Tag: lemon

  • Mudah! Begini Cara Membuat Air Lemon yang Bisa Turunkan BB

    Jakarta

    Lemon diketahui mengandung banyak vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya. Perasan lemon yang dicampurkan dengan segelas air diyakini dapat bantu menurunkan berat badan. Akan tetapi, benarkah demikian?

    Dilansir laman Healthline, lemon memiliki kandungan kalori yang rendah. Lemon juga menyimpan vitamin C, A, E, B9 (folat), kalsium, magnesium, potasium, hingga fosfor. Kandungan air dalam satu buah lemon juga cukup tinggi.

    Segelas air lemon yang diminum sebelum makan dapat bantu mengurangi porsi makanan yang dikonsumsi. Ini karena efek kenyang yang ditimbulkan dari meminumnya sebelum waktu makan.


    Selain itu, air lemon bisa meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan rasa tidak nyaman di perut. Secara tidak langsung, manfaatnya ini mendukung penurunan berat badan.

    Untuk membuat air lemon, cari tahu caranya pada uraian di bawah ini.

    5 Cara Membuat Air Lemon untuk Diet

    Membuat air lemon sangatlah mudah. Bahan-bahan alami lain juga dapat diberikan untuk menambah rasa dan manfaatnya dalam menurunkan berat badan. Berikut cara membuat air lemon untuk diet, dikutip dari Stylecraze.

    1. Lemon + Air Hangat

    Untuk membuat air lemon, pertama-tama dapat memeras setengah buah lemon dan mengambil airnya. Perasan lemon ini kemudian dapat dicampurkan dengan segelas air hangat lalu diaduk. Ini adalah cara paling sederhana untuk meminum air lemon.

    2. Lemon + Madu

    Selain lemon, madu juga ampuh menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi perasan lemon yang ditambah madu dan air hangat, membuat tubuh mendapat suntikan energi yang mendorong tetap aktif sepanjang hari.

    3. Lemon + Daun Mint

    Daun mint kaya akan antioksidan dan antimikroba. Daun ini juga bisa bantu mengobati masalah pencernaan.

    Pilih beberapa daun mint segar untuk membuat air lemon, kemudian cuci bersih. Daun mint bisa dilumatkan terlebih dahulu ataupun langsung dicampurkan ke segelas air lemon.

    4. Lemon + Timun

    Jika memiliki timun di kulkas, jangan dibuang. Mentimun dapat diiris tipis menjadi beberapa potong lalu dicampurkan dengan segelas air dan perasan lemon. Air lemon timun ini bermanfaat untuk turunkan berat badan.

    Di samping itu, timun memiliki kandungan nutrisi yang berguna untuk detoksifikasi tubuh serta mencegah sembelit.

    5. Lemon + Jahe

    Rempah seperti jahe juga dapat berguna untuk diet turunkan berat badan. Caranya dengan menghaluskan jahe seukuran 1 cm terlebih dahulu lalu mencampurkannya ke segelas air hangat yang ditambahkan perasan lemon.

    Jahe diketahui memiliki sifat antiinflamasi yang bantu mengurangi rasa sakit. Selain itu, rempah ini juga dapat mengatasi gangguan pencernaan, melawan obesitas serta diabetes.

    Waktu Terbaik Minum Air Lemon untuk Diet

    Untuk bantu diet menurunkan berat badan, segelas air lemon dapat diminum di pagi hari saat perut masih kosong. Ini karena lemon dapat menghilangkan lemak yang menumpuk di perut maupun bagian tubuh lain.

    Selain itu, air lemon yang ditambahkan sedikit garam juga bisa dikonsumsi saat sesi workout. Serta meminum air lemon 30 menit sebelum makan siang atau malam bantu merasa kenyang sehingga porsi makanan yang disantap bisa lebih sedikit.

    Penting untuk diketahui, meminum air lemon saja tidak bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Air lemon hanya berperan sebagai bagian dari diet sehat yang seimbang. Agar berat badan dapat berhasil turun, olahraga teratur juga diperlukan.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Konsumsi Jeruk Lemon dan Jeruk Nipis, Rasakan 5 Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Lemon dan jeruk nipis masuk kategori buah citrus yang umum digunakan. Keduanya memiliki rasa yang asam segar dan manfaat yang sama kalau rutin dikonsumsi.

    Buah citrus banyak ragamnya, dua di antaranya adalah lemon dan jeruk nipis. Kedua buah ini diketahui mengandung vitamin C yang tinggi.

    Dilansir dari USDA, pada 100 gram buah lemon mengandung sekitar 53 miligram vitamin C, sedangkan pada jeruk nipis sekitar 29 miligram. Vitamin C pada lemon dan jeruk nipis membuat cita rasanya asam, tapi bisa bertindak sebagai zat antioksidan.


    Lemon dan jeruk nipis sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari banyak orang. Biasanya dikonsumsi sebagai minuman atau dicampurkan pada masakan.

    Manfaat lain dari lemon dan jeruk nipis juga bisa dirasakan pada tubuh. Mulai dari memudarkan kerutan wajah, menurunkan darah tinggi, hingga menyehatkan gigi.

    Berikut 5 manfaat lemon dan jeruk nipis untuk menyehatkan tubuh, seperti dilansir dari WebMD (6/12).

    1. Memudarkan kerutan wajah

    Penuaan dini sangat dihindari oleh banyak wanita, karena bisa mempengaruhi penampilan. Selain perawatan dari luar, dorongan dari dalam juga perlu diperhatikan. Caranya dengan mengonsumsi vitamin C yang tepat, seperti lemon dan jeruk nipis.

    Vitamin C ini dapat membantu proses pembentukan kolagen, sehingga kulit menjadi kenyal dan bersinar. Tentunya, kerutan wajah juga memudar secara alami.

    2. Menurunkan darah tinggi

    manfaat lemon dan jeruk nipismanfaat lemon dan jeruk nipis Foto: Getty Images/iStockphoto

    Darah tinggi bisa dipicu karena pola hidup yang tidak sehat. Seperti mengonsumsi makanan tinggi garam atau yang mengalami obesitas.

    Kamu bisa menurunkan darah tinggi ini dengan mengonsumsi lemon dan jeruk nipis secara rutin. Caranya dengan menambahkan jus lemon ke dalam air dan konsumsi langsung.

    Namun, jika kamu mengonsumsi obat tekanan darah atau obat lainnya, harus konsultasi ke d okter. Karena, jeruk dapat menghambat kerja obat.

    3. Meningkatkan kesehatan otak

    Lemon dan jeruk nipis juga dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan otak. Karena, kedua buah citrus ini memiliki kandungan bahan kimia khusus yang dapat menjaga sel-sel otak aman dari zat beracun.

    Keduanya juga mengandung zat antioksidan tinggi, sehingga dapat melindungi terhadap kerusakan sel dan peradangan secara umum. Lemon dan jeruk nipis juga baik dikonsumsi rutin dalam mengurangi beberapa risiko penyakit otak, seperti parkinson dan alzheimer.

    4. Menjaga kesehatan gusi

    manfaat lemon dan jeruk nipismanfaat lemon dan jeruk nipis Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kesehatan gigi sangat perlu diperhatikan. Permasalahan seperti gusi bengkak, berdarah, hingga gigi goyang kerap dialami oleh banyak orang. Biasanya karena dipicu kekurangan vitamin C. Untuk menjaga kesehatan gusi dan gigi, rutin mengonsumsi lemon dan jeruk nipis dianjurkan.

    Namun, asam sitrat pada lemon dan jeruk nipis juga bisa berdampak buruk pada email gigi. Setidaknya tunggu sekitar 30 menit kalau ingin menggosok gigi setelah makan atau minum lemon dan dan jeruk nipis.

    5. Mengatasi gejala flu

    Musim hujan sedang berlangsung di Indonesia membuat sebagian orang mengalami gejala flu. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang menunrun.

    Untuk menjaga kekebalan atau imunitas tubuh, pentingnya mengonsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang. Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang asupannya harus terjaga.

    Bisa mengonsumsi lemon dan jeruk nipis untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Jika mengonsumsinya saat gejala awal flu, bisa membantu tubuh sembuh lebih cepat.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Konsumsi Lemon dan Kacang Bagus Buat Usus, Ini Kata Dokter


    Jakarta

    Dokter ini mengungkapkan pola makan yang dapat menyehatkan usus agar pencernaan lancar. Caranya dengan mengonsumsi lemon dan kacang-kacangan.

    Joseph Salhab, ahli gastroenterologi di Florida, Amerika Serikat mengungkapkan makanan yang rutin dikonsumsi olehnya. Makanan sehat ini dapat menyehatkan usus dan sistem pencernaannya.

    Dilansir dari NY Post (10/9/2024), Salhab juga mengungkapkan kalau dirinya telah menjauhi makanan cepat saji yang mengandung banyak minyak. “Saya tidak sempurna dan terkadang suka jajan, tetapi saya perhatikan ketika memasak sendiri, saya cenderung tidak makan berlebihan dan merasa nutrisinya terpenuhi,” ungkapnya.


    Konsumsi buah dan sayuran tinggi vitamin C

    Salhab memulai harinya dengan mengonsumsi buah-buahan. Ia kerap membuat racikan air lemon atau teh lemon, sering juga langsung mengonsumsi buah segar dengan kandungan vitamin C.

    “Orang yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C akan memiliki risiko lebih rendah terkena batu empedu, kesehatan hati jadi membaik, dan bakteri usus lebih baik juga,” ujarnya.

    Apa Benar Minum Air Lemon Bisa Turunkan Berat Badan?Apa Benar Minum Air Lemon Bisa Turunkan Berat Badan? Foto: iStock

    Selain lemon, vitamin C juga dapat ditemukan dalam jenis buah citrus lainnya, kiwi, stroberi, tomat, dan lainnya. Sayuran juga ada yang mengandung vitamin C, seperti kubis dan brokoli.

    Salhab juga mengonsumsi kopi secara rutin. Ini dilakukannya untuk melindungi diri dari batu empedu dan penyakit lainnya. Sebuah penelitian pada 2022 menemukan bahwa kopi dapat merangsang pelepasan kolesistokinin, hormon yang berperan penting dalam pencernaan.

    University of Chicago’s Steatotic Liver Disease Clinic juga pernah mengungkapkan dalam sebuah artikel bahwa ahli diet dan ahli gizi, Annie Guinane merekomendasikan untuk mengonsumsi hingga 3 cangkir kopi sehari untuk melindungi hati. Mayo Clinic juga mengungkapkan batas asupan kopi per hari sekitar 3-4 cangkir per hari (400 mg kafein).

    Konsumsi kacang 2 porsi seminggu

    Kacang-kacangan juga dikonsumsi oleh Salhab untuk menyehatkan ususnya. Jenisnya meliputi kacang almond, kacang mete, kenari, dan jenis kacang pohon lainnya. Manfaat ini dapat dirasakan karena kacang-kacangan merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik.

    Sebuah studi tahun 2017 terhadap pasien kanker usus besar Stadium 3 menemukan bahwa mereka yang makan setidaknya 2 ons kacang (56 gram) kacang seminggu memiliki risiko kanker sebesar 42% lebih rendah dan kemungkinan kematian dini 57% lebih rendah.

    (yms/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Hati-Hati! Ini 5 Efek Samping Kebanyakan Minum Air Lemon


    Jakarta

    Air lemon memang membantu menurunkan berat badan. Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan, karena jika terlalu banyak bisa sebabkan efek samping berbahaya.

    Jika berbicara tentang minuman yang ampuh untuk menurunkan berat badan, air lemon adalah jawaban tepat. Minuman ini dapat mencegah penambahan berat badan karena kandungan antioksidan polifenol di dalam lemon.

    Menurut sebuah penelitian, senyawa antioksidan dalam lemon juga dapat menurunkan risiko obesitas. Air lemon juga terkenal dapat membantu detoksifikasi sistem atau meningkatkan kesehatan metabolisme.


    Tidak heran minuman sederhana ini banyak penggemarnya, terutama mereka yang memang ingin menurunkan berat badan.

    Sayangnya, meski bermanfaat, minum air lemon ternyata bisa menimbulkan efek samping, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

    Untuk mengetahui efek samping minum air lemon, ini informasinya seperti dilansir dari Times of India (23/10/2024).

    1. Erosi gigi

    Ilustrasi gigiErosi gigi bisa terjadi jika terlalu banyak minum air lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto/metamorworks

    Salah satu efek samping banyak minum air lemon adalah memicu erosi gigi. Ini karena lemon bersifat asam dan paparan minuman asam dalam jangka panjang dapat mengikis email gigi.

    Pengikisan ini nantinya dapat menyebabkan peningkatan sensitivitas gigi, karies gigi, hingga masalah gigi lainnya yang lebih besar.

    Jika suka minum air lemon, coba minum pakai sedotan agar tidak bersentuhan langsung dengan gigi. Selain itu, bisa juga berkumur setelah meminumnya.

    2. Rasa tidak nyaman di perut

    Ilustrasi Sakit PerutMinum air lemon yang berlebihan juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut. Foto: Getty Images/oatawa

    Beberapa orang suka minum air lemon karena bantu mengurangi kembung dan rasa tidak nyaman di perut, hingga melancarkan pencernaan.

    Namun, jangan terkejut karena jika dikonsumsi berlebihan, air lemon bisa menimbulkan risiko perut yang tidak nyaman.

    Sebab, kandungan asam pada bisa membuat lapisan perut iritasi, menyebabkan nyeri ulu hati, mulas, refluks asam, atau gangguan pencernaan lainnya.

    Jika mengalami gejala seperti ini, tandanya kamu perlu mengurangi konsumsi air lemon.

    Efek samping lain yang bisa timbul karena minum air lemon berlebihan bisa dilihat di halaman selanjutnya!

    3. Risiko dehidrasi

    Air lemonAri lemon juga bisa menyebabkan risiko dehidrasi, sehingga jangan minum terlalu banyak. Foto: iStock

    Minum air lemon memang menghidrasi, tetapi konsumsi secara berlebihan justru dapat menyebabkan dehidrasi. Pasalnya, asam sitrat di dalam lemon dapat memiliki efek diuretik, yang menyebabkan seseorang buang air kecil lebih sering.

    Hal tersebut menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi, terutama jika kamu tidak mengimbanginya lagi dengan minum air putih yang banyak.

    4. Ketidakseimbangan elektrolit

    Air lemon dikenal mengandung vitamin C dan memiliki sifat antioksidan yang baik untuk kesehatan. Namun, asupan berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh.

    Kadar keasaman yang tinggi menyebabkan perubahan kadar potasium dan sodium tubuh yang penting untuk fungsi otot dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, ketidakseimbangan ini dapat mengakibatkan gejala, kelelahan, kram otot, sampai irama ritme jantung yang tidak teratur.

    5. Reaksi alergi

    ilustrasi alergi dinginMinuman ini juga bisa menyebabkan reaksi alergi yang berbahaya.. Foto: thinkstock

    Mereka yang memiliki sensitivitas lebih sebaiknya perlu memerhatikan asupan air lemon sehari-hari. Pasalnya, air lemon bisa berpotensi menyebabkan reaksi alergi.

    Terutama bagi mereka yang mungkin alergi terhadap buah-buahan jeruk. Sebaiknya perlu mempertimbangkan kembali asupan air lemon karena bisa menimbulkan gejala, seperti ruam kulit hingga respon anafilaksis (reaksi alergi yang mampu memengaruhi banyak sistem dalam tubuh).

    Jika melihat reaksi tidak biasa setelah minum air lemon, segera berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • 7 Manfaat Sehat Jika Rutin Konsumsi Lemon dan Jeruk Nipis

    Jakarta

    Dari berbagai jenis keluarga citrus, lemon dan jeruk nipis termasuk buah yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Keduanya kerap dijadikan sebagai minuman, bahan kue, hingga campuran dalam masakan.

    Rasanya yang identik asam segar, sejumlah makanan serta minuman yang menggunakan lemon dan jeruk nipis memiliki cita rasa yang khas.

    Tak hanya dimanfaatkan untuk hidangan, kedua buah citrus tersebut diketahui pula memiliki khasiat bagi kesehatan. Apa saja?


    Kandungan Nutrisi Lemon dan Jeruk Nipis

    Sebelum mengetahui sejumlah manfaat jeruk nipis dan lemon, ketahui lebih dulu nutrisi apa saja yang terkandung dalam kedua citrus itu.

    Menurut data pangan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram lemon mengandung nutrisi, antara lain:

    • Energi: 29 kalori
    • Air: 89 gram (g)
    • Karbohidrat: 9,32 g
    • Protein: 1,1 g
    • Kalsium: 26 miligram (mg)
    • Magnesium: 8 mg
    • Fosfor: 16 mg
    • Potasium: 138 mg
    • Vitamin C: 53 mg
    • Vitamin A: 1 microgram (mcg).

    Lemon juga menyimpan nutrisi lain, seperti zat besi, fiber, mangan, selenium, hingga folat.

    Begitu juga jeruk nipis, buah citrus satu ini memiliki nutrisi yang tak jauh berbeda dengan lemon. Dalam 100 gram jeruk nipis disebutkan mengandung:

    • Energi: 30 kalori
    • Air: 88,3 g
    • Karbohidrat: 10,5 g
    • Protein: 0,7 g
    • Kalsium: 33 mg
    • Magnesium: 6 mg
    • Fosfor: 18 mg
    • Potasium: 102 mg
    • Vitamin C: 29,1 mg
    • Vitamin A: 2 mcg.

    Jeruk nipis juga memiliki nutrisi lain, yaitu fiber, zat besi, seng, mangan, hingga vitamin B-6.

    Manfaat Lemon dan Jeruk Nipis bagi Kesehatan

    Dengan sederet nutrisi yang dikandungnya, berikut manfaat jeruk nipis dan lemon bagi kesehatan yang dikutip dari laman WebMD:

    1. Sebagai Antioksidan

    Vitamin C, flavonoid, dan asam fenolik yang terkandung pada lemon dan jeruk nipis sangatlah berlimpah. Semua nutrisi itu merupakan senyawa yang dikenal dengan antioksidan.

    Antioksidan sendiri berperan dalam melawan radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

    2. Memperlambat Penuaan

    Lagi-lagi vitamin C di kedua citrus tersebut memiliki manfaat. Asam askorbat atau vitamin C bisa bantu memproduksi kolagen yang membuat kulit tetap kenyal.

    Meski keriput termasuk tanda penuaan alami, tanpa asupan nutrisi yang cukup maka kulit akan mudah berkerut. Jadi setidaknya, kerutan dapat diperlambat dengan nutrisi yang tepat seperti vitamin C.

    Sayangnya, vitamin C tidak mampu diproduksi oleh tubuh. Karena itu, setiap orang perlu mendapatkannya dari makanan. Di antaranya bisa memperolehnya dari lemon dan jeruk nipis.

    3. Meningkatkan Kesehatan Otak

    Sejumlah nutrisi yang terkandung di lemon dan jeruk nipis bisa menjaga sel-sel otak dari berbagai zat beracun dalam tubuh. Dua buah citrus tersebut juga melindungi dari peradangan secara umum sehingga dapat bantu menurunkan risiko terkena penyakit seperti Parkinson dan Alzheimer.

    4. Mencegah Batu Ginjal

    Ketika terkena penyakit batu ginjal, materi padat dan keras yang menyerupai bebatuan kecil pada ginjal akan menyumbat saluran urine. Karena itu, rasa nyeri biasanya dapat terasa saat buang air kecil.

    Batu-batu kecil di ginjal ini terbentuk ketika mineral dalam tubuh menggumpal. Senyawa sitrat dalam lemon dan jeruk nipis bisa bantu menghentikan penumpukan ini.

    5. Bantu Mengatasi Flu

    Vitamin C bisa bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Dengan mengkonsumsinya saat gejala awal pilek disebutkan dapat membantu seseorang untuk sembuh lebih cepat dari flu.

    6. Bantu Memompa Jantung

    Flavonoid dalam jeruk nipis dan lemon disebut dapat pula menjaga kadar lemak serta gula dalam darah pada tingkat yang sehat. Karenanya, risiko terkena penyakit jantung kemungkinan akan lebih kecil jika mengkonsumsi nutrisi tersebut.

    Namun, terlalu banyak memakan kedua citrus itu juga tidak diperkenankan. Salah satunya dapat berdampak buruk bagi pembuluh darah.

    7. Menjaga Gusi Tetap Sehat

    Gusi yang bermasalah seperti bengkak dan berdarah dapat diatasi dengan jeruk nipis dan lemon karena terkandung asam sitrat di dalamnya. Namun, senyawa ini dapat merusak enamel gigi. Oleh sebab itu, sikatlah gigi setelah 30 menit mengkonsumsi dua buah citrus tersebut.

    Itu tadi manfaat lemon dan jeruk nipis bagi kesehatan lantaran mengandung sederet nutrisi yang baik.

    (fds/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Ini Efeknya Rutin Minum Air Lemon Setiap Hari bagi Kesehatan

    Ini Efeknya Rutin Minum Air Lemon Setiap Hari bagi Kesehatan

    Jakarta

    Air lemon diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, apalagi jika dikonsumsi setiap hari. Minuman menyegarkan yang terbuat dari campuran perasan lemon dan air putih ini dikenal sebagai sumber vitamin C hingga bantu diet turunkan berat badan.

    Lantas, benarkah air lemon menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan? Adakah efek sampingnya meminumnya? Seberapa banyak air lemon dapat dikonsumsi dan kapan waktu terbaik meminumnya agar mendapat seluruh khasiatnya?

    Manfaat Air Lemon

    Mengutip Good Food, berikut sederet efek yang akan dirasakan dari rutin minum air lemon:


    1. Meningkatkan Hidrasi Tubuh

    Minum air yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi. Karena air lemon terdiri dari campuran air putih dan perasan lemon, konsumsi minuman ini menawarkan khasiat yang mirip dengan air biasa. Salah satunya meningkatkan hidrasi tubuh.

    Air lemon bisa dijadikan alternatif bagi orang yang tidak menyukai air putih agar tingkat hidrasinya tetap stabil. Namun, minuman ini tidak disarankan dikonsumsi terlalu banyak per harinya karena dapat mengikis email gigi.

    2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Lemon mengandung vitamin C, yang merupakan antioksidan, yang bantu menaikkan sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu buah lemon seberat 48 g menyimpan sekitar 21% dari nilai harian (DV) vitamin C yang dibutuhkan tubuh.

    Antioksidan diketahui bantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas penyebab peradangan dan sejumlah penyakit. Vitamin C juga berperan penting dalam proses tubuh, seperti penyerapan zat besi, memproduksi hormon, hingga metabolisme protein.

    3. Menjaga Kesehatan Kulit

    Vitamin C dapat membantu tubuh memproduksi kolagen yang berkontribusi terhadap kesehatan kulit, mulai mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, serta mempercepat penyembuhan luka.

    Sejumlah studi telah membuktikan adanya kaitan antara vitamin C atau asam askorbat dan flavonoid dengan perbaikan kondisi kulit.

    4. Memperlancar Pencernaan

    Minum air lemon sebelum makan diyakini memperlancar pencernaan. Menurut penelitian kecil pada 2022, peneliti menemukan kandungan asam sitrat dalam lemon bantu meningkatkan sekresi asam lambung. Asam lambung sendiri merupakan cairan yang diproduksi lambung untuk bantu memecah dan mencerna makanan.

    5. Mencegah Batu Ginjal

    Asam sitrat dalam lemon bisa bantu mencegah batu ginjal yang disebabkan oleh penumpukan kalsium oksalat. Sitrat, komponen asam sitrat, membuat urin kurang masam bahkan dapat memecah gumpalan batu kecil yang berpotensi menjadi batu ginjal.

    Mengutip Healthline, minum air lemon bantu meningkatkan asupan air harian. Air sendiri kerap direkomendasikan dalam strategi penurunan berat badan.

    Dalam studi 2018, mereka yang minum air sebelum makan mengkonsumsi lebih sedikit makanan daripada mereka yang tidak meminumnya terlebih dulu. Meski makan lebih sedikit, mereka tidak merasa kelaparan.

    Dengan begitu, konsumsi air putih atau air lemon sebelum makan bisa menjadi cara menurunkan berat badan yang cukup efektif.

    Apakah Air Lemon Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

    Dilansir The Healthy, air lemon aman diminum setiap hari asalkan konsumsinya tidak berlebihan. Sebab asam sitrat dalam lemon bisa merusak email gigi.

    Air lemon juga aman diminum oleh semua orang selama tidak menimbulkan efek samping apa pun. Namun mereka yang mengalami nyeri ulu hati tidak disarankan mengkonsumsi minuman ini sebab dapat memperparah rasa nyeri setelah meminumnya.

    Dosis dan Waktu Terbaik Minum Air Lemon

    Sebaiknya hanya konsumsi air lemon yang terbuat dari campuran perasan setengah buah lemon dan 240 ml air putih per harinya, tidak lebih. Jika asamnya terlalu tajam, tambahkan sedikit air, daun mint, atau irisan jahe.

    Disarankan menggunakan air putih agak hangat atau bersuhu ruang untuk bantu mengekstrak kandungan vitamin C-nya. Hindari menambahkan gula, sesekali tidak masalah jika menambahkan sedikit madu murni.

    Tidak ada waktu terbaik untuk meminum air lemon sehingga dapat dikonsumsi kapan saja. Menjadikan air lemon sebagai minuman pertama di pagi hari merupakan cara bagus untuk menghidrasi tubuh setelah tidur malam yang panjang. Ditambah lagi, vitamin C-nya tidak hanya meningkatkan energi tetapi juga mempercepat metabolisme.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Cara Aman Konsumsi Air Lemon Setiap Hari

    Begini Cara Aman Konsumsi Air Lemon Setiap Hari


    Jakarta

    Air lemon telah lama dikenal sebagai minuman yang kaya manfaat bagi kesehatan. Bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga melancarkan pencernaan.

    Umumnya air lemon ini berupa racikan air jeurk lemon segar yang dicampur dengan air putih matang. Baik air hangat maupun air dingin tanpa tambahan bahan apapun

    Namun, konsumsi air lemon setiap hari juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.


    Dilansir dari CNN Indonesia (18/3) berikut beberapa cara aman mengonsumsi air lemon setiap hari:

    1. Gunakan air hangat atau suhu ruang

    manfaat konsumsi air lemon hangatmanfaat konsumsi air lemon hangat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mengonsumsi air lemon dengan air hangat atau suhu ruang lebih disarankan daripada air dingin. Ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan memberikan efek menenangkan pada tubuh.

    2. Jangan gunakan terlalu banyak lemon

    Meski kaya vitamin C, penggunaan terlalu banyak lemon dapat meningkatkan keasaman dalam tubuh dan menyebabkan iritasi lambung. Disarankan untuk menggunakan setengah hingga satu buah lemon tiap gelas air.

    3. Minum dengan sedotan

    Ilustrasi air lemonIlustrasi air lemon Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexPro9500

    Kandungan asam dalam lemon dapat merusak enamel gigi jika dikonsumsi langsung. Menggunakan sedotan dapat membantu mengurangi kontak langsung asam dengan gigi dan mencegah risiko kerusakan gigi.

    4. Bilas mulut setelah minum

    Setelah mengonsumsi air lemon, berkumurlah dengan air putih untuk menetralkan asam yang tersisa di mulut. Jangan langsung menyikat gigi karena bisa memperparah erosi enamel.

    5. Konsumsi di waktu yang tepat

    Minum air lemon di pagi hari saat perut kosong dapat membantu metabolisme, tetapi bagi yang memiliki masalah lambung seperti maag, lebih baik mengonsumsinya setelah makan.

    6. Kombinasikan dengan bahan sehat lain

    Untuk manfaat lebih maksimal, air lemon dapat dikombinasikan dengan madu, jahe, atau mint yang dapat membantu meningkatkan efek detoksifikasi dan menambah rasa.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bolehkah Minum Air Lemon Setiap Hari? Catat Potensi Risiko dan Manfaatnya

    Bolehkah Minum Air Lemon Setiap Hari? Catat Potensi Risiko dan Manfaatnya

    Jakarta

    Air lemon merupakan salah satu minuman herbal yang banyak dikonsumsi masyarakat. Selain menyegarkan, air lemon memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Namun, bolehkah minum air lemon setiap hari?

    Sesuai namanya, air lemon terbuat dari campuran dua bahan utama, yakni air putih dan perasan jeruk lemon. Beberapa orang juga menambahkan es batu dan sedikit gula atau madu agar rasanya tidak terlalu asam.

    Adapun sejumlah manfaat dari mengkonsumsi air lemon, salah satunya dapat membantu menurunkan berat badan. Maka dari itu, air lemon cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang diet.


    Namun, apakah boleh mengkonsumsi air lemon setiap hari? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Bolehkah Minum Air Lemon Setiap Hari?

    Sebenarnya tidak masalah jika minum air lemon setiap hari. Namun, perlu dicatat bahwa mengkonsumsi air lemon setiap hari dalam jumlah banyak bisa memicu masalah.

    Dilansir Healthline, minum terlalu banyak air lemon dapat menyebabkan erosi gigi yang seiring waktu bisa menyebabkan gigi menjadi rapuh dan berlubang. Hal ini dapat terjadi karena kandungan asam pada lemon yang cukup tinggi.

    Untuk mencegah kerusakan pada gigi, kamu bisa meminum air lemon menggunakan sedotan. Selain itu, berkumur setelah minum air lemon dapat membantu mencegah erosi gigi.

    Selain itu, tidak ada efek samping lain yang dilaporkan terkait minum satu cangkir air lemon setiap hari. Bahkan, sistem kekebalan tubuh bisa meningkat berkat kandungan vitamin C pada lemon, sehingga tubuh lebih berenergi.

    Mengutip laman MedicineNet, disarankan minum sekitar 3/4 cangkir air lemon murni setiap hari agar tubuh dapat memenuhi vitamin C harian. Selain itu, kamu juga bisa mencampur satu buah jeruk lemon ke dalam 250-350 ml air, lalu diminum setiap hari agar tubuh terhidrasi dengan baik.

    Manfaat Minum Air Lemon

    Ada sejumlah manfaat minum air lemon bagi kesehatan. Dilansir situs Medical News Today, Good Food, dan Cleveland Clinic, berikut sederet manfaat air lemon:

    1. Menjaga Sistem Pencernaan

    Manfaat air lemon yang pertama adalah dapat menjaga sistem pencernaan. Sebab, kandungan asam pada lemon dapat membantu memecah makanan. Selain itu, asam lemon mungkin dapat membantu melengkapi kadar asam lambung yang cenderung berkurang seiring bertambahnya usia.

    2. Membantu Tetap Terhidrasi

    Minum air lemon dapat membantu tubuh agar tetap terhidrasi. Oleh sebab itu, banyak orang yang lebih suka minum air lemon karena terasa lebih segar daripada air putih, sekaligus dapat mencegah dehidrasi.

    3. Meningkatkan Imun Tubuh

    Kandungan lemon pada vitamin C dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan pada lemon dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas penyebab peradangan dan sejumlah penyakit.

    Selain itu, vitamin C juga berfungsi dalam proses tubuh, mulai dari penyerapan zat besi, memproduksi hormon, hingga metabolisme protein.

    Manfaat air lemon selanjutnya adalah dapat menurunkan berat badan. Sebab, lemon mengandung jenis serat yang disebut pektin yang dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan kalori.

    Namun, air lemon pada dasarnya adalah sari lemon yang diencerkan, sehingga hanya mengandung sedikit pektin. Meski begitu, lemon secara alami mengandung rendah kalori sehingga baik dikonsumsi bagi yang sedang diet.

    5. Mencegah Risiko Batu Ginjal

    Mengkonsumsi air lemon secara rutin juga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal. Sebab, asam sitrat pada lemon dapat menghalangi pembentukan batu ginjal serta dapat memecah batu ginjal lebih kecil sebelum mulai terbentuk.

    Menurut laman National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, penelitian menunjukkan bahwa minum air lemon secara rutin mungkin membantu mencegah risiko batu ginjal.

    Meski begitu, pengidap batu ginjal juga tetap harus rutin mengkonsumsi sejumlah obat-obatan yang diresepkan dokter.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi Lemon


    Jakarta

    Jeruk lemon yang kaya akan vitamin C ternyata tak bisa dikonsumsi sembarang orang. Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk mengonsumsi lemon.

    Lemon merupakan salah satu buah yang memiliki asam tetapi banyak penggemarnya. Dibalik rasa asam yang kecut tersimpan vitamin C dan kandungan nutrisi lainnya yang berkhasiat untuk tubuh.

    Lemon juga kerap kali dimanfaatkan dalam masakan atau minuman agar rasanya lebih segar. Ternyata walaupun berkhasiat dan menyehatkan, lemon tak bisa dikonsumsi oleh sembarang orang.


    Beberapa ahli gizi menyebut bahwa ada kandungan tersembunyi dalam asamnya lemon yang dapat mengganggu segelintir orang. Terlebih untuk mereka yang sensitif dan memiliki alergi makanan tertentu.

    Baca juga: Chef Ini Dikritik Karena Bagikan Resep Telur Orak Arik Rebus

    Berikut ini 5 kondisi yang dilarang konsumsi lemon melansir Times of India:

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonPenderita GERD tak disarankan untuk konsumsi lemon yang tinggi kadar asam. Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    1. Penderita GERD

    Lemon memiliki kandungan asam yang tinggi dan bagi beberapa orang kadarnya tak dapat diterima oleh tubuh. Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan asam.

    Seperti GERD atau sensitif terhadap keasaman. Efek yang ditimbulkan akan sangat tidak nyaman atau bahkan bisa menyiksa dalam kondisi terparahnya.

    Awalnya asam lambung akan terpicu dan menimbulkan gejala mual-mual. Lebih lanjutnya rasa seperti dada terbakar atau bahkan sakit perut pada bagian ulu hati yang membuat kesakitan saat berdiri.

    2. Gigi yang sensitif

    Penderita dengan keluhan gigi sensitif juga tidak disarankan untuk rutin konsumsi lemon. Lagi-lagi alasannya adalah kandungan asamnya yang terlalu gigi.

    Pada gigi yang sensitif, kandungan asam pada lemon dapat meningkatkan potensi pengikisan enamel. Dampak jangka panjangnya kavitas pada gigi akan terbentuk akibat pengikisan.

    Bukan berarti tidak boleh mengonsumsi sama sekali tetapi ada cara yang harus diperhatikan. Untuk meminimalisir efek pengeroposan enamel disarankan untuk membilas mulut dengan bersih.

    Beberapa orang di halaman berikutnya juga tak disarankan konsumsi lemon.

    3. Alergi citrus

    Ternyata ada beberapa orang yang terlalu sensitif terhadap citrus atau buah-buahan yang asam. Sampai-sampai tubuhnya akan mengirimkan sinyal seperti alergi makanan ketika menerima asupan citrus.

    Lemon dengan kadar vitamin C yang tinggi dan rasa asamnya yang kuat termasuk dalam golongan citrus. Biasanya hanya dengan konsumsi lemon atau makanan yang terpapar lemon ada beberapa gejala yang mungkin dialami.

    Seperti rasa gatal yang mengganggu, bengkak pada bibir, lidah, hingga tenggorokan. Pada kondisi ini individu tersebut sama sekali tidak disarankan mengonsumsi buah yang asam.

    4. Batu ginjal

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonAda kandungan oksalat dalam lemon yang memicu pembentukan batu ginjal. Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    Oksalat adalah kandungan alami yang terkandung pada beberapa buah termasuk lemon. Mineral tersebut merupakan salah satu komponen pemicu batu ginjal yang harus dihindari bagi penderita batu ginjal.

    Biasanya orang yang pernah mengalami batu ginjal akan lebih riskan. Ketika rutin konsumsi lemon, kandungan oksalat di dalamnya akan memicu pembentukan batu ginjal yang baru.

    Penderita batu ginjal atau mantan pasien batu ginjal boleh konsumsi lemon tetapi asupannya harus dibatasi. Termasuk beberapa makanan yang mengandung oksalat lainnya.

    5. Kulit sensitif

    Walaupun kesannya mengonsumsi lemon hanya melibatkan indra pengecap tetapi lemon tak dapat dihindarkan dari kulit. Tetap ada kemungkinan cipratan perasan lemon akan mengenai kulit saat menyiapkan makanan atau minuman.

    Pada seseorang dengan kondisi kulit yang kering atau sensitif lemon adalah musuh utama. Pada pertama kali terpapar rasa yang timbul berupa perih dan agak panas.

    Tetapi jika setelah terpapar lemon tidak segera dibilas dan terkena matahari beberapa kondisi seperti kemerahan atau hiperpigmentasi juga bisa terjadi. Sehingga hindari untuk mengolah lemon secara langsung menyentuh kulit tanpa pelindung jika kulit sensitif.

    Baca juga: Restoran Legendaris Ini Pajang Daftar Harga Menu Sebagai Bukti Inflasi

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Infused Water Lemon, Baik untuk Pencernaan, Kulit, hingga Ginjal

    Jakarta

    10 Manfaat Infused Water Lemon, Baik untuk Pencernaan, Kulit, hingga Ginjal

    Dalam tren gaya hidup sehat, infused water lemon menjadi salah satu minuman yang digemari. Infused water adalah air putih yang dipadukan dengan berbagai jenis buah, salah satunya lemon.

    Tak hanya memberikan rasa segar pada air putih, infused water lemon juga mempunyai banyak manfaat kesehatan. Lemon yang kaya akan vitamin C dan antioksidan memiliki sejumlah khasiat yang baik bagi tubuh. Sehingga, kamu bisa mengkonsumsi infused water untuk mendapatkan manfaatnya.


    Manfaat Infused Water Lemon

    Ada banyak manfaat Infused water lemon untuk kesehatan. Berkat nutrisi lemon, minuman ini baik untuk melindungi tubuh dari penyakit.

    1. Menghidrasi Tubuh

    Mengutip laman Vogue, air lemon atau infused water lemon bisa menghidrasi tubuh. Meminum asupan ini saat perut masih kosong di pagi hari menjadi cara yang efektif untuk merangsang metabolisme.

    Jadi, kalau kamu termasuk orang yang sulit minum air putih, mengkonsumsi infused water lemon bisa jadi solusi. Sehingga, kamu bisa mendapat banyak asupan air karena rasanya yang enak.

    2. Sumber Vitamin C yang Baik

    Lemon mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan. Mengutip laman Healthline, nutrisi ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas.

    Kurangnya vitamin C bisa menyebabkan kelelahan, insomnia, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi, serta kulit yang kering. Sehingga, mengkonsumsi infused water lemon bisa membantu mencukupi asupan vitamin C dalam tubuh.

    3. Mencegah Batu Ginjal

    Menurut laman BBC Good Food, asam sitrat yang terkandung dalam lemon bisa membantu mencegah batu ginjal yang disebabkan oleh kalsium oksalat. National Kidney Foundation menyarankan untuk mencampur 4 ons air lemon dengan air sebagai pengobatan pelengkap di samping obat lain dalam pencegahan batu ginjal.

    4. Membantu Melancarkan Pencernaan

    Minum air lemon sebelum makan bisa membantu memperlancar dan memperbaiki pencernaan. Pada sebuah studi kecil di tahun 2022, para peneliti menemukan bahwa asam sitrat yang terkandung dalam air lemon membantu meningkatkan sekresi asam lambung.

    Sekresi asam lambung merupakan cairan yang diproduksi untuk membantu tubuh memecah dan mencerna makanan. Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian berskala besar untuk mengetahui efek air lemon pada pencernaan.

    5. Mendukung Kesehatan Kulit

    Infused water lemon bisa membantu menjaga kesehatan kulit. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang bisa membantu mengurangi garis-garis halus dan memperbaiki kesehatan kulit secara keseluruhan.

    Meski begitu, jangan hanya mengandalkan infused water lemon untuk kesehatan kulit. Konsumsi juga buah-buahan dan sayur-sayuran kaya vitamin C seperti kentang, paprika, stroberi dan buah jeruk. Gunakan juga tabir surya untuk membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas yang bisa mempengaruhi penampilan kulit.

    Lemon mengandung polifenol, sejenis senyawa tanaman yang bertindak sebagai antioksidan. Polifenol lemon dikaitkan dengan khasiat penurunan berat badan dalam beberapa penelitian. Hal ini diduga karena kemampuannya untuk mempengaruhi metabolisme lemak.

    Pada dasarnya minum air putih saja dapat menurunkan berat badan. Hal ini karena air putih bisa meningkatkan hidrasi dan meningkatkan rasa kenyang. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai khasiat air lemon untuk menurunkan berat badan.

    7. Meningkatkan Energi

    Menurut laman Prevention, lemon mempunyai dua vitamin yang bisa meningkatkan energi. Vitamin C nya bisa meningkatkan penyerapan zat besi. Perlu diketahui bahwa kekurangan zat besi bisa menyebabkan kelelahan. Selain itu,ada kandungan vitamin B yang membantu memproduksi energi.

    8. Mengurangi Kembung

    Meminum air lemon secara teratur bisa membantu pergerakan usus untuk menghindari kembung. Air lemon juga merupakan sumber kalium yang baik, yaitu mineral yang membantu menjaga kadar natrium tetap terkendali. Hal ini berpotensi mengurangi kembung akibat garam

    9. Mengurangi Kecemasan

    Aroma lemon begitu menyegarkan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien bedah ortopedi yang menggunakan lemon sebagai bentuk aromaterapi mengalami penurunan kecemasan sebelum tindakan dilakukan.

    10. Baik untuk Penyerapan Zat Besi

    Mengutip laman Holland and Barrett, vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik dari makanan yang dikonsumsi. Sehingga menyeruput sedikit infused water lemon bersama sayuran hijau, kacang-kacangan, atau setelah mengkonsumsi suplemen zat besi bisa membantu tubuh mendapat sumber zat besi secara maksimal.

    Itulah sejumlah manfaat dari infused water lemon. Semoga artikel ini membantumu.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com