Tag: manfaat semangka

  • 10 Manfaat Semangka bagi Kesehatan Menurut Ahli Gizi

    Jakarta

    Semangka merupakan buah yang lezat, segar, dan kaya manfaat kesehatan. Selain bisa memuaskan keinginan akan rasa manis tanpa tambahan gula, semangka juga merupakan sumber gizi tinggi dengan kandungan vitamin dan mineral yang melimpah.

    Semangka diyakini pertama kali ditanam lebih dari 4.000 tahun yang lalu di Afrika Timur Laut. Dengan kulit hijau dan daging merah cerah, buah ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga menyediakan nutrisi penting seperti vitamin A dan C.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai kandungan dan manfaat semangka bagi kesehatan. Simak hingga akhir, ya!


    Kandungan Semangka

    Dilansir dari buku Green Smoothie ala Rita Ramayulis: 100 Resep 20 Khasiat, dalam setiap 100 gram buah semangka, terdapat kandungan gizi sebagai berikut:

    • Energi: 28 kkal
    • Protein: 0,1 g
    • Lemak: 0,2 g
    • Karbohidrat: 7,2 g
    • Kalsium: 8 mg
    • Fosfor: 7 mg
    • Kalium: 82 mg
    • Zat Besi: 0,2 mg
    • Natrium: 1 mg
    • Vitamin C: 6 mg
    • Vitamin B1: 0,2 mg
    • Serat: 0,5 g

    Manfaat Semangka bagi Kesehatan

    Selain rasanya yang manis dan segar, buah semangka juga menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya.

    1. Membantu Menghidrasi Tubuh

    Berbagai proses vital, termasuk regulasi suhu, fungsi organ, dan pengiriman nutrisi, memerlukan tingkat hidrasi yang memadai. Semangka, dengan kandungan airnya yang tinggi mencapai 92%, bermanfaat untuk menjaga tubuh terhidrasi dengan baik dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Untuk meningkatkan hidrasi, disarankan untuk mengonsumsi semangka dengan sedikit garam setelah beraktivitas fisik atau berkeringat dalam waktu lama, karena kombinasi karbohidrat dan garam dianggap ideal untuk menggantikan elektrolit yang hilang dan menyimpan cadangan karbohidrat.

    2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Zat lycopene yang terdapat dalam semangka memberikan kontribusi penting dalam mencegah penyakit kardiovaskular, dengan kemampuannya mengurangi kolesterol dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Bahkan, kandungan lycopene dalam semangka lebih tinggi daripada tomat.

    Antioksidan seperti citrulline dan arginine dalam semangka juga diyakini dapat meningkatkan fungsi arteri. Nutrisi lain dalam semangka, seperti magnesium, kalium, dan vitamin A, B6, dan C, juga bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    Konsumsi satu potong semangka setiap harinya dianggap sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mendukung kesehatan jantung.

    3. Membantu Mengatur Gula Darah

    Semangka membantu mengontrol gula darah dengan merangsang transformasi L-citrulline menjadi L-arginine di dalam ginjal.

    Kedua asam amino ini memiliki kecenderungan melindungi tubuh dari risiko diabetes. Dari perspektif medis, keberadaan suplemen L-arginine dalam semangka memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme glukosa dan insulin.

    Selain itu, semangka memiliki sedikit karbohidrat sehingga beban glikemiknya rendah, membuatnya menjadi pilihan yang aman untuk dinikmati tanpa perlu khawatir tentang kadar glukosa darah.

    4. Membantu Meringankan Nyeri Otot

    Semangka, baik dalam bentuk buah maupun jus, terbukti dapat meningkatkan kinerja olahraga dan mengurangi rasa sakit pasca-latihan. Manfaat ini diyakini terkait dengan kandungan asam amino bernama citrulline.

    Citrulline dapat membantu meningkatkan produksi oksida nitrat dalam tubuh untuk meningkatkan sirkulasi darah. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat kesehatan ini, mengkonsumsi jus semangka sebagai bagian dari pemulihan latihan bisa menjadi pilihan yang menyegarkan.

    5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

    Tingginya kandungan air dan sedikit serat dalam semangka dapat mendukung kelancaran pencernaan, di mana serat menambah volume tinja dan air membantu melancarkan pergerakan limbah melalui saluran pencernaan.

    Diet dengan serat rendah dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Menambahkan semangka dan makanan berserat tinggi lainnya ke dalam pola makan dapat membantu mengatasi masalah sembelit dan pencernaan.

    6. Membantu Mengurangi Inflamasi

    Inflamasi (peradangan), yang menjadi akar penyakit serius seperti penyakit jantung, kanker, dan fibromyalgia, adalah tantangan umum yang dihadapi banyak orang.

    Penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, dan salah satu caranya adalah dengan menambahkan semangka ke dalam menu makan sehari-hari.

    Semangka mengandung senyawa antioksidan seperti likopen dan vitamin C berpotensi mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif di dalam tubuh.

    Kombinasi unik dari senyawa-senyawa ini dapat membantu melawan peradangan yang terkait dengan berbagai penyakit serius seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

    7. Baik untuk Kesehatan Mata

    Senyawa likopen yang terdapat dalam semangka dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mata Anda dengan potensi mencegah degenerasi makula terkait usia, suatu masalah mata umum yang dapat menyebabkan kebutaan pada orang dewasa yang lebih tua.

    Meskipun likopen telah ditunjukkan memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat menghambat AMD, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian, khususnya pada manusia, untuk memverifikasi temuan ini.

    8. Baik untuk Kesehatan Kulit

    Semangka membantu menjaga kelembutan, kehalusan, dan kekenyalan kulit dengan mengandung air serta vitamin A, B6, dan C.

    Selain itu, likopen dalam semangka dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tetapi penting untuk tetap menggunakan tabir surya secara teratur.

    Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen, yang membantu elastisitas kulit dan peredaran darah ke kulit. Sementara vitamin A membantu memperbaiki sel-sel kulit, mencegah kulit kering, dan mengatasi jerawat, dan vitamin B6 juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

    9. Mengurangi Risiko Kanker

    Likopen dalam semangka bisa membantu mengurangi risiko kanker dengan menghadapi peradangan dan stres oksidatif. Likopen dapat mengurangi peradangan kronis yang meningkatkan risiko kanker, dan pada saat yang sama, menghambat pertumbuhan sel kanker.

    Studi menunjukkan bahwa likopen dapat efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker, sehingga mengurangi risiko terkena penyakit tersebut.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan asupan likopen dapat mengurangi risiko kanker pada saluran pencernaan dan kanker prostat.

    10. Membantu Mengurangi Berat Badan

    Memilih semangka sebagai alternatif camilan manis dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan memberikan manfaat pada penurunan berat badan.

    Berbagai studi menyoroti bahwa kepadatan kalori rendah dalam semangka memungkinkan konsumsi dalam jumlah besar tanpa peningkatan signifikan dalam asupan kalori.

    Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi semangka, terutama yang dianggap kelebihan berat badan atau obesitas klinis, mengalami peningkatan kenyang dan penurunan berat badan, indeks massa tubuh, tekanan darah, serta lingkar pinggang.

    Itulah tadi beberapa manfaat semangka bagi kesehatan tubuh. Semangka memiliki kandungan lycopene tinggi yang membuat buah ini menjadi pilihan diet sehat.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Nutrisi Sayur Hilang Bila Dipanaskan’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (inf/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Makanan dan Minuman yang Jangan Dikonsumsi Bareng Semangka

    4 Makanan dan Minuman yang Jangan Dikonsumsi Bareng Semangka

    Jakarta

    Makan semangka tentu menyegarkan, apalagi disantap di siang hari yang terik. Tapi detikers sebaiknya jangan makan semangka dalam waktu berdekatan dengan makanan atau minuman berikut.

    Tentunya bukan karena muncul efek toksik atau ada rasa yang tidak enak. Kombinasi makanan ini mungkin akan mengganggu perut, mengurangi atau bahkan menghilangkan manfaatnya.

    Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bareng Semangka

    Berikut ini 4 makanan dan minuman yang sebaiknya jangan dimakan bersama semangka, seperti dikutip dari India TV News:


    1. Susu

    Minum susu setelah makan semangka atau mencampur keduanya dapat menyebabkan masalah pencernaan. Semangka mengandung vitamin C yang jika bercampur dengan produk susu, berisiko menimbulkan kembung.

    2. Makanan Berprotein Tinggi

    Semangka sebaiknya jangan dikonsumsi bersamaan dengan makanan berprotein tinggi. Keduanya berisiko merusak enzim pencernaan hingga timbul gangguan. Makanan berprotein tinggi misalnya kacang-kacangan dan produk seafood.

    3. Telur

    Telur mengandung protein dan asam lemak seperti omega-3, sementara semangka adalah buah yang kaya air. Jika telur dan semangka dikonsumsi bersamaan, organ pencernaan sulit menjalankan fungsinya hingga muncul kembung dan sembelit.

    4. Air Putih

    Dilansir dari Times of India, semangka termasuk buah yang mengandung banyak air. Bahkan sekitar 91-92 persen kandungan semangka adalah air. Maka disarankan agar setelah makan semangka tidak minum banyak air.

    Jika terlalu banyak asupan air, maka akan menyebabkan efek kembung. Selain mengganggu proses pencernaan, hal ini mengganggu sistem metabolisme tubuh.

    Apa Saja Manfaat Semangka?

    Terlepas dari kombinasi makanan semangka di atas, buah ini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Berikut ini manfaat semangka yang dilansir dari situs Cleveland Clinic:

    1. Menghidrasi Tubuh

    Semangka mengandung banyak air, sehingga buah ini dapat menghidrasi tubuh dengan baik. Konsumsi semangka dapat mencegah kelelahan, kram otot, dan sakit kepala.

    2. Mendukung Kesehatan Mata

    Vitamin A yang terkandung di dalam semangka berkhasiat menjaga kesehatan kornea mata. Satu iris semangka ukuran sedang dapat mencukupi
    hingga 11% kebutuhan harian tubuh terhadap vitamin A.

    3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

    Semangka juga mengandung vitamin C (asam askorbat) yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga mampu melawan kuman dan infeksi.

    4. Mencegah Sejumlah Penyakit

    Beberapa penelitian menghubungkan manfaat antioksidan dalam semangka dengan pencegahan sejumlah penyakit kronis, seperti obesitas, penyakit kardiovaskular, diabetes, hingga kanker.

    5. Menyehatkan Kulit

    Kandungan vitamin C dalam semangka juga meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh. Salah satu manfaatnya adalah meningkatkan kekuatan dan elastisitas pada kulit, serta memperlambat efek penuaan.

    Nah, meski semangka mengandung banyak manfaat, sebaiknya jangan makan semangka bareng 4 makanan dan minuman di atas ya. Jangan lupa makan makanan bergizi seimbang dan olahraga agar kesehatan tubuh lebih terjaga.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com