Tag: manfaat makan oatmeal

  • Oatmeal Jadi Menu Diet Populer, Ini 5 Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Oatmeal merupakan salah satu makanan sehat yang memiliki banyak keunggulan. Mulai dari menurunkan berat badan sampai melindungi jantung.

    Oatmeal adalah biji-bijian utuh yang memiliki nama ilmiah Avena Sativa. Oatmeal dapat membantu menurunkan berat badan karena lebih mengenyangkan.

    Kandungan beta-glukan dalam oatmeal dapat meningkatkan rasa kenyang dan memproduksi hormon peptida YY (PYY) yang dihasilkan oleh usus ketika makan. Hormon rasa kenyang inilah yang membantu mengurangi asupan kalori dan menurunkan risiko obesitas.


    Selain itu oatmeal merupakan makanan yang mengandung karbohidrat dan serat tinggi. Makanan rendah kalori ini memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Salah satunya kesehatan jantung.

    Berikut lima keuntungan rutin konsumsi oatmeal untuk kesehatan tubuh dilansir dari berbagai sumber.

    1. Menyehatkan Jantung dan Usus

    Ilustrasi OatmealIlustrasi Oatmeal Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

    Makanan yang berasal dari gandum ini memiliki rasa yang hambar. Untuk menikmatinya, oatmeal bisa diberikan aneka pelengkap agar lebih terasa lezat. Bisa ditambahkan buah, susu nabati, hingga biji-bijian.

    Salah satu keunggulan dari oatmeal terdapat berbagai antioksidan yang dikenal sebagai avenathramides ditemukan secara ekslusif di gandum.

    Avenathramides telah terbukti menunjukkan aktivitas anti inflamasi dan anti gagal serta dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap penyakit jantung koroner, kanker usus besar dan iritasi kulit. Oat juga berperan dalam mengontrol tekanan darah.

    2. Kaya Vitamin dan Mineral Penting

    Oatmeal kaya nutrisi dan mengandung tiamin, magnesium, fosfor, zinc, mangan, selenium dan juga zat besi.

    Takaran konsumsi yang direkomendasikan untuk oatmeal adalah sekitar 1/2 cup atau 43 gram oatmeal per porsinya. Selain diisi dengan berbagai vitamin dan mineral penting, oatmeal juga terkenal baik untuk kesehatan kulit.

    Bahkan sejak dulu oatmeal digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

    3. Menurunkan Berat Badan

    A bowl with oatmeal next to bananas and eggs on a concrete table. Healthy pancakes ingredients.Menu olahan oatmeal. Foto: Getty Images/iStockphoto/FoodieMedia

    Oatmeal menghasilkan rasa kenyang yang cukup lama. Hal ini secara tidak langsung membuat Anda mengambil porsi makan yang lebih kecil di kesempatan makan selanjutnya.

    Serat khusus pada oatmeal, yaitu beta-glukan, membuat isi usus menjadi sangat kental. Hal ini diduga membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

    4. Stabilkan Gula Darah

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaSarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 Faktanya Foto: Getty Images/Creativeye99

    Oatmeal mengandung serat larut dan tidak larut. Serat larut membentuk gel kental yang membantu menurunkan kolesterol dan menstabilkan kadar glukosa darah.

    Penemuan ini dijelaskan oleh Harvard TH Chan School of Public Health, di dalam oatmeal juga terdapat serat beta-glukan. Menurut Nicole Sohayegh, ahli gizi terdaftar di New York City Nutrition, serat ini dapat menjaga kadar kolesterol sehat dan menjaga kesehatan jantung. Serat tersebut juga dapat mencegah kenaikan kadar gula darah dan insulin secara cepat.

    Serat tidak larut dalam oat jug membantu memberikan pengalaman “bergerak” dengan mengurangi sembelit dan meningkatkan kesehatan usus.

    5. Cegah Diabetes

    Oatmeal juga bisa membantu menurunkan kadar gula dalam darah sehingga risiko penyakit diabetes bisa berkurang. Sebab, indeks glikemik pada oatmeal sangat rendah dan hal itu berkaitan dengan resistensi insulin yang sedikit.

    Oatmeal mengandung banyak karbohidrat dan protein sehingga bisa memenuhi banyak kebutuhan energi pada tubuh. Dengan mengonsumsi oatmeal seseorang akan memiliki stamina yang jauh lebih maksimal.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Efek Makan Oatmeal Tiap Hari untuk Kesehatan


    Jakarta

    Oatmeal menjadi menu sarapan praktis nan mengenyangkan. Mengonsumsinya setiap hari bisa memberikan efek positif dan negatif untuk kesehatan.

    Bagi pelaku diet atau mereka yang jalani hidup sehat, sarapan oatmeal seperti sudah jadi kebiasaan. Rasanya enak, menyiapkannya praktis, dan jelas membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Oatmeal sendiri merupakan bijian sereal yang dibuat dari gandum oat yang sudah diproses dan dimasak sampai setengah matang. Oatmeal instan di pasaran biasanya sudah difortifikasi dengan vitamin dan mineral yang menambah manfaat gizinya.


    Sarapan oatmeal dapat membangkitkan energi sekaligus bermanfaat melancarkan buang air besar, atasi sembelit, sampai mengelola gula darah. Alhasil banyak orang pilih menyantap oatmeal setiap pagi.

    Lantas apa efek lainnya dari konsumsi oatmeal setiap hari? Merangkum Eat This, Not That!, ini daftarnya:

    1. Penuhi kebutuhan serat

    Banyak orang masih belum mencukupi kebutuhan serat hariannya, padahal serat banyak berperan penting kesehatan. Misalnya mengatur tekanan kolesterol, kadar gula darah, mendukung kesehatan sistem pencernaan, hingga manajemen berat badan.

    Makan oatmeal setiap hari bantu penuhi kebutuhan serat harian yang mencapai 28 gram, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Satu cangkir rolled oat (sekitar 100 gram) mengandung 4 gram serat yang berarti memenuhi 14% kebutuhan serat harian. Tambahkan biji chia, kacang-kacangan, dan buah berry ke oatmeal agar kandungan seratnya bertambah.

    2. Bantu usaha diet

    Young woman eating an oatmeal in the morning . Healthy lifestyle concept.Foto: Getty Images/aywan88

    Kabar baik untuk pelaku diet, sarapan oatmeal membantu penurunan berat badan. Hal ini dibenarkan oleh ahli gizi Trista Best. Ia mengungkap, “Makan oatmeal bantu seseorang merasa kenyang yang mencegah makan berlebih sepanjang hari.”

    Sebuah penelitian komprehensif tahun 2023 yang diterbitkan dalam jurnal Current Nutrition Reports mencatat bahwa banyak investigasi klinis menemukan bahwa konsumsi oat berperan mencegah obesitas dan bantu menurunkan berat badan.

    3. Menurunkan kolesterol jahat

    Efek sarapan oatmeal setiap hari adalah menurunnya kadar kolesterol jahat dalam darah dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Hal ini dibenarkan oleh ahli gizi Megan Byrd.

    Manfaat oatmeal dalam menurunkan kolesterol tampaknya berkat kandungan beta-glukan. Sebuah penelitian dalam Food & Function mencatat bahwa fitosterol, senyawa fenolik, tokoferol, dan saponin yang terkandung dalam oatmeal mungkin memiliki dampak langsung atau tidak langsung terhadap kadar kolesterol.

    4. Dukung kesehatan pencernaan

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaFoto: Getty Images/Creativeye99

    Oatmeal kaya akan fitokimia unik, termasuk beta-glukan, pati resistan, dan fenol yang memengaruhi mikrobioma usus, seperti yang disebutkan penelitian dalam jurnal Foods.

    Mikrobioma usus sendiri merupakan kumpulan bakteri, jamur, dan mikroorganisme lain yang hidup di saluran pencernaan. Kehadirannya berperan penting dalam mendukung kesehatan pencernaan, kekebalan tubuh, dan bahkan otak.

    Banyak penelitian pada manusia telah menemukan bahwa mengonsumsi oat dapat meningkatkan kadar bakteri baik, termasuk lactobacilli dan bifidobacteria, dalam usus.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Bikin panjang umur

    Oatmeal adalah salah satu makanan terbaik untuk umur panjang. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Nutrition Journal, konsumsi oatmeal bantu mengurangi risiko penyakit autoimun, penyakit jantung, dan obesitas.

    Ditambah lagi, mengonsumsi biji-bijian utuh secara teratur telah terbukti mengurangi angka kematian, menurut American Heart Association.

    6. Picu kembung

    Ilustrasi OatmealFoto: Getty Images/iStockphoto/gresei

    Di samping efek positif, ada juga efek negatif dari sarapan oatmeal setiap hari. Ahli gizi Lisa Young mengungkap mereka yang baru pertama kali dan mau membiasakan makan oatmeal, mungkin akan merasa kembung.

    Karenanya paling bagus mulai dengan porsi kecil. Hal ini karena bijian utuh seperti oatmeal mengandung serat tinggi, glukosa, dan pati. Ahli gizi Shannon Henry menjelaskan, “Semuanya dikonsumsi oleh bakteri di usus atau usus besar, yang menyebabkan gas dan kembung pada beberapa orang.”

    7. Menambah berat badan

    Memang benar salah satu efek positif sarapan oatmeal setiap hari adalah bantu turunkan berat badan, tapi bisa juga terjadi sebaliknya. Mengonsumsi oatmeal berlebihan justru dapat menaikkan angka timbangan.

    Ahli gizi Lisa Young bilang, “Mengonsumsi oatmeal dalam porsi banyak dapat menyebabkan penambahan berat badan.” Ia juga mengingatkan penambahan topping. Jika pakai kacang walnut atau flaxseed bagus, tapi jika pakai bahan mengandung banyak gula atau mentega, maka jadinya tidak bagus. Pilih topping tepat yang tidak meningkatkan nilai kalori hidangan oatmeal.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold