Tag: pengajaran

  • 10 Cara Efektif Menambah Penghasilan bagi Kelas Menengah, Tertarik Coba?

    Jakarta

    Biaya hidup yang semakin meningkat membuat masyarakat kelas menengah ke bawah di Tanah Air kian menjerit. Sebagian dari mereka kini tidak lagi bisa mengandalkan pendapatan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi menabung untuk masa depan, sehingga penghasilan tambahan kian dicari.

    Ada sejumlah cara efektif menambah penghasilan, mulai dari bekerja freelance hingga berjualan secara online. Kalau sedang mencari pekerjaan sampingan untuk tambahan pendapatan, simak sederet caranya di bawah ini.

    Cara Menambah Penghasilan bagi Kelas Menengah

    Dilansir Nerdwallet dan Bankrate, berikut sederet cara menambah penghasilan bagi masyarakat kelas menengah:


    1. Membuat Konten YouTube

    Kalau memiliki hobi atau minat terhadap sesuatu, detikers dapat mengembangkannya untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Misalnya, hobi berjalan-jalan atau traveling, detikers dapat merekam perjalananmu itu. Kemudian menunjukkan lokasi atau aktivitas menariknya menggunakan ponsel atau kamera khusus.

    Usai mendapatkan rekaman, detikers dapat mengolahnya menjadi serangkaian konten melalui proses pengeditan dan lainnya.

    Setelah itu, kamu bisa mengunggahnya ke saluran YouTube yang telah didaftarkan AdSense. Nantinya, konten yang ditonton banyak orang akan menghasilkan uang.

    2. Membuka Kursus Online

    Bila punya keahlian tertentu, kamu bisa memperoleh penghasilan dari situ. Caranya dengan membuka kelas kursus secara online. Detikers bisa membuat materi pengajaran dalam bentuk video dan mendistribusikannya di situs seperti Udemy atau Coursera.

    Untuk menarik peserta, materi gratis dapat disediakan. Barulah bisa dikenakan biaya apabila mereka tertarik untuk mengetahui informasi lebih banyak.

    Kamu juga dapat membuka kelas online sendiri secara berbayar dengan mengadakan pertemuan. Pertemuan dapat dilakukan selama beberapa hari atau berkala setiap minggu.

    Peserta yang berhasil mengikutinya dapat diberikan sertifikat penyelesaian atau sertifikat keahlian berstandar.

    3. Gabung Program Afiliasi

    Lewat program afiliasi, detikers dapat memperoleh komisi dari setiap transaksi produk yang berhasil dilakukan. Cara ini dilakukan dengan menyertakan link ke penjualan produk.

    Kamu perlu terlebih dahulu mempromosikan produk pihak ketiga di akun media sosial dengan menyertakan tautan ke produk tersebut. Nantinya, orang akan mengklik link darimu jika tertarik membelinya. Dari situlah kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

    4. Menyewakan Rumah atau Sebagian Ruangan

    Kalau punya rumah atau sebagian ruangan yang kosong, detikers bisa menyewakannya kepada orang lain menjadi kontrakan atau kos.

    Kamu dapat menyewakannya secara bulanan atau tahunan dengan bayaran nominal tertentu. Selain itu, bangunan kosong juga dapat disewakan menjadi tempat usaha.

    5. Berjualan Secara Online

    Kini banyak orang lebih tertarik dengan pembelian online melalui e-commerce. Nah, detikers dapat memanfaatkannya untuk berjualan online. Kamu bisa menjual barang-barang produksi sendiri seperti makanan, pakaian, atau barang-barang lain yang mudah didapat.

    Kamu bisa juga menjadi reseller yang memasok barang dari orang lain. Menjadi reseller umumnya bisa dimulai dengan budget yang minim tanpa harus mengeluarkan anggaran besar.

    6. Bekerja Freelance

    Kalau memiliki keterampilan menulis atau desain grafis, kamu dapat melakukan pekerjaan freelance untuk memperoleh penghasilan tambahan.

    Detikers bisa menemukan lowongan pekerjaan lepas ini di platform seperti Upwork atau Fiverr. Dengan bekerja freelance, kamu bahkan bisa mendapatkan proyek dari luar negeri yang upahnya dalam mata uang USD lho.

    7. Menyediakan Lahan Parkir

    Di zaman sekarang banyak orang memiliki mobil tetapi rumahnya tidak memiliki halaman cukup untuk memarkirkan kendaraannya. Jika detikers punya halaman kosong, maka kamu dapat mengubahnya menjadi lahan parkir sewaan.

    Dengan membayar nominal secara harian atau bulanan, pemilik kendaraan yang tidak punya area parkir di tempat tinggalnya, dapat memarkirkan mobilnya di sana.

    8. Membuka Bisnis Franchise

    Franchise kian digandrungi karena menawarkan pembukaan bisnis dengan praktis. Dengan sistem franchise, detikers dapat membuka usaha dengan nama, merek dagang, produk, prosedur, hingga bahan baku dari bisnis yang telah ada.

    Sistem franchise diminati karena kamu tidak perlu pusing merencanakan bisnis dari nol. Bisa dibilang hanya perlu paham cara mengelolanya dengan benar. Dari situ, detikers akan memperoleh cuan yang banyak.

    9. Beriklan di Mobil

    Kalau punya mobil dan senang berjalan-jalan, detikers bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan memasangkan iklan di kendaraanmu.

    Nantinya agen periklanan akan mengevaluasi kebiasaan berkendara dan jarak yang ditempuh. Jika sesuai persyaratan, maka mereka akan membungkus mobilmu dengan stiker iklan.

    10. Jual Foto Online

    Detikers yang hobi memotret bisa mencoba cara yang satu ini. Dengan menjual stok foto ke platform seperti Getty Images atau Shutterstock, kamu dapat memperoleh pemasukan tambahan.

    Stok foto bisa berupa pemandangan atau objek tertentu. Tentunya setiap foto yang dijual harus berkualitas tinggi untuk diterima platform-platform tersebut. Maka dari itu, kamu perlu mempersiapkannya sedemikian rupa.

    Nah, itu tadi sederet cara mudah menambah penghasilan bagi kelas menengah di Indonesia. Detikers tertarik dengan cara yang mana nih?

    (azn/inf)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Sejarah, Tema, dan Ucapan yang Bisa Dibagikan ke Medsos

    Sejarah, Tema, dan Ucapan yang Bisa Dibagikan ke Medsos


    Jakarta

    Hari Guru Sedunia atau World Teacher Day’s 2025 diperingati pada 5 Oktober setiap tahunnya. Apa tema peringatan tahun ini?

    Peringatan Hari Guru Sedunia dilakukan untuk merayakan bagaimana peran guru dalam mengubah dunia pendidikan. Pada waktu ini, seluruh masyarakat dunia diajak untuk mendukung guru dan memikirkan masa depan profesi ini secara global.

    Sebagai informasi, Hari Guru Sedunia diselenggarakan atas kerja sama dengan berbagai organisasi strategis. Organisasi yang dimaksud seperti Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), Organisasi Perburuhan Internasionl (ILO), Dana Anak PBB (UNICEF), dan Education International (EI).


    Sejarah Hari Guru Sedunia

    Mengutip laman resmi UNESCO, 5 Oktober adalah hari pengesahan Rekomendasi ILO dan UNESCO terkait Status Guru pada 1966.

    Rekomendasi ini menetapkan tolok ukur mengenai hak dan tanggung jawab guru, standar pendidikan lanjutan, proses rekrutmen, pekerjaan, hingga kondisi pengajaran dan pembelajaran. Pada tahun 1997, rekomendasi ini diperluas dengan rekomendasi baru terkait status tenaga pengajar di pendidikan tinggi.

    Meski begitu, Hari Guru Sedunia telah dirayakan sejak tahun 1994. Pada hari ini, dunia diajak untuk merayakan peran guru dan memberikan dukungan agar mereka bisa mengembangkan diri dengan baik.

    Tema Hari Guru Sedunia 2025

    Perayaan Hari Guru Sedunia 2025 mengangkat tema “Recasting teaching as a collaborative profession” yang artinya “Membentuk kembali pengajaran sebagai profesi kolaboratif”. Tema ini menyoroti potensi transformatif dan kolaborasi bagi guru, sekolah, serta sistem pendidikan secara keseluruhan.

    Proses pengajaran dinilai UNESCO perlu dibingkai ulang sebagai sesuatu yang secara inheren kolaboratif. Hal ini bisa diwujudkan dengan dukungan oleh kebijakan, praktik, dan lingkungan yang baik.

    Berbagai hal tersebut menurut UNESCO sangat penting untuk diperhatikan, terutama untuk memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pemenuhan profesional untuk guru.

    Perayaan Hari Guru Sedunia 2025 diselenggarakan dalam konferensi tentang pendidikan guru di Addis Ababa, Etiopia, Afrika.Konferensi ini akan dibuka dengan pernyataan dari perwakilan UNESCO, UNICEF, ILO, dan EI.

    Selanjutnya, akan ada panel diskusi menteri yang akan dimoderatori oleh Uni Afrika.

    Topik yang diangkat dalam panel diskusi itu adalah “Dari Isolasi menuju Kekuatan Kolektif: Menata Ulang Profesi Guru Melalui Lensa Kolaborasi.”

    Ucapan Hari Guru Sedunia 2025

    Dilansir dari arsip detikEdu, berikut ini ucapan Hari Guru Sedunia 2025 yang bisa dibagikan ke media sosialmu!

    1. Ilmu yang telah engkau ajarkan adalah hadiah paling indah yang pernah engkau berikan. Terimakasih guruku. Selamat Hari Guru Sedunia 2025.

    2. Selamat Hari Guru Sedunia 2025 untuk para pahlawan tanpa tanda jasa. Pengabdian Anda telah membentuk masa depan kita. Terima kasih!

    3. Selamat Hari Guru Sedunia 2025 untuk para penuntun dalam labirin pengetahuan. Terima kasih atas petunjuk dan bimbingannya.

    4. Ucapan selamat kami untuk para guru yang tidak hanya memberikan pelajaran, tetapi juga membuka pintu ke dunia pengetahuan yang luas. Selamat Hari Guru Sedunia!

    5. Terima kasih guruku, engkau menggandeng tanganku, membuka pikiranku, dan menyentuh hatiku. Selamat Hari Guru Sedunia 2025!

    6. Di setiap keberhasilan kami, ada jejak tanganmu yang penuh kasih dan pengorbanan. Selamat Hari Guru Sedunia dan terima kasih, guru, atas semua dedikasimu.

    7. Dalam setiap cerita hidup kami, Bapak-Ibu guru adalah bab yang penuh inspirasi. Terima kasih telah menulis kisah-kisah keberhasilan bersama kami.

    8. Berjuta terima kasih rasanya tidak cukup mengungkapkan betapa kami bersyukur memiliki guru seperti Bapak dan Ibu. Semoga Bapak dan Ibu selalu diberikan kesehatan yang melimpah.

    9. Guruku tersayang, guruku tercinta, aku sadar jika tanpamu mungkin aku tidak akan mengerti mengenai banyak hal. Terima kasih Guruku.

    10. Selamat Hari Guru Sedunia 2025! Semua pengorbananmu tak terbalaskan, rasa lelah semoga menjadi Lillah. Kau yang terbaik di dunia!

    11. Happy Teacher’s Day! Thank you for your dedication and hard work in educating us. Wishing you health and happiness always.

    12. Happy World Teacher’s Day! We are so grateful for all the knowledge and kindness you’ve shared with us. May you always be blessed with joy and peace.

    13. On this special day, I want to express my deepest gratitude for all the effort, love, and wisdom you’ve shared. May you continue to inspire and guide countless more students, and may your life be filled with happiness, health, and fulfillment. Happy World Teacher’s Day!

    14. Teacher, you are the light that illuminates our path. Thank you, and Happy Teacher’s Day!

    15. Happy World Teacher’s Day! I want to thank you for everything you’ve done for me. Love, from your student.

    Itulah berbagai serba-serbi peringatan Hari Guru Sedunia tahun ini. Selamat Hari Guru Sedunia 2025 detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2025, Apa yang Nomor 1?

    25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2025, Apa yang Nomor 1?


    Jakarta

    Lembaga pemeringkatan universitas Times Higher Education (THE) telah merilis World University Ranking (THE WUR) 2025. Dalam pemeringkatan ini, detikers juga bisa melihat daftar universitas terbaik di Indonesia

    THEWUR adalah salah satu peringkat universitas global yang memberikan penilaian berdasarkan pengajaran, riset, transfer pengetahuan, dan wawasan internasional. Total, ada 18 indikator kinerja yang digunakan untuk menilai tiap universitas.


    Indikator kinerja perguruan tinggi dikelompokkan ke dalam lima area: pengajaran (lingkungan belajar); lingkungan riset (volume, pendapatan, dan reputasi); kualitas riset (dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan riset, dan pengaruh riset); wawasan internasional (staf, mahasiswa, dan riset); dan industri (pendapatan dan paten).

    Peringkat ini juga bisa digunakan sebagai acuan mendaftar universitas. Penasaran apa saja universitas terbaik di Indonesia versi THE WUR 2025? Simak di bawah ini.

    25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2025

    Berikut daftar universitas terbaik di dunia dari tota 2.092 perguruan tinggi di 115 negara dan wilayah yang masuk pemeringkatan THE WUR 2025.

    1. Universitas Indonesia
    Ranking dunia: 801-1.000
    Skor total:34.5-38.1

    2. Institut Teknologi Bandung
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    3. BINUS University
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    4. Universitas Airlangga
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    5. Universitas Gadjah Mada
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    6. Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    7. Universitas Sebelas Maret
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    8. Universitas Diponegoro
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    9. Universitas Hasanuddin
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    10. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    11. IPB University
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    12. Universitas Islam Indonesia
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    13. Universitas Jember
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    14. Universitas Negeri Malang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    15. Telkom University

    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    16. Universitas Ahmad Dahlan
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    17. Universitas Andalas
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    18. Universitas Muhammadiyah Malang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    19. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    20. Universitas Negeri Padang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    21. Universitas Negeri Semarang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    22. Universitas Negeri Surabaya
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    23. Universitas Negeri Yogyakarta
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    24. Universitas Padjadjaran
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    25. Universitas Pendidikan Indonesia
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    Itulah 25 universitas terbaik di Indonesia versi THE WUR 2025. Ada kampus impianmu?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Guru yang Kolaborasi Lebih Memungkinkan Capai Tujuan Pembelajaran

    Guru yang Kolaborasi Lebih Memungkinkan Capai Tujuan Pembelajaran



    Jakarta

    OECD Teaching and Learning International Survey (TALIS) 2024 telah dirilis. Laporan ini merupakan survei guru dan kepala sekolah terbesar di dunia.

    Pada 2024, 280.000 pendidik dari 55 sistem pendidikan berbagi wawasan tentang kondisi kerja, pengembangan profesional, dan realitas ruang kelas modern. Dalam edisi ini para guru mengungkapkan apakah dan bagaimana mereka menggunakan kecerdasan buatan, mengapa mereka memilih mengajar, dan apakah mereka ingin tetap menekuni profesi tersebut.

    Data dari TALIS memungkinkan pemerintah untuk membuat kebijakan yang meningkatkan kondisi pengajaran dan pembelajaran di sekolah mereka. Namun, perlu dicatat, Indonesia tidak terlibat dalam survei edisi kali ini.


    Guru yang Berkolaborasi Lebih Mencapai Tujuan Pembelajaran

    Berdasarkan laporan ini, guru menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja sama dibandingkan pada 2018. Guru penuh waktu rata-rata menghabiskan sekitar 3 jam per minggu untuk berpartisipasi dalam kerja tim dan berdialog dengan rekan kerja rata-rata.

    Dari sana didapat, guru yang melaporkan lebih banyak berkolaborasi cenderung lebih mungkin mencapai tujuan pembelajaran mereka. Memang ada banyak cara guru berkolaborasi. Namun, hanya ada 9% guru yang mengamati kelas guru lain dan memberikan umpan balik setiap bulannya, atau lebih.

    Guru yang lebih sering berkolaborasi cenderung berada di kuartil teratas efikasi diri di negara mereka, khususnya ketika guru terlibat dalam diskusi tentang perkembangan pembelajaran siswa tertentu dan bertukar materi ajar dengan rekan kerja.

    Kemudian, guru yang melaporkan hubungan profesional yang baik dengan kepala sekolah, guru lain, orang tua dan wali, dan siswa cenderung melaporkan kesejahteraan dan kepuasan kerja yang lebih tinggi.

    Rata-rata di seluruh sistem pendidikan OECD, 86% guru di sekolah mereka “setuju” atau “sangat setuju” bahwa mereka dapat saling mengandalkan.

    Pada laporan ini, juga diungkap Singapura dan Uni Emirat Arab menjadi yang teratas dalam penggunaan AI. Sekitar 75% guru di sana memanfaatkan kecerdasan buatan.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Hanya Fokus Ngajar Tak Asuh Murid

    Hanya Fokus Ngajar Tak Asuh Murid



    Jakarta

    Bukan hanya murid, keberadaan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan adalah hal yang tak terpisahkan dari penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Bagaimana status mereka?

    Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mencoba menjelaskannya kepada Pemimpin Redaksi detikcom, Alfito Deannova Ginting dalam acara Jejak Pradana. Menurutnya, dari awal kepala sekolah di Sekolah Rakyat dirancang sebagai aparatur sipil negara (ASN).

    “Pegawai negeri yang memang sudah punya pengalaman dan mereka harus ikut seleksi,” katanya ditulis Kamis (9/10/2025).


    Para kepala sekolah di Sekolah Rakyat merupakan sosok-sosok terpilih yang diusulkan oleh bupati dan gubernur. Setelah diusulkan, mereka kembali mengikuti seleksi sehingga orang-orang pilihan dan mumpuni lah yang menempati jabatan tersebut

    “Jadi mereka memang orang-orang yang terlatih dan ketika mereka daftar, siap ikut seleksi kepala Sekolah Rakyat mereka sudah tahu persis apa yang mereka hadapi ketika jadi kepala sekolah,” jelasnya.

    Sedangkan untuk guru, syarat agar bisa mendaftar menjadi pengajar Sekolah Rakyat haruslah memiliki sertifikasi pendidik. Sehingga, mereka diharuskan sudah lulus dari Program Profesi Guru (PPG).

    “Ada puluhan ribu itu, dibuka pendaftaran ikut proses seleksi dan seleksinya cukup ketat sekolah. Nah, Alhamdulillah banyak guru-guru yang Saya lihat ini, pada beberapa bulan terakhir ini, bekerja dengan baik, semangat, dan mereka terampil,” sambung Gus Ipul.

    Terkait status guru, Gus Ipul menyatakan Sekolah Rakyat menentukan bila mereka termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sehingga, mereka tergolong dalam ASN dengan standar gaji yang jelas.

    Guru Tidak Asuh Murid

    Saat ini, Gus Ipul menyebut Sekolah Rakyat masih bersifat rintisan. Artinya, belum ada gedung permanen dan beroperasi pada balai Kemensos dan lembaga lainnya.

    Beberapa di antara Sekolah Rakyat memang sudah ada kamar guru yang memungkinkan pengajar menginap dan mengikuti kegiatan bersama murid secara penuh. Namun, sebagian lainnya belum.

    Oleh karena itu, Gus Ipul menyebut ketika Sekolah Rakyat memiliki sekolah permanen nantinya, Kemensos akan menyiapkan asrama khusus guru. Dengan begitu, para guru tidak perlu lagi pulang-pergi lantaran sudah disiapkan tempat.

    Meskipun nantinya disiapkan asrama guru, mereka tidak berperan sebagai pengasuh. Seluruh proses pengasuhan murid di luar jam belajar merupakan tugas dari wali asuh.

    “Mereka hanya fokus pada proses pengajaran, jadi sudah dibagi dengan baik,” tegasnya.

    Setelah lolos dari seleksi sebagai guru Sekolah Rakyat, para pengajar melalui pembekalan dari narasumber yang memiliki kompetensi mumpuni. Selanjutnya, mereka juga akan terus ditingkatkan kemampuan pengajarannya.

    “InsyaAllah akan terus (ditingkatkan kemampuan pengajarannya),” pungkas Gus Ipul.

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Referensi Masuk Kuliah

    20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Referensi Masuk Kuliah


    Jakarta

    Daftar universitas terbaik di Indonesia terbaru tertuang dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2026, diriis Kamis (9/10/2025). Sebanyak 35 perguruan tinggi di Indonesia masuk daftar pemeringkatan perguruan tinggi global ini dari total 2.191 perguruan tinggi di 115 negara dan wilayah.

    THE WUR 2026 mengukur kinerja perguruan tinggi global yang berdasarkan aspek pengajaran (bobot 29,5%), penelitian (29%), transfer pengetahuan yang berjalan (30%), industri (4%)dan pandangan internasional (7,5%). Total 18 indikator kinerja digunakan pada aspek-aspek ini.


    Aspek lingkungan pengajaran meliputi indikator reputasi pengajaran (15%), rasio staf terhadap mahasiswa (4,5%), rasio doktor terhadap sarjana (2%), rasio gelar doktor terhadap staf akademik (5,5%), dan pendapatan institusional (2,5%).

    Aspek lingkungan penelitian meliputi reputasi riset (18%), pendapatan riset (5,5%), dan produktivitas riset (5,5%). Sedangkan aspek kualitas riset menyorot dampak sitasi (15%), kekuatan penelitian (5%), keunggulan penelitian (5%), dan pengaruh penelitian (5%).

    Aspek industri terdiri dari pendapatan industri dan paten, masing-masing berbobot 2%. Adapun aspek pandangan internasional meliputi indikator mahasiswa internasional, staf internasional, dan penulisan bersama tingkat internasional, masing-masing berbobot 2,5%.

    20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026

    Berdasarkan indikator di atas, University of Oxford meraih predikat universitas terbaik di dunia saat ini. Oxford memperoleh skor keseluruhan 98.2 dari semua aspek pemeringkatan.

    Sementara itu, berikut Top 20 perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi THE World University Rankings 2026.

    1. Universitas Indonesia (UI)

    • Peringkat dunia: 801-1.000
    • Skor keseluruhan: 35.5-38.9

    2. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    Peringkat dunia: 1.001-1.200
    Skor keseluruhan: 32.1-35.4

    3. Binus University

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    4. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    5. Universitas Airlangga (Unair)

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    6. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    7. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluuhan: 27.3-32.0

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    9. Universitas Kristen (Unika) Indonesia Atma Jaya

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    10. Universitas Diponegoro

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    11. Universitas Halu Oleo (UHO)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    12. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    13. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    14. IPB University

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    15. Universitas Islam Indonesia (UII)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    16. Universitas Jember (Unej)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    17. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    18. Universitas Negeri Malang (UM)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    19. Telkom University (Tel-U)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    20. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    Sebagai catatan, THE WUR juga mengungkapkan daftar perguruan tinggi yang berstatus sebagai reporter. Dikutip dari laman resmi THE, status ini menunjukkan universitas bersangkutan merupakan peserta aktif dalam proses pemeringkatan, tetapi belum diperingkat tahun ini.

    Bagaimana detikers, ada calon kampus tujuanmu? Semangat menyiapkan diri untuk pendaftaran!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Binus Teratas

    8 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Binus Teratas


    Jakarta

    Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2026 telah dirilis pada Kamis (9/10/2025). Terdapat 35 perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan ini dari total 2.191 kampus di 115 negara dan wilayah.

    Pemeringkatan WUR edisi kali ini mengukur kinerja perguruan tinggi global berdasarkan transfer pengetahuan yang berjalan (bobot 30%), aspek pengajaran (bobot 29,5%), penelitian (29%), outlook internasional (bobot 7,5%), industri (4%). Terdapat 18 indikator kinerja pada aspek-aspek penilaian tersebut.

    Dalam THE WUR 2026 ini, sejumlah universitas swasta di Indonesia juga masuk dalam ranking. Siapa saja perguruan tinggi swasta (PTS) atau kampus swasta teratas di Indonesia?


    Universitas Swasta Terbaik di Indonesia THE WUR 2026

    1. Binus University

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    2. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

    • Peringkat dunia: 1.201-1.500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    3. Universitas Kristen (Unika) Indonesia Atma Jaya

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    4. Universitas Islam Indonesia (UII)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    5. Telkom University (Tel-U)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    6. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    7. Universitas Muhammadiyah Malang

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    8. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

    • Peringkat dunia: 1.501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2.

    Indikator THE WUR 2026

    Inilah indikator-indikator yang digunakan pada penilaian THE WUR 2026:

    1. Kualitas Penelitian (Bobot 30%)

    • Dampak sitasi (15%)
    • Kekuatan penelitian (5%)
    • Keunggulan penelitian (5%)
    • Pengaruh penelitian (5%)

    2. Pengajaran (Bobot 29,5%)

    • Reputasi pengajaran (15%)
    • Rasio doktor dan staf akademik (5,5%)
    • Rasio staf dan mahasiswa (4,5%)
    • Rasio doktor dan sarjana (2%)
    • Pendapatan institusional (2,5%)

    3. Lingkungan Penelitian (Bobot 29%)

    • Reputasi riset (18%)
    • Pendapatan riset (5,5%)
    • Produktivitas riset (5,5%)

    4. Outlook Internasional (Bobot 7,5%)

    • Mahasiswa internasional (2,5%)
    • Staf internasional (2,5%)
    • Penulisan bersama tingkat internasional (2,5%)

    5. Industri (Bobot 4%)

    • Pendapatan industri (2%)
    • Paten (2%).

    Itulah beberapa universitas swasta di Indonesia yang masuk dalam peringkat teratas versi THE WUR 2026. Ada kampus yang jadi tujuan kalian, detikers?

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Versi THE WUR dan QS WUR, Ada Impianmu?

    Daftar Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Versi THE WUR dan QS WUR, Ada Impianmu?


    Jakarta

    Fakultas hukum merupakan salah satu tujuan studi yang digemari siswa untuk lanjut ke pendidikan tinggi. Sebagai referensi, detikers bisa cek daftar fakultas hukum terbaik di Indonesia di sini.

    Minat siswa pada bidang hukum tentu bukan tanpa alasan. Bidang hukum seringkali dianggap sebagai jurusan dengan prospek karier yang menjanjikan, mulai dari menjadi seorang pengacara, notaris, hingga jaksa.


    Belajar di kampus terbaik bisa membantu dalam mendalami ilmu hukum. Berdasarkan peringkat Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) by Subject 2025 dan Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) by Subject 2025, ada beberapa fakultas hukum terbaik di Indonesia yang bisa menjadi pilihan untuk menekuni ilmu hukum. Berikut daftarnya.

    Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Versi THE WUR by Subject 2025

    Pemeringkatan THE WUR by Subject 2025 diketahui menggunakan indikator utama pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas penelitian, industri, dan pandangan internasional. Dalam bidang hukum, penilaian dirancang untuk mencerminkan kualitas khas dalam disiplin akademis hukum di seluruh dunia.

    Adapun perguruan tinggi dengan fakultas hukum terbaik di Indonesia berdasarkan THE WUR by Subject 2025 yakni sebagai berikut:

    1. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    3. Universitas Indonesia (UI)

    4. Universitas Diponegoro (Undip)

    5. Universitas Airlangga (Unair)

    6. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    7. Universitas Brawijaya (UB)

    Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2025

    QS World University Rankings by Subject 2025 menilai setiap bidang studi melalui poin indikator reputasi akademis, ulasan, dari perusahaan, sitasi penelitian per makalah, indeks H, dan jaringan penelitian internasional.

    Berikut daftar perguruan tinggi dengan fakultas hukum terbaik di Indonesia versi QS WUR by Subject 2025:

    1. Universitas Indonesia

    2. Universitas Airlangga

    3. Universitas Gadjah Mada

    4. Universitas Diponegoro

    5. Universitas Padjadjaran

    6. Universitas Brawijaya

    3 Persiapan Menjadi Mahasiswa Fakultas Hukum

    Selain mengetahui kampus tujuan, detikers juga perlu menyiapkan tiga hal berikut sebelum menjadi mahasiswa fakultas hukum. Yuk, simak di bawah ini:

    1. Rajin Membaca

    Latihlah kebiasaan membaca. Mengapa hal ini penting? Akan ada banyak teori-teori ilmu hukum dan aturan perundang-undangan yang harus detikers pahami.

    2. Update Isu-isu tentang Ilmu Hukum

    Isu-isu hukum sebenarnya bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Bacalah koran, majalah, atau situs berita. Dengan begitu, kamu akan mudah menemukan berita atau artikel tentang peristiwa yang mengandung aspek hukum.

    3. Asah Kemampuan Berpikir Kritis

    Dikutip dari laman Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan untuk bisa mengkaji suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang. Mahasiswa fakultas hukum akan sering diminta untuk menganalisis kasus atau masalah. Kemampuan untuk memetakan masalah menjadi hal yang krusial dan berkaitan dengan berpikir kritis.

    Demikian daftar fakultas hukum terbaik versi THE WUR by Subject dan QS WUR by Subject 2025. Siap menjadi mahasiswa hukum?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Universitas Keagamaan Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Nomor Satu Siapa?

    6 Universitas Keagamaan Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Nomor Satu Siapa?


    Jakarta

    Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026 telah dirilis belum lama ini. Pemeringkatan ini menilai pengajaran, penelitian, transfer pengetahuan, dan wawasan secara internasional.

    THE menggunakan 18 indikator kinerja yang dikalibrasi untuk memberikan perbandingan. Dari sana didapat peringkat universitas-universitas di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.

    Berdasarkan THE WUR 2026 khususnya di Indonesia, sejumlah perguruan tinggi keagamaan juga masuk dalam pemeringkatan. Kampus-kampus ini bisa untuk referensi anak madrasah kelas 12.


    Daftar Kampus Keagamaan Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026

    1. Universitas Muhammadiyah Surakarta

    • Peringkat dunia:1201-1500
    • Skor keseluruhan: 27.3-32.0

    2. Universitas Islam Indonesia

    • Peringkat dunia: 1501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    3. UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    • Peringkat dunia: 1501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    4. Universitas Ahmad Dahlan

    • Peringkat dunia: 1501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    5. Universitas Muhammadiyah Malang

    • Peringkat dunia: 1501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2

    6. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

    • Peringkat dunia: 1501+
    • Skor keseluruhan: 10.3-27.2.

    Pada laman resminya THE turut memperlihatkan daftar perguruan tinggi reporter. Status reporter disematkan pada kampus-kampus yang menjadi peserta aktif dalam proses pemeringkatan, tetapi belum diperingkat pada tahun ini.

    Indikator Pemeringkatan THE WUR 2026

    Reputasi pengajaran (15%)
    Rasio gelar doktor terhadap staf akademik (5,5%)
    Rasio staf terhadap mahasiswa (4,5%)
    Pendapatan institusional (2,5%)
    Rasio doktor terhadap sarjana (2%)

    • Lingkungan Penelitian (Bobot 29%)

    Reputasi riset (18%)
    Produktivitas riset (5,5%)
    Pendapatan riset (5,5%)

    Dampak sitasi (15%)
    Kekuatan penelitian (5%)
    Pengaruh penelitian (5%)
    Keunggulan penelitian (5%)

    Pendapatan industri (2%)
    Paten (2%)

    • Wawasan Internasional (Bobot 7,5%)

    Mahasiswa internasional (2,5%)
    Penulisan bersama tingkat internasional (2,5%)
    Staf internasional (2,5%).

    (nah/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Pekerjaan Paling Tidak Aman karena AI, Penulis Salah Satunya?

    10 Pekerjaan Paling Tidak Aman karena AI, Penulis Salah Satunya?


    Jakarta

    Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah mengubah dunia industri kerja. Perlahan, posisi yang tadinya dilakukan oleh manusia digantikan oleh mesin berkemampuan AI. Apa saja pekerjaan paling tidak aman?

    Laporan terbaru dari Microsoft menemukan puluhan pekerjaan berpotensi terancam karena keberadaan AI. Ancaman ini terjadi karena AI bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan manusia.

    Laporan menganalisis 200.000 percakapan anonim dan pengguna chatbot di Amerika Serikat, yang dikumpulkan antara Januari hingga September 2025. Setiap pekerjaan kemudian diberi skor keseluruhan berdasarkan metrik tertentu. Skor yang lebih tinggi menunjukkan paparan AI yang lebih tinggi (skor paling tinggi 0,50).


    Hasilnya, bidang kepenulisan, dinilai berisiko dengan kedatangan AI karena AI bisa membantu mereka untuk menulis.

    “Kami menemukan bahwa aktivitas kerja paling umum yang membutuhkan bantuan AI adalah pengumpulan informasi dan penulisan, sementara aktivitas paling umum yang dilakukan AI sendiri adalah penyediaan informasi dan bantuan, penulisan, pengajaran, dan pemberian nasihat,” tulis para peneliti dalam laporan tersebut, dilansir CNBC.

    Pekerjaan Tidak Berarti Diganti AI, tapi Lebih Kompetitif

    Menurut laporan, analisis ini tidak ingin menunjukkan bagaimana AI akan mengganti pekerjaan manusia. Namun, ingin memberi petunjuk bahwa industri kerja hari ini menjadi lebih kompetitif.

    Ini artinya, pekerja harus relevan dengan perkembangan teknologi masa kini. Di sisi lain, harus bisa mengembangkan diri, termasuk dengan pengetahuan AI agar bisa memanfaatkan teknologi.

    “Anda harus mempelajari semua yang Anda bisa tentang perangkat AI dan bagaimana Anda dapat memanfaatkannya untuk menguntungkan perusahaan Anda,” kata Jensen Huang, salah satu pendiri dan CEO Nvidia.

    “Semua pekerjaan akan terdampak, dan langsung. Hal ini tidak dapat dipungkiri,” imbuhnya.

    Jadi, alih-alih takut dengan adanya AI, ini merupakan momen di mana ada peluang untuk pekerja semakin berkembang.

    “Revolusi AI itu nyata, dan alih-alih takut, kita seharusnya melihatnya sebagai peluang untuk berevolusi dan berkembang,” ujar dosen bisnis Stanford, Robert E. Siegel.

    Berikut ini sederet pekerjaan yang paling tidak aman atau berisiko karena keberadaan AI, dikutip dari CNBC dan Visual Capitalist.

    Daftar 10 Pekerjaan Paling Tidak Aman atau Berisiko karena AI

    1. Penerjemah dan Juru Bahasa

    Skor: 0,49

    2. Sejarawan

    Skor: 0,48

    3. Petugas Penumpang

    Skor: 0,47

    4. Perwakilan Penjualan Layanan

    Skor: 0,46

    5. Penulis dan Pengarang

    Skor: 0,45

    6. Pemrogram Alat Pengontrol Numerik Komputer (CNC)

    Skor: 0,44

    7. Perwakilan Layanan Pelanggan

    Skor: 0,44

    8. Operator Telepon

    Skor: 0,42

    9. Pendidik Manajemen Pertanian dan Rumah

    Skor: 0,41

    10. Penyiar Siaran dan DJ Radio

    Skor: 0,41.

    (faz/nah)



    Sumber : www.detik.com