Tag: nutrisi telur

  • Makan Telur Bisa Cegah Osteoporosis, Ini Penjelasan Peneliti!


    Jakarta

    Rutin makan telur di pagi hari tidak hanya dapat memberikan dorongan energi, tetapi juga mampu mencegah osteoporosis. Ini kata peneliti!

    Telur dikenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi. Manfaat nutrisi tersebut dapat memberikan energi dan pembentukan juga perbaikan di semua fungsi sel tubuh.

    Selain itu, sebuah studi baru menemukan bahwa telur dapat melindungi tulang dari osteoporosis. Osteoporosis merupakan kondisi tulang menjadi lemah dan rapuh, dikenal sebagai keropos tulang.


    Studi yang diterbitkan di Food and Function mencatat bahwa manfaat telur tersebut dikaitkan dengan tingginya kandungan mineral pada telur.

    Dikutip dari Health (22/03/24) berikut penjelasan penelitian:

    1. Telur bagus untuk kesehatan tulang

    Apa Itu Diet Telur Rebus? Ini 5 Aturan dan FaktanyaTelur bagus untuk kesehatan tulang Foto: Getty Images/iStockphoto/junpinzon

    Penelitian baru ini dapat menjadikan telur sebagai pilihan makanan lain untuk mengurangi risiko osteoporosis. Mengingat telur juga dikemas dengan kalium dan kalsium.

    “Ini bukan studi pertama yang menghubungkan konsumsi telur dengan kesehatan tulang,” tutur penulis studi Weihong Chen, MD yang juga merupakan kepala Departemen Kesehatan Kerja dan Lingkungan di Universitas Sains dan Teknologi Huazhong.

    Penelitian sebelumnya pada 2021 juga mengidentifikasi adanya keterkaitan antara makan telur dan memiliki tulang yang lebih kuat.

    2. Hubungan antara telur dan kepadatan tulang

    Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana rutin makan telur bisa mempengaruhi kesehatan tulang, peneliti Chen merancang sebuah eksperimen.

    Dalam studi tersebut melibatkan lebih dari 19.000 orang yang telah berpartisipasi dalam Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional.

    Analisis ini mengungkapkan peserta yang mengonsumsi setidaknya 3,54 ons telur setiap hari atau sekitar 2 butir telur akan mengalami kenaikan kadar aspirasi sumsum tulang secara signifikan pada tulang paha dan tulang belakang.

    3. Telur mengaktifkan enzim

    7 Tanda Telur Ayam Sudah Tak Lagi Segar, Jangan Dikonsumsi!Telur mengaktifkan enzim Foto: Shutterstock

    Telur dikenal sebagai pilihan sarapan yang rendah kalori dan tinggi protein. Menurut peneliti, telur dapat mengaktifkan sekelompok enzim untuk tubuh yang disebut alkaline fosfatase.

    “Alkaline Phosphatase (ALP) adalah sekelompok enzim yang terutama terdapat di hati, tulang, ginjal, dan lain-lain, yang merupakan biomarker metabolisme tulang dan bukan merupakan bagian dari sel telur,” ujar Chen.

    Chen menurutkan bahwa peran ALP menyumbang sekitar 72% pengaruh telur terhadap kepadatan tulang di tulang paha dan 83% di tulang belakang lumbal.

    4. Tips makan telur

    Telur memang kaya akan nutrisi, tetapi telur juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Jika berlebihan bisa menyebabkan kolesterol dan penyakit kardiovaskular.

    Agar terhindari dari penyakit tersebut, peneliti menyarankan untuk makan telur dalam jumlah sedang, yakni sekitar satu hingga dua telur utuh setiap hari.

    Orang dengan kolesterol tinggi harus berkonsultasi dengan dokter mengenai asupan telurnya. Peneliti menyebutkan bahwa olahan telur yang paling sehat adalah telur rebus.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nggak Usah Khawatir Lagi! Makan Telur Tiap Hari Justru Turunkan Kolesterol


    Jakarta

    Selama ini telur sering ‘disalahkan’ sebagai makanan yang bikin kadar kolesterol tinggi. Namun, studi terbaru mengungkap fakta sebaliknya. Konsumsi telur setiap hari justru bagus untuk kadar kolesterol.

    Telur yang merupakan sumber protein favorit orang Indonesia kerap dikambinghitamkan sebagai penyebab kadar kolesterol jahat tinggi dalam darah. Hal ini lantaran dalam satu kuning telur mengandung sekitar 186 mg kolesterol, seperti dikutip dari Alodokter.

    Selain itu, telur juga tinggi lemak. Jumlahnya bisa berbeda tergantung jenis telur. Contohnya 100 gram telur ayam kampung mengandung 14 gram lemak dan 100 gram telur ayam negeri mengandung 31,9 gram lemak. Lemak diketahui sebagai bahan baku pembuatan kolesterol.


    Karena fakta kandungan lemak dan kolesterol pada telur yang cukup tinggi, banyak orang akhirnya beranggapan sering makan telur akan berdampak pada kenaikan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

    Namun, studi terbaru yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition seolah meluruskan anggapan tersebut. Dikutip dari Eating Well (5/8/2025), peneliti mencoba menjawab pertanyaan utama: Apakah konsumsi telur sendiri yang menjadi penyebab kolesterol, atau makanan yang kerap menyertai olahan telur, seperti bacon, butter, dan keju?

    Untuk mencari tahu, peneliti di University of South Australia menjalankan eksperimen melibatkan 61 orang dewasa dalam rentang usia 18-60 tahun. Semua peserta memiliki kadar kolesterol LDL (yang sering disebut kolesterol jahat) normal pada awal penelitian dan tidak mengonsumsi obat-obatan yang dapat memengaruhi lipid darah.

    Makan telurStudi terbaru ungkap makan telur tiap hari justru menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Foto: Getty Images/DjelicS

    Mereka kemudian menjalani 3 fase diet yang berbeda, masing-masing berlangsung selama 5 minggu. Pertama, fase Control Diet (makan hanya 1 telur per minggu). Kedua, fase Egg (makan 2 butir telur per hari). Ketiga, fase Egg-Free (tidak makan telur).

    Pada setiap fase, peserta mengonsumsi jumlah kalori yang sama. Mereka juga dipantau secara cermat oleh ahli gizi. Kemudian urutan fase diet diacak dan kadar lipid darah diukur di akhir setiap fase.

    Hasilnya, fase Egg secara signifikan menurunkan kolesterol LDL, kolesterol total, dan ApoB yaitu penanda jumlah partikel lipoprotein aterogenik, dibanding fase Control Diet. Sementara itu, fase Egg-Free memang membuat kadar kolesterol peserta rendah, tapi tidak mengubah penanda lain secara signifikan.

    Pada intinya, peneliti menemukan kalau asupan kolesterol dari makanan, seperti telur, tidak membuat kadar kolesterol LDL dalam tubuh meningkat. Tidak seperti asupan dari lemak jenuh yang memang meningkatkan kolesterol jahat tersebut.

    Konsumsi 2 butir telur sehari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh disebut dapat menurunkan kolesterol LDL. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama pada populasi yang lebih besar dan lebih beragam.

    Keterbatasan lain pada studi ini adalah fokusnya pada populasi orang dewasa yang sehat, sehingga membatasi generalisasi. Selain itu, studi ini didanai oleh Egg Nutrition Center yang dapat menimbulkan bias. Meski begitu, para peneliti mencatat sponsor tidak berperan dalam desain atau analisis studi.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Waktu Tepat Makan Telur Untuk Turunkan Berat Badan

    Waktu Tepat Makan Telur Untuk Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Telur mengandung protein dan rendah kalori. Telur bisa bantu turunkan berat badan jika dikonsumsi pada waktu yang tepat.

    Sejak lama telur dipilih sebagai asupan sehat saat menjalani diet untuk menurunkan berat badan. Sebagai sumber protein hewani yang kaya nutrisi, telur juga memberikan rasa kenyang lebih lama. Karena itu telur disukai sebagai menu diet.

    Tapi, sebenarnya kapan waktu tepat makan telur untuk menurunkan berat badan?

    Telur membawa banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Mengutip Medical News Today, telur bisa meningkatkan metabolisme, memberikan rasa kenyang, hingga akhirnya membantu menurunkan berat badan.


    Nutrisi yang terkandung dalam telur juga beragam. Sebutir telur berukuran besar mengandung 78 kalori. Selain itu telur juga mengandung vitamin D, kolin, lutein, hingga zeaxanthin.

    tips masak telur rebus yang mudah dipraktekkantelur rebus Foto: Getty Images/iStockphoto

    Waktu yang tepat makan telur untuk menurunkan berat badan.

    Banyak cara mengolah telur. kamu bisa membuatnya jadi orak-arik, ditumis, atau hanya direbus sebagai pilihan yang lebih sehat.

    Tapi, untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, kamu juga perlu memperhatikan waktu yang tepat makan telur agar efektif untuk menurunkan berat badan.

    Berikut ini waktu yang tepat untuk konsumsi telur.

    1. Saat sarapan

    Telur jadi menu sempurna untuk sarapan. Protein yang terkandung dalam telur bisa membantu menahan nafsu makan di siang hari. Hal ini mendukung program diet Anda.

    2. Setelah berolahraga

    Telur juga jadi salah satu makanan terbaik setelah berolahraga. Telur punya protein yang tinggi untuk mendukung produksi energi dan membantu pembentukan otot.

    Anda bisa padukan dua butir telur dadar dengan tomat, paprika, dan bayam sebagai menu setelah olahraga.

    3. Pada malam hari

    Ada dua pandangan tentang makan telur di malam hari. Menurut beberapa penelitian, telur dapat menjadi pilihan camilan sehat setelah makan malam. Sementara menurut penelitian lain, telur dapat menyebabkan insomnia.

    Tidur yang terganggu setelah makan telur umum terjadi pada orang yang menderita penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Kandungan lemak pada kuning telur dapat menyebabkan iritasi dan dapat mengganggu tidur.

    Namun, menurut beberapa penelitian lain mengatakan, makan telur di malam hari dapat membantu tidur lebih nyenyak. Jika ingin makan telur di malam hari, kamu harus memeriksa apa yang cocok. Tidur nyenyak sendiri menjadi salah satu kunci proses penurunan berat badan.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com