Tag: manfaat bumbu dapur

  • 5 Bumbu Dapur Ini Menyehatkan, Bagus Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Selain konsumsi obat-obatan dan makanan alami, kesehatan juga bisa ditingkatkan dengan menambahkan 5 bahan dapur ini ke masakan. Ini bahan-bahannya!

    Tahun baru membawa banyak kebahagiaan, harapan, dan segala keinginan baik dalam hidup. Salah satu yang paling diharapkan tentu saja kesehatan.

    Untuk menjaga tubuh agar selalu sehat, setiap individu perlu mengubah pola hidupnya menjadi lebih baik. Berarti, kamu perlu lebih sering berolahraga, istirahat yang cukup, hingga mengonsumsi makanan sehat.


    Makanan sehat tidak hanya didapat dari bahan makanan utuh, seperti sayuran, buah-buahan, hingga protein, seperti daging atau telur. Kamu juga bisa membuat makanan menjadi lebih sehat dengan menambahkan bumbu dapur atau rempah dapur alami.

    Beberapa bumbu-bumbu dapur itu bisa dikonsumsi langsung maupun dicampur dengan bahan lain agar lebih enak. Jika penasaran dengan bumbu dapur yang menyehatkan kesehatan, ini daftarnya seperti dirangkum dari Times of India (01/01/24).

    1. Kayu manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis menjadi bumbu dapur yang tidak hanya menambah rasa dan aroma pada makanan minuman, tetapi juga menyehatkan. Foto: Getty Images/iStockphoto/yulka3ice

    Kayu manis sering dikaitkan dengan kemakmuran dan dan kesuksesan. Kayu manis diyakini sebagian orang dapat menarik kelimpahan finansial.

    Namun, dari segi kesehatan, rempah yang aroma dan rasanya enak ini kaya akan antioksidan. Senyawa tersebut bisa mengurangi kerusakan dalam tubuh akibat radikal bebas. Antioksidan pada kayu manis juga bisa mencegah stres oksidatif dan mengatasi beberapa penyakit serius lainnya.

    Khasiatnya tidak itu saja, kayu manis juga bisa mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL dan trigliserida dan membuat kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik tetap stabil.

    Jenis rempah ini juga memiliki zat antioksidan dengan sifat anti-inflamasi yang mampu mencegah terjadinya peradangan di seluruh tubuh.

    Kayu manis bisa diolah menjadi teh, atau dicampur ke dalam susu. Bumbu dapur ini juga bisa menambah rasa, aroma, dan manfaat baik pada masakan.

    2. Daun basil

    Close up of Shrubby basil in top view ( Ocimum gratissimum L., LAMIACEAE )Daun basil juga merupakan bahan dapur yang bisa mengontrol kadar gula darah tubuh. Foto: Getty Images/TiSanti

    Dalam beberapa budaya, daun basil dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kekayaan. Menempatkan daun basil di depan pintu rumah dianggap mengundang kemakmuran dalam rumah.

    Basil juga merupakan jenis daun yang kaya akan nutrisi, mulai dari kalsium, vitamin A dan K, hingga mangan, yang baik untuk menangkal radikal bebas.

    Mengonsumsi daun basil dikaitkan dengan manfaatnya dalam mengontrol kadar gula dalam tubuh. Daun basil juga dipercaya dapat mengurangi kelelahan dan mengembalikan tenaga dalam tubuh.

    Kandungan eugenol pada daun ini juga diketahui mampu menghambat peredaran kalsium pada pembuluh darah sehingga mampu menurunkan tekanan darah.

    Daun basil bisa diolah menjadi teh herbal, atau dipakai untuk menambah rasa pada pasta hingga berbagai olahan ikan.

    Daftar bumbu dapur yang bisa mendorong kesehatan lainnya bisa dilihat pada halaman berikut ini!

    3. Jahe

    Teh jahe yang sehatkan pencernaanBahan dapur satu ini sudah tidak perlu diragukan lagi khasiatnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Dalam tradisi tertentu, jahe dianggap menarik kekayaan dan kemakmuran. Jahe sering digunakan sebagai ‘jimat’ untuk menangkal hal-hal buruk, digunakan sebagai obat herbal, hingga sering ditambahkan ke makanan atau minuman untuk meningkatkan sifat simboliknya.

    Konsumsi jahe dikenal dapat memperlancar peredaran darah, menurunkan kolesterol, hingga meredakan sakit maag. Jahe bisa dimasukkan ke dalam makanan untuk menambah rasa pedas dan aroma yang khas.

    Tidak hanya itu, penambahan jahe pada makanan dan minuman juga berfungsi sebagai anti-inflamasi dan antioksidan.

    4. Pala

    Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, menjadi salah satu wilayah penghasil rempah, seperti pala dan cengkeh. Pala adalah primadonanya. Salah satu wilayah penghasil pala ada di Pulau Doi, Loloda Kepulauan, di Halmahera Utara.Pala juga mendatangkan manfaat untuk kesehatan jantung dan mencegah bakteri pemicu penyakit. Foto: Rafida Fauzia

    Pala dikaitkan dengan keberuntungan dalam beberapa cerita rakyat. Pala juga diyakini memiliki khasiat magis yang dapat dimanfaatkan untuk kesuksesan finansial.

    Dalam sisi kesehatan, pala dapat mengontrol kadar gula darah. Mengonsumsi pala secara rutin juga mampu menjaga kesehatan jantung.

    Rempah-rempahan ini memiliki sifat anti-bakteri yang dapat mengatasi berbagai jenis bakteri pemicu penyakit. Misalnya, mengatasi bakteri Streptococcus mutan dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan mulut dan gigi.

    Pala bisa dimasukkan sebagai bahan penambah rasa pada makanan maupun ditambah ke dalam racikan minuman herbal.

    5. Daun salam

    Dry Bay Leaves - Laurel Tree leaves, aromatic herb and Indian spices on the wooden spoon, rustic background, macro.Konsumsi daun salam juga mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh sekaligus mendukung kesehatan saluran pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/joannatkaczuk

    Daun salam sering digunakan untuk ritual meraih kesuksesan dan kemakmuran. Banyak orang percaya kalau menulis keinginan atau tujuan di daun salam kemudian membakarnya dapat membantu mewujudkan keinginan tersebut.

    Daun salam sendiri mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Ini karena kandungan vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C yang menjadi antioksidan alami. Daun herbal bisa diolah menjadi teh herbal kemudian diminum untuk mendukung kesehatan saluran pencernaan dan ginjal.

    Kandungan polifenol pada daun salam bisa menurunkan gula darah. Tanaman ini juga menjaga jantung tetap sehat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Bumbu Dapur yang Efektif Bantu Penurunan Berat Badan


    Jakarta

    Bumbu dapur dipakai sebagai pelezat masakan. Selain mudah didapat bumbu dapur bisa membantu diet terutama proses penuruan berat badan.

    Meskioun kini banyak bumbu masak instan tang praktis tetapi dianjurkan untuk mengonsumsi bumbu dapur segar alami. Sedangkan bumbu yang boleh untuk diet disarankan murni berasal dari rempah-rempah yang diolah sendiri tanpa campuran pengawet lainnya.

    Mengutip Healthline, berikut rempah alami yang bisa dijadikan bumbu masakan sekaligus bermanfaat untuk membantu penurunan berat badan.


    1. Cabai Rawit

    Ilustrasi cabai rawit merahCabai rawit sebenarnya punya manfaat kesehatan, terutama untuk menurunkan berat badan. Foto: Pexels/Lum3n

    Varietas cabai seperti rawit paling populer digunakan sebagai perisa ke dalam makanan supaya menciptakan sensasi pedas.

    Rasa pedas itu berasal dari senyawa capsaicin, yang ternyata mempunyai banyak manfaat kesehatan, terutama menurunkan berat badan karena bisa memaksimalkan metabolisme.

    Akan tetapi, penggunaan cabai rawit ini perlu diperhatikan. Khususnya bagi penderita nyeri lambung, sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsinya. Untuk pengganti rasa pedas, bisa menggunakan lada hitam atau jahe.

    2. Jahe

    5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!Jahe juga baik untuk meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori. Foto: Times of India

    Jahe seringkali diolah menjadi bahan utama minuman tradisional, seperti wedang jahe, teh serai jahe, atau bajigur.

    Tidak hanya minuman, jahe juga dapat dijadikan bumbu yang boleh untuk diet. Sebab gingerol dalam jahe mampu meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori.

    Memasukkan jahe untuk campuran bumbu masak bermanfaat mengontrol kadar gula darah supaya tetap stabil.

    3. Oregano

    Ilustrasi oreganoSelain menjadi pelengkap hidangan, oregano juga bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/marrakeshh

    Oregano adalah rempah daun yang masih satu keluarga dengan mint, basil, thyme, rosemary, dan sage.

    Senyawa kuat carvacrol pada oregano ini diklaim bisa membantu turunkan berat badan karena mampu mengontrol sintesis lemak dalam tubuh.

    Selain dijadikan serbuk bumbu masak, oregano juga ada yang dijadikan suplemen diet dengan khasiat sama untuk menurunkan berat badan.

    4. Ginseng

    GinsengGinseng merupakan tanaman herbal yang ampuh menurunkan berat badan. Foto: Shutterstock/

    Ginseng merupakan tanaman herbal yang banyak dipercaya dalam pengobatan tradisional di Tiongkok.

    Bahkan banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman ginseng cukup ampuh membantu menurunkan berat badan.

    Hal ini dikarenakan ginseng mengandung jaringan adiposa cokelat atau BAT. Jaringan tersebut dapat mengubah lemak menjadi energi dengan cepat.

    5. Kunyit

    Kunyit AsamKunyit juga dapat menekan jaringan lemak dan mengontrol kadar gula darah. Foto: iStock

    Kunyit cukup populer dalam pengobatan herbal karena bersifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan.

    Tak hanya itu, kunyit mampu menekan pertumbuhan jaringan lemak serta mengontrol kadar gula darah berkat komponen utamanya yaitu kurkumin.

    Hasil studi pada orang obesitas menunjukkan bahwa menambahkan kunyit ke dalam bumbu masakan cukup efektif dalam mengurangi lemak perut sekitar 5 persen.

    6. Lada hitam

    Lada hitam adalah bumbu dapur yang berasal dari buah kering piper nigrum berbunga asli India.

    Biji buah tersebut mengandung senyawa kuat yaitu piperine, yang menciptakan rasa pedas dan memberi efek dalam proses penurunan berat badan.

    Sebuah studi menyatakan bahwa piperine pada lada hitam ini cukup efektif bekerja menghambat pembentukan sel lemak dalam tubuh.

    7. Kayu manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis pun merupakan rempah yang bisa membantu penurunan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

    Kayu manis atau bubuk kayu manis merupakan rempah aromatik terbuat dari kulit bagian dalam pohon kayu manis.

    Sifat dari kayu manis ini antimikroba sehingga efektif untuk diet. Senyawa tersebut mampu memberi respons negatif pada tubuh ketika menerima asupan berlemak tinggi.

    Menambahkan bubuk kayu manis ke dalam masakan atau kue, cukup efektif menstabilkan gula darah dan membantu mengurangi nafsu makan berlebih.

    Untuk menghindari efek samping, penggunaan bumbu-bumbu yang boleh untuk diet ini disarankan tidak lebih dari satu sendok makan per hari.

    Selain itu, imbangi juga dengan pola hidup lebih sehat seperti makan-makanan bergizi, olahraga rutin, serta istirahat cukup.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com