Tag: mobil

  • Begini Penanganan Pertama Mobil Overheat



    Jakarta

    Saat cuaca sedang panas-panasnya, mobil yang bermasalah bisa mengalami overheat. Mesin overheat dapat berdampak fatal. Kalau tidak ditangani dengan benar, biaya perbaikannya bisa membengkak.

    Situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk overheat pada mobil. Untuk itu, penting bagi setiap pengemudi untuk memiliki pengetahuan dan kesiapan yang memadai dalam menangani situasi tersebut.

    Overheat pada mobil bisa terjadi kapan saja ketika suhu mesin mengalami kenaikan di atas rata-rata. Apabila tiba-tiba muncul asap dari kap mesin, bisa saja dikarenakan mesin yang overheat. Jika indikator temperatur mobil menunjukkan panas berlebih (overheat), mobil akan mengalami kehilangan tenaga. Biasanya akan terdengar bunyi ping atau ketukan keras, hal ini bisa saja terjadi karena mesin terlalu panas (overheating).


    Dealer resmi Hyundai Gowa memberikan tips menangani mobil yang overheat. Tak perlu panik, ini dia tujuh langkah pengecekan yang bisa dilakukan ketika mesin overheat, seperti dikutip dari siaran pers Hyundai Gowa.

    1. Menepi dan berhenti segera setelah cukup aman untuk melakukannya.

    2. Pindahkan gear ke posisi P (Parkir, untuk mobil matic) atau ke Netral (untuk kendaraan bertransmisi manual) dan terapkan rem parkir. Jika A/C aktif, matikan.

    3. Jika ada tetesan air pendingin mesin (coolant) di bawah kendaraan atau uap keluar dari kap mesin, matikan mesin. Jangan buka kap mesin hingga pendingin berhenti bekerja atau penguapan berhenti. Jika tidak terlihat adanya kebocoran air pendingin mesin dan tidak ada uap, biarkan mesin hidup dan periksa untuk memastikan kipas pendingin mesin beroperasi. Jika kipas tidak bekerja, matikan mesin.

    4. Periksa kebocoran air pendingin mesin dari radiator, selang atau di bawah kendaraan. Jika A/C telah digunakan, air dingin akan menetes saat Anda berhenti, itu adalah hal normal.

    5. Jika air pendingin mesin bocor, segera matikan mesin.

    6. Jika Anda tidak dapat menemukan penyebab overheating, tunggu hingga temperatur mesin kembali normal. Kemudian, jika air pendingin mesin menyusut/habis, tambahkan air pendingin mesin ke reservoir dengan hati-hati untuk menaikkan level air pendingin mesin di reservoir hingga tanda setengahnya.

    7. Lanjutkan dengan hati-hati, waspada terhadap tanda-tanda terlalu panas/overheating lebih lanjut. Jika terjadi lagi overheating, segera hubungi bengkel.

    (rgr/dry)

    Sumber : oto.detik.com

    Alhamdulillah mobil Otomotif اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / obi
  • 8 Tips Mudik Bawa Banyak Barang agar Aman Sampai di Tujuan


    Jakarta

    Ada banyak persiapan yang dilakukan oleh pemudik sebelum pulang ke kampung halaman, salah satunya menyiapkan barang bawaan. Namun terkadang, barang yang dibawa terlalu banyak sehingga kesulitan untuk memasukkannya ke dalam mobil.

    Hal ini juga harus jadi perhatian detikers sebelum melakukan perjalanan mudik. Sebab, kelebihan muatan juga berisiko menyebabkan kecelakaan.

    Lantas, bagaimana cara membawa banyak barang saat mudik namun tetap aman dan nyaman? Simak tipsnya dalam artikel ini.


    Tips Mudik Bawa Barang Banyak

    Beberapa waktu lalu, Senior Instructor dar Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana membagikan tips keselamatan terkait mudik dengan membawa banyak barang. Menurutnya, safety loading sering dianggap remeh dan cenderung dilupakan oleh pemudik.

    Sedikit informasi, safety loading adalah praktik memuat barang ke dalam kendaraan secara aman dan nyaman. Hal ini untuk meminimalisir risiko bahaya yang dapat terjadi dengan adanya tambahan muatan barang ke dalam kendaraan.

    Menurut Sony, ada delapan poin yang perlu diperhatikan pemudik dalam memuat barang bawaan. Simak tipsnya di bawah ini:

    1. Mengenali Kendaraan yang Digunakan

    Pemilik kendaraan wajib mengenali kendaraan yang digunakan untuk mudik. Sebab, Masih banyak pemudik yang kurang memperhatikan jenis kendaraannya dan memaksa untuk memuat barang secara berlebihan.

    Perlu diketahui, tidak semua kendaraan bisa mengakomodasi seluruh barang bawaan. Meskipun barang dapat dimuat dalam kendaraan, bukan berarti terbilang aman karena belum tentu memenuhi standar keselamatan yang seharusnya.

    Oleh sebab itu, selalu pastikan bahwa barang muatan yang dibawa tidak melebihi kapasitas beban maksimal kendaraan, karena kendaraan akan bekerja lebih keras dengan adanya muatan tambahan tersebut.

    2. Pakai Roof Box

    Apabila barang bawaan sudah tidak cukup ditaruh di dalam bagasi mobil, sebaiknya pasang roof box. Sebab, sering ditemui pemudik yang asal meletakkan barang di atap mobil tanpa roof box. Cara tersebut sangat tidak disarankan karena berbahaya.

    Namun, memasang roof box juga tidak boleh asal-asalan. Pastikan roof box tertutup rapat, lalu dimensi dan berat barang yang dimasukkan sesuai dengan ukuran roof box.

    Perlu diingat, memasang roof box di atap mobil akan menambah dimensi dan berat mobil. Jadi, tetap harus hati-hati selama di perjalanan.

    3. Penempatan Barang

    Lokasi penempatan barang yang benar berada di dalam kabin kendaraan. Pastikan muatan barang tidak overload dan over dimension, lalu jangan memaksakan untuk memasukkan barang yang melebihi dari dimensi kendaraan karena sangat berbahaya.

    Selain itu, usahakan untuk menempatkan muatan yang paling berat di bagian paling bawah dan yang paling ringan di bagian paling atas.

    4. Lashing

    Lashing atau mengikat barang bawaan juga merupakan salah satu hal yang wajib diperhatikan. Cara ini untuk memastikan barang-barang bawaan tidak bergerak dan mengganggu pengendara saat di jalan.

    Untuk muatan di dalam kabin kendaraan dapat menggunakan cargo net. Sedangkan barang muatan yang diletakkan di bagian atap (roof box) harus menggunakan alat yang berstandar keamanan seperti strapper agar tidak terlepas pada saat kendaraan berjalan.

    Oh ya, pastikan alat yang digunakan memiliki standar keamanan karena jika barang muatan tersebut lepas akan membahayakan dirimu dan juga pengendara lainnya.

    5. Ketahui Sejumlah Faktor Bahaya

    Pengendara juga harus menyadari faktor-faktor bahaya tambahan eksternal ketika membawa banyak barang. Faktor bahaya seperti angin kencang, jalanan berlubang, tikungan tajam, dan jalanan menanjak/menurun merupakan hal yang perlu diperhatikan.

    Sebab, muatan yang banyak akan membuat kendaraan bekerja dua kali lebih berat dari biasanya. Jadi, pengendara harus menyadari batas kemampuan dari kendaraan dan harus tetap waspada.

    6. Perhatikan Cara Berkendara

    Membawa barang yang banyak perlu perhatian lebih dari pengendaranya. Jika barang tidak dimuat secara aman, barang tersebut akan bergerak ke mana-mana.

    Pengendara perlu memastikan untuk tidak melakukan hard-braking (menginjak rem secara tiba-tiba) dan selalu menjaga jarak. Saat di jalanan menurun, selalu pastikan untuk menahan kecepatan dengan menggunakan engine brake.

    Saat di jalanan menanjak, pastikan untuk menggunakan momentum gerakan kendaraan secara maksimal agar tidak gagal saat menanjak. Perhatikan juga saat menikung karena pusat gravitasi kendaraan akan berubah jika berisi muatan barang tambahan. Kalau tidak hati-hati, kendaraan dapat terguling jika menikung terlalu tajam.

    7. Manajemen Perjalanan yang Baik

    Sebelum memulai perjalanan, penting untuk melakukan manajemen perjalanan. Kamu bisa berdiskusi dengan anggota keluarga untuk memutuskan barang apa saja yang akan dibawa pergi dan nantinya dibawa kembali.

    Sebab, barang muatan yang dibawa kembali dari kampung halaman akan lebih banyak dari sebelumnya, misalnya membawa oleh-oleh. Pastikan barang bawaan yang dibawa sudah disepakati dan tidak melebihi dari kapasitas kendaraan yang digunakan.

    8. Peran Penting Co-Driver

    Co-driver memiliki peranan penting selama mudik. Fungsinya untuk menjadi pengemudi cadangan, membantu navigasi, dan juga menemani pengendara sepanjang jalan.

    Pastikan pengendara dan co-driver memiliki visi dan misi yang sama. Akan lebih baik lagi jika keduanya memiliki chemistry yang cocok agar dapat membuat perjalanan menjadi jauh lebih menyenangkan.

    Demikian delapan tips mudik bawa banyak barang agar tetap aman sampai di kampung halaman. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)

    Sumber : oto.detik.com

    Alhamdulillah mobil Otomotif اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / obi
  • Jangan Asal Beli, Ini Perbedaan Aki Kering dan Basah Pada Mobil


    Jakarta

    Aki merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan. Sebab, aki berfungsi untuk memberikan suplai daya listrik ke setiap komponen kelistrikan di dalam mobil.

    Untuk saat ini, ada dua jenis aki yang umum dijual di pasaran, yakni aki kering dan basah. Sayangnya, masih ada sejumlah pemilik mobil yang tidak tahu perbedaan antara aki kering dan basah.

    Apabila detikers ingin mengganti aki mobil, sebaiknya ketahui dahulu perbedaan antara aki kering dan basah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Perbedaan Aki Kering dan Basah Pada Mobil

    Mengutip laman Auto 2000, terdapat cukup banyak perbedaan antara aki kering dan basah. Lantas, apa saja perbedaan kedua jenis aki tersebut? Simak di bawah ini:

    1. Isi Cairan di Dalam Aki

    Aki basah adalah aki yang diisi dengan cairan belerang atau disebut juga sulfuric acid. Sedangkan pada aki kering atau dikenal sebagai Maintenance Free Battery sebenarnya juga memiliki cairan elektroda, jadi bukan berarti benar-benar kering.

    Pada aki kering terdapat cairan elektrolit atau gel yang sudah tersimpan di dalam dengan kondisi tersegel. Dengan begitu, apabila detikers membalikkan atau memiringkan aki kering, cairan gel tidak akan tumpah. Maka dari itu disebut sebagai aki kering.

    2. Perawatan Aki Kering Lebih Mudah

    Salah satu keunggulan dari aki kering adalah bebas perawatan rutin. Sebab, detikers nggak perlu mengisi ulang air aki secara berkala.

    Lain halnya dengan aki basah, di mana kamu butuh perawatan ekstra untuk mengganti cairan aki ketika sudah mau habis. Kalau cairan aki tak diisi ulang, maka siap-siap mobil kesayanganmu mogok.

    3. Harga Aki

    Soal harga, aki basah justru lebih murah ketimbang aki kering. Apabila mengecek harga aki basah untuk mobil di sejumlah e-commerce, harganya di kisaran Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribuan.

    Sedangkan untuk harga aki kering terbilang cukup mahal, yakni di kisaran Rp 600 ribu sampai Rp 900 ribuan. Namun, perbedaan harga tersebut juga dipengaruhi oleh merek aki dan kapasitasnya.

    4. Aki Basah Lebih Mudah Diperbaiki

    Salah satu alasan mengapa aki basah punya harga yang lebih murah ketimbang aki kering karena lebih mudah untuk diperbaiki. Jika ada kerusakan, aki basah dapat diperbaiki dengan mudah karena boleh dibongkar.

    Lain halnya dengan aki kering, jika ditemukan kerusakan maka kamu harus mengganti aki secara menyeluruh. Dengan harga aki kering untuk mobil yang cukup mahal, maka kamu harus siap merogoh kocek lebih dalam.

    5. Tegangan Aki Kering Lebih Stabil

    Walau harganya lebih mahal, namun aki kering telah mengusung teknologi yang lebih modern. Hal ini terbukti dengan tegangan aki kering lebih stabil daripada aki basah. Bahkan, saat tegangan aki kering menurun hal tersebut masih dikatakan stabil untuk dipakai.

    Aki basah memang lebih duluan muncul daripada aki kering. Namun di era teknologi yang terus maju, banyak pabrikan mobil yang telah beralih ke aki kering untuk mobil keluaran terbarunya.

    Itu dia lima perbedaan antara aki kering dan basah. Semoga artikel ini dapat membantu detikers yang kebingungan memilih jenis aki.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Tips Mencegah Mobil Overheat yang Belum Orang Tahu


    Jakarta

    Ketika sedang menghadapi kemacetan yang parah, mobil bisa mengalami overheat dan mogok. Overheat merupakan kondisi ketika panas mesin melebihi batas ukuran normal.

    Adapun penyebab dari overheat di antaranya yaitu sirkulasi air radiator yang kurang lancar akibat karat, sambungan atau pegas tutup radiator yang tidak berfungsi hingga motor kipas yang mendinginkan radiator melemah. Untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima dan tidak terjadi overheat, ada beberapa tips yang perlu kamu simak.

    Tips Mencegah Mobil Overheat yang Belum Orang Tahu

    Mungkin banyak pengendara yang belum mengetahui tips mencegah mobil overheat. Mengutip laman Wuling, Suzuki dan Auto2000, berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan:


    1. Periksa Selang dan Tutup Radiator

    Tips pertama adalah mengecek selang dan juga tutup radiator mobil. Selang radiator harus diganti jika kondisinya sudah mengeras dan tidak lentur saat ditekan.

    Periksa juga karet pada tutup radiator. Jika kondisinya mengeras, maka akan mengakibatkan air pendingin mesin keluar radiator tidak melalui tabung resevoir.

    2. Periksa Upper Tank dan Lower Tank

    Periksa upper tank dan lower tank, terutama yang terbuat dari plastik. Letaknya berdekatan dengan mesin yang panas, sehingga upper tank sering mengalami retak dan mengalami bocornya air radiator.

    3. Pastikan Kipas Pendingin Berfungsi dengan Maksimal

    Kipas radiator berfungsi untuk mendinginkan radiator. Tujuannya adalah agar proses pendinginan bisa berjalan maksimal.

    Apabila kipas tidak berjalan dengan maksimal, maka radiator akan mudah panas dan menyebabkan mesin mudah overheat. Jadi, pastikan putaran kipas pendingin maksimal. Jika terdapat gejala tak normal, minta bantuan mekanik untuk memeriksanya.

    4. Kontrol Radiator

    Jika mesin dibiarkan dalam kondisi menyala, air radiator bisa panas dan berisiko menguap. Terlebih jika AC menyala, kemungkinan mesin overheat akan semakin tinggi.

    Sehingga, kamu perlu mengontrol air radiator dalam batas maksimal. Sebaiknya gunakan air khusus radiator.

    Kemudian, pastikan sirkulasi air radiator lancar. Ketika mengecek radiator, pastikan pula mesin kendaraan dalam kondisi dingin. Jika tutup radiator dibuka saat mesin dalam keadaan panas, air radiator akan menyembur. Hati-hati!

    5. Periksa Ketinggian Oli

    Oli berfungsi melumasi mesin-mesin yang bergesekan dan mendinginkan mesin. Pastikan kondisi oli mesin sesuai. Kamu bisa mengukur ketinggiannya dengan oli stick.

    6. Periksa Kondisi V-Belt

    Periksa v belt yang memutar water pump pada mobil. Jika kondisinya sudah nampak retak, maka segera ganti.

    7. Menggunakan Radiator Coolant

    Ketika tidak diberi radiator coolant, biasanya air radiator akan berwarna kuning. Hal ini disebabkan oleh reaksi antara air yang dipanaskan dan logam. Larutan logam sering menjadi kerak yang kemudian menyumbat saluran radiator.

    8. Pastikan Kabin Mobil Nyaman

    Periksa kondisi filter kabin agar evaporator tidak mudah kotor dan gagal membuat dingin udara kabin. Bersihkan kondensor di depan ruang mesin dari kotoran yang menghambat pelepasan panas freon. Selebihnya kamu bisa menyerahkan tugas perawatan AC kepada bengkel resmi.

    Itulah beberapa tips mencegah mesin mobil overheat yang mungkin belum kamu ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

    (elk/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ketahui Fungsi Air Radiator Mobil dan Cara Kerjanya


    Jakarta

    Ada banyak komponen yang terdapat pada mobil, salah satunya adalah radiator. Sedikit informasi, radiator berfungsi sebagai sistem pendingin pada mesin mobil.

    Ketika mobil dihidupkan, maka suhu mesin lama-lama akan meningkat. Untuk mencegah overheat, maka radiator punya peran besar untuk mendinginkan mesin.

    Agar radiator dapat berfungsi secara optimal, maka dibutuhkan komponen lain yaitu coolant atau air radiator. Lantas, apa fungsi dari air radiator mobil? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Fungsi Air Radiator

    Dilansir laman Auto2000, air radiator berfungsi untuk membuang panas yang terdapat pada dinding silinder. Sebab, radiator memiliki peran penting dalam meredam udara panas yang dihasilkan oleh silinder mesin saat proses pembakaran terjadi.

    Maka dari itu, coolant yang dipakai pada radiator mobil wajib memiliki kualitas yang baik. Hal ini agar air radiator bisa tahan terhadap suhu panas yang tinggi.

    Cara Kerja Radiator Mobil

    Cara kerja radiator mobil dimulai dari mengalirnya air (coolant) bersuhu netral ke saluran yang mengelilingi mesin untuk menyerap panas. Saat mengalir, air akan menyerap dan membawa suhu panas untuk kemudian dibawa kembali menuju radiator.

    Setibanya di radiator, air yang membawa suhu panas akan masuk ke upper tank. Di bagian ini, proses pendinginan akan terjadi. Setelah itu, coolant akan diteruskan untuk masuk menuju radiator core yang berfungsi membuang suhu panas ke udara.

    Untuk mempercepat proses pembuangan suhu panas, radiator core akan dibantu oleh kipas radiator dalam menyerap udara. Hal ini agar terjadi aliran di antara sirip-sirip udara pada radiator core.

    Ketika suhu panas sudah dipindahkan seluruhnya ke udara dan air kembali dingin, maka coolant akan dialirkan lagi mengitari mesin untuk menyerap panas.

    Jenis-jenis Air Radiator

    Perlu diketahui, ada tiga jenis air radiator yang umum digunakan oleh pabrikan untuk kendaraannya. Ketiga jenis air radiator ini juga punya fungsi yang berbeda-beda.

    Apa saja jenis-jenis air radiator tersebut? Simak di bawah ini:

    1. Inorganic Additive Technology (IAT)

    IAT merupakan jenis air radiator yang umumnya dipakai oleh mobil keluaran lama. Masa pakainya bisa mencapai 2 tahun atau maksimal 38.000 kilometer.

    2. Organic Acid Technology (OAT)

    OAT merupakan jenis air radiator yang masa penggantiannya jauh lebih lama, yakni bisa dilakukan setiap lima tahun sekali atau maksimal 80.000 kilometer.

    3. Hybrid Organic Acid Technology (HOAT)

    HOAT merupakan air radiator jenis terbaru yang dikembangkan dari coolant OAT. Dengan begitu, masa pakai dan waktu penggantiannya tidak jauh berbeda.

    Apakah Aman Isi Air Radiator dengan Air Biasa?

    Masih banyak pengendara mobil yang menggunakan air biasa untuk mengisi radiator ketimbang memakai coolant. Lantas, apakah aman?

    Ternyata, air radiator tak cukup apabila diisi dengan air biasa saja. Bahkan, sebaiknya pemilik kendaraan menghindari penggunaan air biasa untuk radiator mobil.

    “Kalau bisa dihindari. Untuk mobil-mobil sekarang, karena mereka punya mesin berkinerja tinggi, kompresi tinggi maka dianjurkan menggunakan coolant, bukan air biasa,” kata Wahono dari bengkel resmi Auto2000 BSD beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, radiator lebih baik diisi dengan coolant atau cairan khusus untuk radiator. Sebab, ada sejumlah zat kimia yang terkandung di dalam cairan khusus radiator, sehingga dapat membantu kinerja radiator lebih optimal.

    “Adanya zat anti panas yaitu glycol pada radiator coolant Toyota yang membuatnya tidak bisa digantikan oleh air kran. Zat tersebut bekerja dengan menaikkan titik didih cairan radiator. Selain itu juga membantu menyerap panas dari mesin,” jelas Wahono.

    Demikian pembahasan mengenai fungsi air radiator dan cara kerjanya. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ketahui 6 Ciri-ciri Dinamo Starter Mobil Mulai Bermasalah


    Jakarta

    Dinamo starter merupakan salah satu bagian penting dari mobil. Sebab, dinamo starter berfungsi sebagai penggerak pemutar gigi flywheel ketika mesin hendak dinyalakan.

    Sama seperti perangkat mobil lainnya, dinamo starter lama kelamaan akan berkurang kinerjanya. Entah itu karena faktor usia atau memang muncul masalah.

    Terkadang, banyak pengendara mobil yang kurang memperhatikan dinamo starter. Lantas, apa saja ciri-ciri dinamo starter bermasalah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Ciri-ciri Dinamo Starter Mobil Bermasalah

    Apabila dinamo starter mobil rusak, hal ini akan berdampak langsung pada sistem starter mobil. Maka dari itu, sebaiknya detikers harus paham tanda-tanda kalau dinamo starter mulai rusak.

    Mengutip laman Auto2000, berikut sejumlah ciri-ciri dinamo starter mobil bermasalah.

    1. Muncul Suara Gemeretak dan Mendesing

    Ciri-ciri yang pertama adalah muncul suara gemeretak dan mendesing ketika mobil distarter. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh hubungan antara gigi-gigi pada gear pinion dengan gigi-gigi pada ring gear di mesin.

    Saat detikers menemukan 2 gigi pada dinamo starter rusak atau aus, hal itu juga menyebabkan muncul suara gemeretak ketika mobil distarter. Jika suara semakin keras, itu pertanda kalau dinamo starter sudah rusak dan harus segera diganti.

    Faktor lainnya bisa disebabkan oleh bantalan satu arah pada gear pinion rusak. Alhasil, armature shaft yang seharusnya memberikan putaran bagi gear pinion malah berputar dengan sendirinya. Kondisi ini sering disebut starter loss.

    2. Mobil Tak Bereaksi Saat Distarter

    Ciri-ciri selanjutnya adalah mobil tidak bereaksi ketika distarter hingga berkali-kali. Kemungkinan besar penyebab kerusakannya karena sekring pada dinamo putus.

    3. Daya Aki Lemah

    Apakah kamu ragu dinamo starter mobil bermasalah? Cobalah cek bagian aki. Ketika aki mobil mulai habis, starter mobil akan mulai sulit dan tidak memicu sistem pengapian.

    Apabila saat menyalakan mobil muncul suara starter yang tidak normal atau terputus-putus, hal ini menunjukkan kalau tegangan listrik tidak mencukupi atau bahkan sangat rendah.

    4. Lampu Depan Mobil Mati Mendadak

    Tanda-tanda dinamo starter bermasalah dapat dilihat pada lampu depan mobil. Jika lampu tiba-tiba mati, bisa jadi disebabkan kondisi aki sudah lemah atau mati.

    Kemungkinan lainnya karena rangkaian terbuka (open circuit) pada dinamo starter. Hal ini biasanya disebabkan oleh sambungan (terminal) yang mengalami korosi, terutama pada sambungan aki. Kondisi tersebut dapat menghalangi arus listrik untuk mencapai mesin starter.

    5. Lampu Mobil Mati Saat Distarter

    Selain mati mendadak, ketika lampu depan mobil mati saat distarter bisa jadi pertanda kalau dinamo starter bermasalah. Penyebabnya beragam, mulai dari kondisi aki lemah, adanya arus pendek, atau rangkaian terbuka pada starter.

    Meski begitu, kondisi tersebut tak selalu menunjukkan adanya kerusakan pada dinamo starter itu sendiri. Tapi, tak ada salahnya untuk dilakukan pengecekan.

    6. Terdengar Bunyi ‘Klik’ yang Keras

    Ciri-ciri yang terakhir adalah terdengar suara ‘klik’ yang keras dari bagian mesin. Pada umumnya, kondisi ini terjadi karena rangkaian listrik pada starter telah menerima aliran listrik yang cukup, tetapi muncul kerusakan pada komponen dinamo starter.

    Selain itu, bunyi ‘klik’ juga bisa disebabkan sambungan aki yang kotor atau korosi. Maka dari itu, disarankan untuk mengecek kondisi sambungan listrik terlebih dahulu.

    Kalau dalam kondisi baik, kemungkinan besar disebabkan adanya masalah pada busi, pompa bahan bakar, atau tekanan oli mesin yang kurang.

    Itu dia enam ciri-ciri dinamo starter mobil bermasalah. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cuci Robotik Bikin Baret Bodi Mobil Nggak Sih?



    Jakarta

    Musim hujan yang masih mengguyur di berbagai wilayah kerap membuat mobil kesayangan kita terlihat kusam. Bahkan terkadang hal tersebut membuat kita sebagai pengendara malas mencuci kendaraan karena selain bakal hujan lagi, waktu pengerjaan yang lama membuat kita enggan mencuci mobil.

    Jika keadaan demikian, cuci mobil robotik bisa menjadi pilihan. Karena cuci mobil robotik jauh lebih efisien dalam hal waktu. Tapi kira-kira aman nggak ya? Bakal bersih tidak ya? Atau jangan-jangan malah menimbulkan baret kecil-kecil yang kurang sedap dipandang mata?

    Direktur Operasional, Allan Novatan, saat memperkenalkan Autoglaze-Turbowash (Yigoli Carwash) di BSD Extreme Park, BSD City, Tangerang, menjelaskan ada beberapa penyebab yang membuat bodi mobil jadi baret kecil setelah mencuci mobil dengan sistem robotik.


    “Semua usaha cuci mobil pasti mengatakan kalau cucian mereka pasti bersih. Namun tips untuk memilih tempat cuci mobil, pastikan lokasi cuci mobil itu juga bersih. Jika lokasi tempat pencucian mobil itu kotor, bagaimana mereka bisa membersihkan mobil pribadi kita. Kedua, mencuci mobil sangat berhubungan dengan kain lap, kalau lap-nya hitam mending tidak usah dicuci, berbeda dengan di lokasi kami (Yigoli Robotics), kami punya sistem rotasi lap dan kain microfiber kami langsung kami cuci di laundry (tempat pencucian pakaian),” kata Simon.

    “Lalu sistem cuci robotik buat mobil jadi baret? Baret alus itu drush yang sudah kaku, atau jangan-jangan di lap-nya yang menyebabkan baret-baret,” ucap Simon.

    Sebagai catatan, perusahaan Yigoli Robotics adalah pelopor dalam bidang robotika layanan, khususnya di bidang otomotif. Berdedikasi terhadap solusi inovatif dan otonom telah membawa Yigoli menjadi pionir dalam bidang sistem pencucian mobil tanpa pengawasan.

    Cuci mobil robotik Yigoli Robotics.Cuci mobil robotik Yigoli Robotics. Foto: dok. Turbowash

    Untuk pasar Indonesia, Perusahaan Yigoli bekerjasama langsung dengan Autoglaze yang sudah berpengalaman di bidang salon dan cuci mobil, dengan menggunakan brand Turbo Wash. Turbowash kini hadir di BSD Extreme Park sejak Februari 2024 dan akan Grand Opening pada 9 Maret 2024, tepatnya di BSD Extreme Park, BSD City, Jalan Damai Forresta, Sampora, Tangerang, Banten.

    Berbeda dengan mesin cuci mobil robotik lainnya, mesin carwash ini diklaim menjadi yang pertama menggunakannya sistem cuci cepat, irit air dan bahan baku shampoo maupun Wax serta ramah lingkungan yaitu sistem air daur ulang sehingga tidak merusak lingkungan.

    CEO/Founder Autoglaze, Robby Kurnia, menjelaskan cuci mobil turbowash robotik Yigoli akan ikut didirikan di SPBU.

    “Jadi nanti kita ada beberapa konsep, tergantung dari luas lahan dan market yang ada. Contohnya di sini, marketnya ada dan lahannya juga luas. Kalau lokasinya luas, kita akan bisa siapkan vacuum. Jadi memang tergantung space-nya. Tapi ke depannya kita akan taruh juga, akan banyak experience yang bisa kita taruh di sana seperti dengan Pertamina, Shell dan BP,” kata Robby.

    “Tapi kalau space-nya kecil, berarti kita enggak ada vacuum-nya dan enggak perlu ada orangnya. Jadi tergantung marketnya dan spacenya. Kalau ada space ya kita buka vacuumnya, seperti yang ada sekarang. Mengenai insurance, saat ini kita sudah menggandeng insurance. Mesinnya saya asuransi kalau ada huru-hara, atau mesin mengalami masalah. Otomatis itu nanti kita ganti. Jika mobil yang mengalami rusak akan kami ganti,” ucapnya.

    Cuci mobil robotik Yigoli Robotics.Cuci mobil robotik Yigoli Robotics. Foto: dok. Turbowash

    Saat ini carwash robotik Yigoli memiliki 3 pilihan tipe pencucian, di antaranya:

    1. Car Wash Express: Rp 30.000 (pengerjaan hanya sekitar 4 menit).
    2. Car Wash Deluxe+Wax: Rp 40.000 (pengerjaan hanya sekitar 7 menit).
    3. Car Wash Ultimate+Double Wax: Rp 60.000 (pengerjaan hanya sekitar 9 menit)

    Opsi tambahan: Vacuum Interior + Semir Ban: Rp 20.000

    (lth/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pengertian, Fungsi, dan Penyebab Kerusakannya


    Jakarta

    Mobil memiliki banyak komponen penting yang saling terhubung satu sama lain, salah satunya adalah gearbox. Tanpa adanya gearbox, maka mobil tidak bisa bergerak.

    Tak hanya itu, gearbox juga memiliki sejumlah fungsi lainnya, seperti mengatur arah gerak dan kecepatan torsi hingga menstabilkan putaran mesin.

    Sama seperti peranti mobil lainnya, gearbox mobil bisa mengalami kerusakan. Entah itu karena faktor usia atau ada sejumlah komponen pada gearbox yang rusak.


    Ingin tahu lebih jauh mengenai gearbox beserta fungsinya? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.

    Mengenal Gearbox Mobil

    Dilansir situs Daihatsu, gearbox adalah komponen mobil yang terdapat di dalam sistem transmisi mobil. Gearbox terdiri dari sejumlah gear yang saling terhubung satu sama lain.

    Sebagai informasi, gear pada gearbox berfungsi sebagai penyalur tenaga mesin ketika mobil berjalan. Tenaga tersebut nantinya akan disesuaikan dengan instruksi dari pengendara.

    Komponen Gearbox Mobil

    Agar dapat bekerja secara optimal, gearbox dibantu oleh sejumlah komponen lainnya. Mengutip laman Hyundai, berikut komponen yang terdapat pada gearbox:

    • Frame: merupakan chasing atau rumah dari gearbox.
    • Packing: merupakan klem atau penahan yang mencegah oli transmisi bocor.
    • Out cove: merupakan bagian penutup lubang yang terdapat di keluaran shaft.
    • Worm shaft: adalah bagian gearbox yang meneruskan putaran dari worm wheel ke keluaran shaft.
    • Worm wheel: adalah bagian dari gearbox yang meneruskan putaran dari input shaft ke output shaft.
    • Oil seal: adalah klem atau penahan oli yang mencegah kebocoran oli pada poros.
    • Oil hole cover: adalah saluran yang berfungsi untuk memasukkan oli.

    Fungsi Gearbox Mobil

    Selain berfungsi sebagai penyalur tenaga mesin ketika mobil berjalan, gearbox memiliki sejumlah fungsi lainnya, yaitu:

    1. Mengubah Momen Puntir

    Fungsi gearbox adalah untuk mengubah momen puntir (daya putar) atau torsi. Nantinya daya tersebut akan diteruskan menuju spindel mobil.

    2. Penyedia Rasio Gigi Transmisi Mobil

    Selain itu, gearbox juga berfungsi sebagai penyedia rasio gigi saat tuas transmisi diubah. Rasio gigi bakal disesuaikan mengikuti beban mesin mobil.

    3. Mengatur Kecepatan Torsi Mobil

    Fungsi lain dari gearbox ialah dapat menyesuaikan kecepatan torsi dan laju kendaraan sesuai pergantian tuas transmisi. Maka dari itu, mobil dapat melaju kencang ataupun mundur dengan lancar.

    4. Menstabilkan Putaran Mesin

    Fungsi yang terakhir dari gearbox adalah mampu menstabilkan putaran mesin. Hal ini menyebabkan terjadinya gerakan putaran balik, sehingga mencegah selip.

    Penyebab Kerusakan Gearbox Mobil

    Sama seperti komponen lainnya, seiring waktu kinerja gearbox dapat menurun dan kurang optimal. Agar detikers lebih paham, berikut sejumlah penyebab kerusakan pada gearbox mobil.

    1. Ada Komponen yang Sudah Aus

    Seiring penggunaan, komponen pada transmisi mobil bisa mengalami kerusakan. Hal ini turut berimbas pada gearbox, sehingga menyebabkan aus hingga kerusakan.

    Adanya kerusakan pada komponen transmisi menyebabkan roda gigi di gearbox saling tumpang tindih dan bergeser. Hal ini menimbulkan gesekan yang lebih besar antara transmisi dengan gearbox. Jika dibiarkan, sistem transmisi mobil berisiko mengalami kerusakan fatal.

    2. Pemakaian Gearbox yang Berlebihan

    Saat berkendara, kamu harus hati-hati dalam memindahkan transmisi. Sebab, perpindahan transmisi secara asal dan kasar bisa merusak gearbox.

    Selain itu, detikers juga harus memperhatikan masa penggunaan gearbox. Pada umumnya, gearbox harus diganti ketika jarak tempuh mobil sudah mencapai 100.000-250.000 kilometer atau setiap lima tahun sekali.

    3. Kurang Oli Transmisi

    Penyebab yang terakhir karena jumlah oli transmisi sudah sangat sedikit bahkan habis. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari adanya kebocoran oli atau pemilik mobil yang jarang mengganti oli transmisi.

    Disarankan untuk mengganti oli transmisi setiap tiga tahun atau mobil telah menempuh jarak 60.000 kilometer. Jadi, jangan sampai telat ganti oli.

    Itu dia penjelasan mengenai gearbox, mulai dari pengertian, fungsi, hingga penyebab kerusakannya. Semoga artikel ini bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Biaya Servis Kaki-kaki Mobil, Manfaat, dan Komponennya


    Jakarta

    Kaki-kaki mobil memiliki peran yang penting untuk menunjang kinerja kendaraan. Jika tak ada komponen ini, mobil tidak bisa berjalan dengan baik dan stabil.

    Fungsi kaki-kaki mobil adalah menopang seluruh beban kendaraan dan membantu mengontrol pergerakan mobil saat melaju. Jadi, penting untuk servis teratur kaki-kaki mobil.

    Servis tersebut dilakukan untuk menjaga performa mobil tetap optimal dan mencegah adanya kerusakan. Berapa biayanya?


    Biaya Servis Kaki-kaki Mobil

    Komponen kaki-kaki mobil memiliki banyak fungsi yang semuanya harus diservis teratur. Kerusakan salah satu bagiannya dapat berdampak buruk pada performa mobil.

    Mengutip laman Wuling serta penyedia jasa inspeksi dan garansi mobil bekas Otospector, berikut kisaran biaya servis kaki-kaki mobil:

    • Tie rod: Rp 300.000-Rp 340.000
    • Bushing arm: Rp 300.000-Rp 350.000
    • Ball joint: Rp 90.000-Rp 150.000
    • Link stabilizer: Rp 40.000-Rp 45.000
    • Bearing depan: Rp 150.000-Rp 160.000
    • Bearing belakang: Rp 80.000 – Rp 90.000
    • Shock breaker depan: Rp 1,1 juta-2,2 juta (termasuk bongkar pasang)
    • Shock breaker belakang: Rp 900.000-Rp 1.800.000 (termasuk bongkar pasang)
    • Ganti ban: Rp 520.000-840.000 per roda (termasuk biaya pasang, balancing, dan nitrogen).

    Manfaat Service Kaki-kaki Mobil

    Servis atau perawatan pada kaki-kaki mobil tentunya memiliki banyak manfaat penting. Mengutip laman Astra Daihatsu, beriku beberapa manfaatnya.

    1. Memberi Keamanan Saat Mengemudi

    Servis kaki-kaki mobil meliputi pemeriksaan dan perawatan suspensi, rem, serta sistem kemudi. Jadi, service ini akan memastikan semua komponen berfungsi dengan baik.

    2. Menjaga Keseimbangan Mobil

    Cek rutin kaki-kaki mobil dapat memberi stabilitas dan pengendalian yang lebih baik ketika berkendara, terutama menjaga keseimbangan mobil. Selain itu juga mengurangi getaran dan guncangan saat melintasi jalanan yang tidak rata.

    3. Komponen-komponen Terawat dengan Baik

    Servis kaki-kaki secara teratur juga membuat komponen seperti peredam kejut, per, dan sistem rem terawat dengan baik. Hal ini membantu mencegah kerusakan atau keausan, sehingga umur pakai mobil panjang.

    4. Efisiensi Bahan Bakar yang Lebih Baik

    Suspensi yang optimal membantu menjaga kontak ban dengan jalan yang tepat. Jadi, bisa mengurangi gesekan dan hambatan saat berkendara. Hal ini bisa mengurangi beban pada mesin dan meningkatkan efisiensi bahan bakar mobil.

    Komponen Kaki-kaki Mobil

    Kaki-kaki mobil mempunyai banyak komponen dengan fungsi yang berbeda tapi tetap saling berhubungan. Apa saja komponen-komponen tersebut?

    1. Kaki-kaki Bushing Arm

    Kaki-kaki Bushing Arm berguna sebagai titik tumpu roda dan pencengkram. Adapun fungsi lainnya adalah sebagai peredam getaran sambungan komponen suspensi. Apabila ada masalah pada bushing arm, maka kendaraan terasa tidak stabil saat melaju.

    2. Kaki-kaki Suspensi

    Suspensi mobil berguna untuk memaksimalkan akselerasi, terutama jika melewati medan berlubang. Terbuat dari baja anti karat, suspensi memiliki daya tahan yang kuat. Ketika kendaraan mengalami penurunan daya tahan suspensi, kendaran menjadi limbung ketika dipacu.

    3. Tie Rod

    Tie Rod merupakan komponen yang langsung terhubung dengan stir. Jika ada masalah, laju mobil cenderung melenceng ke samping.

    4. Shockbreaker

    Shockbreaker adalah bagian kaki-kaki mobil yang berperan dalam meredam getaran. Adanya shockbreaker membuat pengendara tidak merasakan guncangan. Komponen ini dianggap rusak jika terasa sekali goncangan ketika melaju.

    5. Roda dan Ban Mobil

    Roda dan ban mobil adalah komponen yang mempunyai fungsi vital. Fungsi utamanya adalah penahan bobot kendaraan dan bantalan. Selain itu, komponen ini juga berguna sebagai banalakan agar tidak langsung bersentuhan dengan aspal; dan menjaga keseimbangan kendaraan.

    6. Ball Joint

    Ball joint adalah komponen yang berfungsi untuk mengikat sumbu lower arm saat mobil berbelok. Komponen ini berkaitan erat dengan roda dan membantu kendaraan bergerak stabil.

    7. Kaki-kaki Per

    Kaki-kaki terdeteksi rusak jika ada ulir per keongnya patah. Kondisi ini bisa juga dilihat dari bagaimana kondisi bushing atau bantalnya.

    8. Kaki-kaki Bearing

    Bearing berfungsi sebagai bantalan roda yang memastikan putaran stabil saat melaju. Kerusakannya bisa diketahui dengan cara didongkrak. Jika terdengar suara bising, maka secepatnya perlu diperbaiki.

    Jangan lupa untuk mengecek kaki-kaki mobil agar jika terjadi kerusakan dapat cepat diperbaiki. Sebelumnya, jangan lupa cek dulu biaya servis kaki-kaki mobil untuk informasi terbaru.

    (elk/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Anti Loyo dan Kantuk, Ini Cara Berkendara di Bulan Puasa



    Jakarta

    Pola tidur yang berbeda selama bulan puasa bisa jadi salah satu faktor yang membuat tubuh kita loyo dan mudah mengantuk. Tak hanya itu, bisa lebih berbahaya bila saat berkendara mengalami penurunan konsentrasi.

    Selama berpuasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan makan dan minuman, ini menyebabkan perubahan kadar gula darah pada tubuh. Ini juga yang bisa menjadikan risiko berbahaya saat berkendara.

    Jadi apa yang harus dilakukan agar terhindar dari rasa kantuk saat berkendara di bulan puasa? Dilansir dari ANTARA dan disampaikan Instruktur Keselamatan Berkendara Sony Harisno, dijelaskan pastikan terlebih dahulu fisik dalam keadaan istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan.


    Selain istirahat yang cukup, mental juga sebisa mungkin harus terjaga. Sony mengatakan penting untuk seseorang yang akan berkendara agar mempersiapkan diri terlebih dahulu, terlebih pada saat sedang berpuasa.

    “Permasalahan puasa biasanya merasa lemas dan emosi, namun hal ini terjadi akibat kurangnya persiapan diri sebelum mengemudi. Saat puasa melakukan aktivitas sehari-hari saja terkadang berat, apalagi yang harus mengemudi dengan tingkat kewaspadaan dan konsentrasi tinggi,” katanya Sony.

    Kemudian, Sony juga mengimbau kepada pengendara untuk sebisa mungkin menghindari jam-jam tubuh penurunan ketika akan berkendara.

    Otographics mengusir kantuk saat nyetirOtographics mengusir kantuk saat nyetir Foto: Mindra Purnomo

    “Hindari mengemudi di jam-jam tubuh drop, antara pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB. Mengemudilah dengan tenang dan tidak terburu-buru sehingga mengemudi akan datar dan terkontrol,” ungkapnya.

    Bulan puasa memberikan perubahan kebiasaan dalam keseharian kita, ini lah yang patut diperhatikan dan tak boleh anggap sebelah mata. Karena kewaspadaan berkendara sangatlah penting menyangkut diri sendiri yang orang disekeliling.

    Adapun Head of Safety Riding Promotion Wahana Sejati (WMS) Agus Sani mengatakan agar terhindar dari rasa kantuk saat berkendara di bulan puasa adalah dengan melakukan stretching. Ia menyebut dengan stretching bisa mengurangi risiko kecelakaan.

    “Gerakan-gerakan ringan seperti merenggangkan tangan dapat meningkatkan kadar oksigen dalam darah menuju ke otak, sehingga kita bisa lebih berkonsentrasi. Aliran darah pun makin lancar sehingga reflek saat berkendara lebih baik,” kata Agus.

    (lth/lth)



    Sumber : oto.detik.com