Tag: manfaat teh

  • Minum Teh Bisa Sembuhkan Sakit Kepala, Ini Jenis Tehnya


    Jakarta

    Sakit kepala dapat dipicu karena kurang tidur, telat makan, bahkan saat sedang stres. Teh disebut bisa menyembuhkan sakit kepala secara signifikan, apa benar?

    Sakit kepala dapat terjadi kepada siapapun. Gejala sakit kepala yang biasa dialami ada rasa nyeri di sekitar kepala dan bisa menyebar ke wajah hingga bahu.

    Untuk mengobatinya, banyak orang mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol. Bisa juga mengobati sakit kepala dengan cara alami, banyak orang menyarankan untuk mengonsumsi teh hangat.


    Dilansir dari Health.com (12/3), hubungan antara teh dan sakit kepala sedikit lebih rumit. Faktanya, ini agak paradoks karena teh bisa menjadi obat sekaligus penyebab sakit kepala, bergantung pada jenis teh yang dipilih.

    Jenis Teh Tertentu Memicu Sakit Kepala

    Ternyata, beberapa jenis teh dapat memicu sakit kepala. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi kafein pada jenis teh tertentu.

    Mascha Davis, seorang ahli gizi berbasis di Los Angeles mengatakan, “Teh tertentu, seperti matcha, teh hitam, teh oolong, dan teh earl grey mengandung kafein. Ada bukti menunjukkan bahwa kafein berlebihan dapat memicu sakit kepala.”

    Davis juga menambahkan kalau minum kafein dalam jumlah berlebihan, baik teh maupun minuman lain dapat menyebabkan ketergantungan. Oleh karena itu, pentingnya mempertahankan tingkat konsumsi kafein secara normal.

    “Selain itu, minum banyak kafein dapat menyebabkan kurang tidur yang dapat mengakibatkan sakit kepala,” kata Lisa Andrews, seorang ahli diet.

    Teh herbal juga ternyata dapat memicu sakit kepala, karena adanya zat licorice. Zat pada teh herbal ini telah dikaitkan dengan peningkatan kadar aldosteron dalam darah yang dapat menyebabkan sakit kepala.

    Bukti Minum Teh dapat Sembuhkan Sakit Kepala

    12 Rekomendasi Teh dari Astrolog yang Cocok Diminum Sesuai Zodiakteh lavender Foto: Getty Images/Ankit Sah

    Ada kemungkinan juga bahwa teh dapat membantu mengurangi beberapa gejala sakit kepala. Dikarenakan efek teh yang dapat menenangkan.

    Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa orang yang mengonsumsi 4 cangkir teh setiap hari selama periode 6 minggu mampu pulih dari stres. Khususnya untuk sakit kepala karena tegang atau stres.

    Davis mengatakan ada teh tertentu yang lebih mungkin meredakan sakit kepala dibandingkan teh lainnya. Di antaranya teh peppermint, teh jahe, dan teh lavender.

    Pada teh peppermint mengandung mentol yang dapat memberikan efek menenangkan pada oto. Jadi, mungkin berguna untuk meredakan sakit kepala karena tegang.

    Bagaimana dengan teh jahe? Teh herbal ini memiliki sifat anti-inflamasi. Minum teh ini juga dapat meredakan mual, sehingga bermanfaat untuk sakit kepala yang berhubungan dengan sakit perut.

    Teh lavender juga dianggap memiliki sifat menenangkan dan menyejukkan. Teh ini dapat mengurangi stres dan mengurangi gejala sakit kepala.

    Jenis teh lainnya yang dapat menyembuhkan gejala sakit kepala adalah teh dengan kandungan kurkumin. Zat kurkumin terdapat pada kunyit, kamu bisa menambahkan rempah satu ini ke dalam racikan teh.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Plong! 5 Teh Ini Bisa Melegakan Sakit Tenggorokan


    Jakarta

    Aktivitas bisa terganggu karena sakit tenggorokan. Oleh karena itu, sakit tenggorokan bisa diobati dengan mengonsumsi teh, seperti teh hijau hingga chamomile.

    Sakit tenggorokan menyebabkan rasa perih dan kering karena adanya peradangan. Bahkan, bisa menimbulkan batuk yang mengganggu aktivitas harian.

    Selain obat, sakit tenggorokan bisa diobati menggunakan cara alami dengan mengonsumsi teh. Dilansir dari Study Finds (8/2), ada beberapa jenis teh yang bisa memberikan efek menenangkan dan melegakan tenggorokan karena kandungan nutrisinya.


    Berikut 5 teh yang bisa melegakan sakit tenggorokan:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau, salah satu jenis teh yang menyehatkan tubuh. Biasanya dikonsumsi dalam kondisi hangat tanpa campuran pemanis buatan. Kalaupun ingin rasanya lebih manis, kamu harus menambahkan madu sebagai pemanis alami.

    Jenis teh populer ini diketahui memiliki beragam manfaat sehat, karena kandungan zat antioksidannya yang tinggi. Konsumsi teh ini dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

    Selain itu, teh hijau juga bisa dikonsumsi untuk mengobati sakit tenggorokan. Kamu bisa mengonsumsi teh hijau yang hangat untuk meredakan rasa sakitnya.

    2. Teh Chamomile

    Pecinta teh, pasti sudah tak asing dengan teh herbal satu ini. Teh yang terbuat dari bunga chamomile tersebut dikonsumsi karena manfaat sehatnya.

    Salah satu manfaatnya dapat meredakan sakit tenggorokan. Karena teh camomile mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi. Selain untuk sakit tenggorokan, teh chamomile juga bisa untuk mengatasi kesulitan tidur.

    3. Teh Lada Hitam

    Teh lada hitam ternyata memberikan manfaat kesehatan karena kandungan nutrisinya. Lada hitam mengandung zat antioksidan dan anti-inflamasi yang tinggi.

    Rempah ini juga mengandung vitamin B kompleks yang penting seperti riboflavin, thiamin, niacin, dan pyridoxine. Teh lada hitam juga baik untuk menjaga imunitas tubuh karena mengandung zat antibakteri dan antibiotik alami.

    Di saat pergantian musim, banyak orang jatuh sakit. Biasanya terserang flu hingga sakit tenggorokan. Untuk meredakan sakit tenggorokan, bisa dengan mengonsumsi teh lada hitam secara rutin.

    4. Teh Jahe

    Teh herbal yang terbuat dari jahe baik dikonsumsi, karena menyimpan beragam manfaat sehat. Mulai dari kesehatan pencernaan hingga metabolisme tubuh.

    Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang menghangatkan tenggorokan.

    Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan.

    5. Teh Kunyit

    Kunyit tak hanya dijadikan sebagai bumbu masakan, tapi juga dibuat teh herbal. Teh kunyit ini dapat mengobati flu secara alami, cara membuatnya juga mudah.

    Flu biasanya disertai dengan batuk yang membuat tenggorokan penderitanya menjadi gatal. Kunyit yang mengandung curcumin sebagai zat anti-inflamasi alami ini dapat memainkan perannya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Teh Jeruk Kaya Antioksidan dan Vitamin C, Bagus Buat Diet!


    Jakarta

    Teh campur jeruk rupanya mengandung nutrisi beragam, mulai dari vitamin C sampai antioksidan. Kandungan nutrisi itu pun cocok untuk membantu turunkan berat badan.

    Buahan-buahan citrus dikenal menawarkan nutrisi terbaik untuk kesehatan tubuh. Jeruk misalnya, mengandung vitamin C dan antioksidan yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Buah ini tidak hanya bisa dimakan secara utuh atau dijadikan jus, tetapi juga diminum sebagai teh jeruk hangat yang penuh khasiat. Racikan teh jeruk terdiri dari kulit jeruk atau jus jeruk dicampur dengan teh hitam.


    Minuman ini pun kaya akan vitamin C, flavonoid, dan polifenol yang memiliki banyak manfaat kesehatan.

    Minum teh jeruk baik untuk menjaga kesehatan, termasuk kesehatan jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kecemasan, sampai meningkatkan suasana hati.

    Kabar baiknya, teh jeruk yang menyegarkan ini juga baik untuk menjaga berat badan. Banyak orang akhirnya membicarakan teh jeruk ini, sampai-sampai menjadi viral.

    Lantas, apa yang membuat teh jeruk istimewa? Berikut alasannya, seperti dirangkum dari Times of India (14/02).

    1. Mengapa harus teh jeruk?

    Rutinlah Konsumsi 5 Teh Ini Agar Kulit Glowing dan MulusTeh jeruk bisa dikonsumsi karena mengandung khasiat melimpah. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Seperti yang disinggung sebelumnya, jeruk merupakan buah kaya vitamin, mineral, serat, hingga antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

    Nutrisi jeruk juga dapat mempercepat kesehatan metabolisme dan juga membantu mengurangi stres oksidatif.

    Secara alami minum teh jeruk juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kadar kolesterol, dan dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

    Jeruk kaya akan vitamin C yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh sampai meningkatkan produksi kolagen. Kombinasi teh dan jeruk juga dapat membantu peningkatan pencernaan.

    Rasa dan aroma teh jeruk yang menyegarkan juga membantu meningkatkan suasana hati.

    Teh jeruk bisa dibuat dengan menyiapkan buah jeruk yang sudah dicuci bersih dengan air mengalir. Ini perlu dilakukan untuk menghilangkan kotoran atau residu.

    Dengan menggunakan pisau tajam, kupas kulit jeruk dengan hati-hati.

    Setelah itu, rebus air sampai mendidih. Tambahkan kulit jeruk dan kantong atau daun teh hitam. Biarkan ini terendam selama tiga menit.

    Ambil kulit jeruk dan tambahkan 2 sendok makan jus jeruk segar. Tuangkan ke gelas, dan teh jeruk siap dinikmati.

    2. Kaya akan vitamin C

    10 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Beserta Saran Porsi yang TepatJeruk mengandung banyak khasiat, mulai dari vitamin C flavonoid, sama banyak mineral. Foto: Getty Images/MmeEmil

    Teh jeruk menyehatkan karena pada dasarnya, jeruk kaya vitamin C dan antioksidan kuat yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Saat membuat teh menggunakan kulit jeruk atau jus, kamu tentu bisa mendapat manfaat vitamin C-nya. Vitamin ini mampu mendukung fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

    Kandungan nutrisi lain dari teh jeruk bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Flavonoid

    Jeruk juga mengandung flavonoid, berupa sekelompok antioksidan yang telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.

    Flavonoid dikenal mampu mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan jantung, dan peningkatan fungsi kognitif.

    Menyeduh teh dengan kulit atau irisan jeruknya dapat membantu mengekstrak senyawa bermanfaat ini.

    4. Polifenol

    Manfaat Minum Teh HangatKonsumsi teh hangat juga kaya antiokdisan yang baik untuk kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/WiroKlyngz

    Selain jeruk, daun teh sendiri kaya akan polifenol, kelompok antioksidan lain yang dikaitkan dengan banyak manfaat sehat.

    Kandungan polifenol dapat meningatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko penyakit kronis, dan meningkatkan metabolisme.

    Menggabungkan daun teh dengan rasa jeruk juga menambah sedikit lapisan ekstra antioksidan polifenol pada minumanmu.

    5. Mampu menghidrasi tubuh

    Hidrasi tubuh tentu harus dijaga. Sebab, tubuh yang terhidrasi dapat memastikan kesehatan secara keseluruhan.

    Minum teh jeruk juga dapat berkontribusi pada asupan cairan harian. Selain membantu tubuh terhidrasi, ini juga sekaligus memberikan manfaat antioksidan.

    Dengan kandungan-kandungan ini, teh jeruk cocok dinikmati pelaku diet, terutama mereka yang sekaligus ingin meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Racikan Teh Apel dan Kayu Manis Ini Bisa Hangatkan Tubuh


    Jakarta

    Teh memang bermanfaat untuk menghangatkan tubuh. Selain diseduh biasa, kamu bisa meracik teh yang dengan potongan buah apel hingga kayu manis yang berkhasiat.

    Teh termasuk minuman sehat yang rasanya nikmat. Paling cocok dinikmati saat cuaca dingin, karena sensasinya yang bisa menghangatkan tubuh dan meredakan flu.

    Selain racikan teh biasa terbuat dari seduhan daun teh, bisa juga mencampurkan bahan lainnya. Bisa dicampurkan dengan aneka buah segar hingga rempah.


    Seperti racikan teh buatan Lyana Begret yang diunggah olehnya ke Instagram. Begret mengungkapkan kalau racikan teh satu ini adalah andalannya saat musim dingin.

    “Ini adalah salah satu resep andalan, karena rasanya nyaman, enak, dan sempurna banget buat musim dingin, apalagi malam hari,” tulisnya dalam keterangan video.

    Racikan teh apel dan kayu manis yang nikmatRacikan teh apel dan kayu manis yang nikmat Foto: Instagram @healthymoods

    Begret juga mengungkapkan resep dan bahan-bahannya. Ia menggunakan 1/2 buah jeruk navel, 1 buah apel yang dipotong dadu kecil, 3 batang kayu manis, 1 sendok teh bubuk kayu manis, daun mint, 2 kantong teh hitam celup, dan 2 sendok teh madu.

    Cara membuatnya sangatlah mudah. Begret langsung mencampurkan semua bahan dalam teko dan menyeduhnya bersamaan.

    Untuk madunya, bisa juga disajikan terpisah. Jadi, setelah seduhan teh buah itu siap baru campurkan dengan madu ke dalam cangkirnya.

    Seduhan teh ini tentunya bisa mendapatkan manfaat untuk tubuh. Teh diketahui sebagai sumber zat antioksidan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

    Campuran apel di dalam teh juga kaya akan nutrisi. Daun mint dan kayu manis juga memberikan sejumlah manfaat, seperti meningkatkan imunitas, menurunkan berat badan, hingga mengatasi masalah pencernaan.

    Racikan teh ini juga terasa nikmat. Tak hanya sensasi hangat, tapi juga terasa manis lembut dari campuran rasa buah apel dan jeruk. Aromanya juga harum, karena menggunakan daun mint dan kayu manis.

    Banyak netizen yang menyukai resep racikan teh satu ini. Mereka ingin membuatnya di rumah untuk dinikmati saat sarapan maupun sore hari.

    “Enak banget!” komentar netizen.

    “Bisa bikin relaksasi banget sih,” sahut netizen lain.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Minum Teh Tawar, Turunkan Kolesterol hingga Risiko Kanker


    Jakarta

    Teh tawar alias tanpa gula jadi minuman favorit banyak orang. Minum teh tawar ternyata tak hanya menyegarkan, tapi juga kaya manfaat sehat. Berikut daftarnya!

    Selain teh manis, teh tawar juga digemari banyak orang Indonesia. Jenis teh tanpa gula ini biasanya jadi pilihan mereka yang sedang diet atau mengurangi konsumsi gula.

    Teh tawar pun banyak ditawarkan di tempat makan sehingga bisa jadi pilihan minuman segar usai menyantap aneka hidangan. Namun tahukah kamu kalau konsumsi teh tawar bagus untuk kesehatan?


    Mengutip berbagai sumber, berikut manfaat teh tawar:

    1. Menurunkan kolesterol

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition, minum dua cangkir teh rendah gula per hari secara signifikan menurunkan kadar LDL jahat dan kolesterol total pada penderita diabetes tipe II hanya dalam waktu enam minggu.

    Hal ini dibandingkan dengan minuman tinggi gula, seperti soda dan jus buah yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.

    Studi ini juga menemukan bahwa orang yang minum teh tanpa gula memiliki kolesterol HDL yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak minum teh sama sekali!

    2. Mengurangi risiko kanker

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition and Cancer, minum empat cangkir teh tanpa gula per hari mengurangi risiko peserta terkena kanker mulut hampir 60 persen.

    Para peneliti mengungkapkan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh tingginya tingkat antioksidan dalam teh yang mencegah pertumbuhan tumor.

    3. Menurunkan tekanan darah

    5 Fakta Teh Earl Grey, Teh Ikonik Inggris yang Diracik Orang Chinateh tawar Foto: Getty Images/agaliza

    Sebuah studi yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang dengan pra-hipertensi yang minum enam cangkir teh biasa, tanpa kafein, atau tanpa gula per hari selama delapan minggu mengalami tekanan darah lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum. setiap.

    Para peneliti mengatakan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh flavonoid di mana arginin (asam amino) dapat membantu meningkatkan fungsi endotel yang pada gilirannya membantu mengatur tekanan darah.

    4. Turunkan berat badan

    Teh tanpa gula tidak mengandung kalori, yang berarti tidak dapat menyebabkan penambahan berat badan. Ini juga menjadi manfaat teh tawar yang banyak dicari oleh orang-orang yang diet.

    Pada sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Louisiana State University menemukan bahwa ekstrak teh berperan dalam mengurangi lemak tubuh dan penambahan berat badan saat berolahraga.

    Selain itu, penelitian tentang bagaimana teh tanpa gula mempengaruhi kadar diabetes dilakukan oleh Harvard Medical School di Boston, Massachusetts.

    Studi tersebut menemukan bahwa minum tiga cangkir teh sehari selama 18 bulan menurunkan kadar glukosa darah puasa sebesar 7 persen, mengurangi penambahan berat badan selama penelitian sebesar 10 persen dan meningkatkan toleransi glukosa secara keseluruhan sebesar 22 persen.

    5. Kurangi asupan kalori kosong

    Manfaat pertama dan paling jelas dari menghilangkan gula dari teh adalah pengurangan asupan kalori kosong. Satu sendok teh gula pasir memiliki sekitar 16 kalori. Tapi apakah kamu cuma menambahkan 1 sdt gula pasir dalam segelas teh?

    Selain itu, jika Anda meminum beberapa cangkir teh setiap hari, kalori kosong tersebut bisa bertambah! Meskipun makanan tersebut mungkin tidak memiliki nilai gizi apa pun, makanan ini pasti akan berkontribusi terhadap penambahan berat badan seiring berjalannya waktu.

    6. Menurunkan risiko diabetes

    Mengurangi gula juga berpotensi menurunkan risiko terkena diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak gula memiliki peluang lebih tinggi terkena diabetes tipe 2, sedangkan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit gula memiliki peluang lebih rendah.

    Jadi, jika Anda mencoba mengurangi risiko diabetes, menghentikan kebiasaan mengonsumsi gula adalah awal yang baik.

    7. Kesehatan mulut terjaga

    Gula juga buruk bagi gigi Anda! Saat Anda makan atau minum makanan dan minuman manis, bakteri di mulut Anda mengubah gula menjadi asam.

    Asam ini kemudian mengikis enamel gigi, menyebabkan gigi berlubang dan masalah gigi lainnya. Dengan mengurangi gula, Anda dapat meningkatkan kesehatan mulut dan menjaga gigi Anda tetap terlihat terbaik. Ini juga menjadi sebuah manfaat teh tawar yang bisa didapatkan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Manfaat Minum Teh Tawar, Bukan Cuma Segar Tapi Sehat!

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Sehat Rutin Minum Teh Hijau Campur Biji Chia


    Jakarta

    Teh hijau dan biji chia ternyata bisa diracik menjadi minuman yang menyehatkan. Jika rutin dikonsumsi bisa merasakan manfaat sehat ini.

    Racikan minuman sehat bisa terbuat dari teh maupun campuran bahan lainnya. Seperti teh hijau yang populer dikonsumsi sebagai minuman diet.

    Biasanya teh hijau ini diseduh dengan air panas saja. Sebagian orang juga mencampurkannya dengan madu atau lemon.


    Ternyata ada bahan lain yang cocok diracik bersama teh hijau, yaitu biji chia. Biji-bijian mirip selasih ini juga populer dikonsumsi saat diet, karena kandungan seratnya yang tinggi.

    Dilansir dari Only Health Talks (12/12), manfaat teh hijau dan biji chia ini tak hanya baik untuk diet yang bisa menurunkan berat badan. Manfaat lain juga bisa dirasakan, seperti mengontrol kadar gula darah hingga meningkatkan imunitas tubuh.

    Kedua bahan ini bisa dikonsumsi bersamaan dengan meraciknya sebagai minuman. Kamu bisa menyeduh teh hijau seperti biasa, kemudian tambahkan 1-2 sendok biji chia dan diamkan sebentar hingga sedikit mengembang. Setelah itu, barulah minum racikan teh biji chia ini.

    Berikut beberapa manfaat dari minum teh hijau biji chia:

    1. Kandungan Nutrisi Teh Hijau dan Biji Chia

    manfaat minum teh hijau dan biji chiamanfaat minum teh hijau dan biji chia Foto: Getty Images/iStockphoto

    Diketahui kalau teh hijau dan biji chia memiliki manfaat yang menyehatkan. Ternyata, hal ini didukung dengan kandungan nutrisinya.

    Dalam 240 ml teh hijau mengandung 2 kalori dan 1 gram protein. Teh hijau juga mengandung kandungan zat antioksidan yang tinggi.

    Kandungan nutrisi pada biji chia (28 gram) terdapat 138 kalori. Verywell Fit juga menjelaskan kalau biji chia mengandung 12 gram karbohidrat, 8,7 gram lemak, 4,7 gram protein, dan 9,8 gram serat.

    2. Meningkatkan Imunitas

    Kandungan zat antioksidan pada teh hijau membuat racikan minuman ini dapat dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Teh hijau dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, karena melindungi tubuh dari oksidan dan radikal.

    Kandungan antioksidan yang kuat pada teh hijau ini disebut sebagai Epigallocatechin (EGCC). EGCC ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

    3. Bisa Menurunkan Berat Badan

    manfaat minum teh hijau dan biji chiamanfaat minum teh hijau dan biji chia Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kandungan katekin pada teh hijau membuat minuman ini cocok dikonsumsi rutin saat diet. Karena, zat ini dikaitkan dengan membantu penurunan berat badan.

    Sementara biji chia mengandung tinggi serat yang membantu proses metabolisme tubuh. Sehingga berat badan bisa diolah dengan cepat.

    Tak hanya itu saja, tapi biji chia juga dilengkapi dengan protein yang dapat meningkatkan rasa kenyang. Sehingga membantu kamu dalam menurunkan asupan kalori.

    Selain itu, protein membantu membangun massa otot. Kemudian, meningkatkan pembakaran lemak bila dibarengi dengan latihan kekuatan.

    4. Mengontrol Kadar Gula Darah

    Kedua bahan ini mengandung kalori yang rendah. Sehingga ketika dikonsumsi bersamaan juga tak akan menambah kalori secara signifikan.

    Teh hijau disebut baik untuk penderita diabetes, karena membantu sistem metabolisme berfungsi lebih baik. Biji chia juga sehat dikonsumsi penderita diabetes, karena memiliki indeks glikemik yang rendah.

    5. Menyehatkan Pencernaan

    Teh hijau dan biji chia terbukti memiliki beragam manfaat sehat, termasuk menyehatkan pencernaan. Diketahui kalau teh hijau kaya akan polifenol, katekin, dan antioksidan, serta membantu dalam meredakan gejala gangguan kardiovaskular dan gastrointestinal.

    Biji chia juga sumber serat dan asam lemak omega-3 yang baik. Kandungan ini dapat mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan pencernaan.

    Asam lemak omega-3 dan asam caffeic dalam biji chia dapat mengurangi peradangan pada usus. Hal ini dapat meringankan gejala IBS (Sindrom Iritasi Usus), seperti sakit perut, kembung, dan diare.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngopi atau Ngeteh, Mana yang Lebih Baik Buat Gaya Hidup Sehat?


    Jakarta

    Kopi dan teh merupakan dua jenis minuman populer untuk mengawali pagi. Di antara keduanya, mana yang lebih sehat? Begini penjelasan ahli gizi.

    Selama berabad-abad, kopi dan teh dinikmati oleh banyak orang di dunia. Keduanya memiliki beragam manfaat sehat.

    Namun dari sisi nutrisi, sebenarnya lebih sehat ngopi atau ngeteh? Dikutip dari Eating Well (9/8/2025), ahli gizi Lauren Manaker mengungkap penjelasannya.


    Manfaat Sehat Kopi

    Kopi adalah sumber antioksidan yang penting dalam melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat paparan radikal bebas. Secara khusus, kopi mengandung antioksidan kuat bernama asam klorogenat yang baik untuk kesehatan usus, meningkatkan kontrol gula darah, melindungi dari penurunan kognitif, hingga menjaga kesehatan jantung.

    Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah mengalami penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson. Sebuah studi menemukan minum 1-2 cangkir kopi per hari dikaitkan dengan risiko 32% lebih rendah terkena penyakit Alzheimer.

    Ahli gizi Toby Amidor mengungkap alasan kopi dapat melindungi seseorang dari penurunan kognitif adalah karena kafein di dalamnya meningkatkan neurotransmitter seperti dopamin dan norepinefrin. Keduanya dapat meningkatkan fungsi otak.

    Tak kalah penting, konsumsi kopi juga dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi kopi rutin dengan penurunan risiko gagal jantung dan kadar kolesterol yang lebih baik.

    Manfaat Sehat Teh

    Tak kalah populer dari kopi, ada teh yang jadi pilihan banyak orang. Teh yang berasal dari tumbuhan Camellia sinensis ini kaya polifenol, terutama katekin dan flavonoid yang memiliki manfaat antioksidan kuat.

    Seperti kopi, teh juga bagus untuk mendukung kesehatan jantung. Sebuah tinjauan studi menunjukkan konsumsi teh hijau dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dengan mengurangi faktor risiko utama, seperti menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik serta kadar kolesterol jahat.

    Beberapa jenis teh juga punya manfaat lain yaitu mendukung kesehatan pencernaan. Kamu bisa mendapatkannya dari konsumsi teh peppermint dan teh jahe.

    Keduanya bermanfaat meredakan kembung, meningkatkan motilitas usus, dan bahkan mengurangi rasa mual. “Senyawa dalam beberapa teh herbal dapat membantu pencernaan dan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk diminum setelah makan,” kata Amidor.

    Berbeda dengan kopi yang sering dipuji karena efek energinya, sebaliknya teh justru cenderung memiliki efek menenangkan berkat senyawa L-theanine. Asam amino ini mendorong relaksasi dengan meningkatkan aktivitas gelombang otak alfa dan meningkatkan neurotransmitter penenang yang terkait dengan fokus dan pengurangan stres.

    Lantas, Lebih Sehat Kopi atau Teh?

    Untuk memutuskan mana yang lebih sehat antara kopi atau teh, tidak ada jawaban yang pasti. Keduanya memiliki manfaat unik yang menjadikannya pilihan yang sangat baik, tergantung pada tujuan dan preferensi kesehatan masing-masing individu.

    “Kopi dan teh sama-sama memiliki manfaat kesehatan yang didukung penelitian, tetapi kuncinya adalah moderasi,” jelas Jaclyn London, M.S., RDN.

    Kebanyakan ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi maksimal 3 hingga 4 cangkir per hari. Waspadai juga tambahan gula atau krimer tinggi lemak yang dapat mengurangi efek positifnya.

    Tips Minum Kopi dan Teh Sehat

    Untuk kopi, pilihlah kopi hitam atau tambahkan sedikit susu. Idealnya, hindari sirup gula dan krim kocok tinggi lemak. Jika kamu lebih menyukai rasa yang lebih lembut dan tidak terlalu asam, cobalah cold brew.

    Untuk teh, bisa pilih teh hijau atau teh hitam. Diminum begitu saja atau tambahkan perasan lemon atau madu sebagai penambah rasa.

    Pada intinya, penting untuk ‘mendengarkan’ tubuh masing-masing. Beberapa orang merasa paling nyaman minum teh, sementara yang lain menoleransi kopi dengan baik. Namun, jika kopi membuat kamu merasa gelisah atau cemas, menggantinya dengan teh yang menenangkan bisa jadi solusi.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • 5 Manfaat Konsumsi Teh Oolong, Sehatkan Usus hingga Cegah Insomnia

    5 Manfaat Konsumsi Teh Oolong, Sehatkan Usus hingga Cegah Insomnia


    Jakarta

    Teh oolong yang populer di China memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menurunkan berat badan, kesehatan usus, hingga mencegah insomnia.

    Teh oolong termasuk ke dalam jenis teh yang prosesnya difermentasi. Berasal dari daun Camellia sinensis, daun teh itu difermentasi terlebih dahulu sebelum dikeringkan. Skalanya berada di antara teh hijau dan teh hitam.

    Dilansir dari Real Simple (26/12/2024), karakteristik teh oolong dijelaskan oleh Peter Goggi, presiden Tea Council of the USA. Proses oksidasi teh oolong tak merata dan tergantung waktunya.


    “Beberapa oolong teroksidasi sedikit dan yang lainnya sangat banyak. Ini berarti ada berbagai macam rasa oolong yang khas. Namun, oolong bernilai tinggi biasanya berwarna terang yang bening dan memiliki sensasi rasa buah persik atau pir,” jelas Goggi.

    Tak hanya rasanya yang nikmat, tapi teh oolong juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Mengutip dari Tea Drops, berikut 5 manfaat dari mengonsumsi teh oolong:

    1. Tingkatkan Imunitas Tubuh

    Dry pea flowers. Organic thai butterfly pea tea on blue backgroundDry pea flowers. Organic thai butterfly pea tea on blue background Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh oolong juga mengandung zat antioksidan yang tinggi seperti halnya jenis teh lain. Kandungan antioksidan pada teh oolong adalah polifenol yang terdiri atas theaflavins, thearubigins, dan EGCG.

    Hal ini turut dijabarkan dalam sebuah penelitian di China. Penelitian itu menemukan bahwa ketika mempelajari 30 jenis teh berbeda, oolong memiliki jumlah antioksidan yang tinggi daripada teh lain.

    2. Menurunkan Berat Badan

    Berat badan juga dapat turun dengan mengonsumsi minuman sehat, salah satunya teh oolong. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak teh oolong dapat menyebabkan lemak perut berkurang.

    Teh oolong juga dipercaya dapat membantu oksidasi lemak, karena mendorong enzim aktif. Manfaat teh oolong juga dapat mempercepat proses metabolisme tubuh, sehingga mengurangi berat badan. Kandungan kafein pada teh oolong juga dapat meningkatkan pengeluaran energi.

    Manfaat teh oolong lainnya ada di halaman berikut…

    3. Menurunkan Risiko Diabetes

    Penderita diabetes diketahui harus mengontrol asupan makanan dan minuman. Namun, teh oolong termasuk minuman yang baik dikonsumsi untuk penderita diabetes.

    Salah satu manfaat teh oolong dapat menurunkan risiko diabetes tipe-2. Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian di Jepang yang menemukan bahwa mengonsumsi teh oolong selama 30 hari dapat menurunkan kadar glukosa pada 30 persen jumlah partisipan.

    4. Meningkatkan Kualitas Tidur

    manfaat teh oolongmanfaat teh oolong Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kualitas tidur seseorang dapat terganggu karena berbagai faktor yang menyebabkan sebagian orang mengalami insomnia. Kualitas tidur yang buruk ini dapat dicegah dengan rutin mengonsumsi makanan atau minuman sehat.

    Teh oolong dapat membantu memperbaiki kualitas tidur jika dikonsumsi rutin. Dikarenakan adanya kandungan L-theanine yang terbukti berkontribusi pada kualitas tidur yang lebih baik.

    Kandungan L-theanine ini adalah asam amino yang dikaitkan dengan istirahat dan relaksasi, karena merangsang gelombang alfa di otak. Sehingga membantu tubuh untuk mencapai kondisi yang lebih tenang dan mengurangi tingkat stres.

    5. Menyehatkan Usus

    Samina Kaloo, seorang ahli diet mengungkapkan bahwa teh oolong dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan usus, seperti dikutip dari Real Simple. “Pada sebuah data menunjukkan bahwa teh hitam, teh hijau, dan teh oolong ini dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik pada usus manusia,” ungkapnya.

    “Penelitian seputar hubungan antara makanan dan mikrobioma usus terus bermunculan dan lebih banyak yang mengeksplorasi hubungan antara konsumsi minuman tertentu, terutama pada teh dalam meningkatkan kesehatan usus,” sambung Samina Kaloo.

    Jadi, teh oolong dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan usus. Karena, mikrobioma usus yang seimbang adalah kunci dari sistem kekebalan tubuh yang kuat.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Teh Bisa Jadi Alternatif Kopi, Bantu Fokus Tanpa Bikin Gelisah

    Teh Bisa Jadi Alternatif Kopi, Bantu Fokus Tanpa Bikin Gelisah


    Jakarta

    Meski kopi termasuk minuman yang sehat, tapi sebagian orang justru merasakan efek samping usai mengonsumsinya. Sebagai solusi, kamu bisa beralih ke teh yang punya keunggulan ini.

    Kopi dan teh termasuk dua minuman yang memberi manfaat sehat. Namun, pada beberapa orang, minum kopi dapat memunculkan efek samping, seperti jantung berdebar atau rasa gelisah.

    Sebagai solusi, para ahli kesehatan menyebut teh bisa jadi alternatif konsumsi kopi. Teh menghadirkan manfaat serupa kopi, tapi tanpa efek samping yang kerap muncul akibat senyawa unik yang terkandung di dalamnya.


    Kandungan Kafein Kopi dan Teh

    alasan harus beralih dari minum kopi ke minum tehalasan harus beralih dari minum kopi ke minum teh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mengutip National Geographic (19/12/2024), kandungan kafein pada teh lebih rendah dari kopi. Kafein memang dapat mempertajam fokus seseorang, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak akan membuat orang merasa gelisah, insomnia, bahkan jantung berdebar-debar.

    “Efek samping kafein benar-benar menjadi alasan utama untuk menjauhi kopi, kata Alexis Supan, seorang ahli gizi asal Ohio, Amerika Serikat.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga telah merekomendasikan asupan kafein harian yang tepat. Batasi hanya sebesar 400 miligram kafein per hari atau setara dengan 3-4 cangkir kopi yang mana 1 cangkir (237 ml) mengandung sekitar 80-100 mg kafein.

    Sedangkan, kandungan kafein pada 1 cangkir (237 ml) teh hanya sekitar 20-60 mg, tergantung pada jenis tehnya. Teh herbal yang secara alami bebas kafein juga bisa menjadi alternatif yang pas.

    Mengandung Zat Antioksidan Istimewa

    Baik kopi maupun teh juga mengandung zat antioksidan yang tinggi. Namun, kandungannya lebih menonjol pada teh, di antaranya ada flavonoid, polifenol, dan katekin. Efek antioksidan ini dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes, dan jenis kanker tertentu yang lebih rendah.

    Teh hijau misalnya kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG). Antioksidan tersebut mendukung kesehatan sel tubuh dan memperlambat penuaan. Teh hitam juga diketahui mengandung banyak theaflavin, senyawa yang mendukung kesehatan kardiovaskular.

    Emma Becket, peneliti nutrisi di University of Newcastle, Australia menjelaskan, “Jika tidak suka makan sayur, minum teh adalah cara yang baik untuk mendapatkan senyawa bioaktif.”

    Penelitian juga menunjukkan bahwa banyak manfaat kesehatan terkait minum teh. “Masuk akal jika kita melihat populasi yang minum teh lebih banyak makan hidup lebih lama (lebih baik),” kata Becket.

    Zat yang tak ada pada kopi, tapi ada pada teh adalah L-theanine. Kandungan tersebut dapat meningkatkan fokus tanpa memunculkan rasa khawatir. Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, efek menenangkan dari L-theanine dapat mengimbangi perasaan gelisah yang terkait dengan kopi.

    Namun pada akhirnya, pilihan antara kopi dan teh sering kali bergantung pada selera dan gaya hidup seseorang. “Minumlah yang Anda sukai. Jika Anda menyukai keduanya, minumlah keduanya, karena Anda akan mendapatkan manfaat yang sedikit berbeda dari keduanya,” kata ahli gizi Evangeline Mantzioris.

    “Semuanya tergantung pada pola makan.” Namun, bagi mereka yang mencari kafein yang lebih lembut, antioksidan yang lebih tinggi, dan ritual yang lebih menenangkan, teh mungkin merupakan minuman yang lebih menyehatkan.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Racikan Teh dan Madu untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

    5 Racikan Teh dan Madu untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh


    Jakarta

    Teh dan madu bisa menjadi kombinasi yang tepat untuk racikan minuman sehat. Salah satu manfaatnya bagi tubuh adalah meningkatkan imunitas.

    Sebagian besar orang menganggap teh sebagai minuman populer yang tak bisa lepas dari keseharian. Teh juga diketahui sebagai minuman sehat yang dapat diracik dengan berbagai bahan tambahan, termasuk madu.

    Dilansir dari Golden Tips, kombinasi madu dan teh dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Diketahui madu telah digunakan oleh manusia sebagai obat alami selama berabad-abad.


    Madu tak hanya memberikan rasa manis yang nikmat. Konsumsi madu juga menghasilkan efek anti-inflamasi, antimikroba, antioksidan, hingga antiproliferatif (zat penghambat pertumbuhan sel pada tumor).

    Menurut Uptown Tea Shop, takaran madu yang dapat ditambahkan pada beberapa jenis teh ini sebanyak 1 sendok teh per cangkir. Pastikan untuk menambahkan madu setelah selesai menyeduh teh, ketika air sudah agak dingin.

    Berikut 5 jenis racikan teh dan madu yang menyehatkan:

    1. Teh Hitam dan Madu

    Teh hitam termasuk jenis teh yang cocok dikombinasikan dengan madu. Pada jenis teh hitam yang umum ditemui cocok dipadukan dengan madu yang aromanya tajam dan kaya rasa. Sedangkan, teh hitam earl grey cocok dengan madu bercita rasa jeruk.

    Manfaat teh hitam dan madu akan semakin bertambah jika diberi air jeruk nipis yang berfungsi sebagai elektrolit. Kandungan tersebut jika dipadukan dengan kafein dari teh hitam maka dapat bertindak sebagai penambah energi alami.

    2. Teh Putih dan Madu

    Teh putih ternyata juga cocok dipadukan dengan madu. Teh putih diketahui jauh lebih sedikit teroksidasi daripada teh hitam, itulah sebabnya memiliki profil rasa lebih manis, ringan, dan lembut.

    Rasa teh yang ringan lembut ini cocok sekali dipadukan dengan madu. Karena teh putih dan madu sama-sama ringan. Keduanya menawarkan berbagai manfaat kesehatan dalam dosis kecil, seperti mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan kesehatan mulut, dan meredakan gejala flu.

    Racikan teh dan madu lain ada di halaman selanjutnya…

    3. Teh Hijau dan Madu

    Ini 7 Manfaat Sehat Minum Teh Hijau Campur MaduIni 7 Manfaat Sehat Minum Teh Hijau Campur Madu Foto: iStock

    Teh hijau juga termasuk jenis teh yang rasanya ringan dengan sentuhan rasa bunga yang lembut. Oleh karena itu, jenis teh ini cocok sekali dipadukan dengan madu yang lembut dan beraroma bunga.

    Tambahkan satu sendok teh madu pada secangkir teh hijau untuk mendapatkan manfaatnya. Racikan teh hijau dan madu dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Teh hijau dan madu juga mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga baik untuk menjaga imunitas tubuh.

    4. Teh Melati dan Madu

    Teh melati yang rasanya ringan dengan aroma bunga semerbak juga akan cocok dengan tambahan madu. Apalagi jika madu yang digunakan juga memiliki aroma bunga yang kuat.

    Paduan teh melati dan madu ini akan berpadu nikmat dengan rasa manis, lembut, dan wangi. Keduanya dapat bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan mulut.

    5. Teh Chamomile dan Madu

    Sama seperti teh melati, teh chamomile yang berasal dari racikan bunga ini juga cocok dipadukan dengan madu. Teh chamomile lebih memiliki efek yang menenangkan, bahkan bermanfaat dalam mencegah insomnia.

    Jenis teh chamomile terasa sangat ringan, sehingga cocok dipadukan dengan madu yang manis lembut. Dalam segi kesehatan, racikan teh chamomile dan madu ini baik untuk memperbaiki kualitas tidur, meredakan batuk atau sakit tenggorokan, hingga menjaga imunitas.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com