Tag: minum kopi

  • Ahli Ungkap 5 Bahan Terbaik dan Terburuk untuk Campuran Kopi


    Jakarta

    Penggemar kopi kerap menambahkan bahan lain, misalnya susu hingga gula. Namun, jangan sembarangan karena ada bahan yang baik dan buruk untuk dicampur dalam kopi.

    Kopi tidak hanya dinikmati begitu saja karena bisa juga dikreasikan dengan bahan lain. Beberapa penggemar kopi pun suka menambahkan bahan-bahan ke dalam racikan kopinya.

    Salah satu bahan tambahan paling sederhana, seperti gula dan susu. Campuran bahan ini bisa menyeimbangkan rasa pahit asam pada kopi.


    Selain kedua bahan populer ini, ada beberapa bahan lain yang bisa ditambahkan juga. Namun, kamu perlu memerhatikan bahan tambahan yang dimasukkan ke kopi.

    Sebab, tidak semua bahan baik untuk racikan kopi. Terdapat beberapa bahan yang memperburuk racikan kopi tersebut

    Melansir eatingwell.com (30/07), berikut 5 bahan terbaik dan terburuk yang bisa dicampur dengan kopi menurut Ashley Reaver, RD, ahli gizi di Oakland, California.

    Bahan Terbaik :

    1. 1/4 cangkir susu murni atau susu oat

    Racikan Kopi Campur Susu Kedelai Bikin Wajah Awet MudaSusu sebenarnya boleh saja ditambah ke dalam kopi dan tetap memberi manfaat, asalkan takarannya pas. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Susu murni menjadi pilihan utama sebagai campuran dalam kopi. Menurut Rachel Fine, RD, sedikit tambahan susu murni membuat ia bisa menikmati kopi yang enak serta bermanfaat.

    Campuran kopi dengan susu murni ini bisa memberikan manfaat secara fisik, mental, dan emosional. Ia tidak masalah dengan penambahan susu murni karena kandungan vitamin D yang larut dalam lemak.

    Menurutnya, lemak tersebut membantu memuaskan perasaan diri sendiri. Ketika perasaan sudah puas, seseorang cenderung mengembangkan pengalaman dan perhatian terhadap makanan dan minuman sehat lainnya. Bahkan, mereka menjadi berpikir untuk berhenti minum kopi.

    Selain susu murni, Reaver juga menyarankan untuk menambah susu oat. Susu oat bisa memberikan kebaikan secara keseluruhan, tanpa harus mementingkan lemak jenuhnya.

    Penambahan susu murni atau susu saat direkomendasikan, tetapi ingat untuk tidak mencampurnya terlalu banyak. Sebaiknya 1/4 cangkir saja.

    2. 1 sendok teh gula

    Hati-hati! Ini 5 Efek Samping Tambahkan Gula dan Pemanis ke Dalam KopiGula juga boleh saja ditambahkan, asal tidak berlebihan. Foto: Getty Images/gilaxia

    Beberapa orang yang tidak suka rasa pahit kopi akan menambah gula ke dalamnya. Penambahan gula ini bisa menyeimbangkan rasa kopi.

    Ahli gizi, Mary Poppins pun memperbolehkan penambahan gula, asalkan dalam jumlah sedang.

    “Ada kesalahpahaman tentang gula dalam budaya kita,” ujar Fine.

    Menurutnya, penambahan gula tidak masalah untuk meningkatkan rasa. Namun, hanya perlu sedikit karena sedikit saja sudah memberi cukup manfaat.

    3. 1 sendok teh cokelat bubuk

    bubuk coklat penambah energiCoklat bubuk yang kaya akan antioksidan juga boleh ditambahkan ke dalam racikan kopimu. Foto: Legal Lean

    Cokelat menjadi paduan populer untuk kopi. Menurut Reaver, cokelat juga kaya akan antioksidan dan mampu menurunkan tingkat stress.

    Penambahan bubuk cokelat juga dapat meningkatkan kesehatan otak dan aliran darah. Kakao juga kaya akan flavonoid dan zat anti-inflamasi yang mampu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke.

    Untuk memaksimalkan manfaat kesehatan ini, disarankan untuk menambahkan bubuk cokelat yang 100% terdiri dari kakao tanpa pemanis.

    Bahan terburuk yang sebaiknya tidak dicampur ke dalam kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    Bahan terburuk :

    4. Pemanis buatan

    Kopi yang pahit dan asam memang bisa diimbangi dengan penambahan pemanis. Selain gula, beberapa orang atau kedai kopi juga suka menambahkan pemanis buatan.

    Sayangnya, pemanis buatan bukanlah bahan yang baik untuk dicampur dalam kopi. Bahan ini hanya akan memberi kalori kosong.

    Menurut penelitian yang dilakukan Harvard Health, seseorang yang mengonsumsi pemanis buatan secara teratur, bisa menyebabkan keinginan konsumsi lebih banyak makanan dengan nilai gizi lebih rendah dan kalori lebih tinggi.

    Lebih baik hindari penambahan pemanis buatan dan beralih ke pemanis alami, seperti madu sampai kayu manis.

    5. Krimer

    Minum Kopi Pakai Tambahan Krimer, Apakah Aman Bagi Kesehatan?Meskipun menambah aroma, tetapi krimer bukanlah pilihan yang tepat untuk dimasukkan ke dalam kopi.

    Selain pemanis buatan, krimer juga bukanlah bahan terbaik untuk dicampur pada kopi. Krimer memang mampu menciptakan rasa dan sensasi berbeda dengan aroma lebih enak.

    Namun, setiap krimer mengandung 5 gram gula yang jika ditambahkan beberapa sendok ke dalamnya bisa membahayakan kesehatan. Konsumsinya bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat yang dikaitkan dengan gangguan pencernaan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Aman Minum Kopi Campur Whipped Cream? Ini Panduannya


    Jakarta

    Racikan kopi bermacam-macam, salah satunya dicampur dengan heavy cream atau whipped cream. Meskipun enak, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat minum racikan ini.

    Setiap orang memiliki preferensi racikan kopi yang berbeda-beda. Sebagian mungkin suka kopi pahit, tetapi ada juga yang lebih suka kopi manis yang ditambah susu, gula, atau pemanis lainnya.

    Beberapa penikmat kopi pun ada yang menambah heavy cream atau whipped cream ke dalam racikannya. Memang krim ini bisa membuat rasa kopi lebih kaya. Sebab, whipped cream setidaknya mengandung 36% lemak. Sehingga membuat kopi lebih creamy lembut, lapor cliffandpebble.com.


    Namun, coba berpikir dua kali dalam menikmatinya. Whipped cream yang biasa dibuat dari produk heavy cream lebih pekat dibandingkan susu. Jika ingin pakai, sebaiknya jangan terlalu banyak.

    Gunakan dalam jumlah kecil, kurang lebih satu atau dua sendok. Krim ini mengandung kalori dalam jumlah besar. Jadi bukanlah pilihan tepat jika kamu sedang menjaga berat badan.

    Krim ini cenderung tidak akan menggumpal pada kopi karena kandungan lemak tinggi dan protein rendah. Namun, penggumpalan masih bisa ditemui ketika kopi terlalu panas atau jika krim terlalu cepat ditambahkan.

    kopikopi campur heavy cream atau whip cream memang enak, tetapi konsumsinya perlu dibatasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/KristinaGreke

    Untuk mencegah penggumpalan, penting untuk menambahkannya secara perlahan dan terus aduk sampai merasa. Kamu juga bisa memanaskan krim secara terpisah, sebelum dicampur dengan kopi.

    Jumlah whipped cream yang dimasukkan ke dalam kopi sebenarnya tergantung preferensi pribadi. Namun perlu ingat jangan sampai memasukan terlalu banyak.
    Menambahkan terlalu banyak krim juga dapat membuat kopi terlalu kental dan rasanya berlebihan.

    Dari segi kesehatan, whipped cream mengandung kalori dan lemak jenuh yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan. dapat menyebabkan penambahan berat badan, risiko kadar kolesterol tinggi yang bisa meningkatkan risiko stroke atau penyakit jantung lainnya.

    Moderasi adalah kuncinya. Menggunakan sedikit krim ini bisa membuat kopi lebih enak. Jangan lupa juga untuk mengimbanginya dengan konsumsi makanan bergizi.

    kopiJika terlalu banyak dikonsumsi, racikan kopi ini bisa menyebabkan risiko penyakit jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/KristinaGreke

    Jika kamu memiliki kekhawatiran tentang hal ini, pilihan terbaik yaitu dengan berkonsultasi kepada ahli gizi atau ahli diet terdaftar.

    Sebagai alternatif lain yang lebih rendah lemak, kamu bisa beralih ke susu skim atau susu almond. Susu ini tetap memberi tekstur krim serupa tetapi lebih sedikit kalori dan lemak jenuhnya.

    Whipped cream memang menjadi bahan tambahan yang enak untuk kopi. Namun, penting menggunakannya dalam jumlah sedang dan menyeimbangkan asupannya dengan bahan sehat lainnya.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral di TikTok Tren Minum Kopi Pisang, Benarkah Menyehatkan?


    Jakarta

    Racikan kopi pisang sempat tren di media sosial. Caranya dengan menambahkan potongan pisang ke dalam kopi, lalu menghaluskannya bersama. Apakah racikan ini menyehatkan?

    Banyak racikan kopi yang baru-baru ini muncul. Tidak hanya menambahkan bahan-bahan umum, seperti krim gula, atau pemanis, tetapi banyak juga pencinta kopi yang menambahkan buah-buahan ke dalamnya.

    Salah satu buah yang disebut enak dicampur dengan kopi adalah pisang. Racikan kopi campur pisang itu juga sempat viral di media sosial.


    Selain enak, banyak kreator konten mengklaim kopi pisang ini menawarkan manfaat kesehatan. Lantas, apakah benar?

    Berikut faktanya:

    1. Apa itu kopi pisang?

    KopiKopi pisang merupakan kopi yang dicampur dengan tambahan buah pisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Melansir bhg.com, tren kopi campur pisang ini dimulai dari unggahan TikToker Ellie Gervais. Ellie mencoba membuat ulang minuman tersebut setelah melihatnya di menu salah satu kafe.

    Dalam video tersebut, ia menunjukkan dua bahan yang diperlukan, berupa pisang beku dan cold brew. Untuk membuatnya pun hanya perlu mencampurkan pisang dan minuman kopi itu.

    Keduanya tinggal dihaluskan bersamaan, sampai menjadi minuman semacam smoothie.

    Namun, menurut Ellie, kamu perlu mengupas terlebih dahulu kulit pisang sebelum membekukannya. Sebab, akan lebih sulit mengupas kulitnya dalam keadaan beku.

    2. Apakah kopi pisang menyehatkan?

    KopiKopi dan pisang merupakan dua makanan bernutrisi. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Kopi dan pisang merupakan dua bahan makanan yang terkenal bernutrisi. Namun, bagaimana jika kedua bahan itu dicampur?

    Pisang merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik. Manfaat konsumsinya yaitu membantu mengatur kadar gula darah, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan mendukung kesehatan jantung.

    Ditambah buah pisang secara alami memiliki rasa manis. Sehingga, ketika dicampur dengan kopi, kamu tidak perlu menambah pemanis lainnya.

    Sedangkan kopi kaya antioksidan dan sumber kafein baik. Minum kopi dapat membantu meningkatkan energi dan kejernihan mental.

    Dengan kandungan nutrisi masing-masing, mencampurkan kedua bahan tersebut ke dalam satu minuman bukanlah masalah. Justru memberi asupan nutrisi menyehatkan seperti yang disebutkan sebelumnya.

    Tips bikin kopi pisang agar enak dan menyehatkan, bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tips bikin kopi pisang

    KopiTerdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuat kopi pisangmu enak dan sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Kopi pisang bisa dibuat dengan bahan-bahan sederhana. Seperti yang dibagikan oleh TikToker Ellie Gervais, kamu hanya perlu kopi dan pisang.

    Namun, Ellie sempat membagikan beberapa tips untuk membuat racikan kopi ini lebih enak dan sehat.

    Di konten lanjutan, ia menganggap lebih senang menggunakan kopi panas yang didiamkan di freezer beberapa jam, daripada menggunakan es kopi atau cold brew.

    Sebab, es kopi menurutnya punya rasa sangat kuat dan akan menimpa rasa pisang ketika keduanya dicampur.

    Ia juga menyarankan untuk menggunakan dua buah pisang yang sudah matang. Semakin matang semakin baik karena patinya sudah terurai menjadi gula.

    Sebab, pisang yang kurang matang tidak akan mengimbangi kepahitan kopi. Sehingga, perlu menambah pemanis lainnya.

    Untuk meningkatkan cita rasa es kopi pisang, Ellie menyarankan penambahan selai kacang. Selain itu, bisa juga menambah bubuk protein, chia seed, atau sedikit cokelat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Pro dan Kontra Kopi Instan, Jenis Kopi Populer Karena Praktis


    Jakarta

    Kopi instan dalam bentuk sachet banyak digemari karena lebih praktis dan murah. Namun, meskipun populer ada beberapa pro dan kontra soal kopi ini.

    Penikmat kopi mungkin merasa rumit jika perlu menyeduh dan meracik kopi sendiri. Terlebih, tidak banyak waktu dan keterbatasan peralatan untuk melakukan hal tersebut.

    Karena alasan ini, akhirnya banyak orang lebih memilih untuk menikmati kopi instan. Kopi instan hanya perlu diseduh dengan air panas lalu dinikmati, tanpa repot-repot meraciknya dengan gula atau tambahan bahan lain.


    Bentuknya yang praktis, mudah larut dan harganya lebih terjangkau ini membuat para penikmat kopi beralih ke kopi instan.

    Namun, konsumsi kopi instan kerap menimbulkan perdebatan. Banyak pro dan kontra terkait jenis kopi ini yang mungkin akan membuatmu orang berpikir dua kali sebelum mengonsumsinya.

    Merangkum espresso-works.com, berikut pro dan kontra kopi instan yang perlu kamu ketahui!

    1. Apa itu kopi instan?

    kopi instanBegini tampilan dalam kopi instan yang sering jadi pilihan karena dianggap lebih praktis. Foto: Getty Images/AsherDB

    Sebelum mengetahui pro dan kontranya, ketahui dulu jenis kopi satu ini. Kopi instan adalah kopi dalam bentuk bulir yang biasa dikemas dalam kemasan sachet.

    Kopi instan bisa diseduh dalam beberapa menit saja. Hanya perlu menambah air panas, mengaduknya agar tidak ada gumpalan, dan bisa langsung dinikmati.

    Sayangnya, kopi instan terbuat dari kopi yang diproses dengan metode direhidrasi. Pengolahan dengan suhu tinggi yang membuat bubuk kopi menjadi sangat halus, bahkan mudah larut dalam air.

    Kopi instan pun mengandung kafein yang sebenarnya lebih sedikit dari bubuk kopi yang digiling segar. Dalam 226 gram kopi segar mengandung 145 mg kafein. Sedangkan dalam takaran yang sama, kopi instan hanya mengandung sekitar 63 mg kafein.

    Profil rasa kopi instan sebenarnya bervariasi. Kopi instan mayoritas terbuat dari biji kopi robusta yang kandungan gula dan lemaknya lebih sedikit daripada biji kopi Arabika yang baru digiling.

    Saat kopi diseduh, kamu mendapatkan hasil akhir kopi yang kurang beraroma dan cenderung rasa kopinya pahit, bukan asam. Namun, secara keseluruhan, rasanya cenderung manis. Sebab, kopi instan biasanya sudah dicampur dengan gula atau krimer.

    2. Kelebihan minum kopi instan

    kopi instanTerdapat beberapa kelebihan mengonumsi kopi instan. Foto: Getty Images/AsherDB

    Dari sisi positif, kopi instan ternyata tetap menjadi sumber antioksidan yang baik. Kopi sendiri sudah kaya akan polifenol. Dari semua makanan dan minuman lain yang dikonsumsi, kopi akan menyumbang 47% dari seluruh polifenol.

    Artinya, kopi instan sekalipun tetap menawarkan polifenol yang berperan terhadap aktivitas antioksidan.

    Meskipun jumlahnya lebih sedikit, kopi instan tetap mengandung kafein. Kafein dikaitkan dengan manfaat yang dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Bahkan, berpotensi mencegah penyakit, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    Selain itu, konsumsi kopi instan juga disebut dapat meningkatkan metabolisme, sehingga membantu dalam membakar lemak.

    Menurut penelitian yang disebut Espresso Work, minum kopi dalam jumlah sedang dapat merangsang bagian tertentu di tubuh yang memiliki banyak jaringan adiposa di dalamnya. Tubuh pun dapat memetabolisme makronutrien dengan lebih cepat.

    Kontra kopi instan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kontra minum kopi instan

    kopi instanNamun, kopi instan juga punya kekurangan atau banyak kontranya karena sejumlah hal. Foto: Getty Images/AsherDB

    Kopi instan tentu memiliki sisi negatifnya. Kopi instan diketahui memiliki jumlah akrilamida jauh lebih tinggi. Akrilamida merupakan senyawa hasil cemaran yang dapat terbentuk selama proses penyaringan kopi.

    Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) telah menghubungkan akrilamida dengan penyebab kanker dan menyatakan jika itu bersifat karsinogenik.

    Penelitian yang disebut Espresso Work juga menunjukkan, kadar akrilamida dalam kopi instan lebih banyak dua kali lipat dari kopi biasa. Oleh karena itu, sebelum memilih kopi instan, sebaiknya pertimbangkan risikonya.

    Selain itu, kafein lebih sedikit dalam kopi instan dikaitkan mampu mengurangi manfaatnya. Manfaat seperti metabolisme hingga meningkatkan fungsi otak mungkin mungkin tidak diterima secara optimal.

    Untuk mendapatkan manfaat dari kafein tersebut, kamu perlu dosis yang lebih besar. Sayangnya, hal ini bukanlah ide yang tepat, mengingat kadar akrilamida yang didapat akan lebih tinggi.

    Kopi instan juga banyak yang sudah ditambah gula atau pemanis tambahan. Jika dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak hanya akan menimbulkan risiko penyakit tekanan darah tinggi, kerusakan otot, hingga diabetes.

    4. Saran terbaik mengonsumsi kopi

    Setelah melihat pro dan kontra ini, dapat disimpulkan jika kopi biasa lebih baik daripada kopi instan. Mulai dari segi kesehatan maupun intensitas rasa.

    Kopi instan memang lebih mudah disiapkan dan harganya lebih terjangkau, tetapi tidak memungkinkan kamu mengatur takaran untuk seberapa banyak kopi atau bahan lain yang diinginkan.

    Sedangkan, dengan menyeduh kopi biasa, kamu memiliki kendali penuh atas bagaimana rasa kopi diekstraksi di setiap langkah proses persiapan.

    Kamu bisa memilih jenis biji kopi yang diinginkan, menggilingnya sendiri, bahkan menyeduh dengan berbagai macam metode. Mulai dari pakai mesin espresso, french press, dan lain sebagainya.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Minum Kopi Biji Kurma, Bebas Kafein dan Baik untuk Jantung


    Jakarta

    Banyak orang ingin minum kopi tetapi khawatir dengan kafeinnya. Sebagai alternatif lebih sehat, kamu bisa coba konsumsi kopi biji kurma yang punya 5 manfaat ini.

    Kopi mengandung kafein yang bermanfaat bagi tubuh, seperti mendorong energi dan membangkitkan semangat. Sayangnnya, kafein juga memiliki efek samping. Kandungan kafein inilah yang terkadang membuat sebagian orang berpikir dua kali untuk minum kopi.

    Kabar baiknya, ada alternatif kopi yang sebenarnya bisa kamu nikmati jika memang tidak menyukai atau menghindari kafein. Kopi itu adalah kopi biji kurma yang disebut-sebut juga memiliki beberapa manfaat sehat.


    Menurut hasil yang diterbitkan dalam jurnal Komunikasi Uji Klinis Kontemporer, manfaat minum kopi biji kurma yaitu mengurangi stress oksidatif, peradangan, nyeri otot, dan meningkatkan kesehatan mental dan kinerja.

    Kopi biji kurma dibuat dengan cara mengeringkan biji kurma, memanggang, dan menggilingnya. Biji yang sudah menjadi bubuk bisa diseduh dan disajikan sebagai minuman yang disebut kopi biji kurma.

    Jenis ‘kopi’ ini pun bisa menjadi alternatif bagi mereka yang suka minum kopi tetapi tidak bisa menikmati kafein. Selain itu, ada banyak keuntungan yang didapat dari minum ini.

    Merangkum olymyhealth.com (30/01), berikut 5 manfaat sehat minum kopi biji kurma.

    1. Bebas kafein

    Kopi kurmaKopi kurma dikenal bebas kafein karena bahan dasarnya adalah biji kurma, bukan biji kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Meskipun kafein lekat dengan kopi dan disebut bisa memberi energi dan meningkatkan daya konsentrasi, tetapi asupan berlebihan bisa menyebabkan efek buruk. Mulai dari insomnia, rasa gugup, dan meningkatnya tekanan darah.

    Seseorang yang minum kafein juga bisa mengalami masalah pencernaan dan kecemasan, Inilah sebabnya mengapa kopi biji kurma dianggap sebagai alternatif kopi sehat. Sebab, kopi biji kurma bebas kafein.

    Minuman ini bisa memberikan rasa seperti kopi tanpa efek stimulasi kafein.

    2. Baik untuk jantung

    Kopi kurmaKopi kurma dikenal baik untuk kesehatan jantung karena biji kurma mengandung sejumlah kandungan baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kurma merupakan buah-buahan yang dikenal punya banyak khasiat. Selain buahnya secara utuh, biji kurma juga menawarkan manfaat sehat tersendiri, yaitu baik untuk jantung.

    Riset yang diterbitkan Functional Properties of Traditional Foods menunjukkan, biji kurma mengandung asam oleat, serat, dan polifenol yang dikaitkan dengan kesehatan jantung lebih baik.

    Biji kurma juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Biji kurma bisa mengurangi stress oksidatif dan peradangan, serta berkontribusi terhadap manfaat kesehatan jantung.

    Manfaat minum kopi biji kurma lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Menyehatkan usus

    Biji kopi merupakan sumber serat yang baik, karena bisa mendukung kesehatan pencernaan. Namun, kopi dari biji kurma tidak kalah menawarkan manfaat kesehatan serupa.

    Penelitian terbaru yang disebut Only My Health menemukan hubungan kuat antara kesehatan bakteri usus dan kesehatan kardiovaskular. Sebab, bakteri mengandung senyawa yang dapat menurunkan kolesterol, mengurangi peradangan, dan mengatur tekanan darah.

    4. Aman bagi penderita diabetes

    Kopi kurmaKopi biji kurma juga aman dikonsumsi penderita diabetes karena bisa membantu mengatur kadar gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), pasien diabetes dua kali lebih mungkin terkena penyakit jantung atau stroke dibandingkan seseorang yang tidak memiliki penyakit itu.

    Oleh karena itu, penderita diabetes penting memantau kadar gula darah dan melakukan perbaikan dengan mengelola pola makan.

    Salah satu makanan atau minuman yang bisa mendukung kesehatan tersebut ialah kopi biji kurma ini.

    ION Publishing Ltd. meninjau berbagai makalah penelitian. Mereka menemukan bahwa bahan aktif dalam biji kurma dapat meningkatkan fungsi sel penghasil insulin di pankreas. Hal yang berpotensi menghasilkan kontrol gula darah lebih baik, terutama bagi pasien hiperglikemia.

    5. Efek anti-inflamasi

    Penelitian yang ditinjau Only My Health juga menemukan bahwa biji kurma bermanfaat dalam mengatasi masalah inflamasi atau peradangan.

    Dalam riset yang diterbitkan di Saudi Pharmaceutical Journal menunjukkan, konsumsi biji kurma terbukti mengurangi ekspresi sitokin inflamasi pada wanita paruh baya. Pada gilirannya, mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Aman Menyeduh Kopi Pakai Air Mentah? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Beberapa orang mungkin pernah menyeduh kopi dengan air mentah (air keran). Terutama, mereka yang tinggal di luar negeri. Namun, apakah kopi tetap enak?

    Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Penggemar kopi pun tidak bisa melewatkan hari tanpa minum kopi.

    Selain membeli kopi di kedai kopi favorit, biasanya para penikmat kopi juga suka membuat kopi sendiri di rumah. Namun, sebagian dari mereka pernah menyeduh kopi menggunakan air mentah (air keran).


    Di Indonesia umumnya air keran dimasak dulu sampai mendidih, tetapi di luar negeri biasanya langsung dipakai untuk menyeduh kopi. Pasalnya, tap water atau air keran di negara maju itu sudah disaring dengan fasilitas khusus.

    Oleh karena itu, masyarakat di sana tidak takut mengonsumsi air putih langsung dari keran.

    Meskipun begitu, tetap saja ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan jika ingin menyeduh kopi dengan air keran mentah ini.

    Apakah aman dan membuat kopi tetap enak? Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasannya seperti dilansir dari Spurdge (31/08/22).

    1. Bisakah menyeduh kopi dengan air keran?

    Air KeranMenyeduh kopi dengan air keran bisa-bisa saja, tetapi perlu dipertimbangkan lagi terkait keamanan dan kualitas kopi nantinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/profstocktv

    Secara umum, menyeduh kopi dengan air keran tentu bisa-bisa saja. Jika bertanya terkait rasa dan keamanannya, belum tentu cocok untuk semua orang.

    Baik atau tidaknya hasil air keran bergantung pada kota dan sumber air di rumah masing-masing. Tidak semua air keran diciptakan sama. Jaringan distribusi pipanya juga berbeda-beda.

    Beberapa tempat, seperti sejumlah negara maju mungkin punya air keran yang sudah disaring secara khusus. Sehingga dapat digunakan untuk menyeduh kopi nikmat.

    Namun, di Indonesia, kebanyakan air belum tersaring dengan benar. Terlebih, pipa distribusi yang belum bagus kerap menimbulkan kebocoran, sehingga airnya terkontaminasi.

    Sekalipun air mentah telah direbus, belum tentu air tersebut 100% aman diminum. Menurut hellosehat.com, rebusan air keran masih berpotensi terkontaminasi kuman, bakteri, logam berat, samai zat kimia berbahaya.

    Oleh karena itu, pertimbangkan kembali pilihan air seduhan kopimu.

    2. Syarat air keran untuk menyeduh kopi

    4 Peralatan Menyeduh Kopi Paling Praktis Untuk Dipakai di RumahJika air keran ingin dibuat untuk menyeduh kopi, setidaknya memenuhi beberapa kriteria. Foto: Getty Images/Burak Sür

    Jika memang ingin tetap menyeduh kopi dengan air keran, kamu perlu memastikan beberapa hal.

    Pertama, air harus memiliki tingkat ‘kelembutan’ yang tepat. Tidak terlalu keras dan penuh kandungan mineral yang mengganggu ekstraksi. Tidak juga terlalu lembut atau tidak punya kandungan mineral yang bermanfaat bagi ekstraksi kopi.

    Kamu perlu menyiapkan air keran dengan titik terbaik. Dimana mineralisasi, khususnya kalsium karbohidrat, pH, dan faktor lainnya berada dalam rentang yang tepat untuk mengekstraksi padatan kopi secara optimal, tanpa menetralkan rasa atau keasaman.

    Cara mengetahui air keran baik atau tidak untuk menyeduh kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Cara mengetahui air keran buruk untuk menyeduh kopi

    Potret keran warga di Karangasem yang tidak mengucurkan air.Kamu juga perlu mengecek keamanan air keran yang akan dipakai. Sebab, tidak semua air di kota atau tempat tinggal aman. (Istimewa)

    Jangan lupa untuk mempelajari air di sekitar tempat tinggal. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi ciri-cirinya.

    Dimulai dari aroma air. Jika baunya alami seperti klorin atau mengeluarkan bau telur (seperti aroma belerang) yang kuat, jelas memberi rasa tidak enak pada kopi.

    Kamu juga bisa melakukan tes sederhana dengan mengisi sebagian botol dengan air keran dan menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring. Kocok botolnya. Jika berbusa banyak, artinya air tidak terlalu sadah.

    Namun, jika hampir tidak berbusa sama sekali, berarti airnya sadah (air yang mengandung mineral tinggi).

    Cara lebih akuratnya lagi dengan menggunakan alat tes murah atau mengundang profesional yang bisa mengukur air dengan alat profesional.

    4. Kekurangan menyeduh kopi dengan air keran

    Air keran yang dipakai untuk menyeduh kopi tentu akan mempengaruhi rasanya. Namun, itu juga bisa mempengaruhi kualitas segelas kopimu.

    Hal sederhana untuk meningkatkan kualitasnya yaitu dengan menggunakan penyaring atau filter. Selain hasil kopi seduhan yang disaring, kamu juga perlu menggunakan air yang telah disaring.

    Pilihan terbaik memang menyeduh kopi menggunakan air yang sudah difilter. Filter air mampu mengurangi masalah kesadahan air, yang membantu mencegah penumpukan kerak pada peralatan kopi.

    Menyeduh kopi dengan air yang sudah disaring atau air galon membuat cita rasa kopi pun menjadi lebih enak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Benarkah Teh Bunga Kopi Lebih Sehat dari Kopi Biasa? Ini Faktanya


    Jakarta

    Muncul variasi minuman lain yang berasal dari tanaman kopi bernama teh bunga kopi. Minuman dari tanaman kopi ini dikenal bermanfaat dan menggugah selera. Apa benar?

    Beberapa bagian dari tanaman kopi bisa dimanfaatkan sebagai minuman. Tidak hanya biji kopi, tetapi bunga dari tanaman ini juga bisa diolah jadi minuman.

    Bagian bunga dari tanaman kopi bisa dibuat menjadi minuman teh enak. Namanya Coffee flower tea atau teh bunga kopi. Di luar negeri, minuman ini sudah mulai diperkenalkan.


    Namun, perkembangannya memang tidak secepat cascara atau minuman dari berbagai bagian pohon kopi lainnya. Pasalnya, bahan utama dari minuman ini juga masih cukup terbatas karena proses panennya singkat.

    Teh bunga kopi juga disebut dapat menggugah selera dan menawarkan manfaat yang disebut lebih baik daripada kopi biasa. Apakah benar?

    Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari wellandgood.com (30/11/2023).

    1. Apa itu teh bunga kopi?

    bunga kopiBunga kopi rupanya bisa dimanfaatkan sebagai minuman yang tidak kalah enak. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut buku yang ditulis Jordan Michelman dan Zachary Carlsen, dengan judul ‘But First Coffee’, bunga kopi dideskripsikan sebagai bunga aromatik dengan aroma mirip melati dan honeysuckle. Bunga ini tumbuh di pohon kopi dan bisa diolah menjadi minuman teh yang enak.

    Michelman dan Carlsen mengungkap, bunga kopi mirip seperti cascara. Air bunga kopi menggunakan bagian tanaman kopi yang biasa dibuang, Bunga kopi juga telah dikenal selama berabad-abad di komunitas petani kopi.

    Teh bunga kopi pun dikenal bisa menjadi pilihan lebih baik daripada kopi. Cara meraciknya juga mudah, hanya perlu merebusnya di air mendidih, seperti membuat teh herbal lain.

    2. Manfaat minum teh bunga kopi

    bunga kopiTeh bunga kopi diketahui memiliki manfaat yang lebih baik daripada kopi biasa. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut Lauren Manaker, MS, RDN, LD, CLEC, CPT, seorang ahli gizi terdaftar, minum teh bunga kopi memiliki beberapa manfaat

    Teh bunga kopi disebut kaya antioksidan, seperti flavonoid, yang mampu membantu memerangi stres oksidatif dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

    Minuman dari tanaman kopi ini juga dapat memberikan efek menenangkan, mampu mengurangi kecemasan, dan meningkatkan relaksasi. Sifat antibakterinya juga mampu membantu kesehatan mulut.

    Terlepas dari manfaat itu, Manaker mengingatkan untuk selalu mengonsumsi minuman ini dalam jumlah sedang. Jangan lupa berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan untuk mendapat saran pribadi.

    Perbedaan teh bunga kopi hingga kopi biasa bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh bunga kopi vs kopi biasa

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMeskipun dari tanaman sama, tetapi teh bunga kopi dan kopi biasa memiliki perbedaan signifikan dari segi rasa hingga manfaat kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Teh bunga kopi dan kopi biasa mungkin terdengar seperti minuman yang serupa. Namun, keduanya sangat berbeda.

    Manaker mengungkap, teh bunga kopi dan kopi tradisional memang berasal dari tanaman yang sama. Namun, keduanya berbeda secara signifikan dalam hal kandungan kafein, rasa, dan manfaat kesehatan.

    Teh bunga kopi merupakan minuman herbal yang tidak akan memicu kegelisahan akibat kafein. Teh ini hanya mengandung sedikit, bahkan tidak mengandung kafein sama sekali.

    Oleh karena itu, teh bunga kopi menjadi pilihan sangat baik bagi mereka yang memang ingin mengurangi minum kafein atau menghindari minuman kafein.

    Di sisi lain, minuman kopi biasa tentu mengandung kafein dalam jumlah cukup banyak. Memang tergantung dari jenis biji kopi dan cara penyeduhan, tetapi di dalam 237 ml kopi, rata-rata mengandung sekitar 95-200 miligram kafein.

    Dari segi rasa, teh bunga kopi juga lebih lembut dibandingkan minum kopi.

    “Profil rasa keduanya juga berbeda. Teh bunga kopi terkenal karena rasanya ringan dan seperti ada rasa bunga. Berbeda dengan rasa kopi yang kuat dan utuh,” ujar Manaker.

    Manfaat kesehatan keduanya juga berbeda. Teh mungkin memiliki beberapa manfaat yang lebih menarik, terutama untuk teh dari bunga kopi ini.

    Dari segi kesehatan, teh dan kopi sebenarnya sama-sama mengandung antioksidan. Namun, teh bunga kopi disebut menawarkan manfaat lebih luas, seperti meningkatkan regulasi gula darah dan memiliki sifat antibakteri.

    Meskipun begitu, Manaker mengingatkan klaim ini masih perlu diteliti lebih banyak.

    4. Orang yang cocok minum teh bunga kopi

    Sebelum tergiur dengan keistimewaan teh bunga kopi, kamu perlu memperhatikan apakah minuman ini cocok atau tidak dikonsumsi.

    Menurut Manaker, orang yang alergi terhadap tanaman kopi berpotensi bereaksi terhadap teh bunga kopi. Ditambah lagi, mereka yang sensitif terhadap tanaman dalam famili Rubiaceae, harus menghindarinya karena risiko reaktivitas silang.

    Orang hamil dan menyusi juga harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan profesional sebelum minum teh ini. Mereka yang dalam kondisi kesehatan kronis atau mengonsumsi obat apa pun juga perlu berkonsultasi terlebih dahulu.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Berapa Lama Efek Kafein Kopi Bertahan Dalam Tubuh?


    Jakarta

    Beberapa orang yang ingin terjaga memilih minum kopi karena efek kafeinnya. Namun, seberapa lama efek tersebut bekerja dalam tubuh?

    Kopi memang dikenal bisa membuat seorang berenergi atau terjaga. Ini karena kandungan kafein yang ada dalam biji kopi.

    Mengutip Medical Daily (15/01/16), kafein merupakan zat psikoaktif yang memiliki kesamaan reseptor dengan bahan kimia dalam otak yaitu adenosin. Saat minum kopi, adenosin menempel pada reseptor otak.


    Otak kesulitan mengikat adenosin untuk istirahat, akhirnya orang menjadi terjaga atau setidaknya mencegah mereka tidur nyenyak. Oleh karena itu, sebaiknya tidak minum kopi sebelum tidur.

    Jika minum kopi sebelum tidur, kamu bisa saja tidur tetapi tidak bisa maksimal. Sedangkan menurut Dr. Rashad Ramkissoon,orang perlu memiliki kualitas tidur yang baik.

    Karena efek kafein dalam tubuh bisa bertahan lama, sehingga perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk minum kopi.

    Untuk mengetahui seberapa lama efek kafein, berikut ini penjelasan yang dikutip dari houstonmethosidt.org (07/07/23).

    1. Bagaimana cara kerja kafein?

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein di dalam kopi menjadi penyebab seseorang bisa terjaga ketika meminumnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah dikonsumsi, kafein sangat cepat diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

    Di sinilah kafein menimbulkan efek paling klasik, membantu tubuh tetap terjaga.

    Dr. Ramkissoon mengungkap, kafein bekerja memblokir reseptor pemicu tidur di otak yang disebut adenosin. Ini terjadi karena secara struktural, kafein terlihat mirip dengan adenosin, molekul yang biasanya berkaitan dengan reseptor ini.

    Adenosin memainkan banyak peran, termasuk membantu mengatur siklus tidur dan bangun.

    Kadarnya di otak berubah-ubah. Cukup rendah saat seseorang bangun, dan perlahan meningkat sepanjang hari.

    Setelah beberapa jam terjaga, kadar adenosin meningkat hingga memulai proses yang membuat kamu menjadi ngantuk.

    Namun, jika reseptor diblokir kafein, jalur hilir yang mendorong tidur tidak diaktifkan. Membuat kamu terjaga lebih lama.

    2. Berapa lama efek kafein bertahan?

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanEfek kafein di tubuh pun bisa bertahan 2 sampai 6 jam setelah terakhir kali kamu meminumnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein tidak selamanya bertahan di dalam tubuh. Namun, menurut Dr, Ramkissoon, penting memahami berapa lama waktu tidurmu.

    Menurut FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat, waktu yang diperlukan untuk mengurangi jumlah awal zat kafein hingga setengahnya adalah antara empat hingga enam jam.

    Artinya, sampai enam jam setelah minum minuman berkafein, setengah dari kafein yang dikonsumsi masih ada di tubuh. Itu juga masih mempengaruhi kamu agar terjaga.

    Jika sudah masuk waktu tidur, kafein di dalam tubuh ini mampu menghalangi untuk tidur atau tertidur.

    Inilah sebabnya sangat tidak dianjurkan minum kopi sebelum tidur. Kualitas tidur yang kurang dari waktu ke waktu dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

    Menurut Dr. Ramkissoon, tidur yang kurang bisa mengarah pada obesitas. Karena itu, perlu mengambil langkah tepat untuk memastikan kamu mendapat kualitas tidur terbaik.

    Batasan waktu terakhir minum kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Batasan waktu terakhir minum kopi

    5 Tips Kurangi Rasa Gelisah dan Cemas Efek Minum KopiSebaiknya jangan minum kopi sebelum tidur. Paling tidak terakhir jam 2 atau 3 sore. Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah mengetahui efek dari kafein, lalu berapa batasan waktu maksimal minum kopi.

    Hal ini sebenarnya tidak bisa ditetapkan sama untuk semua orang. Dr, Ramkissoon mengungkap, toleransi kafein pada setiap orang bervariasi. Beberapa lebih sensitif, tetapi ada juga yang kurang.

    Tidak semua orang juga punya jadwal kerja dan tidur yang sama.

    Namun, sebagai aturan praktis, ia merekomendasikan mereka yang kerja dari jam 9 sampai jam 5 dan jam tidurnya standar, sebaiknya berhenti minum kopi pada jam 2 atau 3 sore.

    Tidak ada aturan universal mengenai waktu paling ideal terakhir mengonsumsi kafein.

    Lamanya waktu minuman kafein bertahan di sistem tubuh juga bervariasi.

    Tergantung pada kandungan kafein di dalam minuman, seberapa banyak kafein yang sudah ada di sistem tubuh, hingga seberapa efektif tubuh dalam mencerna kafein.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kesalahan Minum Kopi yang Berefek Buruk bagi Kesehatan


    Jakarta

    Minum kopi bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan kalau dilakukan dengan cara yang salah. Seperti terlalu banyak kafein hingga menggunakan biji kopi yang salah.

    Kopi bisa menyehatkan tubuh kalau dikonsumsi dengan cara yang tepat. Karena, kandungan zat antioksidannya dapat meningkatkan imunitas tubuh juga energi sepanjang hari.

    Namun, kopi juga bisa menyebabkan masalah kesehatan. Hal ini dapat terjadi jika dikonsumsi dengan cara yang salah.


    Dilansir dari Health Shots (17/10/2023), Vidhi Chawla, seorang ahli diet menyebutkan beberapa kesalahan minum kopi. Di antaranya berlebihan mengonsumsi kopi dengan banyak kafein, tidak minum air putih setelah ngopi, hingga menggunakan biji kopi yang salah.

    Berikut kesalahan dalam minum kopi yang buruk bagi kesehatan:

    1. Terlalu Banyak

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein sebenarnya bertanggung jawab atas manfaat kopi. Namun, jika terlalu banyak juga dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan.

    Konsumsi kafein berlebihan meningkatkan risiko sulit tidur, hipertensi, dan masalah jantung. Jadi, batasi konsumsi kafein harian. Menurut Mayo Clinic, batas maksimumnya 3-4 cangkir kopi per hari.

    2. Kurang Minum Air Putih

    Setelah minum kopi sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air putih yang cukup. Karena, tubuh mungkin memproduksi lebih banyak urin akibat kopi yang dapat menyebabkan dehidrasi.

    Air putih ini bisa membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Karena, tubuh yang dehidrasi bisa menyebabkan beragam masalah, seperti kelelahan, sakit kepala, hingga gangguan fungsi kognitif.

    3. Pilih Biji Kopi yang Salah

    Kualitas dan rasa kopi bisa ditentukan dari pemilihan biji kopi yang tepat. Kalau ingin racikan yang enak, pilih biji yang fisiknya sempurna dan cek tanggal roasting.

    Jika menggunakan biji kopi yang tanggal roasting-nya sudah terlalu lama, ternyata tak baik bagi kesehatan. Karena, biji kopi lama ini mungkin basi yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan. Jadi, lebih baik pilih biji kopi baru disangrai, giling dan seduh.

    4. Pakai Gula Tambahan

    Apa Benar Gula dan Krimer Pengaruhi Kafein Kopi? Ini Penjelasannya!kopi dan gula Foto: Getty Images

    Kopi yang baik dikonsumsi sebaiknya jenis kopi hitam tanpa gula. Kalau menambahkan gula ke dalam racikan kopi, bisa meningkatkan jumlah kalorinya.

    Pada akhirnya dapat mengakibatkan penumpukan lemak yang lebih banyak. Kemudian dapat berkembang menjadi penyakit hati berlemak, yang merupakan penyebab diabetes, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

    5. Minum Kopi Sebelum Tidur

    Kopi diketahui baik untuk menambah energi pada tubuh. Tak jarang banyak orang mengonsumsinya saat harus begadang semalaman.

    Namun, minum kopi sebelum tidur bukanlah ide yang baik. Karena, kopi dapat menyebabkan kualitas tidur terganggu. Selain itu, juga bisa menyebabkan sakit kepala, kecemasan, hingga perubahan suasana hati.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Boleh Minum Kopi Saat Intermitten Fasting? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Intermitten fasting banyak dijalani agar berat badan. Apakah saat menjalani diet tersebut tetap boleh mengonsumsi kopi? Berikut penjelasan ahli.

    Intermitten fasting merupakan pola diet yang dilakukan dalam bentuk puasa dan jendela makan. Mereka mengatur waktu makan dengan kurun waktu tertentu.

    Umumnya berpuasa selama 16 jam dan jendela makan selama 8 jam. Sebenarnya, tak ada aturan tertentu untuk makanan dan minuman yang dikonsumsi, tapi sebaiknya memilih yang bergizi seimbang.


    Beberapa sumber mencantumkan kopi hitam sebagai minuman yang aman dan baik dikonsumsi saat intermitten fasting. Namun, apakah benar seperti itu?

    Racikan kopi campur lada hitamRacikan kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dilansir dari The Manual (14/11), minum kopi setiap hari bisa memberikan manfaat yang menyehatkan. Mulai dari membantu seseorang tetap fokus, menambah energi, mengatur suasana hati, hingga menurunkan berat badan.

    Jadi, minum kopi saat intermitten fasting diperbolehkan. Jenis yang aman dikonsumsi adalah kopi hitam tanpa tambahan gula, krim, dan bahan lain yang mengandung kalori tinggi.

    Satu cangkir (240 ml) kopi hitam hanya mengandung sekitar 3 kalori, dengan sedikit protein, lemak, dan mineral. Jadi, 1-2 cangkir kopi pun tidak akan menyebabkan perubahan metabolisme.

    Kopi hitam ini dapat dikonsumsi untuk menekan nafsu makan. Kafein yang terkandung pada kopi hitam dapat meningkatkan metabolisme untuk membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Selain kopi hitam, sebagian orang juga mengonsumsi kopi dengan tambahan minyak kelapa saat intermitten fasting. Meskipun konsumsi ini bisa menambahkan kalori pada tubuh. Tetapi jenis lemak yang digunakan sehat dan tak akan berdampak signifikan pada kadar gula darah.

    Minuman lain yang perlu dihindari saat intermitten fasting adalah minuman yang memiliki kandungan kalori tinggi. Di antaranya bubble tea, minuman bersoda, milkshake, dan lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com