Tag: perhatian

  • 8 Potret Kimberly Ryder Pakai Hijab Syari, Ingin Dekat dengan Allah

    Pemain film Perahu Kertas ini mengenakan hijab syari berupa niqab dan abaya hitam saat datang ke kajian The Strong Minor Project bersama Mufti Menk di Istora Senayan, Jakarta awal 2025 ini. Penampilan Kimberly berhijab langsung mendapatkan banjir pujian dari warganet. “Cantik sekali pakai jilbab❤️,” puji akun @lathisa_cake. “Cantik berhijab ❤️❤️❤️,” ujar akun @legia28md.”Semangat kak kim.. sering2 ikut kajian 👏,” saut akun @noe_vanaert.  Foto: Dok. @nyinyir_update_official.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 8 Pesona Rawdah Mohamed Curi Perhatian di Red Carpet Cannes, Bergaya Modest

    Model asal Somalia-Norwegia, Rawdah Mohamed, berjalan di karpet merah Festival Film Cannes ke-78 di Prancis pada Sabtu malam (17/5/2025). Rawdah Mohamed mengenakan high heels dari brand asal Indonesia, Buttonscarves dan busana dari Rizman Ruzaini, jenama fashion dari Malaysia. Foto: WireImage/Daniele Venturelli.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 7 Foto Pesona Celine Evangelista Pakai Hijab Motif Palestina, Banjir Pujian

    Ia tampil dengan hijab Palestina dalam sebuah unggahan yang langsung viral dan menuai pujian dari warganet. “Cantik sholehah celine MasyaAllah😍,” puji akun @ninasakina08. “Cantiq sholihah insyaa allah istiqomah aamiin.❤️🔥,” ujar akun @supriyantihamid. “Doa terbaik buat mama Celine semuga selalu Istiqomah dan dipermudah semua hajatnya . Dan sukses dan berkah selalu buat kak Igun,” ucap akun @difahqu_. Foto: Dok. Instagram @celine_evangelista.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Jangan Asal Serobot, Begini Teknik Menyalip Kendaraan yang Benar



    Jakarta

    Bagi Anda yang menggunakan sepeda motor untuk teman aktivitas sehari-hari, wajib pahami teknik berkendara yang benar. Salah satu yang perlu dipelajari adalah teknik mendahului atau menyalip kendaraan lain.

    Seperti disampaikan Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Agus Sani, ada faktor teknis dan non teknis yang harus diperhatikan bikers ketika menyalip kendaraan lain.

    Faktor Teknis


    1. Pastikan saat mendahului gunakan lampu sein, ini sebagai penanda bagi pengendara yang persis berada di belakang kita. Jangan langsung memotong jalur, ini tidak boleh dilakukan karena berbahaya.

    2. Pada saat ingin mendahului kendaraan yang ada di depan, pastikan kondisi jalur. Jangan dipaksakan jika terlalu sempit, biasanya kondisi ini terjadi pada saat jalanan padat.

    3. Marka jalan jangan diabaikan, jika ingin mendahului kendaraan lakukan pada marka jalan terputus-putus, bukan pada marka jalan tidak terputus.

    Faktor Non Teknis

    1. Bukan saat kondisi emosi, faktor emosional bisa sangat mempengaruhi kondisi kita untuk menyalip kendaraan secara tidak sabar dan asal serobot. Baiknya, pada kondisi yang tenang supaya proses mendahului kendaraan bisa dilakukan dengan aman.

    2. Fokus selalu saat berkendara, perhatikan sekeliling yang ada di jalan. Pandangan harus selalu menghadap ke depan, sembari sesekali memperhatikan sebelah kiri atau sebelah kanan dan cek spion untuk perhatikan kendaraan di belakang.

    3. Pastikan kondisi fisik tidak lelah, kadang lelah sebabkan pengendara ingin terburu-buru sampai ke tempat tujuan. Segeralah menepi dan istirahat sebentar, karena posisi lelah bisa berakibat pada hilangnya fokus berkendara.

    “Jadi, jangan sembarang mendahului, baik pada kondisi jalan yang lengang ataupun padat. Ada faktor teknis dan non teknis yang harus selalu diperhatikan. Hal-hal seperti ini wajib menjadi perhatian khususnya bagi para pengguna sepeda motor, untuk menghindari berbagai kendala dan kemungkinan buruk yang akan terjadi di jalan,” ungkap Agus Sani.

    Penting bagi pengendara motor juga untuk selalu mematuhi aturan rambu lalu lintas yang berlaku, juga selalu memperhatikan kelengkapan berkendara seperti menggunakan helm, sarung tangan, jaket, serta membawa surat-surat berkendara.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Mudah Tahu Kapan Harus Servis Motor, Cukup Lihat Speedometer



    Jakarta

    Waktu paling tepat untuk melakukan servis motor dapat diketahui dengan mudah. Nggak perlu bingung, kamu hanya perlu melihat jarak tempuh kendaraan, karena perawatan motor itu bisa ditentukan dari jarak tempuh setiap harinya.

    Dikutip dari situs Federal Oil, ada cara paling mudah untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan service atau perawatan motor, menghitung dari speedometer.

    Motor yang bekerja terus menerus membutuhkan perhatian khusus dengan servis yang lengkap. Perawatan secara rutin ini bertujuan untuk mengecek kondisi suku cadang dan mesin motor tetap dalam kondisi prima serta melakukan perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan.


    Terdapat interval atau jarak batas waktu antar servis motor, biasanya interval servis motor ini merujuk pada waktu penggunaan atau pada angka di speedometer. Pada motor yang sering digunakan, idealnya servis motor dilakukan setiap 2-3 bulan.

    Hal ini untuk mengecek kondisi oli dan ban pada motor agar tetap berada dalam kondisi yang prima. Namun, jika motor sering digunakan untuk aktivitas yang berat, seperti perjalanan yang jauh, membawa beban berat, melalui medan yang sulit, tentu saja servis motor dapat dilakukan lebih sering.

    Yamaha All New R15M Connected-ABSIlustrasi Yamaha All New R15M Connected-ABS Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

    Jika ragu, detikers juga dapat menentukan interval servis dengan memperhatikan angka speedometer yang ada pada motor. Angka tersebut akan menunjukkan jarak yang sudah ditempuh.

    Cara ini lebih disarankan karena dapat menjadi patokan kapan harus dilakukan servis. Sebaiknya lakukan servis setiap 2.000 – 3.000 kilometer agar kondisi motor tetap prima dan tentunya makin nyaman saat digunakan.

    Beri Oli dan Service Gratis kepada 10.100 Pengendara

    Berkaitan dengan perawatan motor, mengawali tahun 2025, Dewa Motor Indonesia bersama pelumas Federal Oil, berhasil mencetak sejarah baru dengan mencatatkan Rekor MURI sebagai penyelenggara program pemberian oli mesin dan servis motor gratis kepada 10.100 orang yang tersebar di seluruh outlet Dewa Motor seluruh Indonesia.

    Kegiatan yang secara resmi dibuka pada Selasa (21/01) bertempat di outlet Dewa Motor di Kalisari, Jakarta Timur ini merupakan bagian dari strategi besar Dewa Motor untuk memperkenalkan diri lebih dekat kepada masyarakat, setelah berhasil membuka 100 outlet hanya dalam waktu satu tahun. Serta, kolaborasi bersama Federal Oil dalam menghadirkan produk dan pelayanan yang pasti makin nyaman bagi para pelanggan.

    “Kami percaya bahwa kerjasama strategis bersama Dewa Motor ini akan membawa dampak yang positif melalui berbagai program yang telah kami rencanakan ke depannya. Program ini juga sejalan dengan kampanye Federal Oil yaitu Pasti Makin Nyaman, dimana Federal Oil dan Dewa Motor ingin menghadirkan kenyamanan dari produk dan pelayanan yang sudah terjamin kualitasnya,” ucap B2C Sales Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI), Herry Hambali.

    Danu Sofwan, Chief Bussines Development Dewa Motor Indonesia menambahkan, bersama dengan Federal Oil, Dewa Motor bisa melayani masyarakat lebih baik.

    “Dengan menggunakan produk terbaik dari Federal Oil, kami yakin dapat memberikan pengalaman servis yang luar biasa dan menjaga performa motor para pelanggan pasti makin nyaman,” ucap Danu.

    Service motorService motor Foto: dok. Federal Oil

    Hal senada juga disampaikan Komisaris Utama Dewa Motor Indonesia, Arief Muhammad menyatakan bahwa program ini bukan hanya soal memberi layanan, tetapi juga menjadi cara bagi Dewa Motor untuk semakin dekat dengan pelanggan dan komunitas.

    “Melalui program ini, kami ingin menunjukkan komitmen kami dalam memberikan kualitas terbaik dan akses yang mudah bagi seluruh pelanggan,” tutup Arief Muhammad.

    (lth/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18, Scroll Layar Jadi Mudah

    Jakarta

    Apple menghadirkan berbagai fitur baru di iOS 18. Dari sekian banyak fitur, salah satunya yang menarik perhatian banyak orang adalah Eye Tracking.

    Hadirnya fitur Eye Tracking dapat membantu pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas. Jadi, kamu bisa menggunakan iPhone dengan hanya menggerakkan mata saja.

    Beberapa hal yang bisa dilakukan lewat Eye Tracking adalah menggulir layar, membuka aplikasi, dan berinteraksi dengan konten di layar. Sebagai contoh, kamu bisa menggerakkan mata ke bawah untuk memerintahkan iPhone agar menggulir layar ke bawah. Mudah bukan?


    Sayangnya, tak semua iPhone yang mendapatkan pembaruan ke iOS 18 bisa mengaktifkan Eye Tracking. Jadi, hanya beberapa tipe iPhone saja yang bisa menggunakan fitur ini.

    Lantas, bagaimana cara mengaktifkan fitur Eye Tracking di iOS 18? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18

    Mengaktifkan fitur Eye Tracking ternyata cukup mudah, lho. Mengutip laman Support Apple, berikut cara mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18:

    • Buka ‘Settings’ di iPhone
    • Kemudian pilih menu ‘Accessibility’
    • Lalu pilih ‘Eye Tracking’
    • Kemudian aktifkan fitur tersebut dengan menggeser tombol ke kanan.
    Eye Tracking iOS 18Eye Tracking iOS 18 Foto: detikINET

    Sebelum bisa menggunakan Eye Tracking, detikers harus melakukan kalibrasi mata. Ikuti panduan untuk kalibrasi mata dengan mengikuti titik-titik warna yang muncul di layar. Hal ini penting dilakukan agar iPhone dapat mendeteksi gerakan mata secara akurat.

    Setelah proses kalibrasi selesai, kamu bisa menggunakan Eye Tracking untuk beberapa hal, mulai dari membuka aplikasi hingga scroll layar. Posisikan iPhone dengan jarak sekitar 45 cm dari mata untuk menampilkan Assistive Touch di layar.

    Daftar iPhone dan iPad yang Mendukung Eye Tracking

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tak semua perangkat Apple dapat mendukung fitur Eye Tracking meski mendapat pembaruan ke iOS 18. Apakah perangkatmu support Eye Tracking atau tidak? Simak daftarnya di bawah ini:

    • iPhone 12 atau lebih baru
    • iPhone SE generasi tiga
    • iPad Pro (M4)
    • iPad Pro 12.9-inch (generasi ke-5 atau lebih baru)
    • iPad Pro 11-inch (generasi ke-3 atau lebih baru)
    • iPad (generasi ke-10)
    • iPad Air (M2)
    • iPad Air (generasi ketiga atau lebih baru)
    • iPad mini (generasi ke-6).

    Itu tadi cara mengaktifkan fitur Eye Tracking di iOS 18 agar scroll layar bisa menggunakan gerakan mata. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Ini Cara Mudah Rekam Panggilan WhatsApp di iPhone dan Android

    Jakarta

    Dalam kondisi tertentu, beberapa orang ingin merekam panggilan telepon di WhatsApp. Tujuannya bermacam-macam, mulai dari menyimpan hasil wawancara dengan narasumber hingga terkait pekerjaan.

    Namun, WhatsApp di iPhone maupun Android tidak memiliki fitur rekam panggilan. Jadi, detikers harus menggunakan aplikasi bawaan smartphone atau pihak ketiga untuk merekam telepon WhatsApp.

    Bagi pengguna WhatsApp di Android, perekaman bisa dilakukan lebih mudah dengan mengunduh aplikasi pihak ketiga. Sementara itu, kamu bisa merekam panggilan WhatsApp di iPhone lewat fitur Screen Recording.


    Lantas, bagaimana cara merekam panggilan WhatsApp di iPhone dan Android? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Rekam Panggilan WhatsApp di Android

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merekam panggilan WhatsApp di Android, yakni lewat fitur bawaan HP atau aplikasi pihak ketiga. Dilansir situs Airdroid, berikut langkah-langkahnya:

    1. Rekam Panggilan WhatsApp di Android Lewat Fitur Screen Recording

    • Buka WhatsApp di smartphone
    • Pilih kontak yang ingin dihubungi
    • Lakukan panggilan telepon
    • Sebelum telepon diangkat, segera buka fitur ‘Record Screen’ di HP. Fitur ini biasanya ada di bagian bilah notifikasi dan kontrol dengan cara mengusap layar dari atas ke bawah.
    • Lalu pilih menu ‘Record Screen’ untuk merekam panggilan WhatsApp
    • Nyalakan loudspeaker di WhatsApp agar suara yang dihasilkan lebih jelas
    • Jika panggilan sudah berakhir, ketuk lagi menu ‘Record Screen’ untuk menghentikan perekaman
    • Rekaman panggilan WhatsApp akan tersimpan secara otomatis di album atau galeri.

    2. Rekam Panggilan WhatsApp di Android Lewat Aplikasi Pihak Ketiga

    Ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang bisa digunakan untuk merekam panggilan WhatsApp di Android, salah satunya Call Recorder Cube ACR. Aplikasi ini tersedia di Play Store secara gratis.

    Jika sudah di download, simak cara penggunaannya berikut ini:

    • Buka aplikasi Call Recorder Cube ACR di smartphone
    • Beri izin aplikasi untuk mengakses mikrofon dan penyimpanan
    • Setelah itu, buka WhatsApp dan lakukan panggilan
    • Ketika telepon sudah terhubung, Call Recorder Cube ACR akan langsung merekam panggilan secara otomatis
    • Nantinya akan muncul widget kecil di bagian atas layar HP untuk mematikan perekaman telepon jika sudah selesai
    • Sebaiknya menyalakan loudspeaker agar suara yang dihasilkan lebih terdengar jelas.

    Cara Rekam Panggilan WhatsApp di iPhone

    Sampai saat ini, tidak ada aplikasi pihak ketiga yang dapat merekam panggilan WhatsApp. Salah satu alasannya karena Apple memiliki privasi yang lebih ketat daripada Android, sehingga tidak mengizinkan aplikasi merekam percakapan telepon.

    Namun, detikers masih bisa merekam panggilan WhatsApp lewat fitur Screen Recording. Berikut caranya:

    • Buka menu Settings di iPhone
    • Lalu pilih opsi ‘Control Center’
    • Kemudian ketuk ‘Customize Controls’ dan tambahkan opsi ‘Screen Recording’
    • Jika sudah, buka WhatsApp di iPhone dan melakukan panggilan pada salah satu kontak
    • Sebelum telepon diangkat, aktifkan ‘Screen Recording’ lewat menu Control Center
    • Pastikan kamu menggunakan earphone atau menyalakan loudspeaker agar menghasilkan suara yang terdengar jelas
    • Jika sudah selesai melakukan panggilan, ketuk lagi ‘Screen Record’ untuk menonaktifkan perekaman WhatsApp.

    Sebagai perhatian, cara di atas mungkin bisa saja tidak berhasil karena Apple memiliki aturan ketat mengenai privasi penggunanya. Lalu, cara lain untuk merekam panggilan WhatsApp adalah dengan menyediakan dua perangkat sekaligus.

    Agar lebih jelas, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Buka WhatsApp di iPhone
    • Lakukan panggilan telepon ke salah satu kontak
    • Nyalakan mode speaker saat melakukan panggilan
    • Siapkan perangkat kedua, baik sesama iPhone atau Android
    • Kemudian buka menu perekam suara di perangkat kedua
    • Dekatkan speaker perangkat pertama ke microphone perangkat kedua
    • Di perangkat kedua, ketuk tombol ‘Rekam’
    • Jika panggilan sudah selesai, ketuk tombol ‘Stop’ untuk menghentikan perekaman.

    Demikian penjelasan mengenai cara merekam panggilan WhatsApp di iPhone dan Android dengan mudah. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com