Tag: perjalanan mudik lebaran

  • Perhatikan Tandanya, Ini Waktu yang Disarankan untuk Beristirahat Saat Mudik


    Jakarta

    Masih banyak masyarakat yang memilih mudik dengan mengendarai kendaraan pribadi. Meski begitu, rasa lelah kerap menghantui para pengendara setelah menempuh perjalanan yang jauh.

    Maka dari itu, pemudik dianjurkan untuk istirahat sejenak agar tubuh tidak kelelahan. Sayangnya, beberapa orang memaksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan agar bisa sampai di kampung halaman dengan cepat.

    Padahal, keputusan tersebut sangat berisiko karena pemudik tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Sedangkan mengemudi dalam waktu lama dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi dan kantuk, sehingga bisa memicu terjadinya kecelakaan.


    Lantas, kapan pengendara harus beristirahat saat perjalanan mudik? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Kapan Pengendara Harus Beristirahat saat Mudik?

    Sebenarnya, mudik merupakan kegiatan yang seru dan santai jika perjalanan lancar. Namun jika sudah bertemu dengan macet, maka pemudik bisa stres dan kelelahan karena waktu perjalanan bisa molor berjam-jam.

    Apabila tubuh sudah capek, pemudik disarankan melipir ke rest area untuk istirahat sejenak. Namun, beberapa pengendara tak tahu kapan harus beristirahat saat perjalanan mudik.

    Founder dan Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, pemudik disarankan untuk segera beristirahat jika sudah lelah. Jika dipaksakan mengemudi, hal itu menyebabkan menurunnya refleks saat berkendara hingga berisiko terjadi microsleep.

    “Mengemudi dalam keadaan lelah sangat berbahaya karena dapat mengurangi konsentrasi dan respons terhadap situasi di jalan,” kata Jusri dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Senin (24/3/2025).

    Jusri mengimbau untuk beristirahat setiap 2-3 jam sekali selama perjalanan mudik. Langkah ini dilakukan agar pengemudi bisa tidur sekitar 15-30 menit demi menghilangkan kantuk. Selain itu, lakukan peregangan ringan pada leher, bahu, tangan dan kaki agar tubuh tetap rileks.

    “Pengemudi yang lelah cenderung melakukan kesalahan, seperti salah memperhitungkan jarak atau kecepatan,” ujarnya.

    “Banyak kecelakaan di jalan tol juga terjadi akibat pengemudi yang mengantuk dan kehilangan kendali atas kendaraannya,” papar Jusri.

    Sebagai catatan, jangan istirahat terlalu lama di rest area saat periode mudik Lebaran. Sebab, ada banyak pemudik yang juga ingin menggunakan fasilitas di rest area. Disarankan tidur maksimal selama 30 menit, setelah itu detikers bisa melanjutkan perjalanan mudik ke tempat tujuan.

    Tips Mencegah Kelelahan saat Mudik

    Lebih lanjut, Jusri membagikan beberapa tips kepada pemudik untuk mencegah kelelahan saat perjalanan mudik Lebaran. Agar bisa sampai di kampung halaman dengan selamat, simak beberapa tips di bawah ini:

    • Siapkan mental yang kuat sebelum berangkat mudik. Mudah terpancing emosi bisa menyebabkan tubuh cepat lelah.
    • Istirahat setiap 2-3 jam sekali selama perjalanan.
    • Jika pergi mudik bersama keluarga, ajak salah satu anggota untuk dijadikan sopir cadangan. Jika pengemudi utama lelah, sopir cadangan bisa menggantikan sementara.
    • Minum air putih yang cukup. Tubuh yang terhidrasi akan mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.
    • Dengarkan musik atau podcast yang kamu suka untuk membantu mengurangi rasa bosan dan stres.
    • Lakukan teknik pernapasan relaksasi untuk mengurangi ketegangan.

    “Mudik Lebaran yang aman dan nyaman memerlukan persiapan yang matang. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, tubuh dalam keadaan fit, dan selalu patuhi aturan lalu lintas. Hindari mengemudi dalam keadaan lelah dan tetap tenang saat menghadapi kemacetan,” pungkas Jusri.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 3 Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran yang Menarik

    Jakarta

    Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang dinantikan oleh banyak umat muslim untuk berkumpul bersama keluarga. Momen perjalanan mudik dari satu tempat ke tempat lain seringkali penuh dengan cerita menarik.

    Jika foto atau video di media sosial sudah biasa, kamu bisa membagikan pengalaman perjalanan mudik di media sosial dengan cara yang unik, yaitu dengan membuat animasi perjalanan. Hal ini bisa menjadi cara yang kreatif untuk membagikan perjalananmu ke media sosial.

    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran

    Ada beberapa aplikasi yang bisa dipakai untuk membuat aplikasi perjalanan. Mengutip laman TechPP, berikut di antaranya:


    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran via Travel Boast

    Melalui Travel Boast, pengguna bisa membuat peta rute perjalanan aplikasi, termasuk saat mudik lebaran. Aplikasi ini memiliki tagline “Show people your trip, itinerary or journey in a cool way”.

    Menurut laman Tech App, pengguna hanya perlu memasukkan detail, seperti negara asal, kota, tujuan dan lain sebagainya. Nantiya, Travelboast akan membuat video animasi dengan perjalanan tersebut.

    Ada sebanyak 100 moda transportasi yang bisa dipilih. Aplikasi ini bisa didownload melalui Android dan iOS. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Buka aplikasi TravelBoast di perangkat, klik Oke
    2. Pilih Start dan masukkan alamat awal perjalanan
    3. Klik Destination dan masukkan alamat tujuan
    4. Tarik rute perjalanan di peta untuk menyesuaikan jalur sesuai dengan keinginanmu
    5. Klik dan tahan ikon kendaraan untuk mengubah model kendaraan
    6. Klik Play untuk melihat preview video animasi
    7. Kamu bisa mengatur durasi video di Video Length dan ukuran kendaraan di ‘Model Size’
    8. Setelah selesai, klik Save Video to Camera Roll

    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran via Travel Animator

    Travel Animator juga memudahkan pengguna membuat peta perjalanan animasi yang seru. Pengguna juga bisa menyorot bagian-bagian penting dari perjalanan, seperti tempat-tempat yang dikunjungi, tempat-tempat penting, aktivitas, hingga tempat tersembunyi selama perjalanan.

    Kamu bisa memilih berbagai jenis kendaraan, seperti mobil sport, pesawat, helikopter, truk mini, dan lain sebagainya. Aplikasi ini memungkinkan kamu membagikan video yang telah dibuat ke media sosial. Secara umum, begini cara membuat animasi perjalanan dengan Travel Animator yaitu:

    1. Buka aplikasi Travel Animator
    2. Pilih Starting Point untuk menentukan awal perjalanan
    3. Pilih Destination Point untuk memilih tujuan
    4. Jika ingin menambah perhentian dalam rute perjalanan, klik Add Stops
    5. Klik Preview
    6. Dalam halaman Preview, kamu bisa mengubah durasi video dan memilih ukuran gambarnya
      -Klik Style untuk memberi opsi untuk memilih berbagai jenis model peta seperti Basic dan
      Overcast
      -Klik 1:1 untuk memilih rasio yang berbeda
      -Klik Country untuk menyoroti negara asal dalam video
      -Klip Unit untuk mengubah satuan dari mil ke km dan sebaliknya.

    7. Jika semua sudah pas, tekan tombol Export Video.

    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran via Travel Video Map Maker Boast

    Pilihan selanjutnya adalah aplikasi Travel Video Map Maker Boast. Seperti aplikasi animasi perjalanan lainnya, aplikasi ini memungkinkan kamu membuat rute perjalanan animasi dengan kendaraan yang bisa dipilih.

    Namun terkadang, aplikasi tersebut mengalami gangguan hingga harus restart perangkat. Setelah dinyalakan ulang, aplikasi berfungsi kembali. Dalam aplikasi ini, kamu bisa memilih berbagai moda transportasi.

    Lalu, masukkan rute dan berbagai perhentian selama perjalanan. Tekan tombol Start untuk membuat video peta rute perjalanan animasi. Terakhir, kamu bisa membagikan video perjalanan di media sosial.

    Aplikasi lain mungkin bisa digunakan untuk membuat animasi menarik selama perjalanan mudik Lebaran. Sebelumnya, detikers wajib mengetahui keamanan dan kompetensi aplikasi sesuai kebutuhan pengguna.

    (elk/row)



    Sumber : inet.detik.com