Tag: manfaat alpukat

  • Konsumsi Alpukat Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Sebabnya!


    Jakarta

    Alpukat sering dijadikan sebagai menu makan saat sedang diet. Namun, apakah makan alpukat benar-benar bisa membantu menurunkan berat badan?

    Alpukat memang bisa menjadi kunci pendukung keberhasilan dalam menurunkan berat badan. Tentunya selain konsumsi makanan gizi seimbang, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup.

    Pakar nutrisi Laura Burak mengatakan, buah ini adalah sumber lemak dan serat omega-3, dua kombinasi kuat yang menstabilkan kadar gula darah, memperlambat pencernaan, dan mencegah keinginan makan yang tidak sehat.

    Tentu saja, dengan mengonsumsi alpukat, kamu tidak akan lagi mencari camilan atau makanan ultra-processed tinggi gula di kemudian hari.

    “Menambahkan alpukat ke dalam pola makan setidaknya sekali atau dua kali sehari akan membuat kamu lebih kenyang dan kecil kemungkinannya untuk makan makanan ringan dan/atau makan malam berkalori tinggi dalam porsi besar yang biasanya menyebabkan penambahan berat badan,” kata Burak kepada Eat This Not That.

    Penelitian mendukung betapa bermanfaatnya alpukat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan dan menjadi bugar. Menurut analisis Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional pada 2001-2012, orang yang mengonsumsi alpukat memiliki berat badan lebih rendah dan lingkar pinggang lebih kecil dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alpukat.

    AlpukatAlpukat Foto: Getty Images/HRAUN

    Selain itu, data dari uji klinis acak terhadap orang dewasa yang kelebihan berat badan mengungkapkan bahwa makan setengah buah alpukat saat makan siang memberi rasa kenyang yang lebih besar dan berkurangnya keinginan untuk makan lima jam setelah makan siang.


    Nutrisi Alpukat

    Mengutip Healthline, dalam 100 gram atau setengah buah alpukat terdapat beberapa vitamin, mineral, lemak sehat, dan serat. Dengan kata lain, setengah buah alpukat mengandung sekitar 160 kalori.

    Selain itu, alpukat juga mengandung cukup banyak niasin, riboflavin, tembaga, magnesium, mangan, dan antioksidan. Alpukat juga rendah karbohidrat dan merupakan sumber serat yang baik. Setiap porsi hanya mengandung 9 gram karbohidrat, 7 di antaranya berasal dari serat.

    Tidak seperti kebanyakan buah lainnya, alpukat relatif tinggi lemak yaitu sekitar 15 persen.

    Manfaat makan alpukat

    Manfaat makan alpukat tiap hariManfaat makan alpukat tiap hari Foto: Getty Images/iStockphoto/serezniy

    Selain bermanfaat menurunkan berat badan, Burak mengatakan alpukat adalah “pembangkit nutrisi” yang secara alami menambahkan antioksidan ke dalam makanan.

    Alpukat juga dapat dinikmati dengan berbagai cara dan rasanya luar biasa lezat, yang merupakan bagian penting dalam menjaga konsistensi kebiasaan makan yang sehat.

    “Singkatnya, menambahkan alpukat ke dalam makanan Anda membuat Anda bahagia secara mental dan fisik,” kata Burak.

    Selain itu, menukil Healthify me, alpukat kaya akan sifat anti-inflamasi dan asam oleat, yang meningkatkan proses pencernaan dan mengurangi risiko obesitas.

    Mengonsumsi alpukat membantu mengatur nafsu makan dan menurunkan risiko penyakit jantung, kolesterol, dan diabetes beserta manfaatnya.

    Alpukat merupakan makanan tinggi lemak. Namun, sintesis asam oleat merupakan penyusun sebagian besar lemak.

    Penelitian menunjukkan bahwa asam oleat merupakan asam lemak tak jenuh tunggal yang banyak ditemukan pada kacang-kacangan dan minyak zaitun.

    Ini adalah komponen penting dari diet penurunan berat badan yang sehat. Selain itu, mengonsumsi alpukat mentah bertindak sebagai agen detoksifikasi alami dan membantu membersihkan tubuh.

    Sebaiknya konsumsi alpukat dalam keadaan segar. Tanpa tambahan pemanis atau susu agar tak ada penambahan kalori dan tetap dapatkan manfaat sehat.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Alasan Konsumsi Alpukat Bagus untuk Kesehatan Jantung


    Jakarta

    Alpukat memang dikenal sebagai makanan super yang menawarkan beragam nutrisi. Namun, secara khusus, konsumsi buah-buahan ini dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung.


    Secara keseluruhan, konsumsi berbagai macam buah dapat meningkatkan kesehatan, mulai dari penurunan berat badan hingga memperlancar pencernaan.

    Namun, jika mencari buah-buahan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, alpukat bisa jadi solusi.

    Alpukat memang memiliki beragam nutrisi, mulai dari karbohidrat dengan indeks glikemik sangar rendah, antioksidan jenis zeaxanthin dan lutein, hingga lemak sehat dan aneka mineral. Semua kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, menurunkan risiko depresi, dan mencegah keropos tulang.

    Namun, beberapa penelitian menemukan jika konsumsi alpukat dapat meningkatkan kesehatan jantung.

    Untuk mengetahui bagaimana cara kerja alpukat dalam meningkatkan kesehatan jantung, berikut penjelasannya seperti dilansir dari Times of India (12/10/2024).

    1. Alpukat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

    Ilustrasi jus alpukatAlpukat bisa menurunkan risiko pnaykit kardivaskular karena beberapa alasan. Foto: Getty Images/Farion_O

    Kardiovaskular merupakan penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Dimana terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga nyeri dada.

    Namun, risiko terkena penyakit kardiovaskular bisa dihindari dengan rutin mengonsumsi alpukat.

    Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of The American Heart Association, konsumsi setidaknya dua porsi alpukat dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan orang yang jarang makan alpukat.

    Penelitian ini dilakukan selama periode 30 tahun, yang melibatkan lebih dari 110.000 peserta. Penulis menyimpulkan bahwa mengganti makanan tertentu yang mengandung lemak dengan alpukat, dapat menyebabkan risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah.

    2. Alpukat menurunkan kadar kolesterol jahat

    cara melunakkan alpukat cara melunakkan alpukatMakan alpukat juga diketahui bisa menurunkank kadar kolesterol jahat. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tubuh memang memerlukan kolesterol, tetapi jumlahnya tidak perlu terlalu banyak. Sebagian besar kolesterol dibuat sendiri oleh tubuh, terutama jaringan hati. Sebagian lagi diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

    Jika kadar kolesterol berlebihan, terutama kadar LDL (Low density lipoprotein) atau kolesterol jahat, nantinya bisa menumpuk dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan penyumbatan dan menghambat aliran darah.

    Oleh karena itu, kadar kolesterol di tubuh perlu dijaga. Salah satunya dengan mengonsumsi alpukat.

    Studi yang diterbitkan dalam jurnal yang sama mengungkap jika memakan satu alpukat sehari selama enam bulan dapat sedikit menurunkan kadar kolesterol LDL. Pada akhirnya bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

    Alpukat dikenal rendah gula dan garam, tetapi tinggi lemak tak jenuh tunggal, kalium, serat, dan sterol, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.

    Menurut para ahli kesehatan yang disebut Times of India, sejumlah besar lemak tak jenuh tunggal di dalam alpukat dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Manfaat alpukat untuk kesehatan jantung lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Bermanfaat bagi kesehatan jantung dan diabetes

    cara melunakkan alpukatAlpukat juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Alpukat merupakan sumber fitosterol terkaya, bersama dengan matriks lemak terelmusinya, yang dapat membantu meningkatkan pemblokiran kolesterol usus dan menjaga kesehatan jantung.

    Alpukat juga dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe-2. Sebuah penelitian di Amerika Serikat telah menemukan hubungan langsung antara asupan alpukat dan tingkat kejadian diabetes tipe-2 yang lebih rendah.

    Ditemukan juga bahwa alpukat memiliki indeks glikemik yang rendah. Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes tipe-2.

    4. Cara mengonsumsi alpukat

    Jika ingin mulai memasukkan alpukat ke dalam menu harian, para ahli yang disebut Times of India menyarankan untuk menumbuk atau menghaluskan daging buahnya saja. Lalu diolesi ke roti panggang bersamaan dengan tambahan garam dan merica. Bisa dimakan sebagai menu sarapan.

    Bisa juga diolah menjadi smoothie yang dapat dicampur dengan bayam, pisang, hingga susu almond.

    Alpukat juga bisa dikonsumsi dalam bentuk salad. Cukup dicampur dengan potongan-potongan sayuran, biji-bijian, hingga kacang-kacangan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com