Tag: papar

  • GJAW 2025 Belum Mulai, BMW Sudah Kasih Promonya Duluan di Plaza Senayan

    GJAW 2025 Belum Mulai, BMW Sudah Kasih Promonya Duluan di Plaza Senayan



    Jakarta

    BMW Group Indonesia kembali menghadirkan pengalaman premium lewat pameran bertajuk BMW Exhibition di Plaza Senayan, Jakarta.

    Acara yang berlangsung mulai 17 hingga 20 Oktober 2025 ini bukan hanya merayakan semangat “Joy and the Power of Choice”, tapi juga membawa promo Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) lebih awal ke jantung ibu kota.

    CEO BMW Group Indonesia, Peter Sunny, mengatakan bahwa pameran ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pelanggan yang mencari kendaraan sesuai kepribadian dan gaya hidup mereka.


    “Pameran BMW di Plaza Senayan ini adalah perayaan dari kegembiraan dan kekuatan dalam memilih. Di sini, pelanggan bisa mengenal tiga model luar biasa dari BMW,” ujarnya.

    Tiga model yang menjadi bintang di pameran ini adalah BMW X7, BMW M2 Coupé, dan BMW i5.

    BMW X7 tampil sebagai SUV mewah yang merepresentasikan kemewahan modern, sementara BMW M2 Coupé menawarkan karakter kompak, atletis, dan bertenaga. Tak ketinggalan, BMW i5 menjadi sedan bisnis listrik yang memadukan emosi dan inovasi secara seimbang.

    “Setiap model memiliki karakter yang berbeda, namun semuanya memiliki satu tujuan yang sama, memberikan kenikmatan berkendara sejati,” tambah Peter.

    Selain BMW, pameran ini juga menghadirkan dua model terbaru dari MINI.

    Ada MINI Cabrio, yang menonjolkan sensasi kebebasan atap terbuka dan keseruan berkendara, serta MINI Countryman Electric, model listrik pertama MINI yang diciptakan untuk mereka yang menyukai petualangan dengan semangat sadar lingkungan.

    BMW Group Indonesia kembali menghadirkan pengalaman premium lewat pameran bertajuk BMW Exhibition di Plaza Senayan, Jakarta.BMW Group Indonesia kembali menghadirkan pengalaman premium lewat pameran bertajuk BMW Exhibition di Plaza Senayan, Jakarta. Foto: Hafizh Gemilang

    Menariknya, BMW Indonesia juga membawa kejutan lewat promo bertajuk “GJAW Comes Early”, yang memungkinkan pelanggan menikmati penawaran khusus Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) lebih awal di Plaza Senayan.

    Bayu Rianto, Director of Marketing BMW Indonesia, menjelaskan bahwa promo ini berlaku selama pameran berlangsung dan sudah mencakup program pembiayaan fleksibel dari Maybank Finance.

    “Selain itu juga pelanggan dapat menikmati program pembiayaan dari Maybank Finance yang siap membantu pelanggan mewujudkan kendaraan impian mereka dengan program pembiayaan fleksibel,” ujar Bayu.

    BMW Group Indonesia kembali menghadirkan pengalaman premium lewat pameran bertajuk BMW Exhibition di Plaza Senayan, Jakarta.BMW Group Indonesia kembali menghadirkan pengalaman premium lewat pameran bertajuk BMW Exhibition di Plaza Senayan, Jakarta. Foto: Hafizh Gemilang

    “Yang menarik, penawaran ini juga sudah mencakup program GJAW Comes Early, jadi pelanggan bisa menikmati promo GAIKINDO Jakarta Auto Week lebih awal di BMW Exhibition ini,” tambahnya.

    Sebagai informasi, Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 sendiri akan digelar pada 21-30 November 2025 mendatang.

    “Namun bagi Anda yang tidak sabar menunggu, kesempatan untuk menikmati penawaran GJAW sudah bisa dimulai hari ini. Seperti yang kami katakan, GJAW Comes Early di BMW Exhibition Plaza Senayan,” papar Bayu

    Menariknya, pada eksibisi yang digelar oleh BMW di Plaza Senayan, mereka sekaligus membocorkan bahwa akan membawa kejutan di GJAW 2025 dengan membawa model baru.

    “Di GJAW nanti, kami akan menghadirkan beberapa kejutan menarik, termasuk BMW M terbaru yang akan tampil perdana untuk publik di Indonesia,” tutup Bayu.

    (mhg/riar)



    Sumber : oto.detik.com

  • Catat Ya, Ruang Tamu Kecil Bisa Makin Terasa Sempit Gegara 4 Hal Ini

    Catat Ya, Ruang Tamu Kecil Bisa Makin Terasa Sempit Gegara 4 Hal Ini


    Jakarta

    Memiliki ruang tamu yang berukuran kecil bisa menjadi tantangan tersendiri. Sebab, penghuni harus pintar-pintar menata ruang tamu yang kecil agar terasa lapang.

    Sayangnya, tak semua orang paham cara menata ruang tamu dengan benar. Alih-alih terlihat luas, ruang tamu malah justru terasa makin sempit sehingga menyulitkan ruang gerak penghuni rumah.

    Ada beberapa faktor yang menyebabkan ruang tamu berukuran kecil makin terasa sempit. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Hal yang Bikin Ruang Tamu Kecil Teras Sempit

    Ruang tamu yang berukuran kecil sebenarnya bisa terlihat lapang, asalkan tahu cara menata ruangan dengan tepat. Dilansir dari situs Real Simple, berikut penyebab ruang tamu yang kecil makin terasa sempit:

    1. Mendorong Perabotan ke Dinding

    Banyak yang menganggap mendorong perabotan ke dinding dapat menyisakan lebih banyak ruang. Sayangnya, pakar interior menyarankan agar tidak melakukan hal tersebut.

    “Mendorong seluruh furniture ke dinding justru membuat ruangan terasa lebih sempit karena menekankan batas-batasnya,” kata desainer interior Meredith Stern.

    Daripada mendorong perabotan ke dinding, Stern menyarankan agar menciptakan kesan “mengambang” pada ruang tamu, seperti memasang karpet di bawah sofa atau tempat duduk.

    “Furniture yang mengambang justru membuat ruangan terasa lebih luas karena furniture ini tidak terlihat terbatas,” ujarnya.

    2. Tidak Memperhatikan Ukuran Perabotan

    Stern mengimbau pentingnya mengukur perabotan yang ingin diletakkan di ruang tamu. Jika membeli furniture berukuran besar untuk ruang tamu yang kecil maka akan memberikan kesan sempit.

    Kesalahan yang sering dilakukan seperti memasang meja kecil dengan sofa besar atau meletakkan karpet kecil di bawah sofa. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan ruangan serta membuat ruang tamu makin terasa sempit.

    Agar ruang tamu yang kecil terasa lebih lapang, Stern menyarankan meja di tengah ruang tamu harus berukuran sekitar setengah dari panjang sofa. Lalu, pastikan sofa tidak menempel ke dinding.

    “Pastikan seluruh ukurannya tepat sehingga semua akan terlihat cocok,” papar Stern.

    3. Terlalu Banyak Dekorasi

    Stern menyebut terlalu banyak dekorasi dan pernak-pernik di ruang tamu akan terasa sempit, apalagi jika ruang tamu luasnya sangat kecil. Meski begitu, bukan berarti ruang tamu dibiarkan kosong karena akan terlihat kaku dan membosankan.

    Agar ruang tamu terlihat lebih luas, Stern menyarankan untuk menyingkirkan barang-barang yang tidak perlu di atas meja. Selain itu, menaruh barang di atas sofa atau rak dapat menambah kesan sempit dan berantakan pada ruang tamu.

    4. Mengganggu Lalu Lintas Penghuni Rumah

    Ruang tamu yang kecil sebaiknya ditata sebaik mungkin agar tidak mengganggu lalu lintas penghuni rumah. Kalau penghuni jadi susah melalui ruang tamu karena terlalu sempit, itu artinya ada beberapa hal yang harus diubah.

    CEO Peltier Interiors Amy Peltier menyarankan untuk membeli sofa yang berukuran kecil. Selain itu, pilih juga meja samping yang lebih praktis daripada menaruh meja berukuran besar di tengah-tengah ruang tamu.

    “Saat furniture mengganggu jalur di dalam rumah, maka ruangan terasa lebih sempit,” tuturnya.

    Amy juga menyarankan agar tidak menaruh furniture besar di belakang sofa, contohnya rak buku. Hadirnya perabotan tersebut dapat memberikan kesan sempit dan mengganggu lalu lintas penghuni rumah.

    Itulah empat hal yang bikin ruang tamu berukuran kecil makin terasa sempit. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bertemu BPKH, Menag Ingin Efektivitas Pengelolaan Dana Haji Ditingkatkan



    Jakarta

    Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mendorong Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam mengelola dana haji. Hal ini disampaikan Menag dalam audiensi dengan Ketua Dewan Pengawas BPKH, Firmansyah N. Nazaroedin.

    Mengutip laman Kemenag, Menag Nasaruddin Umar menyoroti pentingnya target yang jelas dalam pengelolaan dana haji. Jika bekerja tanpa tujuan yang pasti, ia menilai sulit untuk mencapai hasil maksimal.

    “Dewan Pengawas perlu memberikan masukan strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja,” ujar Menag di Kantor Pusat Kementerian Agama RI, Jakarta, Senin (6/1/2025).


    Ia juga menekankan pentingnya penguatan manajemen risiko. Hal ini untuk menghindari kerugian akibat investasi.

    Selain itu, Menag juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik antara BPKH dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait perbedaan persepsi mengenai konsep syariah dalam pengelolaan dana haji. Jika tidak, perbedaan ini akan terus menjadi masalah.

    “Komunikasi antara BPKH dan MUI juga perlu ditingkatkan. Ada perbedaan asumsi terkait konsep syariah yang harus dijembatani, sehingga semua pihak memiliki pemahaman yang sama,” papar Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

    Ketua Dewan Pengawas BPKH, Firmansyah N. Nazaroedin, mengakui bahwa masih banyak PR yang harus mereka hadapi. Mulai dari koordinasi internal hingga pengelolaan investasi.

    “Saat ini, return investasi BPKH rata-rata hanya 6,6% hingga 6,7%, yang hampir setara dengan deposito. Padahal, yang diharapkan adalah investasi langsung yang memberikan return lebih tinggi,” tutur Firmansyah dalam kesempatan yang sama.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com