan seperti ini hanya membuat kamu menjadi haus lebih cepat.

    Para ilmuwan yang disebut di eatthis.com mengungkap kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang memungkinkan seseorang merasa puas.

    Namun, hal tersebut bisa menciptakan lingkaran setan. Sebab, camilan asin seperti keripik mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan.

    Seorang ahli diet, Destini Moody, RDN, juga menambahkan, camilan gurih seperti ini bisa membuat kamu lebih cepat lapar. Memungkinkan kamu memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya akan berlanjut seperti itu.

    Daftar makanan lain yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Minuman berkafein

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMinuman berkafein seperti kopi dan teh tidak menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Pecinta kopi atau teh sebaiknya juga memperhatikan waktu mengonsumsi minuman ini. Kopi dan teh merupakan dua jenis minuman berkafein yang memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebihan.

    Minum minuman berkafein bisa menimbulkan efek kecemasan hingga insomnia. Oleh karena itu, minuman ini tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur karena tidak bisa menghidrasi tubuh.

    Minuman ini hanya membuat para umat muslim yang berpuasa merasa haus sepanjang hari.

    4. Gorengan

    Jika Tak Dimakan Berlebihan, Ini 5 Mnafaat sehat Makan Kentang GorengGorengan seperti kentang goreng juga jangan dimakan saat sahur. Foto: Getty Images/Rafa Jodar

    Makanan berminyak, seperti gorengan juga perlu dihindari saat sahur. Makanan ini mengandung lemak yang akan disimpan dalam tubuh sebagai jaringan lemak.

    Membutuhkan waktu lebih lama agar makanan ini dicerna tubuh. Sehingga, tubuh perlu kerja ekstra untuk mencerna dan memecah makanan ini.

    Mengonsumsi makanan lemak berlebih memang meningkatkan rasa kenyang, tetapi hanya sesaat. Tanpa diimbangi atau mengonsumsi makanan protein atau serat apapun, gorengan bisa membuatmu merasa cepat lapar dan lemas.

    5. Makanan olahan

    Makanan olahan umumnya mengandung banyak gula, garam, dan pengawet. Makanan ini juga melewati berbagai macam proses ketika dibuat di pabrik.

    Bahan pengawet itulah yang bisa membuat seseorang merasa kembung dan menjadi lemas. Membuat seseorang sulit berkonsentrasi saat menjalani hari.

    Nutrisi didalamnya juga sangat minim, sehingga tidak dapat disebut memberikan energi tubuh.

    Saat sahur, kamu juga perlu menghindari makanan olahan. Misalnya, sosis, nugget, makanan kemasan lainnya atau makanan beku (frozen food).

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Buah Saat Sahur? Ini 7 Buah Terbaik agar Kenyang Seharian


    Jakarta

    Banyak orang enggan makan nasi saat sahur dan beralih pada konsumsi buah sebagai tambahan. Ini 7 buah terbaik untuk dimakan saat sahur karena mampu bikin kenyang seharian.

    Buah adalah bahan makanan bernutrisi yang bagus dikonsumsi setiap hari, termasuk saat puasa. Buah bisa dijadikan menu tambahan saat sahur untuk menghidrasi tubuh.

    Buah kaya akan vitamin dan bisa jadi sumber energi untuk bantu jaga kadar gula darah selama puasa. Tak hanya itu, buah juga mengandung serat yang bisa bikin rasa kenyang bertahan lebih lama.


    Beberapa buah disebut sebagai pilihan terbaik untuk sahur karena padat nutrisi. Berikut daftarnya:

    1. Alpukat

    Alpukat adalah salah satu buah terbaik yang bisa diandalkan saat sahur. Mengutip Eat This Not That, lemak sehat yang terkandung di dalam alpukat dapat memperlambat pengosongan lambung hingga memberikan rasa kenyang yang bertahan lama.

    Selain lemak sehat, ada juga serat dalam alpukat yang berkontribusi terhadap rasa kenyang.

    2. Semangka

    Tak cuma lewat asupan serat, rasa kenyang juga bisa muncul dengan hidrasi yang cukup. Salah satunya melalui asupan semangka yang umumnya mengandung 92 persen air.

    Beberapa penelitian menemukan, mengonsumsi cairan selama atau sebelum makan dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.

    3. Pisang

    Satu buah pisang utuh umumnya mengandung 3,5 gram serat. Jumlah serat dalam pisang bisa berkontribusi terhadap kebutuhan serat harian.

    Selain itu, pisang juga merupakan sumber pati resisten terbaik. Selain membantu lebih kenyang, jenis karbohidrat sehat ini juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

    4. Plum

    Rasanya yang manis bikin buah plum nikmat disantap saat sahur.

    Sejumlah penelitian menemukan, asupan buah satu ini dapat membantu menekan rasa lapar. Khasiat ini didapat dari kandungan sekitar 6 gram serat dalam setiap 150 gram buah plum.

    5. Pir

    buah pirbuah pir Foto: iStock

    Pir juga masuk daftar buah yang mengenyangkan. Salah satu penyebabnya adalah kandungan air di dalam buah pir. Satu buah pir umumnya mengandung sekitar 84 persen air.

    Tak cuma itu, pir juga mengandung serat yang baik. Dalam 150 gram pir biasanya terdapat sekitar 5,5 gram serat.

    Pektin merupakan salah satu jenis serat terbaik yang ditemukan dalam pir. Pektin terbukti mampu memperlambat pencernaan dan meningkatkan kesehatan mikrobioma usus.

    6. Apel

    Bukan rahasia lagi, apel juga jadi salah satu buah yang bikin kenyang berkat kandungan air dan serat di dalamnya.

    Sama seperti pir, apel juga kaya akan serat larut pektin yang dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang. Kandungan serat dalam apel juga dapat membantu kadar gula darah.

    Satu buah apel ukuran sedang umumnya mengandung sekitar 4 gram serat.

    7. Jeruk

    Jeruk juga bisa sangat mengenyangkan. Mengutip Health, manfaat ini didapat berkat serat larut dalam jeruk seperti pektin, hemiselulosa, lignin, dan selulosa.

    Selain itu, kandungan air yang tinggi pada jeruk juga dapat berkontribusi pada mekanisme bulking dalam sistem pencernaan yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lama.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Buah Terbaik untuk Sahur, Enak dan Bikin Kenyang Seharian”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! Segini Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh Selama Puasa


    Jakarta

    Saat puasa kamu tak perlu absen minum kopi dan teh. Dua minuman berkafein ini masih dapat dikonsumsi, tapi segini batas amannya.

    Bagi pencinta kopi dan teh, perlu memperhatikan minuman favoritnya saat bulan puasa. Hal ini agar asupan kopi maupun teh tidak berdampak buruk pada puasa dan kesehatan secara umum.

    Ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Fitri Hudayani mengatakan mengonsumsi teh atau kopi diperbolehkan selama puasa di bulan Ramadhan. Namun ada aturan frekuensinya agar tidak mengganggu puasa.


    “Konsumsi teh dan kopi harus dikonsumsi secukupnya, misalnya hanya satu gelas untuk teh dan satu cangkir untuk kopi per hari, selebihnya dianjurkan minum air putih,” kata Fitri melalui pesan singkat seperti dilaporkan Antara, Jumat (15/3).

    Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman DiminumTeh populer dijadikan minuman buka puasa di Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Fitri mengatakan mengonsumsi teh dan kopi sudah menjadi kebiasaan minum masyarakat Indonesia pada umumnya. Biasanya teh juga merupakan suatu kebiasaan yang diminum untuk membatalkan puasa.

    Teh, kata Fitri, dinilai lebih aman di lambung untuk digunakan sebagai pembatal puasa bagi penderita asam lambung. Berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang bisa mengganggu orang dengan lambung sensitif. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsinya setelah perut terisi.

    “Teh sejauh ini lebih aman untuk penderita penyakit lambung berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang dapat mengganggu pada orang sensitif lambungnya,” ujarnya.

    Pecinta teh atau kopi juga tidak perlu khawatir karena meskipun minuman ini bersifat diuretik atau merangsang buang air kecil, namun tidak menimbulkan rasa haus yang berlebihan.

    Hati-hati! Ini 5 Efek Samping Tambahkan Gula dan Pemanis ke Dalam KopiHindari terlalu banyak menambahkan gula pasir ke kopi agar lebih sehat. Foto: Getty Images/gilaxia

    Pembatasan konsumsi teh dan kopi juga bertujuan untuk menghindari konsumsi gula berlebihan karena seringkali minuman berkafein ini ditambahkan gula atau susu baik full cream maupun susu rendah lemak.

    Fitri juga mengingatkan untuk tetap menjaga asupan gula dan garam sama seperti pada hari-hari sebelum puasa. Hal ini untuk menjaga tubuh dari penyakit diabetes dan hipertensi.

    “Jangan lupa konsumsi serat yang cukup berasal dari buah dan sayur untuk menjaga kesehatan pencernaan selama menjalankan ibadah puasa sehingga perut terasa nyaman,” jelasnya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Catat, Ini Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh Selama Puasa”

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama Puasa


    Jakarta

    Selama berpuasa gula darah penderita diabetes harus tetap terjaga. Buah rendah glikemik ini dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes selama berpuasa.

    Indeks glikemik merupakan taraf ukur sebuah makanan dicerna oleh gula darah di dalam tubuh. Semakin tinggi nilainya maka semakin cepat lonjakan gula darah yang akan ditimbulkan.

    Memerhatikan kadar glikemik di dalam makanan penting untuk selalu diterapkan oleh penderita diabetes. Terutama ketika berpuasa di mana tubuh tak menerima asupan makanan secara rutin sehingga akan memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.


    Ada beberapa buah yang rendah glikemik disarankan oleh ahli untuk dikonsumsi penderita diabetes. Buah-buahan ini cocok untuk dikonsumsi saat buka puasa maupun sahur tanpa menciptakan lonjakan gula darah yang berbahaya.

    Berikut ini 5 buah rendah glikemik untuk penderita diabetes selama puasa:

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaBuah berry cocok untuk camilan sehat bagi penderita diabetes. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    1. Buah berry

    Beberapa buah dengan ukuran kecil termasuk kategori buah berry. Ciri khas dari buah berry biasanya memiliki warna yang gelap hampir hitam, kebiruan, atau merah segar.

    Warna dari buah berry menandakan tingginya kadar antioksidan alami di dalam buah tersebut. Selain itu buah jenis ini juga memiliki kadar indeks glikemik yang rendah dan tidak menciptakan lonjakan gula darah.

    Buah berry bisa dinikmati sebagai camilan saat berbuka puasa. Jika ingin menyantapnya sebagai menu sahur, buah ini bisa dikreasikan menjadi smoothie atau topping untuk oatmeal.

    2. Apel

    Manfaat apel untuk kesehatan hampir seluruh tubuh sudah menjadi rahasia umum. Buah apel yang segar kaya akan serat dan rendah kadar indeks glikemiknya.

    Apel juga memiliki kadar air yang tinggi sehingga cocok dikonsumsi saat sahur maupun buka puasa untuk membantu menghidrasi tubuh. Nutrisi alaminya disebut ahli berkhasiat untuk melancarkan pencernaan hingga menjaga kesehatan kulit.

    Potongan buah apel segar cocok untuk dikonsumsi sebagai camilan saat malam hari setelah berbuka. Ketika sahur makan apel sebelum menu utama juga boleh rutin dilakukan.

    Buah rendah glikemik lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Pir

    Hampir mirip dengan apel, pir juga tak kalah kaya akan serat dan kadar indeks glikemiknya yang rendah. Selama bulan puasa para dokter dan ahli gizi selalu menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi air guna mencegah dehidrasi.

    Kadar air di dalam sebuah pir yang mencapai 84% dari total beratnya menjadi salah satu buah yang cocok untuk dikonsumsi. Di Indonesia pir juga tidak sulit untuk ditemukan dengan harga yang masih terjangkau.

    Buah pir menjadi salah satu yang paling dianjurkan untuk rutin dikonsumsi oleh penderita diabetes. Cara sederhana, cukup cuci bersih pir potong menjadi bagian kecil dan konsumsi sebagai buah potong yang segar.

    4. Jeruk

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaJeruk yang segar cocok untuk membasuh tenggorokan penderita diabetes untuk puasa. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Rasa asam segar yang ada pada jeruk tak hanya baik untuk kesehatan kulit tetapi juga bagi penderita diabetes. Jeruk memiliki kadar indek glikemik dan kalori yang rendah.

    Konsumsi jeruk setelah berbuka puasa maupun saat sahur dapat membantu menstabilkan gula darah serta menyiapkan tubuh untuk berpuasa seharian. Kandungan vitamin C pada jeruk jika rutin dikonsumsi juga dapat menjaga kekebalan imunitas.

    Tetapi ahli tetap mengingatkan untuk tidak mengonsumsi jeruk dalam jumlah yang berlebihan. Alasannya adalah kehadiran gula alami yang terbentuk pada buah jeruk yang tetap harus diwaspadai.

    5. Anggur

    Banyak jenis anggur populer yang bisa ditemukan dengan mudah di supermarket maupun toko buah. Varietas anggur yang beragam membuat konsumsinya tidak akan membosankan.

    Anggur memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah sehingga buah ini disarankan ahli untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Warna hijau, merah keunguan, hingga ungu gelap pada anggur juga menandakan kandungan antioksidannya yang tinggi.

    Konsumsi anggur dapat dinikmati sebagai buah segar, camilan sehat, atau dicampur dengan yoghurt dan oatmeal. Bagaimana pun anggur juga tetap memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi Kurma


    Jakarta

    Konsumsi kurma dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ternyata tak sekadar sunnah, konsumsi kurma secara rutin dapat mendatangkan khasiat untuk kesehatan.

    Kurma identik dengan bulan ramadan karena dianjurkan untuk disantap sebagai kudapan pertama saat membatalkan puasa. Anjuran makan kurma saat berbuka puasa ini berasal dari kebiasaan Rasulullah SAW yang selalu mengonsumsi kurma dan air saat berbuka puasa.

    Berdasarkan ajaran Islam, konsumsi kurma dan menjalankan sunnah nabi akan mendapat keberkahan yang berlimpah. Tetapi selain keberkahan karena menjalankan sunnah Rasulullah SAW, kurma juga dapat memberikan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh.


    Pada sebuah kurma dengan berat 8 gram terdapat 23 kalori, 0,2 gram protein, 0,6 gram serat, 53 miligram potasium dan masih banyak nutrisi lainnya. Dengan begitu konsumsi kurma dapat menjaga kesehatan organ tubuh hingga melindunginya dari penyakit kronis.

    Baca juga: Masak Beef Wellington Rp 1,8 Juta, Brooklyn Beckham Dipuji Gordon Ramsay

    Berikut ini 5 manfaat rutin konsumsi kurma mengutip Veryell Fit:

    Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaKurma memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah perkembangan kanker dan tumor. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

    1. Mencegah pertumbuhan kanker

    Kurma memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang terbentuk secara alami dengan kadar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Komponen antioksidan dan antiinflamasi ini dikaitkan oleh ahli dengan manfaatnya mencegah perkembangan sel kanker.

    Bahkan saking istimewanya kandungan antioksidan pada kurma membuat banyak ahli tergelitik untuk menelitinya. Berbagai pengamatan hingga uji laboratorium dilakukan guna menemukan khasiat dan efek samping kurma secara efektif.

    Hasilnya kandungan anti radikal bebas yang ditemukan di dalam kurma membuat peneliti terpesona. Sehingga konsumsi kurma secara rutin disarankan untuk membantu melindungi tubuh dari kanker dan tumor.

    2. Menjaga kesehatan jantung

    Ada alasan lain selain rasa manis kurma yang dapat menggantikan energi untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Kurma memiliki kandungan potasium alami yang berfungsi sebagai elektrolit ketika dikonsumsi ke dalam tubuh.

    Elektrolit dibutuhkan oleh tubuh guna menggantikan cairan yang hilang selama berpuasa seharian penuh. Faktanya kandungan potassium di dalam kurma ini juga membantu menjaga kesehatan kardiovaskular hingga jantung pada orang dewasa.

    Salah satu efek yang telah terbukti atas konsumsi potassium sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah kemampuan untuk mengendalikan tekanan darah. Kadar garamnya yang juga rendah membuat kurma disarankan bagi orang tua terutama mereka yang memiliki gangguan tekanan darah dan kardiovaskular.

    Manfaat konsumsi kurma lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menguatkan tulang

    Tulang tidak hanya membutuhkan kalsium seperti yang terkandung di dalam susu tetapi juga mineral berupa magnesium yang salah satunya terkandung dalam kurma. Magnesium memiliki peran penting untuk mengisi kepadatan tulang sehingga tidak mudah keropos.

    Biasanya makanan tinggi magnesium juga disarankan untuk orang tua lanjut usia yang mulai terdeteksi mengalami gejala osteoporosis. Kurma termasuk ke dalam makanan yang disarankan ahli karena lebih banyak khasiatnya daripada efek sampingnya jika dibandingkan dengan suplemen magnesium.

    Kurma juga dilengkapi dengan zat besi yang merupakan mineral untuk membantu pembentukan sumsum tulang di dalam tubuh. Bahkan jika mengonsumsi setiap hari kurma juga membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

    4. Mengendalikan gula darah

    Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaWalaupun manis kurma dapat membantu mengendalikan gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

    Rasa manis alami di dalam kurma tentu berbeda dengan rasa manis yang dihadirkan gula. Bagi penderita diabetes makanan dan minuman manis menjadi menu yang wajib dihindari konsumsinya.

    Tetapi kurma justru dianjurkan oleh ahli kesehatan untuk penderita diabetes dalam porsi konsumsi yang tetap dibatasi. Gula alami di dalam kurma tidak memengaruhi lonjakan gula darah di dalam tubuh.

    Sehingga tubuh tetap mendapatkan asupan gula untuk membentuk energi tanpa membuat insulin bekerja lebih keras. Ahli kesehatan juga setuju bahwa kurma layak dijadikan camilan sehat bagi penderita diabetes.

    5. Memperlancar pencernaan

    Penampilannya yang seperti buah kering membuat kurma memiliki kadar serat yang tinggi. Seperti yang telah banyak diketahui, kehadiran serat begitu dibutuhkan oleh tubuh baik untuk pencernaan maupun organ lainnya.

    Konsumsi serat yang cukup, salah satunya melalui kurma, dapat membantu menjaga pergerakan perut lebih lembut dan pencernaan menjadi lancar. Hasilnya kamu akan terhindari dari risiko konstipasi yang dialami oleh segelintir orang ketika menjalankan puasa ramadan.

    Serat pada kurma juga disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis dan menjaga kesehatan pencernaan demi menghindari kondisi seperti obesitas maupun gangguan metabolisme. Konsumsi setidaknya 3 kurma dalam sehari mampu membantu mengatasi berbagai keluhan pencernaan dan mengendalikan berat badan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Air Kelapa Muda Baik Dikonsumsi Selama Puasa Untuk Cegah Dehidrasi


    Jakarta

    Air kelapa muda juga bisa menyegarkan dahaga setelah berbuka puasa. Baik juga dikonsumsi saat sahur, karena fungsinya untuk menghidrasi tubuh.

    Selain air putih, konsumsi air kelapa muda juga dapat memberikan manfaat untuk tubuh selama Ramadan. Karena, kandungan air kelapa muda yang dapat menghidrasi tubuh.

    Manfaat air kelapa muda juga tak hanya untuk menghidrasi tubuh, tapi bisa meningkatkan kesehatan lainnya. Dilansir dari Indian Express (15/3), air kelapa muda juga bermanfaat sebagai zat antioksidan dan mengembalikan keseimbangan elektrolit tubuh.


    Asupannya tentu perlu diperhatikan, tak harus banyak karena air kelapa muda kaya akan gula alami yang dapat menimbulkan lonjakan gula pada penderita diabetes. Jika dikonsumsi secara konsisten dalam jumlah sedang, barulah manfaat potensialnya terasa.

    Minuman alami ini mengandung unsur penting, seperti potasium, magnesium, dan kalsium. Oleh karena itu, sangat baik mengonsumsinya selama Ramadan.

    Air kelapa muda juga memiliki manfaat untuk kesehatan pencernaan. Air kelapa muda yang lembut ini menunjukkan sifat mendinginkan dan menenangkan yang luar biasa. Ini akan meredakan ketidaknyamanan ringan pada saluran cerna.

    Racikan jus air kelapa muda dan kurma yang menyehatkan menurut dr. Zaidul AkbarRacikan jus air kelapa muda dan kurma yang menyehatkan menurut dr. Zaidul Akbar Foto: dok. dr Zaidul Akbar, iStock

    Minum air kelapa muda juga terbukti bermanfaat bagi kesehatan kulit sehingga membuat penampilan lebih bercahaya dan segar. Selain menggunakan produk skincare, air kelapa muda bisa menjadi alternatif yang alami.

    Sebaiknya mengonsumsi air kelapa muda tanpa tambahan gula, agar manfaatnya terasa maksimal. Bahkan, bisa digunakan untuk menurunkan berat badan dengan defisit kalori yang signifikan.

    Air kelapa muda juga bebas lemak dan kolesterol. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air kelapa muda hanya terdiri dari 48 kcal.

    Dalam hal tekanan darah, sumber alami ini menyediakan sejumlah besar potasium, membantu penurunan tekanan darah secara alami. Satu cangkir (250 ml) air kelapa muda mengandung sekitar 600 mg potasium dibandingkan dengan pisang yang 420 mg.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Segini Kalori Seporsi Kolak Pisang dan Cara Bikin Kolak Rendah Kalori


    Jakarta

    Kolak pisang jadi menu primadona saat ramadan. Pastikan kamu mengetahui kalori semangkuk kolak pisang agar tidak berakhir terlalu banyak mengonsumsinya.

    Kolak pisang adalah makanan tradisional favorit orang Indonesia untuk buka puasa. Berupa kuah santan dan gula merah yang diisi potongan pisang dan terkadang ditambah kolang-kaling.

    Kolak pisang banyak disukai hingga dimakan lebih dari satu mangkuk saking enaknya. Namun waspadai asupan kalori dan gula yang berlebih dari hal tersebut.


    dr. Dion Haryadi yang fokus membahas nutrisi makanan turut mengungkap kalori kolak pisang. Melalui unggahan Instagram dionharyadi (10/3/2024), dr. Dion menjelaskan kalori kolak pisang dari resep kolak pisang yang ia lihat dari salah satu media.

    Tertulis resep kolak pisang seperti berikut:

    7 Takjil Enak di Dunia Versi National Geographic, Ada Kolak Pisang Indonesia!Kolak pisang jadi takjil favorit di Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka

    Bahan-bahan
    Pisang raja 3 buah (303 kalori)
    100 ml gula merah cair (228 kalori)
    65 ml santan cair (151 kalori)
    2 lembar daun pandan (2 kalori)
    Air 500 ml (0 kalori)
    Total Kalori Per Sajian: 592 kalori

    Lalu untuk kalori 1 porsi kolak pisang (per 1/3 sajian):
    1 buah pisang raja (101 kalori)
    33 ml gula merah cair (76 kalori)
    22 ml santan cair (50 kalori)
    2/3 lembar daun pandan (0,7 kalori)
    Air 167 ml (0 kalori)

    Total Kalori 1 Porsi: 197 kalori

    Menurut dr. Dion, kalori kolak pisang ini tidak terlalu tinggi jika dimakan hanya 1 porsi. “Cuma sekitar 197 kalori,” tegasnya.

    Kalau mau lebih rendah kalori dan lemak, kamu dapat mengotak-atik resep kolak pisang. Untuk penggunaan santan cair, dr. Dion mengatakan dapat diganti dengan susu skim, susu sapi rendah lemak (low fat), atau susu almond.

    Lalu tambahkan juga bahan lain ke dalam kolak pisang agar lebih bernutrisi. Contohnya potongan ubi jalar yang dapat menjadi sumber karbohidrat dan serat. “Supaya sedikit lebih kenyang,” sambung dr. Dion.

    Kolak Pisang Ubi, Indonesian Popular Dessert for Takjil Ramdan Breaking the Fast, Sweet Soup Made from Banana and Sweet Potato, on Wooden TableTambahan ubi melengkapi nutrisi kolak pisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma

    Untuk kamu yang mau hemat kalori dan mau makan lebih banyak saat makan utama, maka perlu mengurangi porsi makan kolak pisang. Menurut dr. Dion hal ini tidak menjadi masalah besar.

    Penggunaan gula merah pada kolak pisang juga sebenarnya bisa diganti ke pemanis nol kalori, jika ingin menghemat kalori lebih banyak.

    Dengan begitu kalori 1 porsi kolak pisang yang tadinya 197 kalori, maka akan berkurang 76 kalori karena absen penggunaan gula merah. Total kalori kolak pisang pun hanya 121 kalori.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com