Tag: pengganti gula

  • 5 Pemanis Pengganti Gula, Tetap Enak dan Sehat


    Jakarta

    Gula memberikan kenikmatan pada makanan, namun gula memiliki kalori kosong yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas jika dikonsumsi secara berlebihan.

    Lantas, apa saja pemanis yang bisa menjadi pengganti gula tetapi tetap enak dan sehat? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini!

    Pemanis Pengganti Gula

    Sebagian besar pengganti gula memiliki tingkat manis yang lebih tinggi dibandingkan gula biasa, sehingga cukup menggunakannya dalam jumlah yang lebih sedikit.


    Beberapa di antaranya rendah kalori, sementara yang lain bahkan memiliki sedikit atau tidak mengandung kalori.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa pemanis pengganti gula yang lebih alami dan tetap enak.

    1. Stevia

    Stevia merupakan pemanis tanaman tanpa kalori yang berasal dari Stevia rebaudiana di Amerika Selatan. Glikosida steviol, ekstrak yang sangat dimurnikan dari daun tanaman ini, memiliki tingkat kemanisan 200 hingga 400 kali lipat daripada gula pasir biasa.

    Stevia populer sebagai pemanis rendah kalori dalam makanan dan minuman olahan. Glikosida steviol aman untuk digunakan. Meskipun banyak orang tidak menyukai rasanya, Anda dapat mencoba berbagai jenisnya untuk menemukan jenis yang sesuai dengan selera.

    2. Madu

    Madu, cairan kental berwarna keemasan yang dihasilkan oleh lebah ini mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan senyawa tumbuhan yang dapat memberikan manfaat antioksidan dan anti-inflamasi.

    Beberapa penelitian juga menunjukkan kemampuan madu untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol total.

    Namun, disarankan untuk tetap mengkonsumsinya dengan bijak, dan beberapa kelompok, seperti orang dewasa yang lebih tua, yang sakit, atau anak-anak di bawah 6 tahun, sebaiknya menghindari madu mentah.

    3. Monk Fruit

    Buah Monk, yang berasal dari tanaman Siraitia grosvenorii di Cina, adalah pemanis pengganti gula yang tidak memberikan dampak besar pada kadar gula darah.

    Ekstrak buah Monk memiliki tingkat kelebihan manis hingga 300 kali lipat dari gula pasir tanpa mengandung kalori (bebas kalori).

    Selain itu, penelitian terbatas menunjukkan bahwa buah Monk dapat membantu mengurangi peradangan, melindungi kesehatan otak, dan berfungsi sebagai antioksidan.

    4. Kurma

    Kurma, sebagai buah kering yang kaya nutrisi, merupakan alternatif sehat untuk gula rafinasi dan dapat digunakan sebagai pengganti gula dalam berbagai resep.
    Gula kurma memiliki kalori yang lebih rendah dan indeks glikemik rendah.

    Meskipun tinggi kalori dan mengandung gula alami, penelitian menunjukkan bahwa kurma tidak signifikan mempengaruhi kadar gula darah, bahkan pada penderita diabetes.

    Selain buahnya, kurma dapat diolah menjadi gula kurma dan sirup kurma, yang keduanya dianggap lebih sehat karena mempertahankan nutrisi kurma utuh.

    5. Sirup Maple

    Maple syrup adalah sirup kental berisi gula yang dihasilkan dari pemasakan getah pohon maple. Kandungan mineral dan senyawa fenolik dalam maple syrup memberikan efek antiinflamasi dan antioksidan.

    Maple syrup murni memberikan manfaat nutrisi signifikan sebab tinggi mineral, rendah kalori, dan dapat menghambat penyerapan gula darah, sehingga bermanfaat terutama bagi penderita diabetes.

    Meskipun kaya nutrisi dan memiliki Indeks Glikemik yang sedikit lebih rendah daripada gula biasa, sebaiknya tetap membatasi konsumsi pemanis tambahan.

    Nah, itulah tadi beberapa pemanis pengganti gula yang lebih alami, tetap enak, dan sehat. Ada berbagai pilihan pengganti gula alami yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk gula dengan kalori yang lebih rendah.

    (inf/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini


    Jakarta

    Kopi sehat memang identik tanpa gula dan pemanis buatan. Tapi ada banyak pemanis alternatif yang bisa dicampur ke dalam racikan kopi sehat.

    Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau secangkir kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minuman yang kaya akan antioksidan ini, disarankan banyak ahli kesehatan untuk diminum rutin setiap harinya guna mencegah berbagai penyakit seperti serangan jantung hingga kanker.

    Tentunya kopi yang memiliki manfaat ini adalah kopi yang tidak diberikan pemanis seperti gula dan bahan lainnya. Terkadang tambahan pada kopi inilah yang membuat kopi jadi tidak sehat bahkan memiliki kalori tinggi.


    Dilansir dari The Daily Meal ada lima bahan pemanis alternatif yang sehat untuk kopi. Berikut daftarnya.

    1. Susu Almond

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Beberapa tahun terakhir, susu almond begitu digandrungi. Susu yang dibuat dari sari almond ini punya rasa agak manis, creamy, dan rasa nutty yang khas.

    Segelas susu almond tanpa pemanis mengandung sekitar 40 kalori, 2 gram protein, dan 3 gram lemak. Susu almond juga tinggi vitamin E yang bagus untuk kesehatan kulit dan imunitas tubuh.

    Untuk campuran kopi, susu almond juga memberikan aroma dan cita rasa khas kacang almond yang khas. Bagi kamu yang ingin minum kopi susu rendah kalori dan lemak, jenis susu ini layak dicoba.

    2. Madu

    Tambahkan Madu ke Kopi untuk Dapatkan Rasa dan Manfaat ManisTambahkan Madu ke Kopi untuk Dapatkan Rasa dan Manfaat Manis Foto: Ilustrasi iStock

    Madu memiliki lebih banyak kalori daripada gula. Madu juga mempengaruhi gula darah dengan cara yang sama seperti gula pada umumnya. Satu sendok teh madu memiliki sekitar 21 kalori sementara gula putih hanya memiliki sekitar 12 kalori.

    Tetapi ketika berbicara soal manfaat kesehatan, kita tidak bisa hanya melihat kalori. Meskipun kandungan kalorinya lebih tinggi tapi madu juga turut memberi stamina dan energi. Rasanya juga lebih manis madu ketimbang gula.

    Jadi cukup dengan satu sendok teh madu saja rasa kopi sudah manis.

    3. Cokelat Bubuk

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Bubuk kakao mengandung serat, zat besi dan kalsium. Menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2011 dari National Center of Biotechnology, bubuk kakao alami juga tinggi fenolik yang membantu mencegah peradangan, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membuat bahagia serta meredakan stres.

    “Cocoa kaya akan antioksidan, dan tidak mengandung gula,” tambah Senior. Cokelat bubuk membuat kopi lebih nikmat dan creamy. Cukup tambahkan satu sendok cokelat bubuk pada kopi maka kamu sudah bisa menikmati secangkir kopi moka.

    4. Santan

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Santan bukan hanya bisa ditambahkan sebagai bumbu masakan tapi juga membuat minuman kamu lebih enak. Tambahkan sedikit santan pada kopi dan rasakan sensasi nikmatnya yang legit dan sedikit gurih.

    Santan mengandung gula alami yang membuat kopi jadi sedikit manis namun tidak mengandung kalori berlebih. Santan juga mengandung asam lemak yang bermanfaat: Sebuah studi tahun 2013 menemukan bukti bahwa santan merupakan sumber lemak jenuh yang sehat yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

    5. Kayu Manis

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi rempah punya banyak penggemar. Aroma dan rasanya yang harum khas menjadikan kopi rempah cepat populer. Kamu bisa menambahkan sepotong kayu manis atau kayu manis bubuk untuk membuat kopi yang manis dan harum meskipun tanpa tambahan gula.

    Studi tahun 2019 dari National Center for Biotechnological Information menunjukkan bahwa kayu manis memiliki efek anti-diabetes karena dapat menghambat enzim gastrointestinal dan membantu memodulasi respons dan sensitivitas insulin. Kopi kayu manis paling pas dinikmati dalam keadaan hangat.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Konsumsi Kurma Dapat Turunkan Berat Badan, Asalkan Ikuti Cara Ini

    Konsumsi Kurma Dapat Turunkan Berat Badan, Asalkan Ikuti Cara Ini


    Jakarta

    Dalam upaya menurunkan berat badan, banyak orang memilih makanan alternatif, seperti mengonsumsi kurma sebagai pengganti gula. Apakah bisa bantu turunkan berat badan?

    Menjaga pola makan tidak hanya dapat memberikan manfaat kesehatan pada tubuh, tetapi juga bisa membantu mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

    Salah satu tantangan dalam menjaga pola makan adalah tentang asupan gula. Karenanya, tak sedikit orang yang memilih makanan alternatif, seperti kurma untuk pengganti gula alami.


    Kurma dianggap sebagai alternatif makanan yang lebih sehat yang tidak hanya mengurangi asupan kalori, tetapi juga mengandung nutrisi penting yang diperlukan tubuh.

    kurmakurma dapat dijadikan sebagai pengganti gula alami, asalkan dibatasi konsumsinya. Foto: Getty Images/AnnaPustynnikova

    Lantas apakah kurma dapat membantu proses diet? Dikutip dari News18 (14/03/25) meskipun kurma bergizi, tetapi harus dikonsumsi dalam jumlah sedang karena kandungan kalorinya tinggi.

    Kurma secara alami mengandung gula yang tinggi. Ini berkontribusi terhadap jumlah kalorinya. Dikutip dari Healthline, 1 butir kurma mengandung sekitar 20 kalori.

    Oleh karena itu, mengonsumsi lima buah kurma akan menghasilkan sekitar 100 kalori. Perlu dicatat juga bahwa ukuran dan jenis kurma dapat memengaruhi kandungan kalorinya.

    Di samping itu, kurma juga mengandung serat, vitamin, dan mineral penting. Nutrisi tersebut menjadikan kurma tepat sebagai pilihan makanan yang bergizi.

    KurmaKurma mengandug serat yang bagus untuk melancarkan pencernaan. Foto: Getty Images/Enez Selvi

    Kandungan seratnya dapat membantu menahan rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, kurma juga dapat meningkatkan kadar energi untuk tubuh.

    Namun, karena kepadatan kalorinya, mengonsumsi dalam takaran ideal adalah kunci saat mengonsumsi kurma jika ingin menurunkan berat badan. Batasi konsumsi kurma agar tidak berlebihan.

    Sementara itu, menggunakan kurma sebagai pengganti gula olahan bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Sirup kurma bisa dipilih untuk menyajikan makanan dan minuman.

    Namun, untuk menghindari konsumsi kalori berlebih, nikmati kurma secukupnya. Perhitungan kalori dari kurma dalam asupan kalori harian.

    Selain itu, jika kamu menderita diabetes atau kondisi kesehatan lainnya, konsultasikan dengan dokter sebelum menambahkan kurma ke dalam menu makan harian untuk menurunkan berat badan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com