Tag: minum air putih

  • Hindari Air Putih Usai Konsumsi Makanan Ini agar Perut Tetap Nyaman


    Jakarta

    Minum air putih memang sangat dianjurkan. Namun, tetap perlu memperhatikan beberapa hal, termasuk menghindari minum air putih usai mengonsumsi makanan ini.

    Air putih menjadi salah satu minuman yang wajib dikonsumsi setiap harinya. Minum air putih yang cukup dapat menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada beberapa fungsi, seperti pencernaan, sirkulasi, hingga ginjal.

    Minum air putih juga dapat menghindari dehidrasi hingga mengontrol asupan kalori. Oleh karena itu, setiap harinya diwajibkan minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.


    Namun, minum air putih juga tidak boleh sembarangan. Selain memperhatikan takarannya, kamu juga perlu memperhatikan waktu minum yang tepat. Sebaiknya hindari minum air putih setelah makan 5 makanan ini.

    Merangkum Times of India (16/12), hindari minum air putih dengan makanan ini:

    1. Makanan pedas

    Tokopedia Makanan PedasDiketahui minum air putih setelah makan makanan pedas hanya akan membuat rasa panas menyebar. Foto: Dok. Tokopedia

    Makanan pedas memang bisa membuat lidah, mulut, dan perut panas setelahnya. Dengan kondisi seperti ini, beberapa orang pun mungkin ingin segera menghilangkan rasa pedas dan panas itu. Akhirnya mereka langsung minum air putih.

    Namun, minum air putih setelah makan makanan sangat pedas bisa membuat rasa pedas semakin menyebar di area mulut. Sampai-sampai itu menyebabkan sensasi seperti terbakar. Sensasi pedas ini menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah haus.

    Mengutip magelangkab.go.id, air putih juga merupakan zat polar yang tidak akan bisa menghilangkan rasa pedas di mulut. Minum air putih setelah makan makanan pedas juga bisa menyebabkan perut kembung hingga rasa tidak nyaman di perut.

    2. Makanan berlemak

    Resep Fillet Ayam Goreng TepungMinum air setelah makan makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Foto: iStock

    Konsumsi makanan berlemak, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan lain sebagainya mungkin memberi efek serat di tenggorokan. Sehingga, mereka yang habis makan makanan ini ingin cepat-cepat menghilangkan serat dengan minum air putih.

    Namun, minum air putih setelah makan makanan berlemak bukanlah pilihan tepat. Makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Minum air putih dalam jumlah banyak setelahnya juga berkontribusi menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

    3. Minuman berkarbonasi

    Sparkling water and lemon slice on glass with an ice, sunny day - narrow focus on middle of the glassMinuman berkarbonasi juga sebaiknya tidak diminum setelah makan. Foto: iStock/The Daily Meal

    Minuman air berkarbonasi atau sparkling water sering terlintas menjadi pilihan cocok untuk menghilangkan dahaga setelah makan. Namun, sebaiknya minuman ini dihindari.

    Sekalipun banyak yang mengungkap sparkling water lebih sehat daripada soda biasa, tetapi tetap saja bisa memicu gejala bahaya. Terlebih, ketika sparkling water diminum setelah makan makanan berat. Ini bisa menyebabkan kembung dan perut bergas. Karbonasi di dalam minuman ini juga berkontribusi dalam gangguan ke pencernaan.

    Makanan lain yang sebaiknya dihindari bersama air putih bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Makanan berat

    Setelah makan makanan berat, seperti nasi dengan banyak lauk pauk, seseorang mungkin ingin menetralkan tenggorokannya kembali dengan minum air putih. Namun, perlu diperhatikan konsumsinya.

    Minum air putih yang banyak setelah konsumsi makanan berat hanya akan berkontribusi dalam membuat perut tidak nyaman dan begah. Lebih direkomendasikan minum air putih berbarengan selama menikmati makanan.

    5. Kondisi tepat untuk minum air putih

    Larangan minum air putih setelah konsumsi makanan sebenarnya tidak sepenuhnya harus dihindari. Mengutip alodokter.com, seseorang tetap diperbolehkan minum air putih setelah makan bila kondisinya memang merasa haus, bila makanan terlalu kering dan menjadi sulit ditelan, hingga bila kamu sudah tidak kuat dengan rasa makanan yang terlalu pedas.

    Sebaliknya, minum air putih setelah makan menjadi tidak baik bila kamu sudah merasa kembung duluan, begah, hingga terjadi nyeri di ulu hati. Itu juga tidak baik ketika air putih membuatmu merasa cepat kenyang, sehingga menurunkan jumlah makanan dan asupan nutrisi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Minuman untuk Memperlancar Buang Air Kecil, Awas Beser!


    Jakarta

    Buat kalian yang mengalami sulit pipis, coba konsumsi 6 minuman untuk memperlancar buang air kecil berikut ini. Selain buat orang yang kesulitan kencing, minuman ini juga cocok untuk orang ingin segera buang air kecil karena mengikuti suatu tes kesehatan.

    Buat orang normal, minuman ini bisa membuat beser atau sebentar-sebentar pipis jika dikonsumsi berlebihan. Apa saja minuman tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.

    Pilihan Minuman untuk Memperlancar Buang Air Kecil

    Berikut ini 6 minuman untuk memperlancar buang air kecil yang dikutip dari WebMD:


    1. Air Putih

    Minum air putih yang cukup dapat memperlancar buang air kecil. Minuman ini menjadi pilihan utama karena sangat sederhana dan murah. Selain itu, air putih juga kaya manfaat, salah satunya mencegah kulit kering.

    2. Kopi

    Kopi mengandung kafein yang meningkatkan rasa ingin buang air kecil. Kandungannya dapat mempengaruhi kandung kemih. Tak hanya buang air kecil, kopi juga bisa membuat kamu ingin buang air besar.

    3. Teh

    Tak hanya kopi, teh juga mengandung kafein, meski tak banyak. Minuman ini biasa tersaji menemani Anda di setiap makan, terutama ketika makan di warung atau rumah makan. Minum teh juga memperlancar buang air kecil. Selain itu, antioksidannya baik untuk menangkal radikal bebas.

    4. Cokelat

    Cokelat pun mengandung kafein dan asam yang mempengaruhi kandung kemih dan kemudian dapat memperlancar buang air kecil.

    5. Jus Jeruk

    Keluarga buah jeruk, seperti lemon dan jeruk nipis bersifat asam sehingga membuat Anda semakin ingin pergi ke toilet untuk buang air kecil. Selain itu, jeruk juga memiliki berbagai manfaat vitamin C yang baik untuk tubuh.

    6. Jus Nanas

    Tak cuma jeruk, semua buah asam juga bisa memperlancar buang air kecil. Termasuk nanas yang juga memiliki sifat asam mampu mempengaruhi kandung kemih untuk buang air kecil.

    Alasan Ingin Buang Air Kecil Lancar

    Apa saja alasan orang ingin memperlancar buang air kecil? Berikut beberapa alasan yang dilansir dari Medical News Today:

    • Sedang menjalani pengujian obat melalui tes urine
    • Sedang menjalani pemeriksaan radiologi atau ultrasonik
    • Menjalani urinalisis, kultur urine, dan pemeriksaan darah
    • Sistoskopi, di mana tabung tipis dengan kamera memeriksa kandung kemih dan uretra
    • Studi urodinamik, yang menilai seberapa baik tubuh menyimpan dan mengeluarkan urine

    Kapan Harus ke Dokter?

    Orang kesulitan buang air kecil mungkin menjadi tanda penyakit tertentu, misalnya infeksi saluran kemih atau masalah prostat. Jika mengkonsumsi minuman di atas tidak berdampak signifikan, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter.

    Demikian tadi 6 minuman untuk memperlancar buang air kecil bagi kalian yang mungkin menjalani tes kesehatan tertentu atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Buat orang normal, jangan kebanyakan minum minuman tersebut karena bisa menyebabkan beser.

    (bai/inf)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Minum Banyak Air Putih Bisa Bikin Kurus, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Banyak orang meyakini minum air putih lebih banyak bakal bantu berat badan lebih cepat turun. Sebenarnya hal ini mitos atau fakta?

    Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar tubuh terhidrasi dan organ-organ di dalamnya dapat berfungsi maksimal. Namun, dalam kaitannya dengan diet, benarkah konsumsi air putih membantu?

    Dikutip dari Times of India (27/9), konsumsi air putih memang punya peran saat diet. Utamanya dalam menjawab pertanyaan, apakah kamu benar-benar lapar atau hanya haus semata? Sebab seseorang sering kali salah mengartikan sinyal haus sebagai lapar.


    Jadi, jika rasa lapar tiba-tiba menyerang, hindari langsung makan. Coba minum segelas air putih. Jika rasa laparnya sudah hilang, berarti sebenarnya tubuh kamu hanya haus. Tubuh perlu hidrasi yang cukup dari minum air putih.

    Manfaatkan juga air putih untuk meningkatkan rasa kenyang. Caranya cukup minum segelas besar air putih sebelum makan. Dengan begini, kamu akan terhindar dari makan berlebih. Asupan kalori yang lebih sedikit berkaitan dengan berat badan yang lebih cepat turun.

    Young woman standing in front of open refrigerator and drinking cold water while suffering from a hot summer heat at homeMinum air putih yang cukup ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/deepart386

    Peran lain dari minum air putih saat diet adalah hidrasi. Dengan kondisi tubuh yang terhidrasi, maka kamu memastikan semua organ dan fungsi tubuh berjalan lebih lancar. Kondisi ini menciptakan sistem tubuh yang ideal untuk bantu penurunan berat badan.

    Pastikan kamu hanya minum air putih yang sehat dan minim kalori. Jangan mengganti air putih dengan jus kemasan, soda, teh manis, minuman kopi kekinian, atau minuman lanis lain. Konsumsinya malah bisa bikin berat badan makin naik.

    Saat minum air putih, kamu juga disarankan tidak berlebihan. Sebab asupan air putih berlebihan juga bakal memunculkan efek samping karena sifatnya yang mengganggu elektrolit tubuh.

    Cara termudah untuk tahu sudah cukup minum air putih atau belum adalah dengan melihat warna urin. Jika warnanya kuning pucat itu bagus, jika gelap berarti kamu harus minum lebih banyak. Lalu jika warna urin sebening kristal, sebaiknya kurangi karena itu berarti kamu terlalu banyak minum.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Ikuti Tips Minum Air Putih Ini agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa


    Jakarta

    Saat berpuasa tubuh pasti mengalami kekurangan cairan. Karenanya, cukupi kebutuhan air putih harian selama Ramadan dengan tips ini!

    Menahan nafsu makan dan minum selama seharian tentu bukan hal yang mudah. Jika tidak cukup cairan saat sahur, tubuh akan mengalami dehidrasi yang berujung menyebabkan lemas.

    Umumnya, setiap orang disarankan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari. Namun, karena waktu terbatas, mengonsumsi air putih pun jadi berkurang.


    Dalam kondisi ini, ada tips minum air putih agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi selama Ramadan, yakni dengan menerapkan pola 2-2-4.

    Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (04/04/23), berikut caranya!

    1. 2 gelas air putih saat berbuka

    Young woman drinking pure glass of waterMinum dua gelas saat sahur. Foto: Getty Images/seb_ra

    Saat berbuka puasa hindari minum manis yang berlebihan. Akan lebih baik jika minum air putih untuk membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa.

    Biasakan untuk berbuka puasa dengan air putih, baru kemudian dilanjutkan dengan mengonsumsi makanan lainnya. Paling sedikitnya, minumlah sebanyak 2 gelas.

    Kamu bisa membaginya, satu gelas saat adzan Maghrib, dan satu gelas lagi saat menjelang adzan Isya

    2. 4 gelas saat makan malam

    Minum air putih saat malam hari harus dilakukan secara berkala. Setelah dua gelas saat berbuka, lalu bisa dilanjut dengan 4 gelas saat makan malam.

    Namun, jumlah itu dapat dibagi lagi waktunya menjadi 2 gelas pada saat makan, dan dua gelas lagi saat menjelang tidur.

    Selain mencukupi kebutuhan cairan tubuh, minum air putih sebelum dan setelah makan dapat membantu melancarkan proses pencernaan makanan.

    Tips minum air putih selama Ramadan ada di halaman berikutnya.

    3. 2 gelas air putih saat sahur

    Ilustrasi wanita minum air putih atau mineralIlustrasi wanita minum air putih atau mineral Foto: Getty Images/iStockphoto/seb_ra

    Sahur adalah waktu penting untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh, termasuk cairan. Apa yang kita makan saat sahur akan menjadi bekal energi selama berpuasa.

    Saat sahur, setidaknya kamu minum 2 gelas air, bisa dibagi dengan satu gelas saat bangun tidur. Lalu, satu gelas lagi setelah makan sahur.

    Jika kebutuhan cairan terpenuhi, maka tubuh tidak akan mengalami dehidrasi selama berpuasa.

    4. Hindari minuman berkafein

    Jika sudah memenuhi kebutuhan air putih dengan menerapkan pola 2-4-2, sebaiknya hindari minuman yang akan menyebabkan dehidrasi.

    Salah satunya minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh. Minuman berkafein bersifat diuretik yang artinya kondisi yang menyebabkan buang air kecil berlebihan.

    Dengan begitu, cairan tubuh akan berkurang melalui urine. Hal ini berisiko menyebabkan tubuh kekurangan cairan, sehingga tubuh berpotensi merasa lemas saat berpuasa.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Selain Air Putih, Minuman Ini Bagus Dikonsumsi Saat Cuaca Panas


    Jakarta

    Banyak orang mengalami dehidrasi ketika gelombang panas melanda. Minum air putih memang tepat. Namun, menurut dokter, ada minuman lain yang juga disarankan. Apa ya?

    Heatwave atau gelombang panas sedang terjadi di sejumlah negara. Fenomena ini merupakan kondisi udara panas yang terjadi selama 5 hari atau berkepanjangan. Suhu hariannya juga lebih tinggi dari suhu harian maksimum rata-rata.

    Dalam kondisi cuaca seperti ini, masyarakat disarankan menghindari matahari dan memakai tabir surya. Selain itu, mereka juga disarankan minum banyak cairan yang menghidrasi tubuh.


    Ketika mendengar kata hidrasi, banyak orang berpikir air putih adalah pilihan paling tepat. Namun, seorang dokter telah mengklaim bahwa ada minuman lain yang tidak kalah menghidrasi, yaitu susu.

    Dr. Natasha Fernando, Medical Director di Medichecks mengungkap susu mungkin jauh lebih menghidrasi dibandingkan air putih.

    Menurut penjelasan Dr Natasha, kandungan gula, lemak, dan protein di dalam susu memperlambat laju cairan dalam mengosongkan perut. Karenanya minum segelas susu putih bisa menjaga hidrasi tubuh cukup lama, lapor metro.co.uk (18/07/2024).

    Ia juga mengungkap susu mengandung natrium yang memungkinkan tubuh menahan air lebih lama dan membantu meningkat hidrasi.

    konsumsi air putih untuk tubuhAir putih memang mampu menghidrasi tubuh dengan baik. Namun, dokter menemukan minuman lain yang juga dapat membantu. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bukan hanya susu sapi, orang-orang yang tidak toleran dengan laktosa juga bisa mengonsumsi susu nabati. Dr Natasha mengungkap susu kedelai juga mengandung elektrolit yang mampu merehidrasi lebih lanjut.

    Disamping susu, dia merekomendasikan jenis makanan kaya air yang dapat membantu menghidrasi tubuh, seperti semangka, air kelapa, mentimun, atau jus mentimun.

    Tidak hanya minuman dingin, sebenarnya minuman panas juga membantu mendinginkan tubuh.

    Seorang ahli saraf di University of Cambridge mengungkap kepada NPR jika minuman panas entah bagaimana memiliki efek pada mekanisme pendinginan sistematik, yang melebihi efek sebenarnya dalam hal memanaskan tubuh.

    Jenis susuRupanya susu juga mampu membantu menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Namun, daripada ragu minum susu hangat, pilihlah susu dengan suhu normal atau suhu dingin.

    Sebelum mengalami dehidrasi, ketahui juga tanda-tandanya agar kamu bisa menangani segera. Orang dewasa maupun anak kecil yang mengalami dehidrasi biasanya merasa haus, mengeluarkan urin berwarna kuning pekat, merasa pusing dan lelah, hingga kondisi mulut dan bibir yang kering.

    Ketika merasakan gejala seperti itu, jangan ragu untuk langsung menghidrasi tubuh dengan minum air putih, susu, atau konsumsi makanan tinggi air.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?


    Jakarta

    Walaupun terlihat sederhana ternyata minum air putih juga ada aturannya. Benarkah anjuran minum 8 gelas sehari masih efektif?

    Berbicara tentang dehidrasi identik dengan minum air yang cukup apalagi ketika cuaca sedang panas. Padahal konsumsi air tidak hanya dilakukan dengan minum tetapi juga melalui asupan makanan tinggi air.

    Minum air yang terlihat sederhana juga ada aturannya sendiri. Ada beberapa efek negatif yang dapat terjadi jika tubuh kekurangan atau bahkan kelebihan air.


    Peristiwa medis seperti dehidrasi ringan hingga keracunan air banyak terjadi akibat konsumsi air dengan tidak benar. Sejak zaman dahulu, dipercaya bahwa setiap orang wajib minum minimal 8 gelas air per hari.

    Baca juga: Ada Kode Sakral ’86’ di Dapur Restoran, Apa Artinya?

    Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Anjuran minum air 8 gelas sehari adalah aturan pada tahun 1945 yang tak perlu digunakan lagi. Foto: Getty Images/KTStock

    Melansir Bloomberg (7/7) ternyata anjuran untuk konsumsi delapan gelas air sehari berasal dari US Food and Nutrition Board of National Research Council pada tahun 1945. Tetapi setelah diperbaharui banyak ahli gizi yang tidak setuju dengan anjuran tersebut.

    “Tidak ada jumlah air yang pasti untuk dikonsumsi setiap orang karena semua orang berbeda ukuran, kadar aktivitas tubuh dan pola diet, serta sumber-sumber air yang dikonsumsi melalui makanan,” kata Riana Pyor selaku peneliti dari University at Buffalo.

    Konsumsi air tetap harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan aktivitas fisik yang dilakukan. Misalnya ketika cuaca lebih panas maka lebih banyak pula air yang harus diminum.

    Pertimbangan ini juga dipengaruhi dengan jumlah keringat setiap orang dan intensitas buang air kecil. Alasannya setiap tubuh manusia membutuhkan asupan air yang berbeda karena membuang sejumlah air yang berbeda juga.

    Baca juga: Jorok! 5 Aksi Masak Brooklyn Beckham yang Dikritik Netizen

    Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Kini para ahli gizi menyarankan untuk minum air putih sesuai berat badan. Foto: Getty Images/KTStock

    Hal ini juga dibenarkan Judy Tung selaku ahli pengobatan internal dari Weill Cornell Medical Center menyebut ada beberapa aktivitas sederhana yang tak disadari dapat membuang cadangan air. “Tubuh manusia itu 2/3nya terdiri dari air,” lanjut Tung.

    Rasa haus menjadi salah satu indikasi, tetapi tidak satu-satunya, yang menandakan tubuh butuh asupan air minum. Tung juga menyarankan untuk rutin menimbang berat badan agar mengetahui jumlah air yang dibutuhkan setiap harinya.

    Para ahli gizi mengenal rumus Watson untuk menghitung kebutuhan air pada setiap berat badan manusia. Perhitungannya dapat dilakukan baik untuk pria maupun wanita dewasa setiap harinya.

    Untuk pria:

    2,447 – (0,09145 x usia) + (0,1074 x tinggi badan dalam centimeter) + (0,3362 x berat badan dalam kilogram)

    Untuk wanita:

    -1,097 + (0,1069 x tinggi badan dalam centimeter) + (0,2466 x berat badan dalam kilogram)

    Hasil perhitungan tersebut akan didapatkan berat total tubuh dalam satuan liter. Nantinya angka yang ditemukan harus menjadi acuan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehingga meminimalisir dehidrasi maupun keracunan gegara minum air berlebihan.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Minum Air Putih Sebelum Makan Bisa Bantu Turunkan BB, Apa Benar?


    Jakarta

    Minum air putih penting untuk menjaga metabolisme tubuh. Juga baik dikonsumsi saat diet dan disebut efektif menurunkan berat badan jika dikonsumsi sebelum makan.

    Air putih merupakan minuman sehat yang wajib dikonsumsi setiap harinya. Tentunya untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Anjuran mengonsumsinya sekitar 2 liter atau 8 gelas per hari.

    Minum air putih secara rutin juga memiliki manfaat lain untuk tubuh. Salah satunya juga baik untuk diet. Karena, minuman ini bebas dari kalori.


    Ilustrasi minum air putihIlustrasi minum air putih Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Dilansir dari Food NDTV (22/2), banyak anggapan mengenai konsumsi air putih sebelum makan efektif untuk diet. Bagaimana menurut ahli?

    Ahli gizi Rupali Datta menjelaskan tentang manfaat minum air putih yang baik untuk diet.

    “Kami menyarankan untuk minum segelas air putih 20-30 menit sebelum makan, karena membantu rasa kenyang dan mencegah rasa lapar berlebihan,” jelasnya.

    Air putih yang dikonsumsi sebelum makan ini memang tidak secara langsung berkaitan. Namun, dapat membantunya dengan mencegah agar tidak makan secara berlebihan.

    Manfaat minum air putih sebelum makan ini ternyata telah dijelaskan juga dalam beberapa penelitian. Seperti sebuah studi tahun 2007 yang diterbitkan dalam jurnal ‘Obesity’.

    Penelitian tersebut menemukan bahwa subjek penelitian yang lebih tua dengan usia 60-80 tahun akan cenderung makan lebih sedikit saat minum segelas air putih sebelumnya.

    Studi tersebut mencatat, “Karena orang lanjut usia mempunyai peningkatan risiko kelebihan berat badan dan obesitas, studi intervensi diperlukan untuk menentukan apakah konsumsi air sebelum makan merupakan strategi pengelolaan berat badan jangka panjang yang efektif untuk populasi lanjut usia.”

    Penelitian lain pada 2009 yang dilakukan pada sekelompok orang dewasa dengan usia 55-75 tahun menemukan bahwa penurunan berat badan 2 kilogram lebih besar pada kelompok yang mengonsumsi air sebelum makan dibandingkan yang tidak.

    Setelah 12 minggu, para peneliti ini menemukan kalau kelompok yang mengonsumsi air putih ini menunjukkan penurunan berat badan 44 persen lebih besar.

    Kemudian, para peneliti menyimpulkan bahwa bila dikombinasikan dengan diet hipokalori (diet rendah kalori), mengonsumsi 500 ml air putih sebelum makan utama akan menghasilkan penurunan berat badan yang lebih banyak dibandingkan diet hipokalori pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Awas Bahaya! Ini 7 Tanda Terlalu Banyak Minum Air Putih


    Jakarta

    Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak bagus, termasuk minum air putih. Kenali 7 tanda terlalu banyak minum air putih berikut ini.

    Mencukupi kebutuhan minum air putih harian penting dilakukan agar tubuh terhidrasi. Dengan begitu, berbagai organ tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal.

    Namun hati-hati juga minum air putih kebanyakan. Kondisi overhidrasi ini juga dapat membahayakan kesehatan, layaknya dehidrasi.


    Seperti dilansir dari WebMD, terlalu banyak asupan air alias overhidrasi membuat Anda keracunan air atau gangguan fungsi otak.

    Sel-sel tubuh menampung terlalu banyak air termasuk sel otak. Sel-sel bisa membengkak dan memicu tekanan pada otak. Anda bisa sakit kepala, kebingungan, dan mengantuk. Bahkan peningkatan tekanan bisa memicu hipertensi.

    Tubuh yang overhidrasi akan menunjukkan sejumlah tanda sebagai berikut:

    1. Urine bening

    Ilustrasi wanita minum air putih atau mineralWarna urin bening bissa menandai kamu sedang overhidrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/seb_ra

    Warna urine menandakan kondisi hidrasi tubuh Anda. Dehidrasi ditandai dengan urine berwarna gelap, sedang overhidrasi ditandai dengan urine bening.

    Kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik justru menghasilkan urine berwarna kuning pucat.

    Kalau urine bening seperti air putih, sebaiknya kurangi asupan cairan.

    2. Terlalu sering buang air kecil

    Terlalu banyak air putih mendorong Anda untuk lebih sering ke toilet. Normalnya, orang buang air kecil 6-8 kali sehari. Kalau angka ini naik sampai 10 kali, Anda mengalami overhidrasi dan ini setara dengan orang yang rutin minum kafein dan alkohol.

    3. Kelelahan

    ilustrasi lelah/sakit leherKelelahan juga bisa menjadi tanda overhidrasi. Foto: Getty Images/Cecilie_Arcurs

    Sebaiknya kontrol asupan cairan agar tidak mengalami hiponatremia.

    Melansir dari Healthshots, hiponatremia ditandai dengan kadar natrium dalam darah yang rendah. Akibatnya, terjadi penurunan tingkat energi, mengantuk dan rasa lelah terus-menerus.

    4. Kebingungan

    Bingung dan hilang arah menandakan overhidrasi. Melansir dari Business Insider, kadar elektrolit tubuh turun termasuk natrium.

    Sebaiknya Anda hati-hati sebab dalam kasus ekstrem, kebingungan jadi tanda sel-sel otak bengkak. Dalam kondisi demikian, orang bisa kejang dan kehilangan kesadaran.

    5. Mual dan muntah

    Ini Sebabnya Beberapa Orang Mengalami Mual dan Muntah Usai NgopiSalah satu tanda overhidrasi yaitu merasa mual dan berujung muntah. Foto: Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/

    Kadang tanda overhidrasi mirip dengan dehidrasi. Ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dan cairan mulai menumpuk. Anda pun bisa merasakan mual, muntah sampai diare.

    6. Sakit kepala berdenyut

    Sakit kepala terutama dengan sensasi berdenyut bisa menandakan overhidrasi dan dehidrasi.

    Sel-sel tubuh termasuk sel otak membengkak, kelenjar membesar dan otak pun menekan tulang tengkorak. Tekanan pun memicu sakit kepala berdenyut.

    7. Gampang kram

    Kondisi tubuh terlalu banyak cairan membuat kadar elektrolit tubuh rendah. Kondisi ini rentan menimbulkan kejang otot dan kram.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Tanda Kamu Terlalu Banyak Minum Air Putih”

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Hindari Minum Air Putih Langsung Usai Konsumsi Makanan Ini, Apa Benar?

    Jakarta

    Minum air putih adalah hal berperan penting dalam proses pencernaan dan kesehatan. Usai mengkonsumsi makanan, seseorang akan langsung minum air agar tidak serat.

    Umumnya kita melakukan itu. Namun ada klaim untuk menghindari konsumsi air putih setelah mengkonsumsi makanan tertentu, karena bisa menyebabkan rasa tak nyaman di perut.

    Hindari Minum Air Putih Setelah Konsumsi Makanan Berikut

    Dikutip dari laman Times of India, berikut merupakan beberapa makanan yang diklaim perlu hindari konsumsinya bersamaan dengan minum air putih:


    1. Makanan Pedas

    Konon minum air langsung usai konsumsi makanan yang sangat pedas, justru akan menyebarkan rasa panas ke sekitar mulut. Hal itu dianggap akan memperparah sensasi terbakar dan membuat perut kembung.

    2. Makanan Berlemak

    Minum banyak air usai konsumsi makanan tinggi lemak, dianggap akan menyebabkan rasa berat dan kembung. Sehingga, perut tidak nyaman secara tiba-tiba.

    3. Makanan Berat

    Setelah makan berat dan langsung minum air, konon bisa membuat rasa kenyang yang tak nyaman. Dianjurkan untuk minum air putih selama makan, dan tidak boleh berlebihan minum sesaat setelah makan makanan berat.

    4. Soda atau Minuman Berkarbonasi

    Minum soda atau air berkarbonasi setelah makan bisa menyebabkan kembung. Hal ini juga dianggap akan menyebabkan rasa kenyang serta gangguan pencernaan.

    Fakta Minum Air Putih Setelah Makan

    Walaupun ada klaim yang menyebutkan agar menghindari minum air putih setelah konsumsi makanan-makanan di atas, akan tetapi tidak ada penyertaan penelitian ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

    Artinya, larangan minum air putih setelah konsumsi makanan di atas tidak mutlak perlu dihindari.

    Dikutip dari laman Healthline, dijelaskan bahwa air baik dikonsumsi saat atau sebelum makan. Karena dalam proses pencernaan, cairan sangat berperan penting.

    Membahas tentang minum cairan saat makan, hal ini mungkin bisa didasarkan keputusan pribadi masing-masing.

    Apabila dirasa minum cairan bersama makanan akan terasa menyakitkan, sehingga membuat merasa kembung atau memperburuk refluks lambung, tapi tetaplah minum air sebelum atau di antara waktu makan.

    Tidak ada bukti bahwa kita harus menghindari minum saat makan. Faktanya, minum air putih setelah makan diperbolehkan maupun sebelum makan. Hal itu berguna dalam melancarkan pencernaan dan menghasilkan hidrasi yang optimal.

    1. Minum Air Putih Dianjurkan Setelah Makan

    Spesialis penyakit dalam dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD, pernah mengatakan bahwa minum air setelah makan itu tidak menyebabkan masalah pencernaan.

    “Tidak benar kalau habis makan terus minum (air putih) menimbulkan masalah,” ujar Prof Ari saat dimintai keterangan detikcom, Kamis (23/8/2023) lalu.

    Prof Ari juga mengatakan bahwa minum air putih justru dianjurkan. Pasalnya, hal ini akan membantu proses makanan di lambung yang kemudian diteruskan ke usus 12 jari.

    Senada, spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, mengungkapkan jika minum setelah makan sangat itu berguna untuk membantu metabolisme serta mencegah dehidrasi.

    “Metabolisme ini juga membutuhkan cairan, jadi buat kerja lambung dan kerja ginjal nantinya lebih optimal kalau ada cairan yang masuk,” kata dr Raissa saat dihubungi di waktu yang berbeda.

    2. Tidak Minum Setelah Makan Bisa Memicu Gangguan Pada Lambung

    Prof Ari membeberkan apabila seseorang tak meminum air setelah makan, justru dapat memicu gangguan pada lambung. Alasannya, hal ini akan membuat makanan sulit diproses di sistem pencernaan.

    Hal serupa juga diungkapkan dr Raissa, apabila seseorang tak minum setelah makan malah akan mempersulit proses pencernaan makanan itu. Di sisi lain, proses metabolisme juga akan ikut terganggu.

    Konsumsi segelas air atau sekitar 150-200 ml setelah makan. Yang terjadi jika tidak minum setelah makan tubuh jadi lebih sulit mencerna makanan tersebut,” tutur dr Raissa.

    3. Air Mampu Memeriksa Sinyal Kenyang

    Air juga memeriksa sinyal makan sehingga bisa membuat kenyang. Sehingga, dapat membantu dalam menurunkan berat badan.

    Studi tahun 2009 oleh Elizabeth A Dennis, dkk., dari Department of Human Nutrition, Foods and Exercise, Virginia, USA, menyebutkan bahwa dari penelitian selama 12 minggu menunjukkan, peserta yang minum air sekitar 500 ml sebelum makan telah menurunkan 4,4 pon (2 kg) berat badan lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak.

    Senada dengan hal tersebut. Penelitian lainnya pada tahun 2003 berjudul Water-Induced Thermogenesis yang dilakukan Michael Boschmann, dkk., Medical Faculty of the Charité, Jerman, juga mengungkapkan bahwa minum air membantu dalam mempercepat metabolisme tubuh. Setiap 500 ml air yang dikonsumsi dapat mencerna sekitar 24 kalori.

    Kesimpulannya, secara umum, minum air putih (tanpa tambahan kalori) saat makan dapat membantu mengontrol nafsu makan. Sehingga dapat mencegah makan berlebihan dan mendukung upaya penurunan berat badan.

    (khq/inf)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Setelah Makan Makanan Ini, Hindari untuk Langsung Minum Air Putih

    Jakarta

    Minum air putih memang penting dan menawarkan banyak manfaat bagi tubuh. Setelah mengkonsumsi makanan biasanya kita langsung minum air, bukan?

    Hal itu akan membantu tubuh dalam memproses makanan di pencernaan. Namun, ada klaim untuk menghindari minum air putih setelah mengkonsumsi beberapa makanan tertentu.

    Pasalnya, hal itu bisa menyebabkan rasa tak nyaman di perut. Lantas apa saja makanan yang dimaksud? Simak penjelasannya berikut ini.


    Hindari Minum Air Putih Setelah Konsumsi Makanan Ini

    Dilansir dari laman Times of India berikut merupakan beberapa makanan yang diklaim perlu dihindari konsumsinya bersamaan dengan minum air putih:

    1. Makanan Berlemak

    Minum banyak air setelah makanan makanan tinggi lemak, akan menyebabkan perut terasa berat dan kembung. Hal ini tentu membuat rasa tidak nyaman pada perut.

    2. Makanan Pedas

    Minum air langsung setelah makan makanan yang sangat pedas, konon akan menyebarkan rasa panas ke sekitar mulut. Sehingga, hal ini justru memperparah sensasi terbakar sekaligus membuat kembung dan ketidaknyamanan secara tiba-tiba.

    3. Soda atau Minuman Berkarbonasi

    Bagi sebagian orang, minum soda atau air berkarbonasi setelah makan akan menyebabkan kembung. Selain itu, konsumsi ini juga menyebabkan rasa kenyang dan gangguan pencernaan.

    4. Makanan Berat

    Minum air putih setelah makan berat akan membuat rasa kenyang yang tak nyaman. Lebih baik jangan berlebihan meminum air putih segera setelah memakannya.

    Apakah Baik Minum Air Putih Sebelum Makan?

    Walaupun ada klaim yang menyebut untuk menghindari minum air putih setelah konsumsi makanan yang disebutkan di atas, akan tetapi tidak ada penyertaan penelitian ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Sehingga, larangan tersebut tidak mutlak perlu dihindari.

    Dikutip dari laman Healthline, dijelaskan bahwa air baik dikonsumsi saat atau sebelum makan. Pasalnya, cairan berperan penting dalam proses pencernaan.

    Berbicara tentang minum cairan saat makan, sejatinya hal ini bisa didasarkan keputusan pribadi masing-masing.

    Jika dirasa mengkonsumsi cairan bersama makanan akan terasa menyakitkan, sehingga membuat merasa kembung atau memperburuk refluks lambung, namun tetaplah minum air sebelum atau di antara waktu makan.

    Sejatinya, tidak ada bukti bahwa kita harus menghindari minum saat makan. Sebaliknya, minuman yang dikonsumsi saat sebelum atau selama makan bisa melancarkan pencernaan dan menghasilkan hidrasi yang optimal.

    Selain itu, ia juga memeriksa sinyal makan sehingga bisa membuat kenyang. Sehingga membantu dalam menurunkan berat badan.

    Dalam studi tahun 2009 oleh Elizabeth A Dennis, dkk., dari Department of Human Nutrition, Foods and Exercise, Virginia, USA, hasil penelitian selama 12 minggu menunjukkan peserta yang minum 17 ons (500 ml) air sebelum makan, telah kehilangan 4,4 pon (2 kg) lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak.

    Penelitian bertajuk Water-Induced Thermogenesis tahun 2003 yang dilakukan Michael Boschmann, dkk., Medical Faculty of the Charité, Jerman, juga mengungkapkan bahwa minum air membantu dalam mempercepat metabolisme sekitar 24 kalori untuk setiap 17 ons (500 ml) yang dikonsumsi.

    Minum air (bukan minuman yang memiliki kalori) saat makan bisa membantu mengatur nafsu makan, mencegah makan berlebihan, serta mendorong penurunan berat badan. Sebagai catatan, air putih merupakan pilihan yang paling sehat.

    (khq/inf)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson