Tag: markas real madrid

  • Barcelona Tak Pernah Bosan Menang di Santiago Bernabeu


    Barcelona

    Presiden Barcelona, Joan Laporta, yakin betul timnya menang di El Clasico akhir pekan ini. Blaugrana disebutnya suka meraih kemenangan di markas Real Madrid.

    Jornada kesepuluh Liga Spanyol menghadirkan duel El Clasico Real Madrid vs Barcelona. Pertandingan dijadwalkan Minggu (26/10/2025) malam WIB di Santiago Bernabeu.

    Kedua tim saat ini bersaing ketat di papan klasemen LaLiga. Real Madrid ada di puncak dengan 24 poin, unggul 2 angka dari Barcelona di bawahnya.


    Barcelona sedang dalam tren positif menghadapi Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Los Cules merebut 6 kemenangan dari 10 pertemuan, sementara El Real menyabet 4 kemenangan.

    Pertemuan terakhir kedua tim Santiago Bernabeu bahkan berakhir manis buat Barcelona. Lamine Yamal cs tanpa ampun menghajar Real Madrid empat gol tanpa balas.

    Optimisme tinggi pun kembali digaungkan Joan Laporta jelang timnya bertandang ke markas Real Madrid. Menurutnya pasukan Hansi Flick sangat termotivasi meraih kemenangan El Clasico di Santiago Bernabeu.

    “El Clasico adalah rivalitas terbesar, dan para pemain ingin memberikan segalanya. Saya tahu para pemain kami sangat termotivasi. Siapa pun yang masuk dalam susunan pemain inti, kami akan memiliki peluang,” kata Laporta, dilansir dari Mundo Deportivo.

    “Saya yakin para pemain kami akan memberi kami alasan untuk merayakan, bahwa kami akan menang di Bernabeu, seperti yang telah kami lakukan sebelumnya. Misalnya, tahun lalu hal itu terjadi,” dia menambahkan.

    “Tidak, saya tidak akan pernah bosan. Menyaksikan Barca menang adalah perasaan yang telah kami tanamkan dalam diri kami, para Cules. Melampaui prestasi olahraga, rasanya seperti sesuatu yang lebih, karena melampaui aspek olahraga; ini adalah rivalitas yang sesungguhnya. Sungguh luar biasa,” tegasnya.

    (bay/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Madrid Dianggap Diuntungkan Wasit, Hansi Flick Khawatir?


    Barcelona

    Menuju El Clasico di akhir pekan ini, muncul anggapan bahwa Real Madrid cenderung diuntungkan wasit. Pelatih Barcelona Hansi Flick enggan berkomentar.

    Tudingan terhadap Madrid itu muncul lagi menyusul kemenangan tipis 1-0 atas Getafe akhir pekan lalu. Pelatih Getafe Jose Bordalas mengeluhkan inkonsistensi kepemimpinan wasit.

    Bordalas menuding bahwa wasit tidak menghukum pemain-pemain Madrid meski melakukan pelanggaran serupa dengan dua pemainnya yang dikartu merah.


    Situasi ini kemudian mempertanyakan netralitas wasit saat Barcelona bertandang ke markas Real Madrid di El Clasico, 26 Oktober. Flick memilih bungkam.

    “Apa yang bisa saya katakan?” kata dia sembari tertawa. “Saya kan baru di sini selama 16 bulan, Anda toh yang jauh lebih lama berada di sini dan lebih tahu banyak soal ini.”

    “Saya tidak ingin mengatakan apapun tentang hal itu,” lugas mantan pelatih Bayern Munich dan Timnas Jerman itu dikutip Mundo Deportivo.

    Hansi Flick akan absen memimpin Barcelona di Santiago Bernabeu nanti usai dikartu merah wasit (dua kartu kuning). Blaugrana memastikan naik banding.

    “Kita bisa membicarakan ini pada hari Sabtu setelah pertandingan Olympiakos. Saya toh sudah mengatakannya setelah pertandingan melawan Girona: saya tidak bermaksud melawan wasit, dan dia memutuskan melihatnya secara berbeda, dan itulah sesuatu yang harus saya terima,” Hansi Flick menambahkan.

    (rin/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Berharap Garcia Pulih, Szczesny Tak Ingin Main di El Clasico


    Barcelona

    Wojciech Szczesny berharap Joan Garcia bisa segera pulih dari cedera. Ia ingin Garcia bisa bermain di El Clasico hingga dirinya hanya perlu duduk di bangku cadangan.

    Wojciech Szczesny kembali menjadi kiper utama Barcelona usai Joan Garcia absen akibat cedera lutut. Kiper asal Polandia ini tampil di tiga laga terakhir Barcelona.

    Pemain 35 tahun ini tampaknya masih akan berdiri di bawah mistar Barcelona selepas jeda internasional. Hal ini karena cedera Garcia cukup parah.


    Garcia diperkirakan harus absen 4-6 Minggu. Kondisi ini Szczesny besar kemungkinan bakal diandalkan di laga-laga krusial di bulan Oktober termasuk laga El Clasico.

    El Clasico bakal digelar pada 26 Oktober. Pada laga tersebut Blaugrana bakal bertandang ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.

    Ketika banyak pemain mendambakan kesempatan bermain di El Clasico, Szczesny justru menginginkan tak tampil laga ini. Ia berharap Garcia cepat pulih hingga bisa kembali mengawal gawang Barcelona.

    Szczesny mengharapkan hal tersebut karena tahu Garcia punya kemampuan yang luar biasa. Ia selalu mendukung kiper asal Spanyol ini untuk terus berkembang.

    Mantan kiper Arsenal ini tampaknya mawas diri penampilannya mulai menurun termakan usia. Performanya tak telalu baik di tiga laga terakhir bersama Barcelona saat menggantikan Garcia. Barca dua kali kalah yaitu 1-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions, dan 1-4 dari Sevilla di LaLiga saat Szczesny jadi penjaga gawang.

    “Saya harap mereka tidak membutuhkan saya karena saya berharap Joan dapat pulih secepat mungkin dari cederanya. Saya tahu apa peran saya musim ini dan bagi saya, kesuksesan terbesar saya adalah Joan Garcia menjalani musim yang hebat dan sukses,” ujar Szczesney dikutip dari Football Espana.

    “Dari pihak saya, tidak ada persaingan, tidak ada rivalitas di antara kami. Saya hanya berusaha mendukungnya sebaik mungkin, tetapi saya harap dia akan kembali secepatnya. Bukan berarti saya malas dan tidak ingin bermain. Saya suka bertanding, tetapi saya hanya berharap dia segera pulih,” jelasnya.

    (pur/raw)



    Sumber : sport.detik.com