Tag: paragon technology and innovation

  • Kolaborasi Wardah Bersama 4 Brand Lokal di Muslim Fashion Festival 2024

    Jakarta

    Empat brand lokal mempersembahkan koleksi terbarunya di acara tahunan Muslim Fashion Festival (Muffest)+ 2024 Road to IN2MF, Kamis (9/8/2024). Mereka adalah Zeta Prive x Ayu Dyah Andari, Jenna & Kaia, Haidee & Orlin dan Vaia yang tampil di fashion show bersama brand kosmetik Wardah.

    Fashion show bersamaWardah ini mengusung tema ‘Modestverse : Future of Beauty’, dalam rangka mendukung kesiapan brand lokal menjadi trendsetter global untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Seperti apa koleksinya?

    1. Haidee & Orlin

    Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024.Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024. Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    Brand yang didirikan oleh Meity Dwi Savitri pada tahun 2014 ini mengambil tema Poets of Autumn. Haidee & Orlin membawa konsep sustainability and upcycling, sebagai inspirasi kreativitas di industri fashion.


    ‘Poets of Autumn’ menggambarkan musim gugur yang diperlihatkan melalui nuansa lembut dan sentuhan nostalgia. Koleksi yang segar dan muda, dengan dominasi warna bernuansa pink, hijau, biru muda, dan gradasi cokelat, mencerminkan kehangatan dan transformasi.

    Desain koleksi yang feminin dengan bunga sebagai inspirasi utama untuk pola cetakan yang menjadikannya highlight. Setiap helai koleksi ini dirancang untuk menciptakan pakaian yang dapat digunakan di berbagai momen.

    Lace terinspirasi dari keindahan alam, teknik smock, membuat setiap helai bukan hanya sekadar pakaian, tetapi sebuah narasi tersendiri. Koleksi ini menggambarkan musim gugur, memadukan kehangatan, kecanggihan, dan sempurna bagi mereka yang menemukan makna di setiap daun yang jatuh.

    2. Jenna&Kaia

    Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024.Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024. Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    Brand besutan Lira Krisnalisa ini mengangkat tema ‘Zelmira’ yang artinya kecerdasan wanita. Koleksi ini terinspirasi dari kehidupan wanita mandiri yang percaya diri dengan kecerdasannya, namun tetap menampilkan kecantikan dan keanggunan seorang wanita, maka koleksi ini mengadaptasi gaya ‘Smart-Chic’.

    Koleksi ini merupakan perpaduan antara elemen klasik dan modern, menciptakan tampilan yang timeless dan trendi. Diciptakan untuk wanita yang memiliki kepercayaan diri yang alami, menghargai kualitas daripada kuantitas, dan menyukai pendekatan warna minimalis dalam berpakaian.

    Melalui kolaborasi dengan Wardah dan tema ‘Modestverse: future global beauty (Smart Woman)’, koleksi ini semakin memperkuat pesan tentang kecantikan wanita yang cerdas dan mandiri. Jenna&Kaia ingin menunjukkan bahwa fashion modest dapat menjadi trendsetter global, memadukan estetika, inovasi, dan keberlanjutan dalam setiap detailnya.

    3. Zeta Privé x by Ayu Dyah Andari

    Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024.Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024. Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    Trisha Chas sebagai founder Zeta Privé dan perancang busana Ayu Dyah Andari menyuguhhkan koleksi kolaborasi mereka yang berjudul Elegansi dan Seni lewat House of AZ.

    Kolaborasi Zeta Privé dan By Ayu Dyah Andari menjadi perwujudan karya seni ke dalam rangkaian barisan artikel modest fashion. Koleksi ini memperlihatkan detail tingkat tinggi dalam pembuatan modest fashion, yang diharapkan dapat menjadi titik balik perkembangan industri modest fashion wear di Indonesia.

    Koleksi ini memadukan gaya modest dengan perpaduan aplikasi bordir lace dan beads di setiap detail busana.The House of AZ menghadirkan koleksi utama 11 luxury dalam 6 warna feminin dilengkapi dengan koleksi ready-to-wear, scarves, knitwear hingga brooch khusus perpaduan kedua brand.

    4. Vaia

    Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024.Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024. Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    Affania Fariza Balqis sebagai pemilik brand Vaia mengeluarkan koleksi sepatu dengan tema ‘Eyes On You’, yang merangkum misi untuk membuat wanita tampil lebih menonjol dengan elegan dan percaya diri.

    Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024.Koleksi Haidee & Orlin, Jenna & Kaia, Zetta Prive & Ayu Diah Andari di Muffest+IN2MF Indonesia International Modes Fashion Festival 2024. Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    Kolaborasi dengan Wardah

    Head of Public Relations for Halal, Teens, Emerging Beauty and Personal Care PT Paragon Technology and Innovation, Elsa Maharani mengatakan, Wardah sebagai Official Skin Care and Make Up Partner, tahun ini pertama kalinya menampilkan makeup look menyesuaikan skintone dan undertone model di seluruh rangkaian fashion show Muslim Fashion Festival.

    Terdapat empat tema makeup look berdasarkan musim, yaitu Warm Autumn, Cool Winter, Cool Summer, dan Warm Spring. Melalui keempat makeup look ini, Wardah memastikan harmoni antara makeup, warna kulit, dan busana, untuk menciptakan tampilan keseluruhan yang memancar di setiap langkah runway,” jelas Elsa.

    Warm Autumn merepresentasikan warna-warna cokelat hangat, beige, dan brick, yang cocok untuk tampilan segar dan ceria. Cool Winter menampilkan warna-warna dingin seperti rose pink, menciptakan tampilan yang tegas dan berani. Sementara itu, Cool Summer menampilkan warna-warna pink yang lebih lembut, menciptakan kesan tenang. Terakhir, look Warm Spring, merefleksikan warna-warna cokelat yang lebih soft, dengan paduan beige dan peach.

    Muslim Fashion Festival (Muffest)+ 2024 Road to IN2MF resmi digelar oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) mulai dari 8-11 Agustus 2024 di Istora Senayan Jakarta.

    Muffest+ 2024 Road to IN2MF menyuguhkan rangkaian acara pameran dagang dan fashion show lebih dari 175 brand untuk memasarkan produk modest fashion dan gaya hidup halal Indonesia. Acara ini juga bersinergi dengan Bank Indonesia dan Gemalindo Kreasi Indonesia.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Paragon Terima Penghargaan Lewat Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ZIS



    Jakarta

    Forum Zakat (FOZ) memberikan penghargaan kepada Paragon Technology and Innovation (Paragon). Penyerahan penghargaan ‘Perusahaan Katalisator Ekosistem Pemberdayaan Berbasis ZIS’ ini disaksikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin.

    Penghargaan yang diterima Paragon ini merupakan pengakuan atas kontribusi perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

    Dalam keterangan tertulis yang diterima detikHikmah, Kamis (18/7/2024) Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, Lembaga Zakat, dan kontribusi sektor swasta sebagai Katalisator Ekosistem Pemberdayaan Berbasis ZIS.


    Untuk diketahui ParagonCorp merupakan grup perusahaan asal Indonesia yang berdiri sejak tahun 1985.

    ParagonCorp mengawali bisnisnya sebagai perusahaan kosmetik nasional terbesar di Indonesia bernama PT Paragon Technology and Innovation. Paragon menaungi brand-brand ternama seperti Wardah, Make Over, Emina, Kahf, Putri, Laboré, Biodef, Instaperfect, Crystallure, Tavi, Wonderly, dan Earth Love Life.

    Program Paradaya Movement Besutan Paragon

    Paragon memiliki program unggulan yang dikenal dengan sebutan Paradaya Movement. Program ini dinilai berhasil menjadi katalisator dalam membangun ekosistem pemberdayaan berbasis ZIS yang berkelanjutan dan efektif.

    Paradaya Movement ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi.

    Paragon bersinergi dengan berbagai lembaga zakat untuk mempercepat pemberdayaan masyarakat muda di Indonesia, dengan fokus mengubah mereka dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat).

    Melalui berbagai kegiatan dan pelatihan, Paradaya Movement memberdayakan generasi muda agar mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi, menciptakan dampak positif yang luas dan berkelanjutan.

    Dalam acara penyerahan penghargaan ini, hadir Ratih Savitri Ali, Komite Investasi ParagonCorp yang menerima penghargaan.

    Dengan adanya apresiasi melalui penghargaan ini, ParagonCorp berharap dapat menjadi motivasi untuk semakin berinovasi dan berkolaborasi, serta menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam program pemberdayaan masyarakat melalui ZIS, sehingga tercipta ekosistem pemberdayaan yang lebih luas dan efektif di Indonesia.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Hadiri Forum WZWF, Menag Nasaruddin Berharap Zakat dan Wakaf bisa Jadi Solusi Masalah Global



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) bersama Bank Indonesia menggelar Konferensi dan Pertemuan Tahunan World Zakat and Waqf Forum (WZWF). Acara yang dirangkai dengan perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) itu juga didukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

    Forum ini mengusung tema “Tatanan Global Zakat-Wakaf Baru: Komunitas Global yang Bersatu Berdasarkan Keadilan, Kasih Sayang, dan Kesejahteraan Bersama.” Kegiatan yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada Jumat-Sabtu (1-2/11/2024) disambut antusias oleh peserta forum.

    Konferensi ini dihadiri peserta dari 43 negara anggota dan menjadi media yang mempertemukan pemimpin global, praktisi, pengusaha, dan generasi muda untuk membahas inovasi dan masa depan pengelolaan zakat dan wakaf.


    Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap, konferensi ini menghasilkan gagasan baru yang memaksimalkan pemberdayaan zakat dan wakaf sebagai solusi atas masalah global. “Kita perlu mengkaji bagaimana zakat dan wakaf dapat menjadi jawaban atas berbagai tantangan dunia,” ungkapnya dalam konferensi pers usai membuka acara secara resmi, Jumat (1/11/2024).

    Dalam kesempatan ini, Menag menekankan pentingnya kemajuan teknologi dalam pengelolaan zakat dan wakaf. Menurutnya, teknologi digital mendukung transparansi dan efektivitas distribusi bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Justru teknologi bisa memperluas jangkauan pengumpulan zakat dan wakaf hingga skala global, serta memastikan pemanfaatan dana secara produktif dan tepat sasaran,” lanjutnya.

    Kemenag saat ini mengimplementasikan empat program utama untuk memperkuat peran zakat dan wakaf, yaitu meliputi Kampung Zakat, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, dan Kota Wakaf. Program-program ini bertujuan mengoptimalkan zakat dan wakaf sebagai alat pemberdayaan ekonomi, bukan hanya sebagai ibadah.

    Menag turut menyoroti bonus demografi di Indonesia sebagai peluang untuk memberdayakan generasi muda melalui pendidikan dan keterampilan yang didukung oleh dana zakat dan wakaf.

    “Jika berhasil, dampak jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan semakin terasa,” jelasnya.

    Gerakan Indonesia Berwakaf

    Dalam forum tersebut, Kamaruddin Amin selaku Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) memperkenalkan Gerakan Indonesia Berwakaf. Gerakan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memaksimalkan potensi aset wakaf nasional. Melalui pilar inklusivitas, keberlanjutan, dan inovasi, gerakan ini berupaya memanfaatkan aset wakaf yang luas demi kesejahteraan masyarakat.

    Kamaruddin yang juga menjabat sebagai Dirjen Bimas Islam ini menyebut, Indonesia memiliki 445.410 lokasi tanah wakaf, termasuk 36.240 madrasah, 1.100 kantor KUA, 220.000 masjid, dan 266.413 musala.

    “Gerakan ini akan fokus mengembangkan aset-aset tersebut dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan konservasi lingkungan. Selain mendukung madrasah, gerakan ini juga mendorong pendirian rumah sakit, pemberian beasiswa, serta inisiatif wakaf hijau untuk pelestarian alam,” jelasnya.

    Kamaruddin juga mengajak negara-negara dan organisasi internasional untuk bekerja sama dalam mengoptimalkan dampak wakaf secara global. Dengan teknologi digital, Gerakan Indonesia Berwakaf dapat memastikan pengelolaan wakaf yang transparan dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih inklusif.

    Inovasi pengelolaan zakat dan wakaf, seperti wakaf korporasi dan wakaf saham, terus didorong agar relevan di dunia modern dengan peluang investasi yang semakin luas. Selain itu, kegiatan konferensi mencakup sesi pembelajaran dari para ahli yang berbagi praktik terbaik, solusi inovatif, dan kerangka kerja terbaru.

    Forum ini turut dihadiri Menteri Agama Malaysia, Mohd Na’im Mokhtar, dan diikuti 250 peserta dari 43 negara anggota WZWF. Gelaran WZWF juga didukung sejumlah sponsor seperti Bank Mega Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, dan PT Paragon Technology and Innovation.

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com