Tag: materialnya

  • Pentingnya Memilih Karpet yang Tepat untuk Kendaraan Anda



    Jakarta

    Karpet mobil bukan hanya sekadar aksesori tambahan di dalam kendaraan Anda. Karpet berperan penting dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan pengguna kendaraan.

    Memilih karpet mobil yang tepat tidak hanya akan meningkatkan estetika interior kendaraan, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan dan kenyamanan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih karpet mobil yang tepat untuk kendaraan:

    1. Kualitas Material


    Salah satu faktor terpenting dalam memilih karpet mobil adalah kualitas materialnya. Karpet yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi tidak hanya lebih tahan lama, tetapi juga lebih mudah untuk dibersihkan dan lebih nyaman di kaki. Pilihan material yang kami rekomendasikan adalah bahan PVC Coil 100% tanpa bahan kimia berbahaya yang dijual Royalmart.

    2. Ukuran dan Penyesuaian

    Pastikan karpet mobil yang dipilih sesuai dengan model kendaraan Anda. Karpet yang tidak pas bisa mengganggu kenyamanan saat mengemudi, dan bahkan bisa berbahaya jika menghalangi pedal gas atau rem.

    Banyak produsen karpet mobil, seperti Royalmart, menawarkan pilihan yang dapat disesuaikan dengan merek dan model kendaraan Anda, sehingga memastikan pas dengan sempurna.

    3. Perlindungan Interior

    adv royalmartfoto: dok. Royalmart

    Karpet mobil tidak hanya berfungsi untuk menambah estetika, tetapi juga melindungi interior kendaraan dari kotoran, air, jamur dan abrasi. Memilih karpet dengan fitur antislip dan antiair bisa membantu mencegah kecelakaan dan membuat perjalanan lebih aman. Selain itu, karpet yang mudah dibersihkan akan mempermudah Anda untuk merawat kebersihan interior kendaraan.

    4. Estetika dan Desain

    adv royalmartfoto: dok. Royalmart

    Desain interior kendaraan menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih karpet mobil. Pilihlah karpet yang sesuai dengan warna dan tema interior mobil Anda.

    Royalmart menawarkan berbagai pilihan karpet sintetis atau karpet mie dengan berbagai macam warna dan motif untuk memenuhi preferensi estetika Anda, mulai dari yang simpel, elegan hingga yang lebih berwarna-warni.

    5. Kemudahan Membersihkan

    Terakhir, pastikan karpet mobil yang Anda pilih mudah dibersihkan dan bisa dilakukan di rumah seperti produk yang dijual oleh Royalmart. Anda hanya perlu kibaskan karpet atau menggunakan vakum, atau juga bisa disiramkan air lalu setelah itu dijemur selama 3-4 jam.

    Jadi, karpet mobil adalah investasi penting untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan interior kendaraan Anda. Dengan memilih karpet yang tepat dari Royalmart, Anda dapat meningkatkan pengalaman berkendara dan melindungi nilai investasi kendaraan. Pilihlah karpet mobil yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda, untuk menikmati perjalanan dengan lebih nyaman dan aman.

    Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, serta menelusuri berbagai pilihan karpet mobil yang ditawarkan oleh Royalmart, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih karpet mobil yang ideal untuk kendaraan.

    (Content Promotion/Royalmart)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pakar Buka Suara, Ini Penyebab Ambruknya Bangunan Ponpes di Sidoarjo

    Pakar Buka Suara, Ini Penyebab Ambruknya Bangunan Ponpes di Sidoarjo



    Jakarta

    Bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur ambruk pada Senin (29/9/2025) lalu. Per Minggu (5/10/2025) pukul 21.00 WIB, korban meninggal mencapai 52 orang, puluhan belum ditemukan, dan 104 orang selamat.

    Ambruknya bangunan ini menuai sorotan dari berbagai pakar. Salah satunya Pakar Teknik Sipil Struktur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Mudji Irmawan.

    Ia mengatakan, struktur bangunan yang ambruk di Ponpes Al Khoziny dalam keadaan tidak stabil atau labil. Ini karena konstruksi bangunan awalnya direncanakan untuk satu lantai, tapi kemudian dibangun tiga lantai.


    “Kalau kita lihat sejarah pembangunan ruang kelas pondok pesantren ini awalnya merupakan bangunan yang direncanakan cuman satu lantai,” kata Mudji kepada detikJatim, Selasa (30/9/2025), dikutip detikEdu, Senin (6/10/2025).

    Tidak Sesuai Kaidah Teknis Pembangunan

    Mudji menduga, karena bangunan masih aman saat dibangun satu lantai, maka dibangun lantai dua. Namun, akhirnya, beban yang ditanggung lantai satu menjadi bertambah. Begitu pun dengan dilanjutkan lantai tiga, beban semakin bertambah.

    Ia menilai, pembangunan ini tidak sesuai kaidah teknis. Ini karena beban yang terus ditambah hingga lantai 3 tidak dihitung dan direncanakan sejak awal.

    “Pertanyaannya apakah ini mengikuti kaidah teknis? Tentunya ya tidak, kan tidak dipikirkan dari awal. Sebetulnya apakah ini bisa dicegah? Bisa saja, bisa saja kalau kita melibatkan secara teknik,” ungkapnya.

    “Bagaimana kalau ada bangunan lantai satu kemudian dibangun, ditingkatkan menjadi tiga lantai, secara teknik bisa mampu, masih bisa, tapi harus ada hitungannya, ada pendampingannya, ahli teknik, khususnya konstruksi bangunan,” imbuhnya.

    Dugaan Pengecoran yang Belum Matang

    Di sisi lain, pakar teknik sipil Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Yudha Lesmana, menyoroti bangunan yang diberitakan masih tahap pengecoran. Ia menilai, pengecoran seharusnya tidak menimbulkan masalah jika sesuai perencanaan.

    “Kalau ini gedung baru yang dibangun bertahap, ada kekhawatiran umur pengecoran belum cukup. Ibaratnya, beton masih lemah karena belum matang sudah ditambah beban baru. Minimal 14 hari, idealnya 28 hari untuk mencapai kekuatan yang memadai,” jelasnya dalam laman resmi UM Surabaya, dikutip Senin (6/10/2025).

    Menurut Yudha, perencanaan dan pembangunan gedung seharusnya melibatkan ahli teknik sipil. Sebab, banyak kasus di lapangan dikerjakan tanpa hitungan teknis ahli dan hanya mengandalkan tukang atau kontraktor.

    Terkait bangunan di Ponpes Al Khoziny, Yudha mempertanyakan, apakah direncanakan dengan melibatkan ahli teknik sipil atau tidak. Selain itu, menurutnya juga patut dipertanyakan apakah bahan-bahan konstruksinya sesuai mutu atau tidak.

    “Dalam praktik, ada perhitungan teknik sipil untuk IMB (izin mendirikan bangunan), tapi pelaksanaannya sering tidak sesuai. Bisa saja material yang dibeli tidak sesuai spesifikasi. Ini fenomena jamak di masyarakat,” ujar dosen yang mengajar struktur beton, baja, dan struktur tahan gempa itu.

    Pentingnya Pengawasan dalam Pembangunan

    Sementara itu, Guru Besar Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mochamad Solikin, kegagalan konstruksi sebenarnya bisa menimpa berbagai jenis bangunan. Kegagalan bisa terjadi jika perencanaan dan pelaksanaan tidak sesuai kaidah konstruksi.

    Dia menyoroti berbagai hal termasuk disiplin dalam tahap pelaksanaan hingga materialnya. Ia menekankan pentingnya keterlibatan profesional seperti perencana, kontraktor, dan pengawas.

    “Kontraktor tidak boleh mengawasi dirinya sendiri. Harus ada konsultan pengawas resmi yang kompeten agar kualitas dan keselamatan terjamin,” ucapnya, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Senin (6/10/2025).

    Solikin menyayangkan, bahwa di masyarakat, prosedur konstruksi sering diabaikan. Padahal, dampak kegagalan konstruksi bisa sangat fatal.

    Sebagai akademisi, Solikin menuturkan bahwa Fakultas Teknik UMS memiliki komitmen untuk membantu masyarakat dalam bidang pendampingan teknis. Ia memberi contoh, tim UMS pernah menilai kelayakan gedung pascakebakaran, mengevaluasi struktur yang dialihfungsikan, hingga mendampingi pembangunan baru.

    “Itu bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” katanya.

    Ia mengajak semua pihak untuk lebih menaati standar keamanan dalam pembangunan. Ia juga menegaskan untuk melibatkan ahli dalam setiap pembangunan sejak awal.

    “Kegagalan bangunan bukan sekadar kerugian material, tapi juga bisa merenggut nyawa. Karena itu, mari taati standar dan libatkan tenaga ahli sejak awal,” pungkasnya

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com