Tag: paspor as

  • Paspor Singapura Masih yang Terkuat di Dunia, Bagaimana Indonesia?

    Paspor Singapura Masih yang Terkuat di Dunia, Bagaimana Indonesia?



    Jakarta

    Untuk kedua kalinya paspor Singapura menjadi yang paling kuat di dunia. Para traveler pemegang paspor Singapura ‘bebas’ melenggang ke mana pun.

    Data itu diungkapkan oleh Indeks Paspor Henley pada tanggal 14 Oktober 2025. Dari data terbaru, untuk pertama kalinya paspor AS tak berada di 10 besar paspor terkuat di dunia.

    Dilihat dari situs resminya, Rabu (15/10/2025) Indeks Paspor Henley membandingkan akses bebas visa dari 199 paspor berbeda ke 227 tujuan wisata. Jika tidak memerlukan visa, maka skor dengan nilai 1 dibuat untuk paspor tersebut. Skor yang sama berlaku jika traveler dapat memperoleh visa saat kedatangan (VOA), izin kunjungan, atau otorisasi perjalanan elektronik (ETA) saat memasuki tujuan wisata.


    Jika visa diperlukan atau jika pemegang paspor harus mendapatkan visa elektronik (e-Visa) sebelum keberangkatan, skor dengan nilai 0 diberikan. Hal ini juga berlaku jika memerlukan persetujuan pemerintah sebelum keberangkatan untuk visa saat kedatangan. Skor total untuk setiap paspor sama dengan jumlah destinasi yang tidak memerlukan visa.

    Pada tahun 2025, paspor Singapura memperoleh skor 91,27 dari 100 pada indeks lain, yaitu indeks paspor VisaGuide 2025. Singapura memiliki akses bebas visa ke 193 destinasi dari 227 destinasi di seluruh dunia.

    Posisi ini menjadikan Singapura berada tiga negara teratas di Asia, termasuk Korea Selatan dan Jepang, yang memiliki akses bebas visa ke destinasi terbanyak. Korea Selatan yang berada di peringkat kedua bisa akses bebas visa ke 190 destinasi.

    Sedangkan Jepang berada di peringkat ketiga dengan akses bebas visa ke 189 destinasi.

    Paspor terkuat tahun 2025

    1. Singapura (193 destinasi)
    2. Korea Selatan (190)
    3. Jepang (189)
    4. Jerman, Italia, Luksemburg, Spanyol, Swiss (188)
    5. Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Irlandia, Belanda (187)
    6. Yunani, Hongaria, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Swedia (186)
    7. Australia, Republik Ceko, Malta, Polandia (185)
    8. Kroasia, Estonia, Slowakia, Slovenia, Uni Emirat Arab, Inggris Raya (184)
    9. Kanada (183)
    10. Latvia, Liechtenstein (182)
    11. Islandia, Lituania (181)
    12. AS, Malaysia (180)

    Kenapa paspor AS loyo?

    Di tahun ini, paspor AS berada di rangking 12 (tahun 2025 di rangking 7) dan memiliki akses bebas visa ke 180 destinasi, yang setara dengan paspor Malaysia. Penurunan itu disebabkan oleh serangkaian perubahan akses, termasuk hilangnya akses bebas visa ke Brasil pada April 2025 karena kurangnya timbal balik.

    China, Myanmar, Papua Nugini, dan Vietnam juga tidak memasukkan AS dalam daftar bebas visa mereka. AS hanya mengizinkan 46 negara lain untuk masuk tanpa visa.

    Bagaimana dengan paspor Indonesia?

    Pada 2024, paspor Indonesia berada di urutan ke-66. Dan tahun 2025 Indonesia turun ke posisi 70. Pemegang paspor Indonesia bisa melenggang ke 73 destinasi di dunia.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Benar-benar Terjadi, Paspor Malaysia Sekuat AS

    Benar-benar Terjadi, Paspor Malaysia Sekuat AS



    Jakarta

    Peringkat paspor Malaysia melonjak ke peringkat 12 dalam daftar Henley Passport Index 2025 edisi Oktober. Kini, paspor Malaysia bersanding setara dengan paspor AS.

    Kebalikan dari Malaysia, kekuatan paspor AS mengalami penurunan. Ya, paspor AS masih bisa bertahan di peringkat satu pada 2014, namun terus mengalami penurunan setelahnya. Kini, paspor AS bahkan keluar dari 10 besar dan itu menjadi yang pertama kalinya. Paspor AS berada di peringkat ke-12 dunia.

    “Menurunnya kekuatan paspor AS selama dekade terakhir lebih dari sekadar perombakan peringkat, ini menandakan pergeseran fundamental dalam mobilitas global dan dinamika kekuatan lunak,” kata Christian H. Kaelin, ketua Henley & Partners, dikutip dari VN Express pada Jumat (17/10/2025).


    Dengan sama-sama berada di urutan ke-12, pemegang paspor dua negara itu bisa mengakses bebas visa ke 180 destinasi dari 227 destinasi di seluruh dunia.

    “Negara-negara yang merangkul keterbukaan dan kerja sama semakin maju, sedangkan negara-negara yang mengandalkan privilese masa lalu justru tertinggal,” kata Kaelin.

    Tahun lalu, paspor Malaysia naik satu peringkat menjadi paspor terkuat ke-11 di dunia, tetapi turun satu peringkat dalam peringkat tahun ini.

    Banyak netizen di Malaysia masih menunjukkan kebanggaan nasional mereka, merayakan fakta bahwa paspor mereka memungkinkan mereka bepergian “hampir ke mana pun tanpa visa.”

    Saat ini Singapura memegang gelar paspor terkuat di dunia, yang memungkinkan masuk bebas visa ke 193 destinasi, diikuti oleh Korea Selatan dan Jepang.

    Indeks Paspor Henley melacak kebebasan perjalanan global di 227 negara dan wilayah, menggunakan data eksklusif dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).

    Indeks ini memeringkatkan 199 paspor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dimasuki pemegangnya tanpa perlu visa terlebih dahulu. Diperbarui secara berkala sepanjang tahun untuk mencerminkan perubahan kebijakan visa, indeks ini secara luas dianggap sebagai tolok ukur utama mobilitas global dan bergengsi.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com