Gula memberikan kenikmatan pada makanan, namun gula memiliki kalori kosong yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas jika dikonsumsi secara berlebihan.
Lantas, apa saja pemanis yang bisa menjadi pengganti gula tetapi tetap enak dan sehat? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini!
Pemanis Pengganti Gula
Sebagian besar pengganti gula memiliki tingkat manis yang lebih tinggi dibandingkan gula biasa, sehingga cukup menggunakannya dalam jumlah yang lebih sedikit.
Beberapa di antaranya rendah kalori, sementara yang lain bahkan memiliki sedikit atau tidak mengandung kalori.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa pemanis pengganti gula yang lebih alami dan tetap enak.
1. Stevia
Stevia merupakan pemanis tanaman tanpa kalori yang berasal dari Stevia rebaudiana di Amerika Selatan. Glikosida steviol, ekstrak yang sangat dimurnikan dari daun tanaman ini, memiliki tingkat kemanisan 200 hingga 400 kali lipat daripada gula pasir biasa.
Stevia populer sebagai pemanis rendah kalori dalam makanan dan minuman olahan. Glikosida steviol aman untuk digunakan. Meskipun banyak orang tidak menyukai rasanya, Anda dapat mencoba berbagai jenisnya untuk menemukan jenis yang sesuai dengan selera.
2. Madu
Madu, cairan kental berwarna keemasan yang dihasilkan oleh lebah ini mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan senyawa tumbuhan yang dapat memberikan manfaat antioksidan dan anti-inflamasi.
Beberapa penelitian juga menunjukkan kemampuan madu untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol total.
Namun, disarankan untuk tetap mengkonsumsinya dengan bijak, dan beberapa kelompok, seperti orang dewasa yang lebih tua, yang sakit, atau anak-anak di bawah 6 tahun, sebaiknya menghindari madu mentah.
3. Monk Fruit
Buah Monk, yang berasal dari tanaman Siraitia grosvenorii di Cina, adalah pemanis pengganti gula yang tidak memberikan dampak besar pada kadar gula darah.
Ekstrak buah Monk memiliki tingkat kelebihan manis hingga 300 kali lipat dari gula pasir tanpa mengandung kalori (bebas kalori).
Selain itu, penelitian terbatas menunjukkan bahwa buah Monk dapat membantu mengurangi peradangan, melindungi kesehatan otak, dan berfungsi sebagai antioksidan.
4. Kurma
Kurma, sebagai buah kering yang kaya nutrisi, merupakan alternatif sehat untuk gula rafinasi dan dapat digunakan sebagai pengganti gula dalam berbagai resep. Gula kurma memiliki kalori yang lebih rendah dan indeks glikemik rendah.
Meskipun tinggi kalori dan mengandung gula alami, penelitian menunjukkan bahwa kurma tidak signifikan mempengaruhi kadar gula darah, bahkan pada penderita diabetes.
Selain buahnya, kurma dapat diolah menjadi gula kurma dan sirup kurma, yang keduanya dianggap lebih sehat karena mempertahankan nutrisi kurma utuh.
5. Sirup Maple
Maple syrup adalah sirup kental berisi gula yang dihasilkan dari pemasakan getah pohon maple. Kandungan mineral dan senyawa fenolik dalam maple syrup memberikan efek antiinflamasi dan antioksidan.
Maple syrup murni memberikan manfaat nutrisi signifikan sebab tinggi mineral, rendah kalori, dan dapat menghambat penyerapan gula darah, sehingga bermanfaat terutama bagi penderita diabetes.
Meskipun kaya nutrisi dan memiliki Indeks Glikemik yang sedikit lebih rendah daripada gula biasa, sebaiknya tetap membatasi konsumsi pemanis tambahan.
Nah, itulah tadi beberapa pemanis pengganti gula yang lebih alami, tetap enak, dan sehat. Ada berbagai pilihan pengganti gula alami yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk gula dengan kalori yang lebih rendah.
Kopi bisa diracik menggunakan pemanis tambahan, kalau ingin yang alami bisa menambahkan madu. Ternyata, racikan kopi dan madu lebih menyehatkan.
Racikan kopi yang biasa dikonsumsi saat pagi hari adalah kopi hitam. Sebagian orang yang ingin merasakan manfaat sehatnya, biasanya mengonsumsi kopi hitam polos tanpa gula.
Kalau ingin rasa yang lebih nikmat, beberapa orang menambahkan gula pasir sebagai pemanis. Rasanya jadi lebih lembut dan pahitnya berkurang. Namun, racikan ini dianggap dapat mengganggu program diet.
Sebagai alternatif, biasanya mengganti gula dengan madu. Namun, apakah rasa kopi akan tetap enak dengan menambahkan madu?
racikan kopi campur madu yang sehat Foto: Getty Images/iStockphoto
Dilansir dari Portofolio Coffee (11/11), kopi yang ditambahkan madu tentunya akan menambahkan rasa manis. Rasanya tak hanya sebatas manis saja, tapi juga lebih kaya dengan memberikan sensasi aroma buah, bunga, kacang ataupun kayu.
Madu bisa menjadi alternatif yang baik sebagai pengganti gula dalam kopi. Karena, madu disebut memiliki indeks glikemik yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan gula pasir biasa.
Indeks glikemik yang lebih rendah berarti tidak meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Meski begitu, takaran madu pada kopi juga perlu diperhatikan.
racikan kopi campur madu yang sehat Foto: Getty Images/iStockphoto
Tentunya madu lebih banyak menyimpan manfaat untuk tubuh. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa madu memiliki sifat anti-inflamasi, antikanker, antimikroba, dan lainnya.
Dilihat dari kandungan kalori, madu jauh lebih besar kalorinya dari gula. Satu sendok makan madu memiliki 64 kalori, sedangkan gula hanya 49 kalori saja.
Walaupun kalori gula lebih rendah daripada madu, efeknya di dalam tubuh tidak menyehatkan. Karena gula sulit dicerna oleh tubuh, sedangkan madu yang terdiri dari glukosa dan fruktosa tidak dimurnikan akan lebih mudah dicerna oleh tubuh.
Banyak orang alami gangguan tidur hingga berusaha meningkatkan kualitas tidurnya. Selain minum obat, kamu juga bisa coba cara alami dengan rutin minum air madu.
Gangguan tidur bisa mengakibatkan hal buruk pada kesehatan. Ketika kurang tidur, kemampuan otak seseorang untuk memproses dan menyimpan ingatan atau hal-hal lain yang dipelajari menjadi terganggu. Kurang tidur juga membuat seseorang sulit mencerna dan memproses informasi selama beberapa hari ke depan.
Tak hanya mengganggu otak, tetapi tidur yang kurang juga bisa berdampak pada kesehatan fisik, seperti membuat berat badan bertambah.
Oleh karena itu, meningkatkan kualitas tidur sangatlah penting. Caranya beragam, tetapi salah satu yang bisa dilakukan yaitu dengan mengonsumsi air madu.
Terlebih, ketika kamu ingin mencapai tidur restoratif, dimana aktivitas otak selama tidur membantu memulihkan tubuh dan pikiran. Saat bangun, tubuh pun menjadi lebih sehat dan bugar.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kamu bisa memanfaatkan racikan air madu. Meskipun tampaknya sederhana, tetapi bisa memberikan hasil yang berarti.
Berikut penjelasan manfaat air madu seperti dilansir dari dailywrap.com (03/09/2024):
1. Khasiat madu
Madu menawarkan berbagai khasiat karena kandungan nutrisinya. Foto: Getty Images/Anantaradhika
Air madu merupakan racikan berbahan utama madu yang menjadi sumber alami vitamin B, vitamin C, dan mineral, seperti kalsium, magnesium, fosfor, zat besi, natrium, dan kalium.
Madu juga mengandung antioksidan berharga yang bisa membantu melawan radikal bebas. Antioksidan juga berkontribusi terhadap perlindungan sel.
2. Cara bikin air madu
Air madu bisa diracik dengan mudah di rumah dengan menggunakan bahan sederhana. Foto: iStock
Cara bikin air madu mudah. Kamu hanya perlu melarutkan satu sendok teh madu dalam segelas air hangat. Pastikan suhu air hangatnya tidak melebihi 40 derajat celcius. Jika lebih tinggi dapat merusak khasiat alami dari madu. Campuran ini bisa dinikmati sebelum tidur serta membantu tidur lebih cepat dan lebih nyenyak.
Untuk memperkaya rasa dan khasiatnya, coba tambahkan air perasan lemon. Campuran lemon dan madu menawarkan manfaat lebih luas, mulai dari mencerahkan dan menghaluskan kulit, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, menyehatkan jantung dan pembuluh darah, hingga melegakan pernapasan.
Namun, penting untuk mengonsumsinya dalam batas wajar. Sehabis minum air lemon campur madu, disarankan tidak langsung berbaring. Berilah jeda setidaknya satu jam agar asam lambung tidak naik.
Alasan perlu minum air madu sebelum tidur bisa dibaca pada halaman selanjutnya!
3. Alasan minum air madu bagus sebelum tidur
Minum air madu di malam hari bisa meningkatkan kualitas tidur. Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar
Madu punya khasiat alami yang bisa meningkatkan kualitas tidur secara signifikan.
Di dalam madu terkandung komponen yang terlibat dalam produksi triptofan, berupa asam amino yang penting untuk mensintesis serotonin (hormon kebahagiaan) dan melatonin yang mengatur siklus tidur.
Dengan minum air madu sebelum tidur, secara alami bisa meningkatkan kadar melatonin pada tubuh, yang membantu tubuh terlelap dan kualitas tidur meningkat.
Selain itu, madu juga menghambat kerja orexin, sebuah neurotransmitter yang bertanggung jawab atas kewaspadaan dan aktivitas otak. Dalam hal ini, akhirnya tubuh lebih mudah mencapai kondisi rileks sebelum tidur.
Minum air madu juga bisa mendukung fungsi sistem pencernaan di malam hari, yang memengaruhi kualitas tidur. Kandungan madu di dalamnya dapat mengatur fungsi lambung, membantu menghindari masalah pencernaan, seperti nyeri ulu hati atau gangguan pencernaan lainnya.
4. Air madu menjadi suplemen alami untuk tubuh
Tidak hanya meningkatkan kualitas tidur, tetapi mengonsumsi air madu bisa meningkatkan kualitas dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Berbagai vitamin dan mineral di dalam madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Konsumsi minuman ini juga bisa mendukung kesehatan jantung karena madu bisa mengatur kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah.
Minum air madu juga menjadi cara tepat untuk menghidrasi tubuh. Jika diminum sebelum tidur, air madu bisa menjaga kadar cairan yang cukup sepanjang malam, sehingga membantu organ dan sistem internal tubuh berjalan baik.
Madu merupakan salah satu bahan alami yang punya banyak manfaat. Hal ini karena madu mengandung berbagai nutrisi yang berguna, terutama bagi kesehatan.
Antioksidan, vitamin, hingga mineral penting terkandung dalam madu sehingga bahan alami ini berkhasiat untuk kesehatan secara umum.
Di satu sisi, ternyata madu juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan wanita. Mulai dari meningkatkan kesuburan hingga memperlambat penuaan kulit. Temukan penjelasan lebih lanjut mengenai khasiat madu untuk wanita pada uraian di bawah.
Khasiat Madu untuk Kesehatan Wanita
Sebagai bahan alami yang kaya nutrisi, madu memiliki banyak manfaat terutama bagi wanita. Berikut sejumlah khasiat madu untuk kesehatan wanita:
1. Sumber Antioksidan
Dilansir Healthline, madu merupakan sumber antioksidan dan senyawa tanaman bioaktif yang penting, seperti flavonoid dan asam fenolik. Antioksidan dalam madu inilah yang menawarkan banyak manfaat.
Makanan kaya antioksidan diketahui bisa melindungi dari kondisi kronis. Kandungan ini bantu menetralkan spesies oksigen reaktif yang dapat menumpuk di sel dan menyebabkan kerusakan.
Madu berwarna gelap disebut mengandung antioksidan yang lebih banyak dibandingkan madu berwarna agak terang.
2. Meningkatkan Imun Tubuh
Dengan kandungannya yang lengkap, madu yang dikonsumsi dapat bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Bahan ini bekerja sebagai pencahar alami yang bisa menaikkan metabolisme, memperkuat memori, hingga memerangi berbagai jenis penyakit, seperti flu, alergi, demam, sampai sakit tenggorokan.
3. Meredakan Rasa Sakit
Dikutip Times of India, madu bisa bantu mengurangi rasa sakit dan peradangan dalam tubuh. Bahan alami ini cocok dikonsumsi termasuk saat perempuan mengalami gejala selama siklus menstruasinya, seperti nyeri badan, sakit punggung, juga sakit kepala.
Untuk mengkonsumsinya, 1 sendok makan madu dapat dicampur ke dalam segelas air hangat. Dengan begitu, nyeri sebelum atau saat haid bisa mereda.
4. Memperbaiki Hormon yang Tak Seimbang
Akibat ketidakseimbangan kadar testosteron, wanita kerap kali mengalami kondisi hormon yang juga tak seimbang. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan reproduksi.
Mengkonsumsi madu rutin setiap hari dikatakan dapat bantu menyeimbangkan hormon testosteron sehingga kesehatan reproduksi bisa meningkat.
5. Memperlambat Penuaan Kulit
Tanda-tanda penuaan seperti garis halus dapat terlihat seiring bertambahnya usia. Akan tetapi, munculnya kerutan bisa diperlambat dengan bahan alami ini lho. Lagi-lagi, ini karena antioksidan yang terkandung dalam madu.
Untuk memperoleh khasiat ini, madu dapat dikonsumsi rutin pada pagi hari atau bisa dijadikan skincare berupa masker. Masker dibuat dengan mencampurkan madu dan yoghurt alami, lalu oleskan ke kulit.
6. Meningkatkan Kesuburan Wanita
Menurut dokter kandungan-ginekolog Andrea Chisholm, MD, penggunaan madu pada masa prakonsepsi dianggap dapat bantu meningkatkan kemampuan wanita untuk hamil, dikutip dari laman Verywell Family.
7. Menyembuhkan Luka Lebih Cepat
Sifat antibiotik dan antiinflamasi yang dimiliki madu bisa bantu penyembuhan tubuh dengan lebih cepat. Bahan alami ini efektif menyembuhkan luka dan luka bakar pada tubuh luar bila digunakan secara topikal.
Namun jika memiliki luka bakar yang parah, pengobatan dengan madu tidak dianjurkan.
8. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Berdasarkan penelitian, madu dapat bantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar lemak darah, mengatur detak jantung, serta mencegah kematian sel-sel sehat di dalamnya. Dengan begitu, sejumlah penyakit jantung bisa dicegah.
9. Sebagai Pemanis Alami
Madu dapat berperan sebagai pemanis alami. Ini lantaran madu dibuat oleh lebah dari nektar bunga dan ditambahkan beberapa enzim ke dalamnya. Enzim akan mengubah sukrosa (gula) dalam nektar menjadi glukosa dan fruktosa.
Dengan kandungan gula alami di dalamnya, madu dapat memberikan opsi lebih sehat dibandingkan gula biasa. Dan bahan ini dapat dijadikan sebagai pilihan baik untuk diet.
Namun perlu diingat, kandungan gula di dalamnya cukup tinggi, sekitar 16,4g per 1 sendok makan atau 20g madu menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Oleh karena itu, konsumsi madu juga harus dalam batas yang wajar ya.
Madu biasa dikonsumsi sebagai pemanis alami pengganti gula pasir. Salah satu makanan yang mengandung beragam manfaat sehat. Berikut beberapa fakta menariknya!
Pemanis alami yang legit rasanya ini diketahui mengandung manfaat sehat, seperti menjaga imunitas tubuh. Meski manfaat sehatnya nyata, masih banyak orang sering keliru terkait fakta madu.
Dilansir dari Mashed (12/2), fakta madu yang beredar di masyarakat kerap membuat banyak orang keliru, karena simpang siur. Beberapa hal berikut penting diperhatikan kalau ingin mengetahui fakta madu sebenarnya.
Berikut 5 fakta asli madu agar tak keliru lagi:
1. Jenis Madu Tak Sama
Meski tampaknya serupa, ternyata madu memiliki beragam jenis. Madu biasanya dibedakan berdasarkan sumber, warna, rasa, dan aromanya.
Menurut National Honey Board, Amerika Serikat menjadi rumah bagi 300 jenis madu berbeda. Beberapa jenis madu yang populer antara lain madu semanggi, madu akasia, dan lainnya.
Sedangkan, madu yang populer di Indonesia juga ada beberapa jenis. Di antaranya ada madu Manuka, madu hitam, madu hutan Sumbawa, hingga madu lebah Baduy.
2. Madu Tak Semuanya Organik
Hanya karena madu berasal dari nektar bunga yang dihasilkan oleh lebah, bukan berarti semua jenis madu memenuhi syarat organik. Meski prosesnya alami, tetapi tidak menjamin bahwa praktik peternakan lebah mengikuti standar untuk sertifikasi organik.
Lantas, seperti apa madu yang disebut organik? Madu itu dihasilkan dari nektar tanaman yang tumbuh tanpa menggunakan pupuk, pestisida, GMO, dan bahan kimia lainnya.
Bagaimana dengan madu murni? Madu murni juga bukanlah organik, tetapi mengandung 100 persen madu. Oleh karena itu, penting bagi pembeli untuk selalu membaca label produk sebelum membeli madu untuk memastikan madu memenuhi semua kriteria mereka.
3. Madu Juga Bisa Rusak
madu Foto: Getty Images/iStockphoto
Banyak orang menganggap kalau madu tidak pernah bisa rusak atau kadaluarsa jika cara menyimpannya tepat. Menurut USDA, kualitas madu akan mulai menurun setelah 12 bulan.
Meskipun madu itu tetap aman dikonsumsi, menyoal rasa, aroma, dan teksturnya dapat berkurang seiring waktu. Jika madu terkena kelembapan dan tidak disimpan dalam wadah kedap udara, madu akan rusak.
4. Kristalisasi Madu
Madu yang mengkristal ternyata salah satu ciri madu mengandung gula. Kristalisasi ini terjadi, karena kandungan glukosa dan fruktosanya membentuk kristal ketika terpisah.
Madu dengan kadar glukosa tinggi cenderung lebih cepat mengkristal. Meskipun madu yang mengkristal mungkin terlihat tidak sedap dipandang, perubahan teksturnya tidak memengaruhi rasa atau kualitasnya.
5. Madu Panas Tidak Bahaya
Banyak orang yakin bahwa madu bisa beracun ketika dipanaskan. Namun, ini adalah kesalahpahaman yang berawal dari karakteristik nektar dan reaksinya terhadap panas.
Meskipun memanaskan madu dapat mengubah komposisinya, mengonsumsi madu hangat tidak akan membunuh atau membuat tidak sehat. Suhu tinggi dapat menurunkan enzim alami, vitamin, dan mineral madu, sehingga mengurangi nilai gizi dan manfaat kesehatan saja.
Belum lama ini ahli mengungkap konsumsi dua makanan saja bisa meningkatkan kesehatan usus dan mencegah gejala flu. Lantas, makanan apa yang dimaksud?
Beberapa jenis penyakit seringkali menyerang seseorang, mulai dari batuk dan flu hingga pencernaan yang tidak lancar. Terlebih, pada musim hujan seperti ini, seseorang biasanya lebih rentan terpapar virus dan bakteri yang membuatnya jatuh sakit.
Menjaga pola makan adalah salah satu hal yang bisa membantu mencegah paparan penyakit. Terutama, ketika makanan yang dikonsumsi tepat dan memang memiliki nutrisi berkhasiat.
Seorang ahli kesehatan di Landys Chemist bernama Rhysa Phommachanh mengungkap dua makanan yang perlu dimakan lebih banyak. Makanan itu adalah bawang putih dan madu yang menurutnya telah terbukti menyehatkan, lapor getsurrey.co.uk (07/01/2025).
Rhysa menjelaskan bawang putih kaya akan serat prebiotik insulin yang bisa meningkatkan kesehatan usus dan diyakini memiliki sifat antimikroba dan antivirus untuk melawan penyakit dan meredakan gejala flu.
Madu dan bawang putih diyakini bisa membantu menyehatkan usus dan mencegah penyakit flu. Foto: Getty Images/Anantaradhika
Sedangkan madu juga kaya akan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol yang dapat menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal penyakit.
Meskipun dua makanan ini disarankan oleh ahli Rhyse, tetapi pakar gizi lainya juga menyarankan untuk menambah beberapa jenis makanan lain supaya sistem kekebalan tubuh meningkat.
Ahli gizi dari Ski Famille menyarankan untuk menambah bayam dan buah jeruk ke dalam makanan sehari-hari. Bayam kaya akan antioksidan, vitamin C, dan beta-karoten yang dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
Bayam bisa dimasak sebentar saja, misalnya direbus supaya sayuran ini mempertahankan nutrisinya sekaligus membuat nutrisinya lebih mudah diserap tubuh.
Buah-buahan jeruk dan sayur bayam juga disarankan untuk dikonsumsi. Foto: Twitter/Visual
Buah-buahan citrus, seperti jeruk, jeruk lemon, atau jeruk nipis juga bisa ditambahkan. Konsumsi jeruk bisa melawan pilek dan penyakit lainnya. Jeruk juga merupakan buah dengan kandungan vitamin C dan antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa melawan infeksi dan flu.
Sophia Moore, ahli gizi dari Ski Famille sempat mengungkap, “Sistem imun adalah garis pertahanan terbaik tubuh. Mendukungnya melalui asupan nutrisi tidak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan. Perubahan sederhana, seperti menggabungkan lebih banyak makanan berkhasiat ke dalam makanan harian bisa membantu tubuh tetap kuat dan tangguh sepanjang tahun.”
Jika tubuh kekurangan gizi atau gizi di dalam tubuh seseorang berkurang, maka mereka akan mengalami penurunan fungsi imun. Oleh karenanya, mendukung sel imun dengan mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi sangatlah penting.
Terutama jika ingin menghindari penyakit selama musim flu dan batuk, kamu perlu memberi bahan bakar pada sel imun dengan cara mengonsumsi makanan seperti disarankan oleh para ahli ini.
Kitab suci umat Islam, Al Quran menyimpan banyak hikmah dan ajaran yang menjadi pedoman hidup umat manusia. Ada pula informasi mengenai makanan yang disebut obat alami. Apa saja?
Di dalam Al Quran dan hadits terdapat segudang ilmu pengetahuan, termasuk tentang alam dan manfaatnya untuk manusia. Al Quran sendiri memiliki banyak nama, dan salah satunya adalah Asy-Syifa yang berarti penyembuh.
Oleh karenanya, sejumlah ayat dalam kitab suci memberikan pengetahuan soal sejumlah obat alami yang bisa dikonsumsi umat Islam.
Apa saja makanan yang tercantum dalam Al Quran dan Hadist sebagai ‘obat alami’?
1. Madu
Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit Foto: Getty Images/iStockphoto
Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Al Quran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”
Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.
Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.
2. Zaitun
Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.
Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.
Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.
Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.
Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat.
Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.
3. Kurma
Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam al-Qur’an ANTARA FOTO/Ardiansyah/nz. Foto: ANTARA FOTO/ARDIANSYAH
Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam al-Qur’an. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam al-Qur’an kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.
Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma. Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.
Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.
Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.
Makanan yang tercatat dalam Al-Qur’an dapat dijadikan sebagai obat ada di halaman selanjutnya.
4. Jahe
Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Foto: Times of India
Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi. Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Al Quran.
“Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.
Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.
Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.
5. Habbatus sauda
Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.
Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)
Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.
6. Pisang
Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.
“Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33)
Al-Qur’an menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.
Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.
7. Buah tin
Buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Foto: Getty Images/Philary
Al-Qur’an punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.
Referensi buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.
Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.
Flu dan sakit tenggorokan dapat diobati secara alami dengan kombinasi cengkeh dan madu. Kedua bahan tersebut mengandung zat anti-inflamasi untuk peradangan.
Flu dan sakit tenggorokan kerap menyerang banyak orang di musim yang tak menentu seperti belakangan ini. Pengobatan alami dapat dilakukan jika ingin tubuh kembali bugar.
Dilansir dari Health Shots (6/3), kombinasi antara cengkeh dan madu bisa menjadi pilihan yang menarik untuk mengobati flu dan sakit tenggorokan. Seperti diketahui madu sejak dulu telah menjadi obat herbal terbaik.
Kavita Devgan, seorang ahli gizi asal India menjelaskan bahwa kombinasi antara cengkeh dan madu bisa menjadi obat yang ampuh untuk gejala flu.
“Madu dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Cengkeh, yang merupakan bahan pokok dalam masakan India, mengandung banyak senyawa antibakteri, antivirus, dan antiradang yang kuat,” kata Devgan.
Cengkeh Foto: Cengkeh Ampuh
Mengutip dari Health Line, cengkeh juga kaya akan zat antioksidan berupa senyawa eugenol. Cengkeh juga memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu dalam menghentikan pertumbuhan mikroorganisme pada tubuh.
Untuk mengobati flu dan sakit tenggorokan, kedua bahan ini harus dicampurkan. Berikut cara meracik cengkeh dan madu untuk obat alami:
1. Panaskan wajan untuk menyangrai 5-6 butir cengkeh selama 2 menit. 2. Tumbuk cengkeh panggang itu menggunakan lumpang atau ulekan. 3. Pindahkan cengkeh bubuk ke wadah, lalu tambahkan 1 sendok makan madu ke dalamnya dan aduk merata. 4. Campuran ini kental mirip pasta.
Madu Foto: Getty Images/Anantaradhika
Racikan cengkeh dan madu itu dapat dikonsumsi 2-3 kali sehari saat mengalami kondisi pilek dan sakit tenggorokan. Bisa juga diseduh menggunakan air panas menjadi teh.
Devgan juga memberikan tips tambahan dengan menyarankan untuk menambahkan kayu manis ke dalam kombinasi keduanya. Diketahui bahwa kayu manis juga dapat menyembuhkan peradangan.
Mengutip Health Line, kayu manis diketahui mengandung cinnamaldehyde yang merupakan komponen aktif utama untuk melawan berbagai jenis infeksi. Pada beberapa penelitian ditemukan bahwa minyak kayu manis dapat membasmi jamur tertentu yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan.
Madu, bahan makanan sehat yang tertulis di dalam Alquran. Madu bersumber dari beberapa tempat. Menurut dr. Zaidul Akbar, inilah jenis madu terbaik untuk dikonsumsi.
Kitab suci umat muslim, Alquran mengandung banyak informasi soal kesehatan. Salah satunya soal makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi manusia.
Madu merupakan salah satunya. Madu bahkan tercantum dalam surat An-Nahl ayat 68-69.
“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).”
“Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan”.
Dari dua ayat tersebut dapat disimpulkan kalau madu adalah bahan makanan istimewa. Madu tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai sumber pemanis, tapi juga ‘obat’ untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Madu yang tertulis dalam Alquran memiliki manfaat sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto
dr. Zaidul Akbar melalui tayangan YouTube dr. Zaidul Akbar Official (7/5/2024) mengungkap jenis madu terbaik untuk dikonsumsi. Penceramah yang terkenal dengan metode Jurus Sehat Rasulullah (JSR) ini mengutip An-Nahl ayat 68.
“Lebah kan makhluk unik sebenarnya. Kenapa unik? Karena makhluk atau hewan yang mendapat wahyu. Tuhan mengilhamkan, mewahyukan kepada lebah, buatlah sarang,” kata pria 46 tahun itu.
Dalam ayat tersebut juga tercantum lokasi sumber madu yang ditulis berurutan. Urutan pertama menandakan yang paling bagus, menurut dr. Zaidul Akbar. Urutan itu adalah madu dari daerah bukit atau gunung.
Urutan kedua adalah madu dari pohon-pohon. Dilanjut dengan urutan ketiga, madu yang berasal dari tempat-tempat yang memang dibuat manusia.
“Itu urutan madu terbaik. Jadi kalau Anda mau dapatkan madu terbaik, kalau pakai urutan Alquran, maka madu terbaik adalah yang dari gunung kalau ada,” kata dr. Zaidul Akbar.
Ia melanjutkan, “Ketika Alquran ngomong sesuatu, maka pasti ada sesuatu yang ingin Allah jelaskan kepada kita di situ.”
dr. Zaidul Akbar merekomendasikan mencampur madu dengan air putih. Foto: YouTube dr. Zaidul Akbar Official
Dalam ceramah terpisah, dr. Zaidul Akbar juga pernah mengungkap keistimewaan dan manfaat sehat madu.
“Madu mengandung asam amino berlimpah yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. “Di dalam madu penuh dengan vitamin, mineral, enzim yang digunakan untuk menyeimbangkan atau menjalankan peran organ-organ tubuh kita secara seimbang,” katanya.
Ia mengatakan bahwa madu adalah salah satu produk nano Allah SWT. Manfaatnya akan makin maksimal jika dicampurkan dengan bahan pelarut terbaik yaitu air putih.
“Air merupakan pembawa atau pelarut yang paling luar biasa untuk membawa pesan-pesan nano,” katanya. Cara membuat air nano madu sangat mudah, tinggal campurkan beberapa tetes madu bersama segelas air.
Air memungkinkan nutrisi-nutrisi dalam madu bisa diserap dengan lebih mudah oleh tubuh. “Bahwa di dalam madu terdapat kesembuhan dan di dalam air terdapat kehidupan,” ujarnya.
Penggunaan madu sebagai pemanis alami pada kopi bukan hal yang baru lagi. Kombinasi manisnya madu dan vitamin di dalamnya bisa bantu menjaga kesehatan.
Ada lebih dari 400 miliar cangkir kopi yang dikonsumsi setiap tahun. Angka ini membuktikan bahwa kopi sangat disukai banyak orang. Bukan hanya jadi minuman, saat ini kopi juga dijadikan campuran dalam kue, aneka dessert dan camilan.
Varian olahan kopi pun semakin banyak dan menjadi tren di masyarakat penggemar kopi. Kopi kerap diberi campuran rempah atau bahan lain yang menambah cita rasa serta sensasi baru ketika dinikmati.
Dilansir dari berbagai sumber (31/05), kopi campur madu juga jadi salah satu olahan yang populer. Madu yang dijadikan campuran pada kopi bukan hanya membuat rasanya manis tetapi juga memberi efek menyehatkan. Berikut beberapa manfaat dari kopi campur madu:
1. Madu Sebagai Pemanis Alami
Kopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto
Kopi original atau kopi hitam sudah lama dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Kandungan kafein dalam kopi hitam mampu membuat orang lebih fokus, tubuh lebih berstamina serta jika dikonsumsi rutin akan memberikan manfaat untuk kesehatan jantung.
Namun beberapa orang tidak bisa minum kopi hitam karena rasanya terlalu strong. Solusinya adalah menambahkan pemanis seperti gula. Tapi saat ini banyak yang beralih dari gula menjadi madu karena diklaim lebih sehat.
Madu dapat berperan sebagai pemanis alami. Ini lantaran madu dibuat oleh lebah dari nektar bunga dan ditambahkan beberapa enzim ke dalamnya. Enzim akan mengubah sukrosa (gula) dalam nektar menjadi glukosa dan fruktosa.
Namun perlu diperhatikan kandungan madu pada kopi, karena penggunaan madu berlebihan bisa membuat kalori kopi menjadi tinggi. Jadi asalkan madu dikonsumsi sesuai porsi dan tidak berlebihan maka kopi campur madu ini akan jadi minuman sehat.
2. Membantu Mengurangi Peradangan
Kopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto
Lisa Andrews, MEd, RD, LD, Pemilik Sound Bites Nutrition, mengatakan bahwa salah satu efek samping yang mengejutkan dari madu adalah dapat membantu mengurangi peradangan. “Madu memiliki sifat anti-inflamasi dengan menurunkan kadar prostaglandin dalam darah.”
Menurut sebuah studi yang dilakukan International Journal of Research and Review, madu alami yang belum diproses atau disaring, terbukti mengurangi dismenore atau nyeri haid. Madu juga berkhasiat mengurangi berbagai gejala dan gangguan pada sistem pencernaan.
Jadi mencampur kopi dengan madu sewajarnya bisa jadi pilihan atau menu alternatif ngopi yang lebih sehat. Dibandingkan menambahkan krimer hingga pemanis buatan lainnya.
3. Sifat Anti Bakteri Pada Madu
Kopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto
Madu bersifat anti bakteri yang membantu Anda melawan gejala alergi musiman seperti pilek, flu, sakit tenggorokan atau sakit kepala. Jadi minum kopi campur madu bisa jadi solusi mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
Dengan madu juga bisa menjaga sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit. Apalagi madu punya rasa manis yang khas sehingga akan membuat kopi lebih terasa nikmat diseruput hangat saat pagi hari.
4. Kopi dan Madu Tinggi Antioksidan
Antioksidan membantu mengurangi jumlah sel rusak dalam tubuh. Terlalu banyak sel yang rusak ini dapat menyebabkan efek negatif jangka panjang pada tubuh.
Baik kopi maupun madu sama-sama memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi sehingga jika dipadukan akan menjadi minuman sehat kaya antioksidan. Antioksidan juga mencegah paparan radikal bebas yang membuat penuaan dini.
5. Madu Mengandung Vitamin dan Mineral
Kopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto
Secara alami, madu mengandung banyak vitamin dan mineral. Madu mengandung vitamin C dan kalsium yang tidak bisa didapatkan dari sumber pemanis lainnya.
Dikutip dalam eufic.org, kandungan madu asli terdiri dari karbohidrat (gula sederhana, fruktosa dan glukosa), air, sedikit protein, vitamin, mineral, enzim dan polifenol termasuk flavonoid.
Selain itu vitamin dan mineral dalam madu hadir kurang dari 1 persen dari jumlah asupan harian yang direkomendasikan. Jadi hitungannya satu sendok madu bisa berkontribusi pada metabolisme energi.