Tag: masalah pencernaan

  • 8 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Lagi, Dapat Berubah Jadi Racun!


    Jakarta

    Banyak orang yang menyimpan dan memanaskan makanan sebelum dikonsumsi mungkin menghadapi konsekuensi yang tidak diinginkan.

    Tanpa disadari bahwa memanaskan kembali beberapa jenis makanan dapat menghasilkan zat beracun. Anda perlu lebih berhati-hati dan menghindari praktik tersebut.

    Lantas, apa saja makanan yang tidak boleh dipanaskan lagi? Simak jawabannya pada artikel berikut ini!


    Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan

    Berikut ini beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan karena berpotensi menyebabkan penyakit.

    1. Nasi

    Nasi yang dipanaskan ulang dapat menyebabkan keracunan makanan karena berisiko mengandung bakteri tahan panas yaitu Bacillus cereus, yang dapat menghasilkan spora beracun.

    Apabila nasi dibiarkan pada suhu ruangan setelah dipanaskan ulang, spora ini dapat berkembang biak dan menyebabkan keracunan makanan. Jika nasi sudah lebih dari 24 jam, lebih baik dibuang untuk menghindari risiko keracunan makanan.

    2. Telur

    Telur, sebagai bahan makanan sarapan umum yang kaya protein, seharusnya tidak dipanaskan ulang karena dapat merusak protein dan membuatnya beracun. Pemanasan berulang pada suhu tinggi dapat membuat telur beracun dan menimbulkan masalah pencernaan.

    Lebih baik mengonsumsi telur rebus dingin atau memanaskannya dalam air hangat daripada menggunakan microwave, yang bisa menyebabkan masalah seperti ledakan telur.

    3. Jamur

    Jamur, yang mengandung banyak protein, sebaiknya dimakan pada hari yang sama setelah dimasak karena struktur jamur dapat berubah dan berpotensi membahayakan tubuh ketika dipanaskan ulang.

    Mengkonsumsi jamur yang dipanaskan ulang dapat meningkatkan risiko masalah pencernaan dan bahkan masalah jantung.

    4. Ayam

    Ayam, yang merupakan sumber protein berlimpah, sebaiknya tidak dipanaskan ulang karena dapat mengakibatkan perubahan dalam komposisi protein dan menyebabkan masalah pencernaan.

    Pemanasan ulang yang berkelanjutan dapat membuat ayam sulit dicerna. Mirip dengan daging kalkun, sebaiknya hindari pemanasan ulang dan simpan sisa makanan untuk digunakan dalam sandwich dingin atau salad.

    5. Kentang

    Kentang, yang sering digunakan sebagai bahan makanan umum, sebaiknya tidak dipanaskan ulang karena dapat merangsang pertumbuhan bakteri botulisme yang langka, dan pemanasan ulang tidak dapat membunuhnya.

    Jika dibiarkan pada suhu ruangan atau dipanaskan ulang berkali-kali, kentang dapat kehilangan nilai nutrisinya dan bahkan menjadi toksik, menyebabkan mual atau penyakit, dan bahkan keracunan makanan.

    Jadi, untuk menghindari pertumbuhan bakteri, sebaiknya simpan kentang di dalam lemari es atau buang jika tidak akan dikonsumsi dalam 1-2 hari.

    6. Bayam

    Bayam, yang merupakan makanan favorit Popeye yang kaya nutrisi, sebaiknya tidak dipanasi ulang karena kandungan nitratnya dapat berubah menjadi nitrit, yang memiliki sifat karsinogenik.

    Sebagai opsi alternatif, disarankan mengkonsumsinya setelah dikukus atau mendinginkannya dengan cepat, serta menyimpannya di bawah 5 derajat Celsius untuk mencegah pembentukan nitrit.

    7. Olahan Daging

    Memanaskan daging mentah atau memanaskan kembali menggunakan microwave mungkin bukan pilihan terbaik. Untuk mempertahankan rasa dan tekstur optimal, disarankan menggunakan oven atau wajan.

    Disarankan untuk tidak memanaskan makanan daging bersantan seperti gulai atau tongseng lebih dari satu kali guna mengurangi risiko perubahan lemak menjadi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan potensi masalah kardiovaskular.

    8. Sayuran Kaya Nitrat

    Ketika kita mengkonsumsi beberapa sayuran mentah, dalam tubuh kita yang mengubah nitrat yang baik bagi tubuh menjadi nitrit.

    Setiap kali Anda memanaskan ulang sayuran, termasuk bayam, yang mengandung banyak nitrat, mereka dapat menjadi semakin beracun.

    Pemanasan ulang dapat mengubah nitrat menjadi nitrit dan zat karsinogenik lainnya yang dapat menyebabkan kanker pada jaringan hidup.

    Oleh karena itu, jika tidak dapat dikonsumsi segera setelah dimasak, sebaiknya dibuang atau dikonsumsi dalam keadaan dingin.

    Itulah tadi beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan lagi karena dapat membentuk zat beracun.

    (inf/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenali 5 Tanda Tubuh Telalu Banyak Mengasup Lemak


    Jakarta

    Makanan yang dikonsumsi saat buka dan sahur bisa saja berupa makanan gorengan atau bersantan. Tubuhpun mengasup banyak lemak. Kenali ciri-cirinya!

    Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak bisa menimbulkan dampak negatif bagi tubuh, termasuk masalah pencernaan dan kualitas tidur.

    Makanan berlemak banyak ditemukan dalam daging dan produk sampingan hewani, seperti keju dan susu. Ada beberapa tanda utama yang menunjukkan bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh.


    Ahli jantung dan pendiri Step One Foods, Dr. Elizabeth Klodas, MD, FACC, merinci beberapa tanda peringatan tersebut dan menjelaskan beberapa efek jangka panjang dari mengonsumsi terlalu banyak lemak yang dapat diderita tubuh.

    Berikut paparannya seperti dilansir dari Eat This Not That.

    1. Berat badan bertambah

    Lemak memasok kalori dua kali lebih banyak daripada karbohidrat atau protein. Hal ini membuat berat badan Anda bertambah.

    Sebagai konteks, lemak menyediakan sembilan kalori per satu gram, sedangkan karbohidrat dan protein sama-sama menyediakan empat kalori per gram.

    2. Kadar kolesterol meningkat

    Catat! 5 Makanan Ini Bisa Turunkan Kadar Kolesterol Secara Alamimakanan mengandung kadar kolesterol tinggi Foto: Ilustrasi Getty Images/enviromantic

    Orang yang mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah berlebihan cenderung menunjukkan peningkatan kadar kolesterol LDL. Kolesterol LDL juga dikenal sebagai jenis kolesterol jahat.

    Mereka yang mengikuti diet keto sangat rentan memiliki kadar LDL yang lebih tinggi dari normal karena mereka mengonsumsi lemak.

    3. Napas akan berbau tidak sedap

    “Jika kamu menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, Anda memproduksi keton, yang menyebabkan kamu mengeluarkan bau napas yang tidak sedap,” kata Klodas.

    Banyak orang yang menjalani diet tinggi lemak dan sangat mengurangi asupan karbohidrat perlu menggosok gigi beberapa kali sehari untuk mengurangi efek samping ini.

    4. Alami ketidaknyamanan gastrointestinal

    Jika makanan kamu tinggi lemak, kemungkinan besar kamu tidak mengonsumsi banyak sayuran, buah, atau biji-bijian utuh, yang semuanya merupakan sumber serat yang baik.

    Diet rendah serat dapat menyebabkan sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Ini juga merupakan efek samping umum bagi mereka yang makan terlalu banyak daging.

    5. Sering kembung

    minum kopi bikin perut kembungperut kembung Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Klodas mengatakan bahwa lemak jenuh dan lemak trans sama-sama diketahui menyebabkan peradangan dalam tubuh, yang dapat membuat kamu merasa kembung dan lesu, di antara hal-hal lainnya.

    Efek samping dalam jangka panjang

    Jika kamu lebih suka mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, seperti daging, jenis ikan tertentu, dan bahkan kacang-kacangan daripada mengonsumsi berbagai jenis makanan yang seimbang seperti sayuran berdaun hijau, buah, dan biji-bijian utuh, kamu bisa kekurangan beberapa vitamin dan mineral penting.

    Hal lain yang diperingatkan Klodas adalah perubahan biokimia bawaan tubuh. Jika kamu secara teratur mengonsumsi makanan padat kalori atau makanan yang tinggi lemak dan menyadari bahwa berat badan bertambah dan dapat meningkatkan risiko terkena resistensi insulin. Hal itu dapat menyebabkan diabetes tipe 2, penyakit hati berlemak, dan hipertensi.

    Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak makanan lemak secara terus-menerus juga dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.

    “Studi yang mengamati kebiasaan makan berbagai populasi dan metrik kesehatan menunjukkan hubungan yang konsisten antara asupan lemak tinggi dan tingkat kanker keseluruhan yang tinggi,” ungkapnya.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer