Tag: pendingin udara

  • Mengenal Berbagai Komponen AC Mobil Beserta Fungsinya


    Jakarta

    Hampir seluruh mobil yang dijual di pasaran telah mengusung fitur Air Conditioner (AC). Tanpa adanya AC, baik pengemudi maupun penumpang akan merasa gerah saat di perjalanan.

    Namun seiring penggunaan, AC mobil lama-lama terasa kurang dingin. Apabila tidak segera dicek dan diperbaiki, maka AC mobil bisa rusak.

    Maka dari itu, sebagai pemilik mobil sebaiknya detikers tak hanya memperhatikan soal performa mesin saja, tapi juga rutin mengecek komponen pada AC mobil.


    Nah, sudah tahu belum macam-macam komponen AC mobil beserta fungsinya? Jika belum, cari tahu selengkapnya dalam artikel ini.

    Macam-macam Komponen AC Mobil

    AC mobil memiliki berbagai komponen di dalamnya. Mengutip situs Auto 2000, berikut macam-macam komponen AC mobil beserta fungsinya.

    1. Kompresor AC

    Kompresor AC berfungsi untuk memompa aliran gas freon agar mampu bersirkulasi ke seluruh komponen AC mobil. Selain itu, kompresor juga berfungsi untuk menekan freon agar molekul di dalamnya menjadi lebih rapat.

    Kompresor AC bekerja dengan cara menggunakan gerakan rotari yang didapat dari pulley mesin. Poros kompresor terhubung dengan pelat yang memiliki beberapa nok. Ketika nok menyentuh piston maka piston akan bergerak ke depan, sehingga dapat menekan freon keluar dengan tekanan tinggi.

    Saat nok lepas dari piston, maka piston kembali bergerak ke belakang karena terdapat pegas pengembali. Hal tersebut membuat freon dari selang low pressure masuk ke dalam ruang piston.

    2. Magnetic Clutch

    Magnetic clutch berfungsi untuk mengatur kapan waktu kompresor bekerja dan berhenti meskipun pulley mesin tetap berputar. Saat kompresor bekerja, maka tekanan freon yang keluar dari kompresor terus meningkat. Terlebih saat mesin digas, maka tekanan freon menjadi lebih besar.

    Ada sejumlah risiko apabila kompresor terus bekerja. Maka dari itu, ketika tekanan freon sudah mencapai titik maksimum, magnetic clutch akan memutus hubungan antara pulley kompresor dengan poros kompresor.

    Magnetic clutch bekerja dengan mengandalkan daya tarik magnetik. Sebuah koil digunakan untuk menciptakan daya tarik magnetik lewat proses induksi elektromagnetik. Saat induksi tersebut terjadi, maka magnetic clutch akan bergerak ke arah koil lalu menempel dengan pulley kompresor, sehingga poros mampu berputar.

    3. Kondensor

    Komponen selanjutnya adalah kondensor yang berfungsi memindahkan panas dari dalam freon atau refrigerant ke udara bebas. Prinsip kerja kondensor sama seperti radiator, yang mana mengharuskan freon terlebih dahulu dilalui dalam beberapa core untuk memindahkan panas semaksimal mungkin.

    Di antara core tersebut ada sirip-sirip yang bersifat konduktor. Jadi, saat aliran udara melewati sirip ini maka suhu akan lebih dingin.

    Kondensor yang bersifat konduktor menyebabkan suhu menjadi lebih tinggi pada freon, lalu akan berpindah ke sirip secara otomatis.

    4. Dryer

    Dryer merupakan komponen tambahan pada sistem AC mobil yang fungsinya mirip seperti filter. Sesuai namanya, fungsi utama dryer untuk mengeringkan freon dari air. Walaupun siklus AC mobil tertutup, namun tak menutup kemungkinan ada sedikit uap air yang masuk ke dalam saluran AC.

    Nah, uap air ini bisa masuk saat proses refill freon atau ketika detikers melakukan penggantian salah satu komponen AC mobil. Ketika saluran AC terbuka, maka udara bisa masuk ke dalam sistem.

    Di dalam dryer terdapat material pasir silika yang mampu mengikat air di dalam aliran freon. Dengan begitu, uap air yang masuk ke saluran tidak akan menyebabkan masalah pada sistem AC mobil.

    5. Expansion Valve

    Berikutnya ada expansion valve yang berfungsi mengubah wujud freon cair agar condong ke bentuk gas melalui proses spraying. Ibaratnya seperti parfum spray, walau suhu tabung parfum normal, namun saat disemprotkan ke kulit akan terasa sejuk.

    Hal ini disebabkan zat cair yang awalnya berada di dalam selang bertekanan tinggi, kemudian keluar ke ruang bertekanan rendah dalam kecepatan tinggi. Maka dari itu, suhu akan terasa lebih dingin.

    Proses spraying pada freon berfungsi agar suhu freon semakin dingin sebelum dimasukkan ke evaporator.

    6. Evaporator

    Evaporator berfungsi mendinginkan udara yang akan diventilasi ke dalam kabin mobil. Prinsip kerjanya sama seperti kondensor, yakni freon bersuhu dingin akan disalurkan ke dalam core yang juga terdapat sirip-sirip konduktor.

    Lalu, suhu dingin akan mengalir secara merata ke seluruh permukaan sirip karena memiliki sifat konduktor. Jadi, saat ada udara dihembuskan lewat sirip evaporator, maka suhu udara tersebut akan berkurang.

    Pada komponen ini juga terjadi proses perpindahan panas dari udara bebas ke dalam freon. Hal ini membuat udara yang berhembus melewati sirip evaporator memiliki suhu dingin, namun suhu freon setelah keluar dari evaporator lebih meningkat dari sebelumnya.

    Tips Merawat AC Mobil

    Apabila jarang dirawat, hal ini membuat AC mobil akan terasa kurang dingin saat dinyalakan. Bahkan, AC mobil bisa rusak dan membuatmu kegerahan saat berkendara.

    Maka dari itu, sebaiknya detikers rutin merawat komponen AC mobil dengan mengetahui sejumlah tipsnya di bawah ini:

    • Rutin menyalakan AC ketika mobil jarang digunakan, minimal seminggu sekali dengan durasi 3-5 menit. Namun, nyalakan AC mobil ketika mesin sudah stabil agar komponen dapat bekerja dengan normal.
    • Menjaga kebersihan kabin (interior) mobil agar udara yang dihasilkan dari AC mobil tidak bau.
    • Rutin membersihkan filter AC di bengkel.
    • Mengganti oli kompresor secara berkala.

    Demikian pembahasan mengenai macam-macam komponen AC mobil beserta fungsinya. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kapan Waktu Ideal buat Bersihkan AC? Ini Anjurannya

    Kapan Waktu Ideal buat Bersihkan AC? Ini Anjurannya


    Jakarta

    AC membuat udara di dalam ruangan menjadi dingin dan segar. Namun, untuk mempertahankan kondisi itu, AC perlu dibersihkan secara berkala.

    Filter AC semakin lama digunakan akan kotor dan berdebu. Jika dibiarkan, kotoran tersebut dapat mengganggu kinerja AC. Alhasil, AC bermasalah dan enggak dingin.

    Meski AC mesti rutin dibersihkan, bukan berarti harus panggil tukang servis setiap bulan ya. Temukan waktu ideal untuk membersihkan AC berikut ini.


    Waktu Ideal buat Bersihkan AC

    Dikutip dari Melbourne Heating & Cooling, pemilik rumah dianjurkan untuk membersihkan AC setiap 3-4 bulan sekali. Hal ini membantu meningkatkan aliran udara serta memastikan AC berfungsi secara efisien.

    Pembersihan secara berkala tak hanya membuat udara dingin, tetapi juga menjaga kualitas udara di rumah. Jika AC kotor, udara yang keluar bisa bercampur dengan debu, kotoran, dan bakteri sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    Selain membersihkan AC, pemilik perlu mengecek kondisi mesin secara menyeluruh dengan bantuan teknisi profesional. Lakukan pengecekan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Langkah ini penting untuk memastikan adanya kerusakan pada komponen AC atau tidak.

    Pertanda AC Harus Dibersihkan

    Kenali tanda-tanda AC sudah saatnya dibersihkan berikut ini.

    1. AC Tidak Dingin

    Kalau AC mulai terasa kurang dingin, bisa saja itu pertanda perlu membersihkan filternya. Sebab, filter AC yang kotor dan tersumbat membuat aliran udara menjadi tidak lancar.

    2. Bau Tak Sedap

    Udara yang keluar dari AC seharusnya terasa sejuk dan tidak berbau. Jika penghuni mencium bau apak, kemungkinan AC kotor dan dipenuhi bakteri dan jamur.

    3. Tagihan Listrik Meningkat

    Perhatikan juga kalau belakangan tagihan listrik meningkat drastis, bisa jadi itu karena AC kotor. AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan udara kalau filternya kotor sehingga energi yang dipakai pun semakin besar.

    Itulah informasi seputar AC kotor yang perlu dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com