Tag: makanan diet

  • 5 Produk Olahan Susu Ini Cocok Dikonsumsi saat Diet


    Jakarta

    Kandungan lemak dalam olahan susu masih jadi keraguan bagi pelaku diet. Ternyata ada beberapa produk susu yang aman dikonsumsi saat diet.

    Ketika menjalani diet ada banyak keraguan yang timbul untuk memilih makanan. Mulai dari hitungan kalori, kadar lemak, dan berbagai komponen lain yang tengah dibatasi untuk dikonsumsi.

    Termasuk produk olahan susu yang dikatakan memiliki kandungan lemak tinggi. Padahal di dalam sebuah produk olahan susu terdapat nutrisi dan mineral yang penting dibutuhkan oleh tubuh.


    Tetapi para ahli gizi menyarankan beberapa produk olahan susu yang tetap bisa dikonsumsi saat diet. Kadar lemaknya yang tak terlalu tinggi dengan nutrisi yang seimbang disebut aman untuk dikonsumsi ketika diet.

    Baca juga: Penjual Teh Viral Liburan ke Burj Khalifa Usai Layani Bill Gates

    Berikut ini 5 produk olahan susu yang aman dikonsumsi saat diet menurut Eat This, Not That:

    5 Produk Olahan Susu Ini Cocok Dikonsumsi saat DietSusu dengan kadar 2% masih boleh dikonsumsi oleh pelaku diet. Foto: Getty Images/alvarez

    1. Susu 2%

    Menurut ahli gizi Lauren Manaker, susu dengan kandungan 2% lemak masih layak dan aman dikonsumsi untuk pelaku diet. Menurutnya tipe susu yang satu ini memiliki keseimbangan nutrisi yang tidak akan mengganggu program diet.

    “Susu2% memiliki komponen nilai nutrisi yang cocok untuk menurunkan berat badan dibantu dengan kesimbangan profil nutrisinya,” ujar Manaker.

    Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa adanya kandungan protein dapat membantu memperbaiki sel-sel otot. Susu 2% ini disarankan untuk dikonsumsi setiap setelah berolahraga guna memperbaiki dan membangun massa otot yang rusak saat olahraga.

    2. Yogurt

    Yogurt dapat diandalkan menjadi asupan makanan yang sangat sehat untuk membantu program diet. Berasal dari susu yang difermentasi, yogurt memiliki kandungan protein yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

    Konsumsi yogurt juga dikaitkan dengan kemampuannya untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Bagi pelaku diet yang juga giat berolahraga, konsumsi yogurt terbukti ampuh untuk membantu massa otot yang rendah lemak.

    Yogurt berbagai tipe, yogurt biasa dan greek yogurt, dilengkapi dengan kandungan prebiotik yang dibutuhkan oleh saluran pencernaan. Menurut sebuah pengamatan melalui 20 jurnal, konsumsi yogurt terbukti berdampak positif dalam menurunkan berat badan, mengecilkan ukuran pinggang, hingga menurunkan massa lemak.

    Produk olahan susu untuk pelaku diet lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kefir

    Mirip dengan yogurt, kefir juga dibuat dari susu yang melalui proses fermentasi. Minuman ini disebut oleh Manaker memiliki kandungan yang tak kalah baik dengan konsumsi yogurt seperti yang telah dijelaskan.

    Dalam secangkir kefir Manaker mengatakan ada kandungan probiotik, protein, berbagai vitamin, dan mineral yang padat jumlahnya. Olahan produk susu yang satu ini dikatakan aman untuk dikonsumsi secara rutin walaupun sedang menjalankan program diet.

    “Proses fermentasi yang unik, degan melibatkan kultur dari biji kefir pada susu menghasilkan rasa yang kuat dengan sedikit sensasi seperti minuman karbonasi yang manfaatnya dapat menyehatkan pencernaan,” jelas Manaker.

    4. Keju cottage

    5 Produk Olahan Susu Ini Cocok Dikonsumsi saat DietDibandingkan dengan jenis keju lain, keju cottage lebih cocok untuk pelaku diet. Foto: Getty Images/alvarez

    Sempat viral karena tren Tiffany’s Plate di media sosial, keju cottage atau cottage cheese banyak diminati. Beberapa tahun yang lalu keju ini hanya dikenal sebagai campuran pada es krim, cocolan, atau pelengkap roti.

    Rasanya yang hambar dengan tekstur gumpalan kasar ternyata keju cottage menyimpan banyak nutrisi untuk mendukung diet. Keju ini memiliki kadar protein yang tinggi dengan lemak yang rendah.

    Pada tren Tiffany’s Plate keju ini biasanya akan disandingkan bersama sayuran, sosis, dan mustard untuk pemberi rasa lainnya. Cara konsumsi keju cottage seperti tren berikut juga layak dilakukan ketika menjalani program diet.

    5. Susu fortified

    Susu kemasan yang dijual di supermarket tentu telah melalui proses pengolahan khusus. Susu tidak hanya langsung dikemas setelah melalui tahap pemerahan dari sapi.

    Ada beberapa produsen susu yang sengaja membuat susu dengan tambahan-tambahan nutrisi dan vitamin yang kemudian disebut sebagai susu fortified. Biasanya di dalam susu ini akan memiliki vitamin dan mineral tambahan yang tidak ada di dalam susu lain.

    Misalnya seperti vitamin A dan D yang jika dikonsumsi secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan saat diet. Bahkan menurut International Journal of Preventive Medicine dijelaskan juga orang yang rendah konsumsi vitamin Dnya memiliki risiko obesitas yang tinggi.

    Baca juga: Kacau! Keluarga Ini Kabur Tak Bayar Tagihan Makanan Rp 6,6 Juta

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Enak Ini Rendah Kalori dan Cocok untuk Menu Diet


    Jakarta

    Kalori menjadi faktor utama dalam menurunkan berat badan. Karenanya, saat diet menurunkan berat badan pilih beberapa makanan yang rendah kalori.

    Kalori merupakan jumlah energi yang terkandung pada makanan dan minuman. Kalori tentu dibutuhkan oleh tubuh, tetapi masing-masing memiliki batas maksimalnya.

    Rata-rata pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori, sementara wanita dewasa membutuhkan 2.000 kalori. Jika batas asupannya berlebihan maka berpengaruh pada kenaikan berat badan.


    Kuncinya adalah harus memilih makanan yang rendah kalori dan bijak dalam menentukan porsi. Dikutip dari Indiana Express (10/01/24) berikut 5 makanan rendah kalori tersebut.

    1. Jamur

    Fresh mushrooms cookingDalam 100 gram jamur, rata-rata hanya hanya mengandung 22,2 kalori Foto: Getty Images/iStockphoto/goir

    Jamur merupakan makanan yang kaya nutrisi. Jamur kaya akan vitamin B esensial, seperti niasin, riboflavin, asam pantotenat, dan biotin.

    “Jamur dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu pencernaan, dan berkontribusi pada pengelolaan berat badan karena rendah kalori,” ujar ahli gizi Pooja Shinde.

    Dalam 100 gram jamur, rata-rata hanya hanya mengandung 22,2 kalori. Karena rendah kalori dan tinggi serat, jamur cocok untuk diet. Kamu bisa mengolah jamur untuk menu harian selama diet. Diolah jadi sup, salad, tumisan atau campuran omelet.

    2. Strawberry

    Strawberry menawarkan banyak manfaat kesehatan. Buah yang asam segar ini mengandung mikronutrien penting seperti vitamin C, mangan, dan serat.

    Menurut ahli gizi Deepti Khatuja, strawberry mengandung polifenol yang tinggi untuk mendukung kesehatan jantung dan membantu mengatur kadar gula darah.

    Rendahnya kalori membuat strawberry cocok jadi camilan sehat. Dalam 100 gram strawberry hanya terdapat 32,5 kalori. Selain bisa dimakan langsung, strawberry juga enak untuk smoothie, salad buah, atau jus segar.

    3. Blueberry

    Ilustrasi blueberryDalam 100 gram blueberry hanya tersedia 57 kcal. Foto: Getty Images/bernie_photo

    Tingginya antioksidan pada blueberry membuat buah ini baik dikonsumsi karena bisa dijadikan sebagai pembangkit tenaga.

    “Ada juga kandungan vitamin C, serat dan mangan yang tinggi mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, seperti menjaga kadar gula darah hingga kesehatan mata,” tutur ahli gizi.

    Blueberry juga bisa membantu menurunkan berat badan karena kalori di dalamnya terbilang rendah. Dalam 100 gram blueberry hanya tersedia 57 kcal.

    Lebih lanjut, ahli gizi juga menuturkan bahwa rutin mengonsumsi blueberry dapat mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. Blueberry paling enak dibuat smoothie, campuran puding, salad buah atau dipadukan dengan yogurt.

    4. Timun

    Timun juga bagus untuk dikonsumsi dalam menu harian. Khususnya bagi pelaku diet, karena timun termasuk yang rendah kalori.

    Dalam 100 gram timun hanya mengandung kalori sekitar 15 kcal. Selain itu, timun juga bagus untuk menghidrasi tubuh, karena kadar airnya mencapai 96%.

    Menurut ahli gizi Khatuja, sifat mentimun yang rendah kalori dan menghidrasi tubuh membuatnya cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes.

    “Timun juga kaya akan vitamin K, yang membuatnya bagus untuk kekuatan dan kesehatan tulang,” tutur Khatuja.

    5. Paprika

    Ternyata Tidak Hanya Berbeda Warna, Paprika Juga Punya Jenis KelaminDalam 100 gram paprika hanya mengandung 20,1 kcal Foto: iStock

    Paprika tinggi akan vitamin C yang berperan besar terhadap fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan kulit. Selain itu, juga ada vitamin A yang bagus untuk penglihatan.

    Kalori yang terkandung pada paprika juga terbilang rendah. Dalam 100 gram paprika hanya mengandung 20,1 kcal sehingga cocok dikonsumsi untuk pelaku diet.

    Perannya dalam membantu menurunkan berat badan juga didukung dengan kandungan capsaicin. Senyawa tersebut juga mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari 5 Makanan Ini saat Sedang Mengonsumsi Obat Diet


    Jakarta

    Saat sedang rutin mengonsumsi obat penurun berat badan, hindari beberapa makanan ini. Karena bisa menyebabkan efek samping termasuk makanan tinggi serat.

    Obat diet kerap digunakan banyak orang yang ingin menurunkan berat badan. Ini sah-sah saja, asalnya diminum sesuai dosis dan memiliki merek yang sudah teruji.

    Umumnya, obat diet dirancang untuk menahan nafsu makan. Karenanya, ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat diet.


    Jika tidak, maka akan menyebabkan efek samping, sehingga merusak manfaat dari obat diet tersebut, seperti yang dikutip dari Best Life (07/01/24).

    Berikut 5 makanan yang harus dihindari saat mengonsumsi obat diet.

    1. Makanan Olahan

    Makanan Junk FoodMenghindari makanan olahan dan berlemak tinggi akan membantu menurunkan berat badan. Food Foto: iStockphoto

    Menghindari makanan olahan dan berlemak tinggi akan membantu menurunkan berat badan. Khususnya saat kamu sedang mengonsumsi obat diet.

    Menurut ahli gizi Phyllis Pobee, hal tersebut bisa menyebabkan efek samping. Mengingat, obat diet akan memperlambat pengosongan lambung.

    “Jika lambung diisi dengan makanan yang berlemak, maka bisa menyebabkan gejala, seperti mual, muntah, diare, dan perut menjadi tidak nyaman,” tuturnya.

    2. Minuman Beralkohol

    Minum minuman beralkohol saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat diet juga bisa menjadi riskan. Karenanya minuman beralkohol ini harus dihindari.

    Pobee mengatakan bahwa obat penurun berat badan bisa meningkatkan efek alkohol. Bahkan bisa menyebabkan reaksi yang tidak terduga bagi kesehatan.

    “Ini bisa meningkatkan risiko hipoglikemia atau gula darah rendah pada penderita diabetes, juga dapat menyebabkan mual dan muntah,” ujarnya lebih lanjut.

    3. Karbohidrat Olahan dan Gula Tambahan

    5 Hal yang Bakal Terjadi Saat Minum Susu Pakai Tambahan GulaGula tambahan dapat merusak proses diet. Foto: Getty Images/iStockphoto/pong-photo9

    Makanan dengan kandungan karbohidrat olahan dan gula tambahan yang tinggi harus dihindari saat diet, terutama bagi kamu yang menggunakan obat diet.

    Ahli gizi Pobee menuturkan bahwa makanan tersebut bisa melawan efek penurunan berat badan dari obat diet. Mengingat obat diet dirancang untuk mengurangi nafsu makan.

    “Obat diet itu dirancang untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi nafsu makan, termasuk makanan tinggi gula,” tutur Pobee.

    Pobee menjelaskan bahwa makanan tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan nafsu makan, sehingga mengurangi manfaat dari obat tersebut.

    4. Makanan Tinggi Sodium

    Dalam jangka pendek, makanan tinggi sodium dapat menyebabkan retensi air dan penambahan berat badan sementara. Namun, ini bahaya untuk jangka panjang.

    Apalagi kamu sedang proses mengonsumsi obat diet untuk menurunkan berat badan. Makanan yang tinggi sodium justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

    Hal tersebut telah dibuktikan oleh sebuah penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Nature Review Nephrology. Menurut peneliti, makanan tersebut bisa menyebabkan obesitas.

    “Mengonsumsi makanan tinggi sodium dalam jangka panjang dikaitkan dengan obesitas, resistensi insulin, dan sindrom metabolik melalui mekanisme yang tidak diketahui,” tuturnya.

    5. Makanan Berserat Tinggi

    brokoliBrokoli tinggi serat, tetapi sebaiknya hindari saat sedang mengonsumsi obat diet. Foto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

    Makanan yang tinggi serat bagus untuk kesehatan tubuh. Namun, sebaiknya hindari saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat penurun berat badan.

    Makanan tinggi serat, termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran. Makan tinggi serat bisa memperburuk efek samping. Khususnya pada brokoli, kembang kol, dan kubis.

    Jika dikonsumsi secara berlebihan, sayuran tersebut bisa menyebabkan perut kembung. Karena sayuran tersebut mengandung gas yang terbilang tinggi.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 15 Buah untuk Diet yang Bisa Menurunkan Berat Badan agar Cepat Kurus


    Jakarta

    Bagi sebagian orang salah satu tantangan kalau lagi diet yaitu menahan ingin makan makanan manis yang kurang sehat, bukan? Nah, kabar baiknya makan manisnya itu bisa kamu ganti dengan makan buah lho.

    Dalam memuaskan rasa manis, ada berbagai buah untuk diet yang membantu menurunkan berat badan kamu lho.

    Untuk itu, simak yuk apa saja buah yang bagus untuk diet serta kandungan nutrisinya di bawah ini.


    Buah Untuk Diet Agar Cepat Kurus

    Dikutip dari laman Women’s Healthing dan Healthline, berikut adalah beberapa buah untuk diet yang bisa dimakan untuk menurunkan berat badan:

    1. Buah Beri

    Buah beri atau berries sangat cocok untuk diet, karena rendah gula dan mengandung serat yang tinggi. Pilihan buah beri yang bagus untuk menurunkan berat badan adalah raspberry, blueberry, dan stroberi.

    Berikut adalah kandungan nutrisi buah beri per porsi:

    Stroberi

    • 46 kal
    • 11,1 g karbohidrat
    • 7 g gula
    • 1 g protein
    • 0,4 g lemak
    • 1,4 g natrium
    • 2,9 g serat

    Blueberry

    • 84 kalori
    • 21 g karbohidrat
    • 14,7 g gula
    • 1 g protein
    • 0,5 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 3,6 g serat

    Raspberry

    • 64 kalori
    • 14,7 g karbohidrat
    • 5,4 g gula
    • 1,5 g protein
    • 0,8 g lemak
    • 1,2 g natrium
    • 8 g serat

    2. Kiwi

    Kiwi merupakan buah yang kaya akan vitamin C, rasanya tidak terlalu manis, tapi tetap juicy dan menyegarkan. Kandungan nutrisi buah kiwi per porsi:

    • 108 kalori
    • 26 g karbohidrat
    • 16 g gula
    • 2 g protein
    • 0,9 g lemak
    • 5,3 g natrium
    • 5,3 g serat

    3. Semangka

    Selain bermanfaat menjadi buah untuk diet, semangka juga membantu kita untuk tetap terhidrasi. Pasalnya, semangka mengandung sekitar 9o% air, sekaligus membantu kita merasa kenyang lebih lama.

    Kandungan nutrisi buah semangka per porsi:

    • 46 kalori
    • 11,5 g karbohidrat
    • 9,4 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 0,6 g serat

    4. Apel

    Apel mengandung serat tinggi yang bisa membuat perut terasa kenyang. Selain itu, apel juga punya tekstur dan kerenyahan yang enak, sehingga bisa memuaskan keinginan untuk mengunyah.

    Kandungan nutrisi buah apel per porsi:

    • 65 kalori
    • 17,3 g karbohidrat
    • 13 g gula
    • 0,3 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,2 g natrium
    • 3 g serat

    5. Pepaya

    Pepaya mengandung banyak enzim yang bisa meredakan gangguan pada saluran pencernaan, serta mengurangi kembung. Selain itu, buah ini juga rendah kalori dan kaya serat.

    Kandungan nutrisi buah pepaya per porsi:

    • 60,2 kalori
    • 15,1 g karbohidrat
    • 10,9 g gula
    • 0,7 g protein
    • 0,4 g lemak
    • 11,2 g natrium
    • 2,4 g serat

    6. Jeruk Bali

    Jeruk bali atau disebut juga grapefruit adalah buah yang rendah dan tinggi serat. Buah ini membantu kita tetap untuk merasa cukup kenyang.

    Menurut sebuah penelitian di Nutrisi & Metabolisme, menemukan bahwa setelah makan jeruk bali atau minum jus jeruk bali sebelum makan selama 12 minggu, mereka telah kehilangan rata-rata 7,1 persen berat badan.

    Kandungan nutrisi grapefruit per porsi:

    • 73,6 kalori
    • 18,6 g karbohidrat
    • 16,1 g gula
    • 1,5 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 0 g natrium
    • 2,5 g serat

    7. Nanas

    Nanas menjadi buah untuk diet selanjutnya. Nanas merupakan buah berair, yang mengandung bromelain, kandungan yang membantu pencernaan dengan memecah protein.

    Namun, perlu diingat bahwa nanas juga punya kadar gula yang lebih tinggi, jadi jangan mengkonsumsi buah ini secara berlebihan ya.

    Kandungan nutrisi nanas per porsi:

    • 82,5 kalori
    • 21,6 g karbohidrat
    • 16,3 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,7 g natrium
    • 2,3 g serat

    8. Buah Pir

    Pir kaya akan serat yang bisa membantu meminimalkan ngemil dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar.

    Kandungan nutrisi pir per porsi:

    • 85,5 kalori
    • 22,8 g karbohidrat
    • 14,6 g gula
    • 0,5 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 4,7 g serat

    9. Ceri

    Ceri adalah buah kaya akan fitonutrien, yang bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, ceri juga tinggi antioksidan seperti vitamin C dan bisa melindungi sel-sel kita dari kerusakan.

    Kandungan nutrisi ceri per porsi:

    • 36 kalori
    • 9,1 g karbohidrat
    • 8,1 g gula
    • 0,5 g protein
    • 0,1 g lemak
    • 1 g natrium
    • 1,1 g serat

    10. Melon Madu

    Melon mengandung tinggi kalsium dan serat, yang bisa membantu pencernaan yang sehat, yang juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
    Selain itu, buah ini juga menyediakan vitamin K, yang terlibat dalam proses pembuatan protein.

    Kandungan nutrisi melon per porsi:

    • 71 kalori
    • 16,2 g karbohidrat
    • 13,9 g gula
    • 1 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 2 g natrium
    • 2,5 g serat

    11. Persik

    Dalam diet, buah persik bisa menjadi camilan yang sempurna untuk dimakan kapan saja sepanjang hari. Buah ini juga bisa menjadi pembangkit tenaga yang kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan A, keduanya mendukung sistem kekebalan tubuh.

    Kandungan nutrisi buah persik per porsi:

    • 46 kalori
    • 10,1 g karbohidrat
    • 8,4 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,3 g lemak
    • 0 g natrium
    • 2 g serat

    12. Jeruk Lemon

    Kita mungkin tidak ingin makan lemon secara utuh, bukan? Namun mendapatkan cukup air sangatlah penting dalam diet apa pun, dalam hal ini menambahkan air lemon ke dalam air akan membuatnya lebih enak.

    Kandungan nutrisi buah pepaya per porsi:

    • 61,5 kalori
    • 19,8 g karbohidrat
    • 5,3 g gula
    • 2,3 g protein
    • 0,6 g lemak
    • 4,2 g natrium
    • 5,9 g serat

    13. Jeruk

    Buah jeruk mengandung rendah kalori, namun tinggi akan vitamin C dan serat.

    Menurut penelitian tahun 2020 oleh Ecaterina Stribiţcaia, dkk., dari School of Food Science and Nutrition, University of Leeds, yang dimuat National Library of Medicine, menemukan bahwa memakan buah jeruk utuh dibandingkan dengan minum jus jeruk bisa mengurangi rasa lapar, dan mengurangi asupan kalori yang sekaligus bisa meningkatkan rasa kenyang.

    13. Blewah

    Blewah merupakan pilihan buah diet yang merupakan sumber serat, yang cocok untuk menambah asupan makanan. Kandungan kalsium yang ditemukan dalam blewah juga mendukung kesehatan tulang dan penyerapan vitamin D.

    Kandungan nutrisi buah blewah per porsi:

    • 38 kalori
    • 8,2 g karbohidrat
    • 7,9 g gula
    • 0,8 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1 g natrium
    • 5 g serat

    14. Alpukat

    Dibandingkan kebanyakan buah lainnya, alpukat jauh lebih tinggi kalorinya. Tapi, jika dimakan dalam jumlah sedang, buah ini bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, dengan bekerja membantu menekan nafsu makan.

    Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, penelitian menunjukkan bahwa orang yang kelebihan berat badan, dan makan setengah buah alpukat Hass saat makan siangnya dilaporkan memiliki rasa kenyang hingga lima jam setelah makan siangnya.

    Kandungan nutrisi buah alpukat per porsi:

    • 218 kalori
    • 11,6 g karbohidrat
    • 0,9 g gula
    • 2,7 g protein
    • 19,9 g lemak
    • 9,5 g natrium
    • 9,1 g serat

    15. Pisang

    Pisang kaya akan nutrisi dan serat, sehingga menjadi buah yang ideal untuk rencana penurunan berat badan yang sehat kamu.

    Glycemic Index (GI) rendah hingga sedang pada pisang bermanfaat dalam membantu mengontrol kadar gula darah, serta mengatur berat badan terutama bagi penderita diabetes.

    Secara teknis, buah bisa dimasukkan ke dalam makanan bergizi selama kita mengkonsumsinya dalam porsi yang tepat.

    Ahli gizi dan koordinator program kesehatan, bernama Cate Milne, RD, menyarankan untuk memadukan buah-buahan dengan sumber protein atau lemak yang bisa menyehatkan jantung.

    “Pasalnya, buah-buahan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga akan memperlambat laju penyerapan serta meningkatkan rasa kenyang pada camilan kamu,” ujar Milne dikutip dari laman Women’s Health.

    Semoga penjelasan tentang daftar buah untuk diet serta nutrisinya, bisa menjadi pilihan buah yang bisa kalian konsumsi terutama dalam rencana penurunan berat badan ya!

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Resep Salad Sayuran dari Timun hingga Brokoli Saus Creamy

    Jakarta

    Jika sedang diet, konsumsi salad bisa diandalkan. Kreasi salad sayuran dengan bahan timun hingga brokoli yang dipadukan saus creamy ini bisa jadi ide.

    Meski hanya terbuat dari bahan ekonomis, salad sayuran bisa menjadi pilihan makanan diet yang nikmat. Salah satunya dikreasikan dengan timun, karena kandungan airnya tinggi dan rendah kalori.

    Brokoli juga bisa jadi pilihan isian salad yang lezat. Tambahan saus creamy, telur, dan lainnya bisa membuat sensasinya lebih nikmat. Saus untuk sajian salad ini tak hanya berbahan dasar mayones saja, tapi juga yogurt yang asam segar.


    Berikut 3 resep salad sayuran yang enak buat diet:

    1. Resep Salad Timun dan Telur

    Salad timun yang dicampurkan telur ini juga enak ditambahkan irisan alpukat. Padukan dengan racikan saus mayones yang creamy nikmat.

    Resep Salad Timun dan Telur

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Sayur

    Cara Memasak:

    1. Rebus telur hingga matang sempurna. Kupas, lalu pisahkan bagian kuning dan putihnya.
    2. Cincang kasar bagian putih telur, sedangkan kuningnya dicampurkan untuk saus.
    3. Cuci bersih mentimun dan iris tipis. Letakkan dalam wadah dan taburi garam, serta remas-remas. Jika ada airnya, tiriskan.
    4. Buat sausnya dengan mencampurkan semua bahan dan kuning telur. Aduk sampai merata.
    5. Letakkan irisan mentimun dalam wadah, tambahkan irisan alpukat, lalu campurkan dengan sausnya.
    6. Sajikan salad timun dan telur.

    2. Resep Salad Brokoli Beef Bacon

    Resep Selada Brokoli CreamyResep Selada Brokoli Creamy Foto: Getty Images

    Brokoli yang renyah bisa dipadukan dengan saus creamy dan irisan beef bacon. Untuk sausnya bisa dibuat dari campurkan yogurt, madu, dan air lemon.

    Resep Salad Brokoli Beef Bacon

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Sayur

    Bahan Bahan

    • 500 g brokoli segar

    • 3 lembar beef bacon (iris)
    • 50 g almond panggang (cincang kasar)

      Saus:

    • 150 ml yogurt tawar

    • 1 sdm madu
    • 1 sdm air lemon
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1/2 sdt garam

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih brokoli, lalu rebus sebentar sampai warnanya hijau.

    2. Kemudian rendam brokoli dalam air es untuk menjaga kesegarannya, tiriskan.
    3. Iris kasar beef bacon sesuai selera lalu tumis sebentar.
    4. Siapkan sausnya dengan mengaduk seluruh bahan menjadi satu.
    5. Letakkan semua bahan dalam mangkuk, lalu tuangkan saus ke atasnya. Aduk merata.
    6. Sajikan salad brokoli dengan saus creamy.

    3. Resep Salad Kentang Bawang yang Creamy

    Kentang juga cocok dipadukan dengan bawang bombay yang renyah. Tambahkan juga mentimun dan sajikan bersama saus mayones creamy.

    Resep Salad Kentang Bawang

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Sayur

    Bahan Bahan

    • 500 g kentang, kupas, kukus

    • 50 g bawang bombay (cincang)
    • 100 g mentimun (potong dadu)

      Saus:

    • 150 ml mayones botolan

    • 1 sdt mustard
    • 1/2 sdt merica hitam bubuk
    • 1 sdm air jeruk lemon
    • 1sdt garam

      Taburan:

    • Daun basil segar (cincang)

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih kentang, kupas, dan kukus sampai empuk.
    2. Potong kentang sesuai selera, dan letakkan dalam wadah bersama bawang bombay dan mentimun.
    3. Tuang saus salad yang terbuat dari mayones, musard, merica hitam, air lemon, dan garam ke dalam wadah dan aduk sampai merata.
    4. Taburkan daun basil cincang, lalu sajikan.

    Simak Video “Inspirasi Menu Diet Sehat yang Tak Bikin Bosan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan yang Dicap Tak Sehat Ini Bantu Hilangkan Lemak Perut

    5 Makanan yang Dicap Tak Sehat Ini Bantu Hilangkan Lemak Perut


    Jakarta

    Beberapa makanan yang kerap dianggap tak sehat ternyata punya manfaat untuk melunturkan lemak di perut. Lantas, makanan apa saja yang dimaksud?

    Lemak yang menumpuk di tubuh terbagi menjadi dua jenis yaitu lemak visceral dan lemak subkutan. Namun, diantara dua lemak ini, efek kesehatan lebih signifikan datang dari lemak visceral yang tidak terlihat.

    Menurut ahli gizi Lainey Younkin, M.S, RD, lemak viseral atau lemak visceral merupakan lemak yang ada pada belakang otot perut dan membungkus organ-organ tubuh, seperti perut, hati, dan usus.


    Terlalu banyak lemak visceral bisa berbahaya. Adanya lemak ini dikaitkan dengan kolesterol tinggi, resistensi insulin, tekanan darah tinggi, serta risiko peningkatan penyakit jantung dan diabetes tipe-2.

    Penyebab kelebihan lemak visceral juga bermacam-macam, mulai dari berat badan berlebihan, menopause, faktor genetik, hingga kurangnya berolahraga.

    Tentu lemak visceral ini lebih baik dikurangi dengan cara mengontrol pola makan. Mengonsumsi makanan dan minuman tertentu disebut-sebut dapat membantu mengurangi lemak di perut ini. Bahkan, sejumlah makanan yang kerap dianggap buruk ternyata bagus untuk mengurangi lemak perut.

    Makanan apa saja yang dimaksud? Melansir eatingwell.com (26/12/2024), berikut daftarnya!

    1. Alpukat

    AlpukatAlpukat memang tinggi lemak tetapi bagus untuk bantu lunturkan lemak perut. Foto: Getty Images/ASMR

    Alpukat sering kali dicap buruk karena berlemak dan tinggi kalori. Faktanya, alpukat merupakan makanan super yang mengandung lemak tak jenuh dan bermanfaat untuk mengurangi lemak visceral.

    Sebuah studi kecil yang disebut situs Eating Well menemukan bahwa wanita yang makan satu alpukat per hari ternyata mengalami pengurangan lemak visceral. Namun, studi yang berbeda tidak menemukan adanya perubahan lemak visceral pada mereka yang makan alpukat setiap hari.

    Meskipun begitu, ahli gizi Anna Rosell tetap merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Selain alpukat, ada juga biji-bijian, minyak zaitun, dan ikan berlemak seperti salmon dan tuna.

    Makanan-makanan tersebut bisa memberikan manfaat kesehatan lainnya selain hanya membantu menghilangkan lemak perut.

    2. Olahan susu tinggi lemak

    Alternatif Susu Pengganti Susu SapiProduk susu tinggi lemak, seperti yogurt sebenarnya bisa bantu lunturkan lemak perut. Foto: Getty Images

    Produk dairy, apalagi yang tinggi lemak seringkali dihindari ketika sedang diet karena kandungan lemak dan kalori tinggi di dalamnya.

    Namun, ternyata lemak pada produk dairy berperan penting dalam menciptakan rasa kenyang.

    Beberapa penelitian menunjukkan hubungan erat antara pola makan yang menggabungkan susu tinggi lemak dengan risiko lebih rendah terhadap obesitas.

    Produk olahan susu tinggi lemak seperti yogurt juga merupakan sumber makanan tinggi protein yang bagus untuk diet.

    Makanan ‘buruk’ yang sebenarnya baik untuk lunturkan lemak perut bisa dibaca di halaman selanjutnya!

    3. Kacang-kacangan

    rekor walnutKacang-kacangan, seperti walnut juga baik untuk melunturkan lemak perut. Foto: Istimewa

    Ahli gizi Julie Stevens mengungkap, “Banyak orang mencoba menurunkan berat badan dengan menghindari kacang-kacangan yang pada umumnya karena kandungan kalori tinggi, tetapi kalori tersebut juga penuh dengan nutrisi.”

    Jumlah serat dan protein bervariasi tergantung pada jenis kacang. Namun, semua varietas sebenarnya menawarkan nutrisi penting yang baik untuk diet seimbang.

    Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara diet kaya serat mencakup konsumsi walnuts dengan pengurangan lemak visceral di perut. Penelitian lain juga menemukan bahwa peserta yang ngemil kacang juga mengalami pengurangan lemak di pinggang.

    4. Pasta

    Pasta bentuk unikPasta yang terbuat dari gandum atau bijji-bijian juga sebenarnya bagus untuk membantu mengurangi lemak perut. Foto: All Recipes

    Pasta termasuk sumber karbohidrat yang dianggap kurang baik untuk tubuh, terutama saat diet. Hal ini karena pasta tinggi karbohidrat yang dapat menaikkan berat badan.

    Namun, pasta yang terbuat dari grains atau biji-bijian, khususnya biji-bijian utuh sebenarnya menjadi sumber serat penting dalam diet yang dapat meningkatkan rasa kenyang.

    Ahli gizi Daria Zajac merekomendasikan jenis pasta yang mengandung serat tinggi. Misalnya yang berbasis pada gandum atau biji-bijian supaya dapat meningkatkan asupan serat yang baik untuk kesehatan usus dan kenyang lebih lama.

    5. Buah

    Sejumlah buah memang mengandung gula alami yang dipercaya bisa menambah berat badan dan asupan gula jika dikonsumsi saat diet. Namun, hal tersebut adalah mitos.

    Sheri Gaw, RDN, CDCES mengungkap bahwa semua buah mengandung vitamin, mineral, dan serat, yang mendukung pemeliharaan berat badan yang sehat dan penurunan berat badan.

    Penelitian yang disebut situs Eating Well juga menemukan adanya hubungan antara peningkatan asupan buah dan sayuran dengan pengurangan lemak visceral.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Ini 7 Makanan Terbaik untuk Jaga Berat Badan Ideal


    Jakarta

    Mempertahankan berat badan ideal usai menurunkannya bukan perkara mudah. Namun kamu bisa menjadikan 7 makanan ini asupan rutin agar berat badan tak naik kembali.

    Usaha diet menurunkan berat badan adalah hal ‘tricky’ dimana kamu harus menemukan pola makan yang tepat untuk berhasil mencapai tujuan. Setelah hal itu tercapai, masih ada tantangan selanjutnya.

    Tantangan itu adalah memastikan berat badanmu tak kembali naik. Sebab pada banyak kasus, pelaku diet kembali mengalami kenaikan berat badan karena tak menjaga pola makannya.


    Agar hal itu tak terjadi, penting untuk memastikan asupan makanan setelah diet. Pilih makanan yang sehat dan memang punya nutrisi khusus dalam mempertahankan berat badan.

    Mengutip Eat This, Not That! (20/4/2024), inilah 7 makanan terbaik untuk mempertahankan berat badan:

    1. Salmon

    Memilih sumber protein hewani usai diet, salmon jadi pilihan tepat. Ikan ini tinggi protein yang menghadirkan rasa kenyang lebih lama. Alhasil asupan kalori pun bisa berkurang.

    Selain itu, salmon merupakan sumber asam lemak omega 3 yang bagus. Jenis asam lemak ini diketahui meningkatkan metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang dan puas, yang penting dalam mempertahankan berat badan.

    2. Kacang pistachio

    PistachioFoto: iStock

    Pistachio adalah kacang yang sangat bagus untuk mendukung manajemen berat badan. Pertama, karena pistachio mengandung protein nabati lengkap yang menciptakan rasa kenyang dan puas untuk mengurangi asupan kalori harian secara keseluruhan.

    Selain itu, kacang ini mengandung lemak sehat, termasuk lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang mendukung kesehatan jantung dan berkontribusi pada rasa puas usai memakannya. Kacang pistachio disebut sebagai kombinasi protein, serat, dan lemak sehat yang membuatnya cocok dijadikan camilan sehat.

    3. Sayuran berdaun hijau

    Sayuran berdaun hijau adalah makanan super dalam hal mempertahankan berat badan ideal. Alasan pertama karena sayuran ini rendah kalori, tapi tinggi volume yang membuat sifatnya lebih mengenyangkan saat dikonsumsi.

    Alasan kedua, sayuran berdaun hijau tinggi serat yang membantu pencernaan dan mengatur kadar gula darah. Dengan begitu, munculnya ngidam makanan bisa ditekan. Tak lupa, sayuran hijau kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

    4. Oatmeal

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaFoto: Getty Images/Creativeye99

    Kabar baik untuk pencinta oatmeal karena makanan favoritnya adalah salah satu yang terbaik untuk mempertahankan berat badan ideal. Sebab oatmeal tinggi serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan ngidam makanan bisa ditekan.

    Selain itu, makan oatmeal tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang terkait dengan perasaan ngidam makanan dan makan berlebih. Oatmeal tergolong bahan makanan serbaguna yang bisa dikreasikan dengan aneka topping dan rasa.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Daging ayam

    Selain salmon, sumber protein hewani yang juga disarankan untuk mempertahankan berat badan adalah daging ayam. Tak hanya tinggi protein, daging ayam juga relatif lebih rendah kalori dan lemak.

    Jumlah itu utamanya lebih terlihat jika daging ayam dibandingkan dengan daging sapi atau babi. Konsumsi dada ayam sebagai pilihan aman kalau sedang berusaha mempertahankan berat badan.

    6. Raspberry

    Ini Tayberry, Buah Hybrid Raspberry dan Blackberry yang Manis AsamFoto: Times of India

    Buah-buahan berry kaya manfaat sehat, termasuk raspberry yang bagus dikonsumsi saat berat badan sudah berangsur turun. Raspberry mengandung serat hampir 10 gram dalam tiap cup-nya. Serat membantu kenyang lebih lama, mengurangi kemungkinan makan berlebih.

    Raspberry juga tergolong buah dengan indeks glikemik rendah yany berarti saat dimakan tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Rasa manisnya yang alami bisa meredakan ngidam makanan manis yang tidak sehat.

    7. Teh hijau

    Mempertahankan berat badan juga bisa dengan rajin minum teh hijau. Jenis teh ini kaya antioksidan dan beragam senyawa yang mendorong metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak.

    Katekin dalam teh hijau juga berkhasiat mengurangi lemak tubuh. Ditambah kandungan kafein dalam jumlah moderat yang meningkatkan kadar energi dan oksidasi lemak. Minum teh hijau tanpa gula agar minuman ini tetap bebas kalori.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Diet Lebih Efektif dengan Pola Makan Tepat, Ini Rahasianya!


    Jakarta

    Mengatur pola makan adalah kunci diet sukses. Dengan memilih makanan rendah kalori, tinggi protein dan serat, maka usaha menurunkan berat badan pun lebih mudah. Begini triknya!

    Banyak orang diet dengan cara mengurangi porsi makan secara ekstrem atau bahkan hanya mengonsumsi makanan tertentu saja. Faktanya, usaha diet seperti itu biasanya tidak bertahan lama.

    Ahli gizi lebih menyarankan konsumsi makanan beragam dengan gizi seimbang. Beberapa makanan juga disebut memiliki nutrisi lebih baik untuk mempercepat usaha diet.


    Makanan tersebut biasanya rendah kalori, tinggi protein, dan tinggi serat. Kombinasi ketiganya mampu menciptakan rasa kenyang lebih lama, tapi tanpa mengasup kalori berlebih.

    Diet Lebih Efektif dengan Pola Makan Tepat, Ini Rahasianya!Saat diet sebaiknya konsumsi makanan beragam dan bergizi seimbang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Daria Kulkova

    Untuk buah, misalnya, beberapa disebut ‘buah diet’ karena membantu menurunkan berat badan lebih cepat. Jenisnya antara lain buah berry, semangka, apel, hingga pepaya.

    Pada semangka yang mudah didapat di Indonesia, buah ini mengandung sekitar 90% air yang sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Lalu pada apel, buah ini mengandung serat tinggi yang membuat perut kenyang. Selain itu, apel juga punya tekstur dan kerenyahan yang enak, sehingga bisa memuaskan keinginan untuk mengunyah.

    Diet juga identik dengan konsumsi makanan hambar dan tak enak, tapi sebenarnya tidak seperti itu. Beberapa makanan enak juga bisa bantu usaha diet.

    Sebut saja jamur yang dapat diolah jadi beragam hidangan enak. Mulai dari tumisan, campuran sup, hingga omelet.

    “Jamur dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu pencernaan, dan berkontribusi pada pengelolaan berat badan karena rendah kalori,” ujar ahli gizi Pooja Shinde. Dalam 100 gram jamur, rata-rata hanya hanya mengandung 22,2 kalori. Karena rendah kalori dan tinggi serat, jamur cocok untuk diet.

    Diet Lebih Efektif dengan Pola Makan Tepat, Ini Rahasianya!Pilih makanan utuh, alami, tinggi serat, dan rendah kalori. Foto: Getty Images/iStockphoto/Daria Kulkova

    Dalam menjalani diet, sebaiknya tidak sembarangan dan berkonsultasi dengan ahli gizi. Beberapa pola diet yang terjamin bagus juga bisa diikuti sebagai panduan umum.

    Contoh yang populer, diet intermittent fasting. Seseorang yang melakukan jenis diet ini bisa mengonsumsi makanan secara bebas dalam jangka waktu terbatas.

    Mereka akan berpuasa dalam jendela jam tertentu, tapi bisa bebas makan di waktu yang tersisa. Puasa intermiten akan membatasi asupan kalori yang menjadi salah satu faktor untuk menurunkan berat badan.

    Simak serba-serbi tips makan diet dan pola makan diet dalam ulasan detikfood pekan ini.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Hati-hati! 8 Camilan Berlabel Sehat Ini Bisa Bikin BB Cepat Naik


    Jakarta

    Camilan sehat yang banyak dikonsumsi pelaku diet ternyata justru memicu berat badan naik. Berikut ini 9 camilan berlabel sehat yang perlu diwaspadai.

    Camilan penting untuk memenuhi kebutuhan kalori harian. Di pasaran, mudah sekali menemukan camilan. Beberapa camilan bahkan mengantongi label ‘sehat’, ‘rendah kalori’, dan lainnya yang meyakinkan.

    Buat yang sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan, tentu camilan ‘sehat’ ini menarik perhatian. Hanya saja, ternyata kadang yang terjadi sebaliknya.


    Oleh karenanya, hindari camilan-camilan berikut kalau ingin menjaga berat badan.

    Girl eating yogurtYogurt dengan perasa. Foto: Istock

    1. Yogurt stroberi

    Yogurt mengandung protein dan probiotik yang baik buat pencernaan. Hanya saja, yogurt berperisa bisa mengandung gula tambahan. Coba perhatikan label kemasannya.

    Mengutip dari Prevention, kandungan gula pada beberapa produk yogurt mencapai 26 g, sedangkan gula alami susu sebanyak 12 g. Artinya, produk menggunakan gula tambahan.

    Sebaiknya pilih yogurt tawar tanpa tambahan perisa rasa apa pun. Kamu dapat menambahkan rasa dengan memberikan topping buah-buahan atau kacang-kacangan.

    2. Kue beras

    Rice cake atau kue beras kerap memberikan label rendah kalori dan bebas lemak. Hanya saja, indeks glikemik kue beras sangat tinggi dengan skor 82. Indeks glikemik merupakan ukuran bagaimana suatu makanan meningkatkan gula darah atau insulin.

    Opsi terbaik adalah popcorn tawar dengan kandungan 31 kalori dan indeks glikemik lebih rendah, yakni 55.

    3. Smoothie kemasan

    Sekilas, smoothie kemasan yang dibeli hanya mengandung 150 kalori. Namun setelah dicermati, 150 kalori hanya untuk satu sajian.

    Padahal, satu kemasan bisa untuk dua sajian. Artinya, totalnya mencapai 300 kalori.

    Smoothie sah-sah saja dikonsumsi, tapi lebih baik minum setengahnya atau buat sendiri smoothie.

    4. Keripik pisang

    Konsumsi buah sangat baik untuk keseimbangan nutrisi, terutama memenuhi kebutuhan serat. Pilihan terbaik adalah buah segar, bukan buah dalam bentuk keripik.

    Keripik pisang umumnya diolah sedemikian rupa sehingga kemungkinan besar terdapat tambahan lemak jenuh dan kalori. Diet tinggi lemak jenuh justru bisa merusak produksi hormon yang mengaturi nafsu makan.

    kacangKacang-kacangan dengan pemanis tambahan. Foto: iStock

    5. Kacang dengan pemanis tambahan

    Segenggam kacang bisa jadi camilan menyehatkan asal tidak ada pemanis tambahan.

    Kacang panggang dengan madu, misalnya, bisa mengandung 4 gram gula tambahan per sajian. Bayangkan jika satu kemasan terdiri dari 2-3 sajian, asupan gula pun meningkat.

    6. Camilan bebas gluten

    Kalau Anda tidak ada intoleransi gluten, tak ada alasan untuk menghilangkan gluten dari diet sepenuhnya.

    “Banyak orang terjebak dalam anggapan bahwa bebas gluten identik dengan lebih sehat, tetapi itu tidak benar,” kata ahli gizi Lisa Richards, mengutip dari Eat This Not That.

    Jika tidak menderita Celiac atau intoleransi gluten, maka menghilangkan gluten justru berakibat kekurangan asupan serat.

    7. Granola

    Granola mungkin tidak sesehat kelihatannya. Granola dibuat melalui proses penambahan minyak dan gula sehingga kalorinya bisa berlebihan.

    Sebenarnya, tak masalah mengonsumsi granola sebagai camilan, tapi perhatikan porsinya.

    8. Keripik sayur

    Keripik sayur dianggap sebagai cara baru menikmati sayuran. Anda menikmati sayuran dengan cara mudah dan lezat. Namun di balik kelezatannya, tersimpan tambahan minyak dan garam.

    Ngemil sayur sebenarnya bisa dilakukan dengan memotong sayuran segar dan memasukkannya dalam kulkas. Setelah dingin, sayuran bisa dinikmati dengan hummus atau saus buatan sendiri dari minyak zaitun dan perasan lemon.

    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Pedas Bisa Bikin Kurus? Begini Kata Ahli

    Makan Pedas Bisa Bikin Kurus? Begini Kata Ahli


    Jakarta

    Konsumsi makanan pedas kerap dianggap membantu menurunkan berat badan. Benarkah? Ternyata begini penjelasan ahli gizi.

    Konsumsi beberapa makanan dipercaya dapat menyehatkan berkat beragam kandungan nutrisinya. Salah satunya makanan sehat yang terkenal dengan manfaat membantu menurunkan berat badan.

    Hal ini pun menggelitik para pakar. Melansir Independent (17/6), Dr. Paige Cunningham dari Pennsylvania State University menyarankan konsumsi makanan pedas untuk menekan nafsu makan.


    “Sesederhana menambahkan makanan cabai ke dalam makanan tidak hanya membantu menambah rasanya menjadi lebih pedas tetapi juga dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi,” jelas Cunningham.

    Slurpp! 20 Bakso Aci yang Pedas Kenyal Ada di SiniMakanan pedas kerap dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: Instagram

    Pernyataan tersebut dilontarkan setelah ia melakukan penelitian yang dipublikasi pada jurnal Food Quality and Preference. Dalam pengamatannya ditemukan bahwa laju makan akan melambat dan asupan makanan bakal berkurang saat rasa pedas meningkat.

    Selain itu, pengaruh kandungan capsaicin dalam cabai juga mampu meningkatkan suhu tubuh. Komponen ini dipercaya memicu produksi panas tubuh dan organisme untuk meningkatkan metabolisme.

    Ahli gizi Haley Robinson dari Piedmont Atlanta Hospital membenarkan hal tersebut. Ia menambahkan capsaicin juga dapat membantu meningkatkan suhu dan metabolisme sambil membakar kalori dalam tubuh.

    “Penelitian menunjukkan bahwa itu (capsaicin) meningkatkan metabolisme sampai 5%,” kata Robinson.

    Tragis! Kisah Influencer Tewas karena Terlalu Sering Makan PedasTernyata kandungan capsaicin dalam cabai menjadi sumber khasiatnya. Foto: Site News

    Patricia Bridget Lane, ahli gizi dari Cleveland Clinic, juga mengemukakan hasil penelitian lainnya. Ia menyebut capsaicin memiliki pengaruh yang secara spesifik merujuk pada otak.

    “Ada beberapa riset yang menunjukkan kinerja capsaicin pada hypothalamus, yaitu bagian pada otak yang mengendalikan lapar dan kenyang,” ungkap Lane.

    Para peneliti dari Harvard juga mengemukakan bahwa orang yang konsumsi cabai memiliki risiko lebih rendah terhadap kematian akibat sakit jantung. Setidaknya konsumsi makanan pedas satu kali seminggu dapat menurunkan risikonya hingga 14%.

    Namun, ada beberapa hal yang juga perlu diingat. Pertama, belum ada penelitian yang membuktikan semakin pedas cabai yang digunakan maka semakin efektif hasilnya. Kedua, hindari konsumsi lemak, garam, serta porsi makan yang berlebihan saat menikmati makanan pedas.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com