Tag: makanan cegah kanker

  • 5 Makanan Tinggi Antioksidan Ini Bisa Turunkan Risiko Kanker


    Jakarta

    Mengandung antioksidan yang tinggi, beberapa buah dan sayuran ini mampu turunkan risiko penyakit kanker. Mulai dari kanker prostat hingga kanker payudara.

    Kanker menjadi salah satu penyebab dari kematian tertinggi di dunia. Penyakit kronis ini bisa disebabkan karena faktor genetik hingga pola hidup yang kurang sehat.

    Belakangan juga ramai bahwa Raja Charles III didiagnosa mengidap kanker. Juga beberapa selebriti dunia mengidap kanker. Agar terhindari dari risiko penyakit kanker, perhatian asupan makanan setiap hari.


    Konsumsilah makanan yang tinggi antioksidan, seperti buah dan sayur berikut ini.

    1. Anggur

    Meraup Cuan Hasil Budidaya AnggurBuah anggur merupakan sumber antioksidan yang disebut resveratrol. Foto: Nur Hadi Wicaksono

    Buah anggur merupakan sumber antioksidan yang disebut resveratrol. Sebuah studi menunjukkan bahwa resveratrol berpotensi menghentikan kanker.

    Terutama kanker yang bermula di payudara, hati, perut, dan sistem limfatik. Antioksidan tersebut terkandung pada kulit anggur, lapor mdanderson.org (08/16).

    “Kulit anggur memiliki resveratrol yang paling banyak, sehingga kulitnya tetap utuh,” tutur ahli gizi Wohlford.

    Anggur merah dan anggur ungu lebih banyak resveratrol daripada anggur hijau. Ahli gizi tersebut menyarankan untuk mengonsumsi 15 buah anggur dalam sehari.

    2. Brokoli

    Sebuah studi menunjukkan bahwa brokoli memiliki senyawa tumbuhan khusus yang melindungi tubuh dari kanker. Senyawa tersebut dikenal sebagai sulforaphane.

    Menurut studi dari Texas A&M Health Science Center, sulforaphane berperan merubah gen agar bisa mencegah pertumbuhan tumor yang lebih baik.

    Selain itu, juga ada kandungan glucosinolates yang apabila mengonsumsi brokoli, kandungan tersebut akan dipecah kembali dalam bentuk senyawa aktif biologis.

    3. Tomat

    cara menyimpan tomat yang baik agar tak mudah busukTomat identik berwarna merah. Warna merah itu dihasilkan dari antioksidan yang disebut likopen. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat identik berwarna merah. Warna merah itu dihasilkan dari antioksidan yang disebut likopen. Likopen tersebut lah yang berpotensi melawan kanker prostat.

    Hal tersebut telah dibuktikan oleh studi di
    Molecular Cancer Research. Menurut peneliti, mengonsumsi tomat dapat berkhasiat dalam meningkatkan kesehatan.

    Selain itu, tomat juga mengandung beta-karoten yang dikaitkan dengan pencegahan tumor pada kanker prostat dan risiko kanker usus besar.

    4. Buah Berry

    Buah berry, seperti blueberry, strawberry, raspberry, dan blackberry dikemas dengan vitamin C yang luar biasa. Vitamin C tersebut berperan sebagai antioksidan.

    Lindsey Wohlford, ahli diet kesehatan di MD Anderson, antioksidan pada buah berry melindungi tubuh dari kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker kulit.

    Selain itu, buah berry juga mengandung anthocyanosides dan resveratrol yang berperan sebagai agen pelawan kanker.

    5. Jeruk

    Jelang Imlek, Jeruk Dekopon dan Ponkam Jadi Incaran PembeliKandungan vitamin C juga ditemukan dalam buah jeruk. Foto: detikcom

    Kandungan vitamin C juga ditemukan dalam buah jeruk. Tak hanya pada daging buahnya, vitamin C tersebut juga ditemukan dalam kulit jeruk.

    Manfaatnya yang dapat mencegah kanker didukung dengan kandungan nutrisi lainnya, seperti karotenoid, folat, dan flavonoid.

    Hal tersebut telah dibuktikan oleh sebuah penelitian pada 2013. Para peneliti menemukan kaitan asupan jeruk yang tinggi dengan adanya penurunan risiko kanker payudara sebesar 10%.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rajin Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Cegah Kanker Payudara

    Rajin Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Cegah Kanker Payudara


    Jakarta

    Kanker payudara yang menyerang banyak wanita bisa diminimalisir risikonya. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehat berikut secara rutin.

    Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan. Kondisi ini terjadi karena mutasi atau perubahan pada gen yang mengakibatkan sel-sel tubuh membelah secara abnormal dan tidak terkendali.

    Meskipun sering diasumsikan sebagai penyakit bawaan genetik, tetapi kanker juga bisa menyerang seseorang karena faktor lingkungan dan gaya hidup.


    Menerapkan gaya hidup sehat merupakan salah satu cara terbaik untuk menghindari risikonya. Selain olahraga dan tidak merokok, konsumsi makanan sehat juga perlu diperhatikan. Beberapa makanan diketahui mengandung nutrisi untuk mengurangi risiko kanker payudara.

    Melansir getsurrey.co.uk (11/03/2025), berikut 5 makanan yang menurunkan risiko kanker payudara.

    1. Sayuran berdaun hijau

    Sayuran hijauSayuran hijau ini menawarkan banyak asupan nutrisi yang baik untuk menghindari risiko kanker. Foto: Getty Images/Ivan Pantic

    Setiap orang disarankan makan sayuran setiap hari. Namun, untuk menghindari kanker, kamu bisa fokus terhadap jenis sayuran berdaun hijau.

    Bayam, selada, sawi hijau, sampai kangkung diketahui bermanfaat karena kandungan antioksidan karotenoid, seperti beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin.

    Kadar antioksidan tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara.

    Kandungan antioksidan dan glukosinolat di dalam beberapa sayuran hijau ini juga dapat melindungi sel dalam tubuh dari kerusakan DNA. Senyawa tersebut juga bisa membunuh sel kanker dengan menghambat pembentukan pembuluh darah tumor, sehingga penyebaran sel kanker juga dapat dicegah.

    Menurut situs Healthline, sebuah studi besar tahun 2015 mengaitkan kadar karotenoid total dalam darah yang lebih tinggi dengan penurunan risiko kanker payudara sebesar 18-28% serta penurunan risiko kekambuhan dan kematian pada mereka yang sudah menderita kanker payudara.

    Sayuran berdaun hijau juga kaya akan serat yang menyehatkan pencernaan. Kandungan zat gizi mikro di dalamnya juga mampu meningkatkan kesehatan jantung.

    2. Bawang putih

    Rutin Makan Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Sampai 10%Bawang putih juga bisa dikonsumsi untuk menghindari kanker karena kandungan allicinnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Kabar gembira bagi pencinta bawang putih karena bumbu dapur ini termasuk salah satu yang bisa mengurangi risiko kanker payudara.

    Senyawa allicin yang kaya antioksidan pada bawang putih menurunkan risiko terjadinya beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker lambung, hingga kanker paru.

    Menurut laporan situs Healthline, sebuah studi tahun 2020 yang melibatkan 660 wanita di Puerto Rico mengaitkan asupan bawang putih dan bawang bombai tinggi terhadap penurunan risiko kanker payudara.

    Makanan ini juga mengandung vitamin C, antioksidan flavonoid, dan senyawa organosulfur yang semuanya memiliki sifat antikanker.

    Makanan lain yang bisa mencegah risiko kanker bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Buah jeruk

    Mana Lebih Dulu, Buah Jeruk atau Warna Oranye? Ini Kata AhliBuah jeruk juga mengandung antioksidan untuk melindungi kanker. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    Berbagai jenis buah citrus, seperti jeruk, lemon, atau jeruk nipis sekaligus bisa mencegah risiko terkena kanker.

    Di dalam buah tersebut terkandung senyawa flavonoid yang bisa melindungi tubuh dari serangan kanker. Flavonoid merupakan sejenis antioksidan yang berperang mencegah pertumbuhan sel kanker.

    Selain itu, buah citrus juga kaya akan vitamin C, folat, karotenoid, yang memiliki efek antioksidan, antikanker, dan anti-inflamasi untuk mencegah berbagai jenis penyakit.

    4. Ikan kaya omega-3

    stripe-bellied Tuna. Euthynnus pelamis. Scomberomoridae. Bay of Biscay.Ikan tuna yang kaya omega-3 ini juga bisa dikonsumsi untuk mencegah kanker. Foto: iStock

    Selain buah dan sayuran, ikan berlemak, seperti salmon sampai tuna juga bisa dikonsumsi untuk melindungi diri dari kanker.

    Kandungan lemak omega-3, selenium, dan antioksidan, seperti astaxanthin dapat melindungi diri dari kanker.

    Beberapa penelitian yang disebut Healthline juga menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan berlemak dapat secara khusus mengurangi risiko kanker payudara.

    Selain kandungan asam lemak omega-3, ikan berlemak ini juga mengandung vitamin D yang dipercaya bisa menghambat perkembangan sel-sel kanker.

    Dengan mengonsumsi setidaknya 2 porsi ikan kaya asam lemak sehat setiap minggunya, kamu bisa mendapat asupan asam lemak omega-3 dan vitamin D yang cukup untuk mencegah kanker.

    5. Tomat

    Tomat juga bagus dikonsumsi sehari-hari karena nutrisinya bisa mencegah kanker. Di dalam tomat terkandung karotenoid, berupa pigmen pemberi warna merah yang tinggi antioksidan dan dapat membantu tubuh melawan radikal bebas pemicu kanker payudara.

    Studi dari Ohio State University juga menemukan bahwa makan tomat bisa mengurangi risiko penyakit kanker sebanyak 50 persen. Nutrisi di dalamnya juga dapat mengurangi risiko kanker kulit.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com