Batuk adalah kondisi umum yang bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tak heran jika setiap orang ingin segera sembuh dari batuk, atau reda sementara hingga bisa beraktivitas.
Untuk meredakan batuk sementara atau membantu tubuh terasa lebih nyaman, rekomendasi minuman herbal ini mungkin bisa dicoba. Minuman bisa dikonsumsi sesuai kebutuhan.
10 Minuman Herbal Bantu Redakan Batuk
Dikutip dari situs Healthline, Verywellhealth, Thehealthy, dan Womens Health Magazine, minuman herbal tersebut adalah:
1. Teh Hijau
Minuman teh hijau diketahui memiliki segudang manfaat. Selain membantu meredakan batuk, teh hijau juga membantu mengobati sakit kepala dan menurunkan berat badan.
Ada beberapa cara untuk menyeduh teh hijau. Kamu bisa menggunakan daun teh hijau atau menyeduh langsung bubuk teh hijau yang sudah jadi. Kemudian, seduh daun atau bubuk teh hijau dengan air panas hingga larut selama 3-5 menit.
2. Teh Peppermint
Teh peppermint telah sejak lama digunakan untuk mengobati sakit flu, masalah pencernaan, dan sakit kepala. Hal ini karena teh peppermint mengandung antimikroba, antioksidan, dan pereda nyeri. Sejumlah penelitian membuktikan, teh ini dapat membantu meredakan infeksi flu dan sinus yang seringkali menjadi penyebab batuk.
3. Teh atau Air Jahe
Jahe merupakan bahan alami yang sudah pasti ada di dapur rumah-rumah di Indonesia. Untuk membantu meredakan batuk, jahe bisa diracik dengan air hangat atau teh. Ramuan jahe berfungsi sebagai ekspektoran yang merangsang, mengencerkan, dan mengeluarkan lendir penyebab batuk dari paru-paru.
4. Teh Chamomile
Selain dapat memberikan efek rileks pada tubuh, teh chamomile juga berkhasiat membantu meredakan batuk. Zat-zat dalam chamomile memiliki efek antiinflamasi dan antiinfeksi yang membantu tubuh melawan penyakit penyebab batuk.
5. Teh atau Air Madu
Sebuah penelitian pada anak-anak di tahun 2018 menunjukkan, madu dapat mengurangi intensitas batuk. Untuk membuat minuman pereda batuk ini, kamu cukup mencampurkan 2 sendok teh madu dan perasan lemon dalam air hangat atau teh.
6. Air garam
Larutan air garam hangat merupakan salah satu cara pengobatan batuk alami yang disarankan. Cukup larutkan 1/2 sendok teh garam dapur dalam air, lalu berkumurlah selama beberapa detik, khususnya di bagian belakang tenggorokan kemudian ludahkan air garam tersebut.
7. Minuman susu dan madu
Cara lebih enak untuk mengobati batuk secara alami adalah dengan minuman susu dan madu. Sebuah studi di Italia membuktikan, menambahkan dua sendok teh madu dalam segelas susu membantu meredakan batuk dan memberi tambahan gizi untuk tubuh.
8. Jus Nanas
Khasiat jus nanas untuk mengurangi lendir dan melegakan tenggorokan sudah umum diketahui. Ramuan jus nanas, madu, garam, dan lada disebut dapat membantu meredakan batuk dengan efektif dan efisien. Manfaat lain adalah membantu penanganan tuberkulosis.
9. Air Kunyit Hangat
Rempah satu ini tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan masak, tetapi juga bermanfaat untuk mengobati batuk. Senyawa aktif kurkumin dalam kunyit memiliki kandungan anti-inflamasi yang ampuh menuntaskan batuk kering.
10. Jus Apel Hangat
Cara terakhir untuk meredakan batuk secara enak dan alami adalah dengan meminum jus apel hangat. Apel sebagai sumber vitamin C sangat berpengaruh dalam mengatasi infeksi yang menyebabkan batuk. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu mengurangi inflamasi di bagian tenggorokan dan saluran pernapasan.
Itu dia 10 minuman herbal alami sebagai alternatif obat sirup untuk meredakan batuk. Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat mudah ditemukan di rumah dan dibuat sendiri.
Jika batuk terus berlanjut atau semakin buruk, sebaiknya segera ke dokter untuk penanganan secepatnya. Penegakan diagnosis dan pengobatan sesegera mungkin dapat meningkatkan peluang sembuh.
Jamu dipercaya bisa menurunkan berat badan selain menerapkan pola hidup sehat. Beberapa jenis herbal yang biasa digunakan adalah kunyit asam dan temulawak.
Keyakinan ini tentunya beralasan karena bahan-bahan jamu mengandung berbagai zat yang baik untuk metabolisme tubuh, mengendalikan kadar gula, dan menurunkan kolesterol. Berikut penjelasan lengkapnya.
Jamu untuk Turunkan Berat Badan
Bahan jamu tradisional untuk menekan berat badan ternyata tidak sulit ditemukan di lingkungan sekitar.
1. Kunyit Asam
Jamu kunyit asam dapat membantu mengendalikan kadar gula dan kolesterol dalam darah. Dengan manfaat ini, konsumsi kunyit asam bisa mengurangi risiko obesitas atau kegemukan.
Mengutip buku Aneka Resep Jamu yang Baik untuk Kesehatan oleh Farhan Ghazi, rasa asamnya baik untuk metabolisme tubuh. Jadi, makanan tidak menumpuk begitu saja dalam sistem pencernaan.
Sementara itu, kurkuminnya bisa membantu pergerakan otot sistem pencernaan. Hasilnya, gas dalam perut juga lebih mudah dihilangkan. Jamu kunyit asam disarankan untuk yang sering mengalami kembung.
2. Galian Singset
Galian singset sebetulnya adalah produk dari suatu pabrik jamu. Produk ini sudah lama beredar dan mendapat tempat di hati masyarakat yang ingin hidup sehat.
Sesuai namanya, galian singset dapat membantu membuat tubuh ramping. Menurut buku Aneka Ramuan Jamu Tradisional untuk Kebugaran dan Kesehatan oleh Cahaya Novianti, kombinasi bahan alami di dalam jamu seperti kemuning, manggis, dan jati Belanda ini mampu menurunkan berat badan dan menjaganya tetap ideal.
3. Madu dan Kayu Manis
Madu dan kayu manis dikenal mampu membantu menurunkan berat badan. Mengutip laman Pemprov Jambi, madu mengandung gula alami yang bisa membantu mengendalikan rasa lapar dan menurunkan kadar gula dalam darah.
Sementara itu, kayu manis dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak secara efektif. Sehingga, kamu bisa mencampurkan kedua bahan ini untuk membantu menurunkan berat badan.
4. Lemon dan Jahe
Lemon kaya akan vitamin C dan juga serat yang dapat membantu menghilangkan lemak dalam tubuh. Sementara jahe dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak dengan lebih efektif. Campurkan perasan lemon, jahe, dan air dan minum untuk membantu menurunkan berat badan.
5. Teh Jeruk Nipis
Jeruk nipis juga merupakan jamu tradisional untuk menurunkan berat badan. Cara membuatnya yaitu dengan mencampurkan 1 buah jeruk nipis, daun teh dan air. Campurkan semua bahan ini dan masukkan ke dalam air mendidih selama 30 menit.
6. Fenugreek
Menurut laman Healthline, bumbu rumah tangga yang berasal dari Trigonella foenum-graecum atau keluarga kacang-kacangan ini membantu mengendalikan nafsu makan dan mengurangi asupan makanan. Khasiat inilah yang membantu fenugreek menurunkan berat badan.
Salah satu studi dari University of Minnesota, USA, pada 18 orang menunjukkan mereka yang mendapat 8 gram serat fenugreek setiap hari merasakan peningkatan rasa kenyang dan penurunan lapar. Hal sebaliknya terjadi pada kelompok kontrol.
7. Ginseng
Ginseng dapat membantu merangsang penurunan berat badan, menunda penyerapan lemak, dan memodifikasi pembentukan lemak. Menurut sebuah studi di tahun 2014 dari Department of Rehabilitation Medicine of Korean Medicine, mengkonsumsi ginseng Korea dua kali sehari selama 8 minggu dapat menurunkan berat badan secara terukur dan mengubah komposisi mikrobiota usus.
8. Kunyit dan Jahe
Perpaduan kunyit dan jahe juga bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Seperti yang sudah dijelaskan, kunyit mengandung kurkumin yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak. Sementara jahe bisa meningkatkan sirkulasi darah dan membantu mengurangi rasa lapar.
9. Teh Daun Jati Belanda
Daun jati Belanda mengandung senyawa aktif yang bisa membantu mengurangi penyerapan lemak. Selain bisa dikonsumsi dalam jamu galian singset, kamu juga bisa mengkonsumsi daun jati Belanda dalam bentuk teh.
10. Temulawak
Temulawak mengandung karbohidrat yang bisa menjadi sumber energi alternatif bagi tubuh ketika diet. Karbohidrat dan kandungan zat lain dalam temulawak membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.
11. Ramuan Temukunci dan Daun Sirih
Temukunci dan daun sirih berkhasiat melangsingkan tubuh. Cara membuat ramuan ini yaitu tubuh 20 daun sirih segar, 4 ruas rimpang temukunci dengan air matang, kemudian peras. Air perasan ini dapat diminum setiap pagi dan malam hari.
Efek jamu untuk menurunkan berat badan biasanya baru dirasakan setelah konsumsi rutin. Herbal umumnya tidak berdampak buruk pada tubuh, kecuali yang dicampur bahan-bahan lain yang berbahaya.
Penyanyi Sabrina Carpenter punya racikan minuman andalan yang ia konsumsi saat sakit. Bahannya terdiri dari 2 rempah yang memang sejak lama terkenal dengan khasiat sehatnya. Apa saja?
Sabrina Carpenter, penyanyi 26 tahun kelahiran Pennsylvania, Amerika Serikat yang namanya kian meroket. Berawal dari tampil di serial Girl Meets World yang tayang di Disney Channel, kini Sabrina juga terkenal sebagai pelantun lagu hits seperti Espresso hingga Please Please Please.
Sosok penyanyi mungil ini juga jadi sorotan berkat pola makannya. Mengutip Eating Well (13/5/2025), Sabrina punya minuman andalan yang ia konsumsi saat sakit maupun ketika ingin menjaga imunitas di tengah aktivitasnya yang padat.
“Ginger shot dengan kunyit,” kata Sabrina yang mendeskripsikan ramuan ini sebagai cara “super alami” ala dirinya untuk melawan flu, terutama ketika hendak menghadiri acara.
Tak hanya itu, Sabrina rupanya memprioritaskan tidur nyenyak selama sembilan jam pada malam sebelum Met Gala. Diketahui tidur cukup dan berkualitas penting untuk fungsi imunitas tubuh. Jika kurang tidur, maka tubuh akan kesulitan melawan infeksi.
Dari sisi kesehatan paduan jahe dan kunyit memang kombinasi ideal untuk bantu menguatkan sistem imunitas tubuh. Keduanya kaya antioksidan gingerol dan kurkumin, yang masing-masing merupakan senyawa pereda sakit perut dan antiradang. Secara terpisah, penelitian terbaru menunjukkan bahwa rempah-rempah ini dapat membantu meredakan nyeri kronis.
Ahli gizi Jessica Ball mengatakan juga suka minum shots berbahan jahe dan kunyit saat dia merasa sakit. “Ramuan ini dikemas dengan bahan-bahan pendukung imunitas tubuh dan dapat dengan mudah dibagi dan disimpan dalam freezer. Jadi Anda dapat mencairkan sesuai kebutuhan,” kata Ball.
Ia juga suka menambahkan lemon dalam campurannya. Kandungan lemon menambah nutrisi vitamin C yang dapat membantu meredakan gejala flu ringan.
Baca halaman selanjutnya untuk tahu manfaat minum ginger shot dan kunyit.
Apa itu ginger shot?
Ginger shot, sari jahe yang punya banyak manfaat sehat. Foto: Getty Images/HandmadePictures
Bagi yang belum familiar, ginger shot merupakan sari ekstrak jahe yang dituang ke dalam gelas berukuran 45 mililiter. Men’s Health mengungkap manfaat minum ginger shot.
Utamanya untuk meredakan inflamasi yang biasanya terjadi pada beberapa gejala penyakit sedang hingga kronis. Misalnya psoriasis, rematik, dan beberapa inflamasi lainnya yang dapat terjadi pada tubuh.
Komponen antiinflamasi alami pada jahe dinilai lebih ampuh dan aman dari efek samping dibandingkan dengan mengonsumsi obat-obatan.
“Jahe mengandung antiinflamasi yang hebat dan dapat membantu meredakan inflamasi di dalam tubuh dengan beberapa gejala seperti rematik pada tulang,” jelas Mary Sabat selaku ahli gizi.
Ginger shot juga ideal untuk menguatkan imunitas. Racikan ini cocok diminum ketika kamu berada di lingkungan yang kondisinya tak menentu.
Kadar ekstrak jahe yang tinggi pada ginger shot membuat efeknya berkhasiat untuk memicu produksi sel darah putih. Ketika jumlah sel darah putih yang diproduksi tepat, maka risiko tubuh mengalami infeksi virus dan bakteri akan terminimalisir.
Manfaat spesial kunyit untuk imunitas
Kunyit mengandung kurkumin yang menyehatkan. Foto: Getty Images/udra
Kunyit mengandung senyawa kurkumin. Menurut penelitian yang dipublikasi di jurnal PLOS ONE (Public Library of Science), kurkumin memiliki sifat antiinflamasi yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
Kunyit juga berguna sebagai antivirus, antijamur dan antibakteri serta menjadi prebiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri sehat di dalam usus.
“Kunyit adalah ramuan kuat dengan lebih dari 300 nutrisi termasuk beta-karoten, asam askorbat (vitamin C), kalsium, flavonoid, serat, zat besi, niasin, kalium, dan zinc,” ujar Nikhil Chaudhary, ahli gizi yang dikutip The Indiana Express.
Selain itu, Dhivya seorang ahli gizi senior Rumah Sakit Fortis di Bangalore mengungkap, “Kunyit dalam bentuk mentahnya dikemas dengan beberapa manfaat kesehatan termasuk efek modulasi kekebalan.”
“Studi yang dilakukan pada kurkumin dan komponen bioaktif lain dalam kunyit dilaporkan memiliki efek menguntungkan dalam berbagai kondisi penyakit dengan memodulasi sistem kekebalan tubuh. Kunyit adalah salah satu bahan utama dalam beberapa pengobatan rumahan yang digunakan untuk berbagai masalah kesehatan,” ujar Dhivya.
Untuk membuat teh kunyit, kamu bisa menyiapkan kunyit, air, jahe, lada hitam, dan madu. Semua bahan, kecuali madu direbus sampai mendidih. Kemudian, disaring di dalam gelas untuk dinikmati. Baru tambahkan 1-2 sendok madu agar rasanya makin nikmat.
Masalah gula darah tinggi tak boleh disepelekan. Untuk mengatasinya, coba cara alami dengan mengonsumsi bumbu dapur kaya khasiat ini.
Kondisi gula darah tinggi atau hiperglikemia perlu diwaspadai karena bisa mengarah ke diabetes. Selain dibantu dengan pengobatan medis, obat herbal juga kerap diandalkan sebagai solusi diabetes.
Pakar kesehatan mengungkap jenis bumbu dapur yang ampuh menurunkan gula darah yaitu kunyit. Rempah ini mengandung kurkumin yang punya fungsi spesifik membantu mengontrol kadar gula darah.
“Kurkumin memiliki sifat anti-diabetes dan efek yang mirip dengan Metformin,” kata Dr. Eric Berg, DC. Profesional kesehatan dan pendidik ini mengkhususkan diri dalam diet ketogenik, strategi rendah karbohidrat, dan puasa intermiten.
Metformin membantu menurunkan gula darah dengan mengurangi produksi glukosa di hati dan meningkatkan respons tubuh terhadap insulin, hormon yang mengatur kadar gula darah. Selain itu, obat ini membantu tubuh memanfaatkan glukosa secara lebih efektif, tidak hanya di hati tetapi juga di jaringan lain seperti otot.
Dengan cara yang sama, kurkumin dapat mengurangi produksi glukosa di hati dengan menghalangi glukoneogenesis hati, yaitu cara hati menghasilkan glukosa dari sumber non-karbohidrat. Selain itu, kurkumin juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga sel-sel dapat merespons insulin secara lebih efektif dan memanfaatkan glukosa secara lebih efisien.
Kunyit dan kurkumin saling terkait erat tetapi tidak identik. Kunyit merupakan rempah sekaligus tanaman, dan sering digunakan dalam suplemen. Sedangkan kurkumin merupakan senyawa, khususnya jenis kurkuminoid yang terdapat dalam kunyit.
Manfaat kurkumin untuk kadar gula darah
Kunyit mengandung kurkumin yang bagus untuk menurunkan kadar gula darah. Foto: Getty Images/udra
Diabetes sering dikaitkan dengan peradangan dan stres oksidatif yang berkelanjutan. Manfaat antiperadangan dan antioksidan kurkumin dapat membantu mengatasi masalah ini. Kurkumin berpotensi meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, yang selanjutnya mengurangi stres oksidatif pada model diabetes.
Kurkumin berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin dengan meningkatkan produksi protein yang memfasilitasi penyerapan glukosa ke dalam sel. Selain itu, kurkumin dapat membantu menurunkan resistensi insulin, yang merupakan karakteristik penting dari diabetes tipe 2.
Kurkumin juga dapat meningkatkan fungsi sel beta, yang penting untuk produksi insulin. Efek penurun glukosa kurkumin diduga terkait dengan kemampuannya untuk:
– Menghambat enzim yang terlibat dalam glukoneogenesis. – Meningkatkan ekspresi protein pengangkut glukosa (GLUT4, GLUT2, GLUT3). – Mengaktifkan AMPK, enzim yang terlibat dalam metabolisme glukosa. – Mengurangi peradangan, yang dapat menyebabkan resistensi insulin.
Kurkumin adalah kurkuminoid yang paling banyak diteliti. Kurkumin juga dapat membantu meningkatkan tekanan darah, melindungi jantung, dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Penelitian lain menunjukkan bahwa kurkumin dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang berarti sel-sel tubuh merespons insulin dengan lebih baik, membantu mengatur kadar gula darah. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kurkumin dapat membantu mencegah atau menunda perkembangan diabetes tipe 2.
Penelitian yang lebih baru dari Desember 2024 mengatakan bahwa kombinasi metformin dan kurkumin menunjukkan kemanjuran yang unggul dalam meningkatkan profil lipid dan metabolisme glukosa. Dalam hal mengonsumsi Metformin dan kurkumin, penelitian menunjukkan bahwa kurkumin memberikan efek antiperadangan yang sinergis dengan metformin tanpa potensi efek samping.
Selain gula darah, Dr. Berg mengatakan rempah-rempah tersebut dapat efektif dalam menstabilkan kadar kolesterol.
“Penelitian telah menunjukkan bahwa kurkumin memiliki manfaat yang mirip dengan statin dan dapat membantu mengurangi kolesterol LDL dan trigliserida,” ungkap dr. Berg.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kurkumin dapat bermanfaat bagi toleransi glukosa dan profil lipid. Dalam sebuah penelitian tahun 2019, kurkumin meningkatkan sensitivitas insulin dan profil lipid pada model tikus diabetes tipe 2.
Mengonsumsi kopi hitam dapat membantu mengurangi perlemakan hati (fatty liver). Khasiatnya semakin ampuh ketika dicampur dengan 5 bahan alami ini.
Fatty liver atau perlemakan hati merupakan kondisi ketika organ hati menyimpan terlalu banyak lemak. Ada banyak pemicunya, salah satunya pola makan yang buruk.
Misalnya terlalu banyak minum minuman beralkohol hingga berlebihan makan yang menyebabkan obesitas. Kondisi ini bisa mengganggu fungsi hati untuk membantu proses metabolisme tubuh.
Namun, perlemakan hati bisa diatasi dengan mengonsumsi kopi hitam. Kafein pada kopi dapat berperan meningkatkan enzim ALT dan AST pada hati.
Agar lebih efektif mengurangi lemak pada hati, kamu juga bisa menambahkan 5 bahan ini pada seduhan kopi hitam:
1. Air jeruk lemon
Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Foto: iStock
Perpaduan antara kopi hitam dan air jeruk lemon bagus untuk mengurangi perlemakan hati. Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.
Vitamin C tersebut akan melindungi sel hati dari kerusakan stres oksidatif. Jus lemon juga meningkatkan detoksifikasi karena mengaktifkan hati mengeluarkan empedu.
Mengingat empedu tersebut yang memfasilitasi pemecahan atau pembuangan lemak oleh hati dengan lebih efektif. Menambahkan jus lemon pada kopi hitam terbukti meningkatkan fungsi hati.
2. Kunyit
Menambahkan sejumput kunyit ke dalam kopi hitam dapat meningkatkan kesehatan hati. Ini karena adanya kurkumin yang memiliki sifat anti inflamasi pada kandungan kunyit.
Kurkumin tersebut akan membantu mengurangi peradangan hati dan stres oksidatif, yang keduanya merupakan faktor kunci penyebab terjadinya perlemakan hati.
Selain itu, menambahkan kunyit pada kopi hitam akan mendorong proses detoksifikasi di hati sehingga membantu membuang racun.
Bahan campuran kopi hitam untuk mengurangi perlemakan hati ada di halaman selanjutnya.
3. Kayu Manis
kopi kayu manis untuk meningkatkan kesehatan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/nerudol
Kayu manis merupakan bumbu dapur yang kuat untuk meningkatkan kesehatan hati. Kayu manis dilengkapi dengan sifat anti inflamasi dan kandungan antioksidan yang tinggi.
Kedua hal tersebut yang akan mengurangi peradangan hati. Selain itu, kayu manis juga akan membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Dengan begitu, lemak yang mengendap pada hati akan luntur sedikit demi sedikit. Perpaduan kopi hitam dan kayu manis ini juga dapat membantu metabolisme lemak yang sehat.
4. Jahe
Jahe dikenal akan potensinya yang memiliki sifat anti-inflamasi. Dengan memasukkan jahe ke kopi hitam, maka bisa menstimulasi fungsi hati melalui penghambatan peradangan.
Tak hanya itu, menambahkan jahe pada kopi hitam pun bisa meningkatkan metabolisme lemak. Jahe berperan dengan merangsang pencernaan yang baik serta efisien dalam proses metabolisme.
5. Minyak Zaitun
Minyak zaitun kaya akan asam lemak omega-3. Foto: iStock/site news
Menambahkan minyak zaitun ke racikan kopi hitam tidak hanya meningkatkan karakteristik rasanya, tetapi juga meningkatkan manfaatnya untuk mengurangi perlemakan hati.
Minyak zaitun tinggi akan asam lemak omega-3 yang berguna untuk mengontrol berat badan Selain itu, minyak zaitun juga dapat menurunkan tingkat enzim hati.
Sebuah studi yang diterbitkan oleh World Journal of Gastroenterology membuktikan bahwa minyak zaitun mampu menurunkan penumpukan lemak pada hati.
Kesehatan usus bisa dijaga dengan konsumsi makanan sehat. Selain makanan utuh, jenis rempah seperti kunyit juga disebut menjadi salah satu yang terbaik untuk usus. Ini alasannya!
Menjaga kesehatan usus merupakan hal yang penting dilakukan. Terlebih, ketika semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa kesehatan usus berhubungan dengan hampir setiap aspek kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Menjaga kesehatan usus melibatkan konsumsi makanan bervariasi dan seimbang, mencakup konsumsi banyak buah, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, hingga protein rendah lemak.
Namun, kamu juga tidak boleh mengabaikan rempah-rempahan di dapur. Rempah atau bahan herbal tidak hanya menambah rasa, tetapi juga mengandung banyak nutrisi yang dapat mendukung kesehatan usus.
Di antara banyaknya rempah, ada satu jenis yang menurut para ahli menjadi jenis rempah terbaik untuk kesehatan usus. Jenis rempah itu adalah kunyit, dikenal mampu mendukung mikrobioma usus lebih sehat.
Kandungan kurkumin di dalam kunyit dapat membantu meningkatkan kesehatan usus. Foto: iStock
Menurut ahli gastroenterologi bersertifikat, Will Bulsiewicz, MD, kunyit tidak hanya menambah rasa pada masakan, tetapi juga mengandung bahan aktif kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi.
Namun, salah satu kendalanya yaitu kurkumin tidak diserap baik oleh tubuh. Untuk mengatasinya, disarankan menambah lada hitam saat mengonsumsi kunyit.
Menurut Bulsiewicz, senyawa dalam lada hitam yang disebut piperin, tidak hanya meningkatkan penyerapan kurkumin, hingga 50% atau 100%, tetapi bisa lebih.
Penelitian telah menemukan hubungan kurkumin dalam kunyit dan mikrobioma usus adalah hubungan dua arah.
Pertama, kurkumin membantu menjaga keseimbanagan positif bakteri baik dalam usus. Kedua, semua bakteri usus baik itu memecah kurkumin untuk menciptakan senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang mendukung kesehatan usus dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
2. Mengurangi peradangan
Senyawa lain di dalam kunyit juga mampu mengurangi peradangan Foto: Getty Images/iStockphoto
Kunyit mengandung polifenol dalam jumlah tinggi. Senyawa ini menawarkan manfaat potensial, seperti membantu mengurangi peradangan, dan juga memiliki sifat antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang merusak sel.
Konsumsi kunyit juga telah dikaitkan dengan tingkat peradangan lebih rendah.
Menurut penelitian yang disebut Eating Well, kurkumin dalam kunyit dapat membantu meningkatkan mikrobioma usus sehat, mengurangi peradangan di saluran pencernaan, dan meringankan gejala gangguan pencernaan.
Untuk mengetahui cara lain meningkatkan kesehatan usus, bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Cara lain untuk meningkatkan kesehatan usus
Selain kunyit, ahli gizi Bulsiewicz dan Nahar juga merekomendasikan beberapa makanan dan kegiatan untuk mendukung kesehatan usus.
Misalnya dengan makan lebih banyak sayuran hijau, buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh kaya akan serat larut dan pati resisten. Ketika dimetabolisme oleh bakteri usus, makanan tersebut menghasilkan asam lemak disebut butirat.
Menurut Bulsiewicz, butirat memiliki sejumlah efek menguntungkan pada bakteri usus dan penghalang usus pada sistem kekebalan tubuh.
Penting juga fokus terhadap hidrasi. Hidrasi yang cukup membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik, dengan melunakkan tinja dan mendukung lapisan mukosa usus.
Jika ingin mendukung mikrobioma usus, kamu juga perlu konsumsi makanan ‘biotik’ lebih baik. Mulai dari probiotik yang merupakan mikroorganisme hidup dalam makanan fermentasi, seperti yogurt dan kefir.
Di sisi lain, ada prebiotik yang membantu memberi makan bakteri baik di usus. Prebiotik bisa ditemui di makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan banyak biji-bijian utuh.
Mengonsumsi makanan beragam, mencakup makanan nabati memang mampu menjaga mikrobioma usus tetap sehat. Namun, jangan lupa menyertakan beberapa bahan herbal, salah satunya kunyit.
Kunyit bisa dinikmati sebagai minuman maupun campuran bumbu masakan. Ternyata, kalau terlalu banyak mengonsumsi kunyit juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.
Kunyit merupakan tanaman rempah yang juga biasa digunakan sebagai obat herbal. Di Indonesia, kunyit bisa dinikmati sebagai jamu tradisional maupun rempah untuk bumbu masakan.
Dilansir dari Health.com (19/8), kunyit diketahui mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi. Rempah berwarna oranye ini dianggap dapat membantu mengatasi beberapa kondisi peradangan, termasuk osteoartritis, alergi, hingga infeksi saluran pernapasan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kunyit dapat memperbaiki kondisi kesehatan. Di antaranya seperti depresi, hiperlipidemia, hingga alzheimer.
Namun, terlalu banyak mengonsumsi kunyit juga tak baik bagi kesehatan. Beberapa efek masalah kesehatan dapat dirasakan dari terlalu banyak mengonsumsi kunyit.
Jadi, berapa batasan aman mengonsumsi kunyit? Menurut penelitian, kunyit dalam dosis hingga 3 gram setiap hari dianggap aman hingga 3 bulan. Lalu, produk dengan kandungan kurkumin hingga 8 gram dianggap aman untuk penggunaan harian hingga 2 bulan.
FDA menganggap kunyit aman dalam dosis 4.000-8.000 mg per hari. Ini termasuk jumlah kunyit yang ditambahkan ke makanan maupun suplemen.
Berikut 4 efek yang dirasakan dari terlalu banyak mengonsumsi kunyit:
1. Masalah Pencernaan
Kunyit Asam Foto: iStock
Masalah pada sistem pencernaan atau lambung ini yang paling umum disebabkan dari efek samping mengonsumsi kunyit. Efek samping gastrointestinal ini lebih umum terjadi pada dosis kunyit yang lebih tinggi.
Efek samping pada sistem pencernaan itu meliputi sembelit, perut kembung, mual atau muntah, refluks asam, hingga diare. Untuk membatasi jumlah efek sampingnya bisa dengan mengonsumsi kunyit bersama makanan atau dijadikan bumbu masakan.
2. Risiko Pendarahan
Kunyit juga dilaporkan memiliki khasiat sebagai pengencer darah. Rempah ini diyakini secara langsung menghalangi jalur kalsium yang dibutuhkan untuk menormalkan aliran darah dalam tubuh.
Orang dengan gangguan pendarahan, seperti hemofilia, harus berhati-hati saat mengonsumsi kunyit. Harus mempertimbangkan untuk menghindari konsumsi kunyit. Efek samping pendarahan dapat meliputi mudah memar, pendarahan abnormal (mimisan dan gusi berdarah), darah dalam tinja atau urine.
3. Timbul Ruam Kulit
Jika menggunakan produk skincare yang mengandung kunyit atau curcumin, pada beberapa kasus ada yang menyebabkan ruam kulit. Beberapa penelitian telah melaporkan ada orang yang mengalami ruam kulit setelah mengoleskan kunyit ke kulit.
Jadi, jika melihat ruam pada kulit setelah menggunakan produk kunyit, sebaiknya segera hentikan. Kamu juga harus langsung konsultasi kepada pihak medis.
4. Kerusakan Hati
Efek samping paling serius yang disebabkan karena mengonsumsi kunyit adalah kerusakan hati. Hal ini sudah terbukti dalam sebuah studi yang mencatat efek samping kerusakan hati karena dosis tinggi kurkumin sekitar 250-1.800 mg per hari.
Contoh kerusakan hati ini meliputi hepatitis (radang hati), kolestasis, dan cedera sel hati. Gejala umumnya meliputi penyakit kuning, nyeri perut, mual, dan urin berwarna gelap.
Khasiat anti-inflamasi pada kunyit telah dimanfaatkan sejak lama untuk mengatasi perut kembung. Kunyit juga bisa dikombinasikan dengan 5 bahan ini untuk manfaat lebih baik.
Sejak lama, kunyit dikenal dengan khasiatnya untuk kesehatan tubuh. Menambahkan kunyit ke dalam makanan atau minuman bisa membantu menyehatkan pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus secara keseluruhan.
Secara khusus, mengonsumsi kunyit bisa mengatasi masalah perut kembung akibat sifat anti-inflamasinya. Kandungan kurkumin pada kunyit juga bisa mengurangi tekanan gas pada perut, dan membantu lambung menghentikan produksi asam berlebihan.
Namun, kunyit tidak hanya bisa dikonsumsi sendiri, tapi juga dikombinasikan dengan bahan lainnya. Melansir Times of India (05/09/2024), berikut 5 racikan kunyit yang bisa membantu atasi perut kembung.
1. Teh kunyit jahe
Teh kunyit campur jahe punya khasiat yang baik untuk meredakan kembung. Foto: Getty Images/iStockphoto
Kunyit dan jahe adalah dua bahan yang terkenal dengan khasiat melancarkan pencernaan.
Kunyit dapat menenangkan sistem pencernaan dan mengeluarkan gas yang terjebak di dalam perut. Sedangkan jahe juga memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu mengatasi kelebihan gas dalam perut.
Teh kunyit jahe juga mudah dibuat. Hanya perlu merebus air dengan satu sendok teh bubuk kunyit dan parut sejumlah jahe segar. Biarkan mendidih selama 5-10 menit.
Saring, lalu sajikan di dalam cangkir. Kamu bisa menambah madu sebagai pemanis atau irisan lemon yang menyegarkan.
Teh ini tidak hanya menenangkan saluran pencernaan, tetapi juga mengurangi peradangan dan membantu melancarkan pencernaan.
2. Infused water kunyit dan peppermint
Air infus kunyit dengan tambahan peppermint bisa menghilangkan kembung dan gas berlebihan. Foto: Getty Images/iStockphoto
Untuk minuman yang menyegarkan dan menyehatkan usus, kamu bisa mencampurkan satu sendok teh bubuk kunyit ke dalam satu liter air, dan tambahkan daun mint segar. Biarkan meresap selama minimal 30 menit di dalam kulkas.
Daun peppermint dapat membantu menenangkan sistem pencernaan dan membantu meredakan kembung. Sedangkan kunyit memberikan manfaat anti peradangan yang juga dapat menghilangkan gas berlebihan di perut.
Racikan minuman kunyit lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Smoothie kunyit dan jinten
Siapa sangka smoothie yang dibuat dari mencampurkan kunyit dan jinten juga berkhasiat. Foto: iStock
Kunyit juga bisa diolah menjadi smoothie yang tidak kalah enak dengan smoothie buah atau sayuran.
Kamu bisa mencampurkan secangkir yogurt tawar, setengah sendok teh bubuk kunyit, dan setengah sendok teh jinten bubuk. Tambahkan setengah pisang dan segenggam bayam agar lebih nikmat.
Smoothie ini pun menawarkan manfaat lebih besar dalam membantu pencernaan. Jinten dan kunyit keduanya dikenal dapat mendukung pencernaan dan mengurangi kembung.
Yogurt sebagai bahan tambahan probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan usus.
4. Minuman detoks lemon dan kunyit
Jika ingin membuat ramuan detoksifikasi, kamu bisa memadukan kunyit dan lemon.
Campurkan setengah sendok teh bubuk kunyit dengan perasan setengah lemon dalam secangkir air hangat. Aduk rata dan tambahkan madu jika mau.
Lemon yang dicampur dengan air hangat menjadi diuretik alami yang memiliki sifat pencahar ringan. Di sisi lain kunyit juga mengandung kurkumin yang dapat meredakan gejala perut kembung dan menyejukkan sistem pencernaan.
5. Teh kunyit dan adas
Tambahan kunyit dan adas dapat mengatasi perut kembung. Foto: Getty Images/iStockphoto
Kombinasi kunyit dan adas juga bermanfaat untuk mengatasi perut kembung.
Rebus air yang sudah ditambahkan dengan satu sendok teh bubuk kunyit dan satu sendok teh biji adas selama 5-10 menit, lalu saring. Sajikan dalam cangkir dan minum saat masih hangat.
Biji adas terkenal dengan manfaatnya bagi pencernaan, termasuk mengurangi kembung dan gas. Dikombinasikan dengan kunyit, teh ini mendukung proses pencernaan seimbang.
Bumbu dapur dipakai sebagai pelezat masakan. Selain mudah didapat bumbu dapur bisa membantu diet terutama proses penuruan berat badan.
Meskioun kini banyak bumbu masak instan tang praktis tetapi dianjurkan untuk mengonsumsi bumbu dapur segar alami. Sedangkan bumbu yang boleh untuk diet disarankan murni berasal dari rempah-rempah yang diolah sendiri tanpa campuran pengawet lainnya.
Mengutip Healthline, berikut rempah alami yang bisa dijadikan bumbu masakan sekaligus bermanfaat untuk membantu penurunan berat badan.
1. Cabai Rawit
Cabai rawit sebenarnya punya manfaat kesehatan, terutama untuk menurunkan berat badan. Foto: Pexels/Lum3n
Varietas cabai seperti rawit paling populer digunakan sebagai perisa ke dalam makanan supaya menciptakan sensasi pedas.
Rasa pedas itu berasal dari senyawa capsaicin, yang ternyata mempunyai banyak manfaat kesehatan, terutama menurunkan berat badan karena bisa memaksimalkan metabolisme.
Akan tetapi, penggunaan cabai rawit ini perlu diperhatikan. Khususnya bagi penderita nyeri lambung, sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsinya. Untuk pengganti rasa pedas, bisa menggunakan lada hitam atau jahe.
2. Jahe
Jahe juga baik untuk meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori. Foto: Times of India
Jahe seringkali diolah menjadi bahan utama minuman tradisional, seperti wedang jahe, teh serai jahe, atau bajigur.
Tidak hanya minuman, jahe juga dapat dijadikan bumbu yang boleh untuk diet. Sebab gingerol dalam jahe mampu meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori.
Memasukkan jahe untuk campuran bumbu masak bermanfaat mengontrol kadar gula darah supaya tetap stabil.
3. Oregano
Selain menjadi pelengkap hidangan, oregano juga bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/marrakeshh
Oregano adalah rempah daun yang masih satu keluarga dengan mint, basil, thyme, rosemary, dan sage.
Senyawa kuat carvacrol pada oregano ini diklaim bisa membantu turunkan berat badan karena mampu mengontrol sintesis lemak dalam tubuh.
Selain dijadikan serbuk bumbu masak, oregano juga ada yang dijadikan suplemen diet dengan khasiat sama untuk menurunkan berat badan.
4. Ginseng
Ginseng merupakan tanaman herbal yang ampuh menurunkan berat badan. Foto: Shutterstock/
Ginseng merupakan tanaman herbal yang banyak dipercaya dalam pengobatan tradisional di Tiongkok.
Bahkan banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman ginseng cukup ampuh membantu menurunkan berat badan.
Hal ini dikarenakan ginseng mengandung jaringan adiposa cokelat atau BAT. Jaringan tersebut dapat mengubah lemak menjadi energi dengan cepat.
5. Kunyit
Kunyit juga dapat menekan jaringan lemak dan mengontrol kadar gula darah. Foto: iStock
Kunyit cukup populer dalam pengobatan herbal karena bersifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan.
Tak hanya itu, kunyit mampu menekan pertumbuhan jaringan lemak serta mengontrol kadar gula darah berkat komponen utamanya yaitu kurkumin.
Hasil studi pada orang obesitas menunjukkan bahwa menambahkan kunyit ke dalam bumbu masakan cukup efektif dalam mengurangi lemak perut sekitar 5 persen.
6. Lada hitam
Lada hitam adalah bumbu dapur yang berasal dari buah kering piper nigrum berbunga asli India.
Biji buah tersebut mengandung senyawa kuat yaitu piperine, yang menciptakan rasa pedas dan memberi efek dalam proses penurunan berat badan.
Sebuah studi menyatakan bahwa piperine pada lada hitam ini cukup efektif bekerja menghambat pembentukan sel lemak dalam tubuh.
7. Kayu manis
Kayu manis pun merupakan rempah yang bisa membantu penurunan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula
Kayu manis atau bubuk kayu manis merupakan rempah aromatik terbuat dari kulit bagian dalam pohon kayu manis.
Sifat dari kayu manis ini antimikroba sehingga efektif untuk diet. Senyawa tersebut mampu memberi respons negatif pada tubuh ketika menerima asupan berlemak tinggi.
Menambahkan bubuk kayu manis ke dalam masakan atau kue, cukup efektif menstabilkan gula darah dan membantu mengurangi nafsu makan berlebih.
Untuk menghindari efek samping, penggunaan bumbu-bumbu yang boleh untuk diet ini disarankan tidak lebih dari satu sendok makan per hari.
Selain itu, imbangi juga dengan pola hidup lebih sehat seperti makan-makanan bergizi, olahraga rutin, serta istirahat cukup.
Saat musim hujan biasanya imunitas tubuh menurun yang menyebabkan tubuh mudah sakit. Agar imunitas tetap terjaga bisa mengonsumsi racikan kunyit dan lemon.
Penting menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari beragam penyakit. Caranya dengan rutin mengonsumsi makanan bergizi seimbang, bisa juga diperkuat dengan vitamin atau racikan minuman herbal.
Salah satu minuman yang dapat dibuat untuk memperkuat imunitas tubuh terdiri dari 2 bahan, yaitu lemon dan kunyit. Kedua bahan ini memang diketahui mengandung nutrisi yang baik untuk imunitas.
Dilansir dari Health Shots (8/7/2024), racikan minuman yang terbuat dari lemon dan kunyit ini dapat dikonsumsi rutin selama musim hujan. Hal ini karena lemon dan kunyit mengandung zat antioksidan yang tinggi.
racikan lemon dan kunyit rutin dikonsumsi untuk menjaga imunitas Foto: Getty Images/ollo
Racikan air lemon hangat dengan kunyit dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah infeksi seperti pilek, batuk, dan demam. Minuman sehat ini juga akan membuat tubuh tetap terhidrasi selama musim hujan.
Rutin mengonsumsi racikan lemon dan kunyit juga baik sekali untuk melancarkan pencernaan. Bisa juga diperkaya dengan madu dan rempah lain, untuk meningkatkan rasa dan manfaatnya.
Manfaat Racikan Air Lemon dan Kunyit
Manpreet Kaur Paul, ahli nutrisi mengungkapkan manfaat dari lemon dan kunyit. Salah satunya menjaga imunitas, karena kandungan vitamin C pada lemon dan kunyit mengandung kurkumin. Penelitian mengenai hal ini diterbitkan dalam International Journal of Molecular Sciences.
Selain menjaga imunitas, racikan lemon dan kunyit ini memiliki efek anti-inflamasi yang dapat melawan peradangan. Racikan lemon dan kunyit dapat mendukung pencernaan yang sehat, karena kandungan asam sitratnya.
Paul juga menjelaskan bahwa, air lemon dan kunyit secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan hati dan meningkatkan detoksifikasi secara keseluruhan. Kehadiran asam sitrat dalam lemon merangsang fungsi hati dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Kunyit membantu detoksifikasi dengan mendukung kemampuan hati untuk memproses dan menghilangkan racun.
Cara Meracik Air Lemon dan Kunyit
Resep air lemon dan kunyit sangat sederhana. Tuangkan air lemon dalam gelas, tambahkan sejumput bubuk kunyit, tuangi air hangat lalu aduk rata Kamu bisa menambahkan sedikit madu agar rasanya lebih manis.
Racikan ini dapat diminum kapanpun, tergantung pada selera. Bisa juga diminum saat perut kosong untuk membantu menghidrasi tubuh kembali. Baik juga diminum pagi hari agar tubuh dapat menyerap nutrisi lebih efektif.