Tag: nia

  • Aksi Stand Up Comedy Ibu 3 Anak hingga Drama Tablo di Audisi Emeron Hijab Hunt

    Solo

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 masih berlangsung di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (3/8/2024). Terlihat antusias para peserta yang tak sabar unjuk bakat di hadapan juri.

    Seperti Kurnianingrum atau akrab disapa Nia ini menunjukkan jika sudah berumah tangga bisa bersinar. Nia menampilkan stand up comedy tentang keresahan ibu rumah tangga.

    “Hari ini kepengen tampilin stand up comedy. Karena aku kan kreator konten dan aku merasa kayaknya coba stand up comedy karena melihat peserta yang lain masih jarang dan aku juga suka komedi,” jelas Nia.


    Suasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di SoloSuasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo. Foto Kurnianingrum (kanan) dan Foto: Gresnia/Wolipop.

    Ibu dari tiga orang anak ini mengungkapkan persiapan untuk mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024 dan harapannya.

    “Persiapannya aku menulis materi, mendengarkan stand up comedy, mempersiapkan mental, latihan scriptnya. Harapan bisa lolos sampai ke Jakarta. Kepengen menambah pengalaman dan membuktikan walau pun di usia yang tidak muda dan punya tiga anak. Muslimah bisa mewujudkan impiannya dan anak bukannya jadi penghalang,” jelas Nia.

    Memakai busana tradisional, Farmeila Sarah tampil unjuk bakat tari kreasi Jambi.
    “Tari kreasi anak Jambi menceritakan anak desa sedang bermain sampai sore dan mengingat waktu azhan magrib pulang dan menjaga kebersihan di tempat dia main,” tuturnya.

    Suasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di SoloSuasana Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo. Foto Farmeila Sarah (kiri) dan Nadya Alkatiry (kanan) Foto: Gresnia/Wolipop.

    Wanita yang berusia 25 tahun ini ingin mengobati kerinduan di kampung halamannya sekaligus melestarikan budaya asal.

    “Saya sekarang kuliah di Universitas Mercubuana Yogyakarta dan di sini saya ngekos. Karena saya berasal dari Jambi dan ingin melestarikan budaya asal saya. Makanya saya ikut audisi Emeron Hijab Hunt 2024,” ucap Sarah.

    Sarah mengatakan persiapannya fisik dan mentalnya agar tampil prima saat audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Latihan dari dia hari kemarin, insya allah mencoba jika Allah merestui. Persiapannya fisiknya malam hari dan sekitar lima sampai enam kali latihan. Mentalnya harus berani di depan juri dan berusaha menampilkan yang terbaik,” kata Sarah.

    Selanjutnya ada Nadya Alkatiry (27 Tahun) yang menunjukkan seni drama Tablo. Nadya menjelaskan seni drama Tablo yang ia tampilkan di hadapan juri.

    “Drama tanpa perkata atau dialog. Drama yang biasanya dari Turki menceritakan lewat gerakan. Karena ini saya ambil dari kisah nyata saya, saya ingin memperagakan kisah saya sendiri. Dari sebelumnya saya tidak percaya diri hingga bisa percaya diri menjadi model,” ujar Nadya.

    Dara cantik ini mengaku sudah mempersiapkan diri untuk ikut audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo.

    “Aku latihan bikin musik, narasi dan latihannya juga karena saya sedang padat jadwal photo shootnya. Jadi belajarnya mencuri waktu sampai sebelum tidur. Dulu aku suka nonton pantonim, jadi sekarang kepengen menampilkan Drama Tablo ini. Semoga bisa mengembangkan potensi diri saya sendiri, lebih percaya diri lagi dan menjalin banyak koneksi baru,” pungkas Nadya.

    Acara Emeron Hijab Hunt 2024 dipandu oleh Trio Terawank yang menghibur lewat aksi kocaknya. Bagi Salmine, siap-siap ya! Karena Salma Salsabil bakal hadir mengisi audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di audisi tahap kedua. Salma akan membawakan hits andalannya.

    Yuk ajak teman dan keluarga kamu untuk menyaksikan keseruan Emeron Hijab Hunt 2024!

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Oma Huis, Tempat Nongkrong Bernuansa Vintage di Jaksel



    Jakarta

    Sebuah bangunan kecil bergaya klasik bernama Oma Huis bisa menjadi jujugan buat traveler yang ingin merasakan nuansa tempo dulu. Bangunan berarsitektur Eropa itu menonjol dengan dinding putih dan jendela besar bergaya vintage, memberi kesan hangat sekaligus elegan.

    Terletak di Jl. Cikajang No. 74, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Oma Huis relatif mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Pengunjung bisa naik Trans Jakarta 6W dari Blok M dan turun di bus stop depan Oma Huis.

    Gedung itu juga memiliki area parkir dengan kapasitas terbatas, namun cukup untuk mobil dan motor pengunjung.


    Jika dilihat sekilas, Oma Huis tampak seperti bangunan sederhana. Namun, begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut oleh suasana temaram, ornamen kayu, serta pencahayaan lembut yang menciptakan kesan hangat dan nyaman.

    Dibangun dengan konsep artisan retail space bertema vintage, setiap sudut Oma Huis terlihat estetik dan penuh karakter. Desain interiornya yang klasik dan detail dekoratif yang rapi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang, baik untuk bersantai maupun sekadar berfoto.

    Nama “Oma Huis” diambil dari Bahasa Belanda yang berarti Rumah Nenek. Nama ini terinspirasi dari Warung Nasi Kuning Cakalang Oma, sebuah usaha nasi kuning yang menjadi konsep utama berdirinya tempat ini. Filosofinya sederhana namun menciptakan ruang yang hangat dan akrab seperti rumah nenek sendiri.

    Pada sudut-sudut toko, digantung sebuah lampu taman yang menambah kesan klasik tempat tersebut. Di bagian ujung lorongm terdapat ruang outdoor yang memberikan pencahayaan langsung, memberikan spot foto estetik bagi pengunjung.

    Tangga yang didesain dari kayu dan melingkar menjadi spot ikonik di gedung ini juga memberikan kesan klasik yang kental. Dihiasi dengan lampu-lampu berwarna temaram yang menghangatkan suasana. Selain menyediakan Wifi gratis, Oma Huis juga dilengkapi oleh toilet yang bersih dan area duduk outdoor.

    “Udah sering ke sini buat kerja, tempatnya emang enak sih,” ujar Nia, salah satu pengunjung yang datang untuk bekerja di Oma Huis, Jumat (24/10/2025).

    Di dalam bangunan itu, pengunjung bisa menemukan beragam gerai kuliner dan toko. Di lantai satu ada gerai Latteria Gelato, Abadi Noodle, Gudi Bake, Kantin Oma, hingga toko bunga. Bagi pengunjung yang ingin bekerja atau belajar, Oma Huis menyediakan kotak space yang difasilitasi oleh AC yang nyaman serta area outdoor dengan cahaya alami.

    Kemudian, pada lantai dua terdapat gerai Ice Honey, Burnt Burger, hingga gerai butik. Rentang harga yang dijual di Oma Huis berkisar Rp 30.000-Rp 80.000, sedangkan minuman berkisar Rp 25.000. Oma Huis menerima pembayaran tunai maupun non-tunai.

    Gudi Bake menjadi salah satu gerai yang paling banyak dikunjungi pengunjung. Kedai itu menjual berbagai jenis roti. Terletak di lantai satu gerai nomor dua di sebelah kanan. Gudi Bake memberikan cita rasa khas butter yang membuat pengunjung ketagihan.

    “Kami membuat cita rasa khas yang menghadirkan rasa ‘rumah’ bagi pelanggan” ujar Henny, penjaga gerai Gudi Bake.

    Menurutnya cita rasa tidak hanya berasal dari bahan dan cara membuat semata, tetapi melalui sentuhan ketulusan dan kehangatan.

    “Menu favorit disini Pastry Danish, kalo untuk best seller nya ada Gudi Signature Set,” kata dia.

    Gudi Bake menyajikan berbagai bentuk kehangatan untuk menciptakan ‘rumah’ bagi siapa saja yang mencicipi lembutnya kue – kue yang mereka jual.

    “Kalo menu favorit aku croissant di Gudi Bake yang rasa cheese, itu enak banget,” kata Naura, salah satu pengunjung Oma Huis yang sudah langganan di Gudi Bake.

    Oma Huis buka setiap hari pada Senin-Kamis pukul 07.00-20.00 WIB dan Jumat-Minggu pukul 07.00-22.00 WIB. Pengunjung yang berminat menikmati kulineran dengan suasana vintage yang instagramable bisa berkunjung ke Oma Huis.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com