Tag: penipuan

  • 4 Cara Cek SIM Asli atau Palsu, Bisa Pakai HP


    Jakarta

    Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak sembarangan diterbitkan kepolisian karena berkaitan dengan keselamatan di jalan. Pemohon SIM pun harus melewati serangkaian tes untuk mendapatkan SIM.

    Namun sebagian orang ingin mencari cara cepat melalui jalur tidak resmi. Di sinilah orang bisa menjadi korban penipuan SIM palsu. Padahal korbannya mungkin sudah membayar biaya yang tak murah.


    Nah, terutama buat detikers yang pernah membuat SIM lewat calo, media sosial, atau jalur tak resmi lainnya, coba cek dulu SIM kalian. Simak cara cek SIM asli atau palsu dengan mengenali perbedaannya berikut ini.

    Perbedaan SIM Asli dan Palsu

    Berikut ini sejumlah perbedaan SIM asli dan palsu yang perlu detikers perhatikan.

    1. Periksa Cetakan

    Dikutip dari Auto2000, ada kemungkinan perbedaan pada cetakan SIM palsu. Coba pinjam SIM temanmu dan bandingkan. Perbedaan ini meliputi:

    • Logo Polri: Pada SIM asli, logonya tampak keemasan, cerah, dan memantulkan cahaya. Pada SIM palsu, logonya redup.
    • Bentuk dan letak tulisan: Bandingkan bentuk atau font tulisan dengan SIM lainnya. Selain itu, tata letak kolom pada SIM baru sudah berbeda dengan yang lama.
    • Warna: Warna SIM baru ialah putih pada sebagian besar kartunya, dan ada sedikit bagian merah di atas. Selain itu terdapat latar belakang peta Indonesia pada kolom tulisan.
    • Nomor SIM: Nomor SIM yang terbaru adalah sama dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP. Jika baru-baru ini kamu mencetak SIM tapi mendapatkan nomor SIM lama, maka perlu dicurigai.

    2. Barcode

    SIM juga menggunakan barcode yang terletak sisi kanan bawah, di atas tanggal masa berlaku. Namun barcode ini hanya bisa dicek oleh petugas kepolisian. Jika terjaring razia, polisi mungkin akan memindai barcode tersebut untuk memastikan keasliannya.

    3. Hologram

    Selain barcode, ada juga hologram yang dipasang pada bagian belakang SIM. Menurut Kepala Seksi (Kasi) SIM Satpas Daan Mogot Kompol Rezha Rahandi, hologram dan stiker pelapis SIM ini tidak bisa dipalsukan. Hologram ini berbentuk oval yang menunjukkan logo Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

    “Hologram itu kalau dari Korlantas itu, pengadaannya sudah jelas bahwa hologram ini sampai kapan pun tidak akan bisa dipalsukan. Nah itu yang paling menentukan bahwa itu SIM-nya asli atau palsu,” kata Rezha dikutip dari detikNews.

    4. Cek di Aplikasi Korlantas

    Terakhir, detikers bisa mengecek sendiri lewat aplikasi Digital Korlantas yang bisa diunduh di HP. Aplikasi ini biasa dipakai untuk mengajukan pembuatan SIM baru atau perpanjangan SIM online.

    Cara cek keaslian SIM adalah sebagai berikut:

    • Buka aplikasi Digital Korlantas. Jika belum terdaftar, lakukan pendaftaran terlebih dahulu dan isi data seperti NIK, nama, dll.
    • Login dengan nomor HP dan PIN yang sudah dibuat.
    • Klik logo Korlantas di bagian tengah bawah.
    • Pilih golongan SIM kamu, apakah SIM A atau SIM C.
    • Isi Nomor SIM, lalu pilih Simpan Data.
    • Jika SIM kamu asli, maka penyimpanan data akan sukses, dan SIM digital akan muncul pada halaman depan.

    Cara lainnya adalah dengan mengklik opsi Tempel Kartu. Kamu cukup menempelkan SIM pada HP yang sudah dilengkapi NFC. SIM asli memiliki chip yang akan terdeteksi oleh aplikasi. Data terkait keaslian SIM secara otomatis akan muncul.

    Itulah tadi 4 cara cek SIM asli atau palsu yang bisa kamu lakukan. Sebaiknya detikers mengajukan SIM lewat cara resmi, karena sekarang prosesnya lebih mudah. Tes praktik pun kini dipermudah dibandingkan sebelumnya.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Blokir Rekening Jika Terjadi Penipuan

    Jakarta

    Kasus penipuan yang melibatkan transfer uang semakin marak terjadi. Dengan berbagai modus, seperti melalui pesan singkat, telepon, atau aplikasi digital, para penipu terus mencari celah untuk menjebak korban.

    Jika kalian terlanjur mentransfer uang kepada penipu, jangan panik. Ada langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk memblokir rekening penipu dan mencegah uang kalian digunakan lebih lanjut.

    Langkah Memblokir Rekening Penipu

    Hubungi Call Center Bank Terkait

    Langkah pertama adalah menghubungi call center bank yang digunakan oleh penipu. Sampaikan laporan bahwa kalian menjadi korban penipuan, lengkap dengan bukti-bukti seperti struk ATM, tangkapan layar (screenshot) dari aplikasi perbankan, atau percakapan melalui pesan singkat.


    Untuk memperkuat laporan, siapkan data pelapor seperti KTP, nomor KTP, surat keterangan polisi, serta kronologi lengkap penipuan. Bank akan memverifikasi bukti dan mencoba menghubungi pemilik rekening untuk klarifikasi. Jika bukti valid, bank dapat membekukan dana dalam rekening penipu sehingga uang kalian tidak dapat digunakan.

    Gunakan Situs Cek Rekening Kementerian Komdigi

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyediakan layanan Cek Rekening untuk melaporkan rekening mencurigakan. Berikut cara melaporkan:

    • Kunjungi situs Cek Rekening di alamat https://cekrekening.id/
    • Pilih opsi ‘Laporkan Rekening’
    • Isi data diri, kronologi penipuan, dan bukti pendukung seperti tangkapan layar atau dokumen lain
    • Unggah bukti dan kirim laporan
    • Setelah laporan diajukan, pihak Cek Rekening akan memvalidasi bukti. Jika bukti cukup kuat, rekening penipu dapat diajukan untuk pemblokiran.

    Tips Menghindari Penipuan Digital

    • Hati-hati memberikan nomor rekening

    Bagikan nomor rekening hanya kepada pihak terpercaya untuk keperluan transaksi resmi. Jangan sembarangan membagikan informasi ini di media sosial.

    • Selalu cek transaksi rekening secara berkala

    Periksa mutasi rekening secara rutin. Jika Anda menemukan transaksi mencurigakan, segera laporkan ke bank.

    • Gunakan layanan perbankan dengan sistem keamanan terbaik

    Pilih bank dengan fitur keamanan tambahan seperti otentikasi dua faktor (2FA) atau notifikasi transaksi.

    • Waspadai modus penipuan baru

    Perbarui informasi kalian mengenai modus penipuan terkini dari sumber terpercaya, seperti bank atau otoritas keuangan.

    Pentingnya Melaporkan Penipuan

    Melaporkan penipuan bukan hanya untuk melindungi dana kalian, tetapi juga membantu pihak berwenang melacak dan mencegah kasus serupa terjadi pada orang lain. Semakin cepat laporan diajukan, semakin besar peluang dana kalian diselamatkan.

    Dengan meningkatnya transaksi digital, keamanan finansial menjadi hal yang sangat penting. Kalian tidak hanya perlu memahami risiko penipuan, tetapi juga mengetahui langkah-langkah pencegahannya. Edukasi diri dan gunakan teknologi dengan bijak untuk melindungi data pribadi dan aset kalian.

    (rns/afr)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Penyebab Iklan Muncul Terus di HP dan Cara Menghilangkannya


    Jakarta

    Banyak orang terganggu dengan iklan yang muncul terus di ponsel, mungkin Anda juga. Inilah penyebab dan cara menghilangkannya.

    Penyebab Iklan Sering Muncul di HP

    Seperti dilansir dari Avast, Senin (4/8/2025) beberapa pengembang aplikasi menghasilkan uang dari pengiklan yang muncul sebagai iklan pop up. Jadi, iklan tersebut adalah bagian dari keuntungan milik pengembang aplikasi.

    Biasanya, iklan hanya muncul untuk mempromosikan suatu produk atau layanan. Mengutip laman AVG, iklan pop up yang sesekali muncul mungkin bisa bermanfaat dan sesuai target pasar.


    Berbeda halnya dengan iklan yang selalu muncul hingga sangat mengganggu pengguna HP. Iklan ini bisa saja disebabkan malware, adware, atau usaha penipuan. Inilah penjelasannya:

    1. Adware

    Adware menyerang ponsel secara diam-diam. Ketika pengguna mengunjungi situs web yang tidak aman, apapun yang diklik bisa membawa Anda ke laman berbahaya. Padahal, beberapa situs dengan adware mungkin terlihat tidak berbahaya, seperti permintaan mengikuti survei.

    2. Penipuan

    Apabila iklan acak muncul di ponsel Android, kemungkinan hal tersebut adalah penipuan yang menargetkan data sensitif pengguna. Taktik umumnya adalah adanya peringatan virus palsu. Sehingga, pengguna akan tertarik mengklik untuk menghapuskan virus.

    Iklan pop up juga bisa berupa pemberian hadiah palsu yang meminta untuk memberi rincian keuangan untuk mengklaim hadiah. Jangan sampai tertipu, sebab penipu bisa menggunakan data pribadi untuk pencurian identitas.

    3. Malware

    Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang bertujuan untuk merusak perangkat lunak atau perangkat keras lain. Perangkat ini hadir dalam berbagai bentuk, seperti virus dan ransomware.

    Malware masuk ke ponsel melalui aplikasi palsu, situs web, hingga unduhan yang tidak aman.

    Cara Menghilangkan Iklan Pop Up

    Untuk menghilangkan iklan pop up, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

    1. Perbarui Sistem dan Aplikasi Android

    Update sistem operasi dan aplikasi ponsel sangat penting untuk menghentikan iklan pop up. Berikut cara update sistem dan aplikasi Android.

    • Buka aplikasi Google Play Store
    • Klik ikon profil di kanan atas
    • Klik Kelola Aplikasi dan Perangkat
    • Cari aplikasi yang dibeli label Pembaruan Tersedia
    • Klik Perbarui

    2. Instal Aplikasi Pemblokir Iklan Pop Up

    Aplikasi pemblokir iklan yang tepat bisa mengurangi gangguan hingga meningkatkan keamanan. Tapi hati-hati, beberapa aplikasi yang mengklaim sebagai pemblokir iklan sebenarnya justru aplikasi mata-mata dan berbahaya. Pastikan kamu memilih aplikasi pemblokir iklan yang aman dan terpercaya dari Google Play.

    3. Hapus Aplikasi yang Mencurigakan

    Jika kamu tiba-tiba mendapatkan banyak pop up, kemungkinan penyebabnya adalah aplikasi yang baru diunduh atau diperbarui. Mengutip laman Asurion, hapus aplikasinya dan lihat apakah iklan pop up yang muncul berkurang.

    Cara lain untuk menemukan sumber pop-up yaitu, buka aplikasi Google Play Store, buka Menu, lalu Play Protect untuk memindai aplikasi yang bermasalah. Jika ada pesan bahwa aplikasi tersebut tidak berbahaya, berarti aplikasi tersebut aman.


    (elk/fay)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Melaporkan Penipuan Online via WhatsApp dengan Android dan iOS

    Jakarta

    Penipuan bisa dilakukan lewat mana saja, termasuk WhatsApp. Di era digital, mudahnya berkomunikasi dan transaksi online dapat dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.

    Jika kamu melihat indikasi atau jadi korban penipuan, jangan tinggal diam. Kamu bisa melaporkan kejadian ini agar tidak ada korban berikutnya.

    Cara Melaporkan Penipuan Online via WhatsApp dengan Android

    Kamu bisa melaporkan penipuan baik yang dilakukan melalui chat personal ataupun grup di Android. Jika melaporkan sebuah grup, maka kamu akan dikeluarkan dari grup tersebut. Mengutip laman Pusat Bantuan WhatsApp, begini langkah-langkahnya:


    Cara Melaporkan Kontak atau Pengirim Tak Dikenal

    1. Buka WhatsApp
    2. Klik Info Chat, gulir ke bagian bawah layar atau Klik ikon titik tiga dan Lainnya
    3. Pilih Laporkan
    4. Centang kontak jika ingin memblokirnya
    5. Klik Laporkan.

    Cara Melaporkan Grup

    1. Buka WhatsApp
    2. Buka grup yang ingin dilaporkan
    3. Klik ikon titik tiga, lalu Lainnya, atau Klik Info Grup
    4. Klik Laporkan
    5. Centang kotak untuk keluar dari grup dan menghapus chat
    6. Klik Laporkan

    Cara Melaporkan Penipuan Online via WhatsApp dengan iOS

    Tak hanya pemilik ponsel Android, kamu pengguna iOS juga bisa melaporkan penipuan via WhatsApp. Langkah-langkahnya mirip dengan cara melaporkan via Android.

    Cara Melaporkan Kontak atau Pengirim Tak Dikenal

    1. Buka WhatsApp
    2. Buka chat pengirim yang ingin dilaporkan
    3. Klik nama kontak untuk melihat info chat
    4. Gulir ke bawah layar, klik Laporkan dan Blokir atau Laporkan

    Cara Melaporkan Grup

    1. Buka WhatsApp
    2. Buka grup yang ingin dilaporkan
    3. Klik nama grup
    4. Pilih Laporkan Grup, lalu Laporkan

    Apa yang Terjadi ketika Sebuah Kontak atau Grup Dilaporkan?

    Ketika melaporkan kontak atau grup, WhatsApp akan menerima lima pesan terakhir yang dikirim pelapor kepada terlapor. Tentunya pelapor dan terlapor tidak diberi tahu prosedur ini.

    Selain itu, WhatsApp akan menerima:

    • ID grup atau pengguna yang dilaporkan
    • Informasi mengenai waktu pengiriman dan jenis pesan yang dikirim misal gambar, video, atau teks.

    Jika sebuah akun diyakini melanggar ketentuan layanan WhatsApp, misalnya terlibat aktivitas penipuan, spam, atau membahayakan keamanan pengguna, maka WhatsApp akan memblokir akun tersebut.

    Ketika diblokir, maka ketika pengguna membuka WhatsApp ada pesan yang berbunyi: “Akun ini tidak diizinkan menggunakan WhatsApp.”

    Mengenai sebuah grup yang dilaporkan, menurut laman Techwiser, WhatsApp bisa menghapus grup tersebut jika konten di dalamnya tidak sesuai dengan ketentuan pedoman WhatsApp. Pihak WhatsApp juga bisa melarang anggota yang mengirimkan pesan atau admin untuk menggunakan WhatsApp di masa mendatang.

    (elk/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ini 2 Cara Cek Pemilik Nomor Telepon Tanpa Perlu Aplikasi

    Jakarta

    Dalam sehari, detikers mungkin sering dihubungi oleh nomor telepon tidak dikenal. Untuk mengetahui siapa orang yang menghubungi kamu, kini nomor teleponnya bisa dicek dengan mudah dan cepat.

    Terkadang, nomor telepon asing bisa menghubungimu berkali-kali dalam waktu sehari. Hal ini bikin tidak nyaman karena dikhawatirkan nomor tersebut adalah penipu atau spam.

    Nah, untuk mengetahui siapa orang di balik nomor telepon tersebut, kamu bisa mengeceknya dengan mudah dan cepat. Tidak perlu unduh aplikasi di smartphone karena sekarang bisa dicek secara online melalui website.


    Lantas, bagaimana cara cek pemilik nomor telepon tanpa aplikasi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Cek Pemilik Nomor Telepon Tanpa Aplikasi

    Kini, detikers bisa mengecek pemilik nomor telepon tanpa perlu download aplikasi. Caranya adalah dengan mengecek lewat beberapa situs di internet.

    Adapun sejumlah situs untuk mengecek nomor telepon, salah satunya Truecaller. Meski aplikasinya sudah tersedia di Play Store dan App Store, tapi kamu masih bisa mengaksesnya lewat browser.

    Selain lewat Truecaller, kamu juga bisa melacak nomor telepon lewat situs Kredibel. Startup milik bangsa ini bertujuan membantu masyarakat agar terhindar dari penipuan, terutama dari nomor telepon asing yang kerap mengganggu.

    Lantas, bagaimana cara cek pemilik nomor telepon dari kedua situs di atas? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Cara Cek Nomor Telepon di Truecaller

    • Buka situs truecaller.com/id-id di browser HP atau laptop/PC
    • Klik “Masuk” atau “Login” dengan menggunakan akun Google
    • Setelah berhasil login, masukkan nomor telepon yang ingin dicek siapa pemiliknya
    • Pastikan nomor telepon yang ingin dicek sudah benar
    • Lalu klik “Cari” atau tekan enter
    • Tunggu hingga situs Truecaller selesai memproses permintaan kamu
    • Kemudian Truecaller akan menampilkan informasi tentang nama pemilik nomor HP tersebut yang diberikan oleh pengguna lain.

    2. Cara Cek Nomor Telepon di Kredibel

    • Kunjungi situs kredibel.com di browser HP atau laptop/PC
    • Di halaman utama, ketuk kolom “Cek Telepon”
    • Masukkan nomor telepon yang ingin dilacak dengan diawali kode negara +62 (kode Indonesia)
    • Pastikan nomor telepon yang ingin dicek sudah benar
    • Lalu klik “Cari” atau tekan tombol enter
    • Tunggu hingga situs Kredibel selesai memproses permintaan kamu
    • Nantinya, Kredibel akan menampilkan informasi identitas dan riwayat pemilik nomor HP tersebut.

    Itulah dua cara mengecek nomor telepon tidak dikenal tanpa perlu download aplikasi. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Waspada! Ini Ciri-ciri dan Tips Menghindari Modus Penipuan Sistem COD


    Jakarta

    Perkembangan e-commerce yang begitu pesat dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk menjalankan modus penipuan. Berbagai modus pun dijalankan untuk menarget mereka yang suka belanja secara daring.

    Dikutip dari berbagai sumber, salah satu modus penipuan yang kerap terjadi yakni dengan memanfaatkan sistem pengiriman pake Cash on Delivery (COD). Modus penipuan paket COD bisa dibilang cukup sederhana. Tapi modus ini sudah memakan banyak korban.

    Penipu memanfaatkan kebingungan korban yang kaget mengapa ada paket COD yang tiba-tiba nyasar ke rumah mereka. Modus penipuan ini terjadi dengan cara penipu mengirimkan paket dengan metode pembayaran COD secara acak ke alamat korban.


    Para penipu mengirimkan paket COD dengan harapan korban akan segera melakukan pembayaran secara tidak sadar karena merasa pernah melakukan pemesanan.

    Namun perlu digarisbawahi, penipuan paket COD dapat terjadi bukan karena adanya kebocoran data dari platform tertentu. Tanpa kita sadari, data dasar seperti nama dan alamat kini sudah semakin sering digunakan dalam berbagai aktivitas seperti belanja online, pemesanan makanan dan ojek online, pengisian formulir undian, dan masih banyak lagi yang membuat informasi tersebut memang menjadi rentan tersebar.

    Kombinasi informasi dasar inilah yang sering dimanfaatkan oknum penipu untuk mencoba peruntungan penipuan berkedok pengiriman paket COD. Nah, berikut adalah cara menghindari modus penipuan paket COD.

    1. Jangan Asal Terima Paket

    Meskipun sistem paket COD mengharuskan Pembeli membayar sejumlah uang kepada kurir setelah paket tiba, pastikan agar Anda tidak langsung menerima dan membayar paket COD.

    Informasikan pada kurir bahwa Anda mau melakukan pengecekan lebih lanjut dulu. Hal ini bertujuan untuk memastikan agar barang yang dikirim merupakan paket yang benar-benar dipesan secara daring dan memanfaatkan sistem COD.

    2. Periksa Detail Paket

    Periksa lebih lanjut detail informasi paket mulai dari pengirim dan penerima paket, hingga informasi isi paket tersebut.

    Jika hanya tertulis ‘toko online’, tidak ada informasi isi paket atau bahkan tidak ada label sama sekali, Anda harus berhati-hati. Sebab nama samaran tersebut kerap digunakan oleh penipu.

    3. Cek Riwayat Belanja

    Selalu cek riwayat pesanan yang Anda lakukan di platform online. Gunakan fitur ‘pesanan saya’ di aplikasi e-commerce untuk memeriksa status transaksi.

    Anda juga dapat mengecek ke orang-orang terdekat apakah mereka mengirimkan paket atau tidak. Jika tidak sebaiknya paket tersebut jangan langsung diterima.

    4. Tolak dan Laporkan Paket

    Jika merasa bahwa Anda atau orang terdekat tidak melakukan pemesanan paket COD, maka bisa menolak paket tak dikenal tersebut kepada kurir. Jelaskan ke kurir detail informasinya mengapa Anda menolak paket tersebut.

    Setelah itu, Anda dapat melaporkan kejadian tersebut ke pihak jasa kirim maupun e-commerce yang bersangkutan untuk segera ditindaklanjuti.

    Sebagai contoh jika e-commerce yang tertera di detail paket adalah Shopee, Anda bisa mengecek dan melaporkan kejadiannya ke tim Customers Service dengan klik Cek Fakta atau Chat/Telepon Customers Service Shopee di aplikasi Shopee. CS Shopee melayani 24 jam selama 7 hari untuk membantu pengguna.

    5. Edukasi Keluarga dan Penghuni Rumah

    Bantu edukasi anggota keluarga dan penghuni rumah terkait modus penipuan paket COD ini. Pastikan agar mereka tidak sembarangan langsung membayar paket COD tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

    Modus penipuan COD mungkin terlihat sepele, tapi jika dibiarkan, dampaknya akan semakin luas. Selain kerugian finansial, ini bisa merusak ekosistem e-commerce yang tengah berkembang pesat.


    (akn/ega)



    Sumber : inet.detik.com

  • Awas Ketipu! Begini Cara Kenali Akun Medsos CS Bodong


    Jakarta

    Modus penipuan secara online kian beragam. Ada saja skema kejahatan yang dilakukan oknum penipu untuk menguras rekening Anda.

    Selain lewat telepon maupun layanan pesan singkat saja, kini penipuan juga merambah dunia media sosial. Pelaku menggunakan akun bodong alias palsu, dan mengatasnamakan perusahaan-perusahaan besar.

    Modus yang sering dipakai, para pelaku membalas langsung cuitan keluhan pengguna suatu layanan. Oknum yang berpura-pura menjadi CS palsu tersebut berpura-pura membantu dengan meminta mengisi form online. Nah, dari form tersebut pelaku bisa mencuri data.


    Hati-hati ketipu, berikut tips membedakan akun asli atau palsu di media sosial. Jangan sampai Anda menjadi korban penipu berkedok akun customer service bodong.

    1. Memiliki Centang Biru

    Untuk mengecek suatu akun perusahaan bodong atau tidak bisa dilihat dari centang biru yang biasanya disematkan di media sosial. Centang biru ini lah sebagai bukti akun tersebut telah terverifikasi keasliannya.

    2. Bandingkan Followers dengan Jumlah Like

    Membandingkan jumlah followers dengan like merupakan hal yang perlu dicermati. Pasalnya, saat ini, banyak akun yang memanfaatkan jasa untuk meningkatkan followers.

    Biasanya, akun yang memanfaatkan jasa tersebut ini memberikan kesan bahwa media sosial yang dimilikinya telah diikuti banyak orang. Hal itu membuat akun tersebut seakan telah mendapatkan pengakuan.

    Untuk mengetahui followers tersebut asli atau palsu bisa dilihat dari jumlah like di setiap postingan. Biasanya, mereka yang memanfaatkan jasa tersebut jumlah like tidak besar atau bisa dibilang sangat timpang.

    Hal itu lah yang mesti dicurigai. Jangan sampai karena followers banyak kamu terjebak dari akun bodong.

    3. Perhatikan Kualitas Foto dan Video

    Selain dua hal di atas, memperhatikan setiap kualitas foto dan video juga tidak boleh dikesampingkan. Akun bodong sering mengambil atau menggunakan konten dari akun lain tanpa izin. Itu sebabnya, kualitas foto atau video yang diunggah pun tidak terlalu baik.

    Melihat fenomena maraknya penipuan CS bodong di medsos, DANA lewat campaign #AwasJebakanBadman pun mengimbau penggunanya untuk berhati-hati. DANA menegaskan pihaknya sudah tidak lagi memiliki Customer Service di WhatsApp, melainkan hanya melayani keluhan dan aduan via DIANA, email help@dana.id, call center DANA 1500 445, serta sosial media resmi DANA Indonesia. Akun resmi media sosial DANA hanya yang bercentang biru. Jadi, pastikan kamu tidak terkecoh dengan akun serupa lainnya.

    Istimewa Foto: DANA

    Jika ragu, kamu bisa mengecek dan melakukan konfirmasi akun/nomor/link palsu atau asli melalui fitur keamanan ‘DANA Protection’ yang tersedia pada aplikasi. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, pengguna DANA juga bisa segera melapor melalui fitur keamanan tersebut.

    Jangan asal klik link atau isi form dari pihak tidak jelas yang mengatasnamakan DANA. Sebisa mungkin jangan download & install aplikasi DANA dari link yang dibagikan di grup pesan instan, seperti WhatsApp, Telegram & lainnya.

    Untuk menjaga keamanan selama bertransaksi, selalu rahasiakan PIN & Kode OTP kamu, jangan pernah dibagikan ke siapa pun termasuk DANA. DANA berkomitmen melindungi akun dan transaksi pengguna, dengan memberikan jaminan uang kembali 100% sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

    Nah, supaya makin lebih aman bertransaksi dengan DANA, jangan lupa untuk cek info lengkapnya di sini ya.


    (akn/ega)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara agar Nomor ‘Tidak Dikenal’ Tidak Bisa Telepon Kita untuk Hindari Spam

    Jakarta

    Mendapat panggilan dari nomor tidak dikenal bisa jadi membuat kita merasa terganggu atau khawatir.
    Kebanyakan, panggilan yang tidak dikenal adalah panggilan robot, telemarketer, atau penipuan.

    Itu sebabnya, beberapa orang mencari tahu cara untuk mencegah nomor tidak dikenal untuk menghubungi mereka. Pemblokiran ini, bisa karena alasan keamanan ataupun kenyamanan.

    Cara agar Nomor yang Tidak Dikenal Tidak Bisa Menelpon

    Jika kamu tidak ingin menerima panggilan dari nomor telepon tertentu, kamu bisa memblokirnya.


    Jadi ketika nomor tersebut mencoba menghubungimu, HP akan otomatis menolak panggilan tersebut.

    1. Cara Memblokir Panggilan Tidak Dikenal di iPhone

    Dilansir laman resmi Support Apple, untuk memblokir panggilan spam, pengguna bisa menggunakan fitur “Silence Unknown Callers” yang tersedia dalam iOS 13 dan versi yang lebih baru atau pakai aplikasi pihak ketiga.

    Fungsi ‘Membungkam Penelepon Tak Dikenal’ yaitu memblokir nomor telepon yang tidak tersimpan di daftar kontak kamu. Dua pengecualiannya yaitu nomor yang baru saja kamu hubungi dan nomor yang dianggap sah oleh Siri.

    Bisa dibilang, secara teknis kamu tidak memblokir panggilan. Mungkin ada baiknya, kalau panggilan masih bisa masuk ke pesan suara. karena keadaan darurat memang terkadang muncul.

    Berikut adalah cara mengaktifkan fitur Silence Unknown Callers agar nomor tidak dikenal tidak bisa menelpon kita di iPhone:

    • Buka Setelan atau Pengaturan
    • Pilih Telepon.
    • Gulir ke bawah, lalu pilih Silence Unknown Callers untuk aktifkan fitur tersebut.
    Tampilan menu untuk memblokir panggilan tidak di kenal di iPhone.Tampilan menu untuk memblokir panggilan tidak di kenal di iPhone. Foto: dok. Laman Support Apple.

    Nantinya, panggilan dari nomor yang tidak dikenal akan dibungkam dan dikirim ke pesan suara. Ini juga akan muncul di daftar panggilan terakhir kamu.

    2. Cara Memblokir Panggilan Tak Dikenal di Android

    Dilansir laman Support Google, untuk Android 6.0 dan yang lebih baru ikuti langkah di bawah ini agar nomor tidak dikenal tidak bisa menelpon kita di Android:

    • Buka aplikasi Telepon.
    • Klik Lainnya.
    • Pilih Setelan, kemudian Nomor yang diblokir.
    • Aktifkan fitur Tidak dikenal.

    Tindakan ini bertujuan untuk memblokir panggilan dari nomor tidak dikenal atau nomor pribadi.

    Tenang saja, meskipun fitur ini diaktifkan kamu masih akan menerima panggilan dari nomor telepon yang tidak tersimpan di kontak.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Agar Tidak Dimasukkan ke Grup WhatsApp oleh Orang Tak Dikenal


    Jakarta

    Dimasukkan ke grup WhatsApp sembarangan tentu menyebalkan. Apalagi jika yang menambahkan akun kita ke grup WhatsApp adalah orang yang tidak dikenal dan mungkin mendapatkan nomor telepon kita dari sumber yang tidak jelas.

    Praktek ini tidak hanya mengganggu karena spam tapi juga potensi penipuan. Tidak sedikit kasus viral di media sosial di mana seseorang ditambahkan ke grup WhatsApp yang asing lalu diminta melakukan tugas-tugas untuk mendapatkan uang tapi berujung penipuan.

    Untungnya saat ini WhatsApp memiliki pengaturan privasi dan keamanan yang cukup ketat, termasuk pengaturan grup. Jadi pengguna bisa menghindari dimasukkan ke grup WhatsApp secara sembarangan.


    Fitur privasi ini sudah diluncurkan sejak tahun 2019. WhatsApp mengatakan fitur ini diluncurkan untuk memberikan pengguna kontrol yang lebih besar atas pengalaman mereka.

    Cara mengatur privasi WhatsApp agar tidak dimasukkan ke grup sembarangan

    Android

    • Buka aplikasi WhatsApp di perangkat Android
    • Ketuk ikon menu dengan titik tiga di sudut kanan atas lalu pilih opsi Pengaturan
    • Pilih menu Privasi lalu scroll sampai menemukan opsi ‘Grup’
    • Pilih opsi Semua orang atau Everyone untuk mengizinkan siapa saja memasukkan kalian ke grup WhatsApp tanpa persetujuan, termasuk orang yang tidak ada di daftar kontak.
    • Pilih opsi Kontak saya atau My contacts agar hanya kontak yang ada di buku telepon yang bisa menambahkan akun WhatsApp kalian ke grup tanpa persetujuan.
    • Pilih opsi Kontak saya, kecuali… atau My contacts, except… agar kalian bisa memilih kontak siapa saja yang bisa menambahkan akun kalian ke grup WhatsApp tanpa persetujuan.
    • Agar tidak ditambahkan ke grup WhatsApp secara sembarangan, pilih opsi Kontak saya atau Kontak saya, kecuali…
      Jika diminta, ketuk Selesai.

    iPhone

    • Buka aplikasi WhatsApp di iPhone
    • Buka menu Pengaturan
    • Masuk ke menu Privasi lalu cari opsi Grup
    • Pilih opsi Semua orang atau Everyone untuk mengizinkan siapa saja memasukkan kalian ke grup WhatsApp tanpa persetujuan, termasuk orang yang tidak ada di daftar kontak.
    • Pilih opsi Kontak saya atau My contacts agar hanya kontak yang ada di buku telepon yang bisa menambahkan akun WhatsApp kalian ke grup tanpa persetujuan.
    • Pilih opsi Kontak saya, kecuali… atau My contacts, except… agar kalian bisa memilih kontak siapa saja yang bisa menambahkan akun kalian ke grup WhatsApp tanpa persetujuan.
    • Agar tidak ditambahkan ke grup WhatsApp secara sembarangan, pilih opsi Kontak saya atau Kontak saya, kecuali…
    • Jika diminta, ketuk Selesai.

    Kalau kalian memilih opsi Kontak saya atau Kontak saya, kecuali… admin WhatsApp dari grup tidak dikenal bisa mengirimkan undangan masuk ke grup secara privat di chat individual.

    Kalau kalian percaya dengan kesahihan grup WhatsApp itu, kalian bisa menerima undangannya. Tapi kalau curiga, sebaiknya tolak undangan yang diterima. Undangan itu akan kedaluwarsa dalam tiga hari setelah diterima, jadi ada cukup waktu untuk mempertimbangkannya.

    Jika kalian terlanjur dimasukkan ke grup WhatsApp tanpa seizin kalian, sebaiknya keluar dari grup tersebut. Jika menemukan indikasi spam atau penipuan, sebaiknya laporkan grup terlebih dulu baru keluar.

    (vmp/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Marak Penipuan Berkedok CS Palsu di Medsos, Ini Ciri & Cara Hindarinya


    Jakarta

    #AwasJebakanBadman! Modus penipuan di internet semakin marak terjadi, termasuk melalui media sosial. Salah satu modus yang sering dilakukan oknum penipu adalah dengan modus penipuan berkedok Customer Service (CS) palsu.

    Salah satu modus yang banyak terjadi adalah penipuan CS palsu yang menyalahgunakan nama dompet digital DANA. Lewat aksinya, oknum tidak bertanggung jawab ini banyak yang berpura-pura menawarkan bantuan untuk menyelesaikan masalah transaksi di DANA.

    Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa mengikuti tips-tips dari DANA berikut ini ya!


    1. Monitor

    Supaya terhindar dari modus CS palsu, penting bagi kamu untuk memonitor atau mengecek langsung keaslian akun atau link yang menghubungimu dan mengaku dari DANA. Jika CS mencurigakan tersebut meminta data pribadimu seperti PIN, Kode OTP, dan lainnya jangan pernah diberi ya. Pasalnya, CS DANA yang asli tidak akan pernah meminta data pribadi ini.

    2. Konfirmasi

    Setelah memonitor, kamu bisa lakukan konfirmasi ulang akun/nomor/link palsu yang mencurigakan melalui fitur keamanan DANA Protection yang tersedia di aplikasi DANA. Dengan begini, kamu bisa semakin yakin apakah yang menghubungimu tersebut benar dari CS asli DANA atau tidak.

    3. Lapor

    Jika kamu masih menemukan aktivitas mencurigakan, segeralah melapor melalui fitur Laporkan via Aduan Nomor yang ada di halaman DANA Protection. Nantinya, kamu akan langsung terhubung dengan layanan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

    Ilustrasi Foto: DANA

    Selain ketiga tips di atas, kamu juga harus ingat bahwa DANA hanya melayani keluhan dan aduan melalui DIANA di aplikasi DANA, email help@dana.id serta call center DANA 1500 445. CS DANA juga sudah tidak melayani keluhan via WhatsApp ya, jadi yuk berhati-hati jika ada yang mengaku dari CS DANA dan menghubungimu via WhatsApp.

    Perlu diingat juga, CS DANA tidak akan menghubungi kamu jika kamu tidak membuat & mengirim laporan apa pun ke CS DANA ya.

    Itu dia cara sederhana menghindari Jebakan Badman berkedok CS palsu yang bisa merugikanmu. Jangan lupa akses informasi melalui platform resmi DANA Indonesia di website di https://dana.id, serta media sosial resmi DANA di Facebook, Twitter, dan Instagram @dana.id dan manfaatkan layanan DIANA di aplikasi DANA atau e-mail help@dana.id biar terhindar dari modus pihak tak bertanggung jawab ya.

    Lihat juga Video ‘Kronologi Napi Lapas Cipinang Peras-Ancam Sebar Video Bugil Siswi SMP’:

    [Gambas:Video 20detik]


    (akn/ega)



    Sumber : inet.detik.com