Tag: libur nataru

  • 4 Tips Menghindari Pengeluaran Berlebihan Saat Liburan, Cek Yuk!


    Jakarta

    Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momen ideal untuk melepas kepenatan terhadap berbagai aktivitas keseharian yang sudah dilakukan setahun terakhir. Apalagi dengan berlibur maka bisa membuat refreshing pikiran dan tubuh.

    Meskipun menghadirkan berbagai kebaikan, tak sedikit orang yang justru ‘takut’ untuk berlibur di momen akhir tahun. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh rasa takut isi dompetnya terkuras saat liburan.

    Padahal ada sejumlah cara yang bisa dilakukan agar momen libur akhir tahun bisa dijalankan tanpa takut boncos dari segi keuangan. Nah, berikut adalah tipsnya:.


    1. Teliti Saat Packing Barang

    Teliti saat melakukan packing barang menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan agar finansial tetap terjaga saat liburan. Pastikan semua kebutuhan tercukupi saat liburan, sehingga tidak ada kebutuhan mendadak yang mengganggu rencana finansial.

    Selain itu, pastikan pula tidak ada barang-barang kebutuhan liburan yang tertinggal. Jika tertinggal maka potensi untuk mengeluarkan uang berlebih guna membeli barang yang tertinggal pun sangat besar. Hal ini lah yang membuat pengeluaran saat liburan menjadi membengkak.

    2. Pilih Penginapan yang Sedikit Jauh dari Pusat Hiburan

    Memilih penginapan yang sedikit jauh dari pusat hiburan juga bisa menjadi salah satu cara agar pengeluaran tidak berlebih saat momen liburan tiba. Sebab penginapan yang sedikit jauh dari pusat hiburan biasanya menyuguhkan harga yang lebih ekonomis.

    Selain itu, kemungkinan Anda terdistraksi berbelanja pun semakin kecil dan alhasil bisa fokus beristirahat atau memiliki quality time dengan keluarga atau teman.

    3. Disiplin terhadap Setiap Alokasi Anggaran

    Disiplin terhadap setiap alokasi anggaran menjadi salah satu kunci utama agar liburan menjadi tidak boros. Pastikan Anda membuat list barang-barang apa saja yang akan dibeli selama liburan. Serta sesuaikan dengan rencana liburan Anda dan set anggaran yang realistis demi kenyamanan finansial setelah liburan nanti.

    Selain itu, hindari sikap ‘lapar mata’ ketika melihat barang-barang yang menarik untuk dibeli. Pasalnya sikap ‘lapar mata’ ini lah yang kerap menguras isi dompet Anda saat liburan.

    4. Manfaatkan Promo dari Perbankan

    Beberapa perbankan biasanya menawarkan program loyalitas bagi pelanggannya. Program ini biasanya memberi poin setiap kali melakukan penerbangan atau menginap di hotel yang bekerja sama dengan program tersebut. Nantinya, poin yang terkumpul bisa ditukarkan dengan tiket gratis, upgrade layanan, atau bahkan voucher untuk penginapan gratis.

    Inilah waktunya untuk memanfaatkan program Garuda x bluDebit Card agar liburan menjadi lebih istimewa. Pasalnya, layanan tersebut menghadirkan banyak benefit bagi para penggunanya, seperti poin GarudaMiles, akses Garuda Executive Lounge, Fast Track GarudaMiles Gold Membership, dan tambahan bagasi pesawat hingga 20 kg dengan syarat serta ketentuan berlaku.

    Nikmati juga kemudahan transaksi di dalam dan luar negeri hanya dengan tap contactless di sana-sini. Jadi, kamu tak perlu lagi khawatir kesulitan bertransaksi selama liburan. Seluruh benefit ini tentunya akan membuat momen liburan menjadi lebih istimewa dan berkesan.

    Informasi terkait syarat dan ketentuan serta benefit spesial lainnya di blu.id/garuda.

    (prf/ega)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Berkendara Lewat Tol saat Liburan Nataru, Harus Cukup Istirahat



    Jakarta

    Liburan natal dan tahun baru akan berlangsung minggu depan. Bagi Anda yang ingin berpergian ke luar kota menggunakan mobil pribadi, wajib perhatikan beberapa tips ini. Khususnya bagi Anda yang ingin melintasi jalan bebas hambatan atau jalan tol.

    Seperti diungkapkan Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, sebelum melakukan perjalanan jauh, ada baiknya mempersiapkan fisik pengemudi dengan cara beristirahat tidur terlebih dahulu selama kurang lebih 7 jam.


    Rest Area 597 Magetan Full PemudikJangan paksa mengemudi ketika lelah atau mengantuk, segera cari rest area. Foto: Sugeng Harianto

    “Yang paling jarang dipersiapkan adalah kondisi fisik. Kalau mobil rusak, paling berhenti di jalan, tapi kalau ngantuk atau lelah, rata-rata akan berujung kecelakaan. Jadi ada baiknya istirahat tidur 7 jam sebelumnya dan istirahat berkala yang efektif di rest area,” bilang Sony kepada detikOto, Kamis (21/12/2023).

    Disarankan kepada pengemudi agar beristirahat selama 30 menit setiap 4 jam mengemudi. Tentunya itu bukan aturan pasti, jika setelah 2 jam atau 3 jam mengemudi Anda sudah mulai kelelahan, maka tak ada salahnya masuk ke rest area untuk beristirahat atau tidur sejenak. Sebab tak ada cara ampuh mengatasi ngantuk, selain tidur.

    Lanjut Sony menjelaskan, hal lain yang perlu dipersiapkan adalah keamanan untuk penumpang anak-anak. Anak-anak wajib menggunakan sabuk pengaman saat berkendara. “Selama ini banyak yang tidak pakai safety belt, tidak pakai booster seat, cenderung dikasih kasur,” sambung Sony.

    “Terakhir yang juga perlu diperhatikan adalah soal ban, kondisi tapaknya, perawatannya, tekanan anginnya. Karena ban ini yang menghubungkan alas jalan dengan unit mobil,” tukas Sony.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Komponen Mobil yang Perlu Diperiksa Setelah Digunakan Libur Nataru



    Jakarta

    Setelah digunakan buat liburan Nataru (natal dan tahun baru), aktivitas pertama yang sebaiknya dilakukan adalah mengecek komponen mobil lewat servis berkala. Sebaiknya Anda tidak langsung memakai mobil untuk aktivitas rutin, sebelum memastikan kondisinya optimal.

    “Mobil yang diajak berlibur dengan jarak tempuh lumayan jauh di jalan yang padat dan cuaca mudah berubah, jelas akan terkuras tenaganya. Belum lagi saat diajak touring ke wilayah pegunungan dengan mobil penuh penumpang dan barang, plus risiko, melintasi jalanan berlubang dan obstacle lainnya,” terang Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, dalam keterangannya, Kamis (04/01/2024).

    Lantas, bagian apa saja dari mobil yang bakal bermasalah jika tidak servis berkala setelah liburan Nataru?


    1. Potensi Mesin Rusak

    Saat liburan Nataru, mesin bekerja keras di jalan. Ketika mobil lupa diganti olinya, cairan ini akan mengalami penurunan kualitas dan juga meningkatkan potensi mesin rusak. Dengan servis berkala, kondisi oli mesin dicek dan diganti sesuai aturan.

    Karena tidak sempat waktu liburan, radiator coolant dapat habis karena tidak pernah dikontrol. Padahal ketika suhu mesin semakin panas, radiator akan berusaha menjaganya supaya tidak overheat. Tentu akan timbul masalah besar andai radiator coolant habis.

    2. Sistem Kelistrikan Terganggu

    Alternator menjalankan tugas yang tidak ringan saat liburan Nataru, yakni memastikan suplai arus listrik untuk beberapa komponen mobil yang butuh tenaga listrik berjalan lancar, seperti wiper, lampu, kaca jendela, dan sistem audio.

    Ketika kondisi alternator kurang baik, aki mobil tak akan mampu bertahan lama. Efek buruknya, mobil susah di-starter, mesin tidak menyala, dan akhirnya mogok. Periksa aki saat servis berkala supaya dapat bekerja optimal dan Anda merasa tenang saat kembali beraktivitas.

    3. Performa Mesin Kurang Optimal

    Busi memegang peran penting pada mesin bensin. Jika busi sudah lemah atau mati, maka performa mesin bakal turun akibat pembakaran tidak stabil. Komponen lain yang berpengaruh besar pada performa mesin adalah semua jenis filter mesin yakni filter udara, filter oli, dan filter bahan bakar. Kotoran yang menyumbat sistem injeksi bahan bakar dapat menurunkan kinerja mesin dan membuat konsumsi bensin boros.

    4. Kaki-kaki Mobil Terganggu

    Perjalanan jauh liburan Nataru menyimpan risiko gangguan pada komponen kaki-kaki mobil. Bagian ini bekerja ekstra berat menopang beban penumpang dan barang saat melewati jalan dengan kondisi yang tidak terprediksi. Risiko kerusakan sangat besar, khususnya kalau mobil kerap menabrak lubang.

    Saat servis berkala, shock absorber berikut komponen pendukungnya diperiksa untuk memastikannya tetap dapat bekerja optimal untuk meredam guncangan di jalan. Sistem kemudi seperti tie rod dan ball joint dipastikan kondisinya tetap prima untuk menjaga kinerjanya.

    Power steering dan komponen lain di kolong mobil ikut mendapatkan perhatian untuk memastikan tidak ada masalah krusial di area yang sulit terpantau ini. Mobil mendapatkan layanan spooring dan balancing sehingga sudut keselarasan roda terjaga.

    5. Jangan Lupakan Ban Mobil

    Ban mobil memegang peran sangat penting saat berkendara, khususnya di masa liburan Nataru. Untuk itu, Anda harus memastikan ban tak ada masalah karena sekarang juga sudah masuk musim hujan. salah satu masalah besar di musim hujan adalah aquaplaning akibat kondisi telapak ban sudah tidak layak.

    Pastikan alur telapak ban masih tebal dan tidak ada yang sobek, termasuk pada dinding ban jangan sampai ada sobek apalagi sampai benjol. Cek tekanan udara ban sesuai rekomendasi Toyota untuk menjaga kinerjanya di jalan. Jangan ragu mengganti ban kalau diyakini kondisinya sudah tidak aman.

    Pastikan Servis Berkala Sebelum Kembali Beraktivitas

    Servis berkala dapat mendeteksi sejak dini kemungkinan kerusakan untuk segera diambil langkah perbaikan. Servis berkala juga memberikan rasa tenang karena mobil sudah diperiksa secara menyeluruh. Terakhir, memastikan klaim garansi tidak gugur jika terjadi kerusakan karena kondisi mobil dan perbaikan tercatat dengan baik.

    Pemeriksaan Saat Servis Berkala

    Selain ganti oli mesin, teknisi bengkel akan melakukan pembersihan sistem pembakaran dan pemeriksaan sistem pengapian guna memastikan mesin dapat bekerja dengan baik dan optimal. Dilakukan pula pengecekan terhadap komponen mesin sesuai dengan masa pemakaian kendaraan dan analisa gas buang untuk melacak potensi masalah.

    Selanjutnya, penyetelan komponen mesin sesuai dengan standar mobil Toyota, serta pemeliharaan lengkap untuk seluruh bagian utama mobil supaya tetap sehat dan andal. Teknisi akan melakukan penggantian komponen mobil yang sudah waktunya diganti sesuai jadwal servis berkala untuk menjaga kondisi mobil.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cek 7 Komponen Ini sebelum Pergi Liburan Pakai Mobil Pribadi



    Jakarta

    Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) segera tiba. Masyarakat menantikan dan siap menikmati momen ini dengan berwisata atau pulang ke kampung halaman menggunakan mobil pribadi bersama keluarga. Jangan lupa mengecek 7 komponen sebelum berpergian menggunakan mobil pribadi.

    Selama perjalanan liburan, biasanya ditemukan kondisi jalanan macet sebab jumlah pemudik yang melonjak, aturan ruas buka-tutup jalan, kendala mogok, hingga berbagai kondisi lainnya.

    Kondisi-kondisi tersebut tentunya dapat mempengaruhi performa kendaraan, seperti suhu mobil lebih cepat panas, bahan bakar yang tidak efisien, hingga berbagai kondisi yang tidak diinginkan lainnya.


    Supaya kondisi mobil tetap optimal, berikut beberapa tips dari Daihatsu terkait perawatan mobil agar momen perjalanan liburan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan:

    1. Periksa komponen lampu dan wiper. Jika karet wiper tidak berfungsi dengan baik, segera lakukan penggantian dengan yang baru agar dapat menyapu air dengan baik dan menjaga visibilitas ketika berkendara dalam kondisi hujan.

    2. Periksa aki dan sistem kelistrikan mobil. Aki mobil adalah sumber daya utama kelistrikan pada mobil yang dapat menjaga kinerja lampu, audio, dan mesin agar berjalan optimal. Sebaliknya, aki yang jarang dirawat atau bahkan tidak pernah dicek dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kinerja kurang maksimal atau mogok pada saat kendaraan akan digunakan.

    3. Ganti oli mobil. Sebagai pelumas penting komponen dalam mesin, periksa dan ganti oli mesin bila diperlukan sebelum bepergian, mulai dari oli mesin, oli gardan, oli rem, oli power steering, dan lain-lain. Pastikan pilih oli terbaik sesuai dengan spesifikasi mesin.

    4. Ganti air radiator. Sebagai peredam panas mesin mobil akibat kinerja mesin yang tinggi, Anda disarankan menggunakan air radiator khusus agar kinerja pendingin mesin lebih optimal dan mampu mencegah karat pada sela mesin.

    5. Cek kondisi ban dan kaki-kaki. Periksa tekanan udara dan ketebalan tapak ban. Ban yang aus atau tekanan udara yang tak sesuai dapat mempengaruhi stabilitas kendaraan dan berdampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar. Cek juga bagian kaki-kaki kendaraan, dan lakukan spooring dan balancing bila perlu untuk menyeimbangkan kembali sudut-sudut roda supaya dapat berputar dengan seimbang.

    6. Periksa komponen rem dan pastikan dalam keadaan baik, mulai kualitas minyak (oli) rem, kondisi kampas rem, dan piston rem. Perhatikan juga apakah ada suara aneh atau getaran saat pengereman, karena hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah.

    7. Filter pendingin dan AC. Mobil dengan suhu yang dingin dan sejuk memberikan kenyamanan tersendiri selama perjalanan. Lakukan pengecekan filter pendingin pada AC, termasuk pembersihan kondensor dan evaporator agar kinerja AC tetap optimal.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Komponen Motor yang Perlu Dicek Setelah Touring Jarak Jauh



    Jakarta

    Buat para bikers, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan terhadap motor kesayangan. Apalagi setelah motor digunakan untuk menempuh perjalanan jauh, seperti ketika digunakan touring libur Nataru (natal dan tahun baru) kemarin.

    “Saat berpergian jarak jauh menggunakan motor, para riders seringkali akan berhadapan dengan berbagai medan dan kondisi perjalanan yang berat, seperti, jalanan yang berlubang, jalan bergelombang, jalanan licin karena hujan, dan berbagai kondisi yang tidak terduga lainnya. Maka dari itu, perawatan sepeda motor perlu dilakukan secara berkala dan menyeluruh, terutama pada bagian CVT, oli mesin, kampas rem, ban dan bagian lainnya, menjadi hal yang penting bagi setiap riders setelah melakukan riding jarak jauh. Dengan perawatan tepat dan teratur, hal ini tentu membuat kondisi motor tetap prima sehingga motor kesayangan Anda kembali siap digunakan untuk penuhi berbagai kegiatan.” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Lantas apa saja bagian penting pada sepeda motor yang perlu dirawat secara teratur oleh para riders setelah melakukan perjalanan jarak jauh, simak penjelasannya di bawah ini:


    Oli Mesin

    Setelah menempuh jarak jauh, tentu oli mesin akan mengalami penurunan kualitas karena lazimnya oli mesin perlu diganti jika motor telah menempuh jarak dengan maksimal 3000 km agar mesin tetap dapat terlumasi dengan baik saat bekerja dan mampu menghasilkan performa yang optimal. Khususnya untuk beberapa tipe motor Yamaha, para riders bisa mendapatkan rekomendasi penggantian oli melalui indikator yang ada pada layar speedometer dan untuk connected model, para riders bisa mengetahuinya lewat smartphone pada aplikasi Y-Connect.

    Filter Udara

    Filter udara pada motor juga menjadi bagian yang penting karena merupakan sarana sirkulasi udara untuk mesin sehingga dapat mempengaruhi kinerjanya, sedangkan riding jarak jauh dapat membuat filter udara menjadi kotor terutama ketika melewati jalanan berdebu. Maka dari itu, filter udara yang sudah kotor perlu diganti agar motor kembali pada kondisi prima dan optimal.

    Continuous Variable Transmission (CVT)

    Bagian penting lainnya yang tidak bisa luput untuk dilakukan setelah riding jarak jauh adalah CVT karena bagian ini merupakan sistem transmisi pada motor matic. Para riders perlu memastikan CVT dalam kondisi bersih dan tidak terdengar suara abnormal ketika sedang berkendara.

    Ban

    Bagian penting lainnya yang perlu diperhatikan setelah riding jarak jauh, apalagi melalui kondisi jalan yang kurang mumpuni adalah ban motor. Para riders perlu memastikan permukaan ban tidak ada yang sobek, retak-retak ataupun sudah menipis ketebalan alurnya. Jika kondisi ban pada sepeda motor para riders memiliki kondisi tersebut, direkomendasikan untuk bisa menggantinya demi menghindari hal-hal yang dapat merugikan selama melakukan perjalanan.

    Sistem Pengereman

    Tidak hanya sebelum berangkat riding, sistem pengereman juga perlu diperiksa kembali setelah riding jauh. Salah satu cara untuk memastikan kondisi sistem pengereman adalah dengan memastikan kampas rem dalam kondisi tebal dan pastikan tidak ada suara abnormal ketika roda diputar secara manual. Selain itu, volume minyak rem juga perlu dipastikan berada pada batas normal dan jernih agar dapat menunjang kinerja sistem pengereman yang maksimal.

    Suspensi

    Selepas menghadapi perjalanan jarak jauh yang memiliki berbagai kondisi medan, besar kemungkinan dapat membuat kinerja suspensi pada motor menjadi kurang optimal. Salah satu cara mudah untuk pengecekannya adalah dengan cara memastikan kondisi seal atau karet suspensi masih bagus sehingga tidak ada oli yang bocor. Jika terdapat kebocoran oli pada bagian suspensi, para riders dapat datang ke bengkel terpercaya Yamaha terdekat agar dapat dibantu oleh teknisi yang berpengalaman.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Gotong Royong Bikin Tiket Pesawat Murah Saat Libur Nataru

    Gotong Royong Bikin Tiket Pesawat Murah Saat Libur Nataru


    Jakarta

    Tiket pesawat bakal jadi lebih murah pada saat musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendatang. Pemerintah, operator bandara, hingga maskapai gotong royong untuk membuat hal ini bisa terjadi.

    Penurunan tiket pesawat sendiri menjadi salah satu bentuk stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah. Selain pesawat, penurunan harga juga diberikan untuk moda transportasi lainnya pada saat libur Nataru.

    Khusus tiket pesawat, harganya diprediksi bakal lebih rumah 13-14% daripada harga biasanya. Diskon ini diestimasikan akan diberikan kepada 3.598.590 tiket pesawat.


    Nah gotong royong pun dilakukan untuk merealisasikan hal tersebut. Paling pertama ada 2 menteri di bawah Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto yang kompak menerbitkan aturan khusus untuk mengakomodasi penurunan tiket pesawat.

    Pertama, ada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang merilis aturan untuk penurunan biaya bahan bakar lewat Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KM 50 Tahun 2025 tentang Penurunan Besaran Biaya Tambahan Bahan Bakar (fuel surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal dalam Negeri Selama Masa Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Beleid itu diteken langsung oleh Dudy pada tanggal 8 Oktober 2025 yang lalu. Penurunan besaran biaya fuel surcharge dibagi dua, untuk pesawat jet dikenakan paling tinggi 2%. Kemudian untuk pesawat propeller atau baling-baling dikenakan biaya 20%.

    Kebijakan penurunan biaya tambahan bahan bakar ini berlaku untuk pelaksanaan penerbangan pada tanggal 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026 dan periode pemesanan tiket penerbangan mulai tanggal 22 Oktober 2025 sampai 10 Januari 2026.

    Langkah Dudy Purwagandhi, disusul oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang juga menerbitkan aturan untuk menurunkan tiket pesawat saat libur Nataru.

    Beleid yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2025 tentang Pajak Penambahan Nilai atas Penyerahan Jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Ekonomi Pada Periode Libur Natal dan Tahun Baru yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2026.

    Dalam aturan yang diteken oleh Purbaya pada 15 Oktober 2025 itu diterangkan, diskon PPN yang ditanggung pemerintah ini berlaku bagi penerbangan domestik saja. Diskon PPN jasa angkutan udara kelas ekonomi yang ditanggung pemerintah akan sebesar 6%.

    Sedangkan PPN yang terutang atas penyerahan jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi yang ditanggung oleh penerima jasa sebesar 5%.

    Lebih lanjut, diskon PPN hanya diberikan pada periode-periode tertentu. Diskon berlaku untuk periode pembelian tiket dan penerbangan yang dilakukan sejak tanggal 22 Oktober 2025 sampai dengan tanggal 10 Januari 2026.

    Perusahaan Ikut Gotong Royong

    Setelah Dudy dan Purbaya, giliran badan usaha yang ikut gotong royong. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyatakan akan memberikan potongan 50% terhadap tarif jasa kebandarudaraan. Kebijakan ini dilakukan untuk mendukung program tiket pesawat murah selama libur Natal dan Tahun Baru.

    Kebijakan ini juga ini sejalan dengan Surat Menteri Perhubungan Nomor PR/303/1/8/MHB/2025 perihal Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan Periode Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Potongan tarif sebesar 50% diberikan terhadap Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) yang juga disebut Passenger Service Charge (PSC) di 37 bandara untuk penerbangan niaga berjadwal dalam negeri dan penerbangan extra flight dengan pembelian tiket pesawat mulai 22 Oktober 2025 dan keberangkatan penerbangan pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

    “Tarif PJP2U merupakan tarif atas pelayanan di bandara yang dititipkan dalam tiket pesawat, sehingga potongan harga sebesar 50% terhadap tarif PJP2U akan memengaruhi nominal harga tiket pesawat,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangannya, Rabu (22/10/2025).

    Di samping itu, InJourney Airports juga memberlakukan potongan tarif sebesar 50% terhadap Tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) bagi maskapai nasional di seluruh bandara InJourney Airports pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

    Adapun selama periode libur Natal 2025 dan Tahun 2026, InJourney Airports juga menyiagakan bandara selama 24 jam sesuai kebutuhan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi serta mengakomodir permintaan penerbangan selama libur akhir tahun.

    Maskapai penerbangan pun menyatakan komitmennya untuk ikut gotong royong menurunkan tiket pesawat. Sejauh ini ada dua maskapai yang sudah menyatakan akan mengikuti kebijakan pemerintah tersebut.

    Citilink menyatakan akan mendiskon tiket pesawat hingga 17% selama periode Nataru. Potongan tersebut diperoleh dari komponen penunjang harga tiket yaitu, penurunan tarif fuel surcharge, potongan tarif PJP2U, dan pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari Pemerintah.

    Diskon tiket ini berlaku untuk pembelian yang dilakukan selama periode 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026 untuk tiket penerbangan tanggal 22 Oktober hingga 10 Januari 2026 melalui seluruh kanal penjualan, termasuk situs web, aplikasi mobile, maupun agen perjalanan mitra.

    Indonesia AirAsia juga mendukung penuh kebijakan penurunan tiket pesawat untuk musim liburan Nataru. Diskon tiket mulai 13% akan berlaku di masa pembelian 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026.

    Perusahaan memastikan, penurunan harga tiket pesawat tetap seusai dengan standar keselamatan dan kenyamanan penerbangan yang menjadi prioritas utama Indonesia AirAsia. Kebijakan ini dianggap sebagai wujud sinergi bersama PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga keterjangkauan transportasi udara bagi masyarakat.

    Simak juga Video: AHY Usahakan Harga Tiket Pesawat Turun 14% Saat Nataru

    (hal/kil)



    Sumber : finance.detik.com