Tag: minuman

  • 8 Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit, Cobain Yuk!

    Jakarta

    Memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang olahraga membuat perut jadi mudah buncit. Kebiasaan buruk tersebut kalau tidak segera dikurangi bisa memicu risiko berbagai penyakit, salah satunya obesitas.

    Selain itu, memiliki perut buncit bikin sebagian orang jadi tidak percaya diri. Memakai baju apapun akan terlihat ada ‘jendolan’ yang muncul di perut.

    Untuk itu, sebaiknya lakukan pola hidup sehat dan rutin berolahraga sejak dini. Selain itu, lakukan sejumlah kebiasaan positif yang dapat membantu mencegah perut buncit, salah satunya dengan rutin mengkonsumsi minuman tertentu.


    Nah, ada juga kebiasaan minum yang dapat meminimalisir perut buncit. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Kebiasaan Minum yang Dapat Mencegah Perut Buncit

    Tubuh manusia membutuhkan air setiap harinya agar tetap terhidrasi. Namun, tak semua minuman yang dijual di pasaran baik untuk kesehatan, apalagi jika dikonsumsi secara terus-menerus.

    Agar tubuh tetap sehat, berikut kebiasaan minum yang dapat mencegah perut buncit:

    1. Minum Air Putih Secara Teratur

    Kebiasaan yang pertama adalah minum air putih secara teratur. Saat dehidrasi, tubuh kerap menahan terlalu banyak cairan. Kondisi ini dapat menyebabkan perut kembung dan tidak nyaman.

    Mengutip laman Eat This Not That, sebuah studi mengungkapkan ada hubungan erat antara obesitas dan asupan cairan. Dalam studi itu, peserta yang dehidrasi memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi daripada mereka yang terhidrasi dengan baik.

    2. Minum Infused Water

    Saat ini sudah banyak masyarakat yang mengkonsumsi lemon infused water. Tak hanya menyegarkan, minuman ini juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya mencegah perut buncit.

    Lemon yang bersifat asam dapat membantu memecah makanan agar lebih mudah dicerna perut. Hal itu membuat perut terhindar dari kembung dan penyerapan nutrisi juga lebih baik.

    3. Minum Teh Hijau

    Teh hijau sudah dikenal sebagai salah satu minuman herbal yang banyak khasiatnya. Sejumlah pakar kesehatan mengatakan mengkonsumsi 2-3 cangkir teh hijau setiap hari terbukti efektif untuk mengurangi lemak perut.

    Soalnya, kandungan kafein dan antioksidan yang tinggi dalam teh hijau diklaim mampu meningkatkan pembakaran lemak dan membantu menurunkan berat badan.

    4. Perpaduan Teh dan Kayu Manis

    Cara selanjutnya adalah dengan rutin meminum teh yang dicampur dengan kayu manis. Sebab, kayu manis berperan sebagai alternatif pengganti gula pasir karena memiliki rasa manis alami.

    Lalu, kayu manis juga dapat membantu menstabilkan gula darah serta mencegah sugar craving, yakni suatu kondisi ketika seseorang memiliki keinginan untuk selalu mengkonsumsi sesuatu yang manis dan sulit untuk dikurangi.

    5. Kurangi Minuman Alkohol

    Selain memabukan, terlalu sering minum-minuman beralkohol juga dapat meningkatkan risiko obesitas dan menambah berat badan secara berlebihan.

    Sebuah studi menunjukkan orang yang sering minuman alkohol berisiko mengalami berbagai penyakit berbahaya, mulai dari kardiovaskular, kanker, jantung, stroke, hingga demensia.

    6. Kurangi Konsumsi Manis

    Terlalu sering mengkonsumsi minuman manis tentu tidak baik untuk kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan minuman dengan banyak gula tambahan, seperti soda ataupun teh kemasan dapat meningkatkan lemak di perut.

    Selain itu, gula tambahan juga dapat menyebabkan peradangan sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh, lebih rentan terserang penyakit, hingga menambah lemak jahat di dalam tubuh.

    7. Minum Jus Nanas

    Dilansir situs NDTV Food, mengkonsumsi jus nanas secara rutin dipercaya dapat mengatasi lemak berlebih di perut. Sebab, nanas mengandung enzim bromelain yang dapat menjaga metabolisme protein serta membakar lemak berlebih di perut.

    8. Minum Teh Peppermint

    Rutin minum teh peppermint ternyata dapat membantu tubuh mencerna makanan dengan cepat dan tepat, sehingga mencegah penumpukan lemak di tubuh. Selain itu, teh peppermint juga dapat meredakan kembung.

    Itu dia delapan kebiasaan minum yang dapat membantu mencegah perut buncit. Jangan lupa untuk selalu menjaga pola makan dan rutin olahraga, ya!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Lho

    Jakarta

    Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Tidak hanya pada lansia saja, namun kolesterol tinggi juga dapat menyerang kelompok usia produktif, lho.

    Sedikit informasi, kolesterol tinggi adalah kondisi saat kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) dan trigliserida dalam tubuh melebihi batas normal. Kolesterol LDL dan trigliserida tinggi bisa memicu sejumlah penyakit berbahaya, seperti stroke, serangan jantung, hingga hipertensi.

    Untuk mencegahnya bisa dilakukan dengan rutin olahraga dan menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, imbangi juga dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang membantu menurunkan kolesterol.


    Lantas, apa saja makanan dan minuman yang dapat membantu menurunkan kolesterol? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol

    Ada sejumlah makanan dan minuman sehat yang bisa bantu turunkan kolesterol tinggi. Mengutip dari berbagai sumber, berikut daftarnya.

    1. Ikan

    Ikan khususnya ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan mackerel mengandung omega-3 tinggi. Kandungan tersebut dapat membantu menurunkan trigliserida serta meningkatkan kolesterol baik atau HDL (high-density lipoprotein).

    Selain itu, omega-3 pada ikan juga membantu menurunkan tekanan darah dan risiko pembekuan darah. Omega-3 juga dikenal sebagai antiinflamasi yang dapat mendukung fungsi pembuluh darah.

    2. Sayuran

    Sayuran segar secara menyeluruh mengandung serat, antioksidan, dan nutrisi yang baik untuk fungsi jantung. Mengutip Healthline, studi pada 2020 lalu menunjukkan mengkonsumsi lebih dari tiga porsi buah dan sayuran setiap hari dapat membantu menurunkan kadar trigliserida, tekanan darah tinggi, dan kolesterol jahat.

    3. Kedelai

    Mengkonsumsi kacang kedelai atau makanan olahan kedelai seperti tahu dan susu diyakini dapat membantu menurunkan kolesterol. Sebuah studi pada 2015 mengungkapkan kedelai dapat dikaitkan dengan penurunan kolesterol jahat serta meningkatnya kadar HDL dalam tubuh.

    4. Buah Beri

    Berbagai macam buah beri seperti stroberi, bluberi, blackberry, hingga raspberry menjadi sumber serat, nutrisi, dan senyawa baik untuk tubuh. Penelitian pada 2019 menunjukkan dengan rutin makan buah beri dapat membantu meningkatkan kolesterol baik serta menurunkan kadar LDL di tubuh.

    Selain itu, mengkonsumsi buah beri secara rutin dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi arteri, dan melindungi dari kerusakan sel.

    5. Alpukat

    Buah hijau yang satu ini merupakan sumber serat dan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA). Kedua nutrisi tersebut diketahui mampu menurunkan kadar LDL sekaligus meningkatkan kolesterol baik.

    Sebuah penelitian menunjukkan jika serat alpukat dapat meningkatkan kadar HDL dan menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, jenis lemak MUFA sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung.

    6. Kacang-kacangan

    Menurut studi pada 2023, mengkonsumsi kacang-kacangan dapat membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida dalam tubuh. Jenis-jenis kacang yang disarankan untuk dikonsumsi ada kacang kenari, mete, almond, dan pistachio.

    Kacang kenari sendiri kaya akan asam lemak omega-3. Sedangkan kacang almond merupakan sumber fitosterol alami yang dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi dalam tubuh.

    7. Jus Tomat

    Tomat mengandung likopen yang dapat meningkatkan kadar lipid sekaligus mengurangi kolesterol LDL. Jika bosan mengkonsumsi tomat sebagai pendamping dalam hidangan salad, bisa diolah dengan cara dijus.

    8. Teh Hijau

    Teh hijau sudah dikenal sejak lama memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, salah satunya menurunkan kolesterol tinggi. Sebab, teh hijau mengandung katekin dan antioksidan yang membantu menurunkan kadar LDL.

    9. Smoothie Beri

    Jika bosan memakan buah beri secara langsung, cobalah dibuat menjadi smoothie yang menyegarkan. Smoothie beri kaya akan antioksidan dan serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

    Agar lebih nikmat, smoothie beri dapat dicampur dengan yoghurt lalu dijus sampai halus. Minum selagi segar dan jangan terlalu banyak menggunakan gula.

    10. Minuman Kakao

    Banyak yang mengira kalau minuman kakao atau cokelat hitam mengandung kolesterol tinggi. Padahal, minuman ini justru menyimpan kolesterol baik sekaligus dapat menurunkan kadar LDL dalam tubuh.

    Tapi perlu diingat, sebelum membeli produk minuman cokelat sebaiknya cek kadar nutrisi pada kemasannya dan pastikan tidak mengandung lemak jenuh.

    11. Minuman Gandum

    Mengkonsumsi minuman gandum juga disarankan untuk menurunkan kolesterol jahat. Sebab, minuman gandum atau oat mengandung beta-glukan yang mampu menciptakan zat seperti gel di dalam usus dan berinteraksi dengan garam empedu.

    Serat larut tersebut dipercaya dapat menghambat penyerapan kolesterol dan membantu mengurangi kadar kolesterol LDL.

    12. Smoothie Susu Nabati

    Daftar yang terakhir adalah minuman smoothie susu nabati. Disarankan untuk menggunakan bahan-bahan nabati dalam membuat smoothie, seperti pisang, anggur, plum, mangga, melon, atau bayam. Kemudian, campurkan bahan tersebut dengan susu kedelai atau susu oat.

    Itu dia 12 makanan dan minuman yang bisa bantu menurunkan kolesterol tinggi. Jangan lupa untuk tetap diimbangi dengan pola hidup sehat seperti rutin olahraga dan istirahat yang cukup.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Minuman untuk Mengecilkan Perut, Alami dan Mudah Ditemui

    Jakarta

    Ada banyak minuman yang bisa dikonsumsi untuk menghilangkan lemak di perut sehingga dapat membuatnya terlihat ramping. Menurut penelitian, minuman menyumbang lebih dari 20 persen kalori harian.

    Jadi, jika ingin mengecilkan perut, pilihlah minuman yang sehat ditambah dengan olahraga yang cukup. Berikut beberapa pilihan minuman untuk mengecilkan perut.

    Minuman untuk Mengecilkan Perut

    Mungkin minuman yang manis terlihat menggiurkan, tapi bisa membuat perut semakin buncit. Untuk itu, kamu bisa memilih minuman ini untuk mengecilkan perut.


    1. Air Putih

    Air putih menjadi pilihan minuman utama untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya. Mengutip laman Eat This Not That, penelitian pada 2019 menunjukkan bahwa intervensi penurunan berat badan yang merekomendasikan air putih sebagai pengganti minuman manis menghasilkan rata-rata penurunan berat badan sebesar 5,15%. Adapun strategi yang sering direkomendasikan adalah minum air putih sebelum makan.

    2. Teh Hijau

    Teh hijau seringkali dianggap jenis teh paling sehat. Hal ini karena banyak penelitian yang menunjukkan manfaat kesehatannya.

    Kombinasi epigallocatechin gallate (EGCG) dan kafein dalam teh hijau dapat membantu meningkatkan metabolisme, meningkatkan pembakaran lemak, dan membantu mempertahankan massa tubuh tanpa lemak dan menurunkan berat badan.

    3. Cuka Sari Apel

    Cuka sari apel mengandung senyawa yang bisa merangsang penurunan berat badan dengan menurunkan kadar insulin. Senyawa tersebut adalah asam asetat.

    Cuka sari apel memperlambat pengosongan perut. Sehingga, menurut Healthline, hal ini bisa membuat kenyang lebih lama dan akan mengurangi makan yang berlebihan.

    Tapi, sebaiknya konsumsi cuka sari apel secukupnya. Sebab, minuman asam semacam ini bisa mengikis gigi. Jangan lupa berkumur dengan air setelah mengkonsumsinya.

    4. Kopi Hitam

    Kopi merupakan minuman sehat yang memberi sejumlah besar antioksidan bermanfaat dan senyawa bioaktif nabati lainnya. Ada bukti yang menunjukkan bahwa kopi hitam atau kopi susu rendah lemak bisa membantu menghilangkan lemak perut dan menurunkan berat badan.

    Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition melibatkan peserta penelitian untuk minum empat cangkir kopi per hari. Hasilnya, di antara peserta terdapat rata-rata penurunan 4% lemak tubuh selama 6 bulan. Para peneliti berpendapat bahwa kopi meningkatkan metabolisme sekaligus bertindak seperti penekan nafsu makan.

    5. Air Lemon

    Baik panas maupun dingin, air lemon yang minum saat sarapan bisa membanu menghilangkan lemak perut. Menurut penelitian dalam Nutrition Journal, suplemen hesperidin, flavonoid utama lemon, ditambah kafein meningkatkan penurunan berat badan dan lemak.

    6. Jus Sayuran Mentah

    Membuat jus sayuran merupakan cara yang bagus untuk menurunkan berat badan. Dengan jus sayuran, kamu juga bisa menambahkan tambahan nutrisi yang bermanfaat.

    Mungkin banyak yang tidak mendapatkan porsi sayuran yang direkomendasikan setiap hari. Jadi, jus sayuran menjadi minuman yang tepat. Adapun beberapa sayuran yang baik untuk dijadikan jus adalah wortel, vi, bayam, seledri, dan kangkung.

    7. Teh Jahe

    Jahe seringkali digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati sejumlah penyakit seperti pilek dan radang sendi. Menurut penelitian, jahe mempunyai efek menguntungkan pada penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang melibatkan 10 pria yang kelebihan berat badan meminum 2 gram bubuk jahe yang dilarutkan dalam air panas saat sarapan. Hasilnya, mereka merasakan peningkatan rasa kenyang dan penurunan rasa lapar dibandingkan dengan hari-hari ketika teh jahe tidak dikonsumsi.

    8. Jus Nanas

    Jus nanas dipercaya menjadi obat yang baik untuk mengatasi lemak di perut. Menurut NDTV, enzim penting dalam nanas, bromelain dapat membantu metabolisme protein dan membakar kelebihan lemak perut.

    9. Teh Peppermint

    Peppermint membantu mencerna makanan dengan cepat, sehingga mencegah penumpukan lemak. Selain itu, peppermint membantu meredakan kembung yang menyebabkan penumpukan lemak karena makanan tak dicerna dengan baik.

    10. Teh Kayu Manis

    Kayu manis meningkatkan laju metabolisme, sehingga mempercepat penurunan berat badan. Rempah ini sangatlah efektif dalam mengendalikan gula darah dan mengurangi resistensi insulin (IR). IR sendiri yang menjadi penyebab utama peningkatan penimbunan lemak di perut.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Nabeez, Minuman Favorit Rasulullah yang Banyak Manfaatnya

    Jakarta

    Semasa hidupnya, Rasulullah SAW memiliki salah satu minuman favorit yang bernama nabeez at-tamr atau air rendaman kurma. Dalam sejumlah hadits, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW menyukai air nabeez.

    Selain memiliki rasa yang manis, ternyata nabeez juga mempunyai sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh, lho. Meski begitu, membuat nabeez harus diperhatikan sebaik mungkin dan tidak boleh sembarangan.

    Lantas, apa itu nabeez dan manfaatnya bagi kesehatan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Mengenal Nabeez

    Nabeez atau disebut nabidh/nabeedh merupakan salah satu minuman yang digemari Rasulullah SAW. Minuman ini terbuat dari kurma atau kismis yang direndam di dalam sebotol air.

    Diriwayatkan dari Imam Muslim, Aisyah pernah ditanya tentang air nabeez. Ia lalu memanggil seorang pelayan perempuan dari Habaysah:

    “Bertanyalah kepada wanita ini karena beliau pernah membuat nabeez untuk Rasulullah SAW,” kata Aisyah. Kemudian pelayan tersebut menjawab, “Aku pernah membuat nabeez untuk beliau dalam sebuah kantong kulit pada malam hari. Kemudian aku mengikatnya dan menggantungnya. Lalu di pagi hari Rasulullah SAW meminumnya.”

    Dari Aisyah ia berkata, “Kami biasa membuat perasan untuk Rasulullah SAW di dalam air minum yang bertali di atasnya. Kami membuat rendaman di pagi hari dan meminumnya sore hari, atau membuat rendaman di sore hari lalu meminumnya di pagi hari.” (HR Muslim).

    Manfaat Nabeez untuk Kesehatan

    Mengkonsumsi nabeez secara rutin diyakini dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh. Dikutip dari berbagai sumber, berikut manfaat nabeez untuk kesehatan.

    1. Melancarkan Pencernaan

    Manfaat nabeez yang pertama adalah dapat melancarkan pencernaan. Mengutip laman The Cognate, hal ini karena nabeez terbuat dari kurma yang mana buah tersebut mengandung serat tinggi.

    2. Menjaga Metabolisme Tubuh

    Mengkonsumsi nabeez secara rutin dipercaya dapat membantu mengeluarkan kotoran yang tertinggal dari proses metabolisme di dalam tubuh.

    Selain itu, nabeez juga disebut sebagai racikan air alkali alami, sehingga dapat membantu menyeimbangkan pH tubuh.

    3. Menghidrasi Tubuh

    Bagi yang sedang berpuasa, mengkonsumsi nabeez sangat dianjurkan ketika berbuka. Sebab, nabeez diyakini dapat membantu menghidrasi tubuh setelah berpuasa seharian penuh.

    4. Memberikan Energi Tambahan

    Nabeez juga dapat memberikan energi tambahan bagi tubuh, sehingga tubuh jadi tak mudah lemas ketika beraktivitas selama menjalankan puasa. Sebaiknya konsumsi nabeez saat sahur dan berbuka agar terasa manfaatnya.

    5. Mengontrol Gula Darah

    Mengutip e-jurnal berjudul Studi Khasiat Kurma untuk Menghilangkan Racun oleh Siti Julaeha, mengkonsumsi nabeez juga dipercaya mampu mengontrol gula darah dan menurunkan risiko terkena diabetes.

    Hal ini karena kurma mengandung banyak vitamin, enzim, dan berbagai mineral yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

    Cara Membuat Nabeez

    Ingin mencoba nabeez namun bingung bagaimana cara membuatnya? Jangan khawatir, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan 3-4 buah kurma dan 1 gelas kurma
    2. Masukkan air dan kurma ke dalam wadah tertutup, lalu rendam selama semalam
    3. Keesokan harinya, buka wadah tersebut dan tuangkan rendaman air kurma atau nabeez ke dalam gelas
    4. Kini, nabeez sudah bisa dinikmati selagi segar

    Tidak Bisa Dibuat Sembarangan

    Meski cara membuat nabeez terbilang mudah, namun tetap hati-hati dalam proses pembuatannya. Sebab, jika merendam air kurma lebih dari tiga hari, air tersebut akan berfermentasi dan menghasilkan produk sampingan berupa alkohol.

    Hal tersebut dipastikan dengan berbagai riset yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam Fatwa MUI Nomor 10 Tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang Mengandung Alkohol/Etanol, disebutkan bahwa hanya etanol yang berasal dari khamr yang tidak bisa digunakan untuk produk halal karena bersifat haram dan najis.

    Apabila tidak berasal dari industri khamr, etanol jenis lain boleh digunakan dengan batasan yang sudah diatur pada fatwa tersebut. Misalnya, etanol sintetik ataupun hasil industri fermentasi non-khamr. Selain itu, disebutkan juga bahwa kadar etanol pada produk akhir minuman ditoleransi kurang dari 0,5% asalkan secara medis tidak membahayakan

    Hal ini juga didukung dari hadits riwayat Bukhari Muslim No. 3739 yang menyebutkan, “Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu’adz Al-Anbari telah menceritakan kepada kepada kami, ayahku telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Yahya bin Ubaid Abu Umar Al Bahranidia berkata, saya mendengar Ibnu Abbas berkata,

    ‘Rasulullah SAW dibuatkan perasan nabeez di awal malam, kemudian beliau meminumnya di pagi harinya, kemudian malam harinya, kemudian lusa dan malam harinya serta keesokan harinya lagi sampai menjelang ashar. Jika perasannya tersebut masih, beliau memerintahkan pelayannya untuk menumpahkannya, atau menyuruhnya untuk ditumpahkan.” (HR Muslim)

    Jadi, bisa disimpulkan bahwa nabeez dapat berubah menjadi minuman beralkohol apabila lewat dari tiga hari setelah dibuat. Untuk itu, dianjurkan segera menghabiskan nabeez dalam waktu 1-2 hari agar bisa menikmati kesegaran dan manfaatnya bagi tubuh.

    Itu dia penjelasan mengenai nabeez dan manfaatnya bagi kesehatan. Jadi, tertarik untuk membuat nabeez sendiri di rumah?

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Jus yang Bagus untuk Kulit Agar Tetap Sehat dan Berseri


    Jakarta

    Menjaga kesehatan kulit tak hanya dengan menggunakan produk kecantikan saja, namun juga perlu mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, salah satunya dengan meminum jus. Sebab, beberapa jus diyakini dapat menjaga kulit tetap sehat.

    Jus memang dikenal sebagai minuman yang menyehatkan. Namun, ada baiknya konsumsi jus secara alami tanpa menggunakan pemanis buatan. Apabila ingin menambah rasa manis, cukup tuangkan gula sedikit saja.

    Dengan begitu, detikers dapat merasakan manfaat jus bagi tubuh, salah satunya terhadap kulit. Penasaran apa saja jus yang bagus untuk kulit agar tetap sehat dan berseri? Simak selengkapnya di bawah ini.


    Jus yang Bagus untuk Kulit

    Selain menggunakan buah, ada beberapa jenis sayuran yang bisa dibuat jus. Selain itu, kamu bisa mengkombinasikan antara buah dan sayur untuk mendapatkan manfaat yang baik bagi tubuh.

    Dilansir laman NDTV, berikut sejumlah jus yang bagus untuk kulit:

    1. Jus Bit, Apel, dan Timun

    Kombinasi buah bit, apel, dan timun yang dijus ternyata bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit. Sebab, bit kaya akan folat dan vitamin A sehingga dapat mencegah keriput dan memperlambat penuaan kulit.

    Kombinasi bit, apel, dan timun juga dapat menghidrasi kulit agar tetap mulus. Kandungan likopen pada buah bit juga dapat mencegah kulit kendur.

    2. Jus Wortel dan Jahe

    Selain menyehatkan mata, jus wortel juga mengandung vitamin A dan mineral yang menyehatkan kulit. Untuk memberikan manfaat lebih terhadap kulit, dianjurkan mencampur jus wortel dengan sedikit jahe.

    Sebab, jahe mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan. Kombinasi jus wortel dan jahe diyakini dapat membantu kulit agar tetap halus.

    3. Jus Tomat

    Ternyata, kandungan vitamin C di dalam tomat dapat menjaga kesehatan kulit, lho. Selain itu, kandungan antioksidan di dalam tomat juga punya peran penting dalam pembentukan kolagen.

    Rutin mengkonsumsi jus tomat juga diyakini dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Perlu diketahui bahwa sinar UV dapat memicu terbentuknya kanker kulit, elastisitas kulit berkurang, hingga muncul kerutan di kulit.

    4. Jus Apel dan Nanas

    Bagi detikers yang punya masalah jerawat di wajah, cobalah mengkonsumsi jus apel dan nanas. Soalnya, nanas mengandung bromelain yang dapat membantu purifikasi kulit.

    Sementara itu, apel yang mengandung senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dapat membantu kulit agar tetap terhidrasi.

    5. Jus Jeruk dan Brokoli

    Membuat jus dengan mencampur jeruk dan brokoli mungkin terdengar aneh, namun siapa sangka kalau khasiatnya begitu luar biasa. Perlu diketahui bahwa jeruk kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan tekstur kulit sekaligus mencerahkan kulit.

    Sedangkan brokoli merupakan sayuran hijau yang kaya antioksidan dan vitamin, sehingga dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Untuk khasiat yang lebih maksimal, detikers bisa menambahkan sedikit selada air (watercress) yang mengandung beta karoten untuk mencegah keriput.

    6. Jus Mangga, Melon, dan Wortel

    Kombinasi antara ketiga buah ini diyakini dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh, terutama pada kulit. Mangga yang mengandung senyawa antioksidan tinggi dapat mengurangi pigmentasi dan meratakan warna kulit.

    Lalu, buah melon bermanfaat untuk membantu regenerasi kulit. Sedangkan wortel yang kaya akan vitamin A dapat membantu mencegah keriput dan garis-garis halus di kulit.

    7. Jus Pepaya

    Buah yang satu ini tak hanya mampu melancarkan BAB, namun juga turut menjaga kulit tetap sehat. Kandungan beta-karoten pada pepaya dipercaya mampu melindungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UV.

    8. Jus Bayam

    Bayam tak hanya dikonsumsi dengan cara direbus, tapi juga bisa dibuat jus yang segar dan sehat. Perlu diketahui bahwa bayam kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk menjaga kulit tetap sehat.

    Sayuran hijau ini juga mengandung asam lemak omega-3 dan senyawa anti-inflamasi, yang mana dapat menjaga kulit tetap berseri.

    Itu dia rekomendasi delapan jus buah dan sayur yang baik untuk kulit. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Resep Smoothies yang Sehat Enak dan Gampang Diracik

    Jakarta

    Smoothies merupakan salah satu minuman sehat yang disukai banyak orang, terutama bagi mereka yang sedang menjalani diet. Biasanya, smoothies dapat dibeli di toko-toko dengan harga yang cukup bervariasi.

    Namun, smoothies tersebut biasanya mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Padahal, smoothies sendiri merupakan minuman sehat yang terdiri dari buah-buahan dan sayuran

    Apabila ditambahkan gula berlebih, tentu dapat mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya. Smoothie yang seharusnya merupakan minuman sehat malah berubah menjadi minuman manis yang berbahaya.


    Daripada membelinya di toko-toko, kamu masih bisa membuat smoothies sendiri di rumah. Caranya juga mudah, simak sejumlah resep smoothies yang sehat dan lezat dalam artikel ini.

    Resep Smoothies Sehat dan Lezat

    Smoothies tak hanya menggunakan satu bahan utama saja. Jadi, kamu bisa mengkombinasikan berbagai jenis buah dan sayuran untuk diolah menjadi smoothies yang sehat dan lezat.

    Namun, tak semua buah dan sayur yang dicampur dapat menghasilkan rasa nikmat. Berikut ini resep smoothies yang sehat dan lezat yang gampang dibuat:

    1. Smoothies Pisang Chocolate Malt

    Resep Smoothies Pisang Chocolate MaltFoto: iStock

    Resep yang pertama ada smoothies pisang chocolate malt. Rasa pisang yang legit dan creamy semakin enak setelah dicampur dengan chocolate malt.

    Jika ingin rasa yang lebih manis, smoothies bisa ditambahkan dengan susu dan madu. Resep ini cocok dijadikan sebagai menu sarapan yang sehat dan bergizi.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    15 menit Mudah 2
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Minuman

    Bahan Bahan

    • 1 buah pisang Ambon masak
    • 1 sdm cokelat bubuk
    • 5 sdm chocolate malt (Milo)
    • 200 ml susu UHT putih
    • 2 sdm madu

    Cara Memasak:

    1. Kupas pisang Ambon, lalu potong-potong dan masukkan ke mangkuk blender
    2. Tambahkan cokelat bubuk, chocolate malt, susu UHT, dan madu secukupnya
    3. Blender hingga halus dan lembut
    4. Jika sudah halus, tuangkan ke gelas saji
    5. Bagian atas smoothies bisa ditaburi cokelat malt
    6. Smoothies lezat dan bergizi siap disajikan.

    2. Pinabana Smoothies

    Resep smoothies berikutnya masih menggunakan bahan dari pisang. Memang, buah yang satu ini paling umum digunakan sebagai smoothies sehat dan enak.

    Pisang sendiri adalah buah yang kaya nutrisi dan vitamin. Mengonsumsi pisang dapat menambah energi, memberikan rasa kenyang lebih lama, sekaligus menjaga kesehatan pencernaan.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    15 Menit Mudah 2
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Minuman

    Bahan Bahan

    • 2 buah pisang Ambon, kupas, potong-potong
    • 250 gr buah nanas, potong-potong
    • 250 ml yogurt tawar
    • 4 sdm madu
    • 1 sdm oatmeal.

    Cara Memasak:

    1. Potongan buah pisang dan nanas dimasukkan ke dalam wadah tertutup, kemudian simpan dalam freezer hingga beku
    2. Jika sudah beku, gunakan pisang dan nanas tersebut sebagai bahan utama smoothies
    3. Masukkan pisang, nanas, yogurt, madu dan oatmeal ke dalam wadah blender
    4. Lalu blender semua bahan-bahan tersebut hingga lembut
    5. Jika sudah halus, tuang smoothies ke dalam gelas
    6. Kini, smoothies sudah bisa disajikan.

    3. Green Healthy Smoothies

    Bosan menggunakan pisang sebagai bahan utama? Kamu bisa menggunakan buah kiwi dan melon untuk smoothies. Kedua buah tersebut dinilai kaya serat dan vitamin.

    Minum smoothies kiwi dan melon juga cocok bagi orang yang sedang diet. Ditambah campuran yogurt rendah lemak, resep smoothies ini dapat menjadi menu sarapan terbaik untuk mengawal hari.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    15 Menit Mudah 2
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Minuman

    Bahan Bahan

    • 250 gr melon, potong kecil
    • 2 buah kiwi, potong-potong
    • 250 g yogurt tawar rendah lemak
    • 100 ml madu
    • 1 sdm oatmeal
    • 1 sdm almond bubuk.

    Cara Memasak:

    1. Potongan buah kiwi dan melon bisa dimasukkan ke dalam wadah tertutup, kemudian simpan dalam freezer hingga beku
    2. Jika sudah beku, gunakan melon dan kiwi tersebut sebagai bahan utama smoothies
    3. Masukkan melon, kiwi, yogurt, madu dan oatmeal ke dalam wadah blender
    4. Lalu blender semua bahan-bahan tersebut hingga lembut
    5. Jika sudah halus, tuang smoothies ke dalam gelas
    6. Kini, smoothies sudah bisa disajikan.

    4. Smoothies Mangga

    Fresh organic strawberry mango papaya smoothieFoto: iStock

    Mangga juga kerap digunakan sebagai bahan utama untuk membuat smoothies. Buah yang satu ini memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, mulai dari menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan pencernaan, hingga menurunkan berat badan.

    Smoothies mangga juga bisa dicampur dengan buah-buahan lainnya, misalnya pisang. Di bagian atas smoothies juga bisa ditaburi aneka topping agar rasanya semakin lezat.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    15 Menit Mudah 2
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Minuman

    Bahan Bahan

    • 3 sdm yogurt tawar
    • 1 buah mangga, kupas, potong-potong dagingnya
    • 1 buah pisang, kupas
    • Untuk topping bisa menggunakan kacang almond, strawberry, ceri, atau pisang.

    Cara Memasak:

    1. Masukkan yogurt, mangga, dan pisang ke dalam wadah blender, lalu haluskan
    2. Jika sudah halus, tuangkan smoothies ke dalam mangkuk
    3. Taburkan topping di atasnya seperti almond, strawberry, mangga dan pisang. Tata secantik mungkin
    4. Kini, smoothies mangga sudah siap disajikan.

    Demikian empat resep smoothie mudah yang sehat dan rasanya lezat. Tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah?

    Simak Video “SIAL InterFOOD 2025 Menjadi Wadah Inovasi dan Kolaborasi Industri Pangan Asia Tenggara
    [Gambas:Video 20detik]
    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! 5 Asupan Pemicu Kecemasan Ini Sebaiknya Dihindari


    Jakarta

    Kecemasan yang dialami dapat merujuk pada stres dan mengganggu. Untuk mencegah kecemasan hindari mengonsumsi beberapa makanan dan minuman ini secara berlebihan.

    Kecemasan merupakan salah satu gangguan yang seringkali terjadi terutama ketika seseorang merasa tertekan. Dampaknya orang-orang yang cemas berlebihan akan lebih mudah stres dan kehilangan fokus untuk melakukan aktivitasnya.

    Kecemasan bisa diatasi dengan latihan pernapasan maupun dicegah dengan asupan Makanan dan minuman yang tepat. Menurut penelitian yang dipublikasi pada EBioMedicine pada Maret 2017 disebutkan bahwa asupan Makanan dan minuman memiliki pengaruh yang cukup besar untuk kadar stres seseorang.


    Ada beberapa Makanan dan minuman enak yang disarankan untuk dihindari konsumsinya karena dapat memicu kecemasan. Perhatikan daftarnya baik-baik dan hindari beberapa Makanan dan minuman tertentu ini agar bebas dari rasa cemas.

    Baca juga: Seorang Artis Tertangkap Kamera Jual Makanan di Pasar, Ini Menunya

    Berikut ini 5 Makanan dan minuman pemicu kecemasan menurut Livestrong:

    Waspada! 5 Asupan Pemicu Kecemasan Ini Sebaiknya DihindariKandungan kafein pada teh dan kopi dapat memicu kecemasan dan meningkatkan stres. Foto: Getty Images/iStockphoto/Domepitipat

    1. Kopi dan Teh

    Teh dan kopi memiliki kandungan kafein yang cukup berpengaruh pada kondisi kesehatan mental seseorang. Walaupun kadar kafein pada teh tak sebanyak kopi tetapi jika dikonsumsi terus menerus dan berlebihan dampaknya akan sama buruk.

    “Kafein dikenal sebagai stimulan untuk membuat seseorang tetap aktif. Tetapi (kafein) juga berkontribusi terhadap hormon pemicu stres dan kecemasan seperti kortisol, dopamin, adrenalin, dan adenosin,” kata Catherine Gervacio selaku ahli gizi.

    Sebuah pengamatan dilakukan pada April 2021 untuk melihat efek konsumsi kafein pada siswa. Hasilnya mereka yang terbiasa minum kopi justru memiliki gejala kecemasan dan depresi yang lebih tinggi.

    2. Minuman Soda

    Rasa minuman soda yang segar di tenggorokan tidak sesegar efek samping yang dihasilkan. Soda dapat mengganggu fungsi maksimal otak dan memicu hormon stres untuk diproduksi.

    Fakta ini didapatkan dari efek kandungan gula yang berlebihan pada soda. Untuk sekaleng soda saja ditemukan setidaknya 9 sendok teh gula menurut laporan 2020-2025 Dietary Guidelines for Americans.

    Pernyataan tersebut diperkuat dengan penelitian yang dipublikasi pada jurnal Neuroscience and Biobehavioral Reviews pada Agustus 2019. Semua ahli sepakat konsumsi gula dapat merusak fungsi otak dan memicu berbagai gejala kecemasan hingga depresi berat.

    Makanan dan minuman pemicu kecemasan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Minuman berenergi

    Seringkali diandalkan untuk memicu produksi energi, banyak pegiat kebugaran yang terlalu mengandalkan minuman berenergi. Minuman ini begitu banyak untuk ditemukan dengan mudah pada minimarket maupun toko-toko swalayan.

    Tetapi perpaduan gula dan kafein yang tinggi di dalamnya dengan mudah meningkatkan risiko kecemasan dan depresi. Menurut Sports Health yang melakukan penelitiannya pada Mei 2021, tidur cukup akan lebih ampuh untuk mengurangi kecenderungan untuk minum minuman berenergi.

    Selain itu lebih lanjutnya juga dapat mencegah stres yang ditimbulkan dari konsumsi minuman berenergi berlebihan. Efek jangka panjang yang dikhawatirkan ahli adalah para pegiat olahraga justru akan kehilangan fokus dan mengalami gangguan mood jika terlalu banyak konsumsi minuman berenergi.

    4. Alkohol

    Waspada! 5 Asupan Pemicu Kecemasan Ini Sebaiknya DihindariEfek menenangkan pada alkohol hanya bersifat sementara, selebihnya justru memicu kecemasan berlebih. Foto: Getty Images/iStockphoto/Domepitipat

    Bagi penikmatnya alkohol sekadar minuman yang cocok untuk mengisi waktu-waktu bersantai. Mulai dari berbincang, menemani camilan, atau bahkan ketika berpesta dengan orang-orang terdekat.

    Bahkan banyak orang yang menyebutkan alkohol menjadi temannya saat stres melanda. Sayangnya alkohol yang melalui proses fermentasi justru tidak terlalu baik jika dikonsumsi secara berlebihan.

    menurut pengamatan pada American Journal of Lifestyle Medicine pada Januari 2021 lalu konsumsi alkohol justru dapat meningkatkan kecemasan. Hal ini lantaran alkohol dapat menyerap nutrisi dari dalam tubuh sehingga mengganggu kesehatan usus dan mengacaukan pengaturan hormon di dalam otak.

    5. Camilan ringan

    Ketika memiliki waktu luang paling enak ditemani dengan beberapa camilan yang gurih atau manis. Tetapi European Journal of Nutrition pada 2019 justru menyebutkan orang-orang yang kecanduan camilan akan lebih mudah stres.

    Walaupun ketika membuka kemasan camilan rasanya seperti mengangkat sebagian kecemasan dan stres faktanya kandungan di dalam makanan olahan dapat memicu stres. Lemak, gula tambahan, garam dan perasa makanan menjadi salah satu yang memicu gangguan psikologi.

    “Mengonsumsi makanan yang tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan pelepasan hormon adrenalin yang dapat memicu stres,” lanjut Gervacio.

    Baca juga: 5 Kuliner Malam yang Enak dan Mengenyangkan di Pasar Modern BSD

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 7 Efek dari Minum Kopi Setiap Hari, Baik atau Buruk?

    Jakarta

    Minum kopi setiap hari sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Dampak rutin minum kopi bisa signifikan bagi kesehatan tubuh. Mulai dari manfaat kesehatan hingga potensi risiko.

    Tahukah detikers apa saja yang terjadi pada tubuh jika kamu rutin mengonsumsi kopi? Yuk simak ulasan mengenai minuman berkafein ini dalam mempengaruhi tubuh.

    Efek dari Minum Kopi Setiap Hari

    1. Mendukung Kesehatan Otak

    Setelah minum kopi atau kafein apa pun, kita mungkin akan merasa lebih terjaga. Menurut laporan 2015 dalam Practical Neurology, dalam jumlah sedang, kopi bisa membantu fokus dan mencegah rasa kantuk.


    Pendiri dan CEO NY Nutrition Group dan penulis The Core 3 Healthy Eating Plan, Lisa Moskovitz, RDN, mengungkapkan bahwa kafein mengikat reseptor di otak untuk memblokir rasa lelah.

    Selain itu, kopi juga mendukung fungsi kognitif dan memori. Hasil dari meta-analisis Juni 2017 di Clinical Nutrition, menunjukan minum 1-2 cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan tingkat yang lebih rendah dari demensia, Alzheimer, serta penurunan gangguan kognitif lainnya.

    Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut guna memahami cara kafein dan kopi secara khusus bekerja di otak sepenuhnya.

    2. Membantu Memberi Perlindungan pada Jantung

    Efek minum kopi setiap hari selanjutnya yaitu mungkin disertai manfaat untuk melindungi jantung.

    Menurut studi Circulation: Heart Failure Februari 2021, setidaknya minum 1 cangkir kopi berkafein sehari dikaitkan dengan lebih rendahnya insiden gagal jantung.

    Tapi, ada jenis kopi yang diminum mempengaruhi kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan kalau jenis kopi yang tidak disaring, mungkin tidak bisa melindungi kesehatan jantung.

    Misal, dalam sebuah studi tahun 2020 di European Journal of Preventive Cardiology, menyebut orang dewasa berusia di atas 60 tahun yang minum kopi tanpa saringan berisiko lebih tinggi meninggal karena penyakit jantung atau stroke. Hal ini terjadi jika dibandingkan teman-teman mereka yang minum kopi, dengan saringan atau tidak minum kopi sama sekali.

    3. Meningkatkan Kadar Kolesterol

    Kopi juga memiliki pengaruh pada kadar kolesterol. Diterpen adalah zat berminyak dalam kopi, yang bisa menghambat kemampuan alami tubuh untuk memproses dan menghilangkan kolesterol.

    “Meskipun penelitian ini sebagian besar masih dalam tahap studi skala kecil, kami melihat lemak dalam biji kopi, utamanya cafestol dan kahweol (senyawa dalam minyak kopi), bisa menyebabkan peningkatan kolesterol, terutama LDL atau kolesterol ‘jahat’,” ungkap Kylene Bogden, RDN, salah satu pendiri FWDfuel.

    Namun, dosis diterpena tergantung dari seberapa banyak kopi yang diminum dan bagaimana seseorang menyeduhnya.

    Salah satu penelitian tahun 2018 oleh C Condon, dkk, yang dimuat dalam Heart, menemukan kaitan dengan kolesterol tinggi pada orang yang minum 4 atau lebih porsi kopi sehari.

    Diterpen lebih banyak ada pada kopi yang tidak disaring, seperti French press jika dibandingkan dengan kopi yang disaring.

    “Saat kopi melewati penyaring kertas, minyak tidak akan masuk ke cangkir kalian,” ujar Bogden.

    Bagi kamu yang punya riwayat kolesterol tinggi atau masalah jantung, sebaiknya mungkin menghindari jenis kopi yang tidak disaring (setidaknya membatasi seberapa banyak kamu meminumnya).

    4. Meningkatkan Tekanan Darah

    Menurut Bogden, kafein bisa mempersempit pembuluh darah, sehingga mungkin meningkatkan tekanan darah dalam 30 menit pertama setelah dikonsumsi.

    Walaupun tidak sepenuhnya dipahami mengapa ini terjadi, menurut satu hipotesis kafein menghalangi hormon yang memperlebar arteri. Ditambah lagi, tampaknya efek ini kurang umum terjadi pada orang yang sering minum kopi.

    “Jika kamu peminum kopi rutin, kamu mungkin akan mengembangkan toleransi terhadap efek kafein yang bisa meningkatkan tekanan darah,” kata Lisa Moskovitz.

    Namun, Bogden berpendapat bahwa masih banyak orang lain terutama mereka yang stres kronis, yang mengalami efek sebaliknya. Hal ini terjadi karena kafein dapat memicu pelepasan lebih banyak hormon stres.

    Memang, kafein bisa mengaktifkan “kelenjar adrenal untuk menghasilkan lebih banyak adrenalin, yang bisa meningkatkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah,” ungkap Bogden.

    Kecintaan terhadap kopi kerap dikaitkan dengan umur panjang dan lebih rendahnya kemungkinan mengalami kesehatan kronis.

    “Biji kopi adalah sumber antioksidan penting yang dapat melawan penyakit,” kata Moskovitz.

    menurut Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard TH Chan, konsumsi kopi dalam jumlah sedang atau 2-5 cangkir per hari telah dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, depresi, dan kematian dini.

    Namun, ada sejumlah faktor tambahan signifikan yang berperan dalam persamaan yakni genetika dan kebiasaan gaya hidup.

    Misalnya, beberapa manfaat kesehatan jangka panjang dari kopi mungkin tidak ada artinya, jika seseorang menambahkan terlalu banyak gula ke dalam kopi.

    “Meskipun beberapa sendok makan krimer dan beberapa sendok teh gula tidak berbahaya, kalau kamu mengonsumsi beberapa porsi masing-masing setiap hari, jumlahnya bisa bertambah seiring waktu,” kata Moskovitz.

    Dalam jangka panjang, asupan gula yang berlebihan akan menyebabkan tekanan darah tinggi, peradangan, penambahan berat badan, diabetes, hingga penyakit hati berlemak.

    Menurut Harvard Health Publishing, semua penyakit tadi berkorelasi dengan risiko lebih besar terkena serangan jantung dan stroke.

    6. Mengganggu Tidur

    Salah satu alasan orang suka minum kopi adalah karena kafein dalam kopi bisa membantu melawan rasa lelah (dalam jumlah kecil).

    Namun menurut Mayo Clinic, kelebihan stimulan atau lebih dari 4 cangkir kafein sehari juga bisa menyebabkan insomnisa, kegelisahan, kegugupan, dan jantung berdebar-debar.

    “Tidur pasti terganggu akibat asupan kafein, bahkan ketika dikonsumsi di pagi hari,” ungkap Bogden.

    Alasan pertama yaitu berkaitan dengan genetika, Ini menentukan kemampuan seseorang untuk memetabolisme kafein secara efektif.

    Faktor kedua adalah usia. Kemampuan seseorang untuk mendetoksifikasi seiring bertambahnya usia menjadi kurang efisien. Hal ini berperan dalam pengaruh kafein terhadap tidur.

    7. Mungkin Mengalami Ketergantungan Kafein

    Kafein mirip seperti obat lain termasuk nikotin atau alkohol. Jadi, semakin banyak dikonsumsi, maka semakin banyak pula yang bisa ditoleransi oleh tubuh, semakin banyak pula yang kamu butuhkan untuk mencapai efek yang diinginkan.

    “Salah satu alasan mengapa kafein begitu menarik adalah karena bagaimana dia membuat kita merasa produktif, energik, waspada, dan termotivasi,” kata Moskovitz.

    Ia menambahkan, jika kamu tidak nyaman bergantung pada kafein, kamu bisa mengurangi ketergantungannya.

    “Kamu bisa menurunkan kekebalan tubuh, atau toleransi, dengan menghentikan konsumsi kopi secara perlahan,” saran Moskovitz.

    (khq/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • 10 Minuman dan Makanan yang Dilarang Saat Haid

    Jakarta

    Haid merupakan pendarahan yang secara teratur dari lapisan dalam rahim. Setiap wanita akan mengalami situasi yang berbeda saat haid. Sebagian merasa sakit, namun ada juga yang biasa saja.

    Karena itu, menjaga kesehatan saat haid sangatlah penting. Perlu diketahui ada sejumlah minuman yang dilarang saat haid, karena bisa memperburuk kondisi tubuh. Wanita bisa sementara menghindarinya, atau hanya mengonsumsi sedikit.

    Minuman yang Dilarang Saat Haid

    Ada beberapa minuman yang bisa menyebabkan kembung, kram perut, dan mengganggu keseimbangan hormon saat haid. Berikut daftarnya


    1. Kopi

    Minuman berkafein sebaiknya dihindari ketika dalam masa menstruasi. Mengutip Healthline, kafein bisa menyebabkan retensi air dan rasa kembung.

    Selain itu, kandungan ini juga bisa menyebabkan timbulnya masalah pencernaan. Jika kamu mengalami diare saat menstruasi, kurangi asupan kopi untuk menghentikannya.

    2. Alkohol

    Alkohol pada umumnya akan menimbulkan sejumlah efek negatif pada tubuh. Minuman ini juga bisa memperburuk gejala menstruasi.

    Contohnya, alkohol bisa membuat tubuh dehidrasi, sehingga memperburuk sakit kepala dan menyebabkan kembung. Alkohol juga dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare dan mual.

    Mengutip The Practo, alkohol juga bisa menyebabkan ketidakteraturan menstruasi dan meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Hal tersebut bisa memperburuk gejala menstruasi.

    3. Minuman Berkarbonasi

    Minuman bersoda bisa menyebabkan perut kembung. Meski minuman ini mungkin akan baik-baik saja jika diminum di luar menstruasi, tapi efeknya bisa membuat kram menjadi hebat di masa menstruasi.

    4. Susu

    Susu merupakan minuman menyehatkan dan menjadi bagian utama dari diet seimbang. Tapi, terlalu banyak meminum produk berbasis susu ketika menstruasi bisa menyebabkan kram menstruasi memburuk.

    Banyak produk olahan susu seperti yoghurt dan smoothies juga dibuat dengan pemanis buatan. Hal ini bisa menimbulkan efek samping akibat mengkonsumsi gula selama menstruasi.

    5. Minuman Manis

    Minuman yang manis dapat berefek pada perubahan suasana hati ketika menstruasi. Sehingga mood bisa memburuk ketika menstruasi.

    “Ini akan meningkatkan gula dan kemudian turun saat haid. Jadi, akan ada lonjakan dan penurunan yang bisa memperburuk suasana hati selama menstruasi,” kata dokter ahli endokrinologi di New York Dr. Salas-Whalen.

    Makanan yang Perlu Dihindari saat Haid

    Selain minuman, ada sejumlah makanan yang juga sebaiknya dihindari saat haid. Berikut di antaranya:

    1. Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

    Banyak bukti yang mengungkapkan bahwa lemak jenuh dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Hal ini pun tidak baik dikonsumsi saat menstruasi karena bisa menyebabkan peradangan dan membuat kram menstruasi semakin parah.

    2. Daging Merah

    Daging merah dapat membuat kram menstruasi lebih hebat. Selama menstruasi, tubuh memproduksi prostaglandin. Senyawa ini membantu rahim berkontraksi dan menghilangkan lapisan rahim, sehingga melancarkan aliran menstruasi.

    Namun, kadar prostaglandin yang tinggi menyebabkan kram. Meski daging merah mengandung zat besi tinggi, terdapat kandungan prostaglandin yang tinggi dan harus dihindari selama menstruasi.

    3. Makanan Pedas

    Banyak orang yang merasakan perutnya sakit ketika makan makanan pedas. Jadi, jika perutmu sulit mentoleransi makanan peda,sebaiknya hindari makanan tersebut selama menstruasi.

    4. Makanan Mengandung Banyak Natrium

    Mengkonsumsi banyak garam akan menyebabkan retensi air yang bisa membuat kembung. Untuk menghindarinya, jangan tambahkan garam pada makanan dan hindari makanan olahan yang mengandung banyak natrium

    5. Makanan Mengandung Banyak Gula

    Tak hanya minuman manis, makanan yang mengandung banyak gula juga perlu dihindari saat menstruasi. Mengonsumsi terlalu banyak gula bisa menyebabkan lonjakan energi yang diikuti dengan penurunan energi. Hal ini juga bisa memperburuk mood.

    Itulah deretan minuman yang dilarang saat haid juga makanan yang sebaiknya dihindari. Konsumsi air putih, buah-buahan, sayuran hijau, dan makanan bergizi lainnya ya.

    (elk/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 7 Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    7 Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    Jakarta

    Banyak orang yang mengkonsumsi minuman tertentu ketika sarapan, seperti teh dan kopi panas. Namun, tahukah kamu jika minuman tersebut sebaiknya jangan diminum saat sarapan dan perut kosong?

    Teh dan kopi masih menjadi minuman favorit untuk mengawali hari. Meski begitu, kedua minuman tersebut justru tak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika sarapan, terutama ketika perut dalam kondisi kosong.

    Selain kopi dan teh, ternyata ada sejumlah jenis minuman lainnya yang juga tidak dianjurkan untuk diminum di pagi hari saat perut kosong. Apa saja minuman itu? Simak dalam artikel ini.


    Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    Sarapan adalah waktu makan yang penting agar tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian. Namun, jika tidak sarapan dan lebih memilih minum-minuman seperti teh dan kopi, ternyata hal tersebut tidak baik untuk tubuh.

    Mengutip laman NDTV, setidaknya ada tujuh minuman yang sebaiknya dihindari saat sarapan dan perut kosong. Berikut daftarnya:

    1. Kopi

    Minuman yang pertama adalah kopi. Apabila minum kopi saat sarapan dan perut kosong, hal ini dapat memicu produksi asam berlebih di lambung sehingga menyebabkan gejala tidak nyaman, seperti naiknya asam lambung dan sensasi terbakar di dada.

    Selain itu, terlalu minum banyak kafein seperti kopi juga dapat membuat perasaan cemas, menimbulkan masalah pencernaan, hingga memicu dehidrasi.

    2. Teh

    Sama halnya seperti kopi, mengkonsumsi teh saat sarapan dan kondisi perut kosong juga tidak dianjurkan. Hal ini dapat meningkatkan produksi asam lambung sekaligus memicu masalah pencernaan.

    Kebiasaan minum teh saat sarapan juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh. Soalnya, teh mengandung tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi, seng, dan magnesium dari makanan yang dikonsumsi.

    3. Jus Jeruk

    Sejumlah orang kerap mengkonsumsi jus jeruk di pagi hari. Minuman ini memang mengandung banyak nutrisi sekaligus menyegarkan, tapi jangan dikonsumsi saat perut kosong.

    Sebab, mengkonsumsi jus jeruk saat sarapan dan perut kosong bisa menyebabkan masalah pada lambung. Hal ini disebabkan kandungan asam pada jeruk yang bisa mengiritasi lambung.

    Risiko ini mungkin lebih besar terjadi pada orang yang mengidap masalah lambung, seperti GERD. Jadi, sebaiknya hindari minum jus jeruk dan sejenisnya yang mengandung asam seperti tangerine atau grapefruit.

    4. Minuman Berkarbonasi

    Minuman berkarbonasi juga sebaiknya tidak dikonsumsi saat sarapan dan perut dalam keadaan kosong. Kandungan karbonasi yang tinggi pada soda dapat menyebabkan gas dan kembung jika diminum saat perut kosong.

    Minuman ini juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, rasa mual, dan nyeri di ulu hati. Selain itu, terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkarbonasi juga dikaitkan dengan risiko tinggi terserang berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes tipe 2, masalah ginjal, hingga penyakit jantung.

    5. Minuman Manis

    Sebagian orang memilih meminum minuman manis di pagi hari, seperti teh manis atau jus kemasan. Meski gula dapat memberikan energi bagi tubuh, tetapi kandungan gula yang tinggi untuk asupan sarapan serta kombinasi perut kosong ternyata tidak baik untuk kesehatan.

    Sebab, mengkonsumsi gula berlebih dapat menambah beban kerja pada fungsi hati dan pankreas. Selain itu, minuman manis yang diminum saat perut kosong dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

    Memang, pada awalnya tubuh akan terasa berenergi dan semangat beraktivitas. Namun, secara perlahan tubuh juga akan merasakan lemas setelahnya.

    6. Minuman Dingin

    Mengkonsumsi minuman dingin saat sarapan dan perut kosong juga tidak baik untuk kesehatan. Sebab, minuman ini dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan usus.

    Ketika air dingin masuk ke pencernaan, maka dapat memicu kontraksi otot di perut, sehingga menyebabkan perasaan kembung dan tidak nyaman setelahnya.

    Perlu diketahui juga, minuman dingin dapat memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga membuat perut terasa penuh dan begah. Kondisi ini sangat mengganggu bagi mereka yang mengidap masalah pencernaan atau sensitivitas lambung.

    7. Yoghurt

    Minuman berikutnya yang sebaiknya jangan dikonsumsi saat sarapan dan perut kosong adalah yoghurt. Meski dinilai baik untuk kesehatan dan cocok bagi yang sedang diet, tetapi tak semua yoghurt adalah pilihan terbaik.

    Soalnya, banyak yoghurt yang dijual di pasaran mengandung gula tambahan yang tinggi, sehingga tidak semuanya menyediakan cukup nutrisi untuk tubuh.

    Selain itu, bakteri asam laktat (bakteri baik) dalam yoghurt bisa mati atau hilang akibat asam hidroklorik di lambung apabila dikonsumsi saat perut kosong.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com