Tag: makanan lebaran

  • 5 Negara dengan Hidangan Lebaran Khas dan Lezat


    Jakarta

    Menjelang Idul Fitri, seluruh umat Muslim di dunia telah melakukan persiapan. Termasuk warga di 5 negera ini yang punya makanan khas Idul Fitri yang unik.

    Setelah berpuasa selama satu bulan penuh, Idul Fitri dirayakan sebagai hari kemenangan umat Muslim di seluruh dunia. Tak heran jika banyak perayaan meriah yang dilakukan seluruh umat Muslim untuk menyambut hari yang suci.

    Termasuk penyajian makanan sebagai suguhan bagi tamu dan keluarga yang datang ke rumah. Uniknya, budaya menyambut tamu dengan suguhan yang lezat ternyata dilakukan hampir di seluruh negara di dunia.


    Mulai dari Asia hingga Eropa, umat Muslim yang menetap di sana memiliki caranya sendiri untuk menyambut Idul Fitri. Berbagai makanan khas dari setiap negaranya bahkan tak boleh luput untuk disajikan saat perayaan Idul Fitri.

    Berikut ini 5 negara dengan hidangan khas lebaran di beberapa negara, dilansir dari Darcey Flowers:

    5 Negara dengan Hidangan Lebaran Khas dan LezatMasyarakat Turki terbiasa merayakan lebaran dengan hidangan yang manis. Foto: Getty Images/resulmuslu

    1. Turki

    Tidak hanya diartikan sebagai perayaan keagamaan, datangnya Idul Fitri selalu menjadi festival yang meriah di Turki. Masyarakat Turki menyebut Idul Fitri sebagai Şeker Bayramı yang juga berarti Pesta Gula atau makanan manis.

    Perayaan Idul Fitri di Turki tidak boleh dilewati tanpa hidangan makanan manis yang melimpah di setiap rumah penduduknya. Ketika mengunjungi rumah sanak saudara, biasanya anak-anak akan diberikan uang dan permen sebagai THR (Tunjangan Hari Raya) dari orang tuanya.

    Ada beberapa hidangan di turki yang konon akan selalu ditemukan di meja setiap rumah ketika Idul Fitri tiba. Kudapan tersebut yaitu baklava dan halve yang memiliki rasa manis legit dan diartikan sebagai bentuk kegembiraan menyambut Idul Fitri.

    2. Selandia Baru

    Negara yang berada di benua Australia ini juga memiliki komunitas pemeluk agama Islam yang cukup banyak. Tak heran jika di titik-titik pusat kegiatan umat Muslim perayaan Idul Fitri akan diselenggarakan dengan meriah.

    Keluarga dan kerabat Muslim biasanya akan saling bertukar hadiah dan makanan tradisional. Bahkan di beberapa wilayah seperti Auckland, Wellington, hingga Christchurch ada festival khusus yang diselenggarakan komunitas Muslimnya.

    Acara seperti hiburan tarian dan bazaar makanan dihadirkan dengan lengkap. Banyak kedai-kedai dan penjual makanan yang tak akan melewatkan kesempatan ini untuk mendapatkan keuntungan maupun bertemu dengan saudara sesama Muslim.

    Budaya suguhan makanan lebaran lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Mesir

    Bagi masyarakat Mesir datangnya Idul Fitri adalah perayaan meriah yang harus diselenggarakan dengan semarak bersama teman-teman dan kerabat terdekat. Beli baju baru hingga menyuguhkan berbagai macam makanan untuk disantap bersama menjadi kebiasaan yang akan selalu dilakukan umat Muslim di sana.

    Masyarakat Mesir bahkan memiliki daftar menu makanan tradisionalnya sendiri yang akan disuguhkan selama merayakan lebaran. Hidangan ini bernama fatta yang merujuk pada set menu khusus untuk dihidangkan kepada tamu dan kerabat yang datang ke rumah.

    Menu utamanya berupa sajian nasi, olahan daging, hingga roti khas Mesir yang akan didampingi lauk pauk lezat. Sebagai makanan penutupnya ada kunafa, hidangan yang berbahan dasar keju dan kucuran sirup favorit orang Mesir.

    4. Pakistan

    5 Negara dengan Hidangan Lebaran Khas dan LezatPenduduk Pakistan lebih akrab dengan budaya menyantap makanan tradisional saat merayakan Idul Fitri. Foto: Getty Images/resulmuslu

    Dihuni oleh masyarakat Muslim yang menjadi mayoritas, banyak perayaan yang dilakukan di Pakistan. Biasanya tanda akan datangnya Idul Fitri dilakukan dengan pengamatan hilal atau bulan yang diselenggarakan dengan ramai di Pakistan.

    Tepat pada hari Idul Fitri, umat Muslim di sana akan berkumpul di masjid, ruangan terbuka, atau bahkan rumah keluarganya untuk bersilaturahmi. Bertukar hadiah hingga menyantap makanan bersama dilakukan juga pada perayaan tersebut.

    Ada tiga makanan tradisional yang konon tak boleh absen dari rumah-rumah keluarga di Pakistan saat Idul Fitri. Menunya berupa biryani, kheer atau bubur yang terbuat dari susu dan gula aren, hingga sheer kurma atau sajian mirip puding yang berbahan dasar kurma.

    5. Islandia

    Walaupun umat Muslim di Islandia menjadi minoritas tetapi perayaan Idul Fitrinya tidak pernah tidak meriah. Negara yang mengalami musim panas dan terpapar matahari selama seharian penuh ini bahkan selalu punya cara yang unik mulai dari melaksanakan buka puasa.

    Masjid atau pusat kegiatan Muslim di sana akan melihat waktu di negara terdekat atau mengacu pada waktu Arab Saudi untuk berbuka puasa. Keakraban umat Muslim di Islandia ini ditunjukkan dengan bergotong royong menyajikan makanan gratis yang melimpah di setiap masjid dan pusat kegiatan.

    Ketika datangnya Idul Fitri salah satu kota bernama Reykjavik di Islandia menjadi tempat yang menarik bagi komunitas Muslim. Setiap masjid di sana akan menyuguhkan buffet atau makanan prasmanan mulai dari hidangan internasional hingga makanan tradisional yang begitu melimpah.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Makanan Bersantan Tak Boleh Sering Dipanaskan, Amannya Berapa Kali?

    Makanan Bersantan Tak Boleh Sering Dipanaskan, Amannya Berapa Kali?


    Jakarta

    Santan merupakan bahan utama makanan Lebaran ikonik, seperti rendang dan opor ayam. Memanaskan makanan bersantan tidak boleh sering untuk menjaga kualitasnya. Segini batasnya.

    Santan sebenarnya tidak disarankan untuk dipanaskan berulang kali karena dapat mengalami perubahan tekstur dan kandungan nutrisinya. Pemanasan berulang bisa menyebabkan santan pecah, di mana minyaknya terpisah dari air, dan juga bisa meningkatkan risiko pembentukan zat yang kurang baik bagi kesehatan.

    Mengutip berbagai sumber, para ahli merekomendasikan santan hanya dipanaskan sekali saja untuk menjaga kualitas dan nutrisinya.


    Jika harus dipanaskan lagi, cukup lakukan sekali lagi dengan api kecil dan jangan sampai mendidih terlalu lama. Jangan biarkan santan berada pada suhu ruang terlalu lama, karena santan mudah basi dan bisa menimbulkan risiko pertumbuhan bakteri.

    Cara menyimpan santan agar tahan lama

    Resep Rendang Asli PadangRendang, hidangan Lebaran berbahan santan yang sebaiknya hanya sekali dihangatkan setelah disimpan di kukas. Foto: Getty Images

    Santan segar: Jika tidak langsung digunakan, simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan gunakan dalam 1-2 hari.

    Santan matang: Jika sudah dimasak dalam makanan, simpan di kulkas dan hangatkan hanya sekali sebelum dikonsumsi lagi.

    Penyimpanan di freezer: Bisa bertahan hingga 1 bulan, namun sebaiknya dihangatkan hanya sekali setelah dicairkan.

    Dampak memanaskan santan terlalu sering

    SantanSantan bisa jadi tengik jika dipanaskan berulang. Foto: iStock

    Nutrisi berkurang: Beberapa vitamin dan lemak sehat dalam santan bisa rusak akibat pemanasan berulang.

    Tekstur berubah: Santan bisa pecah dan terasa berminyak.

    Rasa tidak enak: Pemanasan berulang bisa membuat rasa santan menjadi kurang segar atau bahkan tengik.

    Jadi, jika ingin menikmati makanan bersantan dengan kualitas terbaik, sebaiknya konsumsi segera setelah dimasak dan hindari pemanasan berulang.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Tak Boleh Sering, Berapa Kali Batas Aman Santan Dipanaskan?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com