Tag: nggak

  • Pakai Alat Pelacak Kendaraan Nggak Perlu Beli, Bisa Langganan, Segini Biayanya



    Jakarta

    Menggunakan alat pelacak kendaraan atau GPS Tracker sekarang menjadi kebutuhan, apalagi untuk pengusaha dengan banyak armada. Alat pelacak kendaraan sekarang pun semakin canggih, tidak hanya bisa mengetahui lokasi kendaraan, bahkan sekarang bisa mematikan kendaraan dari jarak jauh.

    Namun, harga alat pelacak kendaraan ini mungkin masih terbilang mahal. Kini, GPS.id meluncurkan GPS Tracker dengan sistem berlangganan bernama Recca. Sistem berlangganan GPS Tracker ini memungkinkan pengguna melacak kendaraan mereka dan melakukan engine cut off dari jarak jauh. Harga berlangganannya mulai dari Rp 99.000 per bulan.

    “Recca adalah sistem berlangganan GPS Tracker. Pelanggan tidak perlu lagi membeli perangkat GPS tracker yang mahal. Cukup pilih paket bulanan atau tahunan sesuai kebutuhan. Mudah dan flexibel,” kata Arianto Furiady, Direktur Utama PT SUPER SPRING, pemilik GPS.id.


    Perangkat ini diberikan garansi seumur hidup selama berlangganan. Jika perangkat GPS tracker mengalami kerusakan, akan ditanggung sepenuhnya oleh GPS.id.
    Terdapat 2 jenis paket penyewaan yang diberikan. Skema yang pertama adalah bulanan, harganya Rp 99.000 per bulan. Kemudian skema kedua adalah tahunan dengan biaya Rp 999.000 per tahun. Biaya langganan di bawah Rp 1 jutaan itu, diklaim lebih murah ketimbang berlangganan bulanan maupun membeli alatnya secara mandiri.

    Perangkat pelacak kendaraan ini dapat melakukan pelacakan posisi kendaraan secara online 24 jam nonstop, mematikan mesin kendaraan dari jarak jauh melalui aplikasi, memberikan notifikasi email jika kendaraan memasuki/keluar area yang ditentukan, notifikasi jika GPS dicabut dari kendaraan, notifikasi jika terjadi pencabutan aki, mengetahui jejak perjalanan kendaraan hingga 90 hari terakhir, mendapatkan laporan perjalanan, dan mendapatkan laporan parkir (waktu dan tempat).

    Alat pelacak kendaraan ini berfungsi untuk meminimalisir pencurian kendaraan, menghindari penyimpangan rute, mencegah penyalahgunaan kendaraan, meningkatkan efisiensi perusahaan dan menghindari keterlambatan pengiriman.

    (rgr/mhg)



    Sumber : oto.detik.com

  • Siapkan Dana Darurat Biar Hidup Nggak Melarat


    Jakarta

    Tak ada yang pernah tahu masalah keuangan apa yang akan dialami seseorang di masa depan. Karenanya memiliki dana darurat menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kestabilan keuangan.

    Dalam hal ini dana darurat dapat berfungsi sebagai cadangan keuangan atau bantalan ekonomi saat menghadapi berbagai situasi mendesak seperti biaya berobat, kehilangan pekerjaan, kebutuhan perbaikan rumah, atau kebutuhan mendadak lainnya.

    Sehingga kepemilikan dana darurat ini tak lagi sekadar pilihan, namun kebutuhan guna melindungi diri secara finansial dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika tidak dilakukan, besar kemungkinan uang yang dimiliki bisa habis dalam sekejap saat terjebak masalah keuangan tertentu.


    “Rumah bocor, jadi boncos karena nggak punya dana darurat? Belum lagi kalau sakit, kendaraan rusak, atau masalah lainnya yang tidak terduga. Yuk, jadi Sobat cerdas keuangan yang tanggap mengatasi masalah dengan dana darurat!” imbau OJK dalam unggahan Instagram resminya (@sikapiuangmu), Minggu (19/10/2025).

    Berikut 3 cara menyiapkan dana darurat yang perlu dilakukan segera ‘ala’ Otoritas Jasa Keuangan:

    1. Hitung rata-rata pengeluaran bulanan
    2. Alokasikan 10%-20% dari gaji bulanan selama 10 bulan ke depan untuk ditabung.
    3. Lakukan penghematan dengan memangkas pengeluaran yang tidak perlu.

    Simak juga Video: Dengerin Deh! Alasan Kamu Perlu Serius Siapin Dana Darurat

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com