Tag: mencuci beras

  • Keliru Mencuci Beras Bisa Berdampak Negatif, Begini Cara yang Benar!

    Jakarta

    Banyak berkembang mitos mengenai cara mencuci beras yang benar. Mitos yang masih sering dianggap benar adalah mencuci beras sampai bersih. Padahal cara tersebut keliru dan justru memberi dampak negatif.

    Simak artikel ini untuk mengetahui dampak negatif mencuci beras dengan cara keliru, manfaat mencuci beras dengan cara benar, serta tips bagaimana mencuci beras dengan benar.

    Dampak Mencuci Beras dengan Cara Keliru

    Mencuci beras terlalu bersih adalah cara yang keliru. Ini menimbulkan dampak negatif, meskipun tidak berbahaya bagi tubuh.


    1. Menghilangkan Sejumlah Nutrisi

    Menurut Food and Drug Administration (FDA), mencuci beras terlalu bersih bisa menghilangkan sejumlah nutrisi. Nutrisi ini antara lain zat besi, folat, thiamin, dan niacin dalam beras.

    “Mencuci beras berlebihan dapat menyebabkan hilangnya nutrisi tertentu seperti vitamin B termasuk folat, zat besi, niacin, dan thiamin, yang larut dalam air,” jelas ahli gizi Bonnie Taub-Dix, RDN.

    “Beras fortifikasi memiliki lapisan nutrisi tambahan, sehingga membilas beras fortifikasi dapat menyebabkan hilangnya kandungan nutrisi di dalamnya,” katanya.

    2. Bikin Tekstur Lembek

    Beberapa jenis beras, misalnya beras pulen, tidak boleh terlalu lama dicuci karena bisa membuat tekstur yang terlalu lembek. Untuk beberapa alasan, koki memilih tidak mencuci beras agar mendapatkan tekstur yang lebih padat.

    Manfaat Mencuci Beras dengan Benar

    Sebaliknya, mencuci beras dengan benar tidak menghilangkan sejumlah nutrisi sehingga kandungannya tetap bisa diserap oleh tubuh. Selain itu, ada beberapa manfaat lainnya, antara lain:

    1. Menghilangkan Kontaminan dan Logam Berat

    Mencuci beras dilakukan untuk menghilangkan kontaminan dan logam berat. Dalam penelitian yang dimuat dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (November 2020), beras memiliki kandungan arsenik yang tinggi, juga timbal, dan kadmium yang menimbulkan risiko kesehatan serius untuk kesehatan.

    “Anda harus selalu mencuci beras sebelum memasaknya. Kontaminan masuk ke tanaman padi dari air tanah tercemar yang membanjiri sawah, sehingga manfaat utama mencuci beras adalah menurunkan risiko keracunan logam berat,” kata ahli gizi Kimberly Gomer.

    Kemungkinan mengalami keracunan logam berat dari makan nasi memang rendah, tetapi jangan ambil risiko untuk bayi dan anak. Tetap cuci beras sebelum mengolahnya.

    2. Membuang Debu dan Kotoran

    Dalam proses pengolahan dari padi menjadi beras tentunya telah melewati banyak tempat dan kondisi, sehingga kemungkinan ada debu dan kotoran yang menempel. Dengan mencuci beras, air akan membersihkan debu, bahan kimia, kerikil, hingga serangga yang tidak sengaja masuk ke kemasan beras.

    3. Membuat Rasa dan Tekstur Nasi Lebih Enak

    Kandungan pati pada nasi membuat teksturnya lengket dan menempel saat dimasak. Kamu bisa mengurangi pati ini dengan mencuci beras terlebih dahulu.

    “Mencuci beras dapat menghilangkan kandungan pati berlebih, menghasilkan tekstur yang lebih pulen dan rasa yang lebih enak,” kata chef selebriti Kai Chase.

    Tips Mencuci Beras

    Dilansir dari situs Asosiasi Keluarga Gizi FKM Universitas Indonesia, berikut ini tips mencuci beras dengan benar agar bisa mendapatkan manfaat dan mengurangi dampak negatifnya:

    1. Cucilah beras dengan mengaduknya secara perlahan agar vitamin B di dalam beras tidak terkikis.
    2. Buang air kotornya, lalu tambahkan lagi air.
    3. Cek lagi apakah ada kotoran yang tampak, seperti kerikil atau serangga. Buang jika ada.
    4. Buang air kembali. Cukup mencuci beras sampai dua kali saja dan tidak perlu sampai air cuciannya bening.
    5. Beras siap diolah.

    Demikian tadi telah kita ketahui cara mencuci beras yang benar, yaitu tidak boleh terlalu lama, cukup dua kali pembilasan agar kandungan nutrisinya tidak hilang.

    (bai/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Mencuci Beras Sebelum Masak Ada Manfaatnya?


    Jakarta

    Banyak orang mencuci beras terlebih dahulu sebelum dimasak. Berikut penjelasan mengenai cara memasak beras yang tepat, termasuk mencuci beras.

    Nasi merupakan makanan pokok dari berbagai negara di Asia. Diolah dari beras yang dimasak dengan cara diaron lalu dikukus atau dimasak menggunakan rice cooker.

    Sebelum dimasak, ada yang mencuci beras terlebih dahulu agar bersih. Namun, sebagian orang ada yang tak mencuci beras sebelum dimasak, karena menyimpan beragam manfaat.


    Dilansir dari Health.com (29/3), berikut penjelasan cara memasak nasi yang benar. Apakah sebaiknya beras dicucui terlebih dahulu atau tidak perlu?

    Manfaat Mencuci Beras

    penjelasan mengenai mencuci beras sebelum dimasakpenjelasan mengenai mencuci beras sebelum dimasak Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jika merujuk bidang kuliner, mencuci beras ternyata memiliki manfaat. Salah satunya dapat mengubah tekstur beras yang awalnya terlalu pulen.

    Kaitlin Saas, seorang ilmuwan makanan menjelaskan, “Mencuci beras sebelum dimasak membantu menghilangkan pati topikal, yang membuat tekstur nasi lebih pulen saat dimasak.”

    Jika pati topikal ini dikurangi, butiran beras tidak akan menempel satu sama lain. Karena itu hasilnya membuat nasi tidak terlalu menggumpal atau sedikit pera.

    Selain kegunaannya dalam dunia kuliner, alasan lain dari mencuci beras adalah karena akan lebih aman untuk dikonsumsi. Beras yang dicuci dapat membersihkan bahan-bahan yang tidak diinginkan, termasuk sisa kotoran, seperti tanah atau kerikil kecil atau serangga kecil.

    Mencuci beras juga juga dapat menghilangkan sejumlah mikroplastik dari kemasan makanan. Sebuah studi tahun 2021 dalam ‘Journal of Hazardous Materials’ menemukan bahwa mencuci beras sebelum dimasak mengurangi kontaminasi plastik sebesar 20-40%.

    Kerugian dari Mencuci Beras

    penjelasan mengenai mencuci beras sebelum dimasakpenjelasan mengenai mencuci beras sebelum dimasak Foto: Getty Images/iStockphoto

    Meskipun mencuci beras dapat memperbaiki tekstur dan menghilangkan bahan yang tak diinginkan, jika merendam atau mencuci beras terlalu lama juga bisa berdampak tak baik.

    “Mencuci atau merendam beras berulang kali dalam waktu yang lama sebelum dimasak dapat menghilangkan sebagian nutrisinya,” kata Sass.

    Taylor Janulewicz, seorang ahli diet menjelaskan, “Mencuci beras menghilangkan pati topikal, hal ini juga dapat menghilangkan sejumlah kecil serat bermanfaat yang disebut pati resisten.”

    Tak hanya pati resisten yang baik untuk kesehatan usus dan kadar gula darah, tapi nutrisi lain juga dapat berkurang. Di antaranya dapat mengurangi nutrisi seperti zat besi atau vitamin B yang larut dalam air, termasuk folat, niasin, dan tiamin.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt