Tag: makanan pedas

  • 5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Ikan menjadi salah satu alternatif protein yang paling sehat. Namun ternyata ada aturan dalam mengonsumsinya. 5 bahan makanan ini sebaiknya tak dipadukan dengan ikan.

    Selain daging ayam, sapi, atau kambing, ikan juga menjadi salah satu sumber asupan protein yang disarankan. Ikan memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan asupan protein lainnya.

    Selain itu beberapa jenis ikan juga memiliki kandungan minyak dan lemak omega-3 yang baik untuk otak hingga jantung. Namun tak dapat dipungkiri bahwa pada makanan yang paling sehat sekalipun akan memiliki efek negatif yang wajib diwaspadai.


    Ada beberapa bahan makanan yang disebutkan tidak cocok untuk dipadukan saat konsumsi ikan. Efek sampingnya bahkan dapat menyebabkan alergi hingga gangguan pada saluran pencernaan.

    Berikut 5 makanan yang tak cocok dipadukan dengan ikan menurut Times of India:

    5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini SebabnyaMengombinasikan ikan dengan produk susu dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Christa Boaz

    1. Produk susu

    Ahli gizi tidak pernah menyarankan konsumen ikan memadukannya dengan produk-produk olahan susu. Misalnya seperti yogurt, mentega, susu, atau produk lainnya karena dapat menimbulkan efek negatif.

    Produk susu yang dipadukan dengan ikan dapat memicu gangguan pada pencernaan yang tak nyaman. Seperti kembung, sakit perut, bahkan hingga infeksi kulit yang ditimbulkan oleh alergi.

    Alasannya karena ikan dan produk olahan susu memiliki kandungan protein yang sama-sama tinggi. Ketika saluran pencernaan menerima asupan protein yang terlalu tinggi maka organnya akan kesulitan mencerna protein tersebut dengan cepat.

    2. Buah yang asam

    Buah yang asam seperti lemon atau jeruk nipis hanya disarankan untuk proses marinasi ikan saja. Buah dengan kandungan asam yang tinggi dibutuhkan untuk membantu menghilangkan bau amis pada ikan segar.

    Tetapi buah yang asam tidak disarankan untuk dipadukan dengan ikan segar untuk dikonsumsi. Ketika kandungan asam yang tinggi pada suatu jenis uah bertemu dengan protein ikan, efeknya akan mengganggu rasa dan tekstur.

    Ikan akan berubah menjadi lebih lunak dan menghilangkan rasa manis sebagai ciri khas ikan yang segar. Sebenarnya hal ini hanya berdasar pada selera masing-masing orang tetapi buah

    Bahan makanan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Makanan olahan

    Ikan yang sehat disarankan sebagai asupan protein karena kadar lemaknya yang rendah. Maka para ahli gizi setuju jika ikan tidak cocok untuk dipadukan dengan makanan olahan maupun makanan yang digoreng.

    Mengonsumsi ikan dengan makanan olahan atau gorengan dapat mengancam kesehatan apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Baik makanan olahan maupun gorengan memiliki kadar lemak jenuh yang begitu tinggi.

    Efeknya lemak jenuh yang masuk terlalu banyak ke dalam tubuh dan dibawa darah dapat menimbulkan penyumbatan. Dampak lebih lanjutnya keluhan seperti gangguan kardiovaskular dan kesehatan jantung akan dialami.

    4. Makanan berpati

    5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini SebabnyaMenyajikan ikan dengan makanan yang mengandung pati dapat meningkatkan kadar kalorinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Christa Boaz

    Walaupun makanan berprotein disarankan untuk dipadu dengan karbohidrat tetapi ada beberapa aturan khusus untuk ikan. Jika ingin melengkapi ikan dengan asupan karbohidrat, hindari memilih bahan makanan yang memiliki kandungan pati.

    Kandungan pati yang tinggi seperti kentang atau pasta yang terbuat dari tepung dapat mengancam fungsi pencernaan. Bahan makanan yang disebutkan akan memberi tambahan kalori yang tinggi saat mengonsumsi ikan.

    Dampaknya sistem pencernaan akan bekerja lebih keras mencerna pati dan protein ikan secara bersamaan. Tak heran jika gejala seperti sakit perut, kembung, dan yang lainnya ada terjadi jika anjuran ini tidak diperhatikan.

    5. Makanan pedas

    Bagi orang Indonesia makanan yang tidak pedas terasa kurang nikmat di lidah. Padahal konsumsi makanan yang pedasnya menyengat tidak disarankan pada beberapa jenis makanan tertentu. Salah satunya ikan.

    Ada banyak bumbu dan bahan tambahan yang lebih cocok untuk dibubuhkan pada hidangan berbahan ikan. Mengingat ikan juga termasuk bahan makanan yang mudah untuk dikombinasikan dengan berbagai rasa, ahli gizi tidak menyarankan ikan dipadukan dengan hidangan yang pedas.

    Ikan yang disajikan bersamaan dengan menu pendamping yang pedas dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan. Misalnya memicu produksi asam lambung hingga menimbulkan rasa kembung yang mengganggu perut.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Ikan menjadi salah satu alternatif protein yang paling sehat. Namun ternyata ada aturan dalam mengonsumsinya. 5 bahan makanan ini sebaiknya tak dipadukan dengan ikan.

    Selain daging ayam, sapi, atau kambing, ikan juga menjadi salah satu sumber asupan protein yang disarankan. Ikan memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan asupan protein lainnya.

    Selain itu beberapa jenis ikan juga memiliki kandungan minyak dan lemak omega-3 yang baik untuk otak hingga jantung. Namun tak dapat dipungkiri bahwa pada makanan yang paling sehat sekalipun akan memiliki efek negatif yang wajib diwaspadai.


    Ada beberapa bahan makanan yang disebutkan tidak cocok untuk dipadukan saat konsumsi ikan. Efek sampingnya bahkan dapat menyebabkan alergi hingga gangguan pada saluran pencernaan.

    Berikut 5 makanan yang tak cocok dipadukan dengan ikan menurut Times of India:

    5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini SebabnyaMengombinasikan ikan dengan produk susu dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Christa Boaz

    1. Produk susu

    Ahli gizi tidak pernah menyarankan konsumen ikan memadukannya dengan produk-produk olahan susu. Misalnya seperti yogurt, mentega, susu, atau produk lainnya karena dapat menimbulkan efek negatif.

    Produk susu yang dipadukan dengan ikan dapat memicu gangguan pada pencernaan yang tak nyaman. Seperti kembung, sakit perut, bahkan hingga infeksi kulit yang ditimbulkan oleh alergi.

    Alasannya karena ikan dan produk olahan susu memiliki kandungan protein yang sama-sama tinggi. Ketika saluran pencernaan menerima asupan protein yang terlalu tinggi maka organnya akan kesulitan mencerna protein tersebut dengan cepat.

    2. Buah yang asam

    Buah yang asam seperti lemon atau jeruk nipis hanya disarankan untuk proses marinasi ikan saja. Buah dengan kandungan asam yang tinggi dibutuhkan untuk membantu menghilangkan bau amis pada ikan segar.

    Tetapi buah yang asam tidak disarankan untuk dipadukan dengan ikan segar untuk dikonsumsi. Ketika kandungan asam yang tinggi pada suatu jenis uah bertemu dengan protein ikan, efeknya akan mengganggu rasa dan tekstur.

    Ikan akan berubah menjadi lebih lunak dan menghilangkan rasa manis sebagai ciri khas ikan yang segar. Sebenarnya hal ini hanya berdasar pada selera masing-masing orang tetapi buah

    Bahan makanan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Makanan olahan

    Ikan yang sehat disarankan sebagai asupan protein karena kadar lemaknya yang rendah. Maka para ahli gizi setuju jika ikan tidak cocok untuk dipadukan dengan makanan olahan maupun makanan yang digoreng.

    Mengonsumsi ikan dengan makanan olahan atau gorengan dapat mengancam kesehatan apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Baik makanan olahan maupun gorengan memiliki kadar lemak jenuh yang begitu tinggi.

    Efeknya lemak jenuh yang masuk terlalu banyak ke dalam tubuh dan dibawa darah dapat menimbulkan penyumbatan. Dampak lebih lanjutnya keluhan seperti gangguan kardiovaskular dan kesehatan jantung akan dialami.

    4. Makanan berpati

    5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini SebabnyaMenyajikan ikan dengan makanan yang mengandung pati dapat meningkatkan kadar kalorinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Christa Boaz

    Walaupun makanan berprotein disarankan untuk dipadu dengan karbohidrat tetapi ada beberapa aturan khusus untuk ikan. Jika ingin melengkapi ikan dengan asupan karbohidrat, hindari memilih bahan makanan yang memiliki kandungan pati.

    Kandungan pati yang tinggi seperti kentang atau pasta yang terbuat dari tepung dapat mengancam fungsi pencernaan. Bahan makanan yang disebutkan akan memberi tambahan kalori yang tinggi saat mengonsumsi ikan.

    Dampaknya sistem pencernaan akan bekerja lebih keras mencerna pati dan protein ikan secara bersamaan. Tak heran jika gejala seperti sakit perut, kembung, dan yang lainnya ada terjadi jika anjuran ini tidak diperhatikan.

    5. Makanan pedas

    Bagi orang Indonesia makanan yang tidak pedas terasa kurang nikmat di lidah. Padahal konsumsi makanan yang pedasnya menyengat tidak disarankan pada beberapa jenis makanan tertentu. Salah satunya ikan.

    Ada banyak bumbu dan bahan tambahan yang lebih cocok untuk dibubuhkan pada hidangan berbahan ikan. Mengingat ikan juga termasuk bahan makanan yang mudah untuk dikombinasikan dengan berbagai rasa, ahli gizi tidak menyarankan ikan dipadukan dengan hidangan yang pedas.

    Ikan yang disajikan bersamaan dengan menu pendamping yang pedas dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan. Misalnya memicu produksi asam lambung hingga menimbulkan rasa kembung yang mengganggu perut.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Ayam Cabe Hijau ala Resto Padang yang Bikin Nambah Nasi

    Jakarta

    Menu ayam cabe hijau di restoran Padang bisa menjadi lauk andalan yang lezat. Sensasi pedas segar dengan sentuhan asam membuat ayam cabe hijau pas dinikmati.

    Olahan ayam khas Padang satu ini bisa disajikan untuk keluarga di rumah. Cara membuatnya cukup mudah dengan memadukan ayam goreng kering dan sambal hijau yang sedap.

    Jenis ayam yang digunakan tergantung selera, bisa menggunakan ayam penjantan, ayam kampung, maupun ayam negeri. Terpenting dalam sajian ini adalah sambalnya yang memiliki perpaduan rasa pedas, gurih, dan agak asam.


    Ayam cabe hijau ini pas dinikmati bersama nasi hangat. Bisa memadukannya dengan tambahan lalapan maupun daun singkong rebus.

    Berikut resep dan cara membuat ayam cabe hijau ala restoran Padang:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sedang 4-8
    Daerah Asal Masakan : Padang
    Kategori Masakan : Ayam

    Bahan Bahan

    • 1 ekor ayam negeri, bersihkan, potong 8 bagian (sesuai selera)

    • 1 buah jeruk nipis
    • 2 sdt garam
    • minyak goreng
    • 2 lembar daun jeruk
    • 1 batang serai (memarkan)
    • 1 batang daun bawang (iris kasar)
    • 10 buah cabe rawit hijau
    • 3 buah tomat hijau (iris kasar)

      Bumbu halus:

    • 100 g cabai hijau keriting

    • 8 butir bawang merah
    • 4 siung bawang putih
    • 1/2 buah jeruk nipis (buang kulitnya)
    • 1 sdt garam
    • 1 sdt gula pasir

    Cara Memasak:

    1. Siapkan ayam dengan melumuri air jeruk nipis dan garam sampai rata. Lalu, diamkan selama 30 menit agar bumbu meresap.
    2. Panaskan minyak, lalu goreng ayam hingga teksturnya kering, tiriskan.
    3. Tumis bumbu halus yang terdiri atas cabai hijau keriting, bawang merah, bawang putih, jeruk nipis, garam, dan gula pasir.
    4. Masak bumbu halus hingga harum matang. Kemudian masukkan daun jeruk dan serai, masak hingga layu.
    5. Jika bumbu sudah matang, masukkan ayam goreng, cabai rawit hijau dan tomat hijau.
    6. Aduk sampai rata dan masak hingga bumbu meresap.
    7. Sajikan dengan irisan daun bawang dan siap untuk disantap.

    Tips memasak:

    1. Selain digoreng, ayam bisa langsung dimasukkan. Bisa juga dipanggang hingga tekstur daging agak mengering.
    2. Jika tak suka rasa asam, bisa hilangkan penggunaan jeruk nipis.

    Simak Video “Video: Yang Harus Dilakukan Kalau Nggak Sengaja Makan Makanan Haram
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Ikan Kembung Bakar ala Manado Pakai Sambal Dabu-dabu

    Jakarta

    Sajian ikan kembung bakar bisa diolah ala bumbu Manado yang gurih. Tambahkan sambal dabu-dabu yang pedas segar agar makin nikmat. Ini resepnya!

    Ikan kembung atau ikan tude dalam istilah Manado merupakan varietas ikan laut berdaging tebal dengan duri yang cukup besar. Paling enak menyajikannya dengan cara dibakar menggunakan bumbu gurih.

    Bumbu gurih pada sajian ikan kembung bakar ini meresap sampai ke bagian dalam daging. Penambahan sambal dabu-dabu yang pedas menyegarkan bisa meningkatkan cita rasanya.


    Sambal dabu-dabu untuk sajian ikan kembung bakar ini terdiri atas bawang merah, bawang merah, cabai rawit, garam, jeruk nipis atau limau, dan minyak kelapa. Sekilas mirip dengan sambal matah khas Bali, tapi rasanya lebih segar karena ada tomatnya.

    Berikut resep dan cara memasak ikan kembung bakar sambal dabu-dabu:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sedang 4
    Daerah Asal Masakan : Manado
    Kategori Masakan : Ikan

    Bahan Bahan

    • 4 ekor ikan kembung banjar

    • 1 sdt garam
    • 3 sdm air jeruk nipis
    • 2sdm minyak sayur

      Sambal dabu-dabu:

    • 1 buah tomat merah besar, cincang

    • 3 buah tomat hijau, cincang
    • 4 butir bawang merah (iris tipis)
    • 10 buah cabe rawit merah (iris halus)
    • 3 sdm air jeruk limau
    • 1/2 sdt gula pasir
    • 1 sdt garam
    • 1 sdm minyak kelapa

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih ikan, buang sisik dan isi perutnya. Kerat bagian tubuhnya pada kedua sisi.
    2. Lumuri garam dan air jeruk nipis sampai ke seluruh permukaan. Sisihkan sebentar.
    3. Olesi ikan kembung dengan minyak, lalu bakar di atas grill pan. Jika menggunakan arang akan lebih baik.
    4. Bakar ikan sampai kedua sisinya kering dan matang sempurna.
    5. Selagi menunggu ikan matang, buat sambal dabu-dabu dengan mencampurkan semua bahan.
    6. Sajikan ikan kembung bakar ketika sudah matang dan tambahkan topping sambal dabu-dabu.

    Tips masak:

    1. Bisa juga menggunakan jenis ikan kembung como atau salem. Jika tak bisa membedakannya, pilih yang ukurannya besar agar dagingnya tebal.
    2. Tambahkan minyak kelapa pada sambal dabu-dabu agar semakin harum sedap.

    Simak Video “Video: Pedas Nikmat Mie Semeru di Lumajang dengan Berbagai Level
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Seblak Bakso yang Pedas Menyengatnya Bikin Nagih

    Jakarta

    Saat ini banyak kreasi seblak menggunakan berbagai topping. Salah satunya seblak bakso yang bisa dipadukan dengan bumbu pedas menyengat.

    Seblak merupakan jajanan khas Jawa Barat yang populer di Bandung. Berupa sajian kerupuk lembek diolah dengan tambahan telur, topping, dan kuah pedas.

    Kuahnya berasal dari racikan bumbu bawang merah, bawang putih, kencur, dan cabe rawit. Konsistensi kuah bisa dibuat encer maupun agak kental.


    Untuk topping tambahan bisa menggunakan irisan bakso yang kenyal gurih. Tambahan sayur sawi hijau juga bisa ditambahkan ke dalam racikan seblak.

    Berikut resep dan cara memasak seblak bakso:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 2
    Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
    Kategori Masakan : Jajanan

    Cara Memasak:

    1. Rendam kerupuk kanji dengan air panas hingga agak lembek. Kemudian, tiriskan.
    2. Tumis bumbu seblak dan daun jeruk hingga wangi dan matang.
    3. Masukkan kerupuk, bakso, dan kwetiau. Aduk sampai merata, lalu tuangkan telur yang telah dikocok lepas.
    4. Tambahkan potongan daun sawi dan tuang air.
    5. Masukkan bumbu kaldu ayam bubuk dan merica sebagai penyedap. Aduk merata.
    6. Masak seblak bakso ini sampai meresap dan kuahnya agak menyusut.
    7. Sajikan seblak bakso selagi panas.

    Tips memasak:

    1. Kwetiau pada racikan seblak bisa diganti dengan mie telur, makaroni, dan bahan lainnya.

    2. Tambahkan irisan sosis, otak-otak, hingga tulang ayam agar lebih enak.

    3. Level kepedasan bisa disesuaikan selera masing-masing.

    Simak Video “Video: Pedas Nikmat Mie Semeru di Lumajang dengan Berbagai Level
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Sambal Kangkung yang Pedas Nyegerin Buat Lauk Nasi

    Jakarta

    Kangkung bisa dikreasikan bersama sambal yang pedasnya bikin ketagihan. Cara membuat sambal kangkung sangat mudah. Yuk, contek resepnya!

    Kangkung termasuk jenis sayuran hijau yang populer di Indonesia. Bisa dinikmati dengan berbagai cara, termasuk direbus.

    Kangkung rebus lalu disajikan bersama sambal yang pedasnya bikin ketagihan. Sambal kangkung juga sering disebut sebagai plecing kangkung.


    Plecing kangkung sangat populer di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Biasanya dinikmati bersama lauk ayam bakar Taliwang.

    Sambal kangkung ini juga biasanya ditambahkan tomat segar yang cukup banyak. Sensasi rasanya tak hanya pedas, tapi juga terasa asam segar. Biasanya ditambahkan kacang tanah goreng sebagai topping.

    Baca Juga:

    Berikut resep dan cara memasak sambal kangkung yang enak dan sedap:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    20 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : Lombok
    Kategori Masakan : Sambal

    Bahan Bahan

    • 1 ikat sedang kangkung

    • 2 buah jeruk limau
    • 2sdm kacang tanah goreng

      Sambal:

    • 7 buah cabe rawit keriting
    • 5 buah cabe rawit merah
    • 1 potong kecil gula merah
    • 1 sdt terasi goreng
    • 1 buah tomat besar
    • 1 sdt garam

    Cara Memasak:

    1. Rebus kangkung hingga lunak, angkat dan tiriskan.
    2. Buat sambal dengan menghaluksan semua bahan. Ulek sampai semuanya halus.
    3. Sajikan kangkung di atas piring, siram dengan sambal yang sedap.
    4. Kucuri jeruk limau dan taburi dengan kacang tanah goreng
    5. Sambal kangkung bisa dinikmati bersama nasi hangat dan lauk ayam goreng atau ayam bakar.

    Tips memasak:

    1. Sajian sambal kangkung bisa ditambahkan taoge rebus.
    2. Sambal harus dicampur menjadi satu dengan kangkung saat dinikmati agar terasa sedap.

    Simak Video “Video: Pedas Nikmat Mie Semeru di Lumajang dengan Berbagai Level
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Terlalu Pedas Bahaya untuk Tubuh? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Banyak orang menggemari makanan pedas. Namun dalam konsumsinya, beberapa orang alami efek samping serius. Lantas benarkah makan terlalu pedas berbahaya? Begini kata pakar.

    Makanan pedas menarik selera banyak orang, termasuk orang Indonesia. Sengatan pedas yang semakin kuat dianggap banyak orang membuat pengalaman makan lebih nikmat.

    Tak hanya dijadikan makanan sehari-hari, makanan pedas belakangan viral dijadikan bahan tantangan makan. Pelaku tantangan berlomba-lomba menghabiskan makanan pedas sebanyak atau secepat mungkin.


    Namun konsumsi makanan pedas berakibat buruk untuk beberapa orang. Makanan pedas membuat mereka sakit perut, bahkan ada yang meninggal usai coba tantangan makan keripik terpedas

    Lantas seperti apa kata pakar kesehatan mengenai konsumsi makanan pedas? Benarkah berbahaya untuk kesehatan?

    Merangkum HuffPost (23/10/2023), berikut penjelasannya:

    1. Hal yang terjadi pada tubuh saat makan pedas

    Saat makan pedas ada sensasi terbakar di mulut. Dr. Lisa Ganjhu, gastroenterologist dari NYU Langone Health menjelaskan itu berasal dari senyawa capsaicin, senyawa kimia yang merupakan komponen aktif pada cabai dan pemberi rasa pedas.

    Berbagai hal fisiologis terjadi saat makan pedas, mulai dari berkeringat, rasa kebas di bibir dan mulut, hingga sensasi terbakar di lidah. Semua hal ini rupanya respon tubuh untuk mendinginkan ‘dirinya’ usai capsaicin mengirim sinyal nyeri ke otak.

    Dr. Natasha Chhabra yang juga gastroenterologist mengatakan makan pedas erat kaitannya dengan refluks pada beberapa orang. Refluks merupakan kondisi naiknya makanan yang ditampung beserta cairan asam lambung ke esofagus. Namun Dr. Natasha mengatakan belum ditemukan mekanisme pasti mengenai cara makanan pedas memicu refluks pada seseorang.

    2. Kenapa beberapa orang lebih kuat makan pedas?

    Apa Benar Makan Cabai Bisa Atasi Disfungsi Ereksi?Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Sering kali pertanyaan muncul mengenai kenapa seseorang ada yang sangat kuat makan pedas, sementara yang lain tidak sama sekali? Menurut Dr. Natasha, toleransi akan rasa pedas dipengaruhi beberapa faktor, seperti genetik, pengalaman hidup, dan paparan terhadap makanan.

    Sementara itu Dr. Lisa menambahkan, konsumsi makanan pedas terus menerus dapat meningkatkan toleransi seseorang akan rasa pedas. Ini tercermin pada keluarga-keluarga di Indonesia, misalnya, yang jamak mengonsumsi makanan pedas sehingga orang Indonesia berakhir lebih kuat makan pedas jika dibandingkan keluarga di negara lain yang cenderung mengonsumsi makanan hambar.

    “Hal ini lebih menyangkut budaya dibanding masalah fisiologis,” katanya. Toleransi rasa pedas yang berbeda ini pula yang membuat reaksi tubuh seseorang terhadap rasa pedas juga beragam.

    3. Seberapa pedas takaran terlalu pedas?

    Lantas apa patokan yang membuat sebuah makanan tergolong amat pedas? Menurut Dr. Natasha, tidak ada patokan pasti mengenai hal itu. Beda misalnya dengan minum alkohol dimana ada jumlah yang direkomendasikan per hari agar seseorang tidak mabuk.

    Namun untuk mengukur rasa pedas, ada skala yang bisa jadi panduan. Sebutannya Scoville. Sebuah makanan pedas bisa diukur memiliki berapa Scoville heat units (SHU) yang bergantung pada konsentrasi capsaicin di dalamnya.

    Semakin tinggi SHU-nya, maka semakin pedas bahan makanan tersebut. Sebut saja cabai Carolina reapers yang punya 1,500,000 SHU, berbeda dengan jalapeno yang mengandung antara 2,500 hingga 10,000 SHU.

    Simak Video ‘Pencinta Makanan Pedas Wajib ke Rumah Makan Ini!’:

    [Gambas:Video 20detik]

    Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Makan terlalu pedas bisa menewaskan seseorang?

    Makan Paqui Jadi Sakit Sampai dibawa ke RSFoto: YouTube

    Para pakar mengatakan kecil kemungkinan konsumsi makanan pedas dapat menewaskan seseorang, kecuali jika orang itu mengalami reaksi alergi atau sensitivitas terhadap makanan.

    “Saya belum pernah mendengar kalau konsumsi makanan pedas membunuh seseorang,” kata Dr. Lisa. Mengenai tantangan makan keripik pedas yang beberapa waktu lalu membuat seseorang meninggal disebutkan tubuh seseorang pada dasarnya mengalami syok, seolah-olah ditusuk, dan adrenalin tubuh melonjak.

    Ia menegaskan kalau meski efek makan pedas bisa memunculkan ketidaknyamanan, tapi sebenarnya kematian akibat makan pedas sangat kecil kemungkinannya.

    5. Cara meredakan rasa pedas

    Banyak orang pilih minum banyak air putih untuk menetralisir rasa pedas yang kuat, tapi ternyata pilihan minuman penuh lemak, seperti susu dinilai lebih baik.

    Faktanya, capsaicin merupakan senyawa larut lemak yang dapat ‘hilang’ jika kita minum susu. Sebaliknya, jika yang diminum air putih, maka tidak berefek menghilangkan capsaicin tersebut.

    Dr. Natasha bilang mengunyah permen karet dan makan permen pelega tenggorokan juga dapat jadi solusi. “Makanan itu meningkatkan produksi saliva yang bantu menetralisir keasaman di perut,” katanya.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Resep Sambal Terasi yang Pedas Nikmat Buat Cocolan Lauk

    Jakarta

    Sambal terasi menjadi favorit banyak orang. Pelengkap hidangan yang gurih pedas ini bisa dibuat sendiri dengan mudah. Contek resep sambal terasi berikut!

    Sambal terasi telah menjadi pelengkap hidangan favorit sejak dulu. Bisa dinikmati bersama ayam goreng, tahu tempe goreng, lalapan, hingga sayur berkuah bening.

    Setiap rumah pasti memiliki kreasi sambal terasi favorit keluarga. Seperti sambal terasi buatan Analisa Djajasasmita, salah satu pemenang Master Resep Sasa.


    Analisa Djajasasmita mengungkapkan kalau sambal terasi adalah hidangan penyelamat di meja makan. “Cuma dengan nasi hangat, tempe goreng, dan sambal terasi, rasanya sudah seperti pesta kecil di dapur,” ungkapnya.

    Kreasi sambal terasi ini bisa dicontek resepnya dengan bahan dan cara memasak yang sederhana. Berikut resepnya!

    Resep sambal terasi dari Analisa Djajasasmita, pemenang Master Resep SasaResep sambal terasi dari Analisa Djajasasmita, pemenang Master Resep Sasa Foto: dok. Analisa Djajasasmita Master Resep Sasa
    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    10-15 menit Mudah 2
    Daerah Asal Masakan : Jawa
    Kategori Masakan : Sambal

    Bahan Bahan

    • 5 buah cabai rawit merah (atau sesuai selera pedas)
    • 2 buah cabai merah keriting
    • 1 siung bawang putih
    • 2 siung bawang merah
    • 1/2 buah tomat merah
    • 1/2 sdt terasi bakar
    • 1/4 sdt garam
    • 1/4 sdt gula merah (atau gula pasir)
    • 1/4 sdt Sasa MSG
    • 1-2 sdm minyak panas

    Cara Memasak:

    1. Siapkan bahan. Cuci bersih cabai, bawang, dan tomat.
    2. Bakar terasi. Panggang sebentar terasi di atas api kecil hingga harum.
    3. Ulek semua bahan, di antaranya ada cabai, bawang, tomat, dan terasi bakar dengan cobek atau ulekan.
    4. Bumbui dengan garam, gula, dan Sasa MSG, ulek rata.
    5. Siram minyak panas 1-2 sdm ke atas sajian sambal, aduk rata.
    6. Sajikan dan nikmati sambal terasi pedas gurih ini dengan nasi hangat dan lauk sederhana.

    Kreasi sambal terasi ala Analisa Djajasasmita memang sangat sederhana, tapi bisa menjadi menu andalan keluarga di rumah. Ia pun terpilih menjadi salah satu pemenang Master Resep Sasa.

    Simak Video “Video: Pedas Nikmat Mie Semeru di Lumajang dengan Berbagai Level
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Rujak Buah Sambal Lotis yang Pedasnya Bikin Melek

    Jakarta

    Rujak buah banyak disukai oleh ibu-ibu. Biasanya dijadikan camilan siang hari karena rasanya menyegarkan. Nikmati kreasi rujak buah ini dengan sambal lotis.

    Rujak buah merupakan kreasi camilan khas Indonesia yang terbuat dari potongan buah segar. Buah yang digunakan untuk rujak biasanya berupa mangga muda, kedondong, jambu air merah, bengkuang, timun, hingga nanas.

    Kreasi rujak buah disajikan dengan sambal yang khas bernama lotis. Sambal lotis berasal dari Jawa Tengah dan terbuat dari campuran cabe rawit merah, cabe merah keriting, terasi, kencur, dan gula merah.


    Kamu bisa juga menambahkan sambal kacang tanah goreng yang diulek menjadi satu pada racikan sambal lotis. Sajikan bersama buah-buah segar sesuai selera.

    Berikut resep dan cara memasak rujak buah bersama sambal lotis:

    Resep Rujak Buah Sambal Lotis

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 4
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Salad

    Bahan Bahan

    • 1 buah mangga muda (iris sesuai selera)
    • 5 buah jambu air merah (belah dua)
    • 1 buah bengkuang (iris sesuai selera)
    • 1/2 buah mentimun (iris agak tebal)

      Sambal lotis:

    • 250 g Gula Jawa

    • 150 g kacang tanah goreng
    • 2 sdm kacang tanah goreng
    • 10 buah cabe rawit
    • 1 sdm terasi bakar
    • 1,5 sdm Garam
    • 1 jempol asam jawa larutkan air panas secukupnya

    Cara Memasak:

    1. Siapkan semua buah yang akan dijadikan rujak. Jangan lupa untuk mencuci bersih dan iris sesuai selera.
    2. Ulek semua bahan sambal sampai tercampur merata.
    3. Koreksi rasanya jika dirasa kurang manis atau gurih.
    4. Sajikan dalam piring terpisah atau dicampur menjadi satu.

    Tips memasak:

    1. Kamu bisa menggunakan paduan buah lain, seperti pepaya, nanas, apel, kedondong, dan lainnya.
    2. Jika tak suka kacang, bisa membuat sambal lotis tanpa kacang.

    Simak Video “Video: Pedas Nikmat Mie Semeru di Lumajang dengan Berbagai Level
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Resep Sambal Khas Nusantara yang Pedasnya Nagih

    Jakarta

    Beragam jenis sambal bisa ditemui di Indonesia dan setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Berikut resep sambal Nusantara yang sedap dan bikin nagih.

    Sambal seolah jadi hidangan wajib untuk orang Indonesia, karena rasanya yang pedas mampu membuat nafsu makan meningkat. Biasanya disajikan sebagai pelengkap hidangan atau lauk tambahan.

    Beberapa jenis sambal Nusantara juga memiliki karakteristik berbeda di setiap daerah. Ada sambal yang diulek halus ataupun sambal iris yang segar. Di antaranya sambal tempong, sambal matah, hingga sambal leunca.


    Berikut beberapa resep sambal yang dapat dinikmati sebagai pelengkap hidangan.

    1. Resep Sambal Tempong

    Sambal tempong merupakan jenis sambal yang berasal dari Banyuwangi. Namun, kreasi sambal ini juga populer di Bali dan kawasan Jawa Timur lainnya. Biasanya terbuat dari cabe merah, cabe rawit, tomat, dan terasi.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : Banyuwangi
    Kategori Masakan : Sambal

    Cara Memasak:

    1. Ulek kasar cabe merah, cabai rawit merah, dan cabai keriting bersama garam dan gula pasir.
    2. Masukkan tomat, lalu ulek kembali hingga agak halus dan tercampur.
    3. Tabahkan terasi bakar, gula merah, micin, ulek lagi sampai semuanya tercampur rata.
    4. Kucuri dengan air jeruk limau.
    5. Sajikan sambal tempong sebagai pelengkap hidangan.

    2. Resep Sambal Matah

    Sesuai dengan namanya, sambal matah atau sambal mentah ini bukan jenis sambal yang diulek, melainkan sambal iris. Terdiri atas bawang merah, bawang putih, cabe rawit merah, lengkuas, dan daun jeruk.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : Bali
    Kategori Masakan : Sambal

    Bahan Bahan

    • 4 butir bawang merah, iris tipis
    • 2 siung bawang putih, iris tipis
    • 5 buah cabai rawit merah, iris halus
    • 2 lembar daun jeruk purut, iris halus
    • 1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus
    • 1/2 sdt garam
    • 1 butir jeruk limau, ambil airnya
    • 3 sdm minyak sayur
    • 1 sdt terasi

    Cara Memasak:

    1. Iris semua bahan yang diperlukan untuk kreasi sambal, seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daun jeruk, hingga serai.
    2. Sisihkan irisan bahan sambal terlebih dahulu.
    3. Panaskan minyak, lalu goreng terasi hingga harum. Matikan api dan diamkan sebentar.
    4. Masukkan irisan bawang hingga serai ke dalam wadah, lalu campurkan minyak hingga rata.
    5. Tambahkan air jeruk limau dan aduk merata.
    6. Sajikan sambal matah sebagai pelengkap hidangan.

    3. Resep Sambal Leunca

    Sambal leunca merupakan jenis sambal khas Jawa Barat. Biasa juga disebut karedok leunca, biasanya terasa sangat pedas karena terbuat dari cabe rawit hijau dan terasi merah yang lezat.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    20 Mudah 4
    Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
    Kategori Masakan :Sambal

    Bahan Bahan

    • 100 g leunca
    • 10 buah cabe hijau keriting
    • 2 buah cabe hijau besar
    • 10 buah cabe rawit hijau
    • 2 siung bawang putih
    • 1/2 sdt gula pasir
    • 1 sdt garam
    • 1 sdm air jeruk nipis
    • 2 lembar daun jeruk purut
    • 1 sdm terasi merah

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih leunca dan lepaskan dari tangkainya satu per satu.

    2. Tumbuk cabe hijau dan bawang putih hingga agak halus.
    3. Tambahkan gula dan garam dan terasi merah, lalu ulek merata.
    4. Masukkan leunca dan daun jeruk, tumbuk hingga agak memar.
    5. Beri air jeruk nipis, aduk rata lalu sajikan dengan lalapan segar.

    Simak Video “Nyobain Sambal Tempong Khas Banyuwangi dengan Dilayani ‘PNS’
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com